p-Index From 2021 - 2026
15.412
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Ilmu Administrasi Publik Professional : Jurnal Komunikasi dan Administrasi Publik Equilibrium: Jurnal Pendidikan MONSU'ANI TANO Jurnal Pengabdian Masyarakat Jurnal Pendidikan dan Konseling Ideas: Jurnal Pendidikan, Sosial dan Budaya Publik: Jurnal Manajemen Sumber Daya Manusia, Administrasi dan Pelayanan Publik Community Development Journal: Jurnal Pengabdian Masyarakat Jurnal Abdidas Journal Economy And Currency Study (JECS) Jurnal Mandala Pengabdian Masyarakat Jurnal Manajemen dan Ilmu Administrasi Publik (JMIAP) Jurnal Iso Jurnal Kolaboratif Sains ProBisnis : Jurnal Manajemen COMSERVA: Jurnal Penelitian dan Pengabdian Masyarakat JAMBURA: JURNAL ILMIAH MANAJEMEN DAN BISNIS Formosa Journal of Science and Technology (FJST) Formosa Journal of Applied Sciences (FJAS) Journal of Economic, Business, and Administration JEBA Journal of Innovation Research and Knowledge Asian Journal of Community Services (AJCS) IICSDGs Jurnal Ilmu Manajemen dan Bisnis JIAP Public Policy Journal Innovative: Journal Of Social Science Research Indonesian Journal of Advanced Research (IJAR) Jurnal Abdimas Terapan MULTIPLE: Journal of Global and Multidisciplinary Riwayat: Educational Journal of History and Humanities Jurnal Administrasi Negara dan Ilmu Pemerintahan International Journal of Sustainable Applied Sciences (IJSAS) Jurnal Manajemen Pendidikan Islam Journal of Innovative and Creativity Journal of Governance and Public Administration Journal of Scientific Insights Journal of Economics and Tourism Jurnal Administrasi Manajemen Sumber Daya Manusia dan Ilmu Sosial (JAEIS) Jurnal Pengabdian kepada MASyarakat (J-PMAS) Sasambo: Jurnal Abdimas (Journal of Community Service)
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 13 Documents
Search
Journal : Journal of Innovative and Creativity

Peran Pemerintah Desa dalam Pemberdayaan Masyarakat di Desa Dulomo Kecamatan Tilango Kabupaten Gorontalo Tri Utami Khairunissa Palahuwata; Lisda Van Gobel; Kurniadi K. Hasan
Journal of Innovative and Creativity Vol. 5 No. 2 (2025)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v5i2.1222

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk melihat bagaimana pemerintah Desa Dulomo, Kecamatan Tilango, Kabupaten Gorontalo, dalam Pemberdayaan Masyarakat. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis deskriptif. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara mendalam dan dokumentasi. Penelitian ini berfokus pada peran pemerintah desa sebagai inovator, fasilitator dan motivator. Hasil penelitian menunjukkan bahwa peran pemerintah Desa Dulomo dalam tiga indikator tersebut belum sepenuhnya optimal. Hal ini disebabkan beberapa dari pelaksanaannya masih menghadapi kendala seperti kurangnya inovasi, minimnya fasilitas yang mendukung, dan kurangnya motivasi dalam pelatihan dan keterampilan dalam pemberdayaan masyarakat. Untuk itu diperlukan peningkatan kapasitas dan partisipasi dalam pemberdayaan masyarakat agar lebih efektif dan efesien serta mampu mewujudkan pembangunan desa yang mandiri dan berkelanjutan.
Implementasi Kebijakan Merdeka Belajar Dalam Mewujudkan Profil Pelajar Pancasila Di SDN 33 Hulonthalangi Kota Gorontalo Fitriah S. Akase; Lisda Van Gobel; Agus Pariono
Journal of Innovative and Creativity Vol. 5 No. 2 (2025)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v5i2.1379

