Claim Missing Document
Check
Articles

Found 6 Documents
Search
Journal : JURNAL PERSPEKTIF PENDIDIKAN

Analisis Kendala Penerapan Kurikulum Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MB-KM) bagi Mahasiswa Ariani, Tri; Triyanti, Merti; Nawawi, Sulton; Mukharomah, Ervina; Rusdi, Muhammad; Asyhar, Rayandra
JURNAL PERSPEKTIF PENDIDIKAN Vol 18 No 1 (2024): Jurnal Perspektif Pendidikan
Publisher : LP4MK STKIP PGRI Lubuklinggau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31540/jpp.v18i1.2832

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kendala penerapan Kurikulum Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM) bagi mahasiswa di Universitas PGRI Silampari dan Universitas Muhammadiyah Palembang. Kurikulum MBKM adalah kebijakan yang dicanangkan oleh Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek) dengan tujuan meningkatkan kualitas lulusan agar lebih siap dan adaptif terhadap kebutuhan zaman. Metode penelitian yang digunakan adalah survei deskriptif kuantitatif yang melibatkan 600 mahasiswa dari kedua universitas tersebut. Hasil survei menunjukkan bahwa meskipun sebagian besar mahasiswa sudah mempersiapkan diri untuk mengikuti program MBKM dan menganggapnya bermanfaat untuk pengembangan keterampilan, masih terdapat banyak kendala dalam implementasinya. Kendala-kendala tersebut meliputi kurangnya pemahaman mahasiswa terhadap kebijakan MBKM, minimnya sosialisasi, ketidaksesuaian program dengan minat mahasiswa, masalah administrasi, keterbatasan sumber daya manusia, dan kurangnya pemahaman IT. Oleh karena itu, diperlukan upaya kolaboratif antara pemerintah, universitas, dan pihak terkait lainnya untuk mengatasi kendala-kendala tersebut dan memastikan keberhasilan implementasi program MBKM.
Analisis Kritis Penerapan Pendidikan Karakter Siswa Terintegrasi Kurikulum Berbasis Cinta dalam Konteks Perkembangan Teknologi Abad 21 Cahaya, Indah; Asyhar, Rayandra; Asrial, Asrial; Syaiful, Syaiful
JURNAL PERSPEKTIF PENDIDIKAN Vol 19 No 2 (2025): Jurnal Perspektif Pendidikan
Publisher : LP4MK STKIP PGRI Lubuklinggau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31540/jpp.v19i2.3818

Abstract

Perkembangan teknologi abad 21 membawa perubahan besar terhadap paradigma pendidikan untuk tidak hanya menghasilkan individu yang cerdas secara intelektual, tetapi juga berkarakter kuat, empatik, dan berakhlak mulia. Penelitian ini menganalisis secara kritis penerapan Kurikulum Berbasis CINTA (KBC) dalam pembentukan pendidikan karakter siswa di era digital sebagai fondasi utama pengembangan manusia seutuhnya. Kurikulum ini berfokus pada pengintegrasian nilai kasih, empati, dan spiritualitas ke dalam proses pembelajaran abad ke-21 yang menekankan keterampilan berpikir kritis, kreatif, kolaboratif, dan komunikatif. Dengan pendekatan kualitatif dan analisis reflektif, studi ini mengungkap bahwa teknologi harus berfungsi sebagai sarana humanisasi, bukan dehumanisasi. Hasil menunjukkan bahwa penerapan Kurikulum Berbasis CINTA mampu menumbuhkan karakter humanis, tangguh, membentuk karakter siswa yang adaptif, dan berintegritas melalui sinergi nilai cinta dan literasi digital. Tantangan utamanya terletak pada kesiapan guru, dukungan kebijakan, dan internalisasi nilai dalam budaya sekolah. Kurikulum ini dinilai relevan dan bersinergi antara guru, sekolah, orang tua, dan masyarakat yang menyeimbangkan kecerdasan intelektual, emosional, dan spiritual demi mewujudkan generasi Indonesia Emas 2045.
Analisis Kurikulum Sekolah Menghadapi Era Disrupsi Zaimarni, Zaimarni; Asyhar, Rayandra; Asrial, Asrial; Syaiful, Syaiful
JURNAL PERSPEKTIF PENDIDIKAN Vol 19 No 2 (2025): Jurnal Perspektif Pendidikan
Publisher : LP4MK STKIP PGRI Lubuklinggau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31540/jpp.v19i2.3823

