Claim Missing Document
Check
Articles

Mikrofasies batugamping Formasi Tokala Daerah Ululere dan Sekitarnya, Kabupaten Morowali Sulawesi Tengah Arisona; Praja, Nia Kurnia; Eldin; Masri; Muliddin; Ali Okto; Hasria; Bahdad
Jurnal Geologi dan Sumberdaya Mineral Vol. 25 No. 1 (2024): JURNAL GEOLOGI DAN SUMBERDAYA MINERAL
Publisher : Pusat Survei Geologi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33332/jgsm.geologi.v25i1.786

Abstract

Penelitian mikrofasies batugamping telah dilakukan pada Formasi Tokala Daerah Ululere. Formasi Tokala terendapkan pada lingkungan laut dalam hingga laut dangkal. Tujuan utama penelitian ini yaitu untuk menentukan lingkungan pengendapan batugamping dengan pendekatan zona mikrofasies. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan secara analisis kualitatif dengan menggunakan data lapangan dan dilanjutkan dengan analisis laboratorium. Penentuan mikrofasies batugamping pada lokasi penelitian menggunakan analisis standar mikrofasies dengan sayatan tipis. Analisis petrografi terhadap sepuluh sampel batugamping menunjukan beberapa litologi meliputi mudstone, wackestone, packstone dan batugamping kristalin dengan kelimpahan foraminifera planktonik. Berdasarkan hasil analisis petrografi memperlihatkan beberapa tipe mikrofasies batugamping yaitu wackestone bioklastika dengan foraminifera planktonik globigerinids, mudstone pelagis dengan foraminifera planktonik globigerinid, mudstone dengan mikrit dan mikrosparit, dan peloidal packstone. Mikrofasies ini terendapkan di beberapa lingkungan pengendapan yaitu lingkungan dangkalan dalam, tepi dangkalan dalam dan paparan terbatas. Ketiga lingkungan pengendapan ini memiliki energi yang rendah dan memiliki komposisi mikrit yang sangat banyak serta kelimpahan foraminifera plantonik. Kata kunci: mikrofasies, batu gamping, foraminifera plantonik, Formasi Tokala, kristalin
Educational Games and Sports to Increase the Knowledge of Pendidikan Guru Sekolah Dasar (PGSD) in Shaping Social Behavior Agus Wiyanto; Dian Kusumawati; Ade Bagus Primadoni; Masri; Karimuddin; Novi Lidya Isdarianti; Zulfikar
GANDRUNG: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 5 No. 1 (2024): GANDRUNG: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Fakultas Olahraga dan Kesehatan, Universitas PGRI Banyuwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36526/gandrung.v5i1.3970

Abstract

Guru berperan dalam membentuk kepribadian siswa, untuk menjadi seorang guru harus menyelesaikan pembelajaran yang dilaksanakan di jenjang perguruan tinggi. Tantangan guru saat ini bukan hanya sekedar transfer ilmu pengetahuan saja, akan tetapi nilai karakter dan perilaku sosial yang baik juga penting dan tidak boleh diabaikan. Perilaku sosial akan memberikan dampak yang positif jika diwujudkan melalui perbuatan yang baik dan begitu pula sebaliknya. Aspek dalam membentuk perilaku sosial siswa sekolah dasar dapat dilakukan melalui permainan dan olah raga yang dikonseptualisasikan sedemikian rupa sehingga mampu menciptakan komunikasi dan interaksi yang baik. Nilai-nilai sosial yang ada dapat dijadikan sebagai sarana pembentukan perilaku siswa sekaligus penanaman nilai-nilai karakter. Tujuan pengabdian kepada masyarakat yang diberikan kepada mahasiswa program studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar adalah karena mereka adalah calon guru yang nantinya akan mengemban tugas penting dalam menciptakan siswa yang berakhlak mulia dan berbudi luhur, oleh karena itu sangat penting untuk menambah pengetahuan siswa salah satunya dapat dilakukan melalui bentuk permainan dan olah raga yang dijadikan sebagai sarana pendidikan dalam mengimplementasikan aspek perilaku sosial yang baik.
Faktor Yang Memengaruhi Akses Pelayanan di UPTD Puskesmas Masri; Mukhlis; Lisa Rahmi; Nurul Atikah; Abqariah
Nursing Care and Health Technology Journal (NCHAT) Vol. 5 No. 2 (2025): Nursing and Health Care Technology-July to December Period
Publisher : Progres Ilmiah Kesehatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56742/nchat.v5i2.171

