Claim Missing Document
Check
Articles

CLEAN AND HEALTHY LIVING BEHAVIOR AND THE INCIDENCE OF DENTAL CARIES IN SCHOOL-AGED CHILDREN Siti Rukhaniyah; Umi Faridah; Muhamad Jauhar
(IJP) Indonesia Jurnal Perawat Vol 10, No 1 (2025): INDONESIA JURNAL PERAWAT
Publisher : Universitas Muhammadiyah Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26751/ijp.v10i1.2672

Abstract

Dental and oral health has become a problem that needs to be solved immediately. In Indonesia, the prevalence of dental caries tends to be high (above 70%) in all age groups. There is an improvement in the prevalence of dental caries in school-aged children. This happened because the children did not exhibit healthy hygiene. To determine the relationship between clean and healthy living behavior and the incidence of dental caries in school-aged children. Correlational analytical research type. Cross-sectional approach method. The research variable studied was dental caries. The population of all students at Pecangaan Elementary School Jepara is 80 students. By using the Slovin formula, the final result is 45 students. The research sample was selected based on the inclusion criteria: 1) Having dental caries. 2) Children aged 6-12 years at Pecangaan Elementary School. 3) Willing to be a respondent. Exclusion criteria: 1) Children who were not present during the research. 2) Children who do not agree to informed consent. A stratified random sampling was used to determine the sample for each class. The measuring tool used is a "clean and healthy living behavior" questionnaire. Data analysis used univariate and bivariate with the chi-square test. The implementation was in November 2024. Results: There is a statistically significant relationship between clean and healthy living behavior and the incidence of dental caries in school-age children, with a P value of 0.005 (p 0.05). There is a statistically significant relationship between clean and healthy living behavior and the incidence of dental caries in school-aged children. The participation of teachers, parents, and health centers is very needed to overcome health problems in elementary schools, especially related to dental and oral health.
HUBUNGAN STRES KERJA DENGAN KEJADIAN HIPERTENSI PADA PEKERJA BURUH DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS KALIWUNGU KUDUS Umi Faridah Faridah
(IJP) Indonesia Jurnal Perawat Vol 2, No 2 (2017): Indonesia Jurnal Perawat
Publisher : Universitas Muhammadiyah Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26751/ijp.v2i2.438

Abstract

Latar Belakang : Penyakit hipertensi merupakan masalah yang sedang dialami oleh seluruh dunia. Berdasarkan data WHO (2008), sebesar 40% penduduk usia dewasa menderita hipertensi. Hipertensi salah satunya disebabkan oleh factor stres, salah satunya  orang zaman sekarang sibuk mengutamakan pekerjaan untuk mencapai kesuksesan.  Kesibukan dan kerjakeras serta tujuan-tujuan yang berat  mengakibatkan timbulnya  rasa stress dan timbulnya tekanan  yang  tinggi. Tujuan : Diketahuinya hubungan stress kerja dengan kejadian hipertensi pada pekerja pabrik di wilayah kerja Puskesmas Kaliwungu Kudus 2017. Metode :Jenis penelitian Analitik Korelasi. Menggunakan pendekatan Cross Sectional.Sampel 81 responden pasien rawat jalan puskesmas Kaliwungu dengan tekhnik random sampling.Alat ukur yang digunakan adalah kuesioner. Analisa data univariat dan bivariate.Uji hubungan penelitian ini menggunakan Spearman rhow. HasilPenelitian : Penelitian tentang hubungan stress kerja dengan kejadian hipertensi pada buruh pabrik di wilayah kerja puskesmas Kaliwungu Kudus 2017 denga nuji statistic Spearman Rhow di perolehnilai p (0.000). Kesimpulan : Ada hubungan stress kerja dengan kejadian hipertensi pada pekerja pabrik di wilayah kerja Puskesmas Kaliwungu Kudus 2017. (Ha diterima, Ho ditolak)
LOGOTERAPI (TEKHNIK PARADOXICAL INTENTION) TERHADAP CITRA TUBUH (BODY IMAGE) PADA LANSIA Umi Faridah Faridah; Dyion Punaki Prakoso
(IJP) Indonesia Jurnal Perawat Vol 2, No 1 (2017): Indonesia Jurnal Perawat
Publisher : Universitas Muhammadiyah Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26751/ijp.v2i1.259

