p-Index From 2021 - 2026
12.816
P-Index
This Author published in this journals
All Journal DIDAKTIKA: Jurnal Pendidikan Sekolah Dasar Jurnal Pendidikan Sains Jurnal Infinity Jurnal Intelektualita: Keislaman, Sosial, dan Sains AlphaMath: Journal of Mathematics Education Jurnal DIDIKA: Wahana Ilmiah Pendidikan Dasar DWIJA CENDEKIA: Jurnal Riset Pedagogik PEDAGOGI Pendas : Jurnah Ilmiah Pendidikan Dasar Indonesian Journal of Primary Education Premiere Educandum: Jurnal Pendidikan Dasar dan Pembelajaran JURNAL PAUD AGAPEDIA Zero : Jurnal Sains, Matematika, dan Terapan Jurnal Cendekia : Jurnal Pendidikan Matematika Jurnal Basicedu AT-TA`DIB International Journal of Elementary Education Jurnal Ilmiah Sekolah Dasar Abdimas Umtas : Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat EDUKATIF : JURNAL ILMU PENDIDIKAN COLLASE (Creative of Learning Students Elementary Education) Jurnal Pendidikan dan Konseling Autentik : Jurnal Pengembangan Pendidikan Dasar Attadib: Journal of Elementary Education Jurnal Ilmiah Profesi Pendidikan Didaktik : Jurnal Ilmiah PGSD STKIP Subang Jurnal Pendidikan Guru (JPG) Jurnal Kewarganegaraan Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan EMTEKA: Jurnal Pendidikan Matematika Griya Journal of Mathematics Education and Application Indo-MathEdu Intellectuals Journal Edusia: Jurnal Ilmiah Pendidikan Asia Pedagogy : Jurnal Pendidikan Matematika Jurnal PRIMED:Primary Education Journal atau Jurnal Ke-SD An Jurnal Ilmu Pendidikan Jurnal Basicedu Aurelia: Jurnal Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Indonesia Cartesian: Jurnal Pendidikan Matematika Al-Irsyad Journal of Mathematics Education PEDADIDAKTIKA: Jurnal Ilmiah Pendidikan Guru Sekolah Dasar JS (Jurnal Sekolah) Badranaya: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat JECIE (Journal of Early Childhood and Inclusive Education) Scientica Education Journal (SEJ) Jurnal Infinity Indonesian Journal of Primary Education
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 11 Documents
Search
Journal : COLLASE (Creative of Learning Students Elementary Education)

Systematic Literatur Review : Integrasi Conputational Thinking dalam Kurikulum Sekolah Dasar di Indonesia Sofiah Nur Marifah
COLLASE (Creative of Learning Students Elementary Education) Vol 5, No 5 (2022)
Publisher : IKIP Siliwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22460/collase.v5i5.12148

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh adanya keputusan kemendikbud mengenai pembelajaran computational thinking dalam mata Pelajaran Informatika yang resmi masuk kedalam struktur kurikulum 2013 melalui Permendikbud Nomor 35, 36 dan 37 tahun 2018. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui integrasi pembelajaran computational thinking dalam kurikulum sekolah dasar di Indonesia. Metode penelitian yang digunakan adalah Systematic Literature Review dengan cara mengumpulkan artikel yang relevan dengan topik penelitian, hasil akhir sebanyak 11 artikel dari 481 artikel yang ditemukan. Computatioal thinking (CT) diartikan sebagai sebuah cara memahami dan menyelesaikan masalah kompleks menggunakan teknik dan konsep ilmu komputer seperti dekomposisi, pengenalan pola, abstraksi dan algoritma. CT dipandang banyak ahli merupakan salah satu kemampuan yang banyak menopang dimensi pendidikan abad 21. Berdasarkan studi literatur yang telah dilakukan menggunakan artikel yang relevan serta telah melalui proses seleksi, tujuan dari penerapan CT adalah untuk menunjang kompetensi yang diperlukan di era revolusi industri 4.0 dan abad 21. Untuk mata pelajaran yang banyak digunakan dalam integrasi CT adalah matematika. Dalam proses pembelajaran, pendekatan Unplugged dan praktik latihan soal lebih dominan digunakan dalam integrasi pembelajaran CT. Sedangkan bentuk pembelajaran nya bevariasi ada yang menggunakan bebras, CS Unplugged dan STEM Family. Dan untuk kegiatan penilaian, para peneliti banyak menggunakan soal-soal pada bebras challenge.Kata Kunci: Computational Thinking, Kurikulum, Sekolah Dasar
Analisis Hambatan Belajar Peserta Didik Kelas 2 Sekolah Dasar Pada Materi Perkalian Alief Ya Nur Latifah
COLLASE (Creative of Learning Students Elementary Education) Vol 5, No 6 (2022)
Publisher : IKIP Siliwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22460/collase.v5i6.12279

