Claim Missing Document
Check
Articles

Improving Activities and Learning Outcomes with The SENANG Model in Primary Students Fransiska, Nola; Agusta, Akhmad Riandy; Rafianti, Wahdah Refia
Journal Of Foreign Language Learning and Teaching Vol 4 No 1 (2024)
Publisher : Institut Agama ISlam Negeri Palangka Raya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23971/jfllt.v4i1.8657

Abstract

This research aims to describe teachers' activities and analyze students' activities and learning outcomes. The type of research used was Classroom Action Research (PTK) which was carried out in 3 meetings. The subjects of this research were class V students at SDN Kuin Cerucuk 5. The type of data used in this research was qualitative and quantitative. The results of the research show that teacher activity received a score of 30 with the criteria "Good" at meeting 1 until it reached the maximum score of 40 with the criteria "Very Good" at meeting 3. Student activity at meeting 1 reached 37% with the criteria "A Small Part of Students are Very Active", reached 84% with the criteria "Almost All Students Are Very Active" at meeting 3. Student learning outcomes reached 58% completeness at meeting 1, up to 95% completeness at meeting 3. Based on the results of this research it can be concluded that the SENANG model can improve activities and learning outcomes of students on Mathematics content.
Analisis Penggunaan Model Berbasis Proyek (PJBL) Project Based Learning Dalam Meningkatkan Hasil Belajar Siswa di Sekolah Dasar Mahmudah, Nur Annisa; Suriansyah, Ahmad; Rafianti, Wahdah Refia
Madani: Jurnal Ilmiah Multidisiplin Vol 2, No 12 (2025): Januari
Publisher : Penerbit Yayasan Daarul Huda Kruengmane

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Project Based Learning (PjBL) is considered an effective alternative in overcoming problems with student learning outcomes. This model plays an active role in the learning process because it provides opportunities for students to learn through direct experience, collaboration, and application of knowledge in real-world contexts. The research aims to analyze the effectiveness and level of student achievement and the influence of implementing the PjBL model on student learning outcomes in elementary schools through the implementation of the PjBL model. The method used in this research is a literature review from electronic databases, one of which is Google Scholar. Based on the articles collected, the use of the PjBL model can improve student learning outcomes. The effectiveness of using the PjBL model can be seen from the presentation of the average learning outcomes, before using PjBL it was 25%, then there was an increase after using the PjBL model in cycle 1, 60%, cycle 2, 75%, and cycle 3, 90%. Based on these data, the use of the PjBL model can improve student achievement and learning outcomes.
Perbandingan Implementasi Model Pembelajaran Inovatif Dalam Meningkatkan Minat dan Keterampilan Berpikir Kritis Siswa Pada Muatan IPA di SD M, Marliah; Suriansyah, Ahmad; Rafianti, Wahdah Refia
Madani: Jurnal Ilmiah Multidisiplin Vol 2, No 12 (2025): Januari
Publisher : Penerbit Yayasan Daarul Huda Kruengmane

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This study aims to compare the effectiveness of the implementation of innovative learning models in improving learning interest and critical thinking skills of elementary school students in science content. The focus of the comparison is the Senter Learning Model (Problem-Based Learning, Student-Centered Learning, Numbered Heads Together) and a combination of Problem-Based Learning, Group Investigation, and Make a Match models. The study was conducted in two elementary schools in Banjarmasin, each of which implemented a different learning model. The research method used classroom action research (CAR) with a quantitative and qualitative approach. Data were obtained through observation, interviews, learning interest questionnaires, and critical thinking skills tests. Data analysis was carried out by comparing the results of each learning cycle. The results showed that both learning models had a positive effect on increasing students' learning interest and critical thinking skills. However, the combination of the Problem-Based Learning, Group Investigation, and Make a Match models proved to be more effective, especially in encouraging active student involvement and problem analysis skills. In contrast, the Senter Learning Model was superior in creating a pleasant learning atmosphere and increasing students' learning motivation.
Analisis Pengaruh Media Pembelajaran Digital Terhadap Prestasi Belajar Siswa Sekolah Dasar Wihandarti, Aura Permata; Suriansyah, Ahmad; Rafianti, Wahdah Refia
Madani: Jurnal Ilmiah Multidisiplin Vol 2, No 12 (2025): Januari
Publisher : Penerbit Yayasan Daarul Huda Kruengmane