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menelaa lebih dalam terkait proses implementasi kebijakan merdeka belajar dalam mewujudkan profil pelajar pancasila. Merdeka belajar merupakan kebijakan yang dirumuskan sebagai upaya pemerintah dalam mengembangkan aspek kualitas pendidikan agar menghasilkan peserta didik dan lulusan yang kompeten dalam menghadapi berbagai macam persoalan di masa depan. Tujuan penelitian ini ialah untuk mendeskripsikan implementasi kebijakan merdeka belajar dalam mewujudkan profil pelajar pancasila di sdn 33 hulonthalangi kota gorontalo. Metode penelitian digunakan adalah metode penelitian kualitatif yang menghasilkan data yang bersifat deskriptif, yang basisnya disandarkan pada pengamatan manusia. Teknik pengumpulan data dilakukan secara trianggulasi yaitu observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunujukan bahwa implementasi kebijakan merdeka belajar dalam mewujudkan profil pelajar pancasila di sdn 33 hulonthalangi kota gorontalo berfokus pada 3 aspek yaitu komunikasi, pengembangan keterampilan guru, dan keterlibatan komunitas belajar. Komunikasi antara sekolah dengan dinas pendidikan belum optimal khususnya dalam implementasi Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila (P5), pengembangan keterampilan guru masih belum optimal dikarenakan oleh minimnya penguasaan perangkat lunak digital dan keterbatasan fasilitas LCD, dan keterlibatan komunitas belajar belum optimal karena tingginya ketergantungan pada kepala sekolah, masalah kepengurusan, dan inkonsistensi pertemuan, sehingga revitalisasi kepengurusan, pelatihan kepemimpinan, serta disiplin jadwal dan program yang relevan sangat dibutuhkan untuk meningkatkan kemandirian komunitas.
Kualitas Layanan Penjualan Barang Di Toko Pandi Kota Gorontalo Alfiah Dunggio; Lisda Van Gobel; Sabriana Octaviana Gintulangi
Journal of Innovative and Creativity Vol. 5 No. 2 (2025)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v5i2.1789

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kualitas layanan penjualan barang di Toko Pandi, Kota Gorontalo. Fokus evaluasi layanan menggunakan tiga dimensi utama: keandalan (reliability), daya tanggap (responsiveness), dan empati (empathy). Melalui pendekatan ini, penelitian diarahkan untuk mengungkap sejauh mana pelayanan toko memenuhi harapan dan kebutuhan pelanggan. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Lokasi penelitian berada di Toko Pandi, Kota Gorontalo. Data dikumpulkan melalui tiga teknik utama: observasi langsung terhadap interaksi pelayanan, wawancara mendalam dengan pelanggan dan staf toko, serta dokumentasi operasional dan prosedur layanan yang berlaku. Teknik triangulasi digunakan untuk meningkatkan validitas data. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Toko Pandi telah berupaya menyediakan layanan yang baik dan konsisten. Namun, beberapa kendala menghambat keandalan layanan: keterbatasan jumlah pegawai, ruang toko yang sempit, sistem transaksi manual, serta keterbatasan fasilitas parkir. Kendala serupa juga memengaruhi daya tanggap toko dalam merespons kebutuhan pelanggan; kurangnya pelatihan, ketidaksiapan menghadapi situasi sibuk, serta lambatnya respons terhadap permintaan mendadak menjadi faktor utama. Sementara itu, tingkat empati karyawan relatif baik terlihat dari upaya mereka memberikan perhatian kepada pelanggan meskipun dalam situasi tertentu menunjukkan kekurangan; seperti kurangnya kesabaran dalam menangani keluhan mendadak dan komunikasi yang kurang jelas. Temuan penelitian menegaskan bahwa kendala operasional di aspek keandalan, respon, dan empati memiliki dampak langsung terhadap kepuasan pelanggan. Oleh karena itu, diperlukan serangkaian rekomendasi strategis: penambahan jumlah pegawai, perluasan atau penataan ulang ruang toko, modernisasi sistem transaksi, peningkatan fasilitas parkir, serta pelatihan layanan pelanggan yang terfokus. Dengan langkah-langkah tersebut, Toko Pandi dapat meningkatkan kualitas pelayanan, mendorong kepuasan pelanggan, dan memperkuat hubungan jangka panjang yang positif.
Peran Pemerintah Dalam Pemenuhan Air Bersih Di Desa Tiga Pulau Kecamatan Walea Kepulauan Kabupaten Tojo Una-Una Sulawesi Tengah Arfan Mojo; Lisda Van Gobel; Lutfia Bakari
Journal of Innovative and Creativity Vol. 5 No. 3 (2025)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v5i3.1895

