Claim Missing Document
Check
Articles

Found 28 Documents
Search

Enhancing Students' Self-Regulated Learning through Differentiated Instruction Based on Prior Knowledge Hasanuddin, Muhammad Idris; Zuhdiah, Zuhdiah; Badaruddin, Sukri; Setiawan, Aan; Kalsum, Ummi
EDUKASIA Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Vol. 5 No. 2 (2024): Edukasia: Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran
Publisher : LP. Ma'arif Janggan Magetan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62775/edukasia.v5i2.1371

Abstract

Differentiated instruction, which tailors learning experiences based on students’ readiness, interests, and prior knowledge, has been identified as an effective approach to fostering self-regulated learning. This study aims to analyze the impact of differentiated instruction based on prior knowledge on students' self-regulated learning, focusing on its benefits, challenges, and potential solutions for effective implementation. A systematic literature review was conducted using major academic databases, applying PRISMA guidelines for article selection. Thematic analysis was employed to identify key themes related to prior knowledge, differentiated instruction, and self-regulated learning. The findings indicate that differentiated instruction based on prior knowledge positively contributes to the development of students' self-regulated learning, metacognitive skills, self-efficacy, and intrinsic motivation. However, challenges such as limited teacher training, time constraints, and lack of institutional support hinder its implementation. Various strategies, including professional learning communities (PLCs), dynamic assessment, and adaptive technology, have been proposed to address these issues. The study concludes that strengthening teacher training programs, fostering collaboration among educators, and leveraging technology are essential to optimizing the implementation of differentiated instruction based on prior knowledge. Future research should explore its application across different educational levels and subject areas to enhance its effectiveness in diverse learning contexts.
PELATIHAN DAN PENDAMPINGAN PENYUSUNAN KURIKULUM OPERASIONAL MADRASAH BERBASIS IMPLEMENTASI KURIKULUM MERDEKA Idris, Muhammad; Badaruddin, Sukri; Syamsinar; Setiawan, Aan; Zuhdiah; Fachrul Islam, Rukmana; Winarsi, Suci; Bahira; Warkiah
MALAQBIQ Vol. 3 No. 2 (2024): Malaqbiq: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Sekolah Tinggi Agama Islam Negeri Majene

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) ini adalah untuk memberikan pelatihan, mendampingi serta menfasilitasi seluruh unsur di MTs Negeri 1 Majene mencakup Kepala Sekolah, Guru, Tenaga Kependidikan untuk mampu menyusun Kurikulum Operasional Madrasah (KOM) berbasis Implementasi Kurikulum Merdeka (IKM). Kegiatan pelatihan dan pendampingan ini dilakukan secara luring yang dilaksanakan di MTs Negeri 1 Majene yang dihadiri 43 peserta mencakup Kepala Madrasah, Wakil Kepala Madrasah, Guru dan Tenaga Kependidikan. Metode yang dilakukan dalam kegiatan ini yaitu metode andragogi dimana metode ini berfokus pada orang dewasa sebagai peserta didiknya yang memiliki pengalaman hidup, pengetahuan, dan pemahaman yang lebih matang daripada anak-anak. Metode ini didasarkan pada prinsip bahwa peserta didik dewasa lebih mandiri, memiliki motivasi internal, dan ingin terlibat dalam proses pembelajaran. Pendampingan ini dilaksanakan oleh Dosen Jurusan Tarbiyah dan Keguruan yang terdiri dari 6(Enam) dosen dan dibantu oleh 3 (tiga) Mahasiswa Prodi Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah. Kegiatan ini telah berlangsung selama 4 hari di mulai pada tanggal 17 sd 21 Juli 2024. Selama proses pendampingan serta fasilitasi penyusunan KOM IKM, para peserta kegiatan sangat antusias, itu dapat terlihat dari suasana pendampingan di dalam kelas sangat interaktif melalui diskusi dan umpan balik, para peserta juga mampu berkolaborasi menyusun KOM IKM dengan baik sesuai langkah-langkah yang disampaikan oleh narasumber. Hasil dari pendampingan ini bahwa para peserta mampu menyusun KOM IKM yang diharapkan seperti dapat menggali potensi lokal, mengidentifikasi kebutuhan siswa, mengikuti Standar Isi Pendidikan yang telah ditetapkan oleh pemerintah untuk memastikan bahwa kurikulum yang disusun tetap mencapai standar kualitas yang diharapkan
Cara Menangani Siswa SD/MI Yang Memiliki Kemampuan Pengetahuan Yang Bervariasi Nurfajria; Nurmaida; Badaruddin, Sukri
Passikola: Jurnal Pendidikan Dasar & Madrasah Ibtidaiyah Vol. 1 No. 1 (2024): Mei, Passikola: Jurnal Pendidikan Dasar & Madrasah Ibtidaiyah
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah, Jurusan Tarbiyah dan Keguruan, Sekolah Tinggi Agama Islam Negeri Majene

