p-Index From 2021 - 2026
10.256
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Cakrawala Pendidikan JURNAL PENELITIAN ILMU PENDIDIKAN Jurnal Civics: Media Kajian Kewarganegaraan E-Journal Of Cultural Studies Bumi Lestari Widya Winayata: Jurnal Pendidikan Sejarah Candra Sangkala Media Komunikasi FPIPS Gorga : Jurnal Seni Rupa Jurnal Ilmu Sosial dan Humaniora Jurnal Sosialisasi: Jurnal Hasil Pemikiran, Penelitian dan Pengembangan Keilmuan Sosiologi Pendidikan Jurnal Komunikasi Hukum Record and Library Journal IQRA`: Jurnal Ilmu Perpustakaan dan Informasi MUDRA Jurnal Seni Budaya Sosioglobal : Jurnal Pemikiran dan Penelitian Sosiologi WIDYA LAKSANA Acarya Pustaka Brikolase : Jurnal Kajian Teori, Praktik dan Wacana Seni Budaya Rupa SOSHUM : Jurnal Sosial dan Humaniora [Journal of Social Sciences and Humanities] Jurnal Ilmiah Pendidikan Citra Bakti Pantun: Jurnal Ilmiah Seni Budaya Academic Journal of Educational Sciences (Jurnal Akademik bidang Ilmu-Ilmu Pendidikan) Jurnal Syntax Imperatif : Jurnal Ilmu Sosial dan Pendidikan Jurnal Pendidikan Sosiologi Undiksha Jurnal Adat dan Budaya Indonesia Jurnal Kependidikan: Jurnal Hasil Penelitian dan Kajian Kepustakaan di Bidang Pendidikan, Pengajaran dan Pembelajaran Jurnal Pendidikan PKn Jurnal Sosial dan Teknologi Indonesian Journal of Multidisciplinary Science Jurnal Kajian Ilmu Pendidikan (JKIP) Jurnal Penjaminan Mutu JURNAL PARADIGMA: Journal of Sociology Research and Education Jurnal Sosial dan Sains IJOEM: Indonesian Journal of Elearning and Multimedia Journal of Social Science Enrichment: Journal of Multidisciplinary Research and Development Journal of Commerce Management and Tourism Studies Bali-Dwipantara Waskita: Seminar Nasional Republik Seni Nusantara Retina Jurnal Fotografi Cita Kara: Jurnal Penciptaan dan Pengkajian Seni Murni Kajian Pendidikan, Seni, Budaya, Sosial dan Lingkungan Jurnal Ilmiah Pendidikan Citra Bakti
Claim Missing Document
Check
Articles

Pengaruh Pembelajaran Daring Dengan Perpaduan Asinkronous Dan Sinkronous Terhadap Minat Dan Prestasi Belajar Ekonomi Anak Agung Ketut Agung Widiantari; I Gede Astra Wesnawa; I Wayan Mudana
Media Komunikasi FPIPS Vol. 20 No. 2 (2021)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/mkfis.v20i2.37799

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pembelajaran daring dengan perpaduan asinkronous dan sinkronous terhadap minat dan prestasi belajar siswa IPS (Ekonomi) di masa pendemi Covid 19. Penelitian ini adalah penelitian eksperimen semu dengan rancangan posttest only control group design. Populasi dalam penelitian ini berjumlah 72, sedangkan sampel berjumlah 48 orang siswa yang dipilih dengan teknik simple random sampling. Variabel bebas dalam penelitian ini adalah pembelajaran daring dengan Perpaduan Asinkronous dan Sinkronous, sedangkan variabel terikat dalam penelitian ini adalah minat belajar dan prestasi belajar siswa. Data minat belajar siswa dikumpulkan dengan metode kuesioner, sedangkan data prestasi belajar siswa dikumpulkan dengan metode tes. Analisis data yang digunakan pada penelitian ini adalah Manova. Berdasarkan penelitian yang telah dilakukan disimpulkan bahwa: terdapat pengaruh yang signifikan pembelajaran daring dengan perpaduan Asinkronus dan Sinkronus terhadap minat dan prestasi belajar siswa kelas X IPS baik secara terpisah maupun bersama-sama.
Social Critical Study in Construction of Bahari Culture in Basic School Students in Bali Coastal Areas I Wayan Mudana
Soshum: Jurnal Sosial dan Humaniora Vol 8 No 3 (2018): November 2018
Publisher : Politeknik Negeri Bali