Abstract

Latar Belakang: Populasi lansia di dunia mengalami peningkatan sangat pesat. Sepanjang tahun 2000, populasi lansia di dunia lebih dari 795.000 jiwa setiap bulan, dan diperkirakan lebih dari dua kali lipatnya pada tahun 2025. Jumlah penduduk lansia di Indonesia pada tahun 2010 mencapai 18 juta jiwa atau mencapai 9,6%. Pada tahun 2015 diperkirakan jumlah lajut usia mencapai 24,5 juta jiwa. Sedangkan pada tahun 2020 diperkirakan jumlah lanjut usia sekitar 28 juta jiwa (Sucipto, 2012). Pertumbuhan penduduk lanjut usia (Lansia) diprediksi akan meningkat cepat dimasa datang terutama di Negara berkembang. Indonesia sebagai Negara berkembang juga akan mengalami kenaikan jumlah penduduk lansia (Depkes RI, 2014). Logoterapi adalah suatu jenis psikoterapi yang pertama kali dikembangkan Viktor Frankl pada tahun 1938 dengan mengedepankan makna hidup. Makna hidup (the meaning of live) menurut Frankl merupakan motivasi utama manusia untuk meraih taraf kehidupan yang bermakna. Frankl mengemukakan bahwa jika seseorang berhasil menemukan dan memenuhi makna hidupnya, maka kehidupan akan menjadi lebih berarti dan berharga dan pada akhirnya akan menimbulkan kebahagiaan (Bastaman, 2007). Logoterapi telah dibuktikan dapat meningkatkan harga diri, selain itu logoterapi juga efektif untuk lansia dalam melatih makna hidup, meningkatkan harga diri, dan meningkatkan kemandirian dalam aktivitas hariannya (Kyuang-Ah dkk, 2009). Tujuan: penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh Logoterapi dengan Tekhnik Paradoxical Intention Terhadap Citra Tubuh (Body Image) Pada Lansia.Metode: Desain penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah desain penelitian control group pre test- post test. Hasil: Berdasarkan data diatas dari uji statistic (Wilcoxon) pada kelompok intervensi didapatkan p value 0,000 atau p0,001 dan pada kelompok kontrol didapatkan p value 0,655, maka  dapat disimpulkan bahwa Ha diterima dan Ho ditolak yang artinya ada pengaruh logoterapi dengan teknik paradoxical intention terhadap citra tubuh lansia di Unit Pelayanan Sosial Lanjut Usia. Keywords: Logoterapi, Body Image, Lansia
HEALTH LOCUS OF CONTROL DENGAN KUALITAS HIDUP PADA PASIEN DIABETES MELITUS Anim Mushlihatin Lailiyyah; Umi Faridah; Sukarmin Sukarmin
(IJP) Indonesia Jurnal Perawat Vol 10, No 1 (2025): INDONESIA JURNAL PERAWAT
Publisher : Universitas Muhammadiyah Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26751/ijp.v10i1.2460

Abstract

Menurut Riset Kesehatan Dasar (RISKESDAS) (2018), Prevalensi diabetes di Indonesia berdasarkan diagnosis medis pada usia ≥ 15 tahun adalah 2%, namun berdasarkan hasil tes gula darah, jumlah penderita diabetes adalah 8,5% pada tahun 2018. Studi yang dilakukan oleh Laoh (2015) menunjukkan bahwa (36,7%) responden mengalami kualitas hidup kurang baik. Jafari (2023) mengatakan bahwa Kualitas hidup pasien diabetes merupakan parameter penting dalam pengobatan diabetes, faktor yang mempengaruhi kualitas hidup adalah Health Locus Of Control.Tujuan : Untuk mengetahui hubungan Health Locus Of Control dengan kualitas hidup pada pasien diabetes melitus di Puskesmas Kaliwungu Kudus.Metode : Jenis Penelitian ini adalah penelitian analitik korelasional dengan pendekatan cross sectional. Peneliti menggunakan purposive sampling dengan mengambil jumlah populasi sebanyak 164 responden dengan sampel 48 responden. Uji statistik menggunakan uji Spearman Rho dan instrument yang digunakan adalah lembar kuesioner.Hasil : Hasil penelitian menunjukkan bahwa ada hubungan Health Locus Of Control dengan kualits hidup pada pasien diabetes melitus di Puskesmas Kaliwungu Kudus dengan P value 0,012 serta nilai Rho 0.358.Kesimpulan : Ada hubungan Health Locus Of Control dengan kualitas hidup pada pasien diabetes melitus di Puskesmas Kaliwungu Kudus.
HUBUNGAN PEKERJAAN DENGAN LILA IBU WANITA USIA SUBUR (WUS) DI PUSKESMAS PURWOSARI KABUPATEN KUDUS Lisa Nuraida Annas; Umi Faridah; Noor Hidayah
(IJP) Indonesia Jurnal Perawat Vol 9, No 1 (2024): INDONESIA JURNAL PERAWAT
Publisher : Universitas Muhammadiyah Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26751/ijp.v9i1.2496

