Claim Missing Document
Check
Articles

Pendidikan Vokasional Anak Berkebutuhan Khusus Pada Masa Transisi Pasca Kelulusan di SMK Negeri 3 Takengon Maulida Maulida; Ahsan Romadlon Junaidi; Ediyanto Ediyanto; Wiwik Dwi Hastuti; Ranti Novianti
Jurnal ORTOPEDAGOGIA Vol 11, No 2 (2025): November (Special Issue)
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/um031v11i22025p52-58

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan implementasi pendidikan vokasional di SMK Negeri 3 Takengon dan jenis keterampilan vokasional yang diterapkan bagi alumni anak berkebutuhan khusus di SMK Negeri 3 Takengon. Jenis penelitian ini ialah penelitian deskriptif kualitatif. Subjek penelitiannya ialah pendidikan vokasional di SMK Negeri 3 Takengon beserta alumni yang aktif mengikuti kegiatan vokasional di sekolah. Teknik pengumpulan data menggunakan observasi, wawancara, dan dokumentasi. Analisis yang digunakan ialah analisis deskriptif kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 1) Implementasi pendidikan vokasional SMK Negeri 3 Takengon dilakukan dengan menyesuaikan kondisi dan kemampuan anak, guru serta sekolah. Secara penerapannya dari perencanaan, proses pelakasanaan dan evaluasinya sekolah sudah memberikan usaha yang cukup baik untuk memenuhi syarat dalam menerapkan pendidikan vokasional, walaupun masih saja terdapat kendala pada sarana prasana, tempat, tenaga pendidik, komunikasi dan program lanjutan, namun disisi lain kendala tersebut dapat diminimalisir dengan cara alternatif yang disesuaikan dengan kondisi anak, guru dan sekolah tersebut. 2) Program pendidikan vokasional yang diberikan oleh sekolah kepada alumni anak berkebutuhan khusus di SMK Negeri 3 Takengon diantaranya yaitu untuk anak M adalah keterampilan tata boga, untuk anak J dan P adalah pertanian.
Sikap dan Penerimaan Sosial Siswa Reguler terhadap Siswa Berkebutuhan Khusus: Sebuah Studi di Sekolah Inklusi Eka Kresnawati; Wiwik Dwi Hastuti; Ahsan Romadlon Junaidi; Ranti Novianti
Jurnal ORTOPEDAGOGIA Vol 11, No 2 (2025): November (Special Issue)
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/um031v11i22025p133-141

Abstract

This study aims to examine the acceptance and attitudes of regular students towards the social acceptance of students with special needs in inclusive schools. Inclusive education is expected to create an environment that supports all students, including students with disabilities, to interact and learn together. However, there are challenges in the social acceptance of students with disabilities by regular students, which is often influenced by their own understanding, attitudes and adaptive behaviors. This study used a quantitative approach with a survey design, involving questionnaires, observation and documentation as data collection techniques. Respondents were regular students, students with disabilities and teachers who manage inclusive classes. Data were analyzed using descriptive and inferential statistics. The results showed that while the majority of regular students were empathic, 10% showed a lack of empathy and their social engagement with children with disabilities was limited. Regular students' understanding of disability tended to be low, with about 30% of students having limited understanding. Teachers had positive attitudes towards inclusion but faced challenges in providing sufficient support. Students with disabilities, especially those with autism spectrum disorder (ASD) and intellectual disabilities, struggle with social interactions. In conclusion, although there has been progress in social acceptance, further efforts are needed to improve disability understanding and support to create a more effective inclusive environment.
Strategi Kepemimpinan Kepala Sekolah dalam Membangun Budaya Inklusif yang Berkelanjutan di Sekolah Inklusif Mohamad Randhy Andriyani; Mohammad Efendi; Sinta Yuni Susilawati; Wiwik Dwi Hastuti; Ranti Novianti
Jurnal ORTOPEDAGOGIA Vol 11, No 2 (2025): November (Special Issue)
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/um031v11i22025p86-91

