Articles
PENGEMBANGAN MODEL PENDAMPINGAN GURU YANG MENGINTEGRASIKAN SELF ASSESSMENT DALAM MENGIMPLEMENTASIKAN KURIKULUM 2013
Sulistyorini, Sri;
Parmin, Parmin;
Samadi, Umar
Lembaran Ilmu Kependidikan Vol 44, No 2 (2015): Lembaran Ilmu Kependidikan: September 2015
Publisher : Universitas Negeri Semarang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Hasil studi pendahuluan, telah teridentifikasi permasalahan yang berkaitan dengan kualitas pendampingan terhadap guru sekolah dasar di Kota Semarang. Keberhasilan implementasi kurikulum 2013 sangat ditentukan dari kualitas pendampingan terhadap guru, agar mampu menerapkan pembelajaran yang menekankan pada keseimbangan antara sikap (attitude), keterampilan (skill) dan pengetahuan (knowledge) yang dicapai melalui pembelajaran yang holistik dan menyenangkan. Penelitian menggunakan metode penelitian dan pengembangan. Kelayakan model pendampingan guru berbasis self assesment setelah divalidasi oleh pakar pembelajaran dan pakar kebahasaan. Sesuai hasil penelitian tahun pertama yang telah diperoleh, maka dapat diambil simpulkan; model pendampingan guru berbasis self assessment mendapakan penilaian layak dari pakar pembelajaran dan pakar kebahasaan dan dalam uji coba skala terbatas di tiga sekolah dasar piloting project kurikulum 2013 di Kota Semarang, telah terbukti dapat menguatkan kompetensi berimbang siswa dan perbaikan kinerja guru.Results of preliminary studies, have identified the problems related to the quality of assistance to primary school teachers in the city of Semarang. Successful implementation of the curriculum in 2013 is determined on the quality of assistance to teachers, in order to be able to apply the learning that emphasizes the balance between attitude (attitude), skills (skills) and knowledge (knowledge) is achieved through a holistic learning and fun. Research methods of research and development. Eligibility based teacher mentoring model of self assessment after being validated by learning expert and a linguist. According to the results of the first study that has been obtained, it can be concluded; mentoring model of self assessment based teacher assigned the adequate assessment of learning expert and a linguist and the limited scale trial at three elementary schools piloting the curriculum project in 2013 in the city of Semarang, has been shown to strengthen the students competence impartial and improved teacher performance.
MODEL PENDAMPINGAN LEMBAGA KEMAHASISWAAN BERBASIS PROFIL MAHASISWA BERPRESTASI SEBAGAI ROADMAP KADERISASI MAHASISWA UNGGUL YANG BERKARAKTER KONSERVASI
Soedjoko, Edy;
Parmin, Parmin
Lembaran Ilmu Kependidikan Vol 44, No 1 (2015): Lembaran Ilmu Kependidikan: April 2015
Publisher : Universitas Negeri Semarang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Penelitian bertujuan mengembangkan model pendampingan lembaga kemahasiswaan dengan menerapkan metode penelitian dan pengembanga penelitian telah menghasilkan buku profil mahasiswa berprestasi, dan model pendampingan lembaga kemahasiswaan yang telah divalidasi. Hasil uji coba skala terbatas telah mendapatkan data tentang kinerja pengurus lembaga kemahasiswaan sebagai dampak penerapan model. Kinerja mahasiswa dinyatakan baik dengan skor rata-rata 3,5 dari skor maksimal 4. Sesuai hasil penelitian sementara yang telah dihasilkan, maka dapat diambil kesimpulan yaitu; model pendampingan lembaga kemahasiswaan yang dikembangkan dalam penelitian ini mendapakan penilaian layak dari pakar model dan pakar kebahasaan.The research aims to develop a model mentoring student organizations to implement research methods and research has produced a book pengembanga profile outstanding students, student organizations and mentoring models that have been validated. Limited scale trial results have obtained data about performance management student body as a result of application of the model. Otherwise good student performance with an average score of 3.5 out of a maximum score of 4. According to the research results while has been generated, it can be concluded that; student organizations mentoring models developed in this study mendapakan worthy of an expert assessment model and a linguist.
