Claim Missing Document
Check
Articles

Found 31 Documents
Search

PELATIHAN DAN PENDAMPINGAN PENYUSUNAN KURIKULUM OPERASIONAL MADRASAH BERBASIS IMPLEMENTASI KURIKULUM MERDEKA Idris, Muhammad; Badaruddin, Sukri; Syamsinar; Setiawan, Aan; Zuhdiah; Fachrul Islam, Rukmana; Winarsi, Suci; Bahira; Warkiah
MALAQBIQ Vol. 3 No. 2 (2024): Malaqbiq: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Sekolah Tinggi Agama Islam Negeri Majene

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) ini adalah untuk memberikan pelatihan, mendampingi serta menfasilitasi seluruh unsur di MTs Negeri 1 Majene mencakup Kepala Sekolah, Guru, Tenaga Kependidikan untuk mampu menyusun Kurikulum Operasional Madrasah (KOM) berbasis Implementasi Kurikulum Merdeka (IKM). Kegiatan pelatihan dan pendampingan ini dilakukan secara luring yang dilaksanakan di MTs Negeri 1 Majene yang dihadiri 43 peserta mencakup Kepala Madrasah, Wakil Kepala Madrasah, Guru dan Tenaga Kependidikan. Metode yang dilakukan dalam kegiatan ini yaitu metode andragogi dimana metode ini berfokus pada orang dewasa sebagai peserta didiknya yang memiliki pengalaman hidup, pengetahuan, dan pemahaman yang lebih matang daripada anak-anak. Metode ini didasarkan pada prinsip bahwa peserta didik dewasa lebih mandiri, memiliki motivasi internal, dan ingin terlibat dalam proses pembelajaran. Pendampingan ini dilaksanakan oleh Dosen Jurusan Tarbiyah dan Keguruan yang terdiri dari 6(Enam) dosen dan dibantu oleh 3 (tiga) Mahasiswa Prodi Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah. Kegiatan ini telah berlangsung selama 4 hari di mulai pada tanggal 17 sd 21 Juli 2024. Selama proses pendampingan serta fasilitasi penyusunan KOM IKM, para peserta kegiatan sangat antusias, itu dapat terlihat dari suasana pendampingan di dalam kelas sangat interaktif melalui diskusi dan umpan balik, para peserta juga mampu berkolaborasi menyusun KOM IKM dengan baik sesuai langkah-langkah yang disampaikan oleh narasumber. Hasil dari pendampingan ini bahwa para peserta mampu menyusun KOM IKM yang diharapkan seperti dapat menggali potensi lokal, mengidentifikasi kebutuhan siswa, mengikuti Standar Isi Pendidikan yang telah ditetapkan oleh pemerintah untuk memastikan bahwa kurikulum yang disusun tetap mencapai standar kualitas yang diharapkan
Cara Menangani Siswa SD/MI Yang Memiliki Kemampuan Pengetahuan Yang Bervariasi Nurfajria; Nurmaida; Badaruddin, Sukri
Passikola: Jurnal Pendidikan Dasar & Madrasah Ibtidaiyah Vol. 1 No. 1 (2024): Mei, Passikola: Jurnal Pendidikan Dasar & Madrasah Ibtidaiyah
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah, Jurusan Tarbiyah dan Keguruan, Sekolah Tinggi Agama Islam Negeri Majene