Abstract

Pembelajaran matematika memiliki berbagai problematika khususnya jika dilihat dari sisi peserta didik. Salah satunya, masih banyak peserta didik di tingkat sekolah dasar yang belum dapat melakukan operasi hitung perkalian. Penelitian ini bertujuan untuk mengungkap hambatan belajar yang dialami oleh peserta didik pada materi perkalian. Metode dalam penelitian ini menggunakan pendekaan kualitatif deskriptif. Subjek pada penelitian ini berjumlah 17 orang terdiri dari 16 orang peserta didik kelas 2 dan satu orang guru kelas 2 dari salah satu Sekolah Dasar Swasta di Kota Tasikmalaya. Pengumpulan data dilakukan dengan teknik wawancara dan studi dokumentasi. Kemudian, data dianalisis melalui tiga tahapan yaitu (1) reduksi data; (2) data display; dan (3) penarikan kesimpulan. Hasil penelitian dari penelitian ini ditemukan empat tipe hambatan belajar diantaranya; (1) Menentukan konsep perkalian sesuai dengan langkah hitung yang benar; (2) membedakan arti perkalian dengan hasil perkalian dari bilangan yang sama; (3) melengkapi hasil kali dengan menggunakan daftar perkalian dan tabel perkalian; (4) memecahkan soal non-rutin mengenai perkalian melalui high order thinking skill. Hambatan belajar tersebut termasuk pada hambatan belajar didaktis. Jenis hambatan belajar tersebut terjadi karena kurang tepatnya guru dalam membuat atau merancang pembelajaran, atau kesalahan dari sumber/ bahan ajar yang digunakan.
PENGEMBANGAN SOAL TES COMPUTATIONAL THINKING PADA MATERI PECAHAN DI SEKOLAH DASAR MENGGUNAKAN RASCH MODEL Andra Andaru
COLLASE (Creative of Learning Students Elementary Education) Vol 5, No 6 (2022)
Publisher : IKIP Siliwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22460/collase.v5i6.12280

Abstract

This study aims to develop a computational thinking-based problem-solving test instrument  accompanied by analysis using Rasch modeling. This research uses a design research  design with the Reeves model design-based research (DBR) method. The participants of this study were class VI students of SDN 10 Regol, Garut Regency. The results of this study are in the form of computational thinking-based problem-solving test instrument products  totaling 13 multiple-choice questions with four levels of difficulty, namely very easy, easy, medium, and difficult. The test instrument product has been declared feasible after validation by experts, trials and revisions twice, and the results of analysis through Rasch modeling.
PERSEPSI GURU MENGENAI PENTINGNYA KEMAMPUAN MENGEMBANGKAN SOAL TES BERBASIS LITERASI DAN NUMERASI DI SEKOLAH DASAR Utami Dewi Rahmasari
COLLASE (Creative of Learning Students Elementary Education) Vol 5, No 6 (2022)
Publisher : IKIP Siliwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22460/collase.v5i6.12345

