Claim Missing Document
Check
Articles

Found 34 Documents
Search

Phylogenetic analysis in silico of orchid species Dendrobium based on rbcl marker Febriansyah, Muhammad; Mahfut
Tropical Genetics Vol. 4 No. 2 (2024): Genetics
Publisher : Genetikawan Muda Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/tg.v4i2.68

Abstract

Dendrobium is one of the genera of the third largest Orchidaceae family which reaches about 1184 species in the world. In Indonesia, this genus of orchids is a wealth of genetic resources that are abundant in the Eastern region, such as Papua and Maluku. These genetic resources have not been optimally utilized as elders in crossbreeding to produce offspring that have characteristics according to what consumers want. Due to the limitations of these morphological characteristics, another character is needed that can support the systematics of orchids, namely molecular characters. Plant kinship analysis can use molecular characters in the form of DNA strands that can overcome the weaknesses of morphological data that are known to have limitations and tend to be influenced by the environment. This study aims to analyze the kinship of several types of Dendrobium based on the rbcL gene and add to the basic data source of germplasm from the genus Dendrobium. The samples used were nucleotide sequences of 11 nucleotide sequences consisting of 10 types of Dendrobium (D. anosmum, D. jinghuanum, D. catenatum, D. nobile, D. jenkinsii, D. pahangense, D. nobile, D. pulchellum, D. fimbriatum, and D. pulchellum) which is used as an in group and 1 species of the genus Phalaenopsis namely Phalaenopsis equestris which is used as an outgroup. The results of Dendrobium kinship analysis with an in silico based rbcL gene molecular approach show that species in the same genus are not necessarily closely related. The species that is a member of the out group is Phalaenopsis equestris,. Phalaenopsis equestris forms its own tree branches, while the other 10 species are on the same phylogeny tree branches.
PENGUJIAN AKTIVITAS ANTIOKSIDAN PADA TEH CELUP DENGAN METODE DPPH Amalina, Nur; Muslima, Muslima; Hidayat, Deski; Febriansyah, Muhammad; Pazira, Zira
Journal of Food Security and Agroindustry Vol. 2 No. 3 (2024): OCTOBER
Publisher : PAKIS JOURNAL INSTITUTE

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58184/jfsa.v2i3.478

Abstract

Teh menjadi minuman yang biasa dikonsumsi oleh sebagian masyarakat dan salah satu minuman yang banyak dikenal oleh seluruh dunia, yang dihasilkan dari pucuk daun muda tanaman Camellia sinensis. Berdasarkan proses pengolahannya, teh dapat dikategorikan menjadi berbagai jenis, termasuk teh hitam, teh oolong, teh hijau, dan teh putih. Tanaman teh dikenal kaya akan senyawa polifenol, yang memiliki potensi sebagai agen antioksidan dan memberikan berbagai manfaat kesehatan. Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi aktivitas antioksidan pada teh celup, yang merupakan produk minuman fungsional yang banyak dikonsumsi masyarakat. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah DPPH (2,2-difenil-1-pikrilhidrazil), di mana absorbansi dari sampel diukur menggunakan spektrofotometer dengan pendekatan kuantitatif untuk menilai efektivitas antioksidan. Hasil analisis menunjukkan bahwa terdapat peningkatan nilai persen inhibisi, yang mengindikasikan adanya aktivitas antioksidan dalam sampel teh celup. Dari pengukuran tersebut, diperoleh nilai IC50 sebesar 326,542 µg/mL, yang menunjukkan bahwa teh celup memiliki aktivitas antioksidan yang tergolong sangat lemah. Kesimpulan dari penelitian ini menegaskan bahwa meskipun teh celup mengandung senyawa yang memiliki potensi antioksidan, efektivitasnya dalam mengatasi radikal bebas masih rendah, seperti yang ditunjukkan oleh nilai IC50 yang tinggi.
PENGUJIAN KADAR AIR PADA PRODUK PANGAN KERUPUK MARUKU CHAN Febriansyah, Muhammad; Amalina, Nur; Hidayat, Deski; Muslima, Muslima; Pazira, Zira; Fithriyyah, Hulwah
Journal of Food Security and Agroindustry Vol. 2 No. 3 (2024): OCTOBER
Publisher : PAKIS JOURNAL INSTITUTE

