p-Index From 2021 - 2026
10.167
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Journal of Indonesian Tourism and Development Studies Jurnal Master Pariwisata (JUMPA) Jurnal Hubungan Internasional JURNAL SOSIAL HUMANIORA (JSH) JUSS (Jurnal Sosial Soedirman) Khasanah Ilmu - Jurnal Pariwisata Dan Budaya Jurnal Bina Praja Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat NUSANTARA : Jurnal Ilmu Pengetahuan Sosial WIDYABHAKTI Jurnal Ilmiah Populer Jurnal Kebijakan Sosial Ekonomi Kelautan dan Perikanan Jurnal Inovasi Ilmu Sosial dan Politik Tourism Scientific Journal Jurnal Pemberdayaan Masyarakat Jurnal Abdi Insani Bakti Cendana: Jurnal Pengabdian Masyarakat Journal of Community Service and Empowerment Prosiding Conference on Research and Community Services Nusantara Science and Technology Proceedings Global and Policy Journal of International Relations Jurnal Bisnis Indonesia Jurnal Pewarta Indonesia Sawala : Jurnal pengabdian Masyarakat Pembangunan Sosial, Desa dan Masyarakat Tulisan Ilmiah Pariwisata (TULIP) Jurnal Kajian Pariwisata KARYA: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Jurnal Pengabdian Multidisiplin Indonesian Community Journal Global Focus Sewagati: Jurnal Pengabdian Masyarakat Indonesia INCOME: Indonesian Journal of Community Service and Engagement Jurnal Adijaya Multidisiplin Jurnal Informasi Pengabdian Masyarakat Masip: Jurnal Manajemen Administrasi Bisnis dan Publik Terapan JATIMAS : Jurnal Pertanian dan Pengabdian Masyarakat Journal of Community Service (JCOS) JOSAR (Journal of Students Academic Research) Jurnal Ilmiah Hubungan Internasional Fajar Barista : Jurnal Kajian Bahasa dan Pariwisata Karunia: Jurnal Hasil Pengabdian Masyarakat Indonesia RESLAJ: Religion Education Social Laa Roiba Journal SIYAR (Social Issues by Academic Researhers) Journal Pesona Pariwisata Inspirasi: Jurnal Pengabdian Masyarakat Kreativasi: Journal of Community Empowerment
Claim Missing Document
Check
Articles

Permasalahan Kultural dan Pentingnya Kontekstualisasi dalam Penerapan Teknologi dalam Pengembangan Pariwisata Kampung Adat Segunung Nuryananda, Praja Firdaus; Al Fitriani, Alisya Qathrunnada
Khasanah Ilmu - Jurnal Pariwisata Dan Budaya Vol 14, No 2 (2023): Jurnal Khasanah Ilmu - September 2023
Publisher : Universitas Bina Sarana Informatika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31294/khi.v14i2.15931

