Claim Missing Document
Check
Articles

Studi Multi Situs Tentang Implementasi Pendidikan Inklusi di Sekolah Negeri dan Sekolah Swasta Jihaan Haniifah Christyodetaputri; Mohammad Efendi; Sinta Yuni Susilawati; Wiwik Dwi Hastuti; Ranti Novianti
Jurnal ORTOPEDAGOGIA Vol 11, No 2 (2025): November (On Progress)
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/um031v11i22025p41-44

Abstract

Pendidikan inklusif di Indonesia menghadapi tantangan signifikan dalam implementasinya, terutama terkait perbedaan antara sekolah negeri dan sekolah swasta. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji perbedaan dalam implementasi pendidikan inklusif di kedua jenis sekolah tersebut, mengidentifikasi tantangan yang dihadapi, serta faktor-faktor yang mempengaruhi keberhasilan atau kegagalannya. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan multi situs, di mana data dikumpulkan melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi, serta dianalisis menggunakan teknik triangulasi untuk validasi data. Penelitian ini menemukan bahwa sekolah negeri seringkali terhambat oleh keterbatasan anggaran, fasilitas, dan kurangnya pelatihan guru dalam pendidikan inklusif, sementara sekolah swasta lebih fleksibel dalam pendanaan tetapi terbatas dalam melayani keberagaman siswa berkebutuhan khusus. Faktor utama yang mempengaruhi implementasi pendidikan inklusif meliputi ketersediaan Sumber Daya Manusia (SDM) yang terlatih, dukungan fasilitas, serta pemahaman dan sikap terhadap inklusi. Rekomendasi yang diajukan meliputi perlunya peningkatan pelatihan bagi guru, penguatan budaya inklusif di sekolah, serta alokasi sumber daya yang lebih merata agar pendidikan inklusif dapat terwujud secara optimal di seluruh jenis sekolah. Penelitian ini memberikan wawasan penting untuk memperbaiki implementasi pendidikan inklusif di Indonesia, khususnya dalam menghadapi tantangan yang ada di sekolah negeri dan swasta.
Implementation of Inclusive Education for Deafblind Students: A Systematic Literature Review of Challenges and Best Practices Weningsih Weningsih; Ahsan Romadlon Junaidi; Ranti Novianti; Wiwik Dwi Hastuti
Jurnal ORTOPEDAGOGIA Vol 11, No 2 (2025): November (On Progress)
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/um031v11i22025p338-341

Abstract

Inclusive education for students with deafblindness continues to face major challenges, particularly in developing countries, due to limited policies, a lack of trained educators, and scarce resources. This study aims to identify both the challenges and best practices in implementing inclusive education for students with deafblindness through a Systematic Literature Review (SLR) approach. The findings reveal that successful inclusion depends on teacher preparedness, the use of assistive technology, and supportive educational policies. Developed countries have implemented strategies such as communication interveners and multisensory learning methods, while developing nations struggle with resource limitations and low public awareness. This study emphasizes the importance of family involvement, adapting the learning environment, and collaboration among schools, communities, and governments to support effective inclusion. As a recommendation, enhancing teacher training, providing assistive technology, and evidence-based policymaking are crucial to improve accessibility and the quality of education for students with deafblindness.
Upaya Peningkatan Motorik Kasar dengan Modifikasi Permainan Engklek pada Siswa Tunagrahita untuk Meningkatkan Kualitas Pendidikan Inklusif Miftahul Mufarrihah; Wiwik Dwi Hastuti; Ranti Novianti
Jurnal ORTOPEDAGOGIA Vol 11, No 2 (2025): November (Special Issue)
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/um031v11i22025p39-46