Abstract

Guru berperan penting dalam meningkatkan kemampuan literasi dan numerasi siswa.  Kemampuan literasi menuntut siswa mampu memahami dan menganalisis suatu informasi dan mengerti konsep yang disampaikan dalam suatu bacaan. Sedangkan kemampuan numerasi menuntut siswa dapat menerapkan konsep matematika mereka untuk digunakan dalam memecahkan permasalahan di kehidupan sehari-hari. Dengan itu, guru dituntut mampu mengembangkan soal tes literasi dan numerasi. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui persepsi guru mengenai pentingnya kemampuan guru dalam mengembangkan soal tes literasi dan numerasi di sekolah dasar. Metode penelitian yang digunakan adalah metode penelitian deskriptif kualitatif. Teknik pengumpulan data menggunakan wawancara dan studi dokumentasi. Subjek penelitian ini melibatkan dua guru kelas IV sekolah dasar yang berbeda. Instrumen penelitian yang digunakan adalah lembar wawancara dan lembar studi dokumentasi dengan teknik analisis data secara deskriptif kualitatif dan kuantitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa persepsi dari guru sudah menyadari pentingnya kemampuan mereka dalam mengembangkan soal tes literasi dan numerasi namun belum maksimal dikarenakan masih adanya kendala yaitu sulitnya menentukan tingkatan kognitifnya serta siswa masih belum terbiasa mengerjakan soal tes literasi dan numerasi. Para guru berpendapat bahwa kemampuan mereka dalam mengembangkan soal tes literasi dan numerasi di sekolah dasar masih rendah dan memerlukan adanya pelatihan khusus, sosialisasi, dan pembiasaan penerapan di sekolah.
Pengembangan instrumen tes computational thinking Siswa Sekolah Dasar melalui analisis RASCH model Lilis Inasari; Dindin Abdul Muiz Lidinillah; Adi Prehanto
COLLASE (Creative of Learning Students Elementary Education) Vol 6, No 1 (2023)
Publisher : IKIP Siliwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22460/collase.v1i1.16188

Abstract

Computational Thinking (CT) dapat dikembangkan dalam mata pelajaran matematika, melalui bebras siswa dapat menyelesaikan persoalan tentang berfikir komputasional dalam bentuk soal menarik yang terdapat konsep matematika dan informasi tersembunyi dalam kehidupan sehari-hari. Tujuan dari penilitian ini adalah untuk menganalisis Pengembangan Instrumen Tes Computational Thinking Siswa Sekolah Dasar Melalui Analisis Rasch Model. Metode penelitian yang digunakan yaitu Pendekatan  Kuantitatif dengan metode DBR (Design-Based Research). Penelitian dilakukan di SDN 1 Sindangkasih. Subjek penelitian ini yaitu siswa kelas V SDN 1 Sindangkasih sebanyak 95 responden. Teknik pengumpulan data melalui Rasch Model. Hasil dari analisis Rasch Model  menunjukkan bahwa tiap item soal dalam instrumen penilaian Computational Thinking telah bagus menurut tingkat kesukarannya namun terlalu sulit bagi siswa, tetapi masih bisa di terima oleh siswa; dan setiap item soal dalam instrumen tidak mengalami bias gender. Tingkat reliabilitas item dan reliabilitas person dalam instrumen penilaian computational thinking berada dalam kategori baik dan lemah..
Pengembangan instrumen tes computational thinking Siswa Sekolah Dasar melalui analisis RASCH model Lilis Inasari; Dindin Abdul Muiz Lidinillah; Adi Prehanto
COLLASE (Creative of Learning Students Elementary Education) Vol 6, No 1 (2023)
Publisher : IKIP Siliwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22460/collase.v1i1.16188

Abstract

Computational Thinking (CT) dapat dikembangkan dalam mata pelajaran matematika, melalui bebras siswa dapat menyelesaikan persoalan tentang berfikir komputasional dalam bentuk soal menarik yang terdapat konsep matematika dan informasi tersembunyi dalam kehidupan sehari-hari. Tujuan dari penilitian ini adalah untuk menganalisis Pengembangan Instrumen Tes Computational Thinking Siswa Sekolah Dasar Melalui Analisis Rasch Model. Metode penelitian yang digunakan yaitu Pendekatan  Kuantitatif dengan metode DBR (Design-Based Research). Penelitian dilakukan di SDN 1 Sindangkasih. Subjek penelitian ini yaitu siswa kelas V SDN 1 Sindangkasih sebanyak 95 responden. Teknik pengumpulan data melalui Rasch Model. Hasil dari analisis Rasch Model  menunjukkan bahwa tiap item soal dalam instrumen penilaian Computational Thinking telah bagus menurut tingkat kesukarannya namun terlalu sulit bagi siswa, tetapi masih bisa di terima oleh siswa; dan setiap item soal dalam instrumen tidak mengalami bias gender. Tingkat reliabilitas item dan reliabilitas person dalam instrumen penilaian computational thinking berada dalam kategori baik dan lemah..
Pembelajaran mandiri melalui model flipped classroom berbantuan google sites pada materi kenampakan alam kelas V sekolah dasar Fadhilah S.R, Shifa; Lidinillah, Dindin Abdul Muiz; Nuryadin, Asep
COLLASE (Creative of Learning Students Elementary Education) Vol. 7 No. 6 (2024)
Publisher : IKIP Siliwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22460/collase.v7i6.20112

