Claim Missing Document
Check
Articles

Analisis Cakupan Penemuan Kasus Tuberkulosis (Treatment Coverage) Berdasarkan Faktor Demografis dan Komorbiditas di Puskesmas Ciracas Tahun 2023-2024 Hardiyanti, Anggie; Helda, Helda; M. Irzal, Mufti As Siddiq; Monica, Mareska
Jurnal Epidemiologi Kesehatan Indonesia
Publisher : UI Scholars Hub

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tuberculosis (TB) remains a major global and national health burden, with case detection coverage still below target in several regions. The success of TB control programs largely depends on achieving adequate treatment coverage. In East Jakarta, Ciracas Primary Health Center recorded a treatment coverage of 75% (497 cases) in 2023, the lowest among ten centers, and an increase to 84% (509 cases) in 2024, though still below the national target of 90%. To analyze TB case detection coverage based on demographic factors and comorbidities (diabetes mellitus and Human Immunodeficiency Virus) at Ciracas Primary Health Center during 2023–2024. This study employed a cross-sectional design using secondary data from the Ciracas Tuberculosis Information System (SITB). All people with TB with complete records were included through total sampling. Data were analyzed using univariate, bivariate, and multivariate analysis with Stata/IC15.1, to assess the association between demographic and comorbidity factors and case detection coverage. A total of 1,006 TB cases were recorded, with most patients in the productive age group (18–59 years; 70.6%) and male (61.6%). Diabetes mellitus comorbidity was found in 13.8% of cases, and HIV-positive status in 2.2%. Productive age was significantly associated with TB occurrence, both in patients with diabetes (OR: 0.223; 95% CI: 0.158–0.311) and without diabetes (OR: 0.19; 95% CI: 0.161–0.22), while sex and HIV status were not significant. Productive-age individuals and those with diabetes mellitus are the most at-risk populations for TB in Ciracas. Enhanced Active Case Finding (ACF) among high-risk groups is required to accelerate progress toward the national TB elimination target. Keywords: Tuberculosis; treatment coverage;demography; diabetes mellitus; HIV
Analisis Masalah Penyakit Menular Prioritas di Kabupaten Bogor Provinsi Jawa Barat: Analysis of Priority Infectious Disease Problems in Bogor Regency, West Java Province Pradipta, Marlya Niken; Helda, Helda; Mulyana, Adang
Media Publikasi Promosi Kesehatan Indonesia (MPPKI) Vol. 6 No. 3 (2023): March 2023
Publisher : Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56338/mppki.v6i3.3060

