p-Index From 2021 - 2026
16.035
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Jurnal Obsesi: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini JURNAL PENDIDIKAN JASMANI DAN OLAHRAGA Jurnal Kesehatan Vokasional Kinestetik : Jurnal Ilmiah Pendidikan Jasmani JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri) SELAPARANG: Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan Manuju : Malahayati Nursing Journal Jurnal Fisioterapi dan Rehabilitasi Jurnal Riset Kesehatan Poltekkes Depkes Bandung Journal of Health Science and Physiotherapy Viva Medika: Jurnal Kesehatan, Kebidanan dan Keperawatan Jurnal Pendidikan dan Konseling Jurnal Pengabdian Masyarakat Ilmu Keguruan dan Pendidikan (JPM-IKP) Bubungan Tinggi: Jurnal Pengabdian Masyarakat Jurnal Pengabdian Masyarakat Multidisiplin Jurnal Ilmiah Publika Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Nusantara Journal of Advanced Multidisciplinary Research Bima Abdi: Jurnal Pengabdian Masyarakat Ahmar Metastasis Health Journal (AMHJ) Abdi Geomedisains Jurnal Pustaka Mitra : Pusat Akses Kajian Mengabdi Terhadap Masyarakat Medical Sains : Jurnal Ilmiah Kefarmasian Journal of Innovation Research and Knowledge Jurnal Pengabdian Masyarakat Indonesia (JPMI) Academic Physiotherapy Conference Proceeding Urecol Journal. Part D: Applied Sciences Urecol Journal. Part F: Community Development Urecol Journal. Part G: Multidisciplinary Research Prosiding University Research Colloquium Jurnal Pengabdian Masyarakat Nusantara Semanggi: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Jurnal Pengabdian Ilmu Kesehatan Gaster Jurnal Pemantik Mestaka: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Jurnal Nusantara Berbakti Jurnal Pengabdian Masyarakat Ilmu Pendidikan Jurnal Pengabdian Masyarakat Bangsa Hasil Karya Aisyiyah Untuk Indonesia Jurnal KeFis : Jurnal Kesehatan dan Fisioterapi Physical Therapy Journal of Indonesia Faedah: Jurnal Hasil Kegiatan Pengabdian Masyarakat Indonesia Aspirasi : Publikasi Hasil Pengabdian dan Kegiatan Masyarakat Jurnal Pengabdian Masyarakat Joong-Ki Ardhi: Jurnal Pengabdian dalam Negri Jurnal Kesehatan The Indonesian Journal of Applied Physiotherapy Transformasi Masyarakat : Jurnal Inovasi Sosial dan Pengabdian Beujroh : Jurnal Pemberdayaan dan Pengabdian pada Masyarakat Holistik Jurnal Kesehatan FISIO MU: Physiotherapy Evidences Journal of Community Services and Engagement: Voice of Community (VOC) Medical Sains : Jurnal Ilmiah Kefarmasian Kolaborasi: Jurnal Hasil Kegiatan Kolaborasi Pengabdian Masyarakat Annual Physiotherapy Scientific Meeting Proceeding Jurnal Karya Nyata Pengabdian Joong-Ki Physical Education and Sports: Studies and Research Jurnal Pengabdian Masyarakat Indonesia Jurnal Pengabdian Ilmu Kesehatan
Claim Missing Document
Check
Articles

The Effect of Combination of Core Stability Training and Lower Extremity Strength Training on Static Standing Balance Ability in a Child with Down Syndrome Adelia Rahmayanti; Farid Rahman; Intan Herlinawati
Journal of Advanced Multidisciplinary Research Vol 3, No 2 (2022): December 2022
Publisher : Universitas Islam Sultan Agung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30659/jamr.3.2.71-78

Abstract

Balance is the ability to stay in one position with good control. Children with a diagnosis of Down syndrome usually have decreased muscle tone (hypotonia) or muscle weakness, so that their balance is disturbed and they are more prone to falling when standing. Core stability and lower extremity strength exercise are expected to improve the ability of static standing balance in children with a diagnosis of Down syndrome. The aim of the study is to determine the effect of giving a combination of core stability and lower extremity strength exercises on the static standing balance ability in children with Down syndrome. This study uses a single subject research on a child with a diagnosis of Down syndrome who is given core stability and lower extremity strength exercise for 4 weeks to improve the ability of static standing balance. The ability of static standing balance in this study was measured using Gross Motor Function Measure (GMFM). Measurements were taken before exercise was given (A1), follow-up (B) and final evaluation (A2). After being given exercise twice for four weeks, there was no increase in the GMFM score, so it was concluded that there was no increase in the ability of static standing balance in children with Down syndrome in this study. In conclusions, giving core stability exercise and lower extremity strength exercise twice for four weeks is considered not to be able to improve the ability of static standing balance in children with Down syndrome.