Abstract

Penelitian ini termasuk jenis penelitian dan pengembangan (R&D). Penelitian (R&D) merupakan penelitian yang mengembangan suatu produk baru atau menyempurnakan produk yang telah ada sebelumnya, dengan desain one group pretest and posttest design permainan tradisional engklek yang dimodifikasi untuk meningkatkan kemampuan motorik pada anak tunagrahita. Teknik pengumpulan data sebelum dan setelah melakukan aktivitas tanding kemudian diproses dan dianalisis menggunakan SPSS. Kesimpulan penelitian ini bahwa upaya dalam meningkatkan gerak motorik pada anak tunagrahita dengan memodifikasi pemainan tradisional engklek yang dimodifikasi cukup memberikan pengaruh yang signifikan dan baik untuk perkembangan motorik pada anak tunagrahita. Penelitian ini diharapkan sebagai media untuk anak tunagrahita agar mampu dan antusias melakukan permainan tradisional engklek untuk merangsang gerak motoriknya.
Peningkatan Hasil Belajar Keterampilan Tata Boga Melalui Media Virtual Reality bagi Peserta Didik Autis di Sekolah Inklusi Yuli Andriani; Wiwik Dwi Hastuti; Ranti Novianti
Jurnal ORTOPEDAGOGIA Vol 11, No 2 (2025): November (Special Issue)
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/um031v11i22025p123-128

Abstract

Peserta didik autis sering mengalami hambatan dalam mengikuti pembelajaran keterampilan tata boga, terutama karena keterbatasan dalam komunikasi, interaksi sosial, dan kemampuan motorik. Di sekolah inklusi, tantangan ini menuntut guru untuk menemukan strategi pembelajaran yang lebih inovatif dan adaptif terhadap kebutuhan mereka. Salah satu alternatif media pembelajaran yang potensial adalah teknologi Virtual Reality (VR), yang mampu menyajikan pengalaman belajar yang interaktif, realistis, dan menarik. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan hasil belajar keterampilan tata boga pada peserta didik autis melalui penerapan media Virtual Reality dalam pembelajaran. Pendekatan yang digunakan adalah penelitian tindakan kelas (PTK) dengan model siklus yang mencakup perencanaan, pelaksanaan tindakan, observasi, dan refleksi. Hasil dari tindakan yang dilakukan menunjukkan adanya peningkatan kemampuan peserta didik dalam memahami serta mempraktikkan langkah-langkah kerja keterampilan tata boga. Dengan demikian, penggunaan media Virtual Reality terbukti efektif dalam mendukung pembelajaran praktik Keterampilan yang lebih menyenangkan, terstruktur, dan sesuai dengan kebutuhan belajar peserta didik autis di sekolah inklusi.
Sekolah Luar Biasa sebagai Pusat Sumber Pengembangan Keterampilan Vokasional Tata Boga bagi Anak Dengan Hambatan Kecerdasan Ringan di Sekolah Inklusif Juli Niara; Ahsan Romadlon Junaidi; Ahmad Samawi; Wiwik Dwi Hastuti; Ranti Novianti
Jurnal ORTOPEDAGOGIA Vol 11, No 2 (2025): November (Special Issue)
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/um031v11i22025p72-79