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Learning at the Elementary School (SD) level plays a very significant role as an initial foundation in formal education. Rapid developments in aspects of information and communication technology in the era of global progress have a significant impact on the achievement of learning objectives. One of the main targets of education is to optimize learning achievement. The purpose of this study is to analyze the influence of digital-based learning platforms on student learning achievement in elementary schools. In this modern era, information and communication technology brings important transformations in the world of education. Digital learning media, such as interactive applications and educational videos, have the potential to encourage student enthusiasm and participation in learning. Qualitative research uses a literature study method, which allows researchers to obtain information from various related literature. This study found that digital learning media can play a role in encouraging student achievement by improving the quality of learning and facilitating skills to understand concepts better. However, challenges such as gaps in technology access and lack of digital skills need to be addressed to maximize the effectiveness of using this media. This study suggests that educators and policy makers consider the use of digital media in the elementary education curriculum to improve the overall quality of learning.
Studi Literatur: Perbandingan Penggunaan Media Pembelajaran Digital dan Konvensional terhadap Motivasi Belajar Peserta Didik Kelas V Sekolah Dasar Fitriah, Fitriah; Maharani, Jihan Milanda; Novaliana, Salsabilla; Ni’mah, Wahidatun; Suriansyah, Ahmad; Rafianti, Wahdah Refia
MARAS : Jurnal Penelitian Multidisiplin Vol. 3 No. 4 (2025): MARAS : Jurnal Penelitian Multidisiplin, Desember 2025
Publisher : Lumbung Pare Cendekia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.60126/maras.v3i4.1376

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menilai perbedaan efektivitas antara media pembelajaran digital dan media pembelajaran konvensional dalam meningkatkan motivasi belajar siswa kelas V sekolah dasar. Penelitian ini menggunakan metode kajian pustaka yang dianalisis secara deskriptif kualitatif. melalui analisis berbagai jurnal, buku, dan publikasi ilmiah yang terbit antara tahun 2019 hingga 2025 dan relevan dengan topik penelitian. Hasil kajian menunjukkan bahwa media pembelajaran digital, seperti video edukatif, aplikasi pembelajaran, platform e-learning, serta multimedia interaktif, memberikan pengaruh signifikan terhadap peningkatan minat, perhatian, dan keterlibatan siswa. Hal ini disebabkan oleh karakter media digital yang lebih atraktif, mudah diakses, serta menyajikan visualisasi dan interaktivitas yang mampu menstimulasi rasa ingin tahu siswa. Sementara itu, media pembelajaran konvensional seperti buku teks, papan tulis, dan alat peraga tetap memiliki peran penting dalam memperkuat dasar pemahaman konsep, memfasilitasi pengalaman belajar konkret, serta menjaga komunikasi langsung antara guru dan peserta didik. Melalui perbandingan kedua jenis media tersebut, ditemukan bahwa tidak ada satu media yang efektif apabila digunakan secara terpisah. Penggabungan media digital dan konvensional justru menghasilkan proses pembelajaran yang lebih optimal karena mampu menyeimbangkan kebutuhan visual, interaktif, dan pengalaman nyata yang dibutuhkan oleh siswa sekolah dasar.
Studi Literatur : Identifikasi Hambatan Akademik pada Anak dengan Disleksia dan Diskalkulia Ramadhani, Aulia Azizah; Hanif Firlana; Sari, Wulan; Nurhaliza, Siti; Rafianti, Wahdah Refia; Suriansyah, Ahmad
MARAS : Jurnal Penelitian Multidisiplin Vol. 3 No. 4 (2025): MARAS : Jurnal Penelitian Multidisiplin, Desember 2025
Publisher : Lumbung Pare Cendekia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.60126/maras.v3i4.1377