PENERAPAN CRITICAL REVIEW ARTIKEL PEMBELAJARAN IPA UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN MAHASISWA DALAM MENYUSUN PROPOSAL SKRIPSI
-, Parmin
Jurnal Pendidikan IPA Indonesia Vol 1, No 2 (2012): October 2012
Publisher : Program Studi Pendidikan IPA Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA)
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.15294/jpii.v1i2.2137
Penelitian bertujuan untuk meningkatkan kemampuan mahasiswa dalam menyusun proposal skripsi melalui penerapan critical review artikel ilmiah bersumber dari jurnal. Penelitian dirancang dengan metode penelitian tindakan kelas. Hasil penelitian menunjukkan 63% proposal skripsi mahasiswa pada mata kuliah Metodologi Penelitian mendapatkan nilai diatas 80. Berdasarkan hasil yang telah diperoleh dapat disimpulkan penerapan critical review atau kajian kritis terhadap artikel ilmiah dapat meningkatkan kemampuan mahasiswa dalam menyusun proposal penelitian. ÃÂ The aims of this research is to improve students ability in developing a proposal thesis by applying critical review of scientific articles come from journals. The research is designed by class action research. The results showed 63% of students thesis proposals on Research Methodology course scored above 80. Based on the results obtained it can be concluded that the application has been critical review or critical study of scientific articles can enhance students ability in preparing research proposals.
PENGEMBANGAN PERANGKAT PERKULIAHAN KURIKULUM BERBASIS KOMPETENSI DAN KONSERVASI MELALUI LESSON STUDY UNTUK PENGUATAN LAYANAN PERKULIAHAN BAGI DOSEN MUDA DI FMIPA UNNES
-, Wiyanto;
Cahyono, E.;
Suwarsi, E.;
-, Parmin
Jurnal Pendidikan IPA Indonesia Vol 3, No 2 (2014): October 2014
Publisher : Program Studi Pendidikan IPA Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA)
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.15294/jpii.v3i2.3116
Penelitian bertujuan untuk mengetahui; kefektifan perangkat perkuliahan berbasis kompetensi dan konservasi yang dikembangkan melalui kegiatan lesson study. Penelitian menerapkan metode deskriptif kualitatif dengan menerapkan langkah-langkah lesson study. Hasil penelitian perangkat perkuliahan yang dikembangkan melalui kegiatan lesson study efektif diterapkan. The study to determine; the effective of competency based learning and conservation to developed through lesson study. Apply to descriptive method qualitative research by applying the steps of lesson study. The results of the research tools developed through the course lesson study effective applied.
PENGEMBANGAN MODUL MATA KULIAH STRATEGI BELAJAR MENGAJAR IPA BERBASIS HASIL PENELITIAN PEMBELAJARAN
-, Parmin;
Peniati, E.
Jurnal Pendidikan IPA Indonesia Vol 1, No 1 (2012): April 2012
Publisher : Program Studi Pendidikan IPA Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA)
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.15294/jpii.v1i1.2006
Tujuan penelitian ini adalah untuk mengembangkan bahan ajar melalui pemanfaatan hasil penelitian pembelajaran IPA dalam bentuk modul dan mengetahui keefektifan modul yang dikembangkan berdasarkan hasil belajar dan respon mahasiswa. Hasil validasi pakar pembelajaran IPA, modul dinyatakan layak, untuk selanjutnya digunakan dalam pembelajaran. Hasil penelitian menunjukkan mahasiswa yang mendapatkan nilai AB sampai dengan A sebanyak 17 orang atau 68% sedangkan semua mahasiswa menyatakan tertarik menggunakan modul. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa hasil-hasil penelitian yang telah terpublikasikan di jurnal layak digunakan sebagai rujukan pengembangan modul karena lebih aplikatif dan memenuhi unsur kekinian.This research is aimed to develop instructional material in modul form based on the result of science learning research and identify the effectiveness of the modul which is developed based on learning result and studentsââ¬â¢ response. Based on the expertââ¬â¢s validation, the modul is feasible to use in the learning process. The research result shows that 17 students or 68% got A and AB mark, and all of the students are interested to use the modul. It can be concluded that the published research results are feasible to use as reference to develop the modul because it is considered to be more applicative and fulfill the novelty aspect.