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peran pemerintah desa dalam pemenuhan air bersih di desa tiga pulau kecmatan walea kepulauan kabupaten tojo una-una. Metode penelitian ini menggunakan pendekatan deskritif kualitatif. Teknik pengempulan data dilakukan melalui observasi, wawancara mendalam dengan sejumlah informan, dan dokumentasi. Hasil penelitian ini menunjukan bahawa peran pemerintah desa dalam pemenuhan kebutuhan air bersih melalui fungsi fasilitator, bobilisator, dan pengawasana, namun pelaksanaannya masih belum optimal. Upaya seperti lobi kepemerintah atas dan penyediaan infrastruktur menghadapi hambatan anggaran dan respons yang minim. Keterlibatan masyarakat juga belum menyeluruh, dan fungsi pengawasan masih lemah serta tidak terstruktur. Kondisi ini menunjukkan perlunya penguatana strategis, koordinasi, dan komunikasiu untuk mewujudkan akses air bersih yang merata dan berkelanjutan. Adapun hal-hal yang disarankan yakni pemerintah desa tiga pulau perlu mengoptimalkan perannya dalam pemenuhan air bersih melalui penguatan fungsi fasilitator, mobilisator, dan pengawasan. Hal ini dapat dilakukan dengan meningkatkan koordinasi antarlevel pemerinthan, menyususn program berbasis kebutuhan riil mayarakat, serta membangun kominikasih yang transparan. Partisipasi warga harus didorong secara merata, sementara mekanisme pengawasan perlu dirancang secra sistematis melalui perlibatan masyarakat dalam forum.
Faktor-Faktor Penghambat Penjualan Pedagang Kuliner Di Pantai Lalape Kecamatan Popayato Kabupaten Pohuwato Aisafira Nurul Fitra Husain; Lisda Van Gobel; Olgha S Nusu
Journal of Innovative and Creativity Vol. 5 No. 2 (2025)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v5i2.2176

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi dan menganalisis faktor-faktor yang menghambat penjualan pedagang kuliner di Pantai Lalape, Desa Trikora, Kecamatan Popayato, Kabupaten Pohuwato. Pantai Lalape merupakan salah satu kawasan wisata lokal yang berkembang secara mandiri dan menjadi sumber penghidupan utama bagi sebagian masyarakat melalui aktivitas usaha kuliner. Meski memiliki potensi wisata yang menjanjikan, para pedagang mengalami berbagai hambatan yang berdampak langsung pada stabilitas dan pertumbuhan usaha mereka. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan metode wawancara mendalam terhadap sembilan informan yang terdiri dari kepala desa, sekretaris desa, pedagang, dan pembeli. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat tiga faktor utama yang menghambat penjualan pedagang, yaitu keterbatasan modal, kurangnya fasilitas penunjang, dan rendahnya kemampuan dalam mengelola usaha. Modal usaha sebagian besar bersumber dari dana pribadi, tanpa dukungan pembiayaan dari pemerintah desa maupun lembaga keuangan formal. Di sisi lain, fasilitas umum seperti toilet, air bersih, tempat sampah, serta infrastruktur tempat jualan tidak tersedia secara memadai dan kurang terawat. Selain itu, sebagian besar pedagang tidak memiliki keterampilan manajerial yang memadai seperti pencatatan keuangan, perencanaan stok, dan strategi promosi. Ketiga faktor tersebut berinteraksi dan secara langsung mempengaruhi kelangsungan usaha para pedagang kuliner di kawasan wisata ini. Oleh karena itu, dibutuhkan intervensi berbasis komunitas yang melibatkan pemerintah desa dalam menyediakan akses modal, peningkatan fasilitas dasar, serta pelatihan kewirausahaan agar potensi ekonomi lokal dapat dikembangkan secara optimal dan berkelanjutan.
Optimalisasi Pelayanan Pasien Rawat Inap Rumah Sakit Multazam Kota Gorontalo Putri Haluti; Lisda Van Gobel; Yahya Antu
Journal of Innovative and Creativity Vol. 5 No. 2 (2025)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v5i2.2385

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi dan mengoptimalisasi pelayanan pasien rawat inap di Rumah Sakit Multazam Kota Gorontalo dengan menitikberatkan pada tiga dimensi utama pelayanan: tangible(bukti fisik), responsiveness (daya tanggap), dan empathy (empati). Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data berupa wawancara, observasi, dan dokumentasi terhadap pasien, tenaga kesehatan, dan unsur manajemen rumah sakit. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pada aspek tangibility, rumah sakit telah menyediakan fasilitas dasar, namun masih terdapat keluhan terkait ukuran ruangan yang sempit dan kurangnya privasi antar pasien. Pada aspek responsiveness, ditemukan bahwa respons tenaga medis belum konsisten dan kurang sigap dalam menangani kebutuhan pasien, terutama dalam situasi yang membutuhkan tindakan cepat. Sementara itu, pada aspek empathy, pelayanan masih dirasakan kurang personal dan belum mencerminkan kepedulian yang optimal, terlihat dari sikap sebagian tenaga kesehatan dan non-medis yang dinilai kurang ramah. Secara umum, pelayanan rawat inap di Rumah Sakit Multazam belum mampu memenuhi harapan dan kepuasan pasien secara menyeluruh. Oleh karena itu, peningkatan kualitas pelayanan melalui perbaikan fasilitas, pelatihan komunikasi empatik, dan penguatan sistem responsif menjadi langkah strategis yang perlu diambil.
Implementasi Kebijakan Pengembangan Destinasi Wisata Lombongo di Kabupaten Bone Bolango Rusni Ente; Ellys Rachman; Lisda Van Gobel
Journal of Innovative and Creativity Vol. 5 No. 2 (2025)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v5i2.2388

