Claim Missing Document
Check
Articles

Analisis Putusan Mahkamah Konstitusi Nomor 84/PUU XXII/2024 Tentang Perpanjangan Usia Jabatan Notaris Ibadillah, Raden Ziljian; Iswandi
Limbago: Journal of Constitutional Law Vol. 6 No. 1 (2026): Journal of Constitusional Law
Publisher : Universitas Jambi, Fakultas Hukum

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22437/limbago.v6i1.53337

Abstract

Penelitian ini menganalisis Putusan Mahkamah Konstitusi No. 84/PUU-XXII/2024 mengenai perpanjangan masa jabatan notaris, yang dilatarbelakangi potensi konflik antara batas usia pensiun wajib dan hak konstitusional notaris. Tujuannya adalah mengevaluasi pertimbangan hukum Mahkamah serta dampak putusan terhadap kepastian hukum dan perkembangan hukum ketatanotariatan. Dengan metode yuridis normatif dan pendekatan studi kasus, sumber hukum primer dan sekunder dianalisis. Temuan menunjukkan bahwa Mahkamah membangun pertimbangan hukum melalui penafsiran konstitusi adaptif dengan mempertimbangkan data empiris seperti peningkatan harapan hidup. Dengan menggunakan balancing test, Mahkamah berinovasi dengan menggeser paradigma regulasi dari sistem ketat berbasis usia menuju sistem berbasis kapasitas. Putusan menetapkan batas usia pensiun 70 tahun, bersyarat pemeriksaan kesehatan tahunan suatu bentuk konstitusionalitas bersyarat. Dampak hukumnya bersifat ganda meningkatkan kepastian dan perlindungan bagi notaris senior, namun sekaligus menciptakan ketidakpastian baru karena belum diatur secara rinci standar, prosedur, dan pengawasan pemeriksaan kesehatan tersebut. Kesimpulannya, putusan ini merefleksikan evolusi peran Mahkamah Konstitusi sebagai positive legislator dan berkontribusi pada balanced constitutionalism. Harmonisasi regulasi melalui revisi UndangUndang Jabatan Notaris diperlukan untuk menjamin kepastian hukum dan efektivitas implementasi.
Implementing the Mind Mapping Model to Improve Early Writing Skills Among Students of MIN 11 Pidie Wahyuni, Isra; Iswandi
Indonesian Journal of Education and Social Humanities Vol. 2 No. 3 (2025): SEPTEMBER 2025
Publisher : MANDAILING GLOBAL EDUKASIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62945/ijesh.v2i3.846

Abstract

This classroom action research was prompted by the low writing proficiency of Grade I-A students at MIN 11 Pidie, attributed to the prevalence of conventional lecture and assignment methods. This study aims to evaluate the effectiveness of the Mind Mapping model in improving student engagement and learning outcomes within the "Aku Istimewa" sub-theme. The methodology followed the Kemmis & McTaggart design, conducted in two cycles consisting of planning, action, observation, and reflection. Data were gathered through student behavior observation instruments, teacher performance rubrics, and learning achievement tests. The results demonstrated a significant increase in student active participation, reaching 100% by the end of Cycle II. Improvements in instructional quality were also observed across preparation (87.50%), presentation (85%), method application (80%), and teacher characteristics (91.67%). These findings confirm that idea visualization through Mind Mapping effectively bridges cognitive barriers in early writing, suggesting its viability as a pedagogical alternative in primary education.
Antioxidant Profiling and GC-MS Analysis of Active Subfractions from Jasminum sambac L. Leaf Extract Ristya Putri, Megananda; Iswandi; Harmastuti, Nuraini
Jurnal Ilmu Farmasi dan Farmasi Klinik Vol. 23 No. 1 (2026): Jurnal Ilmu Farmasi dan Farmasi Klinis (JIFFK)
Publisher : Universitas Wahid Hasyim Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31942/jiffk.v23i1.14362

