Claim Missing Document
Check
Articles

PENDEKATAN RELIGIUSITAS UNTUK MENCEGAH ANCAMAN KERUSAKAN LINGKUNGAN Kusuma Kusuma; Pujo Widodo; Wilopo Wilopo
NUSANTARA : Jurnal Ilmu Pengetahuan Sosial Vol 10, No 7 (2023): NUSANTARA : Jurnal Ilmu Pengetahuan Sosial
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jips.v10i7.2023.3482-3492

Abstract

Kerusakan lingkungan akibat eksploitasi alam berlebihan yang dilakukan oleh manusia, menuai keprihatinan berbagai pihak. Perlindungan terhadap ancaman kerusakan lingkungan alam, lebih sering dihadapi dengan dibuatnya aturan perundang-undangan untuk mencegahnya. Namun demikian aturan yang dibuat itu lebih banyak dikalahkan oleh faktor ekonomi, kebutuhan pasar domestik maupun dunia. Demikian pula Perlindungan dan pengelolaan lingkungan hidup serta sumberdaya alam banyak bertumpu pada faktor perekonomian sebagai motif utama yang menomorduakan faktor norma dan etika.Banyak pakar lingkungan berpendapat bahwa tindakan praktis dan teknis perlindungan serta pengelolaan lingkungan hidup maupun sumber daya alam yang hanya menyandarkan pada bantuan sains dan teknologi, ternyata itu bukan solusi yang tepat.  Lalu berbagai solusi ditawarkan untuk mencegah kerusakan lingkungan diantaranya melalui teori adaptasi. Tawaran lainnya melalui pendekatan ajaran agama karena asumsinya melalui dalil kitab suci  eksploitasi alam berlebihan dan kerusakan terhadap lingkungan akibat perbuatan manusia dapat dicegah dan menjadi alternative yang penting.
TRAUMA HEALING ANAK PASCA BENCANA GEMPA BUMI CIANJUR 2022 DENGAN METODE ART THERAPY Muhammad Afif Al Fayed; Syamsul Maarif; Syamsunasir Syamsunasir; Pujo Widodo; Kusuma Kusuma
NUSANTARA : Jurnal Ilmu Pengetahuan Sosial Vol 10, No 5 (2023): NUSANTARA : Jurnal Ilmu Pengetahuan Sosial
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jips.v10i5.2023.2190-2198

Abstract

Bencana merupakan peristiwa alam yang mengancam dan mengganggu kehidupan manusia. Gempa Bumi yang terjadi pada bulan November 2022 menyebabkan kerusakan yang sangat parah. Anak-anak dan remaja rentan terhadap dampak psikologis yang timbul akibat bencana. Penting untuk melakukan penanganan terhadap trauma yang dialami anak-anak karena mereka belum memiliki kemampuan untuk merawat diri sendiri. Sebelum mendapatkan intervensi, perilaku anak-anak korban erupsi gunung Semeru cenderung pasif dan gelisah. Art therapy terbukti efektif dalam meningkatkan harga diri mereka. Art therapy yang diberikan kepada anak-anak korban erupsi gunung Semeru meliputi kegiatan menggambar, berkelompok bercerita, membuat prakarya, menulis dan membaca puisi, serta bernyanyi. Metode yang digunakan dalam proses trauma healing menggunakan art therapy adalah pendampingan dan pelatihan. Melalui kegiatan art therapy ini, anak-anak mampu mengungkapkan perasaan yang mereka alami selama bencana dan menyampaikan harapan-harapan mereka untuk masa depan.
UPAYA DINAS SOSIAL PROVINSI NUSA TENGGARA BARAT DALAM MASA TANGGAP DARURAT BENCANA GEMPA BUMI 2018 Gustin Restu Pangestu; Berton Suar Pelita Panjaitan; Achmed Sukendro; Pujo Widodo; Kusuma Kusuma
NUSANTARA : Jurnal Ilmu Pengetahuan Sosial Vol 10, No 5 (2023): NUSANTARA : Jurnal Ilmu Pengetahuan Sosial
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jips.v10i5.2023.2159-2166