Abstract

Dunia pendidikan sedang menghadapi perubahan cepat: pandemi, percepatan digitalisasi, kebutuhan keterampilan abad ke-21, dan tekanan pasar kerja yang berubah membuat kurikulum tradisional tidak lagi mencukupi. Negara-negara dan lembaga internasional mendorong desain kurikulum yang lebih fleksibel, berfokus pada kompetensi, nilai, dan kemampuan beradaptasi (OECD, UNESCO, Kemendikbudristek). Era disrupsi ditandai dengan perubahan cepat pada teknologi, ekonomi, dan sosial budaya yang membawa dampak signifikan terhadap dunia pendidikan. Kurikulum sekolah, sebagai instrumen utama pendidikan formal, harus beradaptasi dengan tuntutan abad ke-21 yang menekankan literasi digital, keterampilan berpikir kritis, kolaborasi, kreativitas, dan fleksibilitas belajar. Makalah ini menganalisis kurikulum sekolah dari perspektif ontologis, epistemologis, dan aksiologis dalam menghadapi era disrupsi. Analisis kritis menunjukkan bahwa kurikulum baru, seperti Kurikulum deep learning di Indonesia maupun OECD Learning Compass 2030, memiliki kekuatan berupa relevansi dan fleksibilitas, namun juga menghadapi tantangan besar terkait kesenjangan digital, kesiapan guru, dan sistem asesmen. Rekomendasi yang diajukan meliputi peningkatan infrastruktur pendidikan, pelatihan berkelanjutan bagi guru, serta desain asesmen yang sesuai dengan kompetensi abad ke-21. Makalah ini menyajikan analisis kritis terhadap kurikulum di era disrupsi dengan meninjau aspek ontologis, epistemologis, dan aksiologis, disertai kekuatan, kelemahan, peluang, serta tantangan implementasi inovasi kurikulum , seperti Kurikulum Deep learning di Indonesia maupun OECD Learning Compass 2030 merupakan langkah strategis, namun keberhasilan implementasi sangat bergantung pada kesiapan infrastruktur, kapasitas guru, dan desain asesmen. Rekomendasi yang diberikan menekankan penguatan literasi digital, pemerataan akses, pengembangan profesional guru, serta penyusunan kurikulum berbasis nilai humanistik dan keberlanjutan
Aliran Idealisme, Pragmatisme dan Eksistensialisme dalam Pendidikan Kontemporer Hasnah, Hasnah; Asyhar, Rayandra; Asrial, Asrial; Syaiful, Syaiful
JURNAL PERSPEKTIF PENDIDIKAN Vol 19 No 2 (2025): Jurnal Perspektif Pendidikan
Publisher : LP4MK STKIP PGRI Lubuklinggau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31540/jpp.v19i2.3829