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menguraikan rancangan pengembangan Google Sites yang digunakan sebagai platform Sistem Manajemen Pembelajaran (LMS) untuk mengorganisir dan menyajikan materi pembelajaran yang sudah dibuat. Penggunaan Google Sites sebagai aplikasi pengembang, dikarenakan mudah diakses tanpa memerlukan bahasa pemograman untuk membuatnya serta tidak memerlukan penyimpanan perangkat karena mengandalkan web browser untuk mengaksesnya, selain itu materi dapat diperbaharui sesuai dengan kebutuhan sehingga pembelajaran menjadi kompleks untuk dipelajari.Penelitian ini melibatkan peserta didik kelas V sebagai pengguna pada produk yang sudah dikembangkan. Model pembelajaran ini bertujuan untuk mendorong kemandirian peserta didik dalam belajar dengan adanya pemisahan waktu dalam menyampaikan materi, sehingga saat di dalam kelas dapat dimanfaatkan untuk diskusi mendalam. Metode penelitian yang digunakan adalah Design and Development menggunakan model ADDIE dengan teknik pengumpulan data menggunakan wawancara dan penyebaran angket. Analisis data dilakukan dengan pendekatan kualitatif menggunakan model Miles & Huberman. Perancangan Google Sites dimulai dengan menganalisis kebutuhan lapangan,menentukan aplikasi yang dibutuhkan,dan menyusun Storyboard pada setiap halaman pada Google Sites. Tujuannya untuk memberikan implikasi praktis bagi pengembangan pembelajaran di sekolah dasar dengan memanfaatkan teknologi dan membantu peserta didik dalam memahami materi kenampakan alam. Bahan ajar ini diharapkan mampu mendorong kemandirian peserta didik dalam belajar serta memberikan kontribusi pada pemahaman tentang integrasi pembelajaran mandiri Kata Kunci: Bahan Ajar, Pembelajaran Mandiri, Kenampakan Alam.
Pengembangan media pembelajaran flashcard matematika berbasis etnomatematika makanan tradisional Cantika, Nunung Cindy; Lidinillah, Dindin Abdul Muiz; Setiadi, Pidi Mohamad
COLLASE (Creative of Learning Students Elementary Education) Vol. 8 No. 1 (2025)
Publisher : IKIP Siliwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22460/collase.v8i1.23187

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh kurangnya media pembelajaran yang digunakan di sekolah dan kurangnya memanfaatkan lingkungan sekitar sebagai objek pembelajaran dalam mata pelajaran matematika. Media pembelajaran membantu guru dalam menyampaikan materi kepada siswa sehingga materi dapat tersampaikan dengan baik. Selain itu, dengan memanfaatkan lingkungan sekitar seperti budaya, dapat membantu guru dalam mengenalkan mata pelajaran matematika khususnya materi geometri. Etnomatematika merupakan sebuah pendekatan di bidang matematika melalui budaya. Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk mengembangakn media flashcard matematika materi geometri yang berbasis etnomatematika makanan tradisional Sunda. Desain penelitian yang digunakan yaitu Educational Design Research (EDR) model McKenney & Reeves (2012) yang terdiri dari 3 tahapan diantaranya: 1) tahap analisis dan eksplorasi, 2) tahap desain dan kontruksi, 3) tahap evaluasi dan refleksi. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui wawancara, observasi, angket, studi dokumen, expert judgment, dan uji coba produk. Hasil validasi ahli media sebesar 73%, ahli materi sebesar 85,42% dan ahli pedagogik sebesar 75%. Hasil dari produk yang dikembangkan yaitu mendapatkan respon yang positif dengan tingkat persentase respon siswa 100%, siswa merasa pembelajaran lebih menarik, semangat belajar, dan memotivasi siswa untuk mengikuti pembelajaran secara menyenangkan. Adapun respon guru memperoleh persentase 98,75% dengan respon bahwa media memudahkan guru dalam menyampaikan materi dan pembelajaran lebih menarik.
Pembelajaran etnomatematika kerajinan anyaman mangkubumi, Tasikmalaya pada materi bangun ruang di kelas V sekolah dasar Santana, Tesa Salsabila; Lidinillah, Dindin Abdul Muiz; Respati, Resa
COLLASE (Creative of Learning Students Elementary Education) Vol. 8 No. 3 (2025)
Publisher : IKIP Siliwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22460/collase.v8i3.24622