Abstract

Pada tahun 2018 telah terjadi gempa di Nusa Tenggara Barat gempa pertama terjadi tanggal 29 Juli 2018 pukul 06:47:38 WITA, dengan kekuatan 6.4 scala richter. Guncangan gempa bumi ini dirasakan di daerah Lombok Utara, Lombok Barat, Lombok Timur, Lombok Tengah, Sumbawa Barat, dan Sumbawa Besar. Gempa ini telah menghancurkan sebagian dari Lombok Utara dan Lombok Timur, khususnya di daerah sekitar lereng Gunung Rinjani. Gempa susulan terus berulang dan meluluh lantahkan berbagai fasilitas umum dan rumah penduduk, dan sekaligus menimbulkan kekhawatiran akan pemenuhan kebutuhan dasar masyarakat. Penelitian kali ini bertujuan untuk mengetahui upaya Dinas Sosial Provinsi NTB dalam Masa Tanggap Darurat Bencana Gempa Bumi Tahun 2018. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian kualitatif deskriptif dengan menggunakan teknik sampling purposive sampling pada kegiatan Kuliah Kerja Dalam Negeri (KKDN). Informan yang ditunjuk sebagai sampel adalah Kepala Dinas Sosial Provinsi NTB. Kegiatan KKDN diselenggarakan oleh Prodi Manajemen Bencana Universitas Pertahanan secara daring (online) melalui aplikasi Zoom. Kegiatan KKDN diikuti oleh seluruh mahasiswa Prodi Manajemen Bencana sebanyak 26 orang dan juga diikuti oleh Kepala Prodi Manajemen Bencana beserta staf prodi Manajemen Bencana. Hasil penelitian menunjukkan. Upaya Dinas Sosial pada masa tanggap darurat bencana gempa bumi 2018 yaitu, melaksanakan bantuan social seperti pemenuhan kebutuhan dasar (dengan fokus untuk dampak bencana temporer), melakukan perlindungan social, psikososial dan melakukan pemberdayaan sosial (berbentuk penguatan dan pengembangan dengan fokus untuk dampak bencana berkelanjutan).
TINJAUAN KETAHANAN MARITIM DAN KEAMANAN MARITIM DALAM MENDUKUNG KEAMANAN NASIONAL INDONESIA Marjanuddin Ali Sidik; Bayu Asih Yulianto; Herlina Juni Risma Saragih; Pujo Widodo; Panji Suwarno
NUSANTARA : Jurnal Ilmu Pengetahuan Sosial Vol 10, No 7 (2023): NUSANTARA : Jurnal Ilmu Pengetahuan Sosial
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jips.v10i7.2023.3338-3353

