Claim Missing Document
Check
Articles

PENGARUH EDUKASI PEER GROUP BERBASIS MEDSOS TERHADAP STATUS PSIKOLOGIS ORANG TUA ANAK DOWN SYNDROME DI SLB NEGERI KALIWUNGU KUDUS Alif Kiky Listiyania; Andhika Ariyanto; Umi Faridah; Fina Audina Sofiana
(IJP) Indonesia Jurnal Perawat Vol 7, No 2 (2022): INDONESIA JURNAL PERAWAT
Publisher : Universitas Muhammadiyah Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26751/ijp.v7i2.1817

Abstract

Latar Belakang: Prevalensi Down Syndrome semakin meningkat, angka kejadian penderita down syndrome di seluruh dunia diperkirakan mencapai 8 juta jiwa. Menurut laporan Indonesian Center for Biodiversity dan Biotechnology (ICBB) Bogor pada tahun 2016, di Indonesia terdapat lebih dari 300 ribu anak dengan kasus Down Syndrome. Jumlah kasus Down Syndrome Jawa Tengah tercatat 47 SDLB swasta dan negeri yang tersebar di tingkat kota dan kabupaten di Jawa Tengah sebanyak 3.224 anak. Sementara di Kabupaten Kudus terdapat 5 SDLB yaitu SDLB Sunan Kudus, SDLB Cendono Dawe, SDLB Sunan Muria, SDLB Purwosari dan SLB Kaliwungu dengan jumlah siswa dengan down syndrome sejumlah 120 anak. Tujuan : Mengetahui pengaruh edukasi peer group berbasis medsos terhadap status psikologis orang tua anak down syndrome di SLB Negeri Kaliwungu Kudus. Metode: Jenis penelitian quasi experiment dengan rancangan pretest-posttest group with control design. Besar sampel 44 responden dengan teknik pengambilan sampel purposive sampling. Instrumen penelitian menggunakan lembar observasi, kuesioner status psikologis orang tua dan standar operasional prosedur edukasi peer group berbasis medsos. Analisis data uji statistik non parametrik Wilcoxon Test dan Mann-Whitney Test. Hasil Penelitian : Mayoritas status psikologis orang tua sebelum diberikan edukasi peer group berbasis medsos pada kelompok intervensi adalah 11 orang (50%) memiliki status psikologis yang cukup dan setelah (post test) adalah 12 orang (50%) memiliki status psikologis baik. Simpulan : Ada pengaruh edukasi peer group berbasis medsos terhadap status psikologis orang tua anak down syndrome di SLB Negeri Kaliwungu Kudus dengan p value 0,000 α 0,05.
KREASI BUNGA TELANG SEBAGAI PEMBERDAYAAN UMKM (PUDING) DIKELURAHAN WERGU WETAN Umi Faridah Faridah; Septina Rahmawati
Jurnal Abdimas Indonesia Vol 4, No 2 (2022): JURNAL ABDIMAS INDONESIA
Publisher : Universitas Muhammadiyah Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26751/jai.v4i2.1670

Abstract

ABSTRAK Puding susu bunga telang merupakan produk olahan makanan yang sudah siap saji yang terbuat dari agar–agar yang kemudian dimodifikasi dengan adanya penambahan susu dan ekstrak bunga telang untuk menambah kesan menarik pada produk puding. Tanaman telang memiliki kandungan senyawa ternatin (antioksidan biru), senyawa tersebut dapat memberikan warna pigmen biru pada kelopak bunga. Pigmen biru yang terdapat dalam bunga telang dapat dimanfaatkan sebagai pewarna makanan. Bunga telang juga telah dibuktikan memiliki berbagai efek farmakologi seperti antidepresan, antikonvulsan, antimikroba, antipiretik, antiinflamasi, analgesik, diuretik, anestesi lokal, dan antidiabetes. Kegiatan pengabdian masyarakat ini dilakukan secara tatap muka atau luring di kelurahan wergu wetan untuk memberikan informasi tentang pengolahan Bunga Telang menjadi puding. Kegiatan ini sangat bermanfaat bagi warga kelurahan wergu wetan untuk melakukan pengolahan Bunga Telang sebagai puding. Kata Kunci : Bunga Telang
PEMBERDAYAAN KELUARGA REMAJA MELALUI EDUKASI SEKSUALITAS DAN KETRAMPILAN PEMBUATAN LILIN LIMBAH AROMATERAPI Muhammad Ridwanto; Zunia Khairunnisa; Dwi Astuti; Umi Faridah; Septiani Septiani; Lailatul Farikhah; Heny Siswanti; Anis Solikhah; Muhammad Khoirurosyid
Jurnal Abdimas Indonesia Vol 5, No 2 (2023): JURNAL ABDIMAS INDONESIA
Publisher : Universitas Muhammadiyah Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26751/jai.v5i2.2213