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (69.989 KB) | DOI: 10.31940/soshum.v8i3.1098

Abstract

Pada tahun pertama/I penelitian ini bertujuan untuk 1. Mendeskrepsikan secara kritis modal sosial budaya masyarakat pesisir, wawasan sosial budaya generasi muda masyarakat pesisir, dan model konstruksi sosial budaya masyarakat pesisir dalam pembelajaran IPS SD di kawasan pesisir Bali, Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kulaitatif yang bersifat etnografis kritis, sehunbungan dengan hal itu maka informan penelitian ini menggunakan purposive smowball, pengumpulan data dengan observasi, wawancara mendalam, studi pustaka, dan angket. Analisis data menggunakan analisis kritis deskreptif kualitatif. Berdasarkan atas hal itu dapat dikemukakan bahwa masyarakat Bali memiliki modal kultural kebaharian cukup memadai baik dalam konteks sistem nilai budaya, sistem sosial, maupun dalam konteks budaya fisik. Sistem budaya kebaharian yang berkembang dalam masyarakat Bali memiliki kebermaknaan tidak saja memiliki makna denotative, tetapi juga memiliki makna konotatif, wawasan generasi muda terhadap budaya bahari cukup memadai, Walaupun materi bahan ajar sangat terbatas memuat budaya marimtim. Model konstruksi budaya bahari dalam pembelajaran IPS SD berpijak dari kurikulum IPS SD
POLA PEMBERDAYAAN MASYARAKAT PADA DAERAH TUJUAN WISATA BAHARI DI KABUPATEN KARANGASEM I Wayan Mudana
Soshum: Jurnal Sosial dan Humaniora Vol 7 No 3 (2017): November 2017
Publisher : Politeknik Negeri Bali

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (360.901 KB) | DOI: 10.31940/soshum.v7i3.716

Abstract

Kajian ini bertujuan untuk: mendeskrepsikan tanggapan masyarakat terhadap model pemberdayaan masyarakat, bentuk deversifikasi usaha yang dikembangkan, bentuk kelembagaan yang dikembangkan, dan berbagai hambatan–hambatan yang dihadapi dalam mewujudkan pengembangan pariwisata bahari yang berkelanjutan di Kabupaten Karangasem. Adapun pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah kualitatif. Sehubungan dengan hal itu maka teknik penentuan informan menggunakan porposive snowball. Pengumpulan data dilakukan dengan observasi, wawancara, dan dokumentasi. Sedangkan analisis data dilakukan dengan triangulasi secara berkelanjutan. Berdasarkan atas hal itu dapat dikemukakan bahwa masyarakat memberikan tanggapan positif terhadap model pola pemberdayaan yang dikembangkan, masyarakat mengembangkan berbagai bentuk diversifikasi usaha sebagai bentuk keikutsertaan masyarakat dalam memanfaatkan peluang yang ada, kelembagaan yang dikembangkan dalam bentuk kelembagaan mengembangkan kelembagaan kelompok sadar wisata, Diving Center (Pelatihan/tutorial, penyewaan, pendampingan/ pemandu wisata), kelompok nelayan pengangkut wisatawan, pelestarian terumbu karang, pecalang segara, dan Pokmaswas serta Badan Usaha Milik Desa. Pengembangan berbagai kelembagaan tersebut dilakukan melalui proses dialog antar kelompok masyarakat dan pecalang segara. Memang harus diakui ada beberapa hambatan dalam pengembangan pariwisata bahari yang berkelanjutan, diantaranya regulasi, dukungan infrastruktur, wawasan masyarakat tentang pengembangan wisata bahari yang berkelanjutan, terbatasnya modal usaha yang dimiliki, dan keterbatasan atraksi wisata yang ada di kawasan pesisir Kabupaten Karangasem
NYUNGSUNG DEWA JELEME PADA PURA KONCO DAN POTENSINYA SEBAGAI SUMBER PEMBELAJARAN SOSIOLOGI DI SMA JURUSAN IPS (STUDI KASUS DI DESA ADAT KAYUPUTIH, BANJAR, BULELENG, BALI) Kadek Gita Cahyani; Nengah Bawa Atmadja; I Wayan Mudana
Jurnal Pendidikan Sosiologi Undiksha Vol. 1 No. 1 (2019): Jurnal Pendidikan Sosiologi Undiksha
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jpsu.v1i1.26667