Abstract

Latar Belakang: Pengukuran LILA pada kelompok wanita usia subur (WUS) baik ibu hamil merupakan salah satu cara deteksi dini yang mudah dan dapat dilaksanakan oleh masyarakat awam, untuk mengetahui kelompok beresiko KEK. Penyebab KEK dapat dibagi menjadi dua, yaitu penyebab langsung dan tidak langsung.Tujuan: Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui apakah ada hubungan pekerjaan dengan LILA ibu wanita usia subur (WUS) yang merencanakan memiliki anak di Puskesmas Purwosari Kabupaten KudusMetode: Jenis korelasional dengan pendekatan cross sectional. Teknik sampling yang digunakan dalam penelitian ini yaitu secara non-probability sampling dengan teknik purposive sampling dengan jumlah sampel sebanyak 98 responden. Analisis bivariat menggunakan uji chi-square dan instrument yang digunakan adalah lembar ceklist dan lembar observasiHasil Penelitian: Hasil penelitian menunjukkan bahwa ada hubungan pekerjaan dengan LILA ibu wanita usia subur (WUS) merencanakan memiliki anak di Puskesmas Purwosari Kabupaten Kudus dengan P Value sebesar 0,007 ( 0,05), OR = 3,32.Kesimpulan: Ada hubungan pekerjaan dengan LILA ibu wanita usia subur (WUS) merencanakan memiliki anak di Puskesmas Purwosari Kabupaten Kudus.
PENGARUH EDUKASI PEER GROUP BERBASIS MEDSOS TERHADAP STATUS PSIKOLOGIS ORANG TUA ANAK DOWN SYNDROME DI SLB NEGERI KALIWUNGU KUDUS Alif Kiky Listiyania; Andhika Ariyanto; Umi Faridah; Fina Audina Sofiana
(IJP) Indonesia Jurnal Perawat Vol 7, No 2 (2022): INDONESIA JURNAL PERAWAT
Publisher : Universitas Muhammadiyah Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26751/ijp.v7i2.1817

Abstract

Latar Belakang: Prevalensi Down Syndrome semakin meningkat, angka kejadian penderita down syndrome di seluruh dunia diperkirakan mencapai 8 juta jiwa. Menurut laporan Indonesian Center for Biodiversity dan Biotechnology (ICBB) Bogor pada tahun 2016, di Indonesia terdapat lebih dari 300 ribu anak dengan kasus Down Syndrome. Jumlah kasus Down Syndrome Jawa Tengah tercatat 47 SDLB swasta dan negeri yang tersebar di tingkat kota dan kabupaten di Jawa Tengah sebanyak 3.224 anak. Sementara di Kabupaten Kudus terdapat 5 SDLB yaitu SDLB Sunan Kudus, SDLB Cendono Dawe, SDLB Sunan Muria, SDLB Purwosari dan SLB Kaliwungu dengan jumlah siswa dengan down syndrome sejumlah 120 anak. Tujuan : Mengetahui pengaruh edukasi peer group berbasis medsos terhadap status psikologis orang tua anak down syndrome di SLB Negeri Kaliwungu Kudus. Metode: Jenis penelitian quasi experiment dengan rancangan pretest-posttest group with control design. Besar sampel 44 responden dengan teknik pengambilan sampel purposive sampling. Instrumen penelitian menggunakan lembar observasi, kuesioner status psikologis orang tua dan standar operasional prosedur edukasi peer group berbasis medsos. Analisis data uji statistik non parametrik Wilcoxon Test dan Mann-Whitney Test. Hasil Penelitian : Mayoritas status psikologis orang tua sebelum diberikan edukasi peer group berbasis medsos pada kelompok intervensi adalah 11 orang (50%) memiliki status psikologis yang cukup dan setelah (post test) adalah 12 orang (50%) memiliki status psikologis baik. Simpulan : Ada pengaruh edukasi peer group berbasis medsos terhadap status psikologis orang tua anak down syndrome di SLB Negeri Kaliwungu Kudus dengan p value 0,000 α 0,05.
KREASI BUNGA TELANG SEBAGAI PEMBERDAYAAN UMKM (PUDING) DIKELURAHAN WERGU WETAN Umi Faridah Faridah; Septina Rahmawati
Jurnal Abdimas Indonesia Vol 4, No 2 (2022): JURNAL ABDIMAS INDONESIA
Publisher : Universitas Muhammadiyah Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26751/jai.v4i2.1670