Abstract

Abstrak Penelitian ini dilatarbelakangi dengan kurang optimalnya penggunaan bahan ajar dan kehidupan sehari-hari dalam pembelajaran matematika pada materi bangun ruang. Kurangnya minat peserta didik terhadap materi geometri bangun ruang pada mata pelajaran matematika, dan pendidik yang belum pernah menerapkan penggunaan lkpd etnomatematika dalam proses pembelajaran. Tujuan dari penelitian ini mengembangkan lembar kerja peserta didik (LKPD) etnomatematika berbasis kerajinan anyaman Mangkubumi pada materi bangun ruang di kelas V SD dengan menggunakan Educational Design Research (EDR) model McKenney & Reeves (2018). Hasil pengembangan ini dirancang dengan memperhatikan syarat didaktik, syarat konstruktif, dan syarat teknis pada LKPD yang dilengkapi dengan tampilan warna dan gambar menarik dengan bantuan platform canva. Uji coba dilakukan pada peserta didik kelas V SDN Sambongpari dengan hasil persentase respon peserta didik sebesar 91,9% dan respon pendidik sebesar 93,75% dengan kategori “sangat baik”. Berdasarkan hasil validasi ahli, angket respon guru, dan angket respon peserta didik menunjukkan bahwa lkpd ini layak digunakan dalam proses pembelajaran di sekolah dasar. Kata Kunci: Etnomatematika, Bangun Ruang, LKPD.
Pengembangan media pembelajaran berbasis powtoon materi pecahan sederhana di kelas III sekolah dasar Regina, Regina; Lidinillah, Dindin Abdul Muiz; Nuryadin, Asep
COLLASE (Creative of Learning Students Elementary Education) Vol. 8 No. 3 (2025)
Publisher : IKIP Siliwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22460/collase.v8i3.24635