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58184/jfsa.v2i3.479

Abstract

Salah satu produk olahan tradisional yang banyak dikonsumsi di Indonesia adalah kerupuk. Kerupuk merupakan salah satu jenis camilan yang banyak disukai oleh masyarakat. Teksturnya yang renyah dan rasa gurih yang dimiliki kerupuk menjadi salah satu faktor yang berpengaruh terhadap penerimaan konsumen. Salah satu produk yang bisa dikembangkan adalah kerupuk maruku chan dari bahan baku tepung ketan dengan selalu memperhatikan kandungan gizinya salah satunya yaitu kadar airnya. Tujuan dari kegiatan ini adalah untuk menguji kadar air pada produk pangan yaitu kerupuk maruku chan. Kegiatan ini menggunakan pendekatan kuatitatif yaitu data berupa angka yang didapatkan secara langsung. Hasil dari kegiatan ini adalah kadar air pada kerupuk maruku chan mengalami kenaikan berat 1 gram karena faktor pemanasan mapun timbangan tersebut. Hal tersebut karena adanya reaksi yang menghasilkan air atau zat yang mudah menguap, seperti dekomposisi gula, karamelisasi, atau oksidasi lemak selama proses pemanasan. Pengujian kadar air pada produk pangan sangat penting karena erat hubungannya dengan penampakan, tekstur, cita rasa, dan keawetan suatu produk. Kesimpulan dari kegiatan ini adalah kadar air pada kerupuk maruku chan mengalami kenaikan bobot 1 gram pada pemanasan kedua selama 1 jam dikarenakan faktor pemanasan, kontaminasi, maupun timbangan tersebut.
Analysis of perceptions of managers and local communities in the application of principles in Ranca Upas tourism park Febriansyah, Muhammad; Rahmafitria, Fitri
Community Service for Sustainable Community Journal Vol. 1 No. 2: (August) 2024
Publisher : Institute for Advanced Science, Social, and Sustainable Future

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Background: Ecotourism that involves local communities emphasizes active participation from local residents. This concept is based on the understanding that local populations possess indigenous knowledge about the natural environment and cultural heritage, which can serve as a tourism attraction. Therefore, community involvement is a crucial aspect of ecotourism development. This study focuses on the ecotourism management of Wana Wisata Ranca Upas and how it integrates local communities. Methods: A qualitative paradigm was applied as the research framework, following a post-positivist philosophy to explore phenomena in a natural setting. Data collection was conducted through triangulation, with an inductive approach to analysis. The study prioritized a deep understanding of community involvement over generalization. Findings: The analysis showed that the management of Wana Wisata Ranca Upas is committed not only to commercial aspects but also to environmental sustainability, community education, and providing significant economic and social benefits to local communities. Community motivation for participating in ecotourism varied, with many viewing it as a source of substantial income. However, there is a gap in ecotourism-related knowledge between the management, which operates according to Perhutani’s vision and mission, and the local communities, who often do not fully understand ecotourism principles. Factors influencing these differences in perception include access to information, background, interests, decision-making processes, and trust. Conclusion: The study concludes that while Wana Wisata Ranca Upas emphasizes sustainability and ecotourism principles, there remains a knowledge gap between management and local communities. Bridging this gap is essential for the long-term success of ecotourism in the area.  Novelty/Originality of this study: This study highlights the disconnect between management's vision and the local community's understanding of ecotourism, emphasizing the need for improved communication and education to foster more effective and sustainable community participation in ecotourism development.
Hukum Fiqih tentang Transplantasi Organ: Perspektif Maqashid Syariah Robi'ah, Robi'ah; Saputri, Irna; Febriansyah, Muhammad
Journal of Education Technology Information Social Sciences and Health Vol 4, No 1 (2025): March 2025
Publisher : CV. Rayyan Dwi Bharata