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46870/passikola.v1i1.1197

Abstract

Tujuan penelitian ini yaitu untuk mengidentifikasi dan menganalisis berbagai cara yang dapat digunakan untuk menangani siswa SD/MI yang memiliki kemampuan pengetahuan yang bervariasi. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah literature review atau kajian Pustaka. Pendekatan ini dipilih karena memungkinkan peneliti untuk mengumpulkan dan menganalisis hasil-hasil penelitian yang sudah ada sebelumnya, yang dapat memberikan wawasan yang lebih mendalam dan komprehensif terkait cara-cara efektif dalam menangani siswa dengan kemampuan pengetahuan yang bervariasi. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa untuk mengatasi keberagaman kemampuan siswa SD/MI, diperlukan pendekatan pembelajaran yang fleksibel dan terpersonalisasi, seperti strategi diferensiasi, penggunaan teknologi, dan pembelajaran berbasis kelompok. Peran guru sebagai fasilitator sangat penting dalam merancang strategi yang dapat memenuhi kebutuhan individu siswa. Selain itu, keterlibatan orang tua dalam mendukung pembelajaran di rumah juga berkontribusi signifikan terhadap perkembangan akademik dan emosional siswa. Dengan pendekatan yang inklusif, dukungan yang berkelanjutan dari guru dan orang tua, serta evaluasi yang tepat, siswa dapat mencapai potensi terbaik mereka, menciptakan pengalaman belajar yang efektif, menyenangkan, dan tidak memberatkan.
Efektivitas Metode Role Playing Untuk Meningkatkan Minat Belajar Siswa Pada Pelajaran Sejarah Kebudayaan Islam Harma; Badaruddin, Sukri
Passikola: Jurnal Pendidikan Dasar & Madrasah Ibtidaiyah Vol. 1 No. 2 (2024): November, Passikola: Jurnal Pendidikan Dasar & Madrasah Ibtidaiyah
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah, Jurusan Tarbiyah dan Keguruan, Sekolah Tinggi Agama Islam Negeri Majene

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46870/passikola.v1i2.1253

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan efektivitas penerapan role playing dalam meningkatkan minat belajar peserta didik sehingga dapat mempermudah pemahaman tentang peristiwa-peristiwa dan tokoh penting dalam sejarah kebudayaan Islam di Kelas IV MI Guppi Binanga. Menggunakan desain eksperimen Pre-test dan Post-test One Group Design, penelitian ini melibatkan 15 siswa kelas V sebagai sampel yang dipilih secara sampel jenuh, mengingat jumlah siswa yang kurang dari 30. Data dikumpulkan melalui angket berbasis skala Likert untuk mengukur perubahan minat belajar siswa sebelum dan setelah penerapan metode role playing, serta dokumentasi yang mendukung observasi minat belajar dalam pembelajaran sejarah kebudayaan Islam. Pendekatan kuantitatif eksperimen digunakan untuk menganalisis data numerik secara statistik, dengan teknik analisis deskriptif dan inferensial untuk menentukan pengaruh metode role playing terhadap minat belajar siswa. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa penerapan metode role playing secara signifikan meningkatkan minat belajar siswa dalam mata pelajaran sejarah kebudayaan Islam. Sebelum penerapan metode ini, mayoritas siswa menunjukkan minat belajar yang rendah, namun setelah metode role playing diterapkan, 60% siswa menunjukkan peningkatan minat yang sangat tinggi. Metode ini berhasil menciptakan suasana pembelajaran yang lebih menyenangkan dan interaktif, meningkatkan partisipasi siswa, mengurangi rasa bosan, serta memperkuat pemahaman mereka terhadap materi. Uji validitas dan reliabilitas instrumen penelitian serta uji t menunjukkan bahwa penerapan metode role playing efektif dalam meningkatkan minat belajar.
Character Building As An Academic Foundation Towards An Excellent Islamic Senior High School Setiawan, Aan; Badaruddin, Sukri; Hasanuddin, Muhammad Idris; Arsalan, Muammar Zuhdi; Al-Muthmainnah, Al-Muthmainnah
Scaffolding: Jurnal Pendidikan Islam dan Multikulturalisme Vol. 6 No. 3 (2024): Geographical Coverage: Indonesia
Publisher : Institut Agama Islam Sunan Giri (INSURI) Ponorogo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37680/scaffolding.v6i3.8217