Abstract

ABSTRAK Puding susu bunga telang merupakan produk olahan makanan yang sudah siap saji yang terbuat dari agar–agar yang kemudian dimodifikasi dengan adanya penambahan susu dan ekstrak bunga telang untuk menambah kesan menarik pada produk puding. Tanaman telang memiliki kandungan senyawa ternatin (antioksidan biru), senyawa tersebut dapat memberikan warna pigmen biru pada kelopak bunga. Pigmen biru yang terdapat dalam bunga telang dapat dimanfaatkan sebagai pewarna makanan. Bunga telang juga telah dibuktikan memiliki berbagai efek farmakologi seperti antidepresan, antikonvulsan, antimikroba, antipiretik, antiinflamasi, analgesik, diuretik, anestesi lokal, dan antidiabetes. Kegiatan pengabdian masyarakat ini dilakukan secara tatap muka atau luring di kelurahan wergu wetan untuk memberikan informasi tentang pengolahan Bunga Telang menjadi puding. Kegiatan ini sangat bermanfaat bagi warga kelurahan wergu wetan untuk melakukan pengolahan Bunga Telang sebagai puding. Kata Kunci : Bunga Telang
PEMBERDAYAAN KELUARGA REMAJA MELALUI EDUKASI SEKSUALITAS DAN KETRAMPILAN PEMBUATAN LILIN LIMBAH AROMATERAPI Muhammad Ridwanto; Zunia Khairunnisa; Dwi Astuti; Umi Faridah; Septiani Septiani; Lailatul Farikhah; Heny Siswanti; Anis Solikhah; Muhammad Khoirurosyid
Jurnal Abdimas Indonesia Vol 5, No 2 (2023): JURNAL ABDIMAS INDONESIA
Publisher : Universitas Muhammadiyah Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26751/jai.v5i2.2213

Abstract

Remaja memiliki peranan penting bagi sumber daya manusia suatu kemajuan bangsa. Akan tetapi, saat ini remaja masih dihadapkan berbagai masalah seksualitas. Sebanyak 8% remaja pria dan 2% wanita di usia 15-24 tahun telah melakukan hubungan seksual sebelum menikah. Sebanyak 11% diantaranya mengalami kehamilan yang tidak diinginkan dan berisiko tertularnya penyakit HIV/AIDS. Perlu adanya upaya program pencegahan perilaku seksual berisiko tertularnya penyakit HIV/AIDS. Pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk memberikan pemberdayaan keluarga remaja melalui edukasi seksualitas dan ketrampilan pembuatan lilin limbah aromaterapi. Pengabdian ini dilakukan secara tatap muka berbentuk ceramah, diskusi dan workshop. Sebanyak 22 orang terdiri dari ibu PKK dan BKK. Diberikan edukasi penyuluhan selama 15 menit dan pretest dan post test. Kegiatan workshop ketrampilan pembuatan lilin limbah aromaterapi selama 30 menit. Didapatkan sebagian besar keluarga remaja memiliki tingkat pengetahuan yang baik setelah diberikan edukasi seksualitas dan mampu membuat ketrampilan pembuatan lilin limbah aromaterapi. Kesimpulan pengabdian ini bahwa pemberdayaan keluarga remaja melalui edukasi seksualitas dan ketrampilan pembuatan lilin limbah efektif untuk meningkatkan pengetahuan dan skill bagi keluarga remaja. Kata kunci: Pemberdayaan keluarga remaja, seksualitas dan lilin
PENINGKATAN PERILAKU KEBERSIHAN GIGI DAN MULUT MELALUI EDUKASI KESEHATAN PADA KELOMPOK ANAK USIA SEKOLAH DAN REMAJA Siti Munawaroh; Riana Lailatul Fajriyah; Siffa Auliya Rizkyana; Siti Mudawamah; Tasya Dwi Febiana; Siti Marisa; Septia Dewi Putri Anggraini; Sholikhatun Nikmah; Salsabila Afifun Nisa; Indanah Indanah; Umi Faridah; Novi Kumala Sari; Lasmini Lasmini
Jurnal Abdimas Indonesia Vol 7, No 1 (2025): JURNAL ABDIMAS INDONESIA
Publisher : Universitas Muhammadiyah Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26751/jai.v7i1.2715

