Claim Missing Document
Check
Articles

Kompetensi Pedagogik Guru PPKn dalam Proses Pembelajaran di SMP Negeri 1 Painan Kabupaten Pesisir Selatan Indri Okta Sari; Junaidi Indrawadi; Al Rafni
Journal of Civic Education Vol 2 No 2 (2019): Journal of Civic Education
Publisher : Jurusan Ilmu Sosial Politik, Fakultas Ilmu Sosial, Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (240.029 KB) | DOI: 10.24036/jce.v2i3.158

Abstract

Abstract Teachers must possess and master pedagogical competencies in realizing effective, creative, fun, and meaningful learning for students seen from ten aspects of pedagogic competence. But in the learning process students pay less attention to learning because the teacher is less attractive and is watching in providing learning. This study aims to see the description of the pedagogical competencies of PPKn teachers in the learning process in Painan 1 Middle School in South Coastal District viewed from ten aspects of pedagogic competence. This study uses a Quantitative Descriptive approach to see, describe the situation, and as it is in the field. The location of this study is in the Painan 1 Middle School in South Coastal District. The population of this study was students of class VIII and IX at the Painan 1 Middle School in South Coastal District consisting of 461 students. The sampling technique uses Sample random sampling with the number of respondents 82 people using the Slovin formula. Data collection in this study is 40 questionnaires by using a Likert Scale. The data analysis used is descriptive statistical analysis with a percentage count. Based on the results of the study, overall the pedagogical competence of the PPKn teachers in the learning process in Painan 1 Middle School in South Coastal District was TCR obtained 78.95%. So that it can be concluded that the answers of class VIII and IX students seen from ten aspects of pedagogical competence are good.
Marketing Politik Calon Walikota Padang pada Pilkada Serentak Juni 2018 Indah Fajar Lestari; Al Rafni
Journal of Civic Education Vol 1 No 3 (2018): Journal of Civic Education
Publisher : Jurusan Ilmu Sosial Politik, Fakultas Ilmu Sosial, Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (204.885 KB) | DOI: 10.24036/jce.v1i3.222

Abstract

Pelaksanaan Pilkada Kota Padang Juni 2018 yang diikuti oleh calon incumbent memiliki cara-cara marketing politik yang unik. Hal ini karena calon Walikota Padang merupakan pasangan incumbent yang memilih maju dengan pasangannya masing-masing sehingga diperlukan marketing yang berbeda untuk memenangkan Pilkada. Penelitian ini akan membandingkan marketing politik yang dilakukan kedua calon Walikota Padang terkait 4 aspek yaitu product political marketing, place political marketing, prise political marketing dan promotion political marketing. Tujuan penelitian ialah untuk mengkomparasikan marketing politik yang dilakukan oleh kedua pasang calon Walikota Padang yaitu Emzalmi-Desri Ayunda dan Mahyeldi-Hendri Septa dalam Pilkada serentak Juni 2018. Jenis penelitian ini adalah penelitian komparatif dengan pendekatan kualitatif. Pemilihan informan dilakukan dengan teknik Purposive Sampling. Jenis data terdiri dari data primer dan data sekunder, dikumpulkan melalui wawancara dan studi dokumentasi. Uji keabsahaan data menggunakan triangulasi sumber. Analisis data dilakukan melalui pengumpulan data, reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukan bahwa marketing politik yang dilakukan pasangan Mahyeldi-Hendri Septa lebih baik dari pasangan Emzalmi-Desri Ayunda setelah dibandingkan dari segi , price,place dan promotion politic marketing. Keberhasilan pasangan Mahyeldi-Hendri Septa dalam memasarkan product politik dengan memanfaatkan ketokohan dalma masyarakat, penggunaan dana dan tempat kampanye dengan baik, serta promosi yang dilakukan dengan baik melalui media atau bertemu langsung dengan masyarakat berhasil mengantarkan pasangan menjadi Walikota dan Wakil Walikota Padang pada Pilkada Serentak Juni 2018.
Strategi Pemenangan Emma Yohanna Sebagai Anggota DPD RI Daerah Pemilihan Sumatera Barat Tahun 2019 Riska Fadhillah; Al Rafni
Journal of Civic Education Vol 1 No 4 (2018): Journal of Civic Education
Publisher : Jurusan Ilmu Sosial Politik, Fakultas Ilmu Sosial, Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (236.769 KB) | DOI: 10.24036/jce.v1i4.310