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis strategi kepemimpinan kepala sekolah dalam membangun budaya inklusif yang berkelanjutan di sekolah inklusif. Keberhasilan pendidikan inklusif sangat bergantung pada kepemimpinan kepala sekolah. Namun dalam implementasinya masih banyak tantangan yang dihadapi. Metode penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus. Data dikumpulkan melalui wawancara dan observasi. Data dianalisis secara analisis interaktif model Miles dan Huberman. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kepala sekolah menerapkan berbagai strategi seperti memaksimalkan kebijakan inklusif yang sistematis, peningkatan kapasitas guru, evaluasi berkali terhadap praktif inklusi dan penguatan kerja sama dengan komunitas dan pemerintah. Faktor pendukung utama nya adalah komitmen sekolah, keterlibatan komunitas dan dukungan sarana prasarana. Faktor penghambatnya adalah keterbatasan sumber daya, adanya resistensi dari pihak tertentu, dan fasilitas yang kurang memadai. Keberhasilan pendidikan inklusif tidak hanya bergantung pada struktur kebijakan dan praktik pengajaran tetapi juga nilai-nilai yang dikembangkan di dalam lingkungan sekolah.
Kolaborasi Orang Tua dan Guru dalam Meningkatkan Kemampuan Komunikasi Anak Autis melalui Pendekatan Holistik Lindayanti Lindayanti; Ahsan Romadlon Junaidi; Ahmad Samawi; Wiwik Dwi Hastuti; Ranti Novianti
Jurnal ORTOPEDAGOGIA Vol 11, No 2 (2025): November (Special Issue)
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/um031v11i22025p29-32

Abstract

Anak autis mengalami hambatan komunikasi yang memengaruhi interaksi sosial dan perkembangan akademiknya. Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi dan menganalisis bagaimana kolaborasi antara orang tua dan guru dengan pendekatan holistik dapat meningkatkan kemampuan komunikasi anak autis. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif studi kasus dengan observasi, wawancara mendalam, dan dokumentasi pada anak-anak autis usia dini. Hasil menunjukkan bahwa komunikasi anak meningkat signifikan ketika intervensi dilakukan secara terintegrasi antara rumah dan sekolah. Kolaborasi yang aktif, saling percaya, dan konsisten antara orang tua dan guru menjadi kunci keberhasilan. Penelitian ini menyimpulkan bahwa kolaborasi dua pihak dalam kerangka pendekatan holistik berperan strategis dalam meningkatkan kompetensi komunikasi anak autis secara menyeluruh.
Systematic Literature Review dan Meta-Synthesis: Fenomena dan Problematika Guru Pendidikan Khusus Non-Pendidikan Luar Biasa Asma Hanifah; Mohammad Efendi; Ranti Novianti
Jurnal ORTOPEDAGOGIA Vol 11, No 2 (2025): November (On Progress)
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/um031v11i22025p274-280

Abstract

This Systematic Literature Review research aims to analyze the phenomenon of Special Education Teachers who’s not graduated from Special Education study program that happened working at inclusive and special schools and the problems they face. The method used is a meta-synthesis with a meta-aggregation approach. These teachers are present because of the lack of educators with special education qualifications; the lack of interest in special education study programs; the lack of universities that have special education majors; graduates from the special education program tend to choose to work in special school rather than in inclusive schools because of better job status; and these special education teachers are eventually recruited from class teachers/subject teachers who do not have special education backgrounds, as well as from individuals who are trained about special education to become special education teacher. Due to the lack of knowledge about children with special needs. They face difficulty in understanding the characteristics of and interacting with children with special needs; experience high levels of stress and do not have good emotional regulation; have low self-efficacy and lack confidence in teaching; and their performance and services provided to students with special needs are less than optimal.
Pengembangan Home Program untuk Meningkatkan Perkembangan Sosial Emosional Anak dengan ADHD Usia 4 – 5 Tahun di PAUD Inklusi Dwi Agustina; Ahsan Romadlon Junaidi; Diniy Hidayatur Rahman; Wiwik Dwi Hastuti; Ranti Novianti
Jurnal ORTOPEDAGOGIA Vol 11, No 2 (2025): November (On Progress)
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/um031v11i22025p464-467

