Claim Missing Document
Check
Articles

ANALISIS PEMAHAMAN KONSEP MAHASISWA PENDIDIKAN BIOLOGI PADA MATERI KOMUNIKASI ANTAR SEL Rahmadina, Rahmadina; Utami, Elifia Dwi; Saputri, Widia Azhari; Chaniago, Yuyun Amalia; Lubis, M Azhar; Hasibuan, Dinda Lestari
Eksakta : Jurnal Penelitian dan Pembelajaran MIPA Vol 9, No 2 (2024): Eksakta : Jurnal Penelitian dan Pembelajaran MIPA
Publisher : Fakultas Keguruan Dan Ilmu Pendidikan, UM-Tapsel

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/eksakta.v9i2.201–205

Abstract

Siswa yang mempunyai pemahaman konsep yang baik dapat memanfaatkan pengetahuan tersebut untuk menyelesaikan berbagai permasalahan terkait. Penelitian ini bertujuan untuk menilai tingkat pemahaman mahasiswa Pendidikan Biologi terhadap mata kuliah biologi sel. Dengan menggunakan metode kualitatif dan pendekatan deskriptif, hasil analisis menunjukkan bahwa rata-rata pemahaman konsep siswa berada pada kategori rendah. Indikator pemahaman tertinggi terdapat pada konsep cell juction dengan persentase sebesar 70%, sedangkan indikator terendah terdapat pada pemahaman struktur perlekatan sel dengan persentase hanya sebesar 5% pada kelas sampel. Beberapa faktor yang menyebabkan rendahnya pemahaman konsep ini antara lain kesulitan dalam memahami soal-soal yang diberikan, perbedaan kemampuan akademik, rumitnya materi mengenai komunikasi antar sel, lemahnya daya ingat, dan kurang optimalnya proses pembelajaran.
ANALISIS PEMAHAMAN MAHASISWA TADRIS BIOLOGI 2 UINSU TERHADAP MATERI KONSEP DASAR BIOLOGI SEL Rahmadina, Rahmadina; Hasyifa, Najwa; Anggraini, Rima; Rahma, Nadia; Wahyuni, Risdah; Hasanah, Nurul Fizah; Khairani, Dwi
Eksakta : Jurnal Penelitian dan Pembelajaran MIPA Vol 9, No 2 (2024): Eksakta : Jurnal Penelitian dan Pembelajaran MIPA
Publisher : Fakultas Keguruan Dan Ilmu Pendidikan, UM-Tapsel

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/eksakta.v9i2.195–200

Abstract

 Penelitian ini berujuan untuk mengeksplorasi sejauh mana pemahaman mahasiswa Tadris Biologi 2 UINSU terhadap materi tersebut, serta untuk mengidentifikasi pendekatan pembelajaran yang paling efektif dalam meningkatkan pemahaman mereka tentang konsep dasar sel dan organel sel. penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskripsi. Penelitian ini menggunakan dau metode pengumpulan, yaitu kuis dan kelompok, Subjeknya menggunakan Dosen, Mahasiswa, serta sarana dan prasarana, Objek penelitian ini ialah Univesitas Negeri Sumatera Utara. Hasil dari penelitian menunjukan bahwa adanya peningkatan pemahaman terhadap mahasiswa pada saat perkuliaahan berlangsung hampir seluruhnya mahasiswa menjawab pertanyaan dengan benar, dan mahasiswa lebih banyak memahami materi konsep biologi sel dikarenakan mungkin masih terlalu basic, namun ditemukan adanya kesulitan mahasiswa pada materi struktur dan fungsi organel sel. Mahasiswa sulit menjawab dengan cara cepat, namun hasil jawaban mereka tidak ada yang salah. Hal tersebut membuktikan bahwa hasil pemahaman mahasiswa tadris biologi 2 mampu dan paham mengenai materi konsep dasar serta struktur,fungsi organel sel.
TEORI SEL PROKARIOTIK, EUKARIOTIK DAN PENYUSUN MEMBRAN SEL Rahmadina, Rahmadina; Nasution, Aulia Mahira; Rezi, Datuk Fahrul; Pulungan, Adrian Azhari; Zahra, Fitri Az; Sativa, Selvi Oriza; Munthe, Yuli Agustinah
BEST Journal (Biology Education, Sains and Technology) Vol 7, No 2 (2024): September 2024
Publisher : Program Studi Pendidikan Biologi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30743/best.v7i2.9427