Abstract

This study aims to analyze character building among students through intracurricular activities at Madrasah Aliyah Darud Da’wah Wal Irsyad (MA DDI) Baruga. The research focuses on the role of teachers in classroom learning, the teaching methods applied, and the strategies used to internalize character values within intracurricular activities. This research employs a qualitative approach, in which the researcher directly visited the field to conduct observations, interviews, and document analysis. The primary data sources are the principal and teachers who are directly involved in implementing intracurricular activities. Data were analyzed using the NVIVO application through several stages, namely open coding, axial coding, and visualization. The findings indicate that character building in intracurricular activities is manifested primarily in biology and mathematics classes through project-based learning models. The character values internalized include integrity, independence, cooperation, and religiosity. The process of internalization is not carried out rigidly or dogmatically but through dialogic learning that stimulates students’ moral and spiritual awareness. This approach aligns with the moral knowing dimension of Lickona’s character education theory, emphasizing cognitive understanding accompanied by reflection on values. It also resonates with the Mandar cultural value of malaqbiq, which upholds manners and honor as a noble social identity. Thus, the learning process at MA DDI Baruga serves not only as a medium for knowledge transfer but also as an effort to shape students’ character rooted in Islamic teachings, modern educational theory, and local wisdom.
Bridging Expectations and Outcomes: A Discrepancy Model Evaluation of Learning Effectiveness in an Islamic Higher Education Context Usri Usri; Andi Muhammad Ikbal Salam; Muhammad Idris Hasanuddin; Sukri Badaruddin
AL-ISHLAH: Jurnal Pendidikan Vol 17, No 2 (2025): JUNE 2025
Publisher : STAI Hubbulwathan Duri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35445/alishlah.v17i2.7544

Abstract

This study evaluates the effectiveness of the learning process from the perspective of students in the Islamic Religious Education (PAI) Study Program at STAIN Majene, addressing gaps between expectations and actual educational outcomes. A mixed-methods design was used, integrating quantitative data from structured questionnaires and qualitative insights from in-depth interviews. The Discrepancy Evaluation Model guided the analysis to identify inconsistencies between intended and experienced learning processes. Findings reveal significant disparities in four key areas: the relevance of course material, availability of learning resources, instructional methods, and quality of feedback. Students reported that course content often lacks practical application, resources are insufficient or outdated, teaching methods are predominantly traditional, and feedback lacks personalization. To bridge these gaps, the study recommends aligning the curriculum with industry and societal needs, enhancing digital learning resources, training lecturers in interactive and student-centered pedagogies, and providing more individualized feedback. Importantly, involving students in ongoing program evaluations is emphasized as a critical step toward responsive and effective educational reform. Continuous, collaborative improvements are essential to strengthen learning outcomes and graduate competencies. These findings not only inform internal program development at STAIN Majene but also offer valuable insights for similar Islamic education programs seeking to enhance their effectiveness.
Akses terhadap Pemenuhan Hak Kewarganegaraan bagi Penyandang Disabilitas dalam Layanan Administrasi Kependudukan Riskawati, Riskawati; Badaruddin, Sukri; Muntazarah, Fediyatun; Narwin, Muh.
SUPREMASI: Jurnal Pemikiran, Penelitian Ilmu-ilmu Sosial, Hukum dan Pengajarannya Volume 21, Nomor 1 (Januari 2026)
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26858/supremasi.v21i1.77344

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk memahami secara komprehensif bagaimana penyandang disabilitas di Kabupaten Majene mengakses hak kewarganegaraannya, khususnya dalam konteks layanan pencatatan sipil. Dengan menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan pendekatan studi kasus, yuridis-empiris, dan sosiologis, data dikumpulkan melalui wawancara, observasi, dan analisis dokumen. Analisis data mengikuti model interaktif yang melibatkan reduksi data, penyajian data, dan verifikasi. Temuan penelitian menunjukkan bahwa, meskipun terdapat kerangka hukum dan kebijakan yang inklusif, implementasinya masih terhambat oleh keterbatasan infrastruktur, sumber daya manusia yang kurang memadai, stigma sosial, dan penyebaran informasi yang kurang memadai. Hambatan-hambatan ini berkontribusi pada akses layanan yang kurang optimal bagi penyandang disabilitas. Meskipun demikian, terdapat inisiatif positif seperti kolaborasi antara Kantor Catatan Sipil dan organisasi disabilitas, serta dukungan dari tokoh masyarakat yang menghadirkan model yang menjanjikan untuk memperkuat penyediaan layanan yang inklusif.
Revitalisasi Budaya Lokal dalam Rangka Penguatan Pendidikan Karakter Pada Lingkungan Sekolah (Studi Pada SMP Negeri 3 Minasa Ten’ne Kabupaten Pangkep) Muhammad Asriadi; Sukri Badaruddin; Masni
Information Technology Education Journal Volume 1, Issue 1, Januari 2022
Publisher : Jurusan Teknik Informatika dan Komputer