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan program yang dapat diterapkan di rumah guna meningkatkan perkembangan sosial emosional anak dengan gangguan hiperaktivitas dan defisit perhatian (ADHD). Anak-anak dengan ADHD sering mengalami kesulitan dalam mengelola emosi dan berinteraksi sosial dengan lingkungan sekitarnya, yang mempengaruhi kualitas hubungan sosial dan kemampuan mereka dalam beradaptasi di lingkungan sosial. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan studi kasus untuk mengeksplorasi pengalaman orang tua dan guru PAUD inklusi dalam mengimplementasikan home program untuk anak dengan ADHD. Subjek penelitian ini adalah lima anak dengan ADHD usia 4–5 tahun yang terdaftar di PAUD inklusi, bersama dengan orang tua dan pendidik mereka. Data dikumpulkan melalui wawancara, observasi langsung terhadap anak-anak saat mengikuti program serta dokumentasi. Hasil uji coba menunjukkan bahwa penerapan program ini dapat membantu anak-anak dengan ADHD dalam meningkatkan kemampuan regulasi emosi, memperbaiki interaksi sosial, dan mengurangi perilaku impulsif. Selain itu, orang tua juga melaporkan adanya perubahan positif dalam cara mereka mendukung perkembangan anak di rumah. Penelitian ini diharapkan dapat menjadi panduan bagi orang tua dan tenaga pendidik dalam memberikan dukungan yang lebih baik bagi anak-anak dengan ADHD dalam meningkatkan aspek sosial emosional mereka.
Co-Authors Afifah, Aisyah Nisaul Ahmad Ahmad Ahmad Samawi Aini, Sylvi Noor Ana Fatimatuzzahra Ana Fatimatuzzahra Anarta, Raihan Nurani Andriani, Yulika Anggita Hemaylia Putri Anik Agustin Anna Akhirul Rokhmawati Annafi Al Mutaali Ansandyu, Bihard Riz Arsanti, Syalia Nazhiyan Asep Fatoni Rizal Asep Sunandar Asma Hanifah Atma Widia Atma Widia Atmajaya, Silvia Azizah, Berlianti Apriliana Nur Bagas Setyo Ari Widodo Bagis, Inayah Nisrin Salim Billy, Bill Budi Susetyo Budi Susetyo Chusna, Mega Putriatul Citra Kurniawan Danang Aji Prayogo Dias Setiyo Prasuranto Dikdik Mantera Wiguna Dimas Arif Dewantoro Diniy Hidayatur Rahman Dirham Gumawang Andipurnama Dwi Agustina Earlyarini, Riyanda Putri Ediyanto Eka Kresnawati Eka Yuli Astuti Elfrida Wijayanti Endang Redjeki Endang Rochyadi, Endang Fadly Halim Hutasuhut Fadly Halim Hutasuhut Fadly Halim Hutasuhut Fadly Halim Hutasuhut Fajar Indra Septiana Farhan, Mochamad Fatimatuzzahra, Ana Firdiana, Ade Dian Gena Diniarti Hanif, Ellora Fauziyyah Hardika Hardika Hasanah, Khaeratul Helga Graciani Hidajat Hendri Abdul Qohar Herawati Mukminatin HERLIYANTI, ARINDA Hutasuhut, Fadly Halim Iding Tarsidi Imas Diana Aprilia Irvan, Muchamad Islamia, Siska Fedina Istianatusyahri, Dewi Jatiningsiwi, Tata Gading Jatmiko Wahyu Nugroho Joshua Jihaan Haniifah Christyodetaputri Juhanaini, Juhanaini Juli Niara Junaidi, Ahsan Romadlon Koestieni, Eny Latief Bustami Lindayanti Lindayanti Lu’lu’atur Rizky Fajriyah Marlina, Lini Maulida Maulida Meggy, Hendriano Melor Md Yunus Miftahul Mufarrihah Mohamad Randhy Andriyani Mohammad Efendi Mufadhilah, Nadia Diana Ummi Muhammad, Alfin Nur Musdayanti, Linda Tri Mustika, Argiasri Nadiyah, Salma Nirmala, Theresia Nur Anisa Nurdiani, Ani Palem, Angela Elsani Dian Paramytha Magdalena Sukarno Putri Pradipta, Rizqi Fajar Pratama, Azhar Purnamasari, Ica Putri, Karinda Devinta Putri, Nadia Ayu Amalia Rahma, Shafina Althafia Rahma, Zulfa Rahmat Alfan Salsabil Raissa Dwifandra Putri Ramdani, Robitul Umam Renny Setyaneng Tyas Ridwan, Prinanda Gustarina Rina Listya Risa Safira Ramadhani Ristria Ningrum Riswari, Fina Rizqianti, Nindya Ayu Rokhima Tyas Briliatna Sabila Pratiwi Salma Nadiyah Salma Nadiyah Salma Nadiyah Salma Nadiyah Salsabila, Annisa Zahra Santoso, Yoga Budhi Sari, Wanda Kharisma Selvi Marce Pasapan Setyorini, Titis Siregar, Ernie C Sisca Sriyanti Sptian, Fajar Indra Sulastri Sunardi Tukimin Supriyono Supriyono Sushanty, Resty Susilawati, Sinta Yuni Syahida, Amaliya Syihabuddin, S. Tabitha Buang Komas Teti Ratnawulan Tukimin, Sunardi Umi Safiul Ummah Valentina, Triya Viorella, Nanda Weningsih Weningsih Wibowo, Wahyu Setyo Win Jeroh Miko Wiwik Dwi Hastuti Yoga Budhi Santoso Yoga Budhi Santoso Yoga Budhi Santoso Yossi Novianti Yuli Andriani Zulkarnain Nasution