Abstract

Penelitian bertujuan untuk mengetahui : (1) latar belakang masyarakat Desa AdatKayuputih mendirikan pura yang memuja Dewa Jeleme yang berbentuk Konco, (2)sistem ritual dalam konteks pemujaan Dewa Jeleme di Pura Konco, (3) nilai karakteryang terdapat dalam pemujaan Dewa Jeleme pada Pura Konco yang bisa diaplikasikandalam pembelajaran Sosiologi di SMA. Metode penelitian menggunakan pendekatankualitatif: (1) penentuan lokasi penelitian; (2) penentuan informan; (3) pengumpulan datamengunakan observasi, wawancara dan studi dokumen; (4) penjaminan keabsahan data;(5) analisis data. Hasil penelitian menunjukan: latar belakang berdirinya Pura Konco adaenam faktor : kepercayaan akan penyakit, menetralisir perasaan berdosa, memperkuatsolidaritas keluarga, memiliki fungsi ekonomis, estetika dan etika, Pura Konco berdiripada tahun 1939 di Desa Adat Kayuputih. Ritual di Pura Konco dilakukan pada satu harisebelum Tilem atau dua hari sebelum Tahun Baru Imlek, dan satu hari sebelum Purnamaatau Cap Go Meh. Sarana persembahyangan di Pura Konco berupa masakan, buah,jajan, minuman, banten dan dupa. Upacara persembahayangan di pimpin olehPemangku yang berasal dari keluarga yang membunuh. Nilai karakter di Pura Koncoyang diaplikasikan kedalam pembelajaran Sosiologi di SMA : Nilai Religius, Jujur,Toleransi, Kreatif, Komunikatif, Cinta Damai, Peduli Sosial, dan Tanggung Jawab.Kata Kunci: Dewa Jeleme, Pura Konco, Latar Belakang, Sistem Ritual, Nilai-NilaiKarakter
PERAN MASJID AT-TAUBAH DI KAMPUNG MUMBUL, BANJAR JAWA, BULELENG, BALI. MENJAGA INTEGRASI MASYARAKAT MULTIKULTUR (POTENSINYASEBAGAI SUMBER BELAJAR SOSIOLOGI DI SMA) Moh. Abd. Ghofur; I Wayan Mudana; Tuty Maryati
Jurnal Pendidikan Sosiologi Undiksha Vol. 1 No. 1 (2019): Jurnal Pendidikan Sosiologi Undiksha
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jpsu.v1i1.26668