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46870/passikola.v1i1.1197

Abstract

Tujuan penelitian ini yaitu untuk mengidentifikasi dan menganalisis berbagai cara yang dapat digunakan untuk menangani siswa SD/MI yang memiliki kemampuan pengetahuan yang bervariasi. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah literature review atau kajian Pustaka. Pendekatan ini dipilih karena memungkinkan peneliti untuk mengumpulkan dan menganalisis hasil-hasil penelitian yang sudah ada sebelumnya, yang dapat memberikan wawasan yang lebih mendalam dan komprehensif terkait cara-cara efektif dalam menangani siswa dengan kemampuan pengetahuan yang bervariasi. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa untuk mengatasi keberagaman kemampuan siswa SD/MI, diperlukan pendekatan pembelajaran yang fleksibel dan terpersonalisasi, seperti strategi diferensiasi, penggunaan teknologi, dan pembelajaran berbasis kelompok. Peran guru sebagai fasilitator sangat penting dalam merancang strategi yang dapat memenuhi kebutuhan individu siswa. Selain itu, keterlibatan orang tua dalam mendukung pembelajaran di rumah juga berkontribusi signifikan terhadap perkembangan akademik dan emosional siswa. Dengan pendekatan yang inklusif, dukungan yang berkelanjutan dari guru dan orang tua, serta evaluasi yang tepat, siswa dapat mencapai potensi terbaik mereka, menciptakan pengalaman belajar yang efektif, menyenangkan, dan tidak memberatkan.
Efektivitas Metode Role Playing Untuk Meningkatkan Minat Belajar Siswa Pada Pelajaran Sejarah Kebudayaan Islam Harma; Badaruddin, Sukri
Passikola: Jurnal Pendidikan Dasar & Madrasah Ibtidaiyah Vol. 1 No. 2 (2024): November, Passikola: Jurnal Pendidikan Dasar & Madrasah Ibtidaiyah
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah, Jurusan Tarbiyah dan Keguruan, Sekolah Tinggi Agama Islam Negeri Majene

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46870/passikola.v1i2.1253

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan efektivitas penerapan role playing dalam meningkatkan minat belajar peserta didik sehingga dapat mempermudah pemahaman tentang peristiwa-peristiwa dan tokoh penting dalam sejarah kebudayaan Islam di Kelas IV MI Guppi Binanga. Menggunakan desain eksperimen Pre-test dan Post-test One Group Design, penelitian ini melibatkan 15 siswa kelas V sebagai sampel yang dipilih secara sampel jenuh, mengingat jumlah siswa yang kurang dari 30. Data dikumpulkan melalui angket berbasis skala Likert untuk mengukur perubahan minat belajar siswa sebelum dan setelah penerapan metode role playing, serta dokumentasi yang mendukung observasi minat belajar dalam pembelajaran sejarah kebudayaan Islam. Pendekatan kuantitatif eksperimen digunakan untuk menganalisis data numerik secara statistik, dengan teknik analisis deskriptif dan inferensial untuk menentukan pengaruh metode role playing terhadap minat belajar siswa. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa penerapan metode role playing secara signifikan meningkatkan minat belajar siswa dalam mata pelajaran sejarah kebudayaan Islam. Sebelum penerapan metode ini, mayoritas siswa menunjukkan minat belajar yang rendah, namun setelah metode role playing diterapkan, 60% siswa menunjukkan peningkatan minat yang sangat tinggi. Metode ini berhasil menciptakan suasana pembelajaran yang lebih menyenangkan dan interaktif, meningkatkan partisipasi siswa, mengurangi rasa bosan, serta memperkuat pemahaman mereka terhadap materi. Uji validitas dan reliabilitas instrumen penelitian serta uji t menunjukkan bahwa penerapan metode role playing efektif dalam meningkatkan minat belajar.
Character Building As An Academic Foundation Towards An Excellent Islamic Senior High School Setiawan, Aan; Badaruddin, Sukri; Hasanuddin, Muhammad Idris; Arsalan, Muammar Zuhdi; Al-Muthmainnah, Al-Muthmainnah
Scaffolding: Jurnal Pendidikan Islam dan Multikulturalisme Vol. 6 No. 3 (2024): Geographical Coverage: Indonesia
Publisher : Institut Agama Islam Sunan Giri (INSURI) Ponorogo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37680/scaffolding.v6i3.8217