Abstract

Remaja memiliki peranan penting bagi sumber daya manusia suatu kemajuan bangsa. Akan tetapi, saat ini remaja masih dihadapkan berbagai masalah seksualitas. Sebanyak 8% remaja pria dan 2% wanita di usia 15-24 tahun telah melakukan hubungan seksual sebelum menikah. Sebanyak 11% diantaranya mengalami kehamilan yang tidak diinginkan dan berisiko tertularnya penyakit HIV/AIDS. Perlu adanya upaya program pencegahan perilaku seksual berisiko tertularnya penyakit HIV/AIDS. Pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk memberikan pemberdayaan keluarga remaja melalui edukasi seksualitas dan ketrampilan pembuatan lilin limbah aromaterapi. Pengabdian ini dilakukan secara tatap muka berbentuk ceramah, diskusi dan workshop. Sebanyak 22 orang terdiri dari ibu PKK dan BKK. Diberikan edukasi penyuluhan selama 15 menit dan pretest dan post test. Kegiatan workshop ketrampilan pembuatan lilin limbah aromaterapi selama 30 menit. Didapatkan sebagian besar keluarga remaja memiliki tingkat pengetahuan yang baik setelah diberikan edukasi seksualitas dan mampu membuat ketrampilan pembuatan lilin limbah aromaterapi. Kesimpulan pengabdian ini bahwa pemberdayaan keluarga remaja melalui edukasi seksualitas dan ketrampilan pembuatan lilin limbah efektif untuk meningkatkan pengetahuan dan skill bagi keluarga remaja. Kata kunci: Pemberdayaan keluarga remaja, seksualitas dan lilin
PENINGKATAN PERILAKU KEBERSIHAN GIGI DAN MULUT MELALUI EDUKASI KESEHATAN PADA KELOMPOK ANAK USIA SEKOLAH DAN REMAJA Siti Munawaroh; Riana Lailatul Fajriyah; Siffa Auliya Rizkyana; Siti Mudawamah; Tasya Dwi Febiana; Siti Marisa; Septia Dewi Putri Anggraini; Sholikhatun Nikmah; Salsabila Afifun Nisa; Indanah Indanah; Umi Faridah; Novi Kumala Sari; Lasmini Lasmini
Jurnal Abdimas Indonesia Vol 7, No 1 (2025): JURNAL ABDIMAS INDONESIA
Publisher : Universitas Muhammadiyah Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26751/jai.v7i1.2715

Abstract

Masalah kesehatan gigi dan mulut pada anak-anak dan remaja, seperti karies gigi, sering disebabkan oleh kurangnya edukasi, konsumsi makanan manis, dan jarangnya kunjungan ke dokter gigi. Di Desa Bakalankrapyak, banyak anak dan remaja mengalami masalah gigi, menunjukkan perlunya pendekatan sistematis yang melibatkan orang tua, guru, dan teknologi. Program pengabdian ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran dan keterampilan kebersihan gigi pada 25 peserta jamiiyah yasinan melalui penyuluhan interaktif, simulasi teknik menyikat gigi, dan pemutaran lagu edukasi. Aspek yang diukur mencakup pengetahuan dan keterampilan menyikat gigi dengan benar, yang dievaluasi melalui observasi dan pertanyaan terbuka. Intervensi melibatkan praktik langsung menggunakan alat peraga dan media pendukung. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan pemahaman peserta terkait teknik menyikat gigi yang benar, frekuensi yang dianjurkan, serta dampak buruk dari kebersihan gigi yang tidak terjaga. Untuk keberlanjutan, disarankan agar kegiatan penyuluhan dilakukan secara berkala setiap bulan, dengan monitoring rutin mengenai kebiasaan menyikat gigi peserta. Evaluasi dilakukan melalui tanya jawab dan pengamatan langsung pada praktik menyikat gigi. Hal ini diharapkan dapat menciptakan perubahan perilaku positif dan meningkatkan kondisi kesehatan gigi peserta secara efektif. Penting untuk mengadakan penyuluhan berkelanjutan dengan jadwal rutin, seperti setiap bulan, untuk memastikan anak-anak dan remaja terus mendapatkan edukasi kebersihan gigi. Monitoring kesehatan gigi juga perlu dilakukan secara teratur, misalnya dengan memeriksa kebiasaan menyikat gigi mereka, serta bertanya apakah mereka sudah menyikat gigi dengan benar. Pendekatan ini akan membantu memastikan perubahan perilaku yang lebih berkelanjutan dan memperbaiki kondisi kesehatan gigi mereka secara efektif.
GERAKAN PENANAMAN TANAMAN OBAT KELUARGA (TOGA) SEBAGAI UPAYA KEMANDIRIAN KESEHATAN MASYARAKAT Syahid Fatah Cokropranoto; Fadlilatul Muthi’atun Nisa'; Ibtsama Mauludina; Fiona Apriliasari; Nurokhmah Nurokhmah; Ira Anggraeni; Sabrina Zahrani; Amara Maulida Alezafi; Diana Luthfiana Faiq; Umi Faridah; Rizka Himawan
Jurnal Abdimas Indonesia Vol 6, No 2 (2024): JURNAL ABDIMAS INDONESIA
Publisher : Universitas Muhammadiyah Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26751/jai.v6i2.2788