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui (1) Bentuk-bentuk Program yang berwawasan multikultur diMasjid At-Taubah di Kampung Mumbul, Banjar Jawa,Buleleng, Bali (2) Alasan Pengurus Masjid At-Taubah di Kampung Mumbul, Banjar Jawa,Buleleng, Bali membuat program-program yang berwawasanmultikultur (3) Program-program dari Masjid At-Taubah di Kampung Mumbul, Banjar Jawa,Buleleng, Baliyang mempunyai potensi sebagai sumber belajar sosiologi di SMA. Metode yang digunakan dalampenelitian ini ialah metode kualitatif. Subjek penelitian ini adalah pengurus Masjid At-Taubah. Teknikpengumpulan yang digunakan yaitu, teknik observasi langsung, wawancara dan studi dokumen. Hasilpenelitian menunjukkan (1). Ada tiga program yang dibuat oleh pengurus Masjid At-Taubah berwawasanmultikultur, antara lain; pengajian Fardhu Kifayah, Pembagian daging qurban kepada non-Muslim danHalal bi Halal; (2) alasan pengurus Masjid membuat program-program yang berwawasan multikultur agarintegritas terjaga pada Masyarakat Multikultur di Kampung Mumbul; (3) nilai karakter yang terkandungdalam program Masjid At-Taubah adalah nilai religi dan nilai multikulturKata Kunci: Pengurus Masjid, Program-program Masjid, Potensi sumber belajar, Multikultur
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE SCRIPT DALAM PEMBELAJARAN SOSIOLOGI UNTUK MENINGKATKAN MOTIVASI DAN HASIL BELAJAR SISWA KELAS X IIS 5 SMA NEGERI 2 BANJAR SEMESTER GENAP TAHUN PELAJARAN 2017/2018 Aflachatun Nia; Luh Putu Sendratari; I Wayan Mudana
Jurnal Pendidikan Sosiologi Undiksha Vol. 1 No. 2 (2019): Jurnal Pendidikan Sosiologi Undiksha
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jpsu.v1i2.26680

Abstract

Penelitian ini bertujuan (1) mengetahui peningkatan motivasi belajar siswa kelas X IIS 5 SMA Negeri 2 Banjar semester genap tahun pelajaran 2017/2018 melalui penerapan model pembelajaran kooperatif tipe script pada pelajaran sosiologi, (2) mengetahui peningkatan hasil belajar siswa kelas X IIS 5 SMA Negeri 2 Banjar semester genap tahun pelajaran 2017/2018 melalui penerapan model pembelajaran kooperatif tipe script pada pelajaran sosiologi, (3) mengetahui peningkatan respon siswa kelas X IIS 5 SMA Negeri 2 Banjar semester genap tahun pelajaran 2017/2018 melalui penerapan model pembelajaran kooperatif tipe script pada pelajaran sosiologi. Penelitian ini merupakan jenis Penelitian Tindakan Kelas. Tahap yang dilakukan dalam penelitian ini yaitu (1) penentuan subjek penelitian, (2) membuat rencana tindakan, (3) melaksanakan tindakan, (4) observasi, (5) evaluasi dan refleksi. Hasil penelitian menunjukkan (1) presentase rata-rata motivasi belajar siswa pada siklus I adalah 25,74 % dengan kategori tinggi, meningkat menjadi 26,64% pada siklus II dengan kategori tinggi; (2) rata-rata hasil belajar siswa pada siklus I adalah 70,54% dengan kategori sedang, dan ketuntasan belajar mencapai 67,74%, meningkat menjadi 80,84% dengan kategori tinggi dan ketuntasan belajar mencapai 90,32% pada siklus II; (3) respon siswa pada siklus I terhadap penerapan model pembelajaran kooperatif tipe script mencapai rata-rata 37,06% dengan kategori positif. Bedasarkan hasil penelitian ini diketahui bahwa melalui penerapan model pembelajaran kooperatif tipe script dapat meningkatkan motivasi dan hasil belajar sosiologi pada siswa kelas X IIS 5 SMA Negeri 2 Banjar semester genap tahun pelajaran 2017/2018.Kata Kunci: Model Pembelajaran Koopetaif Tipe Script, Motivasi Belajar, Hasil Belajar, Sosiologi.
POLA INTERAKSI SANTRI PONDOK PESANTREN HIDAYAHTULLAH DI PERUMAHAN JALAK PUTIH SINGARAJA SEBAGAI MEDIA PEMBELAJARAN SOSIOLOGI Wattini Wattini; I Wayan Mudana; I Ketut Margi
Jurnal Pendidikan Sosiologi Undiksha Vol. 1 No. 2 (2019): Jurnal Pendidikan Sosiologi Undiksha
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jpsu.v1i2.26686