Abstract

Abstrak Kampung Adat Segunung merupakan destinasi wisata di Jawa Timur yang telah mencoba menerapkan teknologi digital untuk mengembangkan desa wisata mereka. Teknologi digital yang diterapkan adalah online ticketing melalui laman website loket.com. Namun ternyata penerapan teknologi digital di Kampung Adat Segunung tidak sesuai dengan premis popular bahwa digitalisasi akan membawa dampak positif pada perkembangan desa wisata. Peneliti menemukan setidaknya ada tiga permasalahan yang membuat penerapan teknologi digital di Kampung Adat Segunung terhambat, yakni 1) adanya pengenaan tarif tambahan yang memberatkan para pengelola destinasi wisata, 2) inkapabilitas dari pengelola destinasi dan pihak ketiga penyedia teknologi untuk berkomunikasi dan berkoordinasi dengan baik, dan 3) adanya penurunan semangat dan partisipasi dari para pemuda sebagai masyarakat lokal di daerah Segunung. Dengan menggunakan metode participatory rural appraisal dan asset-based community development, penelitian ini melibatkan partisipasi aktif dari pengelola Kampung Adat Segunung. Penelitian yang dilaksanakan merupakan jenis penelitian deskriptif kualitatif, dengan teknik pengumpulan data wawancara mendalam (in-depth interview) dan observasi partisipatoris. Penelitian ini berfokus pada dua konsep kajian, yakni desa wisata dan teknologi digital. Sedangkan salah satu temuan penelitian adalah perlunya kontekstualisasi terhadap kondisi masyarakat lokal dalam penerapan teknologi digital ke desa wisata. Dengan adanya kontekstualisasi, diharapkan teknologi digital yang diterapkan dapat diadopsi dan diadaptasi dengan baik oleh masyarakat lokal dengan menyesuaikan kapasitas dan kababilitas mereka.Kata Kunci : destinasi wisata, teknologi digital, Kampung Adat Segunung, online ticketing AbstractKampung Adat Segunung is a tourist destination in East Java that has tried to apply digital technology to develop their tourist village. The digital technology applied is online ticketing via the loket.com website. However, it turns out that the application of digital technology in Segunung Traditional Village is not in accordance with the popular premise that digitization will have a positive impact on the development of tourist villages. Researchers found that there were at least three problems that hindered the implementation of digital technology in the Segunung Traditional Village, namely 1) the imposition of additional tariffs that were burdensome to tourist destination managers, 2) the incapability of destination managers and third-party technology providers to communicate and coordinate properly, and 3) there is a decrease in enthusiasm and participation from youth as local people in the Segunung area. By using the participatory rural appraisal and asset-based community development methods, this research involved the active participation of the management of the Segunung Traditional Village. The research carried out was a type of qualitative descriptive research, with in-depth interview data collection techniques and participatory observation. This research focuses on two study concepts, namely tourism villages and digital technology. Meanwhile, one of the research findings is the need for contextualization of the conditions of local communities in the application of digital technology to tourist villages. With contextualization, it is hoped that the digital technology that is applied can be properly adopted and adapted by local communities by adjusting their capacities and capabilities.Keywords:  tourist destination, digital technology, Kampung Adat Segunung, online ticketing
PARIWISATA KEBANGSAAN: TOLERANSI DAN PLURALISME DI DESA WONOREJO, KABUPATEN SITUBONDO HIDAYAT, RUSDI; RASDIYAH, RESA; PRABOWO, BUDI; NURYANANDA, PRAJA FIRDAUS; ALAWI, A. MUAMMAR
PETA - Jurnal Pesona Pariwisata Vol. 1 No. 1 (2022): Pesona Pariwisata
Publisher : Program Studi Pariwisata, UPN Veteran Jawa Timur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33005/peta.v1i1.6

Abstract

Terletak sangat dekat dengan Taman Nasional Baluran dan pantai timur Jawa Timur, desa Wonorejo merupakan daerah yang sangat potensial untuk pariwisata. Desa ini diberi label sebagai “desa kebangsaan”. Label tidak muncul begitu saja. Wonorejo memiliki masyarakat yang sangat pluralistik. Di sana tinggal tiga agama, yaitu Islam, Kristen, dan Hindu. Karena seolah-olah mencerminkan “Bhinneka Tunggal Ika” Indonesia, mereka hidup di sana dengan rukun dan tingkat toleransi yang sangat tinggi. Wonorejo dengan demikian menjadi tujuan wisata reguler, terutama bagi orang-orang yang mencintai alam. Tapi, desa ini bukannya tanpa masalah. Salah satu kendala yang kami temukan adalah dalam pengelolaan pariwisata mereka. Menggunakan observasi partisipatif dan wawancara mendalam, penelitian kami menemukan celah di desa yang indah ini. Masalah mereka terdiri dari kurangnya manajemen kolektif, pembangunan yang tidak merata, dan krisis kepemimpinan. Dengan menggunakan pendekatan ABCD (pengembangan masyarakat berbasis aset), penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi dan memberikan alternatif solusi atas permasalahan yang mereka hadapi. Menjadi destinasi wisata yang sepenuhnya menghibur alam dengan pluralisme dan toleransi dalam masyarakat akan menjadi tujuan yang sangat mulia untuk dicapai penelitian ini. Kata kunci: kebangsaan, pariwisata, pluralisme, toleransi, desa
ADAPTASI TEKNOLOGI DAN PERMASALAHAN KAPASITAS SUMBER DAYA MANUSIA DI WISATA KAMPUNG ADAT SEGUNUNG Prasandi, Djenggala; Nuryananda, Praja Firdaus
Tulisan Ilmiah Pariwisata (TULIP) Vol 7, No 1: Juni 2024
Publisher : Program Studi S1 Pariwisata, Universitas Muhammadiyah Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31314/tulip.7.1.1-11.2024