Abstract

This study aims to analyze character building among students through intracurricular activities at Madrasah Aliyah Darud Da’wah Wal Irsyad (MA DDI) Baruga. The research focuses on the role of teachers in classroom learning, the teaching methods applied, and the strategies used to internalize character values within intracurricular activities. This research employs a qualitative approach, in which the researcher directly visited the field to conduct observations, interviews, and document analysis. The primary data sources are the principal and teachers who are directly involved in implementing intracurricular activities. Data were analyzed using the NVIVO application through several stages, namely open coding, axial coding, and visualization. The findings indicate that character building in intracurricular activities is manifested primarily in biology and mathematics classes through project-based learning models. The character values internalized include integrity, independence, cooperation, and religiosity. The process of internalization is not carried out rigidly or dogmatically but through dialogic learning that stimulates students’ moral and spiritual awareness. This approach aligns with the moral knowing dimension of Lickona’s character education theory, emphasizing cognitive understanding accompanied by reflection on values. It also resonates with the Mandar cultural value of malaqbiq, which upholds manners and honor as a noble social identity. Thus, the learning process at MA DDI Baruga serves not only as a medium for knowledge transfer but also as an effort to shape students’ character rooted in Islamic teachings, modern educational theory, and local wisdom.
Bridging Expectations and Outcomes: A Discrepancy Model Evaluation of Learning Effectiveness in an Islamic Higher Education Context Usri Usri; Andi Muhammad Ikbal Salam; Muhammad Idris Hasanuddin; Sukri Badaruddin
AL-ISHLAH: Jurnal Pendidikan Vol 17, No 2 (2025): JUNE 2025
Publisher : STAI Hubbulwathan Duri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35445/alishlah.v17i2.7544

Abstract

This study evaluates the effectiveness of the learning process from the perspective of students in the Islamic Religious Education (PAI) Study Program at STAIN Majene, addressing gaps between expectations and actual educational outcomes. A mixed-methods design was used, integrating quantitative data from structured questionnaires and qualitative insights from in-depth interviews. The Discrepancy Evaluation Model guided the analysis to identify inconsistencies between intended and experienced learning processes. Findings reveal significant disparities in four key areas: the relevance of course material, availability of learning resources, instructional methods, and quality of feedback. Students reported that course content often lacks practical application, resources are insufficient or outdated, teaching methods are predominantly traditional, and feedback lacks personalization. To bridge these gaps, the study recommends aligning the curriculum with industry and societal needs, enhancing digital learning resources, training lecturers in interactive and student-centered pedagogies, and providing more individualized feedback. Importantly, involving students in ongoing program evaluations is emphasized as a critical step toward responsive and effective educational reform. Continuous, collaborative improvements are essential to strengthen learning outcomes and graduate competencies. These findings not only inform internal program development at STAIN Majene but also offer valuable insights for similar Islamic education programs seeking to enhance their effectiveness.
Akses terhadap Pemenuhan Hak Kewarganegaraan bagi Penyandang Disabilitas dalam Layanan Administrasi Kependudukan Riskawati, Riskawati; Badaruddin, Sukri; Muntazarah, Fediyatun; Narwin, Muh.
SUPREMASI: Jurnal Pemikiran, Penelitian Ilmu-ilmu Sosial, Hukum dan Pengajarannya Volume 21, Nomor 1 (Januari 2026)
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26858/supremasi.v21i1.77344