Abstract

Penelitian bertujuan untuk mengetahui dan mendeskripsikan bagaimana implementasi kebijakan pengembangan destinasi wisata lombongo oleh Dinas Pariwisata Pemuda dan Olahraga Kabupaten Bone Bolango dan juga mengetahui faktor-Faktor Penghambat Proses Implementasi Kebijakan Pengembangan destinasi wisata lombongo oleh Dinas Pariwisata Pemuda dan Olaraga Bone Bolango Metode yang digunakan jenis penelitian deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Teknik pengumpulan data melalui observasi dan wawancara dengan melibatkan 9 orang informen yang terdiri dari pegawai dinas pariwisata pemuda dan olahraga kabupaten bone bolango berjumlah 6 orang,1 orang sebagai kepala desa lombongo dan 1 orang masyarakat serta 1 orang pengujung destinasi wisata lombongo.Hasil penelitian menunjukan bahwa implementasi kebijakan pengembangan destinasi wisata lombongo oleh dinas pariwisata Kabupaten Bone Bolango, belum efektif antara pemerintah dan masyarakat dilihat dari aspek baik dari komunikasi,sumber daya disposisi,struktur maupun dari faktor penghambat implementasi kebijakan, dimana dari faktor penghambat masih kurangnya peran aktif dari pemerintah, partispasi masyarakat, swasta, anggaran, serta promosi dalam pengembangan destinasi wisata lombongo, meskipun sumber daya penunjang sudah baik hal ini dapat dilihat dari keberadaan potensi yang dimiliki oleh kawasan destinasi wisata yang dapat meningkatkan jumlah kunjungan dan pendapatan daerah (PAD).
Pengelolaan Objek Wisata Pantai Dulanga Oleh Pemerintah Desa Bongo Kabupaten Gorontalo Noni Pricilia Van Gobel; Lisda Van Gobel; Jusrin Kadir
Journal of Innovative and Creativity Vol. 5 No. 2 (2025)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v5i2.2444

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk untuk menganalisis strategi perencanaan, pelaksanaan, serta pengawasan dalam pengelolaan objek wisata Pantai Dulanga untuk menarik minat wisatawan. Metode penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif. Teknik pengumpulan data pada penelitian ini dilakukan melalui observasi, wawancara dengan beberapa responden dengan cara tanya jawab, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukan bahwa pengelolaan objek wisata Pantai Dulanga belum maksimal dalam penerapan prencanaan, pelaksanaan dan pengawasan. Pada tahap perencanaan masih terdapat keterbatasan anggaran, fasilitas tempat wisata yang belum memadai, kurangnya Sumber Daya Manusia dan pelatihan untuk pengelola tempat wisata serta media promosi yang belum meluas. Sehingga hal ini tentu menjadi fokus pemerintah desa Bongo kedepannya agar mencari solusi untuk memperbaiki kendala yang dihadapi. Pada tahap pelaksanaan pemerintah desa Bongo terutama pengelola sudah melakukan yang terbaik sesuai dengan perencanaan atau strategi atau kerjasama dengan bebagai pihak. Namun dari segi fasilitas memang masih minim, selain itu juga pemerintah perlu melibatkan masyarakat sekitar terutama para pemuda dalam mengelola objek wisata pantai Dulanga. Diharapkan kedepannya pelaksanaan pengelolaan bisa sejalan dengan perencanaan yang telah disusun. Pada tahap pengawasan pemerintah desa Bongo telah melakukan pengawasan dan evaluasi tindak lanjut setiap 6 bulan sekali dan rapat untuk tindak lanjut perbaikan fasilitas objek wisata. Namun menurut pengunjung dan masyarakat memang tindak lanjut evaluasi belum terlihat, sehingga pemerintah desa perlu melibatkan masyarakat dan pengunjung dalam evaluasi tindak lanjut dari objek wisata Pantai Dulanga.
Faktor-Faktor Penghambat Pelaksanaan Program Pendidikan Kesetaraan Di SPNF SKB Bintauna Kabupaten Bolaang Mongondow Utara (Ditinjau Dari Segi Perspektif Administrasi Publik) Nurlaila Stion; Lisda Van Gobel; Agus Pariono
Journal of Innovative and Creativity Vol. 5 No. 2 (2025)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v5i2.2562