Abstract

Sebagai negara kepulauan, Indonesia memiliki cakupan 2/3 wilayah yang terdiri dari perairan. Kondisi ini membuat Indonesia sebagai salah satu negara yang memiliki limpahan sumberdaya alam yang tinggi, dengan fakta bahwa Indonesia berhadapan dengan berbagai Tantangan, Ancaman, Hambatan hingga Gangguan (TAHG) yang berpotensi mengancam keutuhan negara. Konsep keamanan nasional saat ini menitikberatkan aspek yang mengutamakan keamanan insani untuk melindungi warga negaranya dari berbagai bentuk ancaman serta memberikan kebebasan untuk mempertahankan kesejahteraan hidupnya. Dalam kebijakan keamanan nasional Indonesia terlihat bahwa keamanan maritim berhubungan dengan kondisi lingkungan maritim yang terhindar dan bebas dari berbagai jenis ancaman terhadap wilayah kedaulatan Indonesia. Ketahanan dalam konsep keamanan maritim secara singkat berkaitan dengan kemampuan masyarakat dalam pemanfaatan sumberdaya laut secara optimal demi peningkatan kesejahteraan mereka. Penulisan ini disusun menggunakan metode kualitatif dengan melakukan kajian literatur dari berbagai sumber pustaka. Pengelolaan domain kemaritiman oleh Indonesia berkaitan erat dengan posisi strategis sebagai pivot dalam kedudukan yang krusial pada jalur perdagangan maupun transportasi laut maka hal ini menjadikan Indonesia memiliki bentuk tantangan tersendiri dalam pengelolaan keamanan nasional (kamnas) yang mencakup konsep keamanan maritim dengan dimensi ketahanan maritim.
STRATEGI DALAM PENANGGULANGAN BENCANA BANJIR DI JEPANG SEBAGAI UPAYA PENGURANGAN RISIKO BENCANA BANJIR DI INDONESIA Supriyanto Darmansyah; Kusuma Kusuma; Sobar Sutisna; Pujo Widodo
NUSANTARA : Jurnal Ilmu Pengetahuan Sosial Vol 10, No 6 (2023): NUSANTARA : Jurnal Ilmu Pengetahuan Sosial
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jips.v10i6.2023.2954-2962

Abstract

Tanpa adanya keseragaman dalam rencana manajemen risiko, perdebatan mengenai kebijakan pengendalian banjir memicu polemik dalam wacana publik. Karena fenomena ini, proyek-proyek pekerjaan umum didorong untuk mengatasi kesulitan-kesulitan dalam manajemen risiko karena teknologi tidak dapat menyelesaikannya sendiri. Salah satu tugas pekerjaan umum yang paling penting adalah mengubah pikiran masyarakat melalui pembelajaran dari pengalaman orang lain. Seperti yang dikatakan oleh para ahli perilaku, "pikiran menentukan sikap." Fokus penelitian ini adalah bagaimana memanipulasi pikiran orang Indonesia dengan mengajarkan mereka tentang pikiran orang Jepang. Untuk membantu orang Indonesia mengenali dan memanfaatkan budaya asli mereka sendiri, penelitian ini sendiri melihat budaya asli Jepang. Metodologi kualitatif deskriptif analitik digunakan untuk melakukan penelitian ini secara efektif.
Peran Indonesia Pada Konflik Israel – Palestina Melalui Multi-Track Diplomacy Relycia Solihin; Herlina Juni Risma Saragih; Bayu Setiawan; Pujo Widodo
PERSPEKTIF Vol. 12 No. 3 (2023): PERSPEKTIF, July
Publisher : Universitas Medan Area

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31289/perspektif.v12i3.9490

Abstract

The Israeli-Palestinian conflict began in the mid-1800s, with European Jewish minorities planning to establish a Jewish homeland. From 2008 to 2022, the Palestinian community who have been victims of the Israeli-Palestinian conflict reached 6,014 people. Indonesia with the majority of its people are Muslims also take a role as a mediator in various international forums, the United Nations and regional, bilateral and multilateral cooperation. The government, supported by various groups, optimizes conflict resolution and overcomes obstacles in efforts to improve Palestinian humanitarian corridors. This study aims to analyze Indonesia's role in the Israeli-Palestinian Conflict through Multi-Track Diplomacy. To approach this problem, theoretical references from Conflict Theory by Johan Galtung, Role Theory by Robert Linton and the Concept of Multi-Track Diplomacy by Louise Diamond &; John McDonald are used. Data was collected by data collection techniques in the form of documentation data and analyzed using the method of Miles, Huberman and Saldana (2014), namely analyzing data by collecting, condensing data, presenting data, and drawing conclusions or verification. By triangulating data sources as a validity test in this study. This study concludes that Indonesia plays a role in the Israeli-Palestinian conflict through nine channels of diplomacy through the government, non-governmental peacemakers, business people, religious activists, funding or financiers, media. The involvement of these various elements, Indonesia's role in the international arena can developed optimally.
Legal Regulation on Nuclear-Powered Ships Activity in Indonesian Waters Territory Elieser Ginting; Pujo Widodo; Bayu Setiawan
IJRAEL: International Journal of Religion Education and Law Vol 2, No 2 (2023): August 2023
Publisher : CV. Rayyan Dwi Bharata