Abstract

Pelayanan Kesehatan (UPTD) merupakan organisasi kesehatan pelayanan komprehensif, termasuk pengobatan penyakit dan pencegahan kepada masyarakat atau puskesmas merupakan sebagai fasilitas pelayanan kesehatan yang menyelenggarakan layanan kesehatan secara paripurna melalui berbagai jenis pelayanan, termasuk rawat inap, rawat jalan, dan gawat darurat. Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui faktor yang memengaruhi akses pelayanan di UPTD Puskesmas. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan desain penelitian deskriptif korelatif dengan pendekatan cross sectional. Jumlah sampel dalam penelitian ini sebanyak 60 responden, dengan teknik pengambilan random sampling. Variabel dependen penelitian adalah akses pelayanan, sedangkan independen variabelnya adalah faktor sosial ekonomi dan pengetahuan. Analisis bivariat menggunakan uji data kategori chi square Test (X2) pada tingkat kemaknaannya adalah 95% (P ? 0.05). Berdasarkan hasil uji chi square Test (X2) didapatkan dari 60 responden Sosial ekonomi sebanyak 37 orang (84.1%) dengan nilai p-value 0.669 > 0.05, pengetahuan sebanyak 41 orang (89.1%) nilai p-value 0.374 > 0.05. Kesimpulan tidak ada pengaruh yang signifikan antara faktor sosial ekonomi, pengetahuan terhadap Akses Pelayanan di UPTD Puskesmas.
Faktor Komunikasi, Waktu Serta Perjanjian dan Konsensus yang Berhubungan dengan Penerapan Discharge Planning di Rumah Sakit Mukhlis; Masri; Abqariah; Nurul Atikah
Nursing Care and Health Technology Journal (NCHAT) Vol. 5 No. 2 (2025): Nursing and Health Care Technology-July to December Period
Publisher : Progres Ilmiah Kesehatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56742/nchat.v5i2.194

Abstract

Discharge planning merupakan perencanaan yang dilakukan untuk pasien dan keluarga sebelum pasien meninggalkan rumah sakit, pendokomentasian belum sesuai dengan Standar Operasional Prosedur (SOP) sehingga berpotensi kembali menjalani rawat ulang setelah pulang dari rumah sakit. Tujuan penelitian untuk menganalisis faktor yang berhubungan dengan penerapan discharge planning di Rumah Sakit Umum Daerah Kabupaten Pidie. Jenis penelitian kuantitatif dengan rancangan cross sectional study. Jumlah sampel 288 responden dengan pemilihan sampel secara purposive sampling. Alat pengumpulan data berupa kuesioner. Data dianalisis menggunakan uji statistik diskriptif. Hasil penelitian didapatkan ada hubungan faktor personil (p-value = 0.001), faktor keterlibatan dan partisipasi (p-value = 0.003), faktor komunikasi (p-value = 0.000), faktor waktu (p-value = 0.001) serta faktor perjanjian dan konsensus (p-value = 0.016) dengan penerapan discharge planning. Faktor yang paling dominan berhubungan penerapan discharge planning adalah faktor komunikasi dengan (p-value = 0.000) / dan OR/Exp (B) sebesar 9.071. Kesimpulan dari penelitian ini menunjukan bahwa penerapan discharge planning di Rumah Sakit Umum Daerah Kabupaten Pidie secara signifikan berhubungan dengan faktor komunikasi, waktu serta kejadian dan konsensus.  
KEMAMPUAN BERPIKIR KREATIF MATEMATIS PADA MODEL PEMBELAJARAN QUANTUM TEACHING DAN MIND MAPPING Farras, Haniyah Raihani; Masri; Asmara, Adi; Ristontowi
Differential: Journal on Mathematics Education Vol. 3 No. 1 (2025): Differential: Journal on Mathematics Education
Publisher : Universitas Muhammadiyah Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32502/differential.v3i1.555

