Claim Missing Document
Check
Articles

CYBERBULLYING PADA ANAK SEKOLAH DASAR: STUDI FENOMENA DI ERA DIGITAL Iswandi; Nasution, Soibatul Aslamiah; Citrowati, Endang; Dina Septiana, Yulda; Salman
Pendas : Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar Vol. 11 No. 01 (2026): Volume 11 No. 01 Maret 2026 Publish
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar FKIP Universitas Pasundan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23969/jp.v11i01.42093

Abstract

Cyberbullying among elementary school children is a phenomenon that is increasing along with the development of digital technology and the intensity of social media use by children. Cyberbullying not only takes the form of insults or ridicule, but can also include social exclusion, dissemination of personal content, and collective pressure through comments and sharing features that amplify the impact on victims. This study aims to analyze the phenomenon of cyberbullying among elementary school children in the digital age through a combined approach of Systematic Literature Review (SLR) and social media analysis. Research data was obtained from literature synthesis through the selection of relevant scientific articles and content analysis on TikTok, YouTube, Instagram, and Facebook platforms. The results show that cyberbullying is formed through the interrelationship between individual factors (children's emotional and empathy development), social factors (peer influence and peer pressure culture), and digital system factors (platform algorithms, anonymity, and content virality). The findings from SLR confirm that cyberbullying affects children's psychological, social, and academic aspects, while social media analysis shows that bullying is normalized and reinforced by audience responses in the form of likes, comments, and shares. This study concludes that cyberbullying among elementary school children is a multidimensional problem that requires comprehensive prevention through strengthening digital literacy, character education, school and parent involvement, and the formation of a healthy communication culture in the digital space.
Proses Pembelajaran Paket C Pasca Pandemi COVID 19 Di Sanggar Kegiatan Belajar Kabupaten Merangin Provinsi Jambi Iswandi; Ifrianto; Diyan Andriani; Sukur; Musawwir
PESHUM : Jurnal Pendidikan, Sosial dan Humaniora Vol. 5 No. 2: Februari 2026
Publisher : CV. Ulil Albab Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/peshum.v5i2.15492

Abstract

Penelitian ini dilatar belakangi oleh proses pembelajaran paket C yang dilakukan di SKB Merangin pada masa pandemi covid 19. Permasalahan dalam pembelajaran   yaitu terletak pada metode yang digunakan, terutama pada program paket C dimana usia warga belajar berbeda-beda dan karakteristik warga belajar yang juga berbeda-beda membuat tutor harus tepat dalam memilih metode pembelajaran. Berdasarkan observasi, kegiatan pembelajaran program Paket C di SKB masih banyak dijumpai peserta didik yang berperilaku kurang disiplin banyaknya peserta didik yang datang terlambat peserta didik yang mengikuti pembelajaran program paket C hanya termotivasi untuk sekedar mendapatkan ijazah. Selain itu penggunaan media pembelajaran yang digunakan pada situasi pandemi Covid 19, terhadap rendahnya motivasi peserta didik dalam mengikuti proses pembelajaran. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif yang bersifat deskriptif dengan pendekatan studi kasus. Dalam pengambilan data peneliti menggunakan beberapa tehnik, yaitu: observasi,wawancara dan dokumentasi. Adapun informan penelitian meliputi kepala dan tenaga pendidik di SKB Merangin. Teknik yang digunakan dalam penjaminan keabsahan data adalah tehnik Triangulasi.se dangkan untukkendala dalam proses pembelajaran kejar paket C di SKB Merangin, disebabkan masih kuatnya tradisi melangun yang dilakukan warga terutama suku SAD, kurangnya fasilitas berupa ruang kelas atau bangunan untuk tempat belajar dan kurangnya peralatan tulis atau media pembelajaran yang digunakan. Untuk itu diperlukan pemahaman tutor dalam mempersiapkan media pembelajaran yang menarik agar tercipta proses pembelajaran yang menarik dan mengupayakan untuk memenuhi kebutuhan alat tulis yang diperlukan warga belajar.
Analisis Putusan Mahkamah Konstitusi Nomor 84/PUU XXII/2024 Tentang Perpanjangan Usia Jabatan Notaris Ibadillah, Raden Ziljian; Iswandi
Limbago: Journal of Constitutional Law Vol. 6 No. 1 (2026): Journal of Constitusional Law
Publisher : Universitas Jambi, Fakultas Hukum

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22437/limbago.v6i1.53337

Abstract

Penelitian ini menganalisis Putusan Mahkamah Konstitusi No. 84/PUU-XXII/2024 mengenai perpanjangan masa jabatan notaris, yang dilatarbelakangi potensi konflik antara batas usia pensiun wajib dan hak konstitusional notaris. Tujuannya adalah mengevaluasi pertimbangan hukum Mahkamah serta dampak putusan terhadap kepastian hukum dan perkembangan hukum ketatanotariatan. Dengan metode yuridis normatif dan pendekatan studi kasus, sumber hukum primer dan sekunder dianalisis. Temuan menunjukkan bahwa Mahkamah membangun pertimbangan hukum melalui penafsiran konstitusi adaptif dengan mempertimbangkan data empiris seperti peningkatan harapan hidup. Dengan menggunakan balancing test, Mahkamah berinovasi dengan menggeser paradigma regulasi dari sistem ketat berbasis usia menuju sistem berbasis kapasitas. Putusan menetapkan batas usia pensiun 70 tahun, bersyarat pemeriksaan kesehatan tahunan suatu bentuk konstitusionalitas bersyarat. Dampak hukumnya bersifat ganda meningkatkan kepastian dan perlindungan bagi notaris senior, namun sekaligus menciptakan ketidakpastian baru karena belum diatur secara rinci standar, prosedur, dan pengawasan pemeriksaan kesehatan tersebut. Kesimpulannya, putusan ini merefleksikan evolusi peran Mahkamah Konstitusi sebagai positive legislator dan berkontribusi pada balanced constitutionalism. Harmonisasi regulasi melalui revisi UndangUndang Jabatan Notaris diperlukan untuk menjamin kepastian hukum dan efektivitas implementasi.
Implementing the Mind Mapping Model to Improve Early Writing Skills Among Students of MIN 11 Pidie Wahyuni, Isra; Iswandi
Indonesian Journal of Education and Social Humanities Vol. 2 No. 3 (2025): SEPTEMBER 2025
Publisher : MANDAILING GLOBAL EDUKASIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62945/ijesh.v2i3.846

Abstract

This classroom action research was prompted by the low writing proficiency of Grade I-A students at MIN 11 Pidie, attributed to the prevalence of conventional lecture and assignment methods. This study aims to evaluate the effectiveness of the Mind Mapping model in improving student engagement and learning outcomes within the "Aku Istimewa" sub-theme. The methodology followed the Kemmis & McTaggart design, conducted in two cycles consisting of planning, action, observation, and reflection. Data were gathered through student behavior observation instruments, teacher performance rubrics, and learning achievement tests. The results demonstrated a significant increase in student active participation, reaching 100% by the end of Cycle II. Improvements in instructional quality were also observed across preparation (87.50%), presentation (85%), method application (80%), and teacher characteristics (91.67%). These findings confirm that idea visualization through Mind Mapping effectively bridges cognitive barriers in early writing, suggesting its viability as a pedagogical alternative in primary education.