Abstract

Masalah kesehatan gigi dan mulut pada anak-anak dan remaja, seperti karies gigi, sering disebabkan oleh kurangnya edukasi, konsumsi makanan manis, dan jarangnya kunjungan ke dokter gigi. Di Desa Bakalankrapyak, banyak anak dan remaja mengalami masalah gigi, menunjukkan perlunya pendekatan sistematis yang melibatkan orang tua, guru, dan teknologi. Program pengabdian ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran dan keterampilan kebersihan gigi pada 25 peserta jamiiyah yasinan melalui penyuluhan interaktif, simulasi teknik menyikat gigi, dan pemutaran lagu edukasi. Aspek yang diukur mencakup pengetahuan dan keterampilan menyikat gigi dengan benar, yang dievaluasi melalui observasi dan pertanyaan terbuka. Intervensi melibatkan praktik langsung menggunakan alat peraga dan media pendukung. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan pemahaman peserta terkait teknik menyikat gigi yang benar, frekuensi yang dianjurkan, serta dampak buruk dari kebersihan gigi yang tidak terjaga. Untuk keberlanjutan, disarankan agar kegiatan penyuluhan dilakukan secara berkala setiap bulan, dengan monitoring rutin mengenai kebiasaan menyikat gigi peserta. Evaluasi dilakukan melalui tanya jawab dan pengamatan langsung pada praktik menyikat gigi. Hal ini diharapkan dapat menciptakan perubahan perilaku positif dan meningkatkan kondisi kesehatan gigi peserta secara efektif. Penting untuk mengadakan penyuluhan berkelanjutan dengan jadwal rutin, seperti setiap bulan, untuk memastikan anak-anak dan remaja terus mendapatkan edukasi kebersihan gigi. Monitoring kesehatan gigi juga perlu dilakukan secara teratur, misalnya dengan memeriksa kebiasaan menyikat gigi mereka, serta bertanya apakah mereka sudah menyikat gigi dengan benar. Pendekatan ini akan membantu memastikan perubahan perilaku yang lebih berkelanjutan dan memperbaiki kondisi kesehatan gigi mereka secara efektif.
GERAKAN PENANAMAN TANAMAN OBAT KELUARGA (TOGA) SEBAGAI UPAYA KEMANDIRIAN KESEHATAN MASYARAKAT Syahid Fatah Cokropranoto; Fadlilatul Muthi’atun Nisa'; Ibtsama Mauludina; Fiona Apriliasari; Nurokhmah Nurokhmah; Ira Anggraeni; Sabrina Zahrani; Amara Maulida Alezafi; Diana Luthfiana Faiq; Umi Faridah; Rizka Himawan
Jurnal Abdimas Indonesia Vol 6, No 2 (2024): JURNAL ABDIMAS INDONESIA
Publisher : Universitas Muhammadiyah Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26751/jai.v6i2.2788

