p-Index From 2021 - 2026
6.394
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Jurnal Ilmu Pertanian Indonesia Jurnal Komunikasi Pembangunan Jurnal Manajemen dan Organisasi Jurnal Penyuluhan Jurnal Agribisnis dan Ekonomi Pertanian MANAJEMEN IKM: Jurnal Manajemen Pengembangan Industri Kecil Menengah Jurnal Manajemen dan Agribisnis Buletin Peternakan Jurnal Manajemen Teknologi Jurnal Sosial Ekonomi Pesisir Jurnal Ekonomi & Bisnis PNJ (JEKBIS PNJ) Jurnal Sosial Ekonomi Pertanian JDM (Jurnal Dinamika Manajemen) Indonesian Journal of Business and Entrepreneurship (IJBE) Jurnal Agribisnis Indonesia (Journal of Indonesian Agribusiness) Forum Agribisnis Jurnal Teknologi Informasi dan Ilmu Komputer Jurnal Aplikasi Bisnis dan Manajemen (JABM) E-Journal AGRARIS: Journal of Agribusiness and Rural Development Research JURNAL MANAJEMEN TRANSPORTASI & LOGISTIK Mimbar Agribisnis: Jurnal Pemikiran Masyarakat Ilmiah Berwawasan Agribisnis al-Uqud : Journal of Islamic Economics Jurnal Manajemen Pembangunan Daerah Jurnal Organisasi Dan Manajemen Buletin Ilmiah Litbang Perdagangan AFEBI Management and Business Review Tadbir Muwahhid Amwaluna Jurnal Ekonomi dan Keuangan Syariah Value: Jurnal Manajemen dan Akuntansi Agro Bali: Agricultural Journal Jurnal Ilmu Administrasi: Media Pengembangan Ilmu dan Praktek Administrasi Journal of halal product and research (JHPR) Journal of Strategic and Global Studies Iqtishadia: Jurnal Kajian Ekonomi dan Bisnis Islam BISNIS & BIROKRASI: Jurnal Ilmu Administrasi dan Organisasi International Journal of Social Service and Research Eduvest - Journal of Universal Studies JIASEE Journal of Integrated Agricultural Socio-Economics and Entrepreneurial Research Jurnal Teknologi Pangan dan Industri Perkebunan Jurnal AGRISEP: Kajian Masalah Sosial Ekonomi Pertanian dan Agribisnis Jurnal Ilmu Administrasi: Media Pengembangan Ilmu dan Praktek Administrasi Policy Brief Pertanian, Kelautan, dan Biosains Tropika AGRARIS: Journal of Agribusiness and Rural Development Research
Claim Missing Document
Check
Articles

Pengaruh Perilaku Kewirausahaan Terhadap Kinerja Usahatani Kopi Organik di Kabupaten Sumbawa Kristijuswati, Kristijuswati; Mohammad Baga, Lukman; Pambudy, Rachmat
Jurnal Agribisnis Indonesia Vol. 12 No. 1 (2024): Juni 2024 (Jurnal Agribisnis Indonesia)
Publisher : Departmen of Agribusiness, Economics and Management Faculty, Bogor Agricultural University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29244/jai.2024.12.1.37-48

Abstract

Kopi merupakan komoditas perkebunan yang penting bagi perekonomian Indonesia. Permintaan pasar menjadi peluang untuk meningkatkan kinerja usahatani kopi, khususnya kopi organik. Keberhasilan dalam berusahatani didorong oleh faktor individu dan lingkungan seperti kompetensi petani, teknik budidaya, sarana dan prasarana, serta penanganan pasca panen. Keberhasilan petani diantaranya dipengaruhi oleh faktor internal yaitu perilaku kewirausahaan. Penelitian ini bertujuan mengidentifikasi karakteristik individu, menganalisis faktor individu dan lingkungan terhadap perilaku kewirausahaan, serta pengaruh perilaku kewirausahaan terhadap kinerja usahatani kopi organik. Pengambilan responden menggunakan metode sensus sebanya 180 petani. Analisis data menggunakan SmartPLS 3.0. Hasil penelitian menunjukan bahwa karakteristik usia petani yaitu 45–56 tahun dengan pengalaman yang cukup lama. Mayoritas petani lulusan SD, luas lahan seluas 0-1 hektar. Faktor individu dan lingkungan berpengaruh positif dan signifikan terhadap perilaku kewirausahaan, indikator yang paling dominan adalah skala usahatani dan persepsi. Indikator yang paling dominan pada faktor lingkungan adalah ketersediaan bahan input dan kekompakan antar petani. Perilaku kewirausahaan juga berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja usahatani dengan indikator yang paling dominan adalah tekun berusahatani dan berani mengambil risiko. Hal ini menunjukkan bahwa perilaku kewirausahaan dapat meningkatkan kinerja usahatani kopi organik. Dalam mengoptimalkan perilaku kewirausaan petani kopi organik dapat dilakukan dengan meningkatkan kapasitas petani, serta dukungan pemerintah berupa sarana dan prasarana kepada petani dalam mendukung kegiatan usahatani.
KEPUTUSAN UNTUK BERMITRA DAN DAMPAKNYA TERHADAP KINERJA INDUSTRI MIKRO KECIL (IMK) DI INDONESIA Jasman, Wahyu Salsabila; Salsabila, Wahyu; Baga, Lukman M.; Feryanto, Feryanto
Jurnal Agribisnis Indonesia Vol. 13 No. 1 (2025): Juni 2025 (Jurnal Agribisnis Indonesia)
Publisher : Departmen of Agribusiness, Economics and Management Faculty, Bogor Agricultural University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29244/jai.2025.13.1.185-197