PROGRAM LATIHAN PENINGKATAN KEMAMPUAN FUNGSIONAL PADA SPRAIN ANKLE LATERAL GRADE I AKUT (A CASE REPORT) Alvera Ulya Hasdianti; Farid Rahman
Journal of Innovation Research and Knowledge Vol. 2 No. 7: Desember 2022
Publisher : Bajang Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Latar belakang : Sprain ankle lateral merupakan cedera pada pergelangan yang menyebabkan terjadinya overstretch ligament lateral sebagai stabilitas pasif sendi mengalami robekan sehingga muncul respon tubuh berupa nyeri, bengkak, hingga keterbatas aktivitas fungsional seperti gangguan berjalan. Program komprehensif fisioterapi berupa kombinasi modalitas ultrasound, terapi latihan, dan kinesiotapping bertujuan untuk mengurangi keluhan yang dialami penderita sehingga mampu mengembalikan kemampuan fungsional pasien dan mencegah terjadinya cedera berulang. Tujuan : Untuk mengetahui efek program komprehensif fisioterapi dengan ultrasound, terapi latihan, dan kinesiotapping terhadap peningkatan kemampuan fungsional penderita sprain ankle. Metode : Menggunakan single-subject research yang dilakukan terhadap penderita sprain ankle dengan diberikan program komprehensif fisioterapi berupa ultrasound, terapi latihan, dan kineiotapping sebanyak 3 kali dalam seminggu, selanjutnya dilakukan pengukuran evaluasi menggunakan Foot and Ankle Ability Measurement (FAAM). Hasil : Didapatkan hasil bahwa subjek mengalami peningkatan kemampuan fungional dievaluasi menggunakan FAAM dimana pre treatment diperoleh nilai 55,95% dan post treatment 60,71%. Kesimpulan : Program komprehensif fisioterapi berupa ultrasound, terapi latihan, dan kinesiotapping sebanyak 3 kali pertemuan selama 1 minggu meningkatkan kemampuan fungsional pada penderita sprain ankle lateral grade 1 akut.
MANFAAT TENS, QUADRICEPS STRENGTHENING EXERCISE DAN STATIC CYCLE TERHADAP PENURUNAN NYERI DAN PENINGKATAN KEMAMPUAN FUNGSIONAL PADA PENDERITA OSTEOATRITIS KNEE DEKSTRA (CASE REPORT) Amalia Rizky Artama; Farid Rahman
Journal of Innovation Research and Knowledge Vol. 2 No. 8: Januari 2023
Publisher : Bajang Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53625/jirk.v2i8.4625

Abstract

Osteoarthritis lutut atau yang biasa dikenal sebagai pengapuran pada sendi lutut merupakan masalah yang terjadi di lutut, menyebabkan penurunan aktifitas fungsional. Kasus ini juga sering terjadi pada lansia yang sering melakukan aktifitas naik turun tangga dan jongkok pada usia mudanya. Pada kasus osteoarthritis grade 4 harus dilakukan penggantian sendi berupa Total Knee Replasmen (TKR). Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui apakah modalitas Fisioterapi berupa pemberian Tens, Quadriceps strengthening exercise dan statik cycle terhadap penurunan nyeri dan peningkatan aktifitas fungsional efektif digunakan dalam penanganan kasus osteoarthritis lutut. Dengan metode penelitian case report (studi kasus) yang dilakukan pada seorang pasien osteoarthritis lutut di RSUD dr Soehadi Prijonegoro sragen yang dilakukan pada bulan November 2021. Hasil penelitian di dapatkan bahwa intervensi Fisioterap yang dilakukan selama 3 kali pertemuan menunjukkan hasil akhir berupa penurunan nyeri danpeningkatan kemampuan fungsional pasien.