Abstract

Minimnya pemahaman masyarakat tentang manfaat tanaman obat keluarga dalam mendukung kemandirian kesehatan. Masyarakat masih memilih pengobatan medis yang dibeli di warung atau toko obat. Padahal obat herbal lebih aman dan murah dibandingkan dengan obat medis. Tujuan pengabdian masyarakat ini adalah untuk meningkatkan kesadaran tentang tanaman TOGA pada masyarakat. Bentuk kegiatan ini adalah penanaman TOGA bersama dengan perangkat desa sebanyak 9 orang. Kegiatan ini dilakukan pada bulan Desember tahun 2024. Metode yang digunakan adalah observasi. Variable yang diukur adalah kesadaran masyarakat tentang tanaman TOGA. Analisis data dilakukan secara deskriptif. Hasil kegiatan menunjukkan tersedianya tanaman TOGA (jahe, daun sirih, kunyit, dan kencur) di lahan Balai Desa Krandon. Kegiatan ini dapat dilanjutkan dalam bentuk sosialisasi ke masyarakat untuk melakukan penanaman TOGA di rumah masing-masing.
Penggunaan Gadget Dengan Perilaku Prakonsepsi Pada Wanita Usia Subur faridah, umi; Hidayah, Noor; Wibowo, Irman Ahmad; Elsera, Chori
TRIAGE Jurnal Ilmu Keperawatan Vol 11 No 1 (2024)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Klaten

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61902/triage.v11i1.989

Abstract

Preconception health care is care that refers to biomedical, behavioral, and social preventive interventions that can increase the chances of having a healthy baby. Preconception has an important role in preventing short-term and long-term adverse health impacts for women and their offspring. Reproductive health outcomes will be achieved by focusing on and improving preconception health. it also has the potential to reduce cases of women and babies dying, and many more suffering long-term disabilities, caused by pregnancy and childbirth. Therefore, preconception care is important or necessary to further reduce maternal, newborn, and child mortality. Maternal Mortality Rate (MMR) and Infant Mortality Rate (IMR) are the main indicators of the level of public health. The time approach for collecting data for this research uses survey research with a cross-sectional approach design. There is a relationship between the use of gadgets and preconception behavior at MTs NU Nurul Huda Kudus. The OR value obtained = 6.167 and the P value was 0.05
Origami Play Therapy and Preschool Child Development Outcomes: Terapi Bermain Origami dan Hasil Perkembangan Anak Prasekolah Hikmah, Citra Karima Lailatul; Faridah, Umi; Indanah, Indanah
Indonesian Journal of Innovation Studies Vol. 27 No. 1 (2026): January
Publisher : Universitas Muhammadiyah Sidoarjo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21070/ijins.v27i1.1877