Abstract

Industri Mikro dan Kecil (IMK) di Indonesia menghadapi berbagai tantangan dalam meningkatkan daya saing mereka, seperti keterbatasan modal, sumber daya manusia, dan akses pasar. Sebagai solusinya, pemerintah telah mempromosikan kemitraan, yang menawarkan dukungan keuangan, pelatihan, dan akses pasar. Kemitraan diharapkan dapat meningkatkan kinerja bisnis, meskipun hanya sebagian kecil dari IMK yang terlibat di dalamnya. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor-faktor yang memengaruhi keputusan kemitraan pada IMK dan dampak kemitraan terhadap kinerja bisnis di Indonesia. Dengan menggunakan data sekunder dari Survei IMK 2019, penelitian ini menggunakan metode Propensity Score Matching (PSM) untuk menilai dampak kemitraan terhadap kinerja MSI. Berdasarkan temuan penelitian, dapat disimpulkan bahwa: Tingkat pendidikan, pelatihan, dan hambatan bahan baku berpengaruh positif signifikan terhadap keputusan menjalin kemitraan. Usia industri berpengaruh signifikan terhadap keputusan kemitraan pada industri mikro makanan. Sebaliknya, pada industri mikro non-makanan, hanya pelatihan yang menunjukkan pengaruh positif signifikan terhadap keputusan kemitraan. Pada industri kecil makanan, pendidikan, pelatihan, dan hambatan bahan baku memengaruhi keputusan kemitraan. Secara keseluruhan, pelatihan muncul sebagai faktor penting yang berdampak signifikan terhadap keputusan kemitraan. Implementasi kemitraan memiliki dampak positif yang signifikan terhadap kinerja industri mikro dan kecil (IMK). Kemitraan berkontribusi positif terhadap peningkatan pendapatan dan penyerapan tenaga kerja. Kata Kunci: Industri Mikro dan Kecil, Kemitraan, Kinerja Bisnis, Prospensity Score Matching
Faktor-Faktor Yang Memengaruhi Kinerja UMK Pempek Di Kota Palembang Muhammad, Anindito; Baga, Lukman Muhammad; Feryanto, Feryanto
Jurnal Agribisnis Indonesia Vol. 13 No. 2 (2025): Desember 2025 (Jurnal Agribisnis Indonesia)
Publisher : Departmen of Agribusiness, Economics and Management Faculty, Bogor Agricultural University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29244/jai.2025.13.2.304-318

Abstract

Pempek Palembang merupakan contoh sukses makanan tradisional yang telah menjadi makanan nasional. Namun, UMKM kuliner pempek di Palembang masih memiliki daya saing rendah, dengan tingkat penjualan yang tidak stabil, yang berdampak pada kinerja bisnis. Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh faktor eksternal dan internal terhadap kinerja UMKM pempek di Palembang. Sebanyak 200 pelaku UMKM menjadi responden, dan analisis dilakukan menggunakan metode Structural Equation Modeling (SEM) dengan aplikasi SmartPLS. Hasil menunjukkan faktor eksternal berpengaruh positif dan signifikan terhadap faktor internal (peningkatan 1% faktor eksternal meningkatkan faktor internal sebesar 94,9%) dan kinerja usaha (peningkatan 1% faktor eksternal meningkatkan kinerja sebesar 25,8%). Faktor internal juga berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja usaha (peningkatan 1% faktor internal meningkatkan kinerja sebesar 62%). Penelitian ini menjadi yang pertama menggunakan metode SEM PLS untuk mengkaji pengaruh faktor eksternal dan internal terhadap kinerja UMKM pempek di Palembang.
Analisis Faktor Hambatan Pelaku UMK Menjadi Penyedia Barang/Jasa Melalui Aplikasi E-Katalog Erviana, Astri; Baga, Lukman Mohammad; Mulatsih, Sri
Jurnal Teknologi Informasi dan Ilmu Komputer Vol 13 No 2: April 2026
Publisher : Fakultas Ilmu Komputer, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25126/jtiik.132