Program Fisioterapi pada Kondisi Pasien Lesi Nervus Peroneus (Drop Foot) Pada Penderita Kusta : Case Report A Abdurrachman; Farid Rahman
Prosiding University Research Colloquium Proceeding of The 16th University Research Colloquium 2022: Mahasiswa (Student Paper Presentation)
Publisher : Konsorsium Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Perguruan Tinggi Muhammadiyah 'Aisyiyah (PTMA) Koordinator Wilayah Jawa Tengah - DIY

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kusta adalah penyakit menular kronis yang menahun yang disebabkan oleh bakteri atau kuman mycobacterium leprae. Penyakit ini menyerang kulit, saraf perifer, mukosa saluran pernapasan bagian atas, dan mata. Kusta dapat disembuhkan dan pengobatan pada tahap awal dapat mencegah kecacatan. Salah satu permasalahan yang muncul dari kondisi adalah gangguan atal lesi padan nervus peroneous yang mengakibatkan terjadinya drop foot. Drop foot adalah kondisi dimana pasien tidak mampu mengangkat sisi kaki bagian depan yang mengakibatkan terjadinya penurunan kekuatan otot, gangguan ROM serta keseimbangan dan fungsional. Fisioterapi yang diberikan pada kasus ini antara lain electrical stimulation, stretching, assisted active movement untuk mempertahankan sifat dan fungsi otot. Untuk mengeahui hasil dari program fisioterapi pada kondisi lesi nerve peroneous (drop foot) e.c kusta. Setelah dilakukan tindakan fisioterapi sebanyak 6 kali pertemuan didapatkan hasil adanya peningkatan kekuatan otot pada dorso fleksi dekstra 1 poin dan sisnitra 2 poin, plantar fleksi dekstra 1 poin dan sinistra 1 poin, eversi ankle dekstra tetap dan sinistra 1 poin, sedangkan inversi dekstra 1 poin dan sinistra 1 poin. Peningkatan ROM dorso fleksi dekstra aktif 15 derajat dan pasif 20 derajat, dorso fleksi sinistra aktif 10 derajat dan pasif 25 derajat, eversi dektra hanya pasif 5 derajat dan eversi dektra pasif 5 derajat. Peningkatan keseimbangan mengalami penningkatan skor 3 poin dan fungsional sendi ankle terjadi peningkatan 13 poin. Kesimpulan : program fisioterapi berupa electrical stimulation, stretching, assisted active movement bisa meningkatkan kekuatan otot, gangguan ROM serta keseimbangan dan fungsional pada kondisi lesi nerve peroneous (drop foot) e.c kusta.
Pencegahan Peningkatan Cidera dan Peningkatan Kemampuan pada Atlet di Sekolah Sepak Bola At Farmasi Blulukan Farid Rahman; Muhammad Farkhan Al-Hafidz; Muhammad Hasbi Alfarizy; Nanda Dias Wulandari; Nadiya Izzatul Jannah; Muhammad Anugerah Dzul Kaidah; Arif Pristianto
Prosiding University Research Colloquium Proceeding of The 16th University Research Colloquium 2022: Bidang MIPA dan Kesehatan
Publisher : Konsorsium Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Perguruan Tinggi Muhammadiyah 'Aisyiyah (PTMA) Koordinator Wilayah Jawa Tengah - DIY

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Olahraga merupakan kegiatan positif yang menyehatkan apabila dijalankan sesuai dengan prosedur dan porsi yang telah ditentukan, salah satunya adalah sepak bola. Sepak bola merupakan olahraga bola besar dengan tujuan menangnya yaitu mencetak goal atau score sebanyak mungkin. Umumnya| sepak bola tidak |jauh dari kata cidera, kram dan keseleo. |Cidera yang sering terjadi adalah cidera bagian lutut dan bagian ankle. Kram dan keseleo sering terjadi pada bagian paha (hamstring) dan bagian betis (gastrok). Upaya yang dilakukan untuk pencegahan cidera dan peningkatan kemampuan diantaranya adalah “Kinnesio Tape” (Tapping). Tapping biasanya digunakan untuk memperlancar aliran darah, mengurangi bengkak, dan mencegah terjadinya spasme.