Abstract

This article is the result of a study, desk and field research, which was carried out by a team of researchers at the tourist destination of the Kampung Adat Segunung, Carangwulung Village, Jombang, Indonesia. Kampung Adat Segunung has adapted digital technology to encourage their tourism, such as creating a website page, creating Instagram social media, and utilizing the loket.com application as an online ticketing system. However, the adaptations that were made did not automatically encourage tourism in Segunung to become more advanced. Kampung Adat Segunung is now burdened with their dependence on third parties as parties who provide ICT instrument management services for Kampung Adat Segunung. By using a descriptive-qualitative method, the research conducted found that the premise of digital technology adaptation can help the advancement of tourist destinations seems to have to be revised slightly. Adaptation of digital technology must meet the contextual requirements of the location where tourism is located so that it can run more effectively and succeed in driving progress. Kampung Adat Segunung has difficulty identifying this, even though the existing human resources are still not qualified to adapt digital technology. Data collection was carried out by means of library research, participatory observation, and in-depth interviews with the tourism managers of the Kampung Adat Segunung.
The Role of Institutional Collaboration Between Actors in Protecting the Economic Security of Indonesian Migrant Workers With Financial Literacy Utami, Wulan Anggit; Rikza, Ayu; Anggresta, Pujana; Nuryananda, Praja Firdaus
Jurnal Bina Praja Vol 14 No 2 (2022)
Publisher : Research and Development Agency Ministry of Home Affairs

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21787/jbp.14.2022.373-383

Abstract

This study focuses on the collaboration between the Ministry of Education, Culture, Research and Technology of the Government of Indonesia, the Bhakti Jaya Indonesia Foundation, and the Universitas Pembangunan Nasional "Veteran" Jawa Timur to improve the economic protection of Indonesian migrant workers in Taiwan. The three actors are representatives of state actors and non-state actors. The financial condition of Indonesian migrant workers is often in the spotlight with their inability to get out of the debt trap and consumptive financial management. Moreover, this condition finally seemed to throw away all the hard work of PMI while working abroad. Based on this fact, an institutional collaboration between state and non-state actors has initiated a financial literacy program for Indonesian migrant workers, which is indeed the implementation of the normative law of economic protection in accordance with the mandate of state law. This research was conducted using a qualitative descriptive approach which aims to describe the phenomena raised by the researchers through contextual studies. Researchers also use a literature review instrument to complement the research approach. Meanwhile, researchers used qualitative data analysis that took primary and secondary data for data analysis. This study highlights how the gaps in Indonesian migrant workers' inability to manage their finances can be addressed with good collaboration between state and non-state actors. It is hoped that from this research, there will be many similar programs to improve Indonesian migrant workers' welfare, especially in Taiwan.
IMPLEMENTASI PERAN STAKEHOLDER PENTAHELIX PADA LUMBUNG STROBERI, BATU MELALUI CORPORATE SOCIAL RESPONSIBILITY DALAM MENGEMBANGKAN PARIWISATA BERBASIS MASYARAKAT Kartika Ramadhani, Savira; Firdaus, Praja
Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 7, No 6 (2024): MARTABE : JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jpm.v7i6.2118-2127

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menjabarkan implementasi peran dari pemangku kepentingan wisata model pentahelix pada daya tarik wisata Lumbung Stroberi, Kota Wisata Batu melalui Corporate Social Responsibility (CSR). Dalam penelitian yang telah dilakukan menggunakan metode kualitatif. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah kegiatan observasi, tinjauan literatur, fokus diskusi grup, serta wawancara mendalam dengan informan kunci antara lain Direktur Bumdes Raharjo, GEMPAR (Gerakan Pemuda Karang Taruna),  Komunitas Tani GAPOKTAN, dan pekerja di Lumbung Stroberi. Tujuan penelitian ini untuk mendapati seberapa besar pengaruh dari adanya pemangku kepentingan wisata dengan menggunakan model pentahelix melalui program CSR untuk pengembangan wisata di Lumbung Stroberi serta pemberdayaan masyarakat sekitar daya tarik wisata. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa para pemangku kepentingan telah bekerja sama dengan baik sehingga menghasilkan dampak yang positif terhadap pengembangan wisata di Lumbung Stroberi. Dampak positif tersebut berupa pertumbuhan ekonomi lokal, semakin berkembangnya hubungan antar pemangku kepentingan (stakeholder) wisata dengan berbagai pihak terkait, kelembagaan lokal, bertambahnya petani stroberi yang memiliki keinginan berkolaborasi sebagai bagian dari mitra BUMDes Raharjo dengan tujuan untuk mengembangkan Daya Tarik Wisata Lumbung Stroberi, serta peluncuran paket wisata baru di Lumbung Stroberi.
IMPLEMENTASI KONSEP TRIPLE BOTTOM LINE (TBL) DALAM PENGEMBANGAN LUMBUNG STROBERI UNTUK PARIWISATA YANG BERKELANJUTAN Jauharie, Mochamad; Firdaus, Praja
Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 7, No 6 (2024): MARTABE : JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jpm.v7i6.2083-2089