Abstract

Elemen struktural terkecil dari makhluk hidup disebut sel. Membran yang menyelubungi sel mengandung protoplasma, disebut juga cairan matriks, dan dikelilingi oleh struktur subseluler yang disebut organel sel. Komponen protoplasma adalah inti sel atau nukleus dan sitoplasma atau plasma sel. Plasma nuklir, juga dikenal sebagai nukleoplasma, ditemukan di dalam inti sel. Secara umum, bergantung pada lokasi dan perannya yang spesifik, organel dapat tumbuh menjadi sistem dengan morfologi yang beragam. Dalam biologi, bentuk-bentuk yang menunjukkan korelasi kuat antara bentuk dan fungsi ada di mana-mana dan dapat ditemukan di semua struktur seluler, hewan multiseluler, dan ekosistem. Memahami dasar-dasar organisasi sel sangat penting untuk memahami materi biologis dan peran unik yang dimainkan setiap bagian penyusun sel, atau organela. Sel-sel ini secara bertahap berubah baik struktur maupun fungsinya untuk menyesuaikan diri dengan lingkungannya. Sel prokariotik dan eukariotik, dua kelompok besar yang saling bertanggung jawab, adalah hasil transisi bentuk ini.Kunci : Sel Eukariotik, Prokariotik, Penyusul membrane sel
PENGARUH PEMBERIAN PUPUK ORGANIK ABU SEKAM PADI DAN PUPUK ANORGANIK KCl TERHADAP PERTUMBUHAN VEGETATIF TANAMAN CABAI MERAH (Capsicum annum L) Anriani, Epa; Rahmadina, Rahmadina; Idris, Muhammad
BEST Journal (Biology Education, Sains and Technology) Vol 7, No 1 (2024): Juni 2024
Publisher : Program Studi Pendidikan Biologi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30743/best.v7i1.8721

Abstract

Produktivitas cabai merah diindonesia masih tergolong rendah pada tahun 2017 (1,96 juta ton), meningkat ditahun 2018 (2,35 juta ton), menurun di tahun 2019 (2,30 juta ton) dan rencana produksi tahun 2020 (2,90 juta ton). Permasalahan yang dihadapi petani menggunakan pupuk anorganik tanpa diimbangi pupuk organik yang menyebabkan rusaknya biota tanah. Tujuan penelitian untuk mengetahui pengaruh pemberian pupuk organik abu sekam padi dan pupuk anorganik KCl terhadap pertumbuhan tanaman cabai merah (Capsicum annum L). Tempat penelitian ini dilaksanakan di Desa Muara Parlampungan, Kec Batang Natal, Kab Mandailing Natal. Penelitian ini menggunakan metode Rancangan Acak Lengkap non Faktorial. Taraf perlakuan adalah P0, P1dan P2 terdiri dari 3 perlakuan 6 ulangan. Parameter yang diamati tinggi tanaman, jumlah cabang daun, luas daun dan kadar klorofil daun. Hasil analisis of varian menunjukkan pengaruh pemberian pupuk organik abu sekam padi dan pupuk anorganik KCl memberikan pengaruh yang tidak nyata terhadap pertumbuhan tanaman cabai merah (Capsicum annum L). Hasil jumlah rerata tanaman menunjukkan P1 memberikan pengaruh yang paling bagus terhadap pertumbuhan tanaman tabai merah (Capsicum annum L). Kata Kunci : Cabai merah (Capsicum annum L), Abu Sekam Padi dan KCl
Pengendalian Penyakit Akar Gada Pada Tanaman Brokoli (Brassica oleracea L.) Dengan Ecoenzyme Br Tarigan, Rindi Atika; Rahmadina, Rahmadina; Idami, Zahratul
BEST Journal (Biology Education, Sains and Technology) Vol 7, No 1 (2024): Juni 2024
Publisher : Program Studi Pendidikan Biologi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30743/best.v7i1.8634

