p-Index From 2021 - 2026
7.213
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Al-Manar : English and Arabic Journal An-Nida' JURNAL IQTISAD: Reconstruction of Justice and Welfare for Indonesia Suhuf Jurnal Ekonomi dan Bisnis Islam Al-Ibrah : Jurnal Pendidikan dan Keilmuan Islam FITRAH:Jurnal Kajian Ilmu-ilmu Keislaman Jurnal Ilmiah Al-Syir'ah Jurnal Al-Irsyad: Jurnal Bimbingan Konseling Islam TADBIR: Jurnal Manajemen Dakwah FDIK IAIN Padangsidimpuan Journal of Islamic Economics and Philanthropy Amsir Law Jurnal (ALJ) Jurnal Al-Hakim : Jurnal Ilmiah Mahasiswa Studi Syariah, Hukum dan Filantropi Al Dzahab Kawanua International Journal of Multicultural Studies ITQAN: Journal of Islamic Economics, Management, and Finance Journal of English as a Foreign Language Teaching and Research (JEFLTR) Inclusive Society and Sustainability Studies (ISSUES) International Journal of Emerging Issues in Islamic Studies Dikdimas : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat IJOEM: Indonesian Journal of Elearning and Multimedia Finger : Jurnal Ilmiah Teknologi Pendidikan Al-'Aqdu: Journal of Islamic Economics Law Al-Imam : Journal on Islamic Studies, Civilization And Learning Societies MILRev: Metro Islamic Law Review Aktual : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Jurnal Pendidikan Teknologi Informasi dan Komunikasi Constitution Journal Indonesian Journal for Islamic Studies Indonesian Journal of Pedagogy and Teacher Education Journal of Regional Development and Technology Initiatives Jurnal Mediasas : Media Ilmu Syari'ah dan Ahwal Al-Syakhsiyyah Perwakilan: Journal of Good Governance, Diplomacy, Customary Institutionalization and Social Networks Abdurrauf Social Science Abdurrauf Law and Sharia Ahlika: Jurnal Hukum Keluarga dan Hukum Islam Antmind Review: Journal of Sharia and Legal Ethics Madania: Jurnal Kajian Keislaman Journal of Early Childhood Development and Education
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search
Journal : An-Nida'

Women’s Leadership, Sharia Law, and Society 5.0: A Review of Istibsyaroh’s Thoughts Alfiyah, Nur; Barizi, Ahmad; Kawakip, Akhmad Nurul; Muhammad, Adamu Abubakar
An-Nida' Vol 48, No 2 (2024): December
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyrakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24014/an-nida.v48i2.32656