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57235/ijrael.v2i2.376

Abstract

On 17 September 2021, Australia, the United Kingdom and the United States signed the AUKUS agreement legitimizing the ownership and development of Australian nuclear-powered submarines. This has direct implications for Indonesia, which has a strategic position as a trade route. In response to this, Indonesia has taken several political steps at the regional level as well as in multilateral forums. This research is intended to analyze legal steps that can be taken by Indonesia to regulate the navigation and safety of nuclear-powered submarines considering that international maritime law instruments do not accommodate these concerns. Through a normative legal approach, using the theory of Critical Legal Studies and the Concept of Legal Politics, this research finds that Indonesia needs to regulate provisions for the navigation and safety of nuclear-powered submarines at the national level.
Upaya Hukum Terhadap Penyelesaian Sengketa Tanah Ulayat di Kabupaten Kampar Guna Menjaga Keamanan Nasional Ayu Meiranda; Syamsunasir Syamsunasir; Achmed Sukendro; Pujo Widodo
Jurnal Analisis Hukum Vol. 6 No. 1 (2023)
Publisher : Universitas Pendidikan Nasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38043/jah.v6i1.4232

Abstract

Provinsi Riau merupakan salah satu penyumbang konflik agraria terbanyak di Indonesia khususnya di Kabupaten Kampar. Konflik agraria di Kabupaten Kampar secara umum disebabkan oleh sengketa atas tanah ulayat masyarakat adat dengan perusahaan pemegang HTI dan HGU. Penyelesaian sengketa lahan atau resolusi konflik atas tanah ulayat masyarakat adat di Kabupaten Kampar dapat ditempuh dengan jalan negosiasi, mediasi ataupun upaya hukum. Pada penelitian ini, akan dilihat sejauh mana efektivitas resolusi konflik sengketa lahan tanah ulayat masyarakat adat di Kabupaten Kampar melalui upaya hukum. Metode yang digunakan dalam penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui studi literatur dan wawancara. Sedangkan untuk menganalisis kasus, peneliti menggunakan teori dan konsep yaitu konsep Hak Tanah Ulayat, konsep masyarakat hukum adat, teori Hukum Adat, dan konsep keamanan nasional. Resolusi konflik atas sengketa lahan tanah ulayat di kabupaten Kampar melalui upaya hukum memiliki kelebihan dan kekurangan dibandingkan dengan cara negosiasi dan mediasi. Upaya hukum atas sengketa tanah ulayat di Kabupaten Kampar dapat digunakan sebagai salah satu alternatif resolusi konflik yang melibatkan masyarakat adat demi untuk menjaga keamanan nasional.
Analisa Ancaman Kenaikan Harga Pangan di Indonesia Akibat Perang Rusia-Ukraina Saat Pandemi Covid-19 Ridha Ayu Rachmawati; Herlina Juni Risma Saragih; I Gede Sumertha Kusuma Yanca; Pujo Widodo
Jurnal Kewarganegaraan Vol 7 No 1 (2023): Juni 2023