Abstract

Tanaman Brokoli (Brassica oleraceae L.) merupakan tanaman kubis yang memiliki nilai ekonomis tinggi. Brokoli mempunyai cita rasa yang enak bergizi tinggi. Produksi tanaman brokoli mengalami banyak permasalahan antara lain adanya serangan berbagai hama dan patogen penyebab penyakit. Salah satu penyakit yang menyerang tanaman brokoli ialah penyakit akar gada yang disebabkan oleh jamur (Plasmodiophora brassicae Wor.) yang menyebabkan pertumbuhan pada tanaman terhambat dan menjadikan tanaman jadi kerdil. Di Indonesia penyakit ini menyebabkan kerusakan pada tanaman kubis atau brokoli sekitar 88,6 %. Salah satu bentuk pencegahan serangan penyakit ini ialah dengan mengaplikasikan Eco Enzyme. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh Eco Enzyme terhadap pengendalian penyakit akar gada dan pertumbuhan tinggi tanaman dan jumlah daun tanaman brokoli (Brassica oleracea L.). Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif berupa eksperimen. Pengambilan data dilakukan dengan Rancangan Acak Lengkap (RAL) non faktorial, yaitu perlakuan (P0 : Kontrol, P1 : Pemberian Eco Enzyme kombinasi kentang dan lidah buaya 10 ml/2 liter air, P2 : Pemberian Eco Enzyme kombinasi nanas dan lidah buaya 10 ml/2 liter air). Berdasarkan hasil penelitian, pengaplikasian Eco Enzyme memiliki pengaruh berbeda nyata terhadap pertumbuhan akar gada, intensitas serangan penyakit, dan pertumbuhan tinggi tanaman dan jumlah daun. Kombinasi Eco Enzyme yang paling efektif untuk mencegah pertumbuhan akar gada dan pertumbuhan tanaman ialah P2.
THE EFFECT OF A COMBINATION OF VEGETABLE PESTICIDES ON THRIPS PEST ATTACKS ON VEGETATIVE GROWTH OF GREEN BEANS (Vigna radiata L.) Lubis, Wisuda Pramarta; Idris, M.; Rahmadina, Rahmadina
BEST Journal (Biology Education, Sains and Technology) Vol 7, No 1 (2024): Juni 2024
Publisher : Program Studi Pendidikan Biologi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30743/best.v7i1.8358

Abstract

The productivity of green beans according to BPS North Sumatra data for 2021 from 2019 to 2021 has decreased, with an average of 2.52%. One of the causes of decreased green bean productivity is the occurrence of thrips pest attacks. One alternative that can be done to overcome thrips pests is to use plant-based pesticides. This study aims to determine the effect of applying a combination of lemongrass and kenikir vegetable pesticides on thrips on the vegetative growth of green bean plants and to determine the most effective concentration of the use of vegetable pesticides. This study used a non-factorial Randomized Block Design (RBD), namely concentrations (P0 = control; P1 = 100 ml of lemongrass and marigold extracts/L water; P2 = 200 ml of lemongrass and marigold extracts/L of water; P3 = 300 ml of lemongrass and marigold extracts and kenikir/L of water). The results showed that P3 (300 ml/L) treatment had a very significant effect on attack intensity of 14.91%, attack percentage of 25.35% and leaf area index of 0.46cm. Meanwhile, each treatment P0, P1, P2, P3 had no significant effect on plant height and leaf chlorophyll levels.
Pengaruh Pemberian Pupuk Organik Cair Daun Kirinyuh (Chromolaena odorata) Terhadap Pertumbuhan Tanaman Brokoli (Brassica oleracea L.) Audina, Nida; Idris, M; Rahmadina, Rahmadina
BEST Journal (Biology Education, Sains and Technology) Vol 7, No 1 (2024): Juni 2024
Publisher : Program Studi Pendidikan Biologi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30743/best.v7i1.8471