Abstract

Tujuan Penelitian ini (1.) Untuk mengetahui pola interaksiantar santri, santri dengan Kyai/ustadz Pondok Pesantren Hidayahtullah di Perumahan Jalak Putih Kota Singaraja Buleleng Bali, (2.) Untuk mengetahui pola interaksi santri dengan masyarakat sekitar Pondok Pesantren Hidayahtullah di Perumahan Jalak Putih Kota Singaraja Buleleng Bali, (3.) Untuk mengetahui aspek-aspek apa saja dari pola interaksi sosial santri Pondok Pesantren Hidayahtullah di Perumahan Jalak Putih Kota Singaraja Buleleng Bali yang dapat di jadikan media pembelajaran sosiologi di SMA. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif, dengan jenis penelitian etnografi dan mengumpulkan data melalui metode observasi, wawancara, dan dokumen. Teknik penjaminan data melalui pengumpulan data, reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Sedangkan untuk mengecek keabsahan data menggunakan trianggulasi teknik dan trianggulasi sumber. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa pola interaksi sosial santri Pondok Pesantren Hidayahtullah di tengah masyarakat multikultur di Perumahan Jalak Putih Singaraja Buleleng Bali adalah: Pertama. Pola interaksi asosiatif antar santri yang meliputi individu dengan individu, individu dengan kelompok. Santri dengan kyai/ustadz dan santri dengan masyarakat sekitar yang di tandai dengan adanya kerjasama untuk memenuhi kepentingan masing-masing sebagai mahluk sosial. Kedua. Pola interaksi sosial dissosiatif antarkelompok yang ditandai dengan perasaan tidak suka yang disembunyikan, biasa di sebut dengan kontravensi yang bisa berakhir dengan konflik. Ketiga. Aspek-aspek yang di gunakan sebagai media pembelajaran adalah aspek pola interaksi sosial (asosiatif dan dissosiatif) dan aspek pola interaksi santri Pondok Pesantren Hidayahtulllah untuk menghasilkan media pembelajaran berupa video yang sesuai dengan pengembangan Kopentensi Dasar (KD) mata pelajaran sosiologi kelas X bab individu, kelompok dan hubungan sosial.Kata Kunci: Interaksi Sosial, Pondok Pesantren, Multikultur
STUDI KEBERTAHANAN IDENTITAS ETNIK BUGIS DALAM MASYARAKAT MULTIKULTURAL DAN POTENSINYA SEBAGAI SUMBER BELAJAR SOSIOLOGI DI SMA (Di Kelurahan Kampung Bugis, Kabupaten Buleleng, Bali) Vina Azura; I Wayan Mudana; I Ketut Margi
Jurnal Pendidikan Sosiologi Undiksha Vol. 1 No. 2 (2019): Jurnal Pendidikan Sosiologi Undiksha
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jpsu.v1i2.26687

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui (1) Identitas etnik Bugis yang masih bertahan dalam kehidupan masyarakat multikultural di Kelurahan Kampung Bugis, Kabupaten Buleleng, Bali; (2) Alasan-alasan identitas etnik Bugis dipertahankan dalam kehidupan masyarakat multikultural di Kelurahan Kampung Bugis, Kabupaten Buleleng, Bali; (3) Sistem sosialisasi yang digunakan untuk mempertahankan identitas etnik Bugis dalam kehidupan masyarakat multikultural di Kelurahan Kampung Bugis, Kabupaten Buleleng, Bali; dan (4) Aspek-aspek kebertahanan identitas etnik Bugis dalam kehidupan masyarakat multikultural yang memiliki potensi sebagai sumber belajar sosiologi di SMA. Konsep yang digunakan untuk menjawab rumusan masalah tersebut yakni identitas etnik, teori struktural fungsional, sistem sosialisasi dan masyarakat multikultural. Pendekatan yang digunakan menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif, dengan langkah: penentuan informan yang terdiri dari orang Bugis ataupun keturunannya, kepala kelurahan Kampung Bugis, ketua organisasi Kerukunan Keluarga Sulawesi (KKS). Pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, dan studi dokumen. Analisis data dilakukan dengan langkah pengorganisasian data, reduksi, dan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan (1) Identitas etnik Bugis telah banyak mengalami perubahan atas dasar modernisasi, (2) Identitas etnik Bugis dipertahankan dengan tujuan terciptanya keharmonisan sosial dengan menjaga budaya dan adat istiadat yang telah diwariskan secara turun temurun, (3) Sistem sosialisasi lebih banyak dilakukan dengan cara mandiri dengan kesiapan mental setiap individu dalam masyarakat, dan (4) Aspek-aspek yang dapat dijadikan suplemen pembelajaran Sosiologi pada kasus kebertahanan identitas etnik Bugis dalam kehidupan masyarakat multikultural antara lain: masyarakat multikultural, toleransi, dan aktivitas sosial. Aspek ini dapat dikaitkan dengan materi pembelajaran Sosiologi SMA pada topik Perbedaan, Kesetaraan dan Harmoni Sosial.Kata Kunci: Identitas Etnik, Masyarakat Multikultural, Suplemen Pembelajaran
Permainan Rakyat sebagai Sumber Belajar Sosiologi di SMA (Studi Kasus Tradisi Mageburan di Desa Adat Sekumpul, Sawan, Buleleng, Bali) Made Ferry Kurniawan; Nengah Bawa Atmadja; I Wayan Mudana
Jurnal Pendidikan Sosiologi Undiksha Vol. 1 No. 2 (2019): Jurnal Pendidikan Sosiologi Undiksha
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jpsu.v1i2.26840

Abstract

Modernisasi dalam jangka panjang, bukan hanya diposisikan sebagai proses yang pasti terjadi, namun modernisasi dipandang sebagai sesuatu yang dibutuhkan. (Martono, 2014 : 137 – 138). Walaupun invasi modernisasi memberikan efek yang massif, tetapi tradisi lokal mageburan yang dilaksanakan setiap tahun oleh masyarakat (muda-mudi) Desa Adat Sekumpul tetap konsisten dilaksanakan. Tradisi ini mampu hidup dengan mempertahankan sifat autentik, originalitas, serta nilai-nilai luhur yang terkandung di dalamnya. Tujuan utama penelitian ini adalah (1) mendeskripsikan latar belakang teruna-pesaren Desa Adat Sekumpul, Kecamatan Sawan, Buleleng melaksanakan tradisi mageburan, (2) mendeskripsikan sistem permainan yang digunakan pada tradisi mageburan dalam kaitannya dengan sistem ritual keagamaan di Desa Adat Sekumpul, (3) mendeskripsikan aspek-aspek yang terkandung di dalam tradisi mageburan yang berpotensi menjadi bahan ajar pada materi pelajaran Sosiologi di jenjang SMA. Dalam penelitian ini mengunakan pendekatan kualitatif dengan tahap-tahap pengumpulan data yakni (1) purposive sampling, (2) observasi non-partisipatif, (3) in-depth interviewing, (4) studi dokumen. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) mageburan memiliki makna sebagai aspek penyucian diri bagi masyarakat (khususnya sekaa teruna-pesaren) yang terlibat langsung dalam aktivitas perang lumpur, (2) mageburan memiliki aturan permainan yang mengikat dan permainan ini berhubungan erat dengan aspek theogoni, (3) mageburan mengandung aspek sosiologis-pedagogis seperti wahana belajar kebudayaan, media solidaritas mekanik, sesuatu yang berpola, adanya unsur gemeinschaft, kompetisi konstruktif, arbitrasi dan mengandung nilai-nilai karakter sesuai dengan Kurikulum 2013.Kata kunci: mageburan, permainan rakyat (folklor), sumber pembelajaran, nilai-nilai karakter
Penggunaan Internet Sebagai Sumber Belajar Sosiologi Siswa IPS di SMAN 1 Singaraja Andela Safitri; Nengah Bawa Atmadja; I Wayan Mudana
Jurnal Pendidikan Sosiologi Undiksha Vol. 1 No. 3 (2019): Jurnal Pendidikan Sosiologi Undiksha
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jpsu.v1i3.26844