Abstract

Pendidikan merupakan proses sadar yang bertujuan mengembangkan potensi manusia secara utuh, baik intelektual, moral, maupun spiritual. Dalam praktiknya, setiap sistem pendidikan tidak dapat dipisahkan dari dasar filsafat yang melandasinya. Filsafat berperan menentukan arah, nilai, dan makna pendidikan, sehingga pemahaman terhadap berbagai aliran filsafat menjadi penting bagi pendidik dan pembuat kebijakan. Tulisan ini menelaah tiga aliran utama filsafat pendidikan yang memiliki pengaruh besar, yaitu Idealisme, Pragmatisme, dan Eksistensialisme, serta implikasinya terhadap dunia pendidikan modern. Idealisme menempatkan ide, nilai moral, dan spiritualitas sebagai realitas tertinggi. Pendidikan dalam pandangan ini berfungsi menyempurnakan jiwa manusia melalui pembentukan akal budi dan karakter yang luhur. Sebaliknya, Pragmatisme memandang kebenaran sebagai sesuatu yang dinamis dan kontekstual, yang bergantung pada manfaatnya dalam kehidupan. Pendidikan berlandaskan pragmatisme menekankan pengalaman langsung, pembelajaran aktif, dan kemampuan memecahkan masalah nyata. Sementara itu, Eksistensialisme menekankan kebebasan, tanggung jawab pribadi, serta pengembangan diri yang autentik. Pendidikan dipandang sebagai proses membantu peserta didik menemukan makna dan arah hidupnya secara sadar dan bertanggung jawab. Ketiga aliran tersebut saling melengkapi: Idealisme memberi arah moral dan nilai spiritual, Pragmatisme mengarahkan pada kegunaan praktis dan adaptasi terhadap perubahan, sedangkan Eksistensialisme menegaskan pentingnya kebebasan dan tanggung jawab pribadi. Dalam konteks pendidikan abad ke-21, sintesis dari ketiganya sangat relevan untuk membangun manusia yang berkarakter, kreatif, reflektif, dan adaptif terhadap tantangan global. Oleh karena itu, kajian filsafat pendidikan ini menjadi landasan penting untuk mewujudkan pendidikan yang tidak hanya berorientasi pada hasil akademik, tetapi juga pada pembentukan kepribadian yang humanis dan bermakna.
Analisis Kritis Fenomena Sampah Plastik dari Perspektif Etika Lingkungan Miharti, Isra; Asyhar, Rayandra; Asrial, Asrial; Syaiful, Syaiful
JURNAL PERSPEKTIF PENDIDIKAN Vol 19 No 2 (2025): Jurnal Perspektif Pendidikan
Publisher : LP4MK STKIP PGRI Lubuklinggau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31540/jpp.v19i2.3830

Abstract

Krisis limbah plastik dewasa ini bukan sekadar masalah ekologis, melainkan refleksi mendalam dari krisis moralitas manusia terhadap lingkungan. Penelitian ini bertujuan menganalisis keterkaitan antara limbah plastis dan moralitas manusia melalui pendekatan filsafat lingkungan dan nilai keberlanjutan. Metode yang digunakan adalah literature review dengan pendekatan analisis kritis terhadap lima artikel ilmiah yang relevan. Hasil kajian menunjukkan bahwa akar permasalahan limbah plastik terletak pada pandangan antroposentris yang memisahkan manusia dari alam, mengakibatkan degradasi moral ekologis. Diperlukan transformasi nilai menuju paradigma ekosentris dan tanggung jawab moral kolektif untuk menjaga keberlanjutan planet. Kajian ini menegaskan bahwa penyelesaian krisis lingkungan menuntut integrasi antara kesadaran etika, kebijakan publik, dan tindakan nyata berbasis nilai keberlanjutan.
Analisis Kritis Idealisme, Pragmatisme, dan Eksistensialisme terhadap Bahan Ajar Robotik Berbasis Model PjBL Dalam Meningkatkan Ketrampilan Abad 21 Siswa Noveri, Noveri; Asyhar, Rayandra; Asrial, Asrial; Syaiful, Syaiful
JURNAL PERSPEKTIF PENDIDIKAN Vol 19 No 2 (2025): Jurnal Perspektif Pendidikan
Publisher : LP4MK STKIP PGRI Lubuklinggau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31540/jpp.v19i2.3836