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (487.409 KB) | DOI: 10.59562/intec.v1i1.226

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menggambarkan usaha sekolah dalam revitalisasi budaya lokal dalam rangka penguatan pendidikan karakter pada lingkungan sekolah di SMP Negeri 3 Minasa Te’ne Kabupaten Pangkep. Metode yang digunakan adalah pendekatan deskriptif kualitatif untuk melihat strategi sekolah dalam menumbuhkan nilai kearifan lokal dalam rangka penguatan Pendidikan karakter di lingkungan sekolah, informan dalam penelitian ini terdiri dari kepala sekolah, guru dan siswa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa proses implementasi nilai-nilai budaya lokal melalui kegiatan ekstrakurikuler dilakukan dengan memobilisasi kegiatan-kegiatan organisasi disekolah seperti Osis, Pramuka, PMR, Rohis, dan program ekstrakurikuler lainnya. Organisasi sekolah disetting agar mampu memobilisasi cita-cita dalam rangka membangun karakter dan kepribadian peserta didik sehingga dengan sendirinya akan membentuk pribadi peserta didik yang baik dan santun. hasil pengamatan yang diperoleh melalui observasi langsung pada subjek penelitian terlihat bahwa peserta didik di SMP Negeri 3 Minasa Te’ne menunjukkan pribadi yang baik, jujur, toleransi yang merepresentasikan nilai tabe’ (permisi/sopan-santun) dalam aktivitas sosial disekolah. Selain itu mereka juga menunjukkan sikap bekerja keras, kreatif, inovatif merepresentasikan nilai assamaturu’ (bekerjasama) dalam kegiatan-kegiatan baik dalam belajar dikelas hingga dalam kegiatan berorganisasi. Terlihat juga sikap rapi, peduli lingkungan yang merepresentasikan nilai tangkasa’ (bersih) dalam proses sosial dilingkungan sekolah. Guru berperan sebagai pelaku utama dalam membantu pengimplementasian pendidikan karakter melalui nilai-nilai budaya lokal kepada peserta didik terlihat berdasarkan interpretasi pada deskripsi yang dipaparkan diatas, yaitu dalam mewujudkan fungsinya sebagai motor penggerak dalam merealisasikan strategi-strategi yang dibangun dalam rangka membentuk pribadi-pribadi yang memiliki kompetensi tidak hanya pada ranah kognitif tetapi juga pada ranah spiritual dan emosional melalui kegiatan-kegiatan yang sifatnya membangun karakter peserta didik. Kegiatan yang dimaksud dioptimalkan agar terkonstruksi dengan baik dalam membentuk karakter peserta didik baik melalui kehadiran visual guru dalam kelas atau kegiatan maupun dalam lingkungan pergaulan atau proses sosial yang dijalani.
PENINGKATAN KEMAMPUAN BACA TULIS AL-QUR’AN (BTQ) PESERTA DIDIK MELALUI PROGRAM PEMBINAAN BERBASIS METODE IQRA DI MAS MAHFUDZ ASSIDDIQY Badaruddin, Sukri; Pratama, Agung; Nurfadila; Fatimah, , Nur; Lentina, Tasya Meir; Nisma; Misbahuddin
Jurnal Gembira: Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 4 No 02 (2026): APRIL 2026