Abstract

General Background: Early childhood represents a critical phase of growth in which optimal stimulation is required to support motor, language, and social development through structured educational and nursing activities. Specific Background: Play-based interventions, including origami activities, are frequently applied in early childhood education settings as routine learning strategies, yet their structured application within nursing-oriented developmental stimulation remains limited. Knowledge Gap: Empirical evidence comparing origami play therapy with routine daily activities using an integrated assessment of fine motor, gross motor, language, and personal–social development is still scarce, particularly in early childhood education institutions. Aims: This study aimed to examine preschool child development following origami play therapy compared with routine daily activities at PAUD (KB–TK) TBS Kajan, Krandon Kudus. Results: Using a quasi-experimental pretest–posttest control group design with 72 preschool children, origami play therapy and routine activities were both associated with significant improvements in developmental outcomes based on Denver Developmental Screening Test assessments, while post-intervention comparisons between groups showed no significant differences. Novelty: The study offers an integrated nursing-based application of origami play therapy assessed across multiple developmental domains within a quasi-experimental framework in an early childhood education context. Implications: These findings support the incorporation of structured origami activities and routine learning practices as complementary approaches in early childhood education and pediatric nursing to support comprehensive preschool development. Highlights• Preschool children showed measurable developmental improvement after structured play-based activities• Origami activities were associated with progress across motor, language, and social domains• Routine daily learning activities also demonstrated comparable developmental gains KeywordsOrigami Play Therapy; Preschool Child Development; Early Childhood Education; Developmental Screening; Pediatric Nursing
Reviewing The Role of Syi'ir on The Island of Java From Preaching to Economic Fulfillment Bahruddin, Muhammad; Elyn Olima Verah; Khoironul Mubin; Siti Mahmudah; Umi Faridah
Jurnal Disastri (Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia) Vol 8 No 1 (2026): Jurnal Disastri: Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia
Publisher : Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33752/disastri.v8i1.11423

Abstract

This study offers a novel approach by integrating oral literature narratology and speech act theory in analyzing syi'ir as a form of social communication in Pesantren. Unlike previous studies that generally focus on the function of da'wah or the religious content of syi'ir, this study systematically maps the relationship between narrative structure, language strategies, and the pragmatic effects produced in the context of performance. The transformation of the function of syi'ir is understood not only at the thematic level, but also at the level of narrative mechanisms and communicative processes that shape the meaning and social orientation of the congregation. This research was conducted in Pesantren in East Java with sources from the pesantren community. The data consists of syi'ir and interviews conducted with the Islamic pesantren community. The theoretical contribution of this research lies in strengthening the integrative narratological-pragmatic analysis model as a framework for reading the dynamics of oral literature in a changing social context. This approach broadens the perspective of Javanese oral literature studies by placing text, performance, and communicative relations as a single, interrelated unit of analysis.
TEKNIK RELAKSASI LIMA JARI TERHADAP TINGKAT KECEMASAN PADA PASIEN PRE OPERATIF Tukiyo Tukiyo; Umi Faridah; Sri Karyati
Jurnal Ilmu Keperawatan dan Kebidanan Vol 16, No 1 (2025): JURNAL ILMU KEPERAWATAN DAN KEBIDANAN
Publisher : Universitas Muhammadiyah Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26751/jikk.v16i1.2876

