Claim Missing Document
Check
Articles

Found 27 Documents
Search

PENGARUH INDUKSI EPIDERMAL GROWTH FACTOR (EGF) TERHADAP PROTEIN Cx43 SELAMA EKSPANSI SEL KUMULUS Umi Baszary, Chomsa Dintasari; Sumitro, Sutiman Bambang; Djati, Mochammad Sasmito; Widjajanto, Edi
Jurnal Kedokteran Hewan Vol 6, No 1 (2012): March
Publisher : Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21157/j.ked.hewan.v6i1.350

Abstract

Tujuan penelitian ini untuk mengetahui pengaruh induksi EGF terhadap lokalisasi Cx43 dan gap junction selama ekspansi sel kumulus. Hasilpenelitian ini menunjukkan bahwa ekspansi sel kumulus mempunyai signifikansi dengan meningkatnya konsentrasi EGF dan waktu kultur. Ekspansi sel kumulus diindikasikan dengan perubahan bentuk sel menjadi memanjang dan menyebar. Ekspresi Cx43 meningkat pada kultur jam ke-5 dan semakin meningkat pada kultur jam ke-10 dengan semakin padatnya protein pada badan sel. Pada kultur jam ke-15 terjadi penurunan ekspresi Cx43 pada badan sel. EGF berpengaruh terhadap peningkatan ekspansi sel kumulus tetapi tidak pada ekspresi Cx43 denganbertambahnya konsentrasi dan waktu kultur. Hal ini menunjukkan bahwa komunikasi antar sel kumulus menurun, karena jarak antar sel yang semakin jauh.
Students' critical thinking skills (2011-2020): A bibliometric analysis Iwan, Iwan; Sumitro, Sutiman Bambang; Ibrohim, Ibrohim; Rohman, Fatchur
Journal of Research in Instructional Vol. 3 No. 2 (2023): Journal of Research in Instructional
Publisher : Univeritas Papua

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30862/jri.v3i2.226

Abstract

The purpose of this study is to identify and analyze articles that examine students' critical thinking abilities that have been published in several reputable international journals published in period 2011-2020 using bibliometric analysis. The research was conducted using a systematic mapping method in 4 stages: (1) searching articles using the Publish or Perish (PoP) application in the Scopus database, (2) classifying articles for bibliometric analysis, (3) checking and filling in article metadata and (4) conducting bibliometric analysis using the VOSviewer application. The results of the bibliometric analysis yielded 5 findings, as follows: (1) the trend of publication of critical thinking skills has fluctuated from 2011-2020; (2) the ten most contributing journals have published 46 articles up to 2020; (3) the ten most cited articles resulted in 669 citations; (4) The four highest order keywords that are most widely used in critical thinking skills articles are critical thinking abilities, thinking abilities and students; (5) There are 6 writers who research critical thinking skills the most but have not seen collaboration between the 6 writers; It can be concluded that student critical thinking abilities in the world of education are being researched even though they have fluctuated over the last 10 years.
In silico study of active compounds ADMET Profiling in Curcuma xanthorrhiza Roxb and Tamarindus indica as Tuberculosis Treatment Aristyani, Sherry; Nur, M. Irsyad; Widyarti, Sri; Sumitro, Sutiman B.
Jurnal Jamu Indonesia Vol. 3 No. 3 (2018): Jurnal Jamu Indonesia
Publisher : Tropical Biopharmaca Research Center, IPB University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29244/jji.v3i3.67

Abstract

Curcuma xanthorrhiza Roxb and Tamarindus indica L. have been used for a long time by Indonesia local societies as tuberculosis therapy. This study explores the active compounds of Curcuma xanthorrhiza Roxb and Tamarindus indica L that important for suppressing the survival of Mycobacterium tuberculosis and predicts the pharmacokinetics and toxicity of the compounds. stringApp of Cytoscape 3.6.0 was used for screening the compounds targeting mycobacteria proteins, then computational tools like SwissADME (http://swissadme.ch/) and admetSAR (http://lmmd.ecust.edu.cn/admetsar1/predict/) were applied for estimating absorption, distribution, metabolism, excretion, and toxicity (ADMET) of active compounds. The result has been shown that there were some active compounds could target proteins of Mycobacterium tuberculosis. According to the profiling result, these compounds had a various characteristic in gastrointestinal absorption, could pass the blood-brain barrier, and had drug-like properties. In toxicity term, the active compounds did not cause Ames toxicity.
Kajian Kebutuhan Bahan Ajar Mata Kuliah Biologi Sel di Universitas Lampung Maulina, Dina; Sumitro, Sutiman Bambang; Amin, Mohamad; Lestari, Sri Rarayu
Prosiding SNPBS (Seminar Nasional Pendidikan Biologi dan Saintek) 2016: Prosiding SNPBS (Seminar Nasional Pendidikan Biologi dan Saintek)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (420.168 KB)