Abstract

Artikel ini bertujuan untuk mengetahui strategi pemenangan Emma Yohanna sebagai anggota Dewan Perwakilan Daerah (DPD) Republik Indonesia Daerah Pemilihan Sumatera Barat tahun 2019 serta untuk mengetahui faktor pendukung dan penghambat pelaksanaan strategi pemenangan Emma Yohanna tersebut. Jenis penelitian menggunakan penelitian kualitatif dengan menggunakan metode deskriptif. Data dikumpulkan melalui wawancara dan metode dokumentasi. Informan penelitian dipilih secara purposive yaitu Emma Yohanna dan 3 orang tim sukses. Hasil penelitian menunjukkan terdapat 5 strategi pemenangan Emma Yohanna yaitu pertama, membentuk pemilih baru dan menawarkan program-program yang baik yang bermanfaat bagi masyarakat yang berbeda dengan kandidat lainnya. Kedua, ada 2 cara yang dilakukan untuk mempertahankan perolehan suara yaitu membangun komunikasi politik yang baik dengan masyarakat dan membangun kepekaan sosial. Ketiga, melakukan kampanye dengan cara turun langsung ke lapangan, kemudian fokus ke kampung halaman Pasaman Barat, Pasaman dan juga Kota Padang. Selanjutnya kepada pemilih lama dan juga pemilih pemula. Keempat, mengajak berbagai komunitas masyarakat baik yang bergerak dibidang pendidikan, keagamaan sosial budaya dan ekonomi serta kelompok seni yang berada di Sumatera Barat. Kelima, kampanye menggunakan media massa. Sementara faktor pendukung dalam strategi pemenangan Emma Yohanna yaitu pertama faktor branding. Kedua, promosi melalui kampanye menyampaikan program-program yang akan ditawarkan. Ketiga, modal baik itu dana maupun latar belakang. Keempat, karena Emma Yohanna incumbent jadi lebih mudah untuk berkomunikasi dengan masyarakat. Sedangkan yang menghambat yaitu keterbatasan untuk menjangkau konstituen karena luasnya wilayah Sumatera Barat
Peran Relawan Demokrasi dalam Sosialisasi Pemilihan Umum Serentak 2019 pada Pemilih Lanjut Usia di Kabupaten Solok Rosalina Rosalina; Al Rafni
Journal of Civic Education Vol 1 No 4 (2018): Journal of Civic Education
Publisher : Jurusan Ilmu Sosial Politik, Fakultas Ilmu Sosial, Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (215.401 KB) | DOI: 10.24036/jce.v1i4.313

Abstract

Pasca reformasi tingkat partisipasi pemilih pada pemilihan umum (Pemilu) cenderung menurun. Hal tersebut memicu Komisi Pemilihan Umum (KPU) membentuk program relawan demokrasi (Relasi) di setiap KPUD yang ada di masing-masing daerah. Relasi sebagai perpanjangan tangan KPU untuk memberikan sosialisasi tentang pemilu memiliki tujuan utama agar partisipasi pemilih meningkat. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Pengumpulkan data dilakukan dengan cara wawancara dan studi dokumentasi. Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan peran relawan demokrasi dalam sosialisasi pemilu serentak 2019 pada pemilih lanjut usia di Kabupaten Solok. Secara umum, relawan demokrasi memiliki peran sebagai mitra KPU dalam memberikan sosialisasi tentang pemilu serentak 2019 dan sebagai agen pendidikan pemilih. Adapun kendala yang ditemui oleh relawan demokrasi dalam sosialisasi pemilu serentak 2019 pada pemilih lanjut usia di Kabupaten Solok adalah kendala yang berasal dari faktor internal dan eksternal. Upaya yang dilakukan oleh relawan demokrasi untuk mengatasi kendala yang berasal dari internal dan eksternal tersebut adalah saling bekerjasama dengan basis-basis lain, menyampaikan informasi tentang pemilu dengan berulang-ulang, dan secara individu.
Pelaksanaan Program Rumah Pintar Pemilu sebagai Sarana Pendidikan Pemilih Luthfia Sari; Al Rafni
Journal of Civic Education Vol 3 No 1 (2020): Journal of Civic Education
Publisher : Jurusan Ilmu Sosial Politik, Fakultas Ilmu Sosial, Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (222.996 KB) | DOI: 10.24036/jce.v3i1.315