Abstract

Kecemasan merupakan masalah yang sering dialami oleh pasien pre operasi. Kecemasan yang berlebihan berdampak buruk bagi pasien menjelang maupun pasca operasi. Tujuan penelitian ialah mengetahui pengaruh teknik relaksasi lima jari terhadap tingkat kecemasan pasien pre operatif. Jenis penelitian yang digunakan ialah quasy experimental dengan one grup pretest posttest design. Penelitian ini melibatkan 40 pasien pre operasi dengan pengambilan sampel menggunakan teknik purposive sampling dengan kriteria inklusi ialah pasien pre operasi bedah minor dengan kecemasan kategori ringan-sedang serta kriterai eksklusi yaitu pasien yang tidak memiliki lengan dan mengalami penurunan kesadaran. Pengukuran tingkat kecemasan menggunakan Amsterdam Preoperative Anxiety and Information Scale. Analisa bivariat menggunakan uji Wilcoxon menunujukan pemberian terapi relaksasi lima jari berpengaruh signifikan terhadap tingkat kecemasan pada pasien pre operatif dengan P value 0,000. Terapi ini dapat dijadikan sebagai salah satu terapi nonfarmakologi yang efektif dalam penanganan masalah kecemasan pada pasien pre operasi
Co-Authors Abdul Mannan, Siti Sofiyah Ade Ima Afifa Aditya, Muhamad Aini, Siti Maslihatul Alif Kiky Listiyania Althofia, Zanadira Amalia Rahmawati Amanatusholikhah, Alfina Amara Maulida Alezafi Anak Agung Istri Sri Wiadnyani Andhika Ariyanto Anggraeni, Shania Anim Mushlihatin Lailiyyah Anis Solikhah Anny Rosiana Anny Rosiana Masithoh Anny Rosiana Masithoh Aprilia, Diva Putri Apriliani, Santina Apriliya, Restiana Ardiyati, Rizka Ayu Arnetta Putri Arsyillailiyyah, Alifta Syafira Ashri Maulida Rahmawati Azizah, Intan Rismatul Azzakiy, Yanuar Rizqi Billujainiddani, Nouval Budiono, Setiyo Desinta Herawati Dewi Hartinah Dewi Kusumawati, Dewi Dhadila, Yuke Liza Fitri Diana Luthfiana Faiq Dwi ASTUTI Dyion Punaki Prakoso Edi Wibowo Elsera, Chori Elyn Olima Verah Fadlilatul Muthi’atun Nisa' Farida, Naimatul Fariza Yulia Kartika Sari Febriyana, Nurul Hidayah Fina Audina Sofiana Fiona Apriliasari Gannis Ayu Fatmalsari Haiya, Nutrisia Nu'im Hanifah Ulya Ramadhani Hanitya Kistiyan Eko Noviyanto Heny Siswanti Hernadi, H Hikmah, Citra Karima Lailatul Ibrohim Ibtsama Mauludina Ida Ayu Putu Sri Widnyani Imam Saefudin Indah Puspitasari INDAH PUSPITASARI Indanah Ira Anggraeni Iwan Ardian, Iwan Iwan Sulis Setiawan Kanan, Thanalechumy Khoiriyah, Ririn Khoironul Mubin Komarudin, Mochamad Fahru Kumala, Abidatul Kusmiyati, Yanti Lailatul Farikhah Lasmini Lasmini Lasmini Lasmini, Lasmini Lisa Nuraida Annas Lu'luiyyah, Fitratul Malikha, Ayu Nurul Mardiana, Sri Siska Mashithoh, Anny Rosiana Muh Bahruddin Muhamad Jauhar Muhammad Arif Muhammad Khoirurosyid Muhammad Purnomo Muhammad Purnomo Muhammad Purnomo Muhammad Ridwanto Muhammad Ridwanto Muslihatus Sa’adah Nazwita, Aulia Meisya Nindiawaty, Nuning Noor Hidayah Noor Hidayah Noor Hidayah Novi Kumala Sari Noviyanto, Hanitya Kistiyan Eko Nuha, Tsalisa Wardani Nuning Nindiawaty Nurokhmah Nurokhmah Nynda Fatmawati Octarina, Nynda Fatmawati Oktasari, Fatika Oktavian, Ozzy Putri Pannes David Sahri, Pannes David Sahri Prabowo, Nanang Purnomo, M Putri, Arnetta Mayasavira Ramadhani, Hanifah Ulya Ravita, Nur Restiana Apriliya Riana Lailatul Fajriyah Rizka Himawan Rizki Widyan Aisya Rizqi, Amelia Rus Rusnoto rusnoto rusnoto Rusnoto, R Sa’adah, Muslihatus Sa’diyah, Siti Halimatus Sabrina Zahrani Saefudin, Imam Salsabila Afifun Nisa Septia Dewi Putri Anggraini Septiani Septiani Septina Rahmawati Setiawan, Iwan Sulis Setyawan, Indra Bagus Sholikhatun Nikmah Siffa Auliya Rizkyana Siti Halimatus Sa’diyah Siti Mahmudah SITI MAHMUDAH Siti Marisa Siti Maslihatul Aini SITI MUDAWAMAH Siti Munawaroh Siti Nur Afifah Siti Rukhaniyah Solly Aryza Sri Karyati Sri Kuati sri murtini . SRI RAHAYU Subiwati, S Sukarmin Sukarmin Sukarmin Sukarmin, S Sukesih Sukesih, Sukesih Sulistiyanto, Teddy Suryaningsih, Irma Ravika Syahid Fatah Cokropranoto Tasya Dwi Febiana TATI NURHAYATI Tukiyo Tukiyo W Wahyuni, W Wahab, Darto Wahana, Haryo Srijaya Wariyanti Hastuti Wibowo, Babar Daru Wibowo, Ega Bagus Wibowo, Irman Ahmad Yuke Liza Fitri Dhadila Yuliana, Nadiya Eka Yuliastuti, Fitri Yulisetyaningrum Zunia Khairunnisa