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis aliran filsafat idealisme, pragmatisme, dan eksistensialisme dalam pembelajaran dengan menggunakan bahan ajar robotika berbasis Project Based Learning (PjBL) dengan memanfaatkan mikrokontroler Arduino UNO dan sampah anorganik sebagai media pembelajaran kreatif pada materi listrik arus searah (DC). Pendekatan filsafat pendidikan digunakan untuk meninjau aspek idealisme, pragmatisme, dan eksistensialisme dalam penerapan model ini, sehingga pembelajaran tidak hanya bersifat teknis, tetapi juga bermakna secara filosofis bagi pengembangan potensi siswa. Penelitian ini adalah penelitian kualitatif dengan pendekatan penelitian refleksi diri (Self-Reflective Research). Data penelitian diperoleh melalui data reflektif dan data introspektif. Data tersebut kemudian dianalisis secara tematik reflektif untuk menemukan makna filosofis penerapan model PjBL berbasis robotika dalam konteks idealisme, pragmatisme, dan eksistensialisme. Data menunjukkan bahwa pembelajaran fisika menggunakan bahan ajar robotik berbasis PjBL dengan kombinasi Arduino UNO dan sampah anorganik terbukti efektif meningkatkan ketrampilan abad 21 siswa MAN 3 Kota Jambi. Berdasarkan hasil analisis, secara filosofis keberhasilan ini mencerminkan perpaduan tiga aliran utama pendidikan yaitu secara idealisme dapat menumbuhkan rasionalitas, nilai moral, dan keindahan berpikir, dimana siswa belajar berpikir logis, teratur, dan bermakna. Secara pragmatisme, menekankan pembelajaran melalui pengalaman nyata (learning by doing), dimana siswa menemukan pengetahuan melalui praktik langsung, pemecahan masalah, dan kolaborasi. Secara eksistensialisme dapat memberi ruang bagi kebebasan berekspresi, tanggung jawab, dan pencarian makna pribadi dalam belajar. Secara keseluruhan, pembelajaran robotik berbasis PjBL ini bukan hanya mengajarkan konsep fisika dan teknologi, tetapi juga membentuk manusia yang berpikir kritis, kreatif, peduli, dan reflektif, selaras dengan tujuan filsafat pendidikan untuk menciptakan pembelajar yang utuh secara intelektual, moral, dan eksistensial.
Co-Authors Ade Susanti Affan Malik Afrida Afrida Afrida Afrida Agun Sutrianto Al Ikhlas Ikhlas Andriyanto Andriyanto Anggraini, Bayu Apripan, Rika Asrial Asrial Astalini Astalini Azzahra, Miftahul Zannah Bambang Hariyadi Bambang Hariyadi Boby Syefrinando Cahaya, Indah Cahayu, Sri Anika Calista, Amanda Athiyyah Dachia, Hassan Abdullahi Damris Muhammad Daulay, Hermalina Delismar Delismar Deviani Asri Dwi Ris Hasanah Eka Rahmadani Siregar Elisa, Edi Epinur Epinur Ervina Mukharomah, Ervina Esa Indah Ayu, Esa Indah Fadliyana Ekawaty Fitri Karlina Fitria Lestari Fuldiaratman Gontina, Wulan Harahap, Dewi Arjuna Putri Pan Harahap, Guslaini Purnama Intan Pan Hary Soedarto Harjono Haryanto Haryanto Haryanto Hasnah Hasnah Helmi Wardah Nasution Henlenti Henlenti Heriyanti Heriyanti Ika Kartikasari, Ika Isramiharti Isramiharti Jaliusril - - Javed, Muhammad Ahmad Jenni Sari Juita Sari Kamid, Kamid Kurniawan, Dwi Agus Leni Marlina M Alwi M. Dwi Wiwik Ernawati M. Yogi Riyantama Isjoni Mardhotillah, Bunga Mariana, Sri Martinawati Martinawati Merti Triyanti Mestika Rija Helti Monita, Monita Muhammad Haris Effendi Hasibuan Muhammad Jainuri Muhammad Rusdi Muhammad Rusdi Nanda Yulianika Nofrizal Jon Noveri, Noveri Nurazlina Nurazlina Nurlaini, Nurlaini Nurmisih, Nurmisih Nurul Hikmah Oktavia, Sri Wina Peri Oktiarmi Pinta Murni Prima Soheti Rachmawati Rachmawati Rahadian Zainul Raisha Amayati Aulya Ranti Ernawati Rina Nofri Enis Riska Fitriani Riska Laily Rukondo, Nyanjiga Saharudin Saharudin Saprizal Hadisaputra Sartika Sepriyani SEPRIANI, ELVI Siti Helmyati Sjarkawi Sjarkawi Sofyan Sofyan Sri Dewi Sri Mariana Sri Mulyani Sri Purwaningsih Subadi Subadi Sudarmin Sudarmin Sulton Nawawi Suryati Suryati Sutrisno Sutrisno , Deny Syaiful Syaiful . Syaiful Syaiful Syaiful, Asrial Syamsurizal - - syamsurizal syamsurizal Tanti Tanti Tengku Arief Buana Perkasa Tri Ariani Tri Haryati TRIANI, ELZA Triyasmina, Triyasmina Ummi Kalsum Widiastiningsih Widiastiningsih Winda Mustika Sari Wulandari, Bunga Ayu Yohanes Azka, Yohanes Azka Yusnaidar Yusnaidar Zaimarni, Zaimarni Zubaidi Zubaidi Zurweni Zurweni