Publisher : UNIVERSITAS PGRI YOGYAKARTA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Penelitian ini menggambarkan adanya ancaman non-militer yaitu kenaikan harga pangan di Indonesia akibat perang Rusia dan Ukraina pada saat Pandemi Covid-19 serta strategi pemerintah Indonesia dalam menghadapi situasi ini karena berpotensi besarnya dampak pada pertahanan nirmiliter khususnya bidang ekonomi Indonesia. Untuk mencapai tujuan, maka penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data yang digunakan melalui studi pustaka (library research). Selanjutnya untuk menganalisa data, digunakan teknik analisis data kualitatif dan metode penulisan deduktif Kata Kunci: Ancaman Non-militer, Kenaikan Harga Pangan, Indonesia, Konflik, Perang Rusia-Ukraina, Pandemi Covid-19
Efektifitas Upaya Hukum Sengketa Tanah Ulayat Masyarakat Adat Pantai Raja Dengan PTPN V Adityo Santoso; Eri Radityawara Hidayat; Agus Adriyanto; Pujo Widodo; Halomoan Alexandra
Jurnal Kewarganegaraan Vol 7 No 1 (2023): Juni 2023
Publisher : UNIVERSITAS PGRI YOGYAKARTA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Konflik agraria di Kabupaten Kampar secara umum disebabkan oleh sengketa atas tanah ulayat masyarakat adat dengan perusahaan pemegang HTI dan HGU. Penyelesaian sengketa lahan atau resolusi konflik atas tanah ulayat masyarakat adat di Kabupaten Kampar dapat ditempuh dengan jalan negosiasi, mediasi ataupun upaya hukum. Pada penelitian ini, akan dilihat sejauh mana efektivitas resolusi konflik sengketa lahan tanah ulayat masyarakat adat Pantai Raja dengan PTPN V di Kabupaten Kampar melalui upaya hukum atau peradilan. Metode yang digunakan dalam penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui studi literatur dan wawancara. Resolusi konflik atas sengketa lahan tanah ulayat masyarakat adat Pantai Raja dengan PTPN V melalui upaya hukum memiliki kelebihan dan kekurangan dibandingkan dengan cara non-peradilan. Upaya hukum atas sengketa tanah ulayat di Kabupaten Kampar dapat digunakan sebagai salah satu alternatif resolusi konflik yang melibatkan masyarakat adat. Kata Kunci: Resolusi Konflik, Sengketa Tanah Ulayat, Upaya Hukum
Co-Authors Achmed Sukendro Adi Nugroho Adityo Santoso ADNAN MADJID Adriyanto, Agus Agus Mulyana Agus Sudarya Agus Wibowo Ahmad Riyadl Aini Nahdlia Puspita Ajis Nur Efendi Akbar Dwi Putra Akhir Yuliana Setianingrum Amelia Widya Octa Kuncoro Putri Anastasyia Sukma Kundhalini Andi Moh Ghalib ANDREAS GAMA LUSI Anwar Kurniadi Aprianto Trianggoro Putro Arifuddin Uksan Arifuddin Uksan Arifuddin Uksan Ary Randy Avida Mileaningrum Ayu Meiranda Bagus Wahyu Hutomo Bambang Wahyudi Bambang Wahyudi Bangun, Ernalem Barik Ali Amiruddin Bayu Asih Bayu Asih Yulianto Bayu Setiawan Berton Suar Pelita Panjaitan Candra Sholeh Hermawan Chalid Darmawan Charizatul Janna Asdi Putri Chehafni Damanik Christine Marnani Christine S. Marnani Daryono Dede Saputra Deffi Ayu Puspito Sari Dessy Natalia Dewi O. Eka Putri Dhara Syera Fatria Dian Anggraini Dian Ayu Dimas Danur Cahya Djayeng Tirto Djayeng Tirto S. Dody Mulia Harahap Eka Siwi Nurhayati Elieser Ginting Elsa