Abstract

Minimnya pemahaman masyarakat tentang manfaat tanaman obat keluarga dalam mendukung kemandirian kesehatan. Masyarakat masih memilih pengobatan medis yang dibeli di warung atau toko obat. Padahal obat herbal lebih aman dan murah dibandingkan dengan obat medis. Tujuan pengabdian masyarakat ini adalah untuk meningkatkan kesadaran tentang tanaman TOGA pada masyarakat. Bentuk kegiatan ini adalah penanaman TOGA bersama dengan perangkat desa sebanyak 9 orang. Kegiatan ini dilakukan pada bulan Desember tahun 2024. Metode yang digunakan adalah observasi. Variable yang diukur adalah kesadaran masyarakat tentang tanaman TOGA. Analisis data dilakukan secara deskriptif. Hasil kegiatan menunjukkan tersedianya tanaman TOGA (jahe, daun sirih, kunyit, dan kencur) di lahan Balai Desa Krandon. Kegiatan ini dapat dilanjutkan dalam bentuk sosialisasi ke masyarakat untuk melakukan penanaman TOGA di rumah masing-masing.
Co-Authors Abdul Mannan, Siti Sofiyah Ade Ima Afifa Aditya, Muhamad Aini, Siti Maslihatul Alif Kiky Listiyania Althofia, Zanadira Amalia Rahmawati Amanatusholikhah, Alfina Amara Maulida Alezafi Anak Agung Istri Sri Wiadnyani Andhika Ariyanto Anggraeni, Shania Anim Mushlihatin Lailiyyah Anis Solikhah Anny Rosiana Anny Rosiana Masithoh Anny Rosiana Masithoh Aprilia, Diva Putri Apriliani, Santina Apriliya, Restiana Ardiyati, Rizka Ayu Arnetta Putri Arsyillailiyyah, Alifta Syafira Azizah, Intan Rismatul Azzakiy, Yanuar Rizqi Billujainiddani, Nouval Budiono, Setiyo Desinta Herawati Dewi Hartinah Dewi Kusumawati, Dewi Dhadila, Yuke Liza Fitri Dian Kartikasari Diana Luthfiana Faiq Dwi ASTUTI Dyion Punaki Prakoso Edi Wibowo Elsera, Chori Fadlilatul Muthi’atun Nisa' Farida, Naimatul Fariza Yulia Kartika Sari Febriyana, Nurul Hidayah Fina Audina Sofiana Fiona Apriliasari Gannis Ayu Fatmalsari Haiya, Nutrisia Nu'im Hanifah Ulya Ramadhani Hanitya Kistiyan Eko Noviyanto Heny Siswanti Hernadi, H Hikmah, Citra Karima Lailatul Ibrohim Ibtsama Mauludina Ida Ayu Putu Sri Widnyani Imam Saefudin INDAH PUSPITASARI Indah Puspitasari Indanah Ira Anggraeni Iwan Ardian, Iwan Iwan Sulis Setiawan Kanan, Thanalechumy Khoiriyah, Ririn Komarudin, Mochamad Fahru Kumala, Abidatul Kusmiyati, Yanti Lailatul Farikhah Lasmini Lasmini Lasmini Lasmini, Lasmini Lisa Nuraida Annas Lu'luiyyah, Fitratul Malikha, Ayu Nurul Mardiana, Sri Siska Mashithoh, Anny Rosiana Muhamad Jauhar Muhammad Arif Muhammad Khoirurosyid Muhammad Purnomo Muhammad Purnomo Muhammad Purnomo Muhammad Ridwanto Muslihatus Sa’adah Nazwita, Aulia Meisya Nindiawaty, Nuning Noor Hidayah Noor Hidayah Noor Hidayah Novi Kumala Sari Noviyanto, Hanitya Kistiyan Eko Nuha, Tsalisa Wardani Nuning Nindiawaty Nurokhmah Nurokhmah Nynda Fatmawati Octarina, Nynda Fatmawati Oktasari, Fatika Oktavian, Ozzy Putri Pangestu, Ragam Pannes David Sahri, Pannes David Sahri Prabowo, Nanang Purnomo, M Putri, Arnetta Mayasavira Rahmawati, Ashri Maulida Ramadhani, Hanifah Ulya Ravita, Nur Restiana Apriliya Riana Lailatul Fajriyah Ridwanto, Muhammad Riza Yanti Rizka Himawan Rizki Widyan Aisya Rizqi, Amelia Rus Rusnoto rusnoto rusnoto Rusnoto, R Sa’adah, Muslihatus Sa’diyah, Siti Halimatus Sabrina Zahrani Saefudin, Imam Salsabila Afifun Nisa Septia Dewi Putri Anggraini Septiani Septiani Septina Rahmawati Septyani, Ima Aulia Setiawan, Iwan Sulis Setyawan, Indra Bagus Sholikhatun Nikmah Siffa Auliya Rizkyana Siska, Sri Siti Halimatus Sa’diyah SITI MAHMUDAH Siti Marisa Siti Maslihatul Aini SITI MUDAWAMAH Siti Munawaroh Siti Nur Afifah Siti Rukhaniyah Solly Aryza Sri Karyati Sri Kuati sri murtini . SRI RAHAYU Subiwati, S Sukarmin Sukarmin Sukarmin Sukarmin, S Sukesih Sukesih, Sukesih Sulistiyanto, Teddy Suryaningsih, Irma Ravika Sutrisno, Muhammad Dimas Al-Abab Syahid Fatah Cokropranoto Tasya Dwi Febiana TATI NURHAYATI Tukiyo Tukiyo W Wahyuni, W Wahab, Darto Wahana, Haryo Srijaya Wariyanti Hastuti Wibawa, Wisnu Satria Wibowo, Babar Daru Wibowo, Ega Bagus Wibowo, Irman Ahmad Yuke Liza Fitri Dhadila Yuliana, Nadiya Eka Yuliastuti, Fitri Yulisetyaningrum Zunia Khairunnisa