Abstract

Bahan ajar sebagai salah satu media pembelajaran menjadi penting peranannya bagi dosen dan mahasiswa, salah satu bentuknya berupa buku ajar. UU No. 12 pasal 12 tahun 2012 tentang Pendidikan Tinggi menjelaskan bahwa dosen berkewajiban menulis buku ajar sebagai wahana sumber belajar guna pengembangan budaya akademik. Mata kuliah Biologi Sel merupakan salah satu mata kuliah dasar yang dianggap rumit bagi mahasiswa yang didalamnya memerlukan pendekatan pembelajaran secara kontekstual. Kontekstualisasi materi dari matakuliah dapat disajikan secara riil melalui buku ajar. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji kebutuhan buku ajar pada mata kuliah Biologi Sel bagi mahasiswa di Universitas Lampung. Sampel penelitian ini adalah mahasiswa Pendidikan Biologi di Universitas Lampung yang telah menempuh mata kuliah Biologi Sel tahun akademik 2015/2016. Kebutuhan bahan ajar bagi mahasiswa diperoleh melalui observasi selama pembelajaran dengan angket dan tanggapan mahasiswa diperoleh melalui kuisioner yang selanjutnya dianalisis secara persentasedeskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dosen dan mahasiswa menggunakan buku ajar Biologi Sel sebagai salah satu rujukan penunjang dalam kegiatan pembelajaran. Sebanyak 73,73% koresponden menjelaskan bahwa buku ajar dibutuhkan dalam menunjang pembelajaran dan pemahaman mahasiswa, 53,33% mahasiswa mengungkap bahwa buku ajar yang digunakan selama ini belum merepresentasikan hasil-hasil riset (penelitian) kekinian yang terkait dengan materi perkuliahan, 61,67% mahasiswa merasa kesulitan dalam memahami materi di perkuliahan Biologi sel yang berdampak pada hasil belajar mahasiswa yang rendah. Hal ini dibutuhkan solusi dalam pembelajaran untuk menyajikan materi perkuliahan yang kontekstual yang berisi materi kekinian terkait dengan kehidupan riil. Dengan demikian, diperlukan pengembangan buku ajar untuk mata kuliah Biologi Sel di Pendidikan Biologi Universitas Lampung guna mendukung kegiatan perkuliahan dan peningkatan pemahaman mahasiswa.
Isolasi dan Karakterisasi Protein 100kDa dari Membran Kepala Spermatozoa Kambing Muchtaromah, Bayyinatul; Sumitro, Sutiman Bambang; Soemarno, Soemarno; Susilawati, Trinil
The Journal of Experimental Life Science Vol. 2 No. 1 (2012)
Publisher : Graduate School, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1053.644 KB) | DOI: 10.21776/ub.jels.2012.002.01.03

Abstract

Antigen adalah protein yang dapat menginduksi terbentuknya antibodi. Berat molekul protein sebesar 100 kDa dapat bertindak sebagai imunogen yang kuat. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mencari kandidat vaksin imunokontrasepsi dan melakukan isolasi serta karakterisasi protein 100 kDa yang diduga mempunyai peranan penting di dalam interaksi spermatozoa-ovum. Penelitian ini merupakan penelitian eksploratif. Materi Protein 100 kDa diisolasi dari membran spermatozoa kambing menggunakan detergen N-Octyl-glycopiranoside kemudian dirunning menggunakan metode SDS-PAGE dan dikoleksi dengan elektroelusi. Karakterisasi Protein 100 kDa meliputi penentuan berat molekul melalui SDS-PAGE, penentuan titik isoelektrik (pI) dengan IEF (isoelectric focusing) dan kandungan protein dengan metode Biuret. Hasil running isolat protein membran spermatozoa kambing menggunakan metode SDS-PAGE diperoleh pita protein yang terdiri atas 7 pita dengan berat molekul 166,7; 122; 100; 82,8;  60,4; 29,9 dan 14,8 kDa. Isolat Protein 100 kDa diperoleh dengan purifikasi menggunakan metode elektroelusi. Hasil IEF gel elektroforesis Protein 100 kDa dari membran spermatozoa kambing yang diejakulasikan ini mempunyai tiga titik isoelektrik yaitu 6,37; 6,05 dan 5,64. Kandungan protein dalam isolat Protein 100 kDa sebesar 2375 ± 5,65 µg/mL. Hasil ini menunjukkan bahwa isolat protein 100 kDa dapat digunakan sebagai imunogen. Kata Kunci : isolasi, karakterisasi, membrane spermatozoa, protein 100kDa
Analisis Titer Antibodi Bovine Zona Pellusida 3 (Anti-bZP3) Hasil Induksi Bovine Zona Pellusida 3 (bZP3) pada Kera (Macaca fascicularis) Kurniawati, Maris; Sumitro, Sutiman Bambang; Aulanni'am, Aulanni'am
The Journal of Experimental Life Science Vol. 2 No. 1 (2012)
Publisher : Graduate School, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1078.063 KB) | DOI: 10.21776/ub.jels.2012.002.01.08