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi hambatan akademik yang dialami oleh anak dengan disleksia dan diskalkulia melalui pendekatan studi literatur. Metode penelitian yang digunakan adalah studi literatur dengan menelaah berbagai artikel jurnal nasional, buku, serta laporan penelitian yang relevan dan dipublikasikan dalam enam tahun terakhir (2020–2025). Data yang terkumpul dianalisis menggunakan teknik analisis isi untuk mengidentifikasi pola, karakteristik, serta bentuk kesulitan belajar yang dialami anak usia sekolah dasar. Hasil kajian menunjukkan bahwa anak dengan disleksia mengalami hambatan utama pada kemampuan memahami makna bacaan meskipun mampu melafalkan teks dengan cukup baik, sedangkan anak dengan diskalkulia mengalami kesulitan dalam memahami konsep numerik, simbol matematika, serta urutan logika dalam proses berhitung. Hambatan akademik tersebut dipengaruhi oleh faktor internal, seperti rendahnya motivasi belajar, keterbatasan konsentrasi, dan kurangnya kepercayaan diri, serta faktor eksternal berupa minimnya pendampingan orang tua dan metode pembelajaran yang belum adaptif. Penelitian ini menegaskan pentingnya identifikasi dini dan penerapan strategi pembelajaran adaptif, multisensori, dan inklusif untuk mendukung perkembangan akademik anak dengan disleksia dan diskalkulia. Hasil kajian diharapkan dapat menjadi acuan bagi pendidik dalam merancang intervensi pembelajaran yang sesuai dengan kebutuhan belajar peserta didik.
Studi Literatur: Pemanfaatan Video Pembelajaran Interaktif dalam Meningkatkan Keterlibatan Belajar Siswa Sekolah Dasar Shopia, Zahra; Ruhama, Algina; Rahimah, Rahmaniar; Suriansyah, Ahmad; Rafianti, Wahdah Refia; Siregar, Rima Nur Azizah
Jurnal Cahaya Edukasi Vol 2 No 4 (2025): Jurnal Cahaya Edukasi: Oktober
Publisher : Cahaya Smart Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63863/jce.v2i4.267

Abstract

Studi literatur ini bertujuan untuk menganalisis pemanfaatan video pembelajaran interaktif dalam meningkatkan keterlibatan belajar siswa sekolah dasar. Penelitian dilakukan melalui peninjauan enam artikel ilmiah yang diterbitkan pada rentang tahun 2020 hingga 2025, dengan fokus pada efektivitas media video pembelajaran interaktif terhadap proses dan hasil belajar. Hasil analisis menunjukkan bahwa penggunaan video pembelajaran interaktif mampu meningkatkan motivasi, minat, dan partisipasi aktif siswa sekaligus membantu pemahaman konsep, terutama materi yang bersifat abstrak. Integrasi unsur visual dan auditori yang menarik disertai fitur interaktif yang memungkinkan siswa berperan aktif, menjadikan media ini efektif dalam menciptakan pengalaman belajar yang komunikatif dan bermakna. Penerapan video interaktif juga dinilai relevan untuk berbagai model pembelajaran, baik tatap muka maupun jarak jauh. Pemanfaatan video pembelajaran interaktif merupakan strategi pedagogis yang potensial dalam mendukung pembelajaran berbasis teknologi serta pengembangan keterlibatan belajar siswa pada era digital.
Pengaruh Keterlibatan Orang Tua pada Perkembangan Literasi Membaca Anak Sekolah Dasar Amalia, Dini; Noorkhalisah, Noorkhalisah; Maisarah, Sri; Suriansyah, Ahmad; Rafianti, Wahdah Refia; R, Irayanti
Jurnal Cahaya Edukasi Vol 2 No 4 (2025): Jurnal Cahaya Edukasi: Oktober
Publisher : Cahaya Smart Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63863/jce.v2i4.269

Abstract

Reading literacy competence is an essential skill that plays a crucial role in supporting the academic achievement of elementary school students. However, low levels of reading literacy competence remain a common issue, partly due to the insufficient involvement of parents in fostering reading habits at home. This study aims to analyze the relationship between parental involvement and the development of reading literacy competence among elementary school children. This research employed a descriptive qualitative approach using a library research method. Data were collected from various relevant academic literature and analyzed by comparing findings from previous studies. The results indicate that active parental involvement significantly contributes to improvements in children’s reading ability, reading interest, learning motivation, self-confidence, and critical thinking skills. Forms of parental involvement include reading assistance, provision of reading materials, emotional support, and the creation of a conducive learning environment at home. Therefore, sustained collaboration between schools and families is essential in strengthening a culture of reading literacy from an early age.
EFEKTIVITAS MEDIA PEMBELAJARAN BERBASIS TEKNOLOGI DALAM MENINGKATKAN MOTIVASI DAN PRESTASI BELAJAR MURID SEKOLAH DASAR Sriyono Putra, Muhammad Aminullah; Herliani, Herliani; Rafianti, Wahdah Refia; Suriansyah, Ahmad; Aprina, Nazwa; Sapna, Sapna
Journal of Character and ELementary Education Vol 5 No 1 (2026): Januari 2026
Publisher : Universitas Nusa Cendana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35508/jocee.v5i1.26762