Abstract

Jasmine leaves (Jasminum sambac L.) are known to contain phenolic and flavonoid compounds with antioxidant potential. This study evaluated the antioxidant activities of the ethanol extract, solvent fractions, and subfractions of jasmine leaves. It characterized the chemical profile of the most active subfraction using gas chromatography–mass spectrometry (GC–MS). Jasmine leaves were extracted by maceration using 96% ethanol and subsequently fractionated with n-hexane, ethyl acetate, and water. The ethyl acetate fraction, which exhibited the strongest antioxidant activity, was further separated by vacuum liquid chromatography to obtain subfractions. Antioxidant activity was determined using the DPPH method and expressed as IC₅₀ values. The most active subfraction was analyzed by GC–MS. The results showed that the ethyl acetate fraction had the lowest IC₅₀ among the solvent fractions, while subfraction 1 (SF1) exhibited the strongest antioxidant activity, with an IC₅₀ of 49.78 ppm, indicating strong activity. GC–MS analysis of the most active subfraction suggested the presence of antioxidant-related compound classes with tentative identification. These findings demonstrate that subfractionation enhances antioxidant activity and enriches antioxidant-related constituents in jasmine leaves, while highlighting the need for advanced analytical techniques to confirm compound identities.
Representasi Cadar di Prancis: Analisis Feminisme Barat, Kebebasan Beragama, dan Relevansinya dalam Kehidupan Modern Iswandi; Rahmadi; Slamet Riyadi
Jurnal Al-Karim : Jurnal Pendidikan, Psikologi dan Studi Islam Vol. 10 No. 1 (2025): Jurnal Al Karim Edisi Maret 2025
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LP2M) Institut Agama Islam YAPTIP Chadijah Ismail Pasaman Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini membahas representasi cadar di Prancis dalam kaitannya dengan feminisme Barat, kebebasan beragama, dan relevansinya dalam kehidupan modern. Isu cadar di Prancis menjadi penting dikaji karena tidak hanya berkaitan dengan praktik berpakaian Muslimah, tetapi juga berhubungan dengan sekularisme negara, politik identitas, hak minoritas, media, gender, dan hak asasi manusia. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan studi kepustakaan dan analisis isi media. Data diperoleh dari artikel ilmiah, buku, berita media internasional, dokumen hukum, serta laporan lembaga hak asasi manusia yang membahas cadar, hijab, abaya, sekularisme Prancis, feminisme Barat, dan kebebasan beragama. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui dokumentasi, sedangkan analisis data dilakukan secara tematik dengan mengelompokkan data ke dalam beberapa tema utama, yaitu representasi cadar oleh negara, representasi media, kritik terhadap feminisme Barat, kebebasan beragama, serta relevansi cadar dalam kehidupan modern. Hasil penelitian menunjukkan bahwa cadar di Prancis tidak hanya dipandang sebagai pakaian keagamaan, tetapi juga direpresentasikan sebagai simbol sosial-politik yang dianggap bertentangan dengan konsep kewarganegaraan sekuler. Pemerintah Prancis cenderung menempatkan cadar dalam kerangka laïcité, keamanan publik, kesetaraan gender, dan integrasi sosial. Media juga berperan membentuk citra cadar sebagai isu kontroversial yang berkaitan dengan konflik, larangan, dan identitas minoritas Muslim. Dari perspektif feminisme Barat, cadar sering dipahami sebagai simbol penindasan perempuan; namun, hasil penelitian menunjukkan bahwa pandangan tersebut perlu dikritisi karena mengabaikan agensi, pengalaman, dan kesadaran religius perempuan Muslim itu sendiri. Penelitian ini juga menemukan bahwa larangan terhadap cadar, hijab, dan abaya berpotensi membatasi kebebasan beragama serta menciptakan eksklusi sosial bagi Muslimah. Dengan demikian, cadar dalam kehidupan modern tidak hanya relevan sebagai isu keagamaan, tetapi juga sebagai isu demokrasi, hak asasi manusia, gender, dan multikulturalisme.
Penyusunan Literasi Bahasa Inggris Dasar Bagi Anak Anak Suku Anak Dalam (SAD) di Desa Gading Jaya Kecamatan Tabir Selatan Kabupaten Merangin : Development of Basic English Literacy for Children of the Suku Anak Dalam (SAD) in Gading Jaya Village, South Tabir District, Merangin Regency Uying Hapid Alatas; Rizal Fadli; Iswandi; Aksul Dewi Fikra; Sukur; Diyan Andriani; Sri Utami
Bestari: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 6 No 2 (2026): Mei 2026
Publisher : Sekolah Tinggi Keguruan dan Ilmu Pendidikan (STKIP) Melawi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46368/dpkm.v6i2.5097

Abstract

Abstrak Pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman literasi awal dan pengenalan bahasa asing, khususnya Bahasa Inggris dasar, pada anak-anak Suku Anak Dalam di Desa Gading Jaya, Kecamatan Tabir Selatan, Kabupaten Merangin. Kegiatan ini dilaksanakan sebagai bentuk pengabdian kepada masyarakat terhadap komunitas adat yang masih memiliki keterbatasan dalam akses pendidikan dan perkembangan literasi. Anak-anak Suku Anak Dalam umumnya mengalami kesulitan dalam berinteraksi serta memahami penggunaan Bahasa Indonesia yang baik dan benar, termasuk dalam pengenalan Bahasa Inggris dasar. Namun demikian, masyarakat Suku Anak Dalam di Desa Gading Jaya mulai menunjukkan perubahan positif terhadap pendidikan dan perkembangan zaman, ditandai dengan meningkatnya minat anak-anak untuk mengikuti pembelajaran di sekolah terdekat. Melalui kegiatan ini, diharapkan kemampuan literasi dan pengetahuan dasar Bahasa Inggris anak-anak dapat berkembang sehingga mampu mendukung proses belajar dan interaksi sosial mereka di lingkungan masyarakat yang lebih luas. Kata Kunci: Literasi,Suku Anak Dalam, Bahasa Inggris dasar,  Anak-anak, Belajar. Abstract This community service program aims to improve early literacy understanding and introduce foreign languages, especially basic English, to children of the Suku Anak Dalam community in Gading Jaya Village, Tabir Selatan District, Merangin Regency. The program was conducted as a form of community service for an indigenous community that still faces limitations in educational access and literacy development. Children of the Suku Anak Dalam generally experience difficulties in social interaction and in understanding proper Indonesian language usage, including basic English. Nevertheless, the Suku Anak Dalam community in Gading Jaya Village has begun to show positive changes toward education and modern development, as reflected in the increasing interest of children in attending nearby schools. Through this program, it is expected that children’s literacy skills and basic English knowledge can improve to support their learning process and social interaction within the wider community. Keywords: Literacy, Suku Anak Dalam, Basic English, Children, Learning