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan pelaksanaan program Rumah Pintar Pemilu sebagai sarana pendidikan pemilih pada KPU Kota Pariaman. Penelitian ini penting untuk dilakukan karena program Rumah Pintar Pemilu merupakan program yang dijalankan untuk mengedukasikan kepada masyarakat mengenai pemilu dan demokrasi. Jenis penelitian ini adalah penelitian kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Informan dari penelitian ini yaitu ketua KPU Kota Pariaman, Divisi Partisipasi Masyarakat dan Sumber Daya Manusia, Divisi Program dan Data, Kepala Subbagian Teknis dan Hubungan Masyarakat, Staf Teknis dan Hubungan Masyarakat. Data penelitian dikumpulkan melalui wawancara dan studi dokumentasi. Uji keabsahan data menggunakan triangulasi sumber dan triangulasi waktu. Analisis data dilakukan menggunakan metode kualitatif dengan tahapan reduksi data, penyajian data, dan pengambilan kesimpulan. Hasil penelitian menujukkan bahwa program Rumah Pintar Pemilu dalam pelaksanaan pendidikan pemilih di KPU Kota Pariaman tidak hanya dilakukan dengan memanfaatkan ruangan yang disediakan, namun juga melakukan sosialisasi seperti KPU Goes to School dan KPU Goes to Campus, fasilitasi Rumah Pintar Pemilu, KPU Pentas Seni atau Dance Jinggle Pemilu dan Pemilu Run sebagai upaya pendidikan pemilih.
Analisis Isu Pemilihan Presiden 2019 Di Media Sosial Whatsapp Mahasiswa Universitas Negeri Padang Mega Aprillia; Al Rafni
Journal of Civic Education Vol 1 No 4 (2018): Journal of Civic Education
Publisher : Jurusan Ilmu Sosial Politik, Fakultas Ilmu Sosial, Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (243.274 KB) | DOI: 10.24036/jce.v1i4.332

Abstract

Pemilihan Presiden periode 2019-2024 menimbulkan berbagai macam isu politik di kalangan masyarakat terutama mahasiswa terhadap masing – masing kandidat dari pasangan calon presiden tersebut. Untuk itu, peneliti tertarik untuk menganalisis isi grup WhatsApp Unit Kegiatan Wadah Pengkajian dan Pengembangan Sosial Politik (UK-WP2SOSPOL) yaitu grup “KELUARGA BESAR UKWP2SOSPOL” dan “UNP Kito Basamo” di Universitas Negeri Padang. Dalam penelitian ini, peneliti menggunakan metode analisis isi kualitatif. Hasil yang di dapatkan yaitu isu politik yang banyak tersebar di kalangan mahasiswa tersebut yaitu diantaranya mengenai Figur, Keagamaan, Pendidikan, Pemerintahan, Perekonomian, Pertahanan dan Keamanan, Pemilihan Umum, Pembangunan, Media Massa, Hukum dan Politik. Berdasarkan hasil analisis tersebut, isu politik yang paling banyak dibicarakan dikalangan mahasiswa adalah kategori pemerintahan, yaitu terkait dengan tidak adanya perlindungan serta ketidakadilan yang diberikan oleh pemerintah terhadap rakyatnya. Hal tersebut dapat dilihat dari dibiarkannya ratusan anggota KPPS yang meninggal dunia ketika menjalankan tugasnya sebagai anggota KPPS, serta banyaknya kekerasan yang di alami oleh rakyat ketika terjadinya demo dan pemerintah tidak memberikan perlindungan terhadap rakyat tersebut. Isu politik selanjutnya yaitu terjadinya pembungkaman pendapat di masa pemerintahan Jokowi periode sebelumnya.
Orientasi Politik Santri Pada Pemilihan Umum Tahun 2019 Ronnie Farzianto; Al Rafni
Journal of Civic Education Vol 3 No 1 (2020): Journal of Civic Education
Publisher : Jurusan Ilmu Sosial Politik, Fakultas Ilmu Sosial, Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (222.317 KB) | DOI: 10.24036/jce.v3i1.338