Abstract

Brokoli (Brassica oleracea L.) atau lebih dikenal dengan nama kubis bunga hijau paling mirip dengan kembang kol hanya berbeda warnanya, masih satu keluarga dengan petsai, lobak, caisim, dan sawi. Tanaman kirinyuh dapat dijadikan pupuk organik cair karena memiliki kandungan hara yang cukup tinggi yaitu Nitrogen 3,90%, Posfor 0,27%, dan Kalium 1,69% sehingga biomassa gulma ini dapat dimanfaatkan untuk memperbaiki sifat fisik, biologi dan kimia tanah. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui pengaruh pemberian pupuk organik cair daun kirinyuh dan konsentrasi paling baik untuk pertumbuhan vegetatif tanaman Brokoli (Brassica oleracea L.). Penelitian ini menggunakan eksperimen dengan metode Rancangan Acak Kelompok (RAK) non faktorial, adapun perlakuannya yaitu pemberian pupuk organik cair daun kirinyuh dengan 4 perlakuan P0, P1, P2, P3. Penelitian ini menggunakan uji ANOVA dengan bantuan aplikasi SPSS 26 dan uji anova berpengaruh nyata maka pengujian lanjut dengan analisis Duncan (DMRT). Hasil penelitian menunjukkan pemberian pupuk organik cair daun kirinyuh berpengaruh nyata terhadap penambahan tinggi tanaman Brokoli serta konsentrasi 20% (200 ml pupuk organik cair daun kirinyuh + 800 ml air) memberikan pengaruh paling efektif.
Pengaruh Pemberian Pupuk PhotosyntheticBacteria (PSB) Terhadap Pertumbuhan Vegetatif Tanaman Terong Ungu (Solanum melongena L.) Varietas Yuvita F1 Dewi, Tiara; Rahmadina, Rahmadina; Idami, Zahratul
BEST Journal (Biology Education, Sains and Technology) Vol 7, No 1 (2024): Juni 2024
Publisher : Program Studi Pendidikan Biologi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30743/best.v7i1.8636

Abstract

Indonesia memiliki berbagai varietas terong, baik varietas unggul yang dikembangkan oleh produsen benih maupun lokal oleh petani. Salah satu varietas unggul yaitu Solanum melongena L. Var. Yuvita Fl dengan keunggulan tahan akan serangan hama dan penyakit. Terong ungu dalam berbuah tergantung interaksi tumbuh pada tanaman maupun lingkungan. Terdapat beberapa kendala dalam pertumbuhan dan produksi terong ungu yaitu faktor biotik yang disebabkan oleh serangan hama dan patogen serta abiotik yang disebabkan oleh suhu, lingkungan dan perubahan iklim. Salah satu bentuk pemeliharaan adalah dengan memberikan pupuk photosynthetic bacteria (PSB). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pemberian pupuk photosynthetic bacteria (PSB) terhadap pertumbuhan vegetatif tanaman Terong ungu Hibrida F1 dan konsentrasi yang efektif bagi pertumbuhan tanaman terong. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif berupa eksperimen. Pengambilan data menggunakan Rancangan Acak Kelompok (RAK) Non Faktorial, yaitu konsentrasi (P0 : Kontrol, P1 : Pemberian PSB 5 ml/1 liter air, P2 : Pemberian PSB 10 ml/1 liter air, P3 : Pemberian PSB 15 ml/1 liter air, P4 : Pemberian PSB 20 ml/1 liter air). Berdasarkan Hasil penelitian, Pemberian pupuk photosynthetic bacteria (PSB) memiliki pengaruh berbeda nyata terhadap tinggi tanaman, jumlah daun, indeks luas daun, kadar klorofil, jumlah bunga dan laju pertumbuhan relatif. Konsentrasi yang efektif dalam meningkatkan tinggi tanaman, jumlah daun, indeks luas daun, jumlah bunga dan laju pertumbuhan relatif adalah P2. Namun kadar klorofil konsentrasi paling baik adalah P4
Pemanfaatan Kulit Singkong (Manihot utilisima) Sebagai Bahan Pakan Ternak Alternatif Di Desa Tuntungan II Rahma, Fazira; Rahmadina, Rahmadina; Hardiansyah, Elan; Audi, Fanya; Lubis, Annisa; Hasriana, Eli
BEST Journal (Biology Education, Sains and Technology) Vol 7, No 1 (2024): Juni 2024
Publisher : Program Studi Pendidikan Biologi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30743/best.v7i1.9165

