Claim Missing Document
Check
Articles

Kontra Radikalisme: Pemahaman Teks Agama Calon Guru Daheri, Mirzon; Wanto, Deri; Sugiatno, Sugiatno
el Buhuth: Borneo Journal of Islamic Studies el Buhuth: Borneo Journal of Islamic Studies, 4(2), 2022
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (Center for Research and Community Services), Universitas Islam Negeri Sultan Aji Muhammad Idris Samarinda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (868.612 KB) | DOI: 10.21093/el-buhuth.v0i0.4147

Abstract

Tindakan radikal masih sering dikaitkan dengan agama, terutama pada pemahaman teks agama. Untuk itu, peran guru dalam memahami teks agama menjadi sangat penting. Sebagai salah satu tindakan kontra radikalisme, perlu ditelisik pemahaman teks agama hingga pada calon guru agama itu sendiri. Maka, peneliti menelisik pemahaman teks agama pada mahasiswa pendidikan agama Islam sebagai calon guru. Peneliti menjalani penelitian deskriptif kualitatif dengan menyebarkan angket dan melakukan focus group discussion. Hasilnya menunjukkan bahwa mahasiswa PAI sebagai calon guru memiliki pemahaman teks agama yang tidak literalistik. Selain itu radikalisme menjadi konsep yang sepenuhnya tertolak.
Implementasi Outdoor Learning: Upaya Menanamkan Nilai-nilai Keislaman Siswa SDIT Cahaya Rabbani Kepahiang Fadilah, Fanny Rizki; Warsah, Idi; Wanto, Deri
Edugama: Jurnal Kependidikan dan Sosial Keagamaan Vol. 6 No. 1 (2020): Edugama: Jurnal Kependidikan dan Sosial Keagamaan
Publisher : PASCASARJANA IAIN SYAIKH ABDURRAHMAN SIDDIK BANGKA BELITUNG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32923/edugama.v6i1.1253

Abstract

The main objective of Islamic learning is the inculcation of religious values ​​into each student. Such values ​​must be embedded by teachers as early as possible, and this act is the hope of all students’ parents at SDIT Rabbani Kepahiang. Thus, the teachers in this learningal institution make hard efforts with various innovations in implementing learning and learning to achieve the Islamic learning goals as well as the expectation of students’ parents. One of the efforts made is the implementation of outdoor learning. This study sought to find the answers about the portrayal of the outdoor learning implementation by using a qualitative approach. The current study found out that the outdoor model was more oriented towards involving students in more actively studying the materials by deploying the surrounding natural media. Through this learning model, students could immediately make real observations so that the lessons given by the teachers could be directly practiced by students. Tujuan utama pendidikan Islam adalah penanaman nilai-nilai agama pada setiap peserta didik. Nilai-nilai tersebut harus ditanamkan oleh guru sedini mungkin dan ini merupakan harapan seluruh wali siswa di SDIT Rabbani Kepahiang. Sehingga para guru di lembaga pendidikan tersebut berusaha keras dengan berbagai inovasi dalam melaksanakan pendidikan dan pembelajaran untuk mencapai tujuan pendidikan Islam dan sekaligus harapan wali siswa. Upaya yang dilakukan salah satunya adalah menerapkan pembelajaran outdoor. Studi ini ingin menemukan jawaban tentang gambaran pelaksanaan pembelajaran outdoor tersebut dengan menggunakan pendekatan kualitatif. Penelitian ini menemukan gambaran bahwa model outdoor lebih banyak melibatkan siswa untuk berperan aktif dalam menelaah materi dengan media alam sekitarnya. Melalui model pembelajaran tersebut siswa dapat langsung melihat dengan nyata, sehingga pelajaran yang diberi oleh guru dapat langsung dipraktekkan oleh peserta didik.
OPTIMALISASI PEMBELAJARAN PENDIDIKAN AGAMA ISLAM MELALUI INTEGRASI MEDIA DAN TEKNOLOGI PENDIDIKAN PADA ABAD 21 Fernandes, Ebi; Kumbara, Bram; Wanto, Deri; Amrullah, Amrullah
NUSANTARA : Jurnal Ilmu Pengetahuan Sosial Vol 11, No 1 (2024): NUSANTARA : Jurnal Ilmu Pengetahuan Sosial
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jips.v11i1.2024.86-93

