Claim Missing Document
Check
Articles

RESPON AKTIVITAS TIKUS WISTAR JANTAN AKIBAT KONDISI DIET TINGGI SUKROSA DIUKUR MENGGUNAKAN PEREKAM AKTIVITAS: Activities Response Measurement on Male Wistar Rats With High Sucrose Diet Using Activity monitoring device Wijaya, Yanuar Restu; Santoso, Koekoeh; Isdoni, Isdoni; Supiyani, Atin
Bioma Vol. 12 No. 2 (2016): Bioma
Publisher : LPPM Universitas Negeri Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (412.797 KB) | DOI: 10.21009/Bioma12(2).5

Abstract

Excessive energi consumption play a role in increasing blood glucose levels (hyperglycemia), due to the inability of the hormone insulin to compensate the high blood glucose levels. Blood glucose receptor found in the hypothalamus of VMH (Ventro Medial Hypothalamus) and LH (the Lateral Hypothalamus) is able to detect and change the settings for the feeding activity. The aim of this study was to obtain the relationship between high sucrose feeding on male Wistar rats of behavior and activity. This method uses Wistar rats (Rattus norvegicus) as an animal model. Sixteen rats were grouped into 4 treatment groups. The first group was given additional feed 20% sucrose, the second group was given additional feed 40% sucrose, a third group was given additional feed 60% sucrose, and the last as a control group. This feed given continuously for 70 days.Observation of activities conducted using Opto-varimex® auto-track system ver.4.31. The results showed an corellation between activity based doses of sucrose.
PENGARUH SUHU TERHADAP DIFERENSIAL LEUKOSIT SERTA KADAR MALONDIALDEHIDE (MDA) BURUNG PUYUH (Coturnix coturnix Japonica) Maheshwari, Hera; Sasmita, Annissa Nuridfi; Farajallah, Achmad; Achmadi, Pudji; Santoso, Koekoeh
Bioma Vol. 13 No. 2 (2017): Bioma
Publisher : LPPM Universitas Negeri Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (506.533 KB) | DOI: 10.21009/Bioma13(2).4

Abstract

The main problem in tropical poultry farming that often happens is a high mortality rate. Deaths occurrance mostly by heat stress, a condition which is caused by high temperature ( > 28 ° C). Prolonged heat stress was given to 24 quails grouped in four groups: A (39 ° C), B (41 ° C), C (43 ° C) and D (45 ° C). Provision of heat stress was done when the quails were 2 days old. Blood sampling was performed at the age of 6 weeks. Overall, there was an increase in the number of white blood cell, heterophile, eosinophil, monocyte, the ratio between heterophyll and lymphocyte and malondialdehyde (MDA) levels in all treatment groups. While the number of lymphocytes decreased in all treatment groups. Basophils had a significant increase in group C, but there was a decrease in group B and D decreased from control. This indicates that maintenance above temperature > 25 ° C can cause oxidative stress due to heat stress in quail.
LITERATUR REVIEW: PENGARUH INJEKSI INTRACEREBROVENTRIKULAR STREPTOZOTOCIN PADA OTAK MENCIT SEBAGAI KANDIDAT HEWAN MODEL ALZHEIMER Daryanti, Edhita Putri; Anggadiredja, Kusnandar; Wibowo, Agung Eru; Santoso, Koekoeh
PROSIDING SEMINAR KIMIA Vol 3 No 2 (2025): Prosiding SNKT 2024
Publisher : Jurusan Kimia Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Universitas Mulawarman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Background: Animal models of Alzheimer's have now been developed in various studies to become potential animal models suitable for clinical conditions. Alzheimer's in clinical conditions is characterized by Amyloid βeta (Aβ) plaques and intracellular tangles of neurofibrillary tangles as well as disorders of the acetylcholinesterase enzyme in the hippocampus. Rodents used include rats and mice. Mice are used because they are efficient and parts of the brain can be penetrated with a needle without requiring surgery. Objectives: Appropriate toxicant induction is needed so that the process of developing Alzheimer's pathology is known, namely the use of Streptozotocin. Intracerebroventricular induction of strepzotocin in mice needs to be further understood. Material and Methods: The research method uses literature review with identification, screening, evaluation and interpretation of all research results collected through online search engines such as; Sciencedirect, Pubmed, GoogleScholar with keywords and meet the inclusion criteria Results: The results of the synthesis obtained selected data from 8 articles. ICV-STZ has been proven from various studies to induce Alzheimer's pathology in both young and old male mice through neuroinflammatory pathways, oxidative stress, increasing Aβ expression and hyperphosphorylation of Tau as Alzheimer's markers which are similar to clinical patients. Keywords : Alzheimer, Hewan model, Literatur review, Mencit, Streptozotocin.
Dynamics of intraerythrocytic parasite infections in the Java common palm civet (Paradoxurus hermaphroditus) Putri, Maritrana; Cahyaningsih, Umi; Ekastuti, Damiana Rita; Tarigan, Ronald; Achmadi, Pudji; Bustamam, Isdoni; Santoso, Koekoeh; Suprayogi, Agik; Maheshwari, Hera; Satyaningtijas, Aryani
ARSHI Veterinary Letters Vol. 8 No. 4 (2024): ARSHI Veterinary Letters - November 2024
Publisher : School of Veterinary Medicine and Biomedical Sciences, Bogor Agricultural University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29244/avl.8.4.93-94