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh pemanfaatan media pembelajaran berbasis teknologi yang belum optimal di sekolah dasar, padahal media tersebut memiliki potensi besar dalam meningkatkan motivasi dan prestasi belajar murid. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efektivitas media pembelajaran berbasis teknologi dalam meningkatkan motivasi dan prestasi belajar murid sekolah dasar. Metode penelitian yang digunakan adalah studi literatur (library research) dengan menelaah berbagai buku serta jurnal ilmiah nasional dan internasional yang terbit dalam kurun waktu lima hingga sepuluh tahun terakhir. Pengumpulan data dilakukan melalui teknik dokumentasi dengan menggunakan kata kunci yang relevan, kemudian dianalisis menggunakan analisis isi (content analysis) untuk mengidentifikasi pola, hubungan, dan temuan utama dari berbagai sumber. Hasil kajian menunjukkan bahwa penggunaan media pembelajaran berbasis teknologi, seperti video pembelajaran interaktif, platform pembelajaran daring, dan aplikasi kuis berbasis permainan, berpengaruh positif terhadap peningkatan motivasi belajar murid. Peningkatan motivasi tersebut tercermin dari keterlibatan, perhatian, dan antusiasme murid yang lebih tinggi selama proses pembelajaran. Selain itu, media pembelajaran berbasis teknologi juga berkontribusi terhadap peningkatan prestasi belajar melalui kemudahan pemahaman materi yang disajikan secara visual dan interaktif. Simpulan penelitian ini menunjukkan bahwa penggunaan media pembelajaran berbasis teknologi secara terintegrasi lebih efektif dibandingkan penggunaan media secara terpisah. Implikasi penelitian ini menekankan pentingnya optimalisasi pemanfaatan media berbasis teknologi oleh guru, didukung oleh ketersediaan sarana serta peningkatan kompetensi digital pendidik di sekolah dasar. This study is motivated by the suboptimal utilization of technology-based learning media in elementary schools, despite their potential to enhance students’ motivation and learning achievement. The study aims to analyze the effectiveness of technology-based learning media in improving motivation and academic achievement of elementary school students. This research employed a literature study (library research) design by reviewing books and national and international scientific journals published within the last five to ten years. Data were collected through documentation techniques using relevant keywords related to technology-based learning media, learning motivation, and learning achievement of elementary school students. The collected data were analyzed using content analysis to identify patterns, relationships, and key findings from previous studies. The results indicate that technology-based learning media, such as interactive learning videos, online learning platforms, and game-based quiz applications, have a positive impact on increasing students’ learning motivation. Increased motivation is reflected in students’ higher engagement, attention, and enthusiasm during the learning process. Furthermore, technology-based media also contribute to improving students’ learning achievement by facilitating better understanding of learning materials through visual and interactive presentations. The study concludes that the integrated use of various technology-based learning media is more effective than the use of a single medium. The findings imply that teachers need to optimize the integration of technology-based media in learning activities, supported by adequate facilities and improved digital competencies, to create meaningful and motivating learning experiences for elementary school students.
Pengaruh Strategi Pembelajaran Berbasis Proyek dalam Meningkatkan Kreativitas dan Kolaborasi Siswa Sekolah Dasar Norhafizah, Norhafizah; Kusumaningrum, Amanda Zaiti; Kholillah, Siti; Hatimah, Khusnul; Rafianti, Wahdah Refia
Journal of Character and ELementary Education Vol 5 No 1 (2026): Januari 2026
Publisher : Universitas Nusa Cendana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35508/jocee.v5i1.26772