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi faktor-faktor penghambat pelaksanaan program pendidikan kesetaraan di SPNF SKB Bintauna, Kabupaten Bolaang Mongondow Utara. Fokus penelitian mencakup tiga dimensi utama, yaitu Sumber Daya Manusia, Komunikasi, dan Dukungan Masyarakat. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan lokasi di SPNF SKB Bintauna, Kabupaten Bolaang Mongondow Utara. Data dikumpulkan melalui observasi langsung, wawancara mendalam dengan pelaksana program, serta dokumentasi operasional program. Teknik triangulasi digunakan untuk meningkatkan validitas data. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pada dimensi Sumber Daya Manusia, kendala utama adalah kurangnya anggaran yang menyebabkan beberapa tutor dirumahkan, sehingga mengakibatkan satu tutor mengajar dua mata pelajaran yang tidak sesuai dengan bidang keahliannya, berdampak pada kualitas pembelajaran. Di dimensi komunikasi, meskipun sosialisasi tatap muka berjalan lancar, kurangnya kesadaran pemerintah dan masyarakat mengurangi efektivitasnya, dengan rendahnya partisipasi masyarakat dan anak putus sekolah yang lebih memilih bekerja. Sementara itu, dukungan masyarakat terhadap program pendidikan kesetaraan di SPNF SKB Bintauna masih rendah, terlihat dari minimnya partisipasi dalam mendukung program tersebut. Penelitian ini menyarankan perlunya peningkatan anggaran, kesadaran, serta partisipasi masyarakat untuk memperbaiki pelaksanaan program pendidikan kesetaraan.
Evaluasi Pemungutan Pajak Bumi Dan Bangunan Dalam Meningkatkan Pendapatan Asli Daerah Di Kabupaten Boalemo Risman Hasan; Lisda Van Gobel; Yahya Antu
Journal of Innovative and Creativity Vol. 5 No. 2 (2025)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v5i2.3095