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana Orientasi Politik Santri pada Pemilihan Umum 2019 (Studi di Pondok Pesantren Darul Ulum di Kelurahan Aia Pacah Kota Padang). Penelitian ini menggunakan jenis penelitian deskriptif kuantitatif. Lokasi penelitian berada di Pondok Pesantren Darul Ulum Kota Padang. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini adalah angket dan wawancara. Teknik analisis data yang digunakan yaitu menggunakan metode skala likert. Hasil penelitian ini menunjukan santri di Pondok Pesantren Darul Ulum memiliki orientasi politik. Orientasi politik santri sendiri meliputi orientasi kognitif, orientasi afektif, orientasi evaluatif. Dimana orientasi politik santri dipondok pesantren masih kurang, dikarenakan santri tidak tahu arti penting nya pemilu dan sikap apatis terhadap perpolitikan. Orientasi politik bertujuan supaya santri tahu orientasi atau pandangannya tentang politik sehingga tidak akan menimbulkan sikap apatis dan menggurangi angka golput.
Persepsi Mahasiswa terhadap Pembelajaran Mata Kuliah Umum Pendidikan Kewarganegaraan sebagai Sarana Pendidikan Politik Guspalin Tomi Saputra; Al Rafni
Journal of Civic Education Vol 1 No 4 (2018): Journal of Civic Education
Publisher : Jurusan Ilmu Sosial Politik, Fakultas Ilmu Sosial, Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (161.231 KB) | DOI: 10.24036/jce.v1i4.345

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasikan persepsi mahasiswa terhadap pembelajaran Pendidikan Kewarganegaraan atau PKn sebagai sarana pendidikan politik. Penelitian ini menggunakan metodedeskriptif kuantitatif dengan sampel penelitian adalah mahasiswa yang sudah mengambil mata kuliah umum Pendidikan Kewarganegaraan. Lokasi penelitian berada di Fakultas Ilmu Sosial Universitas Negeri Padang. Pengambilan sampel ini menggunakan teknik quota sampling dengan rumus Slovin yaitu pengambilan sampel dari anggota populasi dengan menggunakan acak tanpa memperhatikan strata. Sehingga memperoleh sampel sebanyak 50 orang. Instrumen penelitian ini berupa angket. Analisis data menggunakan rumus persentase. Hasil penelitian ini menunjukkan persepsi mahasiswa terhadap pembelajaran mata kuliah umum PKn dilihat dari konten, media, strategi pembelajaran dan evaluasi pembelajaran mata kuliah pendidikan kewarganegaraan sebagai pendidikan politik. Temuan penelitian menunjukan persepsi mahasiswa terhadap konteks pembelajaran PKn berada pada kriteria baik dengan memperoleh rata-rata persentasesangat setuju/seringyaitu 66%. Persepsi mahasiswa terhadap strategi pembelajaran PKn berada pada kriteria baik dengan mempoleh rata-rata persentasesetuju/jarang dan sangat setuju/sering sebesar 84%. Persepsi mahasiswa terhadap media pembelajaran PKn berada pada kriteria baik dengan mempoleh rata-rata persentasesebesar 73,33%. Persepsi mahasiswa terhadap evaluasi pembelajaran PKn memperolehrata-rata persentase sebesar 96%.
Peran Organisasi Kepemudaan Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah dalam Melaksanakan Pendidikan Politik Bagi Pemuda di Kota Padang Adina Sukmawati; Al Rafni
Journal of Civic Education Vol 3 No 2 (2020): Journal of Civic Education
Publisher : Jurusan Ilmu Sosial Politik, Fakultas Ilmu Sosial, Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (160.954 KB) | DOI: 10.24036/jce.v3i2.349