Abstract

: Keberadaan Pusat Sumber sebagai pusat informasi mengenai anak berkebutuhan khusus merupakan salah satu tempat yang diharapkan dapat memberikan informasi yang lengkap bagi orang tua, guru serta masyarakat sekitar mengenai pendidikan, penanganan anak berkebutuhan khusus, asesmen serta informasi lainnya yang berkaitan dengan pendidikan bagi anak berkebutuhan khusus. Untuk itu sekolah dengan seting inklusif diharapkan dapat membantu anak mengembangkan potensinya dengan optimal.Sekolah dengan seting inklusif memerlukan dukungan yang mumpuni baik itu dukungan sistem (support system), dukungan regulasi (regulation support) maupun dukungan professional (professional support). Mempersiapkan ADHK Ringan untuk memiliki modalitas bekerja sesuai dengan Standar Perusahaan, salah satunya melalui program Vokasional. Untuk itu kehadiran pusat sumber diharapkan dapat membantu pelaksanaan pendidikan inklusif. Metode Penelitian yang digunakan dalam penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif Tujuan dari penelitian untuk membuat deskripsi atau gambaran secara sistematis, faktual dan akurat mengenai fakta-fakta, sifat-sifat serta hubungan antar fenomena yang berupa pengembangan dan pengelolaan pusat sumber sekolah inklusif dan pelaksanaan pendidikan inklusif yang diselenggarakan di sekolah dasar. Bedasarkan hasil penelitian ini, dapat diperoleh informasi yaitu identifikasi kebutuhan pusat sumber dan program pusat sumber yang akan dikembangakan. Hal itu akan berdampak pada kebutuhan mendesak yang dihadapi oleh sekolah penyelenggara pendidikan Inklusif adalah pengembangan program pusat sumber yaitu pusat sumber sebagai pusat bantuan layanan professional, yang memberikan informasi secara meneyeluruh tentang anak berkebutuhan khusus, terkait identifikasi, layanan pendidikan, pembelajaran dan pelatihan assesmen yang dilakukan oleh tim atau guru dari pusat sumber kepada guru-guru di sekolah reguler penyelenggara pendidikan Inklusif tingkat pendidikan dasar.
The Effectiveness of Social Stories Method with Audio Visual Media on Social Interaction and Positive Behavior in Children with Autism at the Bhakti Luhur Autism Therapy Unit Malang City Indonesia Selvi Marce Pasapan; Ahsan Romadlon Junaidi; Ranti Novianti; Ediyanto Ediyanto
Jurnal ORTOPEDAGOGIA Vol 11, No 2 (2025): November (Special Issue)
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/um031v11i22025p18-23

Abstract

This research aims to analyze the effectiveness of social stories using audio-visual media on social interactions and positive behavior of children with autism. The research method used in this research is qualitative research with a literature study and observation approach. Children with Autism Spectrum Disorder experience difficulty in establishing social interactions with their environment. Based on the results of observations, the Bhakti Luhur Autism Therapist Unit, which is an early intervention therapy unit for children with autism, treated 38 children with Autism Spectrum Disorder specifications by dividing them into 6 groups according to ability. The results of observations carried out by teachers in group therapy class 1 consisting of 5 children with an average age of 7-11 years found that children had difficulty carrying out social interactions with the people around them, were less able to build reciprocal communication, and were unable to understand messages, difficulty in understanding unstructured social rules, difficulty in understanding and responding to other people's emotions, and not being able to imitate their environment so that they have difficulty interacting. By looking at the problems experienced by children with Autism Spectrum Disorder, it is necessary to use methods that can attract children's attention and social interaction skills through social stories. According to Sugiarto, et al (2004), quantitatively the treatment of social stories with picture cards is quite significant in improving the interaction abilities of children with Autism Spectrum Disorder. As technology develops, the presentation of social stories is basically less effective if it is only based on visuals. A more innovative approach is needed to overcome this. Isniawati, et al (2023) suggest adding activities related to social behavior through audio capture with more sophisticated tools.
Meningkatkan Keterampilan Melepas Diapers Melalui Teknik Modelling bagi Anak Autis di Sekolah Inklusi Rina Listya; Ahsan Romadlon Junaidi; Ediyanto Ediyanto; Wiwik Dwi Hastuti; Ranti Novianti
Jurnal ORTOPEDAGOGIA Vol 11, No 2 (2025): November (Special Issue)
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/um031v11i22025p47-51