Publisher : Media Inovasi Pendidikan dan Publikasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan BTQ peserta didik melalui program pembinaan yang sistematis, terstruktur, dan berbasis kebutuhan nyata siswa guna membentuk generasi Qur’ani yang kompeten dan berakhlak mulia. Metode pengabdian dilaksanakan dengan pendekatan partisipatif-edukatif yang melibatkan dosen dan mahasiswa STAIN Majene. Kegiatan dilakukan melalui tiga fase utama, yaitu penyaringan atau pemetaan kemampuan awal siswa menggunakan tes diagnostik BTQ, pembinaan intensif melalui bimbingan individu dan kelompok kecil dengan rasio satu pembina untuk tiga hingga empat siswa menggunakan metode Iqra, serta evaluasi dan pemantauan kemajuan melalui tes akhir dan lomba BTQ. Pendekatan bertahap diterapkan mulai dari pengenalan huruf hijaiyah, pemahaman makhraj, penguasaan tajwid, hingga peningkatan kelancaran membaca Al-Qur’an secara berkelanjutan. Hasil pengabdian menunjukkan adanya peningkatan signifikan dalam kemampuan membaca Al-Qur’an peserta didik, baik dari aspek teknis kelancaran, ketepatan tajwid, maupun kemampuan membedakan huruf hijaiyah. Selain peningkatan kemampuan akademik, program ini juga berdampak positif terhadap motivasi belajar dan kecintaan siswa terhadap Al-Qur’an. Evaluasi akhir menunjukkan perbedaan yang jelas antara kemampuan siswa sebelum dan sesudah pembinaan, yang menegaskan bahwa program BTQ ini efektif sebagai model pengabdian masyarakat berbasis pendidikan Islam dan layak untuk dikembangkan secara berkelanjutan di lingkungan sekolah
Desiminasi Pencegahan Perilaku Bullying dan Kekerasan Seksual sebagai Bentuk Pendidikan Karakter di Sekolah Kota Makassar Fediyatun Muntazarah; Heri Tahir; Ririn Nurfaathirani Heri; Sukri Badaruddin; Riskawati
Vokatek: Jurnal Pengabdian Masyarakat Volume 3: Issue 3 (Oktober 2025)
Publisher : Sakura Digital Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Fenomena Perilaku Bulyying dan kekerasan seksual yang kini marak terjadi pada lingkungan sekolah menjadi sebuah fenomena sosial yang kini melanda anak-anak dan remaja Indonesia. Dalam catatan FSGI, 3 dosa besar di pendidikan adalah istilah sekaligus bentuk pengakuan negara melalui Mendikbud Nadiem Makarim bahwa, di pendidikan masih terus terjadi berbagai bentuk kekerasan, yaitu Perundungan, Kekerasan Seksual dan Intoleransi. Bahkan, KemendikbudRistek. Berdasarkan hal tersebut maka dianggap penting untuk dilakukan desiminasi pada lingkungan siswa yang focus atau target utamanya adalah siswa SMP IT Anugrah Hidayah untuk membimbing dan memberikan wawasan terhadap siswa terkait Gambaran umum dan Upaya pencegahan perilaku-perilaku menyimpang seperti perilaku bullying, dan kekerasan seksual sebagai bentuk penguatan karakter berbasis nilai-nilai Pancasila Metode yang digunakan dalam kegitan pengabdian Masyarakat ini adalah observasi,seminar, dan evaluasi. Kegiatan pengabdian mayarakat ini menambah pengetahuan bagi siswa dan guru terkait jenis-jenis perilaku bullying dan kekerasan seksual, dan upaya pencegahannya.
Persepsi Mahasiswa terhadap Penggunaan AI dalam Pembelajaran PKn dan Implikasinya terhadap Sikap Integritas Akademik Andi Samsul Alam; Sukri Badaruddin; Muhammad Asriadi; Nurkhalida Nurkhalida
SUPREMASI: Jurnal Pemikiran, Penelitian Ilmu-ilmu Sosial, Hukum dan Pengajarannya Volume 21, Nomor 1 (Januari 2026)
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26858/supremasi.v21i1.75932

