Claim Missing Document
Check
Articles

Pengaruh Keterlibatan Kerja, Stres Kerja, Pelatihan Dan Pengembangan Karir Terhadap Kinerja Karyawan Pada Bpjs Ketenagakerjaan Cabang Medan Kota Panjaitan, Jonathan; Panjaitan, Maludin; Panjaitan, Mangasa
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 5 No. 1 (2026): Februari - April
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v5i1.7573

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan menganalisis pengaruh keterlibatan kerja, stres kerja, pelatihan, dan pengembangan karir terhadap kinerja karyawan pada BPJS Ketenagakerjaan Cabang Medan Kota. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode analisis regresi linier berganda. Sampel dalam penelitian ini berjumlah 33 karyawan yang ditentukan menggunakan teknik sampling jenuh. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara parsial keterlibatan kerja berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja karyawan, dengan nilai thitung sebesar 2,562 > ttabel 2,048 dan nilai signifikansi 0,016 < 0,05. Stres kerja berpengaruh negatif dan signifikan terhadap kinerja karyawan, dengan nilai thitung sebesar -2,727 > ttabel 2,048 dan nilai signifikansi 0,011 < 0,05. Pelatihan berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja karyawan, dengan nilai thitung sebesar 2,302 > ttabel 2,048 dan nilai signifikansi 0,029 < 0,05. Selain itu, pengembangan karir juga berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja karyawan, dengan nilai thitung sebesar 4,222 > ttabel 2,048 dan nilai signifikansi 0,000 < 0,05. Secara simultan, keterlibatan kerja, stres kerja, pelatihan, dan pengembangan karir berpengaruh signifikan terhadap kinerja karyawan, dengan nilai Fhitung sebesar 15,160 > Ftabel 2,71 dan nilai signifikansi 0,000 < 0,05. Hasil analisis koefisien determinasi menunjukkan bahwa nilai Adjusted R-Square sebesar 0,639 atau 63,9%, yang berarti variabel independen dalam penelitian ini mampu menjelaskan kinerja karyawan sebesar 63,9%, sedangkan sisanya sebesar 36,1% dipengaruhi oleh variabel lain di luar penelitian ini.
Pengaruh Integritas, Komitmen Organisasi, dan Kepuasan Kerja terhadap Kinerja Pegawai pada Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Perizinan Terpadu Satu Pintu Kota Binjai Tambunan, Erlina Ribka; Sinaga, Anton A.P.; Panjaitan, Maludin
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 5 No. 1 (2026): Februari - April
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v5i1.7615

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh integritas, komitmen organisasi, dan kepuasan kerja terhadap kinerja pegawai pada Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Perizinan Terpadu Satu Pintu Kota Binjai. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode asosiatif untuk menguji hubungan antar variabel. Populasi penelitian berjumlah 51 pegawai dan seluruhnya dijadikan sampel dengan teknik sampel jenuh. Data dikumpulkan melalui penyebaran kuesioner kepada responden, kemudian dianalisis menggunakan metode regresi linier berganda dengan bantuan program SPSS. Pengujian hipotesis dilakukan melalui uji t untuk melihat pengaruh parsial, uji F untuk mengetahui pengaruh simultan, serta koefisien determinasi (R²) untuk mengukur kemampuan variabel independen dalam menjelaskan variabel dependen. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara parsial integritas dan kepuasan kerja berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja pegawai, sedangkan komitmen organisasi juga menunjukkan pengaruh yang signifikan terhadap kinerja pegawai. Secara simultan, ketiga variabel independen yaitu integritas, komitmen organisasi, dan kepuasan kerja berpengaruh signifikan terhadap kinerja pegawai. Nilai koefisien determinasi menunjukkan bahwa sebagian besar variasi kinerja pegawai dapat dijelaskan oleh ketiga variabel tersebut, sementara sisanya dipengaruhi oleh faktor lain di luar model penelitian. Temuan ini mengindikasikan bahwa peningkatan integritas pegawai, penguatan komitmen organisasi, serta peningkatan kepuasan kerja secara berkelanjutan sangat penting dalam mendorong peningkatan kinerja pegawai. Oleh karena itu, organisasi diharapkan mampu merancang kebijakan dan strategi yang mendukung ketiga aspek tersebut guna mencapai kinerja yang optimal.
Pengaruh Gaya Kepemimpinan, Keterlibatan Kerja, dan Budaya Organisasi terhadap Kinerja Pegawai dengan Motivasi Kerja sebagai Variabel Intervening pada Kantor Sekretariat Daerah Kabupaten Dairi Sinaga, Hizkia; Silalahi, Remus; Panjaitan, Maludin
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 5 No. 1 (2026): Februari - April
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v5i1.7617