Abstract

Latar Belakang: Penyakit yang dapat dicegah dengan Imnunisasi (PD3I), penyakit menular dan penyakit menular langsung yang disebabkan oleh vector masih menjadi permasalahan yang belum terselesaikan di Kabupaten Bogor. Tujuan: Untuk mengidentifikasi, menentukan prioritas dan penyebab masalah penyakit menular di kabupaten Bogor. Metode: Metode studi ini adalah kuantitatif dan kualitatif dengan melakukan review profil Kesehatan dan data terkait lainnya pada tahun 2016 hingga 2020 secara deskriptif. Penentuan prioritas masalah menggunakan metode PAHO- Adapted-Hanlon dengan melakukan wawancara kepada 7 orang LP/LS di Dinas Kesehatan kabupaten Bogor serta analisis penyebab masalah menggunakan metode Root Cause Analysis. Hasil: Identifikasi prioritas masalah penyakit menular di Kabupaten Bogor adalah sebagai berikut: terdapat 48.064 kasus COVID-19 dengan Case Fatality Rate (CFR) 0,43%. Case Notification Rate (CNR) TB sebesar 168 diantara 100.000 penduduk dengan CFR sebesar 1,06 %. Terdapat 417 kasus HIV serta 216 kasus AIDS dengan CFR 3,3%. Prevalensi kusta sebesar 0,36 diantara 100.000 penduduk. Cakupan penemuan kasus pneumonia balita sebesar 13,15%, Incidence Rate (IR) Diare sebesar 16,1 diantara 1000 penduduk. IR Filariasis sebesar 1,28 diantara 100.000 penduduk, dengan CFR sebesar 20,5%. IR DBD sebesar 21,3 kasus diantara 100.000 penduduk, dengan CFR 0,85%. Tidak terdapat kasus campak, ditemukan 4 kasus difteri. AFP rate 0,29 diantara 100.000 penduduk. Berdasarkan hasil analisis tersebut, COVID-19 menjadi prioritas masalah penyakit menular pertama di Kabupaten Bogor dengan skor 60, prioritas kedua adalah Tuberkulosis dengan skor 35,2 dan prioritas ketiga adalah difteri dengan skor 29,7. Kesimpulan: Perioritas masalah penyakit menular di Kabupaten Bogor adalah COVID-19, prioritas ini didukung dengan tingginya mortalitas dan morbiditas COVID-19. Transmisi penyakit COVID-19 menjadi akar penyebab masalah yang perlu ditanggulangi. Peningkatan penerapan protokol kesehatan, jumlah layanan tracing, testing serta vaksinasi diharapkan dapat menjadi upaya penanggulangan COVID-19 di Kabupaten Bogor.
Systematic Literature Review (SLR): The Influence of Probiotic Use on the Productivity and Growth Rates of Broiler Chickens Asrul, Asrul; Helda, Helda; Lengkana, Dewi; Marzuki, M.
Biosfer: Jurnal Tadris Biologi Vol 16 No 2 (2025): Biosfer: Jurnal Tadris Biologi
Publisher : UNIVERSITAS ISLAM NEGERI RADEN INTAN LAMPUNG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24042/biosfer.v16i2.27683

Abstract

Public perception generally limits the understanding of probiotic functions in broiler chickens to solely replacing the role of antibiotics, overlooking their other potential benefits. Therefore, a comprehensive systematic literature review (SLR) is warranted to elucidate the multifaceted advantages of probiotic addition on the development and overall performance of broiler chickens. This SLR adhered to the PRISMA guidelines. A total of 84 articles from 35 Scopus-indexed journals were screened and included following the PRISMA stages. The selected articles were subsequently visualized using covidence. The findings revealed eight key benefits of probiotics in broiler chickens: 1) enhanced growth performance; 2) improved gut health; 3) enhanced immune performance; 4) improved metabolic status; 5) reduced stress levels; 6) improved meat, carcass, and bone quality; 7) antibiotic replacement; and 8) enhanced synergistic effects with other feed additives Systematic Literature Review (SLR): Pengaruh Penggunaan Probiotik Terhadap Produktivitas Dan Tingkat Pertumbuhan Ayam Broiler ABSTRAK: Masyarakat pada umumnya mengetahui bahwa fungsi probiotik hanya bisa menggantikan peran antibiotik di ayam broiler, namun tidak mengetahui manfaat lain dari probiotik. Oleh karena itu perlu ada kajian SLR yang mengupas secara komprehensif manfaat suplementasi probiotik terhadap pertumbuhan dan performansi  ayam broiler. SLR yang dibuat berpadoman pada panduan prisma. Ada 84 artikel dari 35 jurnal terindkes scopus yang tersaring dalam tahapan prisma. Artikel yang tersaring kemudian divisualisasikan dengan covidence. Hasilnya ada 8 manfaat probiotik terhadap ayam broiler yaitu 1) meningkatkan performansi pertumbuhan 2) Memperbaiki kesehatan usus 3) meningkatkan performasi Imun 4) meningkatkan status metabolik 5) pengurangan tingkat stress 6) peningkatkan kualitas daging, karkas dan tulang 7) pengganti antibiotik dan terakhir 8) Meningkatkan efek sinergitas dengan zat adiktif lainnya.  
Peningkatan Kompetensi Teknologi Informasi dan Literasi Digital Melalui Roadshow Edukasi Sawala Akademi Indonesia di Sekolah dan Perguruan Tinggi Rubiah, Gemala; Helda, Helda; Fadhila, Fikri; Fajriani, Alfiah
Bima Abdi: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 6 No. 1 (2026): Bima Abdi: Jurnal Pengabdian Masyarakat
Publisher : Yayasan Pendidikan Bima Berilmu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53299/ba-jpm.v6i1.3878

Abstract

Perkembangan teknologi informasi dan komunikasi telah memberikan dampak besar terhadap sistem pendidikan, baik di tingkat sekolah maupun perguruan tinggi. Namun, penerapan teknologi tersebut belum sepenuhnya didukung oleh kemampuan teknologi informasi dan literasi digital yang memadai. Masih banyak pelajar dan mahasiswa yang belum mampu memanfaatkan teknologi secara optimal, kurang memahami etika dalam ruang digital, serta kesulitan dalam menyaring informasi yang akurat dan terpercaya. Kondisi ini menunjukkan pentingnya upaya edukatif yang dapat meningkatkan pengetahuan dan keterampilan digital secara relevan dan praktis. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kompetensi teknologi informasi dan literasi digital melalui program roadshow edukasi Sawala Akademi Indonesia yang dilaksanakan di sekolah dan perguruan tinggi di Kota Kendari. Metode yang diterapkan adalah pendekatan partisipatif-edukatif melalui tiga tahapan, yaitu perencanaan, pelaksanaan, dan evaluasi. Kegiatan dilaksanakan dalam bentuk penyampaian materi secara interaktif, diskusi, serta sesi tanya jawab dengan melibatkan siswa dan mahasiswa kegiatan ini dilaksanakan selama empat bulan, yakni mulai Oktober 2025 hingga Januari 2026, dengan melibatkan total partisipan sebanyak 121 orang secara aktif. Hasil pelaksanaan menunjukkan adanya antusiasme yang tinggi dari peserta serta peningkatan pemahaman dalam memanfaatkan teknologi digital secara bijak dan produktif. Selain itu, peserta juga menunjukkan kesadaran yang lebih baik terhadap pentingnya etika dan keamanan digital dalam aktivitas akademik. Dengan demikian, roadshow edukasi Sawala Akademi Indonesia dinilai efektif sebagai sarana untuk meningkatkan kompetensi teknologi informasi dan literasi digital di lingkungan pendidikan.
ASSOCIATION BETWEEN PHYSICAL ACTIVITY AND SOCIODEMOGRAPHIC FACTORS WITH OBESITY AMONG ADULTS IN JAKARTA: ANALYSIS OF THE 2023 INDONESIAN HEALTH SURVEY Puspitasari, Arum; Sutrisno, Resti Yulianti; Helda, Helda; Hanim, Sofwatul
Jurnal Kesehatan Kusuma Husada Vol. 17 No. 1, Januari 2026
Publisher : Universitas Kusuma Husada Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34035/jk.v17i1.1954