Abstract

Tujuan penelitiian ini untuk memahami dan menganalisis persepsi mahasiswa Program Studi Pendidikan Sosiologi Universitas Negeri Makassar terhadap penggunaan Artificial Intelligence (AI) dalam pembelajaran Pendidikan Kewarganegaraan (PKn) dapat memengaruhi sikap integritas akademik mereka, baik dalam hal kejujuran, tanggung jawab, maupun orisinalitas berpikir. penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan metode studi kasus untuk menggambarkan secara mendalam persepsi mahasiswa Program Studi Pendidikan Sosiologi Universitas Negeri Makassar terhadap penggunaan Artificial Intelligence (AI) dalam pembelajaran Pendidikan Kewarganegaraan (PKn), serta implikasinya terhadap integritas akademik mereka. Dengan teknik pengumpulan data berupa wawancara mendalam, observasi partisipatif, dan dokumentasi, serta analisis tematik yang dilakukan secara interaktif, penelitian ini bertujuan untuk mengungkap pemaknaan mahasiswa terhadap AI tidak hanya sebagai alat bantu teknologis, tetapi juga sebagai bagian dari proses pembentukan karakter dan nilai akademik di era digital. Lokasi dan subjek dipilih secara purposive untuk memastikan relevansi konteks, mengingat mahasiswa tersebut merupakan calon pendidik yang memiliki tanggung jawab moral dalam membentuk generasi berintegritas. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa pemanfaatan Artificial Intelligence (AI) dalam pembelajaran Pendidikan Kewarganegaraan (PKn) menunjukkan potensi positif dalam mendukung pemahaman mahasiswa, khususnya bagi mereka yang memiliki literasi digital tinggi dan menjunjung tinggi integritas akademik. AI digunakan sebagai sarana eksplorasi, refleksi, dan pendalaman materi secara etis. Namun, di sisi lain, rendahnya literasi digital pada sebagian mahasiswa menyebabkan penggunaan AI secara tidak bertanggung jawab, yang berdampak negatif terhadap karakter dan kejujuran akademik. Oleh karena itu, peran dosen sebagai fasilitator etika digital dan penguatan regulasi institusional menjadi sangat penting untuk memastikan bahwa penggunaan AI tidak hanya meningkatkan efisiensi belajar, tetapi juga memperkuat nilai-nilai moral dan kewarganegaraan dalam lingkungan akademik.
Co-Authors A. Aco Agus A. Jusran Kasim AAN SETIAWAN Aan Setiawan Agung Pratama Ahmad Syaifuddin Ahyadi, Nadila Al-Muthmainnah Al-Muthmainnah Alfia Alfia Alfina Andi Aco Agus Andi Muhammad Ikbal Salam Andi Samsul Alam Andi Wahyudi Aprilia Dwi Umalia Arsalan, Muammar Zuhdi Asriati Asriati, Asriati Bagus Cahyanto Bahira Bahira, Bahira Damayanti, Elok Darlan, Armayanti Dwi Utami Hudaya Nur Fatimah, , Nur Fediyatun Muntazarah Fikri Muhkam, Mirwan Fitriani Fitriani Harma Hasan Basri Hasriani Heri Tahir Imam Suyitno Irfan Syafar Islam, Rukmana Fachrul Kamarzaman, Mohd Haidhar Lentina, Tasya Meir M. Yunasri Ridhoh Manan Sailan Masni Masni Mirwan Fikri Muhkam Mirwan Fikri Muhkam Mirwan Fikri Muhkam Misbahuddin Misbahuddin Muh. Khaedir Muhammad Asriadi Muhammad Idris Muhammad Idris Hasanuddin Muhammad Rifki Muntazarah, Fediyatun Musria Muh. Nur Nabila Fani Basri Nadia, Aulia Narwin, Muh. Nengsi Warna Sari Nisma Nur Syajida Nurfadila Nurfajria Nurkhalida Nurkhalida Nurmadina H Nurmaida Nurmaida Nurmaida Nurpadilah Nurpadilah Nursadi, Nursadi Nurwijayanti Rahma, Nur Rahmania Ridhah, Syamsul Ririn Nurfaathirani Heri Riskawati Riskawati Riskawati, Riskawati Rizki Trisnawaty Arwien Saddang, Muhammad Safitri, Ayuun Sahid Sahid Sri Wahyuni Sufia, Sufia Supriadi Supriadi Supriadi Supriadi Suwandayani, Beti Istanti Syaila Indah Ramadhani Syaila Indah Ramdhani Syamsinar Ummi Kalsum Usri, Usri Wafi, Bahrul Warkiah Wildana Wildana, Wildana Winarsi, Suci Wulandari, Reski Zose Wirawan Zuhdiah, Zuhdiah