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah mendeskripsikan peran organisasi kepemudaan Ikatan Mahasiswa Muhammadiya dalam melaksanakan pendidikan politik bagi pemuda dan mendeskripsikan hambatan dalam melaksanakan pendidikan politik yang di lakukan Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah di Kota Padang. Metode penelitian dilakukan melalui pendekatan kualitatif deskriptif dengan menggunakan data primer dan sekunder. Informan penelitian adalah ketua pimpinan cabang IMM Kota Padang, ketua bidang hikmah, kabit bidang hikmah IMM Kota Padang. Teknik pengumpulan data pada penelitian ini menggunakan wawancara, observasi dan studi dokumentasi. Uji keabsahan data menggunakan teknik trianggulasi data.Teknik analisis data melalui tiga alur kegiatan yaitu reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Hasil dari penelitian menunjukkan bahwa terdapat tiga peran organisasi kepemudaan IMM di kota Padang, yakni yang pertama membantu pemerintah daerah dan mensosialisasikan politik khususnya mengenai isu-isu krusial. Kedua melakukan pelatihan edukasi politik terhadap kader IMM. Ketiga mendukung dalam kontribusi pemikiran dan membranding kader IMM untuk maju dalam internal kampus. Hambatan yang terdapat dalam melaksanakan pendidikan politik yaitu pertama keterbatasan anggaran, kedua keterbatasan narasumber, dan ketiga keterbatasan pengelola.
Strategi Calon Legislatif Partai Gerindra dalam Memenangkan Pemilu Legislatif Tahun 2019 di Kota Padang Palvi Herlina Syahda; Al Rafni
Journal of Civic Education Vol 4 No 1 (2021): Journal of Civic Education
Publisher : Jurusan Ilmu Sosial Politik, Fakultas Ilmu Sosial, Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1057.288 KB) | DOI: 10.24036/jce.v4i1.419