Penatalaksanaan Fisioterapi pada Kondisi Total Hip Replacement Sinistra dengan Infrared, Massage Gun, dan Terapi Latihan Farid Rahman; Zannuba Alifah Chafsoh; Annida Fathya; Ferry Teguh Wibowo; Ilham Setya Budi
Prosiding University Research Colloquium Proceeding of The 16th University Research Colloquium 2022: Bidang MIPA dan Kesehatan
Publisher : Konsorsium Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Perguruan Tinggi Muhammadiyah 'Aisyiyah (PTMA) Koordinator Wilayah Jawa Tengah - DIY

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Hip Joint merupakan sendi yang berperan sebagai sendi multi-axial, dan ball and socket di mana tubuh bagian atas seimbang selama berdiri dan berjalan. Keseimbangan dan stabilitas yang diberikan memungkinkan gerakan yang dilakukan selama beraktivitas sehari-hari. Hip joint dapat bergerak pada gerakan fleksi, ekstensi, abduksi, adduksi, internal rotasi, dan eksternal rotasi. Sendi hip seringkali mengalami beberapa masalah baik yang bersifat degenerative maupun non-degeneratif, seperti fracture, dan osteoarthritis pada hip. Total Hip Replacement (THR) adalah salah satu operasi penangan yang paling hemat biaya dan sukses secara konsisten. THR merupakan salah satu bentuk operasi untuk mengganti sendi dengan protase pada hip joint yang diharapkan dapat menghasilkan penghilang rasa sakit, pemulihan fungsional, dan peningkatan kualitas hidup. Pada pasien post THR terjadi perubahan fungsi sendi dan otot serta ligamen karena kekuatan yang menurun. Selain itu juga timbul rasa nyeri dan keterbatasan gerak pasca operasi. Keterbatasan gerak yang dialami pasien post THR dapat mengganggu aktivitas fungsional serta gaya berjalan sampai dua tahun setelah operasi. Program Fisioterapi dalam kasus THR dapat meningkatkan mobilitas pasien, membantu mencegah komplikasi yang dapat timbul akibat post THR. Pengukuran yang dilakukan menggunakan NRS, MMT, Goniometer, dan Midline untuk mengetahui perkembangan subjek. Melalui metode rancangan studi kasus tunggal, pasien dalam penelitian ini telah mengisi informed consent untuk dijadikan subjek dalam penelitian ini. Tujuan penelitian ini adalah mengetahui efek manajemen fisioterapi pada kondisi post operasi THR dengan infrared, massage gun , dan terapi latihan. Pada penelitian ini penulis mendapatkan hasil berupa penurunan nyeri, penurunan oedema, peningkatan lingkup gerak sendi, dan tidak adanya peningkatan pada kekuatan otot.
Penatalaksanaan Fisioterapi pada Kasus Bell’s Palsy di Rumah Sakit Jiwa Daerah Dr. RM. Soedjarwadi Farid Rahman; Nabila Tiabarte; Maryam Habibah; Arvindha Faradilla; Ory Kusti Oviandar; S Sukatwo
Prosiding University Research Colloquium Proceeding of The 16th University Research Colloquium 2022: Bidang MIPA dan Kesehatan
Publisher : Konsorsium Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Perguruan Tinggi Muhammadiyah 'Aisyiyah (PTMA) Koordinator Wilayah Jawa Tengah - DIY

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Bell’s palsy adalah gangguan saraf dimana terjadinya kelemahan atau kelumpuhan saraf perifer dari nervus VII yang penyebabnya belum diketahui secara pasti dengan onset akut dalam waktu 72 jam tanpa adanya penyakit neurologis lainnya. Prevalensi angka kejadian secara global yaitu 15 – 20 per 100.000 dengan 40.000 kasus baru setiap tahun. Prognosis tergantung pada jenis lesi. Sekitar 70% pasien pulih sepenuhnya dalam waktu 6 bulan dan 30% pasien tidak pulih sepenuhnya. Seorang perempuan berumur 49 tahun, berprofesi sebagai petani dan muslim, berdomisili di Randulanang, klaten. Hasil pemeriksaan yang dilakukan pada pasien, ditemukan adanya asimetri pada salah satu sisi wajah terutama mulut yang merot ke kiri, adanya keterbatasan saat mengedipkan mata, keterbatasan bersiul, keterbatasan dalam mengerutkan dahi, tersenyum. Laporan kasus ini bertujuan untuk mengetahui pelaksanaan fisioterapi dalam meningkatkan kekuatan otot-otot wajah dan meningkatkan kemampuan fungsional otot-otot wajah. Modalitas fisioterapi yang bisa digunakan untuk menangani problematika pasien bell’s palsy adalah infra red, electrical stimulation, dan massage. Metode yang digunakan berupa rancangan studi kasus tunggal dengan melakukan pengukuran ugo fisch scale dan manual muscle testing yaitu membandingkan antara skor sebelum dan sesudah intervensi. Setelah dilakukan terapi selama 2 kali didapati adanya peningkatan skala ugo fisch scale pada T1 : 54 menjadi T2: 88. Terdapat peningkatan kekuatan otot wajah frontalis pada T1: 1 menjadi T2: 3, otot corrugator supercilii T1: 3 menjadi T2: 5, otot procerus T1: 1 menjadi T2: 3, otot orbicularis oculi T1: 3 menjadi T2: 5, otot nasalis T1: 1 menjadi T2: 3, otot depressor anguli oris T1: 1 menjadi T2: 3, otot orbicularis oris T1: 3 menjadi T2: 5, otot buccinator T1: 1 menjadi T2: 3.