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi implementasi konsep Triple Bottom Line di Lumbung Stroberi Kota Wisata Batu. Menggunakan metode penelitian kualitatif, data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi dengan pihak terkait di Lumbung Stroberi Batu. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan konsep Triple Bottom Line di Lumbung Stroberi berjalan dengan baik dan sejalan dengan pandangan John Elkington, yang menekankan bahwa pengelola wisata harus memperhatikan aspek finansial (profit), berkontribusi pada kesejahteraan masyarakat (people), dan menjaga kelestarian lingkungan (planet).
ANALISIS PARTISIPASI PETANI DALAM KEGIATAN PARIWISATA DI LUMBUNG STROBERI, KOTA BATU Anindyah, Sukma; Firdaus N, Praja
Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 7, No 6 (2024): MARTABE : JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jpm.v7i6.2090-2099

Abstract

Agrowisata telah berkembang sebagai strategi untuk meningkatkan pendapatan petani dan pengembangan ekonomi lokal. Lumbung Stroberi di Dusun Pandan, Desa Wisata Pandanrejo, Kota Batu, adalah contoh nyata dari implementasi agrowisata. Penelitian ini mengeksplorasi partisipasi petani dalam pengelolaan dan pemanfaatan agrowisata di Lumbung Stroberi, serta dampaknya terhadap pendapatan dan kesejahteraan mereka. Melalui pendekatan kualitatif, data dikumpulkan dari wawancara mendalam dengan petani, observasi lapangan, dan literatur sekunder. Hasil penelitian menunjukkan bahwa petani terlibat secara aktif dalam pengelolaan kebun stroberi, menggunakan metode modern seperti sistem polybag untuk meningkatkan produktivitas. Partisipasi petani mencakup manipulasi lahan, penyebaran informasi, dan pembentukan kesepakatan dengan pihak manajemen, meskipun keterlibatan dalam pengambilan keputusan masih terbatas. Partisipasi ini tidak hanya meningkatkan pendapatan melalui penjualan langsung dan aktivitas ekonomi lokal, tetapi juga memperkuat hubungan antara pertanian dan pariwisata. Namun, tantangan seperti ketersediaan stok stroberi yang tidak konsisten perlu diatasi melalui evaluasi dan peningkatan sistem pertanian. Penelitian ini menekankan pentingnya keterlibatan petani dalam pengambilan keputusan strategis untuk meningkatkan efektivitas dan keberlanjutan agrowisata. Dengan demikian, agrowisata di Lumbung Stroberi dapat lebih berkontribusi terhadap kesejahteraan petani dan pembangunan ekonomi lokal yang berkelanjutan. Penelitian ini memberikan wawasan mendalam tentang potensi agrowisata sebagai alat pemberdayaan petani dan menyajikan rekomendasi untuk meningkatkan keterlibatan petani serta mengidentifikasi peluang dan tantangan dalam pengelolaan agrowisata.
PELATIHAN MANAJEMEN RANTAI PASOK PUPUK ORGANIK BAGI KELOMPOK TANI DEWI SRI DESA JAJAR GUMREGAH lestari, Wahyu Dwi; Maulana, Hendra; Nuryananda, Praja Firdaus; Lestari, Mufida Diah
Jurnal Abdi Insani Vol 11 No 3 (2024): Jurnal Abdi Insani
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/abdiinsani.v11i3.1782