Abstract

Penelitian ini membahas strategi yang digunakan calon legislatif partai Gerindra dalam memenangkan pemilu legislatif tahun 2019 di kota Padang serta faktor penghambat dan pendukung implementasi strategi politik oleh calon legislatif partai Gerindra dalam memenangkan pemilu legislatif tahun 2019 di Kota Padang. Jenis penelitian kualitatif dengan metode penelitian naturalistik. Dilakukan dikantor DPC Partai Gerindra Kota Padang dan kantor DPRD Kota Padang. Metode purposive sampling digunakan dalam pemilihan informan. Teknik analisis data yang peneliti digunakan adalah reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan dan verifikasi. Kemudian uji kreadibilitas data dilakukan dengan triangulasi sumber. Teknik pengumpulan data yang digunakan peneliti adalah pengumpulan data dengan cara observasi, wawancara dan dokumentasi. Strategi yang diterapkan melaluipenyusunan perencanaan berupa pendekatan pada masyarakat sudah jauh sebelum mencalonkan diri dengan cara mendatangi langsung kelapangan bersama program kerja nyata yang betul-betul dirasakan masyarakat dan melakukan pemetaan wilayah kampanye. Dalam menjalankan strategi ada beberapa faktor pendukung berupa elektabilitas caleg yang didukung oleh setting politik yang disebut dengan Prabowo-Sandi Effect dan adanya faktor penghambat berupa kampanye hitam, politik uang, dan beredarnya isu politik. Semakin efektif strategi yang diterapkan maka akan semakin baik citra caleg partai politik dimasyarakat. Sehingga caleg harus memperhatikan strategi yang digunakan dan masyarakat lebih selektif dalam memilih caleg.
Co-Authors Aci Zakia Yulia Adina Sukmawati Adra, Ronna Afdhal, Muhammad Aini, Zahratul Aizil, Septri Akmal S, Muhammad Aloha Aloha Aloha, Aloha Alvin Gumelar Hanevi Arfan, Rocky Ariyani, Reza Atiqah Revalina Aulia Haq, At-Thahirah Aulia Rahmi, Wika Ayu Septika Azizah, Cici Nur Azwar Ananda Azzahra, Dinda Cece Putriani Cecep Darmawan Cecep Darmawan, Cecep Dewi, Susi Fitria Eka Vidya Putra Erianjoni Erianjoni Ersya, Muhammad Prima Fadlihi Asmi Fahma, Muhamad Frimadani Fatmariza Fatmariza Fersa, Kenari Aisyah Filma Alia Sari Fitri, Aida Fresty Dinia Ginasti, Anib Grosman, Kingkel Panah Guspalin Tomi Saputra Halmawati Halmawati Halmawati, Halmawati Hambali Hambali Hamdi Abdullah Hasibuan Hamdi, Irwan Hamid, Sifahtullah Hanevi, Alvin Gumelar Hariyanti Hariyanti Hariyanti Hariyanti Hasrul Hasrul Hasrul, Hasrul Hasrul Piliang Hendra Lukito Hendra Taufik Henni Muchtar Hidayat, Adryan Hikma Dhini Husni, Khalifah Tur Husnul Khotimah Ideal Putra Ilham Saputra Indah Fajar Lestari Indah Rahayu Putri Indah Wati Indra, David Indrawadi, Junaidi Indri Okta Sari Intan Tri Sundari Irwan Irwan Isnarmi Moeis Jeftin, Yaumil Rifdah Nabila Jumili Arianto Khusran, Khusran Kurnia Hariyanto Larasati, Richi Lasmini, Rizki Sri Leni Anggraeni Liszari, Rezki Marsega Lubis, Fintarisa Lucy Fridayati Luthfia Sari M. Doris Akbar Maharani Syahfitri Maharani, Khanza Sabina Maharani, Vina Kurnia Maharany, Maharany Maria Montessori Marisa, Yola Marissa Dwi Putri Maulana, Irvan Mega Aprillia Mery Lyani Kusuma Dewi Miftahul Jannah Muhammad Tegar Fredy Mulyana, Reza Mutia Eka Masputri Nada Elva Susanti Ningsih, Wella Ayu Nofrion Nufus, Latifah Nurman S Nurman S Nursaid, Imral Nursaiti Nursaiti Nurwahyuni Ofianto, Ofianto Paluvi, Mutiara Gita Palvi Herlina Syahda Permady, Gigieh Cahya Pratama Putra, Dava Pratama, Mayoga Putra, Candri Putri Diana Putri Dwi Ramadhan Radini Radini Radini, Radini Rahayu, Windy Rahim Yusnedi, Fajri Rahma Fitri, Fadilla Rahman, Khawarizmi Rahmat Rahmat Rahmat Rahmat Rahmat, Afdhalur Rahmatika, Fauziah Rahmi Melfa Widodo Rahmi, Gusti Rahyu, Sami Ramadhan, Aditya Wahyu Razak, Fathur Revalina, Atiqah Rian Handika Riky Pratama Susilo Rilla Suci Dafitri Rina Wati Riska Fadhillah Rismanola, Zilfa Rizal, Putri Syahrani Rocky Arfan Ronnie Farzianto Rosalina Rosalina Saefudin Kartasasmita Saepudin Karta Sasmita Salsa Billa Salsabila, Suci Sandra, Jerli Novia Sanjaya, Ibnuh Sayuti, Aldimas Rakasi Septi Yoanda, Ismi Simanjuntak, Kurnia Debora Siska Oktariza Suryanef Suryanef Suryanef Syahdina Ahbal Tama, Deva Alfian Tiara Rahayu Tiara, Monica Tika Permata Putri Tri Widiyanti, Sukma Turahma, Asri Viotari Ayu Adeno Wulandari Wulandari Wulandari, Tiara Yenti, Pani Rahma Yosi Febriani Yovhandra Ockta Yulanda, Yola Yulihasri Yusnanik Bakhtiar Zhalsa Oktavilia Zurian, Alfitriadi