Abstract

Pemerintah Indonesia telah menerapkan berbagai kebijakan untuk mendorong partisipasi pelaku usaha mikro dan kecil (UMK) dalam pengadaan barang dan jasa pemerintah (PBJP), termasuk mendorong pemerintah daerah untuk melaksanakan pengadaan melalui metode e-purchasing menggunakan aplikasi e-katalog. Namun, implementasinya di Pemerintah Kota Tangerang Selatan masih belum optimal. Pada tahun 2022, dari total belanja e-katalog sebesar Rp508 miliar, hanya Rp406 miliar atau sekitar 21,17 persen dari anggaran yang dialokasikan bagi UMK yang terserap oleh UMK lokal. Kondisi ini mencerminkan masih terbatasnya partisipasi UMK lokal akibat persaingan dengan UMK dari wilayah lain di luar Kota Tangerang Selatan. Oleh karena itu, diperlukan penelitian lebih lanjut untuk memetakan permasalahan yang menghambat dan mengidentifikasi faktor-faktor utama yang menghambat partisipasi pelaku UMK ikut serta dalam PBJP melalui e-katalog. Penelitian dilakukan dengan metode kuantitatif menggunakan kuesioner berskala Likert, yang dianalisis menggunakan metode Importance-Performance Analysist (IPA). Berdasarkan hasil penelitian, teridentifikasi sebelas faktor permasalahan dengan dua faktor utama yang memerlukan tindakan koreksi. Kedua faktor tersebut adalah kecenderungan memprioritaskan memilih penyedia dengan harga terendah dibandingkan pelaku UMK yang menawar harga yang lebih tinggi dalam kategori e-katalog yang diperuntukkan untuk usaha kecil, serta proses pelaksanaan Kontrak di e-katalog belum mempermudah pelaku UMK. Implikasi dari temuan ini menunjukkan perlunya prioritas strategi yang berfokus pada peningkatan pembinaan sumber daya manusia di bidang pengadaan, termasuk Auditor atau APH guna menjaga kinerja yang profesional, akuntabel, dan terbebas dari intervensi pihak lain.   Abstract The Indonesian government has implemented various policies to encourage the participation of micro and small enterprises (MSEs) in public procurement of goods and services (PGS), including promoting the use of e-purchasing through the e-Catalog application by regional governments. However, its implementation within the South Tangerang City Government remains suboptimal. In 2022, of the total e-Catalog expenditure amounting to IDR 508 billion, only IDR 406 billion, or approximately 21.17 percent of the budget allocated for MSEs, was absorbed by local MSEs. This condition reflects the limited participation of local MSEs due to competition with MSEs from other regions outside South Tangerang City. Therefore, further research is required to map the existing constraints and identify the key factors that hinder the participation of small enterprises in PGS through the e-Catalog. This study employs a quantitative approach using a Likert-scale questionnaire, with data analyzed using the Importance–Performance Analysis (IPA) method. The findings identify eleven constraining factors, of which two main factors require corrective action. These factors are the tendency to prioritize vendors offering the lowest prices over small enterprises proposing higher prices within e-katalog categories designated for small enterprises, and the e-Catalog contract implementation process, which has not sufficiently facilitated small enterprise participation. The practical implication of these findings highlights the need for priority strategies focused on strengthening human resource capacity in procurement, including auditors and law enforcement officials, to ensure professional, accountable performance free from external interference.
APLIKASI MODEL BISNIS MICROBANKING SYARIAH DI INDONESIA Effendi, Jaenal; Baga, Lukman Mohammad; Beik, Irfan Syauqi; Nursyamsiah, Tita
IQTISHADIA Vol 10, No 2 (2017): IQTISHADIA
Publisher : Ekonomi Syariah IAIN Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21043/iqtishadia.v10i2.2241