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan keterampilan melepas diapers pada anak autis kelas III di Sekolah Inklusi melalui penerapan teknik modelling. Latar belakang penelitian didasarkan pada pentingnya kemandirian anak autis dalam aktivitas sehari-hari, khususnya toilet training, yang sering kali menjadi tantangan akibat ketergantungan pada diapers. Anak autis mengalami kesulitan dalam memahami dan mengekspresikan kebutuhan buang air, sehingga diperlukan intervensi yang efektif untuk membantu mereka menguasai keterampilan ini. Metode penelitian yang digunakan adalah dengan pendekatan kuantitatif, melalui observasi, wawancara dan literatur review. Subjek penelitian adalah anak autis kelas III di Sekolah Inklusi yang masih mengalami ketergantungan pada diapers. Instrumen pengumpulan data meliputi lembar observasi, wawancara dengan guru dan orang tua, serta evaluasi hasil kerja siswa. Teknik modeling dipilih sebagai intervensi karena kemampuannya dalam memfasilitasi pembelajaran melalui pengamatan dan peniruan perilaku yang diperagakan oleh guru. Hasil penelitian diharapkan menunjukkan peningkatan keterampilan melepas diapers pada anak autis, yang meliputi kemampuan mengenali tanda-tanda tubuh, mengikuti langkah-langkah menuju toilet, dan melepas diapers secara mandiri. Selain itu, penelitian ini juga bertujuan untuk mengidentifikasi hambatan yang dihadapi anak selama proses toilet training dan mengevaluasi efektivitas teknik modeling dalam mengatasi hambatan tersebut. Manfaat penelitian mencakup aspek praktis bagi pendidik dan orang tua dalam mengajarkan keterampilan mandiri, kontribusi terhadap pengembangan metode pembelajaran untuk anak berkebutuhan khusus, serta peningkatan kualitas hidup anak autis melalui kemandirian dan integrasi sosial. Penelitian ini juga diharapkan dapat menjadi referensi bagi pengembangan layanan pendidikan di SLB dan lembaga serupa.
Implementasi Pembelajaran dalam Meningkatkan Kualitas Pendidikan Inklusi Annafi Al Mutaali; Wiwik Dwi Hastuti; Ranti Novianti
Jurnal ORTOPEDAGOGIA Vol 11, No 2 (2025): November (Special Issue)
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/um031v11i22025p80-85

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan dan menganalisis implementasi pembelajaran dalam meningkatkan kualitas pendidikan inklusi di SD Negeri 2 Peureulak melalui pendekatan Indeks Praktik Inklusif pada indikator pembelajaran. Studi ini dilakukan sebagai bagian dari upaya menilai sejauh mana pelaksanaan prinsip-prinsip pembelajaran inklusif diterapkan dalam kegiatan belajar mengajar di sekolah dasar negeri yang menyelenggarakan pendidikan inklusi. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui kuesioner terstruktur dan analisis tematik terhadap respons dari lima responden. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar indikator pembelajaran inklusif telah dilaksanakan dengan baik. Guru merencanakan pembelajaran dengan menyesuaikan kebutuhan semua siswa, mendorong partisipasi aktif dalam proses belajar, serta menerapkan penilaian yang mendukung prestasi. Lingkungan kelas yang mendukung, sikap saling menghormati, dan keterlibatan siswa dalam kegiatan ekstrakurikuler turut memperkuat budaya inklusi. Namun, masih terdapat tantangan pada aspek kemandirian siswa dalam menggunakan teknologi pembelajaran dan keterbatasan tenaga pendamping. Simpulan dari penelitian ini menunjukkan bahwa implementasi pembelajaran inklusif di SDN 2 Peureulak sudah berada pada arah yang tepat, namun memerlukan penguatan pada dukungan teknis dan sumber daya manusia untuk mencapai kualitas yang lebih optimal. Penelitian ini memberikan kontribusi pada pengembangan kebijakan dan praktik pendidikan inklusi di tingkat sekolah dasar.
Analisis In-Service Training dalam Meningkatkan Kompetensi Pedagogik Guru Non-PLB dalam Memahami Kebutuhan Belajar Siswa Sulastri Sulastri; Ahmad Samawi; Ranti Novianti; Wiwik Dwi Hastuti
Jurnal ORTOPEDAGOGIA Vol 11, No 2 (2025): November (Special Issue)
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/um031v11i22025p24-28