Edukasi Sprain Ankle Pada Persatuan Sepak Bola Hizbul Wathan di Desa Banyudono Boyolali Aulia Safa' Nabila; Farid Rahman; Muhammad Mumtaz Ramadhani; Farikha Syifa'u Azzahrah; Rizki Setiawan; Aulia Fahriza Rahmawati; Arif Pristianto
Prosiding University Research Colloquium Proceeding of The 16th University Research Colloquium 2022: Bidang Pengabdian Masyarakat
Publisher : Konsorsium Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Perguruan Tinggi Muhammadiyah 'Aisyiyah (PTMA) Koordinator Wilayah Jawa Tengah - DIY

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Sprain ankle adalah penguluran (overstretch) atau kerobekan pada ligamen lateral akibat adanya gaya inversi dan plantar flexi yang terjadi secara tiba-tiba. Sprain ankle memberikan sumbangan besar terhadap tingkat kunjungan ke unit gawat darurat meskipun hal itu ditentukan kembali oleh beberapa faktor. Para pemain melaporkan bahwa cedera yang paling sering mereka alami terjadi pada area lateral pergelangan kaki. Oleh karena itu penulis memberikan solusi dengan memberikan edukasi dalam bentuk penyuluhan dan praktik langsung kepada pemain. Kegiatan ini bertujuan untuk mengedukasi pemain terkait cedera sprain ankle sehingga pemahaman pemain mengalami peningkatan yang diharapkan dapat mencegah, menangani, dan merawat cedera sprain ankle. Kegiatan ini dihadiri oleh 21 pemain PSHW dan dilakukan dengan metode ceramah dan demonstrasi. Hasilnya adalah terdapat peningkatan pemahaman yang signifikan pada peserta berkaitan dengan sprain ankle setelah diuji menggunakan quesioner pre-test dan post-test. Edukasi dengan metode lain mungkin dapat dilakukan untuk memaksimalkan dampak dari kegiatan ini.
Pengaruh Latihan Plyometric terhadap Peningkatan Vertical Jump pada Pemain Basket Farid Rahman; Afrizal Bintang Ramadhan; Ardianto Kurniawan; Dinda Ayudya Puspitaningrum
Jurnal Kesehatan Vokasional Vol 8, No 1 (2023): February
Publisher : Sekolah Vokasi Universitas Gadjah Mada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22146/jkesvo.75286

Abstract

Latar Belakang: Permainan bola basket membutuhkan kemampuan untuk bergerak dan merubah arah bola dengan cepat (ability), kelincahan (agility), serta melompat (jumping). Kemampuan melompat vertikal dan  horizontal diperlukan pemain basket untuk dapat bermain optimal. Latihan plyometric merupakan latihan yang efektif dalam meningkatkan kemampuan vertical jump.Tujuan: Mengetahui pengaruh latihan plyometric berbasis progresif untuk meningkatkan vertical jump pemain basket.Metode: Penelitian ini menggunakan pendekatan quasi experiment yang dilakukan untuk mencari sebab dan akibat dengan desain penelitian pre and post-test with control group. Responden dalam penelitian berjumlah sebanyak 14 orang yang dibagi menjadi dua kelompok ataupun golongan serta dipilih secara acak, yaitu kelompok perlakuan dan kontrol masing-masing 7 orang.Hasil: Analisis pengaruh pemberian latihan plyometric terhadap vertical jump terdapat hasil p <0,05 dengan nilai sig 0,018 terhadap kelompok perlakuan serta hasil p >0,05 dengan nilai sig 0,053 pada kelompok kontrol, sedangkan analisis beda pengaruh antara kelompok perlakuan dan kontrol diperoleh hasil p < 0,05 dengan nilai sig 2 tailed sejumlah 0,001.Kesimpulan: Terdapat pengaruh pemberian latihan plyometric terhadap peningkatan vertical jump pemain basket.