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya kemampuan berpikir kreatif dan kolaboratif peserta didik sekolah dasar yang disebabkan oleh dominasi metode pembelajaran tradisional yang berpusat pada guru serta keterlibatan aktif peserta didik yang masih terbatas dalam proses pembelajaran. Kondisi tersebut mengakibatkan kemampuan pemecahan masalah dan kerja sama peserta didik belum berkembang secara optimal. Padahal, kemampuan kreatif dan kolaboratif merupakan bagian penting dari keterampilan abad ke-21 yang perlu ditanamkan sejak jenjang pendidikan dasar sebagai fondasi pembelajaran di tingkat selanjutnya. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis pengaruh penerapan strategi Project-Based Learning (PjBL) dalam meningkatkan kemampuan kreativitas dan kolaborasi peserta didik sekolah dasar. Penelitian ini menggunakan metode studi pustaka dengan menelaah berbagai sumber ilmiah yang relevan, baik dari jurnal nasional maupun internasional, buku referensi, serta artikel penelitian yang berkaitan dengan penerapan PjBL dan pengembangan keterampilan abad ke-21. Analisis data dilakukan secara kualitatif dan deskriptif untuk mengidentifikasi pola temuan penelitian, indikator peningkatan kreativitas dan kolaborasi, serta kendala yang dihadapi dalam implementasi PjBL di sekolah dasar. Hasil kajian menunjukkan bahwa strategi Project-Based Learning efektif dalam meningkatkan fleksibilitas berpikir, orisinalitas ide, dan kemampuan elaborasi peserta didik. Selain itu, PjBL juga mampu menumbuhkan sikap tanggung jawab, keterampilan komunikasi, serta kemampuan bekerja sama dalam kelompok. Meskipun demikian, implementasi PjBL masih menghadapi beberapa kendala, antara lain keterbatasan waktu pembelajaran, kesiapan dan kompetensi guru yang bervariasi, serta kesulitan dalam melakukan penilaian proses dan hasil belajar secara komprehensif. Simpulan penelitian ini menegaskan bahwa penerapan Project-Based Learning mampu menciptakan pembelajaran yang kreatif, kolaboratif, kontekstual, dan berpusat pada peserta didik sesuai dengan tuntutan pendidikan abad ke-21. Implikasi penelitian ini menekankan pentingnya pelatihan guru secara berkelanjutan serta pengembangan rubrik penilaian autentik untuk mendukung pelaksanaan PjBL secara optimal.
Co-Authors AA Sudharmawan, AA Agusta, Akhmad Riandy Ahmad Suriansyah Amalia, Fadhila Ananda, Mutya Aprina, Nazwa Aslamiah Aslamiah Azzahra, Putri Natasya Bormayanti, Hesty Cinantya, Celia Damayanti, Nola Fitria Dina Fauziah Dini Amalia, Dini Febrianasari, Dewi Fitriah Fitriah Fransiska, Nola Hafizhah Hanif Firlana Hatimah, Khusnul Herliani Herliani Humaira, Putri Aleyda Husna, Faradellatul Kholillah, Siti Kurniawati, Hesti Kusumaningrum, Amanda Zaiti Latifatunnisa M, Marliah Maharani, Jihan Milanda Mahmudah, Nur Annisa Maisarah, Sri Malanita, Evatriana Mardiah, Hela Maulida, Amelia Anwaral Maulida, Ridhna Muhammad Fikri Munir, Muhammad Misbahul Ngadimun Ngadimun Ni’mah, Wahidatun Noorkhalisah, Noorkhalisah Norhafizah, Norhafizah Norrahmah, Farisha Novaliana, Salsabilla Nur Latifah, Nur Nurhaliza, Resty Oktaviana, Nurhaliza Prahesti, Devi Tia Dewi Pratidina, Nadiya Anisa Putra, Muhammad Hafizan Adi Qanita, Silma Fatia R, Irayanti Rabiatul Adawiah Rahimah, Rahmaniar Rahmah, Hidayatur Rahman, Muhammad Refky Rahmasafitri, Diska Ramadhani, Aulia Azizah Ramadhanie, Annisa Rizky Amelia Ruhama, Algina Safitri, Safira Eka Salma Sapna, Sapna Sari, Mir'atin Ayu Mina Saskia, Yola Shopia, Zahra Sins, Ihsak Siregar, Rima Nur Azizah Siti Nurhaliza Sriyono Putra, Muhammad Aminullah Syarifudin, Ahmad Syifa, Novanda Fara Tasia, Anas Wahyudi, Gery Fitma Wahyudi, Muhammad Niko Wibisono, Rosvania Widyatmoko, Suryo Wihandarti, Aura Permata Winanda, Erika Aulia Wulan Sari, Wulan Wulandari, Siti Risma Zahratuljannah, Adisty