Abstract

Pelatihan dalam jabatan (in-service training) telah menjadi salah satu strategi utama dalam meningkatkan kapasitas profesional guru, termasuk guru non-Pendidikan Luar Biasa (non-PLB) yang mengajar di Sekolah Luar Biasa (SLB). Guru non-PLB kerap menghadapi tantangan dalam memahami kebutuhan belajar siswa berkebutuhan khusus karena tidak memiliki latar belakang pendidikan khusus. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efektivitas in-service training dalam meningkatkan kompetensi pedagogik guru non-PLB agar mampu memahami dan menyesuaikan pendekatan pembelajaran dengan kebutuhan siswa SLB. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Subjek penelitian terdiri dari guru non-PLB di SLB Negeri Pembina Bener Meriah. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi langsung terhadap proses pembelajaran dan wawancara mendalam dengan guru peserta pelatihan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pelatihan dalam jabatan memberikan dampak positif terhadap peningkatan kompetensi pedagogik guru, baik dari aspek perencanaan pembelajaran, penggunaan strategi pembelajaran yang adaptif, maupun evaluasi hasil belajar siswa. Guru juga menunjukkan peningkatan pemahaman terhadap karakteristik siswa SLB dan merasa lebih percaya diri dalam mengajar. Faktor pendukung efektivitas pelatihan meliputi adanya pendampingan, materi pelatihan yang relevan, dan praktik langsung di kelas. Penelitian ini menyimpulkan bahwa in-service training sangat penting sebagai strategi pengembangan profesional guru non-PLB. Diperlukan pengembangan kurikulum pelatihan yang lebih spesifik, evaluasi berkelanjutan, serta dukungan teknologi untuk memperkuat dampak pelatihan. Penelitian ini memberikan kontribusi pada pengembangan kebijakan pelatihan guru dalam pendidikan inklusif dan pendidikan khusus.
Pengembangan Pendidikan Inklusif Melalui Sistem Layanan Pembelajaran Tabitha Buang Komas; Ahsan Romadlon Junaidi; Umi Safiul Ummah; Wiwik Dwi Hastuti; Ranti Novianti
Jurnal ORTOPEDAGOGIA Vol 11, No 2 (2025): November (Special Issue)
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/um031v11i22025p106-111