Abstract

Penelitian ini mendalami upaya optimalisasi pembelajaran Pendidikan Agama Islam (PAI) dengan mengintegrasikan media dan teknologi pendidikan dalam era abad ke-21. Penggunaan media seperti video, presentasi interaktif, dan aplikasi edukatif dirancang untuk memperkaya metode pengajaran, menjadikan pembelajaran lebih dinamis dan menarik bagi siswa. Fokus pada pemanfaatan teknologi juga mempertimbangkan pengembangan keterampilan abad ke-21 yang esensial, seperti berpikir kritis, kolaborasi, dan adaptabilitas.Metode penelitian yang digunakan ialah bersifat library research atau penelitian studi kepustakaan, data yang dikumpulkan ialah melalui beberapa hasil penelitian-penelitian terdahulu. Sedangkan Teknik analaisis data dalam penelitian ini ialah menguraikan hasil penelitian secara deskriptif bukan menguraikan bersifat statistic. Hasil penelitian menunjukkan bahwa optimalisasi pembelajaran PAI melalui media dan teknologi memberikan peluang besar untuk meningkatkan kualitas pendidikan agama, mempertahankan minat siswa, dan mempersiapkan mereka menghadapi dinamika zaman. Kesimpulannya, integrasi media dan teknologi dalam pembelajaran PAI di abad ke-21 memainkan peran krusial dalam mencapai tujuan pendidikan yang relevan dengan perkembangan zaman.
PENGEMBANGAN MEDIA PEMBELAJARAN SEBAGAI UPAYA GURU DALAM MENINGKATKAN MOTIVASI BELAJAR SISWA SD NEGERI 08 KEPAHIANG Kianda, Alka; Fenty Nopriyani, Ismi; Amrullah, Amrullah; Wanto, Deri
NUSANTARA : Jurnal Ilmu Pengetahuan Sosial Vol 11, No 2 (2024): NUSANTARA : JURNAL ILMU PENGETAHUAN SOSIAL
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jips.v11i2.2024.522-532

Abstract

Motivasi belajar siswa memiliki peran utama dalam keberhasilan proses pendidikan. Artikel ini bertujuan untuk mengeksplorasi upaya guru di SD Negeri 08 Kepahiang dalam meningkatkan motivasi belajar siswa. Metode penelitian kualitatif digunakan dengan wawancara mendalam dan observasi sebagai alat pengumpulan data. Faktor-faktor yang mempengaruhi motivasi belajar, seperti kualitas pengajaran, dukungan orang tua, dan minat siswa, diidentifikasi sebagai landasan untuk menggambarkan upaya guru. Hasil penelitian menunjukkan bahwa guru di sekolah ini telah menerapkan metode pembelajaran interaktif, memberikan umpan balik konstruktif, dan melibatkan orang tua dalam proses pembelajaran. Melalui penerapan strategi ini, siswa menunjukkan peningkatan dalam keterlibatan aktif dan minat terhadap pembelajaran. Penggunaan metode interaktif membantu meningkatkan keterlibatan siswa, sementara umpan balik konstruktif memberikan dorongan positif. Keterlibatan orang tua menciptakan dukungan tambahan di lingkungan rumah, mendukung dan memperpanjang motivasi belajar siswa di luar kelas. Jenis penelitian ini merupakan penelitian kepustakaan, karena segala sesuatu yang diteliti diperoleh dari (library research) perpustakaan.Penelitian ini menggunakan data dari makalah, jurnal, bahkan manuskrip yang ada hubungannya dengan masalah dalam penelitian ini sebagai sumber datanya. Dapat ditarik kesimpulan bahwa upaya guru dalam meningkatkan motivasi belajar siswa dalam penelitian ini dilandasi oleh nilai-nilai karakter yang bersumber dari agama, pancasila, budaya, dan tujuan pendidikan nasional yaitu religius, jujur, toleran, disiplin, pekerja keras, kreatif, mandiri, demokratis, menghargai prestasi. , ramah/komunikatif, cinta damai, peduli sosial, dan bertanggung jawab. Upaya guru dalam meningkatkan motivasi belajar siswa di SD Negeri 08 Kepahiang.
IMPLEMENTING ISLAMIC RELIGIOUS EDUCATION IN VOCATIONAL SCHOOLS' CURRICULA Destriani; Botifar, Maria; Wanto, Deri
Jurnal Ilmiah Pendidikan Citra Bakti Vol. 10 No. 2 (2023)
Publisher : STKIP Citra Bakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38048/jipcb.v10i2.1167