Abstract

Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan kemampuan berpikir kreatif matematika siswa yang diajar menggunakan model pembelajaran konvensional, Mind Mapping, dan Quantum Teaching di SMP Negeri 2 Rejang Lebong. Penelitian ini merupakan eksperimen semu dengan tiga kelas sampel: kelas VII E (Quantum Teaching), VII D (Mind Mapping), dan VII B (konvensional). Data dikumpulkan melalui post-test. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat perbedaan signifikan dalam kemampuan berpikir kreatif matematika siswa berdasarkan model pembelajaran yang digunakan. Siswa pada kelas Quantum Teaching menunjukkan hasil yang lebih tinggi dibandingkan dengan dua kelas lainnya. Hasil uji statistik menunjukkan nilai signifikansi sebesar 0,23462 dan 0,43, serta t-hitung 33,737988 yang lebih besar dari t-tabel 3,10. Temuan ini menunjukkan bahwa Quantum Teaching lebih efektif dalam meningkatkan kemampuan berpikir kreatif siswa dalam belajar matematika. Kata kunci : mind mapping, quantum teaching, konvensional
UPAYA MENINGKATKAN MINAT BELAJAR SISWA PADA PENJUMLAHAN DAN PENGURANGAN DENGAN METODE JARIMATIKA Eka Putri, Rafina; Rizki; Masri; Ristontowi
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (JIMAKUKERTA) Vol. 5 No. 3 (2025): JIMAKUKERTA
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat Universitas Muhammadiyah Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36085/jimakukerta.v5i3.9263

Abstract

Kegiatan ini berangkat dari permasalahan rendahnya antusiasme belajar siswa kelas IV terhadap mata pelajaran Matematika di SDN 84 Kota Bengkulu. Tujuan dari Kegiatan ini adalah mendeskripsikan penggunaan metode jarimatika dalam meningkatkan minat belajar siswa pada materi operasi penjumlahan dan pengurangan. Subjek Kegiatan melibatkan 26 siswa kelas IV tahun ajaran 2024/2025. Kegiatan dilakukan bersamaan dengan program Kuliah Kerja Nyata (KKN) melalui sosialisasi metode pembelajaran inovatif kepada guru serta siswa. Jenis Kegiatan ini menggunakan desain Kegiatan Tindakan Kelas (PTK) dengan teknik pengumpulan data berupa observasi aktivitas belajar serta tes awal keterampilan berhitung. Hasil Kegiatan menunjukkan bahwa tingkat minat belajar sebelum penerapan metode jarimatika berada pada kategori rendah (45,60%). Setelah tindakan, minat belajar meningkat menjadi 72,30% dengan kategori tinggi.
Empowering Young High School Students Through The Preservation Of Traditional Health Therapy Tools As Local Wisdom Heritage Nurhadi Santoso; Agus Wiyanto; Masri; Dian Kusumawati
GANDRUNG: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 7 No. 1 (2026): GANDRUNG: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Fakultas Olahraga dan Kesehatan, Universitas PGRI Banyuwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36526/gandrung.v7i1.7512

Abstract

Preserving local wisdom in the field of health, particularly traditional health therapy tools, has become a challenge in the era of modernisation due to the declining interest of the younger generation in learning about and applying them. This community service activity aims to empower senior high school students through education, practical training, and participatory empowerment so that they are able to understand, use, and preserve traditional health therapy tools as cultural heritage. The methods used include needs identification, educational socialisation, guided practical training, empowerment of students as agents of preservation, and periodic monitoring and evaluation. The results of the community service show an increase in students' knowledge, attitudes, and skills in using traditional therapy tools, as well as an increase in their enthusiasm to play an active role in preserving local wisdom. This activity also fostered students' awareness of cultural and health values based on local wisdom, while shaping the character of the younger generation to care about culture and community welfare. Thus, empowering students through community service can be an effective strategy for maintaining the sustainability of traditional health therapy tools and strengthening the nation's cultural identity.
VALIDITY AND PRACTICALITY OF ENGINEERING DESIGN THINKING-BASED STUDENT WORKSHEETS: Bengkulu, Indonesia Sukma Lestari; Masri; Risnanosanti
Jurnal Math-UMB.EDU Vol. 13 No. 2 (2026): MARCH
Publisher : Universitas Muhammadiyah Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36085/math-umb.edu.v13i2.10134