Penatalaksanaan Fisioterapi dengan Mckenzie Exercise dan Core Stability Exercise Pada Kondisi Hernia Nukleus Pulposus (HNP) Lumbal: Case Report Dessy Triana Ramadhani; Farid Rahman; Haryatmo Haryatmo
Ahmar Metastasis Health Journal Vol. 2 No. 4 (2023): Ahmar Metastasis Health Journal
Publisher : Yayasan Ahmad Mansyur Nasirah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53770/amhj.v2i4.157

Abstract

Hernia Nukleus Pulposus merupakan terjadinya robekan pada annulus fibrosus diskus intervetebralis, dan nucleus pulposus keluar melalui robekan annulus fibrosus, sehingganya terjadi penekanan akar saraf tulang belakang.  Robeknya annulus fibrosus menyebabkan kompresi akar saraf ini menyebabkan nyeri pada punggung bawah. Pasien dengan keluhan LBP yang disebabkan oleh HNP lumbal degeneratif sering melaporkan keluhan nyeri pada punggung bawah hingga ekstremitas bawah, gangguan dalam kemampuan berdiri dan berjalan dengan durasi lama, tidak hanya menyebabkan nyeri pada punggung bawah tetapi juga terjadi kelemahan otot pada lumbal dan ketidakseimbangan otot. Salah satu metode mengatasi HNP lumbal yaitu McKenzie exercise dan Core Stability exercise. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui efek pemberian McKenzie exercise dan Core Stability exercise pada pasien HNP Lumbal. Setelah dilakukan pemberian  Latihan mckenzie dan Latihan core stability selama 3 kali seminggu didapatkan penurunan tingkat nyeri, terutama pada nyeri gerak dengan T1: 6, T2: 5, T3: 4 dan peningkatan lingkup gerak sendi pada trunk. Berdasarkan hasil studi yang telah dilakukan  Latihan mckenzie dan Latihan core stability selama 3 sesi pertemuan pada pasien HNP Lumbal terdapat penurunan tingkat nyeri dan terdapat peningkatan lingkup gerak sendi pada trunk atau lumbal. Pada penelitian selanjutnya diharapkan terdapat penelitian yang berjangka waktu cukup lama sehingga dapat mengetahui efektivitas McKenzie exercise dan core stability exercise pada peningkatan kekuatan otot trunk.
Co-Authors A Abdurrachman Abdurrachman, A Abdurrafi Fajar Syauqi Adelia Rahmayanti Adelia Suryani Adnan Faris Naufal Afriani, Bondhan Afrizal Bintang Ramadhan Afrizal Bintang Ramadhan Afyoga Fahrizal Yahya Agus Prasetyo AGUS WIDODO Agus Widodo Agus Widodo Ahmad Najib Ali Ziyan Ahmad Najib Ali Ziyan Ahmada Norma Syinta Aisyah Nurul Khasanah Al-Hafidz, Muhammad Farkhan Alfarizy, Muhammad Hasbi Alvera Ulya Hasdianti Amalia Faradilla Rahim Amalia Faradilla Rahim Amalia Rizky Artama Amanda, Mutiara Sabta Anas Pradana Andika Yulian Marros Angga Pebrian Saputra Anindya Maghfira Zain Annida Fathya Annisa Kusuma Nurratri Anom, Firdho Muchdi Alwidian Anugerah, Ricky Winarsa Desti Anugrah Nur Warthadi Anwar Mahnan Qomari Aqilla Fadia Haya Aqilla Fadia Haya Aquariza, Eliska Elok Aqzal Dwi Kuncoro Ardhita Hilwa Zakia Ardianto Kurniawan Ardianto Kurniawan Ardianto Kurniawan Ardianto Kurniawan ARIF KURNIAWAN Arif Kurniawan Arif