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57235/jetish.v4i1.4906

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh kebutuhan untuk memahami hukum fiqih terkait transplantasi organ yang semakin relevan dalam konteks medis modern. Tujuan utama penelitian ini adalah menganalisis kebolehan transplantasi organ dalam perspektif maqashid syariah, khususnya dalam menjaga jiwa (hifz al-nafs), serta memberikan panduan hukum yang sesuai dengan prinsip-prinsip syariah. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif-deskriptif dengan analisis literatur, mencakup sumber-sumber primer seperti Al-Quran, hadis, dan kitab fikih, serta data sekunder berupa jurnal, buku, dan hasil penelitian sebelumnya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa transplantasi organ diperbolehkan dengan syarat terpenuhi kebutuhan darurat, tidak adanya alternatif medis lain, serta adanya persetujuan sukarela dari pendonor. Prinsip maqashid syariah menjadi dasar penting dalam menentukan batasan etis dan hukum yang membolehkan tindakan ini. Penelitian ini menyimpulkan bahwa transplantasi organ tidak hanya merupakan solusi medis, tetapi juga bentuk implementasi nilai kemanusiaan dalam Islam, dengan tetap menjaga kepatuhan terhadap syariat. Hasil ini diharapkan menjadi panduan praktis bagi ulama, tenaga medis, dan masyarakat Muslim dalam menghadapi isu transplantasi organ.
Sistem Kendali dan Monitoring Kondisi Ruangan untuk Penderita Sleep Apnea Berbasis IoT Febriansyah, Muhammad; Dwicahya, Fazryan
SINUSOIDA Vol 26 No 2 (2024): Jurnal Penelitian dan Pengkajian Elektro
Publisher : INSTITUT SAINS DAN TEKNOLOGI NASIONAL

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37277/s.v26i2.2274

Abstract

Sleep apnea adalah gangguan tidur serius yang ditandai dengan berhentinya pernapasan secara periodik selama tidur, yang dapat menyebabkan berbagai masalah kesehatan. Diperlukan suatu sistem untuk memantau dan mengontrol kondisi ruangan yang dapat mempengaruhi sleep apnea. Sistem akan memantau suhu, kelembaban, dan cahaya ruangan berbasis IoT dengan MQTT. Mikrokontroler ESP32 mengumpulkan data sensor dan mengirimkannya ke server pusat melalui protokol MQTT untuk dianalisis dan dipantau secara real-time. Protokol MQTT memastikan transmisi data yang andal dan efisien melalui jaringan berbandwidth rendah, yang membuatnya ideal untuk pemantauan terus-menerus. Sistem pengendali bertujuan untuk meningkatkan kualitas tidur dengan memastikan kondisi ruangan tetap nyaman dan optimal dengan mengaktifkan perangkat seperti kipas, humidifier, dan lampu secara otomatis sehingga tercipta lingkungan yang ideal bagi penderita sleep apnea.
Analisis Studi Kelayakan Bisnis Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) Pempek Model Aisyah: Tinjauan dari Aspek Pasar dan Pemasaran Firdauzi, Muhammad; Pratama, Alpin; Febriansyah, Muhammad; Hidayat, Syarif; Oktaviana, Meta; Hustia, Anggreany
Jurnal Sains, Ekonomi, Manajemen, Akuntansi dan Hukum Vol. 2 No. 3 (2025): SAINMIKUM : Jurnal Sains, Ekonomi, Manajemen, Akuntansi dan Hukum, Juni 2025
Publisher : Lumbung Pare Cendekia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.60126/sainmikum.v2i3.1020

Abstract

UMKM memiliki kontribusi signifikan terhadap perekonomian nasional, namun masih menghadapi tantangan dalam aspek pasar dan pemasaran, terutama keterbatasan dalam pemanfaatan teknologi digital. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kelayakan usaha Pempek Model Aisyah di Palembang berdasarkan aspek pasar dan pemasaran. Penelitian dilakukan dengan pendekatan kualitatif deskriptif melalui metode studi kasus, menggunakan data primer yang dikumpulkan melalui observasi dan wawancara mendalam. Hasil penelitian menunjukkan bahwa usaha ini memiliki potensi pasar yang luas dengan produk khas yang kompetitif dari sisi rasa dan harga. Namun, strategi pemasaran masih konvensional dan belum memanfaatkan media sosial atau platform digital secara optimal. Terdapat tantangan seperti fluktuasi harga bahan baku dan keterbatasan promosi, tetapi juga peluang besar untuk ekspansi dan digitalisasi pemasaran. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa Pempek Model Aisyah layak untuk dikembangkan, dengan catatan perlunya penguatan strategi pemasaran digital dan pengelolaan distribusi secara adaptif.
KAJIAN KARAKTER MORFOLOGIS LEBAH TANPA SENGAT PADA TUJUH KOLONI DI SIDO MULYO, PUNGGUR, LAMPUNG TENGAH Afandi, Aril; Priyambodo, Priyambodo; Rustiati, Elly Lestari; Andriyani, Yuliana; Maharani, Annisa Lidya; Ashari, Minanti Mayda; Lestari, Septi Wahyu; Sandra, Shifa; Thesalonika, Natasya; Winarno, Winarno; Febriansyah, Muhammad; Pratiwi, Dian Neli
KENANGA : Journal of Biological Sciences and Applied Biology Vol. 5 No. 1 (2025): April 2025
Publisher : Program Studi Biologi Fakultas Sains dan Teknologi Universitas Islam Negeri Ar-Raniry Banda Aceh, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22373/kenanga.v5i1.5983