Abstract

Penyelenggaraan pendidikan di Indonesia diwujudkan melalui Undang-Undang No. 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional, yang tekanan pada pemerataan pendidikan tanpa ada diskriminasi terhadap Anak Berkebutuhan Khusus. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis perkembangan pendidikan inklusif dalam sistem layanan pembelajaran yang merupakan upaya untuk meningkatkan kualitas pendidikan bagi peserta didik berkebutuhan khusus. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan pendidikan inklusif yang efisien dan efektif dalam sistem layanan pembelajaran, serta peningkatan mutu pendidikan bagi peserta yang dibesarkan berkebutuhan khusus. Metode penelitian yang digunakan adalah metode penelitian pengembangan dengan pendekatan kualitatif. Penelitian ini dilangsungkan di beberapa sekolah yang telah mengimplementasikan sistem layanan pembelajaran inklusif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pendidikan inklusif yang dikembangkan mampu meningkatkan mutu pendidikan bagi peserta didik berkebutuhan khusus. Meningkatkan pendidikan dan pemahaman terhadap kebutuhan peserta didik dengan penerapan sistem layanan pembelajaran dapat meningkatkan hasil belajar peserta didik berkebutuhan khusus.
Co-Authors Afifah, Aisyah Nisaul Ahmad Ahmad Ahmad Samawi Aini, Sylvi Noor Ana Fatimatuzzahra Ana Fatimatuzzahra Anarta, Raihan Nurani Andriani, Yulika Anggita Hemaylia Putri Anik Agustin Anna Akhirul Rokhmawati Annafi Al Mutaali Ansandyu, Bihard Riz Arsanti, Syalia Nazhiyan Asep Fatoni Rizal Asep Sunandar Asma Hanifah Atma Widia Atma Widia Atmajaya, Silvia Azizah, Berlianti Apriliana Nur Bagas Setyo Ari Widodo Bagis, Inayah Nisrin Salim Billy, Bill Budi Susetyo Budi Susetyo Chusna, Mega Putriatul Citra Kurniawan Danang Aji Prayogo Dias Setiyo Prasuranto Dikdik Mantera Wiguna Dimas Arif Dewantoro Diniy Hidayatur Rahman Dirham Gumawang Andipurnama Dwi Agustina Earlyarini, Riyanda Putri Ediyanto Eka Kresnawati Eka Yuli Astuti Elfrida Wijayanti Endang Redjeki Endang Rochyadi, Endang Fadly Halim Hutasuhut Fadly Halim Hutasuhut Fadly Halim Hutasuhut Fadly Halim Hutasuhut Fajar Indra Septiana Farhan, Mochamad Fatimatuzzahra, Ana Firdiana, Ade Dian Gena Diniarti Hanif, Ellora Fauziyyah Hardika Hardika Hasanah, Khaeratul Helga Graciani Hidajat Hendri Abdul Qohar Herawati Mukminatin HERLIYANTI, ARINDA Hutasuhut, Fadly Halim Iding Tarsidi Imas Diana Aprilia Irvan, Muchamad Islamia, Siska Fedina Istianatusyahri, Dewi Jatiningsiwi, Tata Gading Jatmiko Wahyu Nugroho Joshua Jihaan Haniifah Christyodetaputri Juhanaini, Juhanaini Juli Niara Junaidi, Ahsan Romadlon Koestieni, Eny Latief Bustami Lindayanti Lindayanti Lu’lu’atur Rizky Fajriyah Marlina, Lini Maulida Maulida Meggy, Hendriano Melor Md Yunus Miftahul Mufarrihah Mohamad Randhy Andriyani Mohammad Efendi Mufadhilah, Nadia Diana Ummi Muhammad, Alfin Nur Musdayanti, Linda Tri Mustika, Argiasri Nadiyah, Salma Nirmala, Theresia Nur Anisa Nurdiani, Ani Palem, Angela Elsani Dian Paramytha Magdalena Sukarno Putri Pradipta, Rizqi Fajar Pratama, Azhar Purnamasari, Ica Putri, Karinda Devinta Putri, Nadia Ayu Amalia Rahma, Shafina Althafia Rahma, Zulfa Rahmat Alfan Salsabil Raissa Dwifandra Putri Ramdani, Robitul Umam Renny Setyaneng Tyas Ridwan, Prinanda Gustarina Rina Listya Risa Safira Ramadhani Ristria Ningrum Riswari, Fina Rizqianti, Nindya Ayu Rokhima Tyas Briliatna Sabila Pratiwi Salma Nadiyah Salma Nadiyah Salma Nadiyah Salma Nadiyah Salsabila, Annisa Zahra Santoso, Yoga Budhi Sari, Wanda Kharisma Selvi Marce Pasapan Setyorini, Titis Siregar, Ernie C Sisca Sriyanti Sptian, Fajar Indra Sulastri Sunardi Tukimin Supriyono Supriyono Sushanty, Resty Susilawati, Sinta Yuni Syahida, Amaliya Syihabuddin, S. Tabitha Buang Komas Teti Ratnawulan Tukimin, Sunardi Umi Safiul Ummah Valentina, Triya Viorella, Nanda Weningsih Weningsih Wibowo, Wahyu Setyo Win Jeroh Miko Wiwik Dwi Hastuti Yoga Budhi Santoso Yoga Budhi Santoso Yoga Budhi Santoso Yossi Novianti Yuli Andriani Zulkarnain Nasution