MODEL ANALISIS EVALUASI DIRI UNTUK MENGEMBANGKAN KEMAMPUAN MAHASISWA CALON GURU IPA DALAM MERANCANG PENGEMBANGAN LABORATORIUM DI SEKOLAH
Peniati, E.;
-, Parmin;
Purwantoyo, E.
Jurnal Pendidikan IPA Indonesia Vol 2, No 2 (2013): October 2013
Publisher : Program Studi Pendidikan IPA Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA)
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.15294/jpii.v2i2.2711
Penelitian bertujuan untuk mengembangkan model analisis evaluasi diri laboratorium dan mengukur kemampuan mahasiswa dalam merancang pengembangan laboratorium setelah menerapkan model yang dikembangkan. Metode yang digunakan penelitian dan pengembangan. Sesuai hasil penelitian maka dapat disimpulkan model yang dikembangkan mendapatkan penilaian layak dan efektif diterapkan dalam perkuliahan pengelolaan dan teknik laboratorium IPA.ÃÂ The research aims to develop a model of self-evaluation laboratory analysis and measure student ability in designing development laboratory after applying the developed model. The method used research and development. According to the results of research it can be concluded that the model was developed to get a decent assessment and effective management applied in the lecture and laboratory techniques Science.
DESIGN OF SCIENCE MOBILE LEARNING OF ECLIPSE PHENOMENA WITH CONSERVATION INSIGHT ANDROID-BASED APP INVENTOR 2
Taufiq, M.;
Amalia, A. V.;
Parmin, P.;
Leviana, A.
Jurnal Pendidikan IPA Indonesia Vol 5, No 2 (2016): October 2016
Publisher : Program Studi Pendidikan IPA Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA)
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.15294/jpii.v5i2.7375
Learning application is a medium that can be used to convey the content of the material involving mobile devices such as mobile phones based on Android. Learning Phenomens of Eclipse is android-based multimedia application that is created as a supplementof science instructional material in concepts of eclipses that can be accessed using a mobile device such as mobile phone. The methodology used to make this application is waterfall methodology. The purpose of making the application is the conception of conservation and science mobile learning is expected to help the students in particular and scientific community in general to get the ease of learning the concept of solar and lunar eclipses using a smartphone device without having to print using paper (paperless). The application also comes with interactive features of images, videos and quizzes. The conclusion is that mobile learning science applications of eclipse phenomenon  in conception of conservation is developed and feasible to be used to study the concept of  eclipse and support theefforts to reduce the use of paper (paperless).
SKILL OF TEACHER CANDIDATES IN INTEGRATING THE CONCEPT OF SCIENCE WITH LOCAL WISDOM
-, Parmin;
Sajidan, S.;
Ashadi, A.;
Sutikno, S.
Jurnal Pendidikan IPA Indonesia Vol 4, No 2 (2015): October 2015
Publisher : Program Studi Pendidikan IPA Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA)
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.15294/jpii.v4i2.4179
Learning science is not limited to reviewing the concepts, but strengthens the identity of a nation that has a diversity of cultures. Science learning objectives that have been set in Indonesia, including the student is able to apply the science wisely, to maintain and preserve the cultural survival. The study aims to measure students ability to relate concepts of science with local knowledge to use mind maps compiled individually. The results showed that 85% of teacher candidates are able to determine the relationship of science and local knowledge correctly. The ability to link the two domains, through the literature review, observation and interviews.