Abstract

Internet dikatakan lebih dinamik. Kebanyakan informasi dalam internet ialah informasi paling baru jika dibandingkan dengan informasi dalam bahan atau media cetak. Pada jenjang pendidikan menengah, penggunaan internet sebagai sumber belajar secara langsung dapat saja digunakan. Pertimbangannya, taraf kemampuan berpikir siswa sudah semakin berkembang dibandingkan jenjang pendidikan dasar. Hanya saja skita harus memastikan jika siswa telah memiliki kemampuan dalam mengidentifikasi, mengolah, dan menganalisis serta mengonstruksi informasi yang diingikan dengan berbekal kemampuan ini. Penggunaan internet dapat meningkatkan hasil belajar siswa, tetapi internet tidak dapat mengganti peran guru secara keseluruhandalam pembelajaran. Hasil penelitian dalam pembelajaran sosiologi telah ditemukanadanya penggunaan sumber belajar selain dari guru maupun buku yaitu dengan menggunakan internet dalam sumberdan juga dapat menyimpan fitur-fitur yang tersedia didalamnya.Hal ini membuat mereka kecanduan bahkan dapat dikatakan sudah ketergantungan dengan handphone karena saat ini handphone bukan lagi sebagai untuk memanggil maupun menerima panggilan seseorang yang jaraknya berjauhan. Namun juga bisa mengetahui dan melihat apa saja yang terjadi pada jarak yang tidak bisa kita lihat dan fenomena apa saja yang terjadi pada suatu tempat tersebut.Kata kunci: internet, pembelajaran sosiologi
Co-Authors ., ABDUL GOFAR ., I Km Ega Mahendra ., I Made Ardi Sanjaya ., Kadek Ariasa ., Meri Yuliani ., NI MADE ERMAWATI ., Syamsia Dwi Wulandari A.A Istri Dewi Adhi Utami ABDUL GOFAR . Abdullah . Adnyana, I Kadek Agus Aflachatun Nia Agus Herry Sumardika . Agus Herry Sumardika ., Agus Herry Sumardika Alif Alfi Syahrin Anak Agung Ketut Agung Widiantari Anak Agung Ngurah Anom Kumbara Andela Safitri Andi Noprizal Sahar Antara, I Kadek Budi Arnawa, I Komang Krisna Aryandika, Made Ayu, Ni Nyoman Dharma Azura, Vina Bawazir, Ema Maulidya BAYU PRAMANA, I MADE Bayutha, Ida Bagus Rekha Bendi Yudha, I Made Berliana Dhea Shalsa Billa BUDIAPRILLIANA, LUH Cahyani, Kadek Gita Dedi . Delfin Reza Pahlefi Desak Made Oka Purnawati Desak Putu Wirastini . Dewa Ayu Made Satriawati . Dewi, Ni Wayan Risna Didin Samsul Maarif Dinata P, Yori Cigra Dr. Tuty Maryati,M.Pd . Dra. Luh Putu Sendratari,M.Hum . Dwi Kartika, I Gusti Kade Dwi Kerta Utama, I Made Ema Maulidya Bawazir Fani Haryadi Faradisa, Nuril Fathur Rozaq fengi, anastasia alwinda Fitriani, Herdiyana Fransisco, Leo G. Vann, Michael Ghofur, Moh. Abd. Gulendra, I Wayan Hajiriah, Titi Laily Hardiman Hardiman Hardiman Hardiman Haryadi, Fani I Dewa Gede Yoga I Gede Astra Wesnawa I Gede Juli Suwirtana Putra . I Gusti Made Arya Sutha Wirawan I Gusti Made Arya Sutha Wirawan I Gusti Made Aryana I Kadek Dharma Tanaya . I Ketut Surata I Km Ega Mahendra . I