Abstract

Penelitian ini bertujuan mengevaluasi pelaksanaan pemungutan PBB di Kabupaten Boalemo dan kontribusinya terhadap PAD, dengan fokus pada tiga aspek: tenaga pemeriksa pajak, kepatuhan wajib pajak, serta pendataan basis data PBB Pendekatan dan metode yang digunakan adalah penelitian deskriptif dengan pendekatan kualitatif, melibatkan sembilan informan yang terdiri dari pejabat Badan Pengelola Keuangan dan Pendapatan Daerah (BPKPD) serta masyarakat wajib pajak. Data dikumpulkan melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi, kemudian dianalisis menggunakan model Miles & Huberman. Hasil penelitian menunjukkan bahwa keterbatasan jumlah dan kompetensi tenaga pemeriksa pajak, rendahnya tingkat kepatuhan wajib pajak, serta pendataan basis data yang belum mutakhir menjadi kendala utama dalam optimalisasi pemungutan PBB. Kesimpulannya Penelitian ini merekomendasikan peningkatan jumlah dan kapasitas tenaga pemeriksa, intensifikasi sosialisasi pajak, serta pembaruan sistem pendataan berbasis digital untuk meningkatkan efektivitas pemungutan PBB dan kontribusinya terhadap PAD Kabupaten Boalemo.
Co-Authors Abdullah, Nurlaelasari Abdullah, Syaifudin Abdulwais Mahmud Adam, Mohamad Putra Adelia Adelia Hasu Adi Wijayanto Agus Pariono Airmas, Suwandi Aisafira Nurul Fitra Husain Akili, Santi Al-Hadar, Sofyan Alamri, Moh. Rafli Alfiah Dunggio Alhadar, Sofyan Ali, Sukirman H Amir, Rahman Andi Taufan Hujudji, Ikram Ansar Sahabi Antu, Yahya Arfan Mojo Ari Kartiko, Ari Arman Aligi Azhar, Syamsul Bagou, Usan Bakari , Luthfia Bakari, Lutfia Bakari, Luthfia Bakona, Rahmawati Bidjuni, Abdul Mamat Botutihe, Nandra Audila D. Buange, Sri Pesriani Dali, Iskandar Djaba, Misbahudin Dunggio, Nelsin Dunggio, Titin Ellys Rachman Elnino Husain Mohi Ente, Rusni Fauzan Alfathy Feriska, Lisa Festiana Lasena Fitriah S. Akase Gintulangi, Sabriana Gintulangi, Sabriana Oktaviana Gobel, Rici Grace Oktovina Maskikit Guntur Arie Wibowo H.Rukiya Nggilu Haltin Bolota Hamdata, Fitry Hanafi, Andri Haris Hunta HARIYANTI Hasan, Kurniadi K Hasan, Kurniadi K. Hasan, Sofyaningsih Muhlis Hi. Ali, Sukirman Hi. Syarta, Ahmada Akmal Hunta, Haris I Kadek Satria Arsana I Kadek Satria Arsana Arsana Igirisa, Siti Choirunnisa Iin Laki Ikram Andi Taufan Hurudji Imam Mashudi, Imam Imran, Mohammad Indah, Nurmala Suci Indar Dwi Amelia Sidiki Irma Dumbela Isa Pakaya, Cindriyani Isnayati Laleno Jusrin Kadir Jusrin Kadir Kadir, Jusrin Kadir, Laksmyn Karmila Hasan Kasmat Rivai, Sutrisno Kasmudin H. Sabi Katili, Andi Yusuf Koton , Yosef P. Kurniadi K. Hasan Laila Yusuf Laksmyn Kadir Lindawaty Arbie Luma, Sutrisno Lutfia Bakari Luthfia Bakari Maemunah Maemunah Mapiasse, Zeliana Amirudin Masayu Anastasya H. Pikoli Masrifa Wengkeng Maya Lamusu Meity Tombinawa Minarti Dunggio Minggus Harun Misbahudin Djaba Moh. Abubakar Talalu Mohamad Putra Adam Mohamad Syukur Adam Mokodongan, Regi Muchlis Hullah Muhamad, Adelina Fiolita Nanda Saputra Nggilu , Rukiah Nggilu, Rukiah Nggilu, Rukiyah Non Endey Noni Pricilia Van Gobel Nur Fadila Bahmid Nur Izatul Jannah Hulopi Nuriyanti S Nani Nurlaila Stion Nurlailah Abdullah Nurman Utina Nur’ain Utina Nusi, Caayu Nusu, Fadlia Nusu, Olgha Olan Harun Olgha S Nusu Paneo, Indrawati Pano, Sahrin S. Pariono , Agus Pariono, Agus Pudul, Nursia Putri Haluti Putri labara, Dhea sabrina Rachman, Ayu Anastasya Rachman, Ellys Rachman, Fajerin Racman , Ellys rahim, muhtar Rahmad Dandi Tuadingo Rahman Amir Rahman, Suwartin Rahmat Ismail Datau Rahmawati Rahman Rambulangi, Stenly Manuel Ramis Kasim Ramli Mahmud Rasid Botuwa Rina Kohongia Risman Hasan Rivalya Malanua, Salsa Bila Rukiah Nggilu Rusli Mahadi Rusni Ente Rusni Ente Rusni Ente S. Nusu, Olga Sabriana Octaviana Gintulangi Sabriana Oktaviana Gintulangi Sabriana Oktaviana Gintulangi Sahi, Yayan Salma Hulinggi Samangka, Ikdar W. Sandi Nurman Saputra Sapii, Tresya Anggraini Saputra, Muh. Wahyu Sarwin ishak Sidiki, Sandrina Siti Chairunnisa Igirisa Sofyan Alhadar Sofyan Alhdar Sri Dewi Van Gobel Stevani Priatno, Ilvana Sulfa Muda Suma, Rahmawati Sumanti Maku Supri Talalu, Moh Abubakar Talalu, Moh. Abubakar Tambingon, Adiel Islamyathi Nathanya Krystan Tangguda, Kharisma Tety Adam Tety Thalib Tety Thalib Thalib, Tety Toi, Adrian Tri Kurniasih Tri Utami Khairunissa Palahuwata Udin Hamim Umar, Herlina Usman Kaharu Usman, Sudianto Usman, Wiranti Venny Lanti Wahyuningsih Atid Yahya Antu Yahya Antu Yanti Mustafa Yosep P. Koton Yuliana Hasan Yusril Ihza Disastra Zulkifli Vebriadi Saleh