Pristianto Arif Pristianto Arifin, Akhmad Zaenal Aristiawati, Bulan Febri Putri Ariyanti, Rahmania Ulfi Arvindha Faradilla Arzhuma Arza Lazuardy Arzhuma Arza Lazuardy Asri Lutfika Hidayati Atik Hidayati Atikah Nurulinsani Atikah Nurulinsani Atitik, Agustina Rahmawati Aulia Fahriza Rahmawati Aulia Safa' Nabila Aulia, Fawantina Nisa Aura Anisa Caesar Riskia Ayu, Andini Sukma Azizah Shalsa Billa Azra, Nur Afrina Azzahrah, Farikha Syifa'u Bahertha Rachmatika Bangkit Dwi Prihantoro Bintari, Rizky Putri Bondhan Afriani Brissa Isabel Salsabila Budi, Ilham Setya Bulan Febri Putri Aristiawati Cahyadi, Muhammad Mukhlis Cahyadi, Mukhlis Calvin Hendrawan Roneta Calvin Hendrawan Roneta Candra Aditya Wardana Chafsoh, Zannuba Alifah Cikiesa Ilham Faiz Davini Dwi Maycahyasari Dessy Triana Ramadhani Devi Rahma Fadila Dhiva Luhtirani Yanitamara Dhiva Luthirani Yanitamara Dimas Zena Wijaya Dinda Ayudya Puspitaningrum Dinda Ayudya Puspitaningrum Dinda Ayudya Puspitaningrum Dinda Ayudya Puspitaningrum Dinik Ayundya Marli Dinik Ayundya Marlis Dipta Hiqmal Wirananta Diyah Luthfika Khaerani Dwi Rosella Komala Sari Dwi Rosella Komalasari Dwiastuti, Riani Edward Kusumandari Eka Widyaningrum Eko Prihati Endang Susilaningsih Endrawati, Ika Eni Sulistyowati Eni Susilowati Erica Dimashanda Etik Yunita Sari Faizal Riza Wahyudi Fajar Mulyanto Faradilla, Arvindha Farah Hanifah Setiarahmawati Farah Hanifah Setiarahmawati Farikha Syifa'u Azzahrah Fatati Nurainni Putri Fathya, Annida Fawantina Nisa Aulia Fera Syofwatin Ni’mah Ferry Teguh Wibowo Firya Zalfa' Azza Faa'iza Fitria Shafa Salsabila G. Gunawan Ghoida, Hasna Gusti Dwi Apriyanto Gusti Dwi Apriyanto H Hartatik, H Habibah, Maryam Hafiz Arief Nur’ana Hafizh, Babsell Aufaa Haidar Ahmad Raihan Hakny Kusuma Haqia, Selma Safiannisa Haryatmo Haryatmo Helena Audrey Eldifa Khoirunnisa Heni Astuti Heni Astuti Hilya Alifiah Hisanah I Ketut Suada Ilham Setya Budi Ilham Setya Budi Ilham Setya Budi Ilham Setya Budi Ilham Setya Budi Ilham Setya Budi Ilham Setya Budi Ilham Setya Budi Ilham Setya Budi Ina Hidayati Indi Awaliah Innie Kurniawati Intan Herlinawati Intan Herlinawati Ishad, Muhammad Raihan Ismieatun Hasanah Isnaini Herawati Ivana Hanun Nisa Janani, Ummi Syarfina Jannah, Amala Istiqomah Jannah, Nadiya Izzatul Jasmine, Safira Amalia Jihadilia Islami Putri Kadek Agustini Aryani Kaidah, Muhammad Anugerah Dzul Karimatun Naim Kasumbung, Muhammad Tasa Katno Asha Khairun Nisa Komalasari, Dwi Rosella Konara Budi Sudrajat Kumala, Ulfa Kurnia Lutfi Farizqi Kurniati, Risa Fitri Kurniawan, Ardianto Kusdwi Hastuti Kusdwi Hastuti Kustiawan, Hendra Kusuma, Hakny Kusuma, Reza Perdana Kusumandari, Edward Larasati Larasati Latifa, Devi Indah Latifah Siti Nurjanah Lazuardy, Arzhuma Arza Lisa Grafita Luluk Setya Arimbi Lutfi, Idvan Madaniyah, Serilda 'Alya' Manun, Arumi Lulul Maryam Habibah Miftahurrizqia, Erika Monalisa Meidania Muh Anugerah Dzul Kaidah Muh Anugerah