Abstract

Stingless bees are an abundant natural resource in various areas of the world. The utilisation of stingless bees is associated with their honey production. Therefore, stingless bees are widely cultivated in the community. The increasing number of cultivators also occurs in Lampung Tengah Regency. However, this increase in the number of cultivators has not been followed by research on the diversity of stingless bees, including based on their morphology. This research was implemented from May to August 2024. Explorative fieldwork was performed in Sido Mulyo, Punggur, Lampung Tengah. According to the findings of the exploration, samples were taken from seven different colonies. The samples were then observed on 11 morphological characters including (1) eyes, (2) forewings, (3) body colour, (4) thorax, (5) abdomen, (6) hammuli, (7) mesonotum, (8) mesoscutetellum, (9) propodeum, (10) hair on posterior hind tibia, and (11) elliptical disc on basitarsus. The observed samples are closest to the characteristics of species in the genus Heterotrigona (samples SK3, SK5, SK6, and SM1) and Tetragonula (samples SK1, SK2, and SK4) on the basis of morphological characters.
Manifestation of Leaf Phenotype Character Diversity in Population Genetics Studies of Robusta Coffee (Coffea canephora) in the Gunung Betung Valley Titik Bogorejo Pesawaran Lampung: Manifestasi Keragaman Karakter Fenotipe Daun dalam Kajian Genetika Populasi Kopi Robusta (Coffea canephora) di Lembah Gunung Betung Titik Bogorejo Pesawaran Lampung Winarno, Winarno; Priyambodo, Priyambodo; Rustiati, Elly Lestari; Lestari, Septi Wahyu; Sandra, Shifa; Thesalonika, Natasya; Ashari, Minanti Mayda; Andriyani, Yuliana; Maharani, Annisa Lidya; Afandi, Aril; Febriansyah, Muhammad; Pratiwi, Dian Neli; Permatasari, Nindy; Suhada, Suhada
BIO-EDU: Jurnal Pendidikan Biologi Vol. 10 No. 1 (2025): BIO-EDU: Jurnal Pendidikan Biologi - April 2025
Publisher : Jurusan Pendidikan Biologi, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Timor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32938/jbe.v10i1.8309

Abstract

Robusta coffee (Coffea canephora) genetic diversity is very important for breeding programmes aimed at increasing yield and adaptability. This diversity can be assessed through various morphological characters, especially leaf phenotype characters, which serve as indicators of genetic variation. This research was conducted from May to August 2024. Data collection was carried out by purposive sampling using the exploration and characterisation method of 30 coffee plants in the Traditional Coffee Plantation area, Bogorejo Village, Gedong Tataan District, Pesawaran Regency, Lampung Province. Qualitative character data collection was carried out modifying IPGRI descriptors. Based on the data obtained, there were no significant differences in qualitative characteristics and quantitative characteristics of leaves on 30 coffee plants. This indicates a low genetic diversity in the plantation.
UJI KEBERHASILAN AMPLIFIKASI GEN N-METHYLTRANSFERASE PADA KOPI ROBUSTA DI PERKEBUNAN KOPI RAKYAT LEMBAH GUNUNG BETUNG, BOGOREJO, LAMPUNG Sandra, Shifa; Rustiati, Elly Lestari; Priyambodo; Wahyuningsih, Sri; Srihanto, Eko Agus; Pratiwi, Dian Neli; Febriansyah, Muhammad; Lestari, Septi Wahyu; Thesalonika, Natasya; Winarno; Ashari, Minanti Mayda; Andriyani, Yuliana; Alfandi, Aril; Maharani, Annisa Lidya; Suhada, Suhada; Permatasari, Nindy
Jurnal Biogenerasi Vol. 10 No. 2 (2025): Volume 10 no 2 periode februari - september 2025 ( continues)
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30605/biogenerasi.v10i2.5542