Abstract

Selama tujuh minggu, penelitian ini menyelidiki infeksi parasit intraeritrosit pada musang Jawa (Paradoxurus hermaphroditus). Sampel darah dikumpulkan segera setelah musang dibawa dari habitat aslinya. Setelah periode adaptasi 30 hari, sampel tambahan dikumpulkan setiap minggu. Temuan kami mengungkapkan infeksi dengan Babesia sp., Theileria sp., dan Anaplasma sp., dengan tingkat infeksi tertinggi untuk Anaplasma sp. (0,35 ± 0,05)%, diikuti oleh Theileria sp. (0,12 ± 0,05)%, dan Babesia sp. (0,03 ± 0,02)%. Selama periode penelitian, tingkat infeksi Babesia sp. dan Anaplasma sp. menurun, sedangkan Theileria sp. menunjukkan tren peningkatan hingga akhir penelitian.
Profil eritrosit, hemoglobin, dan nilai hematokrit luwak Jawa (Paradoxurus hemaphroditus) pemakan dan tidak pemakan buah kopi Rahmadhani, Elsi; Wibawan, I Wayan Teguh; Ekastuti, Damiana Rita; Tarigan, Ronald; Achmadi, Pudji; Isdoni, Isdoni; Santoso, Koekoeh; Satyaningtijas, Aryani
ARSHI Veterinary Letters Vol. 7 No. 1 (2023): ARSHI Veterinary Letters - Februari 2023
Publisher : School of Veterinary Medicine and Biomedical Sciences, Bogor Agricultural University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29244/avl.7.1.15-16

Abstract

Luwak Jawa (Paradoxurus hemaphroditus) merupakan hewan yang memiliki kemampuan menghasilkan biji kopi yang berkualitas, sehingga status kesehatannya perlu untuk diperhatikan. Gambaran darah dapat dijadikan sebagai indikator status kesehatan luwak pada kondisi tertentu. Penelitian mengenai luwak telah banyak dilaporkan, namun belum ada penelitian mengenai parameter fisiologis khususnya profil eritrosit dari luwak yang sengaja diberikan buah kopi secara terus menerus selama 3 bulan. Penelitian ini bertujuan untuk menghitung profil eritrosit pada luwak Jawa pemakan pemakan kopi dan tidak pemakan buah kopi. Gambaran darah luwak Jawa pada saat adaptasi dan pemeliharaan berfluktuasi. Rataan jumlah eritrosit luwak pemakan buah kopi dan tidak pemakan buah kopi adalah (8,24±2,40) x 106/mL dan (8,25±2,16) x 106/mL, kadar hemoglobin adalah (6,18±2,21) g/dL dan (6,40±2,21) g/dL dan nilai hematokrit adalah (16,50±2,21) % dan (16,00±2,14) %. Secara umum gambaran darah luwak Jawa pemakan buah kopi memiliki rataan yang lebih rendah dari pada luwak Jawa yang tidak diberi buah kopi.
Pemendekan waktu siklus estrus pada luwak Jawa (Paradoxurus hermaphroditus) terdeteksi melalui metode ulas vagina Zora, Nelda Fliza; Ulum, Mokhamad Fakhrul; Ekastuti, Damiana Rita; Tarigan, Ronald; Achmadi, Pudji; Bustaman, Isdoni; Santoso, Koekoeh; Maheshwari, Hera; Suprayogi, Agik; Manalu, Wasmen; Satyaningtijas, Aryani
ARSHI Veterinary Letters Vol. 7 No. 2 (2023): ARSHI Veterinary Letters - Mei 2023
Publisher : School of Veterinary Medicine and Biomedical Sciences, Bogor Agricultural University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29244/avl.7.2.35-36