Abstract

The curriculum has an important role in achieving learning goals. If in a drama then, the curriculum is used as a scenario. The curriculum has 4 basic components namely, objectives, materials, process and evaluation. These four components cycle with each other and synergize with each other to achieve learning objectives. Islamic religious education is one of the scientific clusters aimed at character development. This study uses a qualitative research methodology with the type of field research. The ideal curriculum is a curriculum that is clearly visible, such as lesson plans and syllabus, the implementation of the curriculum for Islamic religion education is intended to make the curriculum an important part of student development.
Implementing Universal Design for Learning in Islamic Education: Strategic Management for Children with Special Needs Ofiani, Oktawini; Harmi, Hendra; Wanto, Deri
JURNAL AL-TANZIM Vol 9, No 4 (2025)
Publisher : Nurul Jadid University, Probolinggo, East Java, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33650/al-tanzim.v9i4.10822

Abstract

This study aims to analyze the management strategies of Universal Design for Learning (UDL) applied in Islamic education to support children with special needs in schools. This research uses a qualitative, case-study approach. Data was collected through interviews, observations, and documentation. Data analysis is carried out using an interactive model comprising three main stages: data reduction, data presentation, and conclusion. The results showed that PAI teachers implemented the principles of UDL by utilizing various media and approaches, such as images, videos, Braille Qur'an, and sign language, to ensure that all students, including those with sensory, motor, and cognitive barriers, could access the material effectively. In addition, teachers provide flexibility in the learning pace and set learning goals tailored to individual students' abilities. The implication of this study is the importance of teacher capacity building in the use of adaptive media and educational technology, as well as continuous training to support the optimal implementation of UDL. This research also contributes to enriching the understanding of the application of UDL in religious education for children with special needs (ABK), thereby improving inclusivity and the quality of learning for students with diverse needs.
Principal Management in Improving the Professionalism of Teachers in MA Muhammadiyah Rejang Lebong Pratiwi, Dinar Putri; Wanto, Deri
Journal of Quality Assurance in Islamic Education (JQAIE) Vol. 2 No. 2 (2022): Journal of Quality Assurance in Islamic Education (JQAIE)
Publisher : Institut Agama Islam Negeri Sorong

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47945/jqaie.v2i2.703

Abstract

The principal is a leader or mentor at the unit level of the school who is responsible for the success and failure of the school he leads. Principals are required to have various competencies, both related to administrative affairs, in order to develop and advance their schools effectively, efficiently, independently, innovatively, and productively. This study aims to describe and examine more deeply how principal management and principal management steps in improving teacher professionalism. For this type of research is qualitative research with a case study design taking data sources on principals and teachers through observation techniques, interviews, and documentary data collection. This data is analyzed then in the form of data analysis, data presentation and conclusion drawing. The results showed that the management of the principal at MA Muhammadiyah Rejang Lebong consisted of planning, implementing, supervising, and organizing. The principal is a leader in an educational institution whose function is as an educator, manager, supervisor, motivator, and innovator. The management steps taken by the principal are to carry out supervision, then the order that always used to support teacher discipline in terms of time, administration to see the learning equipment to be used, and reward teachers who take part in competitions, motivate and encourage continuing education. The supporting factors for the principal's management in improving teacher professionalism can be caused by the fulfillment of funds, teaching staff, sufficient students, discipline, motivation, and a conducive environment, while the inhibiting factor is that there are still many honorary teachers who have not been certified compared to civil servant teachers.
DINAMIKA KELUARGA DALAM PEMBENTUKAN KEBIASAAN IBADAH ANAK DI DESA TANJUNG BUNGA KABUPATEN LEBONG Pernando, Erik; Yusro, Ngadri; Wanto, Deri
NUSANTARA : Jurnal Ilmu Pengetahuan Sosial Vol 12, No 12 (2025): NUSANTARA : JURNAL ILMU PENGETAHUAN SOSIAL
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jips.v12i12.2025.4572-4582