Abstract

Indonesia memiliki dua jenis kopi yang umum dibudidayakan, yaitu kopi robusta dan kopi arabika. Di Lampung, kopi robusta menjadi jenis kopi yang banyak ditanam. Masyarakat Lampung mayoritas melakukan budidaya di perkebunan tradisional. Keanekaragaman hayati pada kopi robusta secara genetik menggunakan analisis molekuler di perkebunan kopi rakyat masih belum banyak dilakukan. Tujuan dari penelitian ini untuk uji keberhasilan amplifikasi gen N-Methyltransferase pada kopi robusta di Perkebunan Kopi Rakyat Lembah Gunung Betung, Bogorejo, Lampung. Tahap penelitian ini meliputi ekstraksi DNA untuk mendapatkan DNA murni, mengetahui ukuran amplikon DNA melalui amplifikasi DNA menggunakan commercial kit, dan elektroforesis 1% gel agarosa. Hasil amplifikasi DNA pada lima sampel daun kopi robusta memperoleh pita DNA dengan ukuran berkisar antara 630-650 bp, tidak terdapat smear, namun terdapat variasi ketebalan pita DNA. Kata Kunci: N-methyltransferase, kopi robusta, Polymerase Chain Reaction
Co-Authors Afandi, Aril Afif, Arriza Maulana Akhmad Siddiq, Akhmad Albetian Pangalila, Yonas Alfandi, Aril Alifiansyah, Fadlan Nur Alzril, Muhammad Ardian Ardian Ari Darmastuti ARI KURNIAWAN Arizka Warganegara Arsela Eko Listiono Ashari, Minanti Mayda Budiarman, Andi Azizah Maulidia Deny Setiawan Dewi Indah Noviana Pratiwi, Dewi Indah Noviana Dinata, Riadi Marta Dwicahya, Fazryan effendi, Harlan Effendy, Vina Ardelia Eko Agus Srihanto, Eko Agus Elly Lestari Rustiati Elvinawati Ervianti, Natalia Fahrezi, Aditya Febriyanto, Satrio Fikri Fahresi, Daffa Filda Angellia Firdauzi, Muhammad Fithriyyah, Hulwah Fitri Rahmafitria, Fitri Hafiz Saputra, Saiful Haqqul Yaqin Heidiani Ikasari, Ines Hertanto Hertanto, Hertanto Heru Susetyo Hidayat, Deski Hisyam, Muhamad Ali Hustia, Anggreany I Nyoman Candra Idhafi, Nasrul Ilahidayah, Wahyumi Imtitsal, Aulia Indah Ayu Lestari, Indah Ayu Ingrid Nurtanio Ja'far, Suhermanto Jaya, Rahmat Junaidi , Ahmad Krisbintoro, R Sigit Kusuma, Andriyani Wijaya Laidinar, Shaubi Lely Shofa Imama Lena Rosida Lestari, Septi Wahyu Maharani, Annisa Lidya Mahfut Mahilaveda, Nadila Mahmud Arjiansyah, Abiem Mochammad Imron Awalludin MUHAMMAD ALI Muliana, M Mursalin, M Muslima Muslima, Muslima Nabila, Anggun T. Nur Amalina Nurhamidah Oktaviana, Meta Pazira, Zira Perani Rosyani Permatasari, Nindy Pratama, Alpin Pratiwi, Dian Neli Priyambodo Priyambodo Priyambodo Raden Mohamad Herdian Bhakti Ramadhan, Viki Ramdani, Farhan Robi'ah, Robi'ah Roselina Panghiyangani Sa'uddah, Lousanja D. Sandra, Shifa Saputri, Irna Saswiyanti, Enny Sidik Permana, Dwi Sidik, Mahfud Son Haji, Yopi Suhada Suhada, Suhada Sundari, Ella Susanto, Alvin Wiwiet Susilawati, Susilawati Syabifi, Fiqla Syarif Hidayat Teti Desyani Thesalonika, Natasya Tri Haryanto, Agus Utami Dewi, Dyah Utami, Juliyatin Putri Wahyu Hidayat, Ahmad Wahyu Tyas Pramono WINARNO Winarno Winarno Yamin, Muhammad Ikrar Yani, Ani Andri Yuliana Andriyani Yusuf, Mukarramah Zukhruf, Elevina