Abstract

Kulit singkong termasuk dalam kategori sampah organik karena dapat terurai secara alami (busuk atau remuk). Selama ini limbah singkong hanya diolah menjadi kompos, pakan ternak, dan bioenergi. Kegunaan ini karena kulit singkong banyak mengandung karbohidrat. Namun hasil pengolahan tersebut belum memberikan nilai jual yang ekonomis. Menurut Hersoelistyoroni, kandungan karbohidrat pada kulit singkong sebesar 4,55%. Oleh karena itu kulit singkong dapat dimakan manusia. Salah satu alternatif pemanfaatan kulit singkong untuk mengkonsumsi kulit singkong dan meningkatkan nilai ekonomi produk olahannya adalah melalui pemanfaatan bioteknologi yang dapat diterapkan pada skala industri. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kandungan nutrisi apa saja yang terdapat pada kulit singkong, cara mengolah limbah kulit singkong yang benar untuk dijadikan bahan alternatif pakan ternak dan mengetahui pengaruh pemberian limbah kulit singkong terhadap pertumbuhan ternak. Penelitian ini menggunakan metode survei dan observasi langsung di lokasi. Penentuan lokasi sampel menggunakan “Purposive Sampling” terpilih 9 responden. Yang diukur adalah produksi kulit singkong, daya dukung limbah kulit singkong untuk sapi potong dan kandungan gizi kulit singkong hasil olahan opak. Olahan kulit singkong buram digunakan setelah dikupas, dikuliti dan dikeringkan. Hasil penelitian menunjukkan produksi kayu kulit singkong kering dari olahan kayu opak di desa Tuntungan II sebesar 161.260,41 ton/tahun. Jika dihitung berdasarkan daya dukung olahan kulit singkong opak, Desa Tuntungan II mampu menampung kurang lebih 2583 ST (unit ternak) atau 2583 ekor sapi dewasa setiap tahunnya. Oleh karena itu, pengolahan kulit singkong menjadi opak di Desa Tuntungan II dapat memenuhi kebutuhan pakan ternak
Sosialisasi Dampak Limbah Rumah Tangga Sebagai Bentuk Implementasi Dari Pendidikan Lingkungan Hidup Di Desa Tuntungan II Rahmadina, Rahmadina; Alfira, Della; Tiwi, Dinda Dian; Triyudha, Garibaldi; Wirdani, Hidayah; Sifa, Nurharija Awaliah
BEST Journal (Biology Education, Sains and Technology) Vol 7, No 1 (2024): Juni 2024
Publisher : Program Studi Pendidikan Biologi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30743/best.v7i1.9169