Abstract

This study aims to determine the validity and practicality of Engineering Design Thinking (EDT)-based Student Worksheets (LKPD). The research employed a development research method using three of the four stages in the 4D (Four-D) development model, namely define, design, and develop. The research subjects consisted of one teacher and 29 students in the implementation class. The instruments used included expert validation sheets and practicality questionnaires. The results showed that the validity score of the LKPD reached 88.61%, which falls into the "very valid" category. The practicality score based on the teacher's assessment averaged 87.5%, while the students assessment averaged 85.3%, indicating a high level of practicality. Therefore, it can be concluded that the developed Engineering Design Thinking-based LKPD meets the criteria of being valid and practical for use in the learning process. Keywords: Student Worksheets (LKPD), Engineering Design Thinking (EDT), Validity, Practicality.
LEGALITAS TALAK DI LUAR PENGADILAN DALAM PERSPEKTIF HUKUM DI INDONESIA Masri
Jurnal Tahqiqa : Jurnal Pemikiran Hukum Islam Vol. 20 No. 1 (2026): Januari
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Syariah Al-Hilal Sigli Aceh- Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61393/tahqiqa.v20i1.523

Abstract

Divorces outside the courts are frequently performed by Muslims in Indonesia, and are notlegally binding. This study aims to analyze the status of divorces outside the courts according topositive law, dualism of legality, and the analysis of the maqashid sharia (the principle ofIslamic law) of divorce in court. In the national legal system, divorce for Muslims is regulatedby Law Number 1 of 1974 concerning Marriage, as amended by Law Number 16 of 2019, and isemphasized in the Compilation of Islamic Law, which stipulates that divorce can only beobtained in court. This study uses a descriptive analytical method with a normative juridicalapproach through statutory and conceptual analysis. The results indicate that divorces issuedoutside the courts are considered valid religiously according to Islamic jurisprudence, but haveno administrative legal force and are not recognized by the state until they are decided by aReligious Court. Therefore, it is necessary to increase public legal awareness and strengthenthe role of the judiciary to ensure the protection of rights and legal certainty for the parties.
The Effect of Project-Based Learning Media on Students’ Critical Thinking Skills in Science Subjects for Grade IV at MI Miftahul Iman Poncowarno Masri; Hanif Amrullah; Lutfi Fadilah
Journal of Research in Islamic Education Vol. 8 No. 1 (2026): in press issue
Publisher : Institut Agama Islam Ma`arif NU (IAIMNU) Metro Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25217/jrie.v8i1.7739

Abstract

This study aims to analyze the effect of project-based learning media on the critical thinking skills of fourth-grade students in science subjects at MI Miftahul Iman Poncowarno. This study uses a quantitative approach with a one-group pretest–posttest experimental design. The study population consisted of 30 students selected using a total sampling technique. Data were collected through pretest and posttest tests, observation, and documentation. Critical thinking skills were measured based on five indicators: identifying problems, analyzing cause-and-effect relationships, providing logical explanations, evaluating phenomena, and drawing conclusions. The results of the descriptive analysis showed an average pretest score of 48.50 and an average posttest score increased to 74.17. The N-Gain analysis showed an average of 0.49 with a moderate category. The paired t-test showed a significant difference between the pretest and posttest scores (t = -15.496, p < 0.05). The effect size value (Cohen's d) of 2.82 indicates a very strong influence of project-based learning media on students' critical thinking skills. Observations and documentation demonstrated active student involvement in designing and implementing experiments, discussing results, and drawing conclusions. These findings suggest that project-based learning media can enhance student engagement while supporting the development of critical thinking skills in elementary school science learning.