Abstract

This study aims to analyze the leadership thought of Istibsyaroh, a female Islamic boarding school figure from Jombang, East Java, and its relevance in addressing leadership challenges in the Society 5.0 era. The issue of female leadership in this context remains a subject of debate, particularly concerning gender equality, the interpretation of Sharia law, and adaptation to modern technological advancements. Using a qualitative approach and a descriptive-analytical method, this study examines literature encompassing Istibsyaroh’s works, insights, and contributions, as well as the concept of female leadership in Sharia law and Society 5.0. The analysis reveals the interconnection between the qualifications of an ideal leader in the Society 5.0 era, Islamic perspectives on female leadership, and Istibsyaroh’s thoughts. The findings indicate that Istibsyaroh asserts women's right to hold political positions as long as they adhere to Islamic law, as there is no explicit evidence prohibiting female leadership in politics and governance. Through a critical review of thematic Quranic exegesis (tafsīr mawḍū‘ī) regarding scholars’ differing views on women’s political rights and leadership, it can be concluded that Islam provides space for women to engage in political leadership. Istibsyaroh’s leadership thought offers a model that emphasizes the synergy between Islamic values, gender justice, and adaptive skills in technology and global dynamics, making it relevant to addressing the complex leadership challenges of the Society 5.0 era.Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pemikiran kepemimpinan Istibsyaroh, seorang tokoh perempuan pesantren dari Jombang, Jawa Timur. serta relevansinya dalam menjawab tantangan kepemimpinan di era Society 5.0. Isu kepemimpinan perempuan dalam konteks ini masih menjadi perdebatan, terutama terkait keadilan gender, interpretasi hukum syariah, dan adaptasi terhadap perkembangan teknologi modern. Dengan pendekatan kualitatif dan metode deskriptif-analitis, penelitian ini mengkaji literatur yang mencakup karya, wawasan, dan kontribusi Istibsyaroh, serta konsep kepemimpinan perempuan dalam hukum syariah dan Society 5.0. Analisis ini mengungkap keterkaitan antara kualifikasi pemimpin ideal di era Society 5.0, perspektif Islam tentang kepemimpinan perempuan, dan pemikiran Istibsyaroh. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Istibsyaroh menegaskan hak perempuan untuk menduduki jabatan politik selama berpegang teguh pada syariat Islam, karena tidak ada dalil eksplisit yang melarang kepemimpinan perempuan di bidang politik dan pemerintahan. Dari tinjauan kritis terhadap kajian tafsīr mawḍū‘ī (tematik) mengenai perbedaan pandangan ulama tentang hak-hak politik perempuan, dapat disimpulkan bahwa Islam memberikan ruang bagi perempuan untuk berperan dalam kepemimpinan politik. Pemikiran kepemimpinan Istibsyaroh menawarkan model yang menekankan sinergi antara nilai-nilai keislaman, keadilan gender, serta keterampilan adaptif terhadap teknologi dan dinamika global, menjadikannya relevan untuk menghadapi tantangan kepemimpinan di era Society 5.0.
Co-Authors Abdul Latif Abdullahi, Hashimu Abdulsalam, Mikail Kolawole Abubakar Dutsin-Amare, ISA, Abubakar Hussaini, Hamza Adam Muhammad Ardo Adam, Muhammad Bello Adama Ahmad, Muhammad Hamma- Afifi Fauzi Abbas Afifi, Abdullah A Afthon Yazid Ahmad Barizi Ahmad Fanani Ahmad, Muhammad Gusau Ahmad, Muhammad Hamma Adama Ahmad, Muhammad Hamma-Adama Ahmed, Mahmood Alfiyah, Nur Aliyu , Shafa’at Ahmad Aliyu, Shafa'at Ahmad Aliyu, Shafa’atu Ahmad Aliyu, Shafa’at Ahmad Aliyu, Shafa’atu Ahmad Amare, ISA Abubakar Dutsin- Andik Purwanto Aprijon Efendi Ardo , Adam Muhammad Ardo, Adam Muhammad Ardo, Adam Muhammad Ardo Arincia, Meicella Rizky Asy'arie, Bima Fandi Audu, Mohammed Yunusa Bahrun, Adriansah Bala, Babangida Bilalu, Naskur Bintoro, Panji Bodi Gunawan Burhan, Putri Ajeng Dalhatu, Rabi Shehu Darazi, Mansoor Ali Darmanto Darmanto Darmanto Dedy Hamdani Dita Septasari Dwi Feriyanto Dzulqarnain, Andi Edy Sutrisno Eliza, Mona Fajlurrahman, Muhammad Afif Haidar Fajri, Mohammad Zen Nasrudin Fandi Ahmad Ferly Ardhy Firdaus, Ahmad Zainul Haerunnisa Haerunnisa, Haerunnisa Hamed Barjesteh Hamzah, Namungo Hashimu, Mansir Hussaini, Hamza Abubakar Ibrahim, Aliyu Ibrahim, Gambo Rafindadi Idayat, Mohammed Afolabi Idriss, Ibrahim Dahiru intan permata sari Irwan Koto, Irwan Jajere , Bello Muhammad Jamal, Abdul Jika, Fadimatu Ahmed Johanes Sapri, Johanes KAWAKIP, Akhmad Nurul Kawu, Garba Sa'adu Khan, Huka Khan, Huma Khan, Human Khatoon, Ghousia Khofifah, Nisa Nurramdhiani Kurniawan, M. Rafli Lateef, Abiola Muideen Magaji, Abubakar Sadiq Mashema, Bashir Liman Mikail, Usman Jibril Mohammed, Yakubu Zulaihat Mokodompis, Iin Indriani Muhammad Jajere, Bello Muhammad, Anas Adam Muhammad, Ibrahim Abubakar Muhammad, Yakubu Zulaihat Muhammad, Zuwaira Jibril Muhammed , Yakubu Zulaihat Muhammed, Yakubu Zulaihat Muspika Hendri Nelly Marhayati, Nelly Nur Aminudin Nurdin, Zurifah Odeniyi, Ismail Kolawole Oktriawan, Wawan Ovosi, Bilkisu Mohammed Pedju, Rizaldy Purnomo Putri, Desy Hanisa Putri, Sylvia Ayu Amara Ratnasari Ratnasari Reza Fahmi Sai’d, Ibrahim Shuaibu Salisu, Muhammad Auwal Salma Salma Sani, Shafi’u Mahmud Selly Susanti, Septiani Shahbaz, Athar Shariff , Ikilima Abubakar Shariff, Ikilima Abubakar Siti Fatimah Subeitan, Syahrul Mubarak Sugitanata, Arif Supriyadi Supriyadi Suryani Suryani Tafida , Adama Lawal Tahta Herdian Andika Usmanto, Budi Wani, Athar Shahbaz Yakub, Abubakar Aliyu Yusuf Adamu, Rabi Zakariah, Asril Amirul Zaki, Salisu Abba