Abstract

As time goes by, teachers must innovate in learning media, to provide a classroom atmosphere that suits the needs of the times, technology must be applied in learning. This research aims to find out how to design PowerPoint-based video learning media for mathematics material about simple fractions in elementary schools, so that it can be a solution to problems related to interest in learning. This research uses the Research and Development (R&D) method with the ADDIE model which includes analysis, design, development, implementation and evaluation. The target of product trials is grade III elementary school students. This research was validated by material experts, media experts and pedagogy experts. The results obtained by Powtoon-based learning video media meet the suitability value for use as learning media. From the validation results, material experts showed an average score of 96% with very appropriate criteria, media experts showed an average score of 71% with appropriate criteria, and pedagogy experts showed an average score of 73% with appropriate criteria. The student response questionnaire showed an average score of 83% with very appropriate criteria and teacher responses showed an average score of 96% with very appropriate criteria. Based on these results, it can be concluded that the Powtoon-based learning video media on simple fractions material is said to be very suitable for increasing interest in learning for class III at SDN Cicariu. Keywords: Media, Mathematics, Simple Fractions.
Co-Authors Ade Rokhayati Adi Prehanto Agnestasia Ramadhani Putri Ahmad Mulyadiprana Ahmad Rafli Ananda Putra Aini, Childa Chitmanatul Aisah, Tammara Nur Aji, Dwi Waskito Akhmad Nugraha Andini, Risa Intan Anisa Nurul Tsani Anisha Hidayat Aprilia, Mila Apriliya, Seni Arie Megawatie Sa'bani Arif Rahman Aryanto, Sani Asep Nuryadin Asri Sukawati Astri Ajeng Lestari Ati Sunarti Aulia, Lina Ayuwara, Ginanti Babang Robandi Benyamin Hartanto Cahyana, Cahyana Cantika, Nunung Cindy Cucu Mulyati Dadan Nugraha Dede Nurhidayah Desi Nur Rachmawati Desmia, Seli Devi Indrianti Dian Indihadi Dian Mursyidah Dita Mulyani Asih Dwi Alia DWI ALIA, DWI E. Kosasih Een Enita Elan Elis Rahmawati Epon Nur'aeni Epon Nur'aeni L Epon Nur’aeni Eza Fauziah Fadhilah S.R, Shifa Farhan Ali Rahman Feranis, Feranis Fina Latifah Gandana, Gilar Ghullam Hamdu Gina Anggraini Ginanti Ayuwara Ginna Islamiati Haki Pranata, Oyon Hana Sarida Nursyifa Hani Tresnawati Hari Ahmad Zulfikar Helpiani, Indri Hirni Aprilia Nur Inayatillah Hj. Hodidjah Ihsan Ariatna Ika Fitri Apriani Inayatillah, Hirni Aprilia Nur Indra Permana Rosady Indri Helpiani Indrianingsih, Reva Indrianti, Devi Insani, Sofi Mutiara Irni Rachmawati Putri Irni Rachmawati Putri Isbadi Mulya Itsni Khoirunnisa Juli Rahayu July Lestari Karlimah Karlimah Karlimah, Karlimah Kharizma Kintan Permata Khazdirotun Rohmah Kurniati Rezki Fitra Lesmana, Radika Lia Musli'ah Lilis Halimatusyadiyah Lilis Susilawati Lilis Susilawati Lisdiani, Revi Loita, Aini Manalu, Masrina Adelia Mardiyah, Resa Siti Masrina Adelia Manalu Melinda Alfiani Nur Mila Aprilia Momoh Halimah Muhammad Rijal Wahid Muharram Mulyana, Edi Hendri Muslihin, Heri Yusuf Nadifah Amalia Najwa, Dilla Puspa Nana Ganda Nandang Rusmana Nandita Afifah Neni Nuraeni Nia Ayu Kurniati Nita Nurpina Reforwati Nita Novia Triani Wulandari Nur'aeni, Epon Nur, Lutfi Nurhalimah, Nina Nurhasanah, Dini Nurlela, Anisa Nurul Aisyah Nuryadin , Asep Nur’aeni L., Epon Opi Irmayani Oyon Haki Pranata Oyon Haki Pranata Pidi Mohamad Setiadi Putri, Irni Rachmawati Raden Mohamad Herdian Bhakti Rahma, Devia Rahma, Syahda Naila Rahman Rahman Rahmat, Adinda Aulia Rani Eka Nuraeni Ratna Yuniar, Nur Fitri Regina Regina Respati, Resa Revina Putri Hermawan Revina Putri Hermawan Rini Nuryani Risa Zakiatul Hasanah Risma Rismaya Rizki Rizki Agung Aditia Pratama Rosarina Giyartini Rustono W S Rustono W.S Rustono WS Santana, Tesa Salsabila Saputra, Erwin Rahayu Seni Aprilliya Shakinah, Jessy Permata Shella Nur Pratama Sianturi, Risbon Siti Masitoh Siti Noviati Zahroh Sofariah, Sina Sri Ariyani Desmawati Sri Ariyani Desmawati Srie Mulyati Supriadi, Supriadi Taopik Rahman Tenia Mudhia Khalistiana Teti Haryati Trisnani, Suksma Ulfi Silmi Via Khoirun Nisa Vira Pratiwi W Muharam, Muhammad Rijal Wahyudin Wahyudin Widiyanto , Yovi Willa Laras Sekarsari Yuli Kurniasih Yusuf Suryana