Abstract

Microbanking is generally defined as a broad set of financial services to meet the needs of the poor and small enterprises. However, mirobanking that have been well-designed might not have a positive impact on the poorest unless it particularly obtains to reach them through proper business model. On the other hand, Indonesia lists as the largest Moslem community in the world.  Hence, microbanking that are ruled under sharia regulation namely Islamic microbanking hopefully enable to support the development program particularly to the poor and SMEs in Indonesia. Therefore, the study of practices Islamic microbanking business model should be conducted in order to design the strategy of development, particularly on financial inclusion program. This study used qualitative analysis through a process of discussion, focus group discussion (FGD), in-depth interviews and literature review in order to gain information from primary and secondary sources as well as a comparative study of business models of Islamic microfinance in Indonesia.
Co-Authors A. Faroby Falatehan Abdul Azis Achmad Noerkhaerin Putra Adetya, Aulia Adhitya Wardhono Affandi, M Joko Agnes A. D. Puspita Alamsyah, Lufhti Faturahman Alfayanti, Alfayanti Amin, Amirullah Muh Ammar Fathin Mahdi Amri Syahardi Amzul Rifin Andriyono Kilat Adhi Anggraini Sukmawati Aridhona, Nina Arif Imam Suroso Asep Mulyana Asep Mulyana Asep Taryana Asikin , Zenal Bambang Juanda Bandjar, Sitti Bulkis Bastari, Iman Bayu Krisnamurthi Burhanuddin Burhanuddin Burhanuddin Burhanuddin Busaid Busaid, Busaid Butolo, Ivana Demokratsia, Muhamad Akmal Desita Jumiar, Alfath Diah Krisnatuti Dian Fauzi Dita Pratiwi Dita Pratiwi Dwi Rachmina DWI SURYANTO Eduart Wolok Erliza Noor Erviana, Astri Etriya Etriya Fahlepi, Rozi Fajrin Rimadhyani Firdaus Fariyanti, Anna Fathin Ahmad Naufal Fatinsyah, Enrico Fauzi, Dian Fauzi, Humam Feryanto Feryanto Feryanto Firmanda, Nanda Fitria Naimatu Sa'diyah Harianto Harianto Harsasi, Mairani Helen Wiryani Henoch Kindangen Heny K Daryanto Heny K Suwarsinah Heny Kuswanti Suwarsinah Herien Puspitawati Hermanto Siregar Holyness Nurdin Singadimedja Hutagaol, Manuntun Paruliah Illah Sailah Imam Hartono Imam Teguh Saptono Irdika Mansur Irfan Syauqi Beik Iskandar, Dony Ariya Ivan Godang Wardiman JAENAL EFFENDI Jasman, Wahyu Salsabila Joko Purwono Jourdan, Michael Kristijuswati, Kristijuswati Lala M Kolopaking Lestari, Retna Dewi Lisma, Yunandar Luthfi Nur’azkiya M. Syamsul Maarif Ma'mun Sarma Mahanani, Yekti Mahmudah Manurung, Darwin Marta Seli, Ulta Martauli, Elvin Desi Mohammad Arif Yunus Mubaranto, Hendra Muhammad fauzan Muhammad, Anindito Netti Tinaprilla Ni Made Wirastika Sari, Ni Made Wirastika Nimmi Zulbainarni Nunung Kusnadi Nur T., Fanny Iswarini Nur, Kurnia Nurlinda Dewi Kusumah Popong Nurhayati Putra, Teguh Raharja, Enditya Luhur Rahman, Dwinda Ratna Winandi Ristiyanto, Nirwan Rita Nurmalina Rizal Syarief Rokhmadi, Faqikh Andri Rudie Setiadi Saefudin, Amin Salassa, Dara Intan Salsabila, Wahyu Sarma, Ma’mun Setiadi Djohar Setiawan, Rofi Arif Shafina Nabilah Sirait, Julius Iskandar siti muhani Sri Hartoyo Sri Mulatsih Sugeng Budiharsono Summase, Adhyta Puspita Suprehatin Suprehatin Suryanto, Sony T. Sutriono Edi Syafiq Alfikri Syamsiah, Tita Nur Syamsiar, Syamsiar Syamsul Hilal Syuja' Hakim, Muhammad Alief Tapsi, Syhabuddin Al Tita Nursyamsiah, Tita Triyonggo, Yunus Tyas, Wening Utami, Anisa Dwi Venty Fitriany Nurunisa Wahyuni, Eling Sri Yanuar, Rahmat Yudha Heryawan Asnawi Yulia Yulia Yulian Anita Yunandar Lisma Yunus triyonggo Yusalina Yusalina Yusman Syaukat Zubedi, Faradiba Faruk