PENERAPAN MODEL STUDI LAPANGAN PADA MATERI KEANEKARAGAMAN HAYATI DENGAN MEMANFAATKAN LINGKUNGAN SEKOLAH
Abdul, Mu’iz;
-, Parmin;
Purwantoyo, Eling
Journal of Biology Education Vol 2 No 3 (2013)
Publisher : Journal of Biology Education
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
One type of learning processes that support the development of student competence in exploring and understanding the environment is a learning process with the model field study. The field study is a model of learning with the learning activities include a visit to a place outside the classroom are implemented as part of all academic activities, especially in order to achieve the learning objectives. The field study is a form of outdoor learning models using the original media in nature / environment. SMA Negeri 1 Gebog have a school environment that is quite extensive and can be used as learning resources such as lawn, garden classes, fish pond, and a school garden. In these places there are different kinds of living things can be a source of learning on biodiversity material. The results of the analysis of both classes can be seen that the average value of the two classes is was 82.5% with 87.5% classical completeness can be seen in the table, the data is more in the appendix. Activity learning materials biodiversity through fieldwork learning model by using the environment as a learning resource directing students to maximize learning and provide hands-on experience to students in learning. Salah satu jenis proses pembelajaran yang mendukung pengembangan kompetensi siswa dalam menjelajahi dan memahami alam sekitar adalah proses pembelajaran dengan model Studi lapangan. Studi lapangan adalah suatu model pembelajaran dengan kegiatan pembelajaran yang berupa kunjungan ke suatu tempat di luar kelas yang dilaksanakan sebagai bagian dari seluruh kegiatan akademis, terutama dalam rangka mencapai tujuan pembelajaran. Studi lapangan merupakan suatu bentuk model pembelajaran di luar ruangan dengan memanfaatkan media asli yang ada di alam / lingkungan sekitar. SMA Negeri 1 Gebog mempunyai lingkungan sekolah yang cukup luas dan dapat digunakan sebagai sumber belajar seperti lapangan rumput, taman kelas, kolam ikan, dan kebun sekolah. Ditempat-tempat tersebut terdapat berbagai jenis makhluk hidup yang dapat dijadikan sumber belajar pada materi keanekaragaman hayati. Hasil analisis dari kedua kelas dapat diketahui bahwa nilai rata-rata dari kedua kelas adalah tersebut adalah 82,5% dengan ketuntasan klasikal 87,5%. Kegiatan pembelajaran materi keanekaragaman hayati melalui model pembelajaran Studi lapangan dengan memanfaatkan lingkungan sekitar sebagai sumber belajar mengarahkan siswa untuk memaksimalkan kemampuan belajar dan memberikan pengalaman langsung kepada siswa dalam belajar.
PENGEMBANGAN MODEL PENDAMPINGAN GURU YANG MENGINTEGRASIKAN SELF ASSESSMENT DALAM MENGIMPLEMENTASIKAN KURIKULUM 2013
Sulistyorini, Sri;
Parmin, Parmin;
Samadi, Umar
Lembaran Ilmu Kependidikan Vol 44, No 2 (2015): September 2015
Publisher : Universitas Negeri Semarang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.15294/lik.v44i2.6672
Hasil studi pendahuluan, telah teridentifikasi permasalahan yang berkaitan dengan kualitas pendampingan terhadap guru sekolah dasar di Kota Semarang. Keberhasilan implementasi kurikulum 2013 sangat ditentukan dari kualitas pendampingan terhadap guru, agar mampu menerapkan pembelajaran yang menekankan pada keseimbangan antara sikap (attitude), keterampilan (skill) dan pengetahuan (knowledge) yang dicapai melalui pembelajaran yang holistik dan menyenangkan. Penelitian menggunakan metode penelitian dan pengembangan. Kelayakan model pendampingan guru berbasis self assesment setelah divalidasi oleh pakar pembelajaran dan pakar kebahasaan. Sesuai hasil penelitian tahun pertama yang telah diperoleh, maka dapat diambil simpulkan; model pendampingan guru berbasis self assessment mendapakan penilaian layak dari pakar pembelajaran dan pakar kebahasaan dan dalam uji coba skala terbatas di tiga sekolah dasar piloting project kurikulum 2013 di Kota Semarang, telah terbukti dapat menguatkan kompetensi berimbang siswa dan perbaikan kinerja guru.Results of preliminary studies, have identified the problems related to the quality of assistance to primary school teachers in the city of Semarang. Successful implementation of the curriculum in 2013 is determined on the quality of assistance to teachers, in order to be able to apply the learning that emphasizes the balance between attitude (attitude), skills (skills) and knowledge (knowledge) is achieved through a holistic learning and fun. Research methods of research and development. Eligibility based teacher mentoring model of self assessment after being validated by learning expert and a linguist. According to the results of the first study that has been obtained, it can be concluded; mentoring model of self assessment based teacher assigned the adequate assessment of learning expert and a linguist and the limited scale trial at three elementary schools piloting the curriculum project in 2013 in the city of Semarang, has been shown to strengthen the students' competence impartial and improved teacher performance.