Abstract

Luwak Jawa (Paradoxurus hermaphroditus) merupakan salah satu hewan liar yang dapat dimanfaatkan sebagai penyeleksi biji kopi untuk menghasilkan kopi berkualitas dan bernilai ekonomis tinggi. Pemeliharaan yang tidak sesuai dapat memengaruhi kondisi fisiologis dan reproduksi luwak sehingga penting untuk diketahui sebagai dasar manajemen pemeliharaan dan kesehatan untuk optimalisasi produksi, pencegahan penyakit, dan konservasi luwak. Pemantauan ini bertujuan untuk mengetahui panjang waktu total siklus estrus dan waktu dari setiap fase estrus yaitu fase proestrus, estrus, metestrus dan diestrus. Luwak Jawa dari diperoleh dari pasar hewan sebanyak 2 ekor berjenis kelamin betina dengan bobot badan sekitar 4 kg diambil data ulas vagina selama 21 hari pada pagi dan sore hari. Sel epitel vagina diperiksa di bawah mikroskop dan dianalisa secara kuantitatif. Hasil pengamatan menunjukkan pemendekan siklus estrus dengan panjang total siklus estrus yaitu 121,5±7,5 jam (5 hari). Durasi waktu proestrus 12,0±0,0 jam, estrus 22,5±3,0 jam, metestrus 25,5±3,0 jam dan diestrus 61,5±3,0 jam.
Kadar kolesterol dan glukosa darah luwak Jawa (Paradoxurus hermaphroditus) yang didomestikasi Gandasari, Ira Agustina Dewi; Ekastuti, Damiana Rita; Tarigan, Ronald; Achmadi, Pudji; Bustaman, Isdoni; Santoso, Koekoeh; Maheshwari, Hera; Suprayogi, Agik; Manalu, Wasmen; Satyaningtijas, Aryani
ARSHI Veterinary Letters Vol. 7 No. 1 (2023): ARSHI Veterinary Letters - Februari 2023
Publisher : School of Veterinary Medicine and Biomedical Sciences, Bogor Agricultural University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29244/avl.7.1.19-20

Abstract

Status kesehatan luwak yang pemanfaatannya cukup tinggi sebagai penghasil kopi belum banyak dipelajari secara lengkap. Informasi mengenai status fisiologis luwak Jawa (Paradoxurus hermaphroditus) yang telah didomestikasi masih terbatas dan sangat diperlukan untuk menilai aspek kesejahteran hewan di penangkaran. Studi ini melaporkan kadar kimia darah dan kolesterol luwak Jawa yang sudah didomestikasi. Luwak dalam penelitian ini diberi pakan berupa pisang, kepala ayam dan juga dog food. Pemeriksaan kimia darah berupa kadar glukosa dan kolesterol darah dilakukan terhadap 6 ekor luwak yang diberi pakan pisang, kepala ayam dan juga dog food. Hasil menunjukkan bahwa luwak Jawa jantan memiliki kadar glukosa sebesar 68,00±22,55 mg/dL dan luwak Jawa betina yaitu sebesar 73,78±12,60 mg/dL. Kadar kolesterol darah pada luwak Jawa jantan yaitu sebesar 145,78±22,29 mg/dL dan luwak Jawa betina yaitu sebesar 142,00±12,44 mg/dL.
Penanganan spectacular dysecdysis pada seekor ular Boa constrictor di Lombok Wildlife Park, Nusa Tenggara Barat Satvika, Fadhila; Maulana, Gilang Kala; Satyaningtijas, Aryani Sismin; Ekastuti, Damiana Rita; Maheshwari, Hera; Santoso, Koekoeh; Tarigan, Ronald; Achmadi, Pudji; Bustamam, Isdoni
ARSHI Veterinary Letters Vol. 7 No. 4 (2023): ARSHI Veterinary Letters - November 2023
Publisher : School of Veterinary Medicine and Biomedical Sciences, Bogor Agricultural University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29244/avl.7.4.67-68