Abstract

Good organic fertilizer supply chain management is essential to support the sustainability of agriculture in Indonesia, especially in rural areas. The Dewi Sri farmer group in Jajar Gumregah Village faces challenges in the distribution and stock management of organic fertilizer, which often impacts the productivity and quality of agricultural products. Improved knowledge and skills in supply chain management need to be trained, so that the distribution of organic fertilizer becomes more efficient, timely, and quality. The Organic Fertilizer Supply Chain Management Training for Dewi Sri Farmer Group in Jajar Gumregah Village aims to increase the capacity and efficiency of farmer groups in managing organic fertilizer production and distribution. Service activities involve several stages, starting from needs identification, program planning, training implementation, to evaluation and mentoring. Participants are given modules or practical guides as well as case studies to understand effective and efficient management of organic fertilizer distribution according to the needs of farmer groups. The results of the activities show that the implementation of effective supply chain management can increase the quality and quantity of organic fertilizer production, reduce operational costs, and improve the distribution system. Farmer group members gain new knowledge and skills in managing the supply chain more efficiently, which in turn supports increased agricultural productivity and economic welfare of the farming community. This service also contributes to the achievement of the Sustainable Development Goals (SDGs), particularly in ending hunger (SDG 2), promoting decent work and economic growth (SDG 8), and ensuring sustainable consumption and production patterns (SDG 12). This service underscores the importance of continuous training and technology application in agricultural supply chain management.
Pengaruh Kepemimpinan dan Manajemen Kelembagaan Pada Sektor Pariwisata: Studi Desa Gubugklakah, Malang Wahyuni; Mawardi, Alfiandi Imam; Alawi, A. Muammar; Nuryananda, Praja Firdaus
Jurnal Ilmiah Ilmu Pariwisata Vol 6 No 1 (2024): Jurnal Kajian Pariwisata
Publisher : LPPM STP ARS Internasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51977/jiip.v6i1.1370

Abstract

Artikel ini merupakan rangkuman dari penelitian lapangan yang dilakukan di Desa Gubugklakah, Kab. Malang, untuk mengkaji pengelolaan pariwisata melalui lembaga desa. BUMDes Amanah merupakan lembaga desa yang bergerak di bidang usaha masyarakat dan idealnya menjadi penggerak bisnis sektor pariwisata di Gubugklakah. Namun, karena ada ketimpangan kapasitas sumber daya manusia, terutama untuk aspek kepemimpinan, kepercayaan dan legitimasi masyarakat akhirnya justru diserahkan kepada Ladesta Gubugklakah yang berdiri dan tumbuh dari aspirasi dan partisipasi masyarakat lokal pula. Dengan teknik menggunakan pengumpulan data wawancara, observasi, dan studi literatur, dan metode analisis data kualitatif, tim peneliti menemukan bahwa selain aset alam, Desa Gubugklakah memiliki aset manusia yang unggul dan perlu diberikan manajemen kelembagaan yang baik. Sehingga adanya ketimpangan kapasitas sumber daya manusia akan bisa diatasi oleh manajemen kelembagaan desa yang baik.
Better Living Through Tourism’s Improvement and Homestay: A Study Case of Tegaren Adnyana, Made Bambang; Mijiarto, Joko; Nuryananda, Praja Firdaus; Setiyowati, Arin
Journal of Indonesian Tourism and Development Studies Vol. 11 No. 3 (2023)
Publisher : Graduate School, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/ub.jitode.2023.011.03.04