Abstract

Background: Obesity is a global public health problem that carries an elevated risk of noncommunicable diseases. Behavioral factors that may be modifiable should be assessed to design effective preventive programs. This study aimed to determine the association of physical activity, sociodemographic factors, and obesity among adults in Jakarta.Methods: This study employed a quantitative, analytical, cross-sectional design. Data collected by the second wave of the 2023 Indonesian Health Survey. We analyzed 7.163 adult participants. Statistical analyses used chi-square and survey-adjusted logistic regression, and risk was measured as Prevalence Ratios (PR) with 95% Confidence Intervals (CI).Results: The prevalence of obesity in this study was 49.67%. Logistic regression analysis showed a significant relationship between obesity and physical activity (p=0.045; PR=1.126), age 30-44 years (p=0.000; PR=2.213), age 45-59 years (p=0.000; OR=2.352), gender (p=0.000; OR=1.713), employment status (p=0.000; OR=1.653), and marital status (p=0.000; OR=2.437). Conversely, educational level did not show a statistically significant relationship with obesity (p>0.05). Moreover, levels of physical activity, marital status, sex, and employment status accounted for the factors that increased the likelihood of adult obesity. Conclusion: Adult obesity in Jakarta is significantly associated with sex, age, sex, physical activity level, employment status, and marital status. These findings indicate the need to address targeted behavior changes, especially increasing levels of physical activity and exercise to encourage cognitive dissonance of increasing the likelihood of obesity through healthy weight and obese adults, particularly in middle-aged and women.
Co-Authors Abda Abda Afrizal Tanjung Agustianingsih, Ika Ajeng Tias Endarti Ansariadi Ansariadi Apriani, Fitri Arcita Hanjani, Arcita Ariyanti, Firna Armenda, Yulia Asari, Hazella Rissa Valda Asrul Asrul Astuti Yuni Nursari Audila, Hanna Audita, Fatira R. Aulia Rizka, Aulia Azzumar, Farchan Badewi, Bachtarudin Beny Rilianto Budhi Antariksa Caroline Killeen Catootjie L. Nalle, Catootjie L. Cumayunaro, Ayuro Dahlan, Asmita Dwinata, Indra Eka Budi Satria Elviza Rahmadona Faadhillah, Astrisa Fadhila, Fikri Fahmia, Rizka Fajriani, Alfiah Falah, Sadiah Nurul Fariani Syahrul Febriyanti, Syeri Fetty Ismandari Fetty Ismandari Findy Prasetyawaty, Findy Fitri Aulia Fitriani, Wulan Fujiasti, Yovella Medhira Handari, Rahma Dewi Hanim, Sofwatul Hardiyanti, Anggie Hasyim, Irva Zulviya Helwiah Umniyati Hendraswari, Desyana Endarti Hidajah, Atik C. Hikmah, Kholishotul Hikmah, Kholisotul Husnul Hatimah, Husnul Ibna, Reihana Ramadlani Ida Ayu Kshanti Kawi, Nurhayati Kholisotul Hikmah Komalasari, Dini P. Komalasari, Wuri Latifah, Mira Maryani Lengkana, Dewi Lestari, Andini Putri M Ibraar Ayatullah M. Bakhrul Widianto M. Irzal, Mufti As Siddiq Magdalena S, Purnama Magfira, Nadya Mahdatul Ardawiah Manurung, Pebrina Marlia, Sri Marzuki, M. Maulita Wulandari Melinda, Gea Mira Maryani Latifa Mokoagow, Md Ikhsan Monica, Mareska Muchlisa, Nurul Mulyana, Adang Nadia Nadia Nani Nani Nisa Raisa Shaleha Novarisa, Nessa Nurcandra, Fajaria Nurrofiq, M. Fajar Pagihuddin, Mukjizat Pradipta, Marlya Niken Pratiwi, Endah Dwi Prihartono, Nurhayati Adnan Prisandy, Lucky Purbasari, Utami puspitasari, Arum Putri Alfina Riwayatin Rachmawan, Yogi Puji Raf Raf, Khansa Rahmad Mulyadi Rahmadani, Sekar A. Rajab, Nurfadilah M. Ramadhani Ramadhani Ramadhania, Shabrina A. Raudatul Aslamiah Renti Mahkota Rezavitawanti, Rezavitawanti Ridhanti, Devi Rilianto, Beny Rizka Fahmia Rizka Ramadhanti Robbani, Syifa Rubiah, Gemala Rufaidah, Melia Fatrani Rustam, Musfardi Sakanti, Anggiasih Salamah, Qonita Nur Sartika, Desy Shomita Fitrotun Nisa Sihombing, Intan Ully Athalia Stefani, Sheila Sudarto Ronoatmodjo Sudaryo, Mondastri Korib Sugiarti, Restya Sri Sukarsi Rusti Talitha El Zhafira Hadi Tamaria Panggabean Tauhidah, Sarah At Thamrin Thamrin Tri Wurisastuti Tri Yunis Miko Wahyono Utami, Fenia Utami, Risa P. Wahyono, Tri YM. winna, winna Witri Pratiwi Woro Riyadina Yanti Herawati Yulianto, Muhammad Farhan Dwi Zainab Addhahra