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk membahas dinamika keluarga dalam membentuk kebiasaan ibadah anak di Desa Tanjung Bunga, Kabupaten Lebong. Latar belakang penelitian adalah adanya lingkungan sosial religius yang seharusnya mendukung praktik keagamaan anak, namun pola pengasuhan keluarga tidak selalu konsisten. Tujuan penelitian adalah mengidentifikasi dinamika keluarga muslim dalam membentuk kebiasaan sholat dan mengaji, menganalisis faktor pendukung serta penghambat, dan menggali strategi keluarga dalam menanamkan kebiasaan ibadah. Metode yang digunakan adalah penelitian lapangan dengan pendekatan kualitatif deskriptif melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi, serta analisis data model Miles dan Huberman. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dinamika keluarga meliputi peran orang tua, waktu bersama anak, konsistensi, keteladanan, serta pengaruh pekerjaan orang tua. Kebiasaan ibadah anak terlihat dari kemampuan sholat, membaca Al-Qur’an, dan minat mengaji. Strategi keluarga dalam pembiasaan ibadah antara lain memberi teladan, membiasakan sejak dini, menjadikan ibadah rutinitas, menciptakan lingkungan religius, menggunakan pendekatan positif, media edukatif, aturan, reward, serta melibatkan anak dalam ibadah. Faktor pendukung antara lain keterlibatan orang tua, lingkungan religius, fasilitas dan kegiatan keagamaan, serta dukungan sekolah. Faktor penghambat meliputi kurangnya konsistensi orang tua, pengaruh teknologi, rendahnya kesadaran anak, keterbatasan tenaga pengajar, dan minimnya program dari pemerintah desa.
Kurikulum PAI Aktual dan Ideal di MIN 4 Rejang Lebong Yosita, Yosita; Wanto, Deri
Jurnal Pendidikan Guru Vol 4 No 1 (2023): Jurnal Pendidikan Guru
Publisher : Yayasan Literasi Kita Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47783/jurpendigu.v4i1.435

Abstract

Madrasah are schools that emphasize the value of Islamic religious teachings compared to other public schools. Madrasah also play a role in creating civilized and Islamic generations. So Madrasah are required to be able to provide effective and efficient learning of Islamic religious education to students and be able to answer the wishes of the surrounding community. So that Madrasah should be able to develop an actual and ideal Islamic religious education curriculum. Including Madrasah Ibtidaiyah Negeri 4 Rejang Lebong also has the same challenges. The condition of the community around the Rejang Lebong 4 Public Elementary School which is lagging behind in moral values is a big task for the madrasa in providing Islamic religious education to its students. So the Rejang Lebong 4 Public Elementary School tries to apply the actual and ideal curriculum. This is a real form of effort made by the madrasa in shaping and changing student behavior and fortifying students against negative things from the environment around students. In the process the teacher arranges learning administration in the form of a syllabus, lesson plan, annual program and semester program. Teachers use technology in learning. Teachers carry out exemplary-based programs. The commemoration of Islamic holidays is used as a moment to convey noble moral teachings to students
Perubahan Pendidikan Islam Damhudi, Dedi; Wanto, Deri
Jurnal Pendidikan Guru Vol 4 No 1 (2023): Jurnal Pendidikan Guru
Publisher : Yayasan Literasi Kita Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47783/jurpendigu.v4i1.436

Abstract

Islam apart from being a religion is also a means of education for its people. Islam provides guidelines that need to be considered by its people as a way to achieve salvation. In its history, Islamic civilization cannot be separated from education, starting from the time of the Prophet Muhammad SAW, periodKulafaur Rashidun,the Umayyad empire, to its peak during the Abbasid empire. At the peak of the heyday of Islam, at that time Islamic education was experiencing its heyday as seen from the many world-class Islamic thinkers, one of them Al-Gazali, Ibn Sina, Ibn Khaldun, Al Kindi to Al Khawarizmi. All of these Islamic thinkers have influenced the face of world scholarship, whose ideas are still used and their truth is acknowledged today. With the changes in Islamic education that have occurred at this time, it is hoped that there will be values that can be taken as lessons for Muslims today, as well as being a motivation for Islamic scholars to be able to express their thoughts.