Abstract

This article is the result of field research conducted in Tegaren, a tourism village in Trenggalek, East Java, Indonesia. Tegaren has become a tourism village that consistently ranks among the top 500 in the Anugerah Desa Wisata Indonesia in 2022 and 2023. This study examines how tourism growth in Tegaren impacts the quality of life through homestays and small enterprises. As one of the outstanding tourism villages in Trenggalek, Tegaren has interesting tourism developments to study. By using interviews, observation, and literature studies, the authors collected data from several village representatives. The collected data is then interpreted using qualitative analysis methods. The results obtained were then verified using the Tourism Area Life Cycle (TALC) concept and the Better Life Index for measuring quality of life. Authors also use an asset-based community development (ABCD) approach to get qualitative data as accurately as possible. This article also presents the results of research by the authors, revealing that Tegaren people are directly affected by the growing tourism business in the village. These community components include besek farmers and homestay business owners or lodging accommodations in Tegaren. This study demonstrates how local ecotourism can improve the quality of life for residents. However, there is still much that needs to be improved in this study, which is expected to be carried out in further research.
Co-Authors ., Trisfani A. Muammar Alawi A. Muammar Alawi Abdul Rezha Efrat Najaf Adnyana, Made Bambang Afghani, Kevin Al Agustina, Zalfa Nurrahmah Ajinegoro, Brian Tyan Mukti Al Fitriani, Alisya Qathrunnada Alawi, A. Muammar Alfattama, Lona Chinsia Alfiandi Imam Mawardi Aliyah Shafa Nurharyana Alla, Muhammad Anbiya Fath Amanda Nazhira Firdaus Amelia Hilda Risky Jenny Eden Amin, Mochamad Sahlan Andre Yusuf T. Putra Andre Yusuf Trisna Putra Anggresta, Pujana Anindyah, Sukma Ardiansyah, Muhammad Irfanny Arif Wicaksono Arin Setiyowati Atabuy Frit Elisa Yonce Athaya Aza Nabil Hibrizi Ayu Rikza Bagus Ariz Faishal Berlianty, Evanie Zahra Bilqis, Thufailah Nafiisah Budi Prabowo Budi Prabowo Budi Prabowo Budi Prabowo Budi Prabowo Budiwitjaksono, Gideon Setyo Dava Praya Syafa Kurniawan Devinta Permata A Didiek Tranggono Didiek Tranggono Djenggala Prasandi Dwi Ari Suryaningrum, Dwi Ari Dwi Wahyuni, Nurul Dwi Wahyuningtyas Eka Elsha Septiyana Elfrida Laras Candrakusuma Eliada Samuel Pasaribu Erna Daniati Evi Triandini Evi Triandini Fadilla Ryandini Femy Atha Fredella Firdaus Nuryananda Garsione Agni Andrea Gege, Rendy Hamdan, Arva Rizqullah Handayani, Ruci Hapsari, Renitha Hapsari, Renitha Dwi Haq, Jelita Arinal Herlina Sukmawati Herlina Suksmawati Herlina Suksmawati Herlina Suksmawati Herlina Suksmawati Herlina Suksmawati Herlinda Suksmawati Hidayat, Rusdi Hidayat, Rusdi Hilman Hasibur Rohman Hindah Muchtamilatur Rochmah Idhoh Fitriana, Nisa Hafi Imam Taufik Jauharie, Mochamad Jelita Arinal Haq Jojok Diwridhotjahjono Jojok Dwiridhotjahjono Jojok Dwiridhotjahjono Jojok Dwiridotjahjono Jojok Dwiridotjahjono Joko Mijiarto Joko Mijiarto, Joko Kartika Ramadhani, Savira Kemuning Radhita Cahyani Kusuma, Ade Kusuma, Ade Leily Suci Rahmatin Lestari, Mufida Diah Made Bambang Adnyana Mahayasa, Dias Pabyantara Swandita Masayu, Revina Dwi Maulana, Hendra Mawardi, Alfiandi Imam Megahnanda Alidyan Muammar Alawi Mubah, Ahmad Safril Muhammad Dedy Yanuar Mustika, Yesi Rahma Netta Aprillia Andaresta Putri Noor Rizkiyah Pandana, Zacky Alifirano Prabowo, Budi - Prasandi, Djenggala Prasetyo, Erlangga Wahyu Prihandono Wibowo Prima, Rama Putra Primawardana Probo Darono Yakti Pujana Anggresta Purwadi MP. Ir Putra, Chrystia Aji Rahmatin, Leily Suci Raihan Nur Rafi RASDIYAH, RESA Rasyidah, Resa Renitha Hapsari Rikza, Ayu Risqi Firdaus Setiawan Riva Dika Adhilni Rizki, Agung Mustika Rosita, Putri Aulia Roziana Febrianita Rudiany, Novita Putri Rusdi Hidayat Nugroho Rusmiati, Siti Binik S, Dedik Fitra Septiandini Saskia Putri, Setiawan, Tho’at Setiyowati, Arin Sugiarto, Sugiarto Sukmawati, Herlina Suksmawati, Herlina Suksmawati, Herlina - Sulistyo, Nanda Tho’at Setiawan Thufailah Nafiisah Bilqis Tiska Khoirotun Nisa Tita Ayu Rospricilia Tjahjono, Jojok Dwirido Tri Lathif Mardi Suryanto Trirahardjo, Muhammad Rizqy Trisna P, Andre Yusuf Trisna, Andre Yusuf Utami, Wulan Anggit W.K. Faizin Ahzani Wahyu Dwi Lestari WAHYUNI Wahyuni Wahyuni Wahyuni Wibowo, Nur Cahyo Wulan Anggit Utami Wulan Anggit Utami Zainal Abidin Achmad Zalfa Nurrahmah Agustina Zein, Isynariyah