Dzul Kaidah Muhammad Angga Al Athfal Muhammad Angga Al Athfal Muhammad Anugerah Dzul Kaidah Muhammad Dimas Rakha Arkananta Muhammad Fadli Muhammad Farkhan Al-Hafidz Muhammad Hasbi Alfarizy Muhammad Ibnu Nazar Muhammad Irfan Setiadi Muhammad Mukhlis Cahyadi Muhammad Mumtaz Ramadhani Muhammad Raihan Ishad Muhammad Raihan Maulidan Muhammad Shamil Muwaffaq Muhammad Shamil Muwaffaq Muhammad Tasa Kasumbung Mukhlis Cahyadi Muna, Naliatul Mutiara Sabta Amanda Mutiara, Farrah Rizky Muttaqqin, Zaenal Nabila Tiabarte Nabila, Aulia Safa' Nabila, Kholida Nadiya Izzatul Jannah Nafi' Ika Salsabella Nafi' Ika Salsabella Naliatul Muna Nanda Dias Wulandari Nawang Galih Wijayandari Nazar, Muhammad Ibnu Nimas Ayu Anggraeni NINGRUM, TYAS SARI RATNA Ningrum, Tyas Sari Ratna Ningrum Nita Ardiani Noor Laela Fitria Novia Eka Pratiwi Nunik Pramesti Nunik Pramesti Nur Annisa Nur Azizah Nur'aini, Daninta Lintang Nurjanah, Latifah Siti Nurpratama, Siti Hardiyanti Nurratri, Annisa Kusuma Nursaputri, Nursaputri Nurvitasari, Inna Olivia, Septina Ory Kusti Oviandar Oviandar, Ory Kusti Pamungkas Putra Ujir Surga Pangastuti Rahayu Pramesti, Nunik Pratiwi, Novia Eka Pratiwi, Rossy Eka Prayitno, P Puji Eva Annisaa Pungki Indarto Puspitaningrum, Dinda Ayudya Putri Andhini, Nur Intan Lia Putri Satrio, Alifia Azzahra Putri, Nadzifa Salsabila Haris Putri, Nafisa Destriana Putri, Rafika Sakina Putri, Selly Riski Qonitah Faizatul Fitriyah Raharjo, Maula Ma’ruf Fatiha Putra Rahayu, Pangastuti Rahmacintamia Azizah Rahmawati, Aulia Fahriza Raihani, Siti Ramadhani, Muhammad Mumtaz Reza Perdana Kusuma Ricky Winarsa Desti Anugerah Rifaudin Rifaudin Rinna Ainul Maghfiroh Rita Setiyaningsih Riza, Oni Iftar Riza, Oni Iftaru Rizki Setiawan Rizky Putri Bintari Rochmawati, Rizki Wahyu Dhani Rossy Eka Pratiwi S Sukatwo Salsabila Malikatul Jannah Salsabila Saufia Aura Sadin Samiyem Samiyem Samiyem, Samiyem Santi Putriani Sartini Sartini Seliana Sinta Debi Seliana Sinta Debi Selly Riski Putri Selma Safiannisa Haqia Selma Safiannisa Haqia Shandyka Trybuana Shervina Aryan Shifwa Anantha Shervina Aryan Shifwa Anantha Shureenzen Suci Syafatillah Siti Hardiyanti Nurpratama Siti Khadijah Siti Raihani Siti Raihani Sugijanto - Sugiyarti, Zara Sukatwo, S Supianti, Yulia Ilma Supramono, Agus Suryani, Adelia Susanti, Yulis Syamsul Ari Wicaksono Syarif Hidayat Syarif Hidayat Syauqi, Abdurrafi Fajar Syinta, Ahmada Norma Taufik Anwar Taufik Eko Susilo Taufiq Anwar Tiabarte, Nabila Tiara Fatmarizka Totok Budi Santoso Ulfa Kumala Vina Rosida Vionita, Yulia W Wijianto Wahyu Andriawan Wahyu Rizkika Azis Wahyu Rizkika Azis Wahyu Tri Sudaryanto Wahyuni Wahyuni Wardana, Candra Aditya Wibowo, Ferry Teguh Widyaningrum, Eka Wijayanti, Dian Rahayu Wijayanti, Putri Eka Wijianto Wijianto Wulandari, Nanda Dias Yasyfi Addiningsih Yulia Ilma Supianti Yulia Vionita Yulis Susanti Yusuf Arianto Yusuf Arianto Zakia, Ardhita Hilwa Zannuba Alifah Chafsoh