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk memahami secara komprehensif bagaimana penyandang disabilitas di Kabupaten Majene mengakses hak kewarganegaraannya, khususnya dalam konteks layanan pencatatan sipil. Dengan menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan pendekatan studi kasus, yuridis-empiris, dan sosiologis, data dikumpulkan melalui wawancara, observasi, dan analisis dokumen. Analisis data mengikuti model interaktif yang melibatkan reduksi data, penyajian data, dan verifikasi. Temuan penelitian menunjukkan bahwa, meskipun terdapat kerangka hukum dan kebijakan yang inklusif, implementasinya masih terhambat oleh keterbatasan infrastruktur, sumber daya manusia yang kurang memadai, stigma sosial, dan penyebaran informasi yang kurang memadai. Hambatan-hambatan ini berkontribusi pada akses layanan yang kurang optimal bagi penyandang disabilitas. Meskipun demikian, terdapat inisiatif positif seperti kolaborasi antara Kantor Catatan Sipil dan organisasi disabilitas, serta dukungan dari tokoh masyarakat yang menghadirkan model yang menjanjikan untuk memperkuat penyediaan layanan yang inklusif.
Efektivitas Penegakan Hukum di Tengah Perubahan Sosial: Analisis Sosiologi Hukum terhadap Mahasiswa Alam, Andi Samsul; Badaruddin, Sukri; Sulaiman, Hudayah; Indriani, Indriani; Nur, Muhammad
Jurnal Sosialisasi: Jurnal Hasil Pemikiran, Penelitian dan Pengembangan Keilmuan Sosiologi Pendidikan Volume 13, Nomor 1 Maret 2026
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26858/sosialisasi.v1i1.83419

Abstract

Penelitian ini menyimpulkan bahwa dinamika perubahan sosial yang dipicu oleh perkembangan digitalisasi, globalisasi, dan meningkatnya keterbukaan informasi memberikan pengaruh yang signifikan terhadap cara mahasiswa memaknai efektivitas penegakan hukum. Mahasiswa Pendidikan Sosiologi Angkatan 2024 Universitas Negeri Makassar memandang bahwa efektivitas hukum tidak hanya ditentukan oleh keberadaan norma atau putusan pengadilan semata, tetapi juga oleh kualitas proses penegakan hukum yang mencakup transparansi, akuntabilitas, integritas aparat, serta konsistensi dalam penerapan aturan. Akses informasi yang semakin luas melalui media digital memungkinkan mahasiswa memperoleh berbagai referensi mengenai praktik penegakan hukum di tingkat nasional maupun internasional, sehingga membentuk perspektif yang lebih kritis, reflektif, dan komparatif dalam menilai kinerja institusi hukum. Kondisi tersebut mendorong munculnya kesadaran hukum yang lebih berkembang di kalangan generasi muda, di mana hukum tidak hanya dipahami sebagai seperangkat aturan normatif, tetapi juga sebagai mekanisme sosial yang harus mampu menghadirkan keadilan substantif bagi masyarakat. Meskipun mahasiswa menunjukkan sikap kritis terhadap berbagai persoalan dalam praktik penegakan hukum, mereka tetap memandang hukum sebagai institusi penting yang berfungsi menjaga ketertiban sosial, menyelesaikan konflik, serta menjamin keadilan dalam kehidupan masyarakat. Dengan demikian, efektivitas penegakan hukum dipahami sebagai hasil dari interaksi antara struktur hukum, kinerja aparat penegak hukum, serta budaya hukum masyarakat. Temuan ini menegaskan bahwa pendekatan sosiologi hukum menjadi kerangka analisis yang penting untuk memahami bagaimana hukum beroperasi dan beradaptasi dengan perubahan nilai, dinamika sosial, serta tuntutan masyarakat dalam konteks kehidupan sosial kontemporer.