Abstract

Lombok Wildlife Park merupakan lembaga konservasi yang berada di Lombok, Nusa Tenggara Barat dengan salah satu satwa liar yang ditangani adalah ular. Tulisan ini melaporkan penanganan spectacular dysecdysis pada seekor ular boa (Boa constrictor). Ular bernama Boly, berumur sekitar 1.5 tahun dengan bobot badan 8 ons mengalami eye caps stuck atau spectacular dysecdysis setelah proses pergantian kulit yang tidak sempurna. Terjadi kebengkakan pada jaringan di kedua mata dan boa kehilangan nafsu makan. Pengobatan dilakukan dengan pemberian antibiotik dan anti inflamasi untuk 3 hari pertama dan dilanjutkan dengan supplemen pendukung berupa zat besi dan vitamin B12 intramuskular selama 3 hari berikutnya. Jaringan bengkak pada mata kiri pecah dan menyebabkan kerusakan pada organ mata, sedangkan jaringan yang telah mengering pada mata kanan dikelupas secara manual. Nafsu makan ular sudah kembali membaik dan sudah mau makan dengan sendirinya.
Traumatic toenail wound in a Thai elephant (Elephas maximus indicus) : Toenail wound in elephant Ong Huey, Lynette; Suprayogi, Agik; Sismin Satyaningtijas, Aryani; Rita Ekastuti, Damiana; Maheshwari, Hera; Bustaman, Isdoni; Santoso, Koekoeh; Achmadi, Pudji; Manalu, Wasmen; Maneewong, Sattabongkoch; Tarigan, Ronald
ARSHI Veterinary Letters Vol. 8 No. 1 (2024): ARSHI Veterinary Letters - February 2024
Publisher : School of Veterinary Medicine and Biomedical Sciences, Bogor Agricultural University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29244/avl.8.1.3-4

Abstract

Elephant is Thailand’s national animal which represents three aspects: loyalty, longevity, and strength. Thai elephants are often used for deforestation and tourist activities, such as elephants, riding, and showering. This case report highlights a traumatic wound in the left foreleg nail of a showering Thai elephant. Nail wounds undergo infection and tissue necrosis. A bone fragment suspected to be part of the distal phalanges was found and confirmed by X-ray examination. However, a surgical approach is not recommended because of the high risk of sedation in elephants. Routine wound cleaning with antiseptics and topical antibiotics was performed on the traumatic wounds. The bone fragment was removed after necrosis of the surrounding tissues. The prognosis for this case was considered good based on the location and wound condition.
Daya tahan panas berbagai bangsa sapi pedaging di peternakan rakyat Kampung Astomulyo, Kabupaten Lampung Tengah Nurhidayat, Irfan; Suprayogi, Agik; Sismin Satyaningtijas, Aryani; Rita Ekastuti, Damiana; Maheshwari, Hera; Bustamam, Isdoni; Santoso, Koekoeh; Achmadi, Pudji; Manalu, Wasmen; Tarigan, Ronald
ARSHI Veterinary Letters Vol. 8 No. 1 (2024): ARSHI Veterinary Letters - February 2024
Publisher : School of Veterinary Medicine and Biomedical Sciences, Bogor Agricultural University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29244/avl.8.1.17-18