Abstract

Zona pellusida 3 merupakan molekul glikoprotein yang berfungsi sebagai reseptor primer spermatozoa dalam proses fertilisasi. Bovine zona pellusida 3 (bZP3) dapat dikembangkan sebagai target antigen untuk vaksin imunokontrasepsi. Efektivitas kerja antibodi sangat dipengaruhi oleh titer antibodi. Tujuan dilakukan  penelitian ini adalah mengetahui profil titer antibodi bovine zona pellusida 3 (anti-bZP3) hasil induksi bovine zona pellusida 3 (bZP3) pada kera (Macaca fascicularis). Imunisasi bZP3 pada kera (Macaca fascicularis) dilakukan secara sub kutan (SC) menggunakan CFA (Complete Freund's Adjuvant) untuk imunisasi pertama dan IFA (Incomplete Freund's Adjuvant) untuk imunisasi booster 1 dan booster 2. Serum dipanen sebanyak 4 kali setelah booster 1 dan 2. Hasil analisa menunjukkan berat molekul anti-bZP3 dari kera adalah 160 kDa. Titer naik mulai minggu ketiga hingga kelima dan turun lagi setelah minggu keenam setelah imunisasi pertama (minggu pertama hingga keempat pasca booster pertama) dan titer naik kembali pada minggu ke tujuh hingga kesembilan serta turun pada minggu ke sepuluh setelah imunisasi pertama (minggu pertama hingga ke empat pasca booster kedua). Titer antibodi tertinggi dicapai pada minggu kesembilan pasca imunisasi pertama atau minggu ketiga pasca booster kedua. Kata kunci: bZP3, imunokontrasepsi, Macaca fascicularis, zona pellusida  
EMSA Eritin Blocks Nuclear Factor-Kappa B in Diabetes Mellitus Mice Model Sihombing, Maic Audo Lin; Sumitro, Sutiman B.; Rifa'i, Muhaimin
The Journal of Experimental Life Science Vol. 5 No. 1 (2015)
Publisher : Graduate School, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1025.231 KB) | DOI: 10.21776/ub.jels.2015.005.01.05

Abstract

Diabetes mellitus is one of the common metabolic disorders with increasing prevalence during recent years with hyperglycemia as its characteristic. DM has been shown to be a state of free radicals over production resulted from hyperglycemia that can activate cellular signaling pathways transcription of factor NF-κB which stimulates the production of several inflammatory mediators andl lead to chronic inflammation. Chronic inflammation is implicated in β-cell damage and function and promotes apoptosis. EMSA Eritin is a polyherbal consisting of soy bean extracts, coconut water extract and red rice extract that assumed to be antidiabetic and anti-inflammatory. This study will assess the effectiveness of EMSA Eritin against inflammation in diabetes mellitus by measuring levels of NF-κB produced by immunocompetent cells in DM mice model. Streptozotocin 100 mg.kg-1 BW is used to induce diabetes mellitus in mice. Oral administration of EMSA Eritin was given for 14 days with dose of 0.3125 mg.g-1 BW, 3.125 mg.g-1 BW and 31.25 mg.g-1 BW. Data were analyzed using One-way ANOVA (p<0.05) and Duncan test using SPSS 16.0 for Windows. The results showed that EMSA Eritin can be used as an alternative therapy for the treatment of DM. The level of NF-κB in diabetic mice significantly decreased when the mice received EMSA Eritin. Keywords: Diabetes Mellitus, EMSA Eritin, NF-κB, ROS