Komang Wisujana Putra . I Made Ardi Sanjaya . I Made Budiana . I Made Pageh I Made Saryana I Made Sudana I Nengah Suandi I Nengah Suastika I Nengah Wirakesuma, I Nengah I Nyoman Dhana I Nyoman Sila I Putu Budiana . I Putu Sriartha I Putu Windu Mertha Sujana I Wayan Agus Suatmika . I Wayan Basi Arjana, I Wayan Basi I Wayan Kun Adnyana, I Wayan Kun I Wayan Lasmawan I Wayan Putra Yasa I Wayan Rai Rai, I Wayan Rai I Wayan Setem, I Wayan I Wayan Sujana I Wayan Widiana Ida Ayu Komang Sintia Dewi . Ida Bagus Made Astawa Iin Melya Parlina Indah Kumala Sari Irwan Nur Jayadwiana, I Made Jodog, I Made Kadek Ariasa . Kadek Gita Cahyani Kadek Riadi Panji Sagitha . Kadek Wirahyuni Kariana, I Nengah Karo, Hemi Sari Br Kasiani, Kasiani Ketut Sedana Arta Komang Nelly Sundari Kondra, I Wayan Kristiani, Putu Ery Kurniawan, Made Ferry Lola Utama Sitompul Luh Ayu Martasari M.Si Drs. I Ketut Margi . Maarif, Didin Samsul Made Dian Hermi . Made Dian Hermi ., Made Dian Hermi Made Ferry Kurniawan Made Wisnu Dwipayani . Made Wisnu Dwipayani ., Made Wisnu Dwipayani Maulana, Muhammad Ainul Yakin Meri Yuliani . Mochammad Iqbal Moh. Abd. Ghofur Muhammad Idris Mustika, I Ketut Nengah Bawa Atmadja Nengah Bawa Atmadja Nengah Bawa Atmadja Nengah Suandi Ni Kadek Dian Lestari . Ni Kadek Rustini Wati . Ni Kadek Rustini Wati ., Ni Kadek Rustini Wati Ni Luh Wiwin Virdayanti . Ni Made Cristia Dewi . NI MADE ERMAWATI . Ni Putu Anggarista Sundari Ningsih NI Putu Swandewi Ni Wayan Yuliasih . Nia, Aflachatun Nindhia, Cokorda Istri Puspawati Ningsih, Ni Putu Anggarista Sundari Nur, Irwan Pahlefi, Delfin Reza Pande Ketut Ribek Pande Nyoman Suastawan . Parlina, Iin Melya Prof. Dr. Nengah Bawa Atmadja,MA . Putra Yudistira, Cokorda Gede Putra, Anak Agung Ramanda Putra, I Gusti Putu Ngurah Cahyana Ady Putra, I Putu Deva Maha Putu Admi Suryani . R. Ahmad Ginanjar Purnawibawa Raharjo, Anis Rozaq, Fathur Ruta, I Made Safitri, Andela Santana Sembiring Saputra, Kadek Dwi Martha Sari, Indah Kumala Sari, Yuyun Diah Kemuning Sekar Wiranti Sembiring, Santana Sianto, Yeni Sidaryanti, Ni Nyoman Asri Silasana, I Putu Arya Sinaga , Firman siti rabiatul fajri, siti rabiatul Sitompul, Lola Utama Suarja , I Ketut Sucipta, I Wayan Adi Sukrawan, Kadek Edi Sulistio, Aprillia Devi Swandewi, Ni Putu Syamsia Dwi Wulandari . Terezawati, I Gusti Ayu Made Diana Vania Ratna Wedha . Vina Azura Wahyuniyati, Ni Made Walad, Muzakkir Wattini Wattini Wattini, Wattini Wayan Devi Damayanti . Wayan Karja Wedastri, Ni Luh Gede Mardewi Widiantari, Anak Agung Ketut Agung Windayani, Ni Luh Ika Wiranti, Sekar Wirawan, I Gusti Made Arya Suta Wirawan, I Gusti Made Arya Sutha Wirawan, Luh Berlian Maharani Yanti, Dewi Kusuma Yoga, I Dewa Gede Yoga, I Wayan Swantara Yosef Tjokropramono, Gd. Yudana, Komang Zainullah Zainullah Zainullah, Zainullah