Kristina Hutapea Endyka Triono Dachi Eri Radityawara Hidayat Eri Radityawara Hidayat Erik Aprilian Donesia Ester Nataliana Fachruddin Usuluddin Fadilah Munawaroh Fatihah Rizkiyah Fauzi Bahar Fauzi Bahar Fauziah Gustarina Cempaka Timur Ferdy Ieorocha Firman Setia Budi Gede Sumertha KY Gita Prissandi Grace Carolina Gustin Restu Pangestu Haidul Firman Sitorus Hal Ichbhal Halomoan Alexandra Halomoan Freddy Sitinjak Alexandra Halomoan Freddy Sitinjak Alexandra Hana Putra Heridadi Heridadi Heridadi Heridadi Herlina J uni Risma Saragih Herlina J. Saragih Herlina Jr. Saragih Herlina Juni Risma Saragih Herlina Juni Risma Saragih Herlina Juni Risma Saragih Herlina Saragi Herwist Simanjuntak I Gede Sumertha I Gede Sumertha I Gede Sumertha Kusuma Yanca I Gede Sumertha KY I. Gede Sumertha Ichsan Malik IDK Kerta Widana Immanuel Franthos Papare Julianto Exel Allolayuk Khairul Umam Manik Kusuma Kusuma Kusuma Kusuma Kusuma Kusuma Kusuma Larissa Jusivani Legowo, Endro Lilik Kurniawan M Adnan Madjid M Andrian Putra Pratama Marjanuddin Ali Sidik Marsetio Marsetio Mira Nofrika Sari Moch Yurianto Moch. Jurianto Mochammmad Afifuddin Moh Agus Priono Muhamad Farid Geonova Muhamad Rizal Aria Sandy Muhammad Adham Pradhana Muhammad Adham Pradhana Muhammad Afif Al Fayed Muhammad Amiruddin Muhammad Fajar Romdhon Muhammad Habib Wicaksono Muhammad Habib Wicaksono Muhammad Ihsan Muhammad Surya Bhaskara Nini Aryanti Novia Ayu Rizky Nur Habibatus Sholichah Nurhidayat Nurul Fatin Muhardika Mansyur Nurul Purwaningdyah Dharmastuti Nurwulansari Nurwulansari Pande Made Rony Kurniawan Panji Suwarno Panji Suwarno Panji Suwarno Parluhutan Sagala Petrus P.S Prima Aris Wardhani Priyanto Priyanto Provid Ariantoko Puguh Santoso Purwanto Purwanto Purwanto Purwanto Rahma Agun Aulal Muna Raja Humuntal Manalu Rajasains E. Ras, Abdul Rivai Regita Ernawati Rejang Musi Agastya A. S. W Relycia Solihin Renny Setiowati Resmanto Widodo Resmanto Widodo Putro Reza Mahendra Ridha Ayu Rachmawati Rifan Apriantara Risman, Helda Robbyanandri Pratama Robbyanandri Pratama Robertus Heru Triharjanto Rudiyanto Rudiyanto Rudy Laksmono Said, Budiman Djoko Sakinatunnafsih Anna Salsabila Cherish Okcavia Sartika Khairani Siregar Say Marina Octavia Shelvy Nujuliyani Siswo Hadi Sumantri Siswo Hadi Sumantri Siswo Hadi Sumantri Sobar Sutisna Sovian Aritonang Stellar Mella Subiyanto, Adi Sudibyo Sudibyo Sugimin Pranoto Suhirwan, Suhirwan Sulistiyana Sulistiyana Supriyanto Darmansyah Surachman Surjaatmadja Suyono Thamrin Syaiful Anwar Syamsul Maarif Syamsul Maarif Syamsunasir Syamsunasir Syamsunasir Syamsunasir Syamsunasir Syamsunasir Tamarell Vimy Taufik Akbar Teguh Prasetyo Trismadi Trismadi Ully Ngesti Pratiwi Uly Maria Ulfah Utama, Anang Puji Vania Amelia Annava Wibisono Poespitohadi Widodo Widodo Widodo Wilopo Wilopo Wilopo Wilopo Wilopo Wira Muharromah Wiranto, Surya Yoga Aztrianto Yudhawira Bhaskara Sembiring Yulian Tri Saptono Yulian Tri Saptono Yuliana Anggun Pertiwi Yusnaldi Yusnaldi