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh gaya kepemimpinan, keterlibatan kerja, dan budaya organisasi terhadap kinerja pegawai dengan motivasi kerja sebagai variabel intervening pada Kantor Sekretariat Daerah Kabupaten Dairi. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode analisis Partial Least Square-Structural Equation Modeling (PLS-SEM). Data dikumpulkan melalui penyebaran kuesioner kepada responden yang merupakan pegawai instansi tersebut. Hasil penelitian menunjukkan bahwa gaya kepemimpinan berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja pegawai sebesar 21,6%, keterlibatan kerja sebesar 27,7%, dan budaya organisasi sebesar 29,5%. Selain itu, gaya kepemimpinan berpengaruh terhadap motivasi kerja sebesar 24,9%, keterlibatan kerja sebesar 24,2%, serta budaya organisasi sebesar 23,1%. Motivasi kerja juga terbukti berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja pegawai dengan kontribusi sebesar 48,5%. Lebih lanjut, motivasi kerja mampu memediasi pengaruh gaya kepemimpinan, keterlibatan kerja, dan budaya organisasi terhadap kinerja pegawai. Hal ini ditunjukkan oleh nilai koefisien determinasi (Adjusted R-Square) sebesar 66,8%, yang berarti bahwa variabel-variabel dalam penelitian ini mampu menjelaskan variasi kinerja pegawai secara cukup kuat. Sementara itu, sebesar 33,2% dipengaruhi oleh variabel lain yang tidak diteliti dalam penelitian ini. Dengan demikian, peningkatan kinerja pegawai dapat dilakukan melalui penguatan gaya kepemimpinan yang efektif, peningkatan keterlibatan kerja, serta penciptaan budaya organisasi yang kondusif, dengan memperhatikan peran penting motivasi kerja sebagai variabel mediasi.
Pengaruh Penerapan Core Values Akhlak (Amanah, Kompeten, Harmonis, Loyal, Adaptif, Kolaboratif) Transformasi Budaya Organisasi, dan Motivasi Kerja terhadap Kinerja PTPN IV Bah Jambi Purba, Rizky Febrian Pangihutan; Normi, Siti; Panjaitan, Maludin
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 5 No. 1 (2026): Februari - April
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v5i1.7640