Abstract

Produktivitas dan kesehatan ternak di daerah tropis sangat dipengaruhi oleh daya adaptasinya terhadap lingkungan tropis yang panas dan lembab. Penelitian ini bertujuan membandingkan daya tahan panas (DTP) pada bangsa sapi Peranakan Ongole (PO), Peranakan Simental (PS) dan Peranakan Limousin (PL) yang dipelihara di Kampung Astomulyo, Kabupaten Lampung Tengah yang memiliki indeks cekaman lingkungan tinggi di siang hari serta sedang di pagi dan sore hari. Mayoritas sapi memiliki nilai DTP diatas 100 dan tidak terdapat perbedaan yang signifikan pada nilai DTP antar bangsa sapi. Bangsa sapi PO, PS, dan PL memiliki daya tahan panas yang baik dan mampu beradaptasi di lingkungan yang panas dan lembab.
Co-Authors A.S. Satyaningtijas Abdul Zahid Abidah, Puri Adzrok ACHMAD FARAJALLAH Afiff , Usamah Agik Suprayogi Agung Eru Wibowo Agus Wijaya Ainul Khadija Saleema Akhiruddin Maddu Aldo Febriano Tarigan Alfarisi, Hamzah Amrozi Andayani, Prawita Lintang Anindita Sista Widyadhari Anindita Sista Widyadhari Annisa Madyanti Geminastiti Parampasi Ardilasunu Wicaksono Asah Hilaliah Athirah Rerana Fitrianthy Aziz, Sandra Cintiyah, Farida Dalia Sukmawati Damhuri Damhuri Damiana Rita Ekastuti Daryanti, Edhita Putri David Anwar Denny Widaya Lukman Denny Widya Hikman Desrayni Hanadhita Dhani S. Wibawa Dwi Nurhidayah Zubaidah Edi Sukmawinata Edi Sukmawinata Elok Budi Retnani Etih Sudarnika Fauziah, Kholidah Gandasari, Ira Agustina Dewi Gilang Kala Maulana, Gilang Kala Hadri Latif Hapsari, Afrilia Bagus Putri heny Nitbani HERA MAHESHWARI Herwin Pisestyani Huda Shalahudin Darusman I wayan Teguh Wibawan Ika Mayasari, Ni Luh Putu Ikhwan Wirahadikesuma ikhwan wirahadikesuma Irfan Nurhidayat, Irfan Irwan Oktoni Isdoni Bustaman Isnaeni Isnaeni Isnaeni Jefri Naldi Jumadin, La Jumardin jumardin jumardin Khairina, Amalia Komariah komariah komariah Kudang Boro Seminar Kusnandar Anggadiredja La Jumadin La Jumadin La Jumadin La Jumadin Lili Darlian Lili Darlian MADE ASTAWAN Made Darawati Maharani Salsabila Mahendra, Arindina Maneewong, Sattabongkoch Maria, Joanita Maryce Agusthinus Walukou Mawali, Maharja Mokhamad Fakhrul Ulum, Mokhamad MUHAMMAD AGIL Mutaqqin, M. Ichwan Nadhear Nadadyanha Dannar NASTITI KUSUMORINI Nenis Rahma Wulandari Niken Ulupi Noor, Muhammad Primadevan Pascaharchana Nugraha, Arifin Budiman Nuri Ardiani Nurul Masyita, Nurul Okta Irviana Muminin Okti Nadia Poetri Ong Huey, Lynette Pudji Achmadi Putri, Anisya Saeila Putri, Fatimatus Sa’diyah Putri, Maritrana Rachmani, Ratasha Zahwanda Rahmadhani, Elsi Rani Audona Rasyida Ulfa Ridi Arif Ridzky Pratama Risqika Akla Velayati Rivangga Yuda Hendika Ronald Tarigan Rotinsulu, Dordia Anindita Sadiah, Siti Santoso, Hera Sasmita, Annissa Nuridfi Satvika, Fadhila Simanjuntak, Imelda Yanti Lumongga Simanjuntak, Saut Renato Rahmat sri murtini . Supiyani, Atin Tarigan, Ronald Tutik Wresdiyati Ulfatin Khoiriyah Herowati Umi Cahyaningsih Warysatul Ummah Wasmen Manalu Wijaya, Yanuar Restu Yulvian Sani Yusuf Ridwan Zora, Nelda Fliza Zulvia Maika