Abstract

Sampah singkong yang berasal dari limbah rumah tangga dapat mempengaruhi kualitas air sehingga menyebabkan air tercemar, misalnya air bekas cucian yang mengandung bahan kimia. Eco Enzyme merupakan cairan multifungsi yang dihasilkan dari proses fermentasi selama 3 bulan dengan menggunakan bahan sederhana yaitu gula merah/tetes tebu, limbah atau sampah organik dengan komposisi 1:3:10. Beberapa manfaat Eco Enzyme adalah dapat membersihkan sungai yang tercemar, bersifat antiseptik, menyuburkan tanah dan sebagai pengganti produk kimia rumah tangga sehari-hari. Berdasarkan gambar 4, air saluran pembuangan yang telah diolah dengan ecoenzyme terlihat berwarna kuning cerah, hal ini dikarenakan ecoenzyme terbuat dari gula merah. Ecoenzyme dapat digunakan sebagai bahan antijamur, antibakteri, insektisida dan bahan pembersih. Manfaat ecoenzyme sebagai desinfektan dimungkinkan karena adanya kandungan alkohol dan asam asetat dalam cairannya
Co-Authors Adriani, Khairunisa Ahmad Abdullah Aina, Nurul Alfi, Rizky Afifah Alfiani Sekar Melati Alfira, Della Alifio, Haziq Almurdi Almurdi Anggraini, Gusnia Anggraini, Tri Vanesa Anggreini, Fany Anisa Aprilia Anriani, Epa Aprilia, Tiara Arifal, Muh Arifin, Abin Riyan Arya, M. Ashari, Maya Asir, Alhafidz Atun, Silvi Audi, Fanya Audina, Nida Ayu Puspita Azhari, Raisa Azzahra, Andi Mutiara Baehaqi Br Tarigan, Rindi Atika Chairiah, Nabila Putri Chaniago, Yuyun Amalia Chatarina Umbul Wahyuni Damanik, Alfina Sukma Hayati Dwi Anggraini Dwitya Elvira, Dwitya Efrida Efrida Elen Agustina Faisal, Agung Fanadillah, Yurike Fatih, Muhammad Imam Fatmawati Fatmawati Febriansyah Febriansyah Fitri, Nadia Ginung Pratidina Hafizah, Ummi Haholongan, Rutinias Harahap, Jihan Nur Alifia Harahap, Uswatun Hasanah Hardiansyah, Elan Hariani, Widia Hasanah, Nurul Fizah Hasibuan, Dinda Lestari Hasibuan, Linda Mayanti Hasibuan, Telni Rusmi Tantri Hasriana, Eli Hasyifa, Najwa Herawati, Putri Amelia Herman, Deddy Herry Sutarto Ladjang Hidayani, Sri Husnarika Febriani, Husnarika Hutagalung, Prycila Anggi Prasetia Hutasuhut, Melfa Aisyah Ikraami , Reksa Dzul Ilmi, Lu’lu’ Irda Nila Selvia Jannah, Nuri Julianti, Amanda Jupani, Indah Amelia Khairani, Aulia A'yun Khairani, Dwi Khairuna Khairuna Kholilawati, Nelly Kusumapradja, Rokiah Leni Widiarti, Leni Lestari, Anggie Septia Lestari, Sri Murni Ayu Lubis, Annisa Lubis, M Azhar Lubis, Wisuda Pramarta M. Idris Manalu, Kartika Marbella, Nayla Putri Mardiah, Ros Masniladevi, Masniladevi Maurito, Nurul Mawarni, Devi Mayasari, Ulfayani Mindayani, Mindayani Muhammad Aji Nugroho Muhammad Idris Munthe, Yuli Agustinah Nasution, Aulia Mahira Nasution, Rahmadani Nauva Adila Nelvia, Repi Nisa, Dea Fahrum Nugroho, Muhammad Agung Nur, Hammed Nurfazila, Nurfazila Nurhazizah, Refina Prayogi Prayogi Pulungan, Adrian Azhari Puspita, Delawanti Puspita, Siti Neni Putri, Annisyah Tri R. Septian Angga Saputra RAHAYU, WIDYA Rahma, Fazira Rahmadhina, Jestiana Al Kayrani Rahman, Febrian Batara Aditya Raihanah Abiyah Julia Lavenita Rasyida, Wan Ridha Reflina Reflina Rezi, Datuk Fahrul Ridha, M Sa'id Rima Anggraini, Rima Rizky Yulion Rosa, Siti Rosmadani, Wiwid Rubiyah, Rubiyah Russilawati, Russilawati Ruwaida, Salma Salim, Diaz Sya’bania Salsabila, Nazwa Saman Abdurrahman Samsinar Samsinar Sapar Sapar Saputri, Widia Azhari Sari, Leli Mustika Sari, Wanti Puspita Sativa, Selvi Oriza Septika Rudiamon Shafa Salsabila, Qothrunnada Sifa, Nurharija Awaliah Simanjuntak, Putri Dea Firsta Sinaga, Anjelita Siregar, Rivahni Situmorang, Vickasyah Ramadani Sukanti Sukanti Sundari, Lia Syafira, Haiyu Asy Syafi’i, Muhammad Tarigan, Natasya Tegar Wibisono, Apra tiara dewi Tirta, Maura Najwa Noor Raina Tiwi, Dinda Dian Tri Suci Handayani Triyudha, Garibaldi Utami, Elifia Dwi Wahyuni, Risdah Wirdani, Hidayah Yuliani, Anisa Dwi Zahra, Fitri Az Zahratul Idami Zahro, Adinda Husna Fatia