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh penerapan Core Values AKHLAK, transformasi budaya organisasi, dan motivasi kerja terhadap kinerja karyawan di PTPN IV Bah Jambi. Kinerja karyawan merupakan faktor penting dalam meningkatkan efektivitas dan produktivitas perusahaan, sehingga diperlukan upaya yang berkelanjutan untuk mengoptimalkannya melalui nilai-nilai organisasi, perubahan budaya kerja, serta dorongan motivasi individu. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh karyawan PTPN IV Bah Jambi, dengan teknik pengambilan sampel menggunakan metode purposive sampling. Pengumpulan data dilakukan melalui penyebaran kuesioner dengan skala Likert, sedangkan teknik analisis data menggunakan regresi linear berganda dengan bantuan program SPSS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara parsial penerapan Core Values AKHLAK berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja karyawan dengan nilai thitung 2,002 > ttabel 1,988 dan signifikansi 0,046 < 0,05. Transformasi budaya organisasi juga berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja karyawan dengan nilai thitung 2,784 > ttabel 1,988 dan signifikansi 0,007 < 0,05. Selain itu, motivasi kerja turut memberikan pengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja karyawan dengan nilai thitung 2,085 > ttabel 1,988 dan signifikansi 0,040 < 0,05. Secara simultan, ketiga variabel independen tersebut berpengaruh signifikan terhadap kinerja karyawan. Berdasarkan hasil uji koefisien determinasi (R²), diperoleh nilai sebesar 0,643 yang menunjukkan bahwa 64,3% variasi kinerja karyawan dapat dijelaskan oleh penerapan Core Values AKHLAK, transformasi budaya organisasi, dan motivasi kerja, sedangkan sisanya sebesar 35,7% dipengaruhi oleh faktor lain di luar penelitian.
Pengaruh Job Rotation, Kepemimpinan Etis, dan Etos Kerja Terhadap Kinerja Pegawai Kantor Camat Parlilitan Hasugian, Eduard Ricard; Silalahi, Remus; Panjaitan, Maludin
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 5 No. 1 (2026): Februari - April
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v5i1.7799

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan menganalisis pengaruh job rotation, kepemimpinan etis, dan etos kerja terhadap kinerja pegawai pada Kantor Camat Parlilitan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan data primer yang diperoleh melalui penyebaran kuesioner kepada pegawai. Jumlah sampel dalam penelitian ini sebanyak 32 responden yang ditentukan menggunakan teknik sampling jenuh. Metode analisis data yang digunakan meliputi analisis regresi linier berganda, uji hipotesis parsial (uji t), uji simultan (uji F), serta koefisien determinasi (R²). Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara simultan job rotation, kepemimpinan etis, dan etos kerja berpengaruh signifikan terhadap kinerja pegawai. Hal ini ditunjukkan oleh nilai Fhitung sebesar 31,190 yang lebih besar dari Ftabel sebesar 2,947 dengan tingkat signifikansi 0,000 lebih kecil dari 0,05. Secara parsial, hasil uji t menunjukkan bahwa job rotation berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja pegawai. Kepemimpinan etis juga berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja pegawai, yang menunjukkan bahwa perilaku pimpinan yang beretika mampu meningkatkan kinerja pegawai. Selain itu, etos kerja terbukti berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja pegawai, yang mencerminkan bahwa sikap kerja yang tinggi dapat meningkatkan produktivitas pegawai. Berdasarkan hasil analisis koefisien determinasi, diperoleh nilai adjusted R-square sebesar 0,745 atau 74,5%, yang berarti bahwa variasi kinerja pegawai dapat dijelaskan oleh variabel job rotation, kepemimpinan etis, dan etos kerja. Sisanya sebesar 25,5% dipengaruhi oleh variabel lain di luar penelitian ini
Pengaruh Budaya Organisasi, Etos Kerja, dan Beban Kerja terhadap Kedisiplinan Kerja Pegawai pada Kantor Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Humbang Hasundutan Situmorang, Santonius Rikki; Silalahi, Remus; Panjaitan, Maludin
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 5 No. 1 (2026): Februari - April
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v5i1.7974

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh budaya organisasi, etos kerja, dan beban kerja terhadap kedisiplinan kerja pegawai pada Kantor Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Humbang Hasundutan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan jumlah sampel sebanyak 35 pegawai. Teknik analisis data yang digunakan adalah regresi linier berganda untuk menguji pengaruh parsial dan simultan antar variabel. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara parsial budaya organisasi berpengaruh positif dan signifikan terhadap kedisiplinan kerja pegawai, yang dibuktikan dengan nilai thitung sebesar 3,324 lebih besar dari ttabel 2,039 serta nilai signifikansi sebesar 0,002 lebih kecil dari 0,05. Etos kerja juga berpengaruh positif dan signifikan terhadap kedisiplinan kerja dengan nilai thitung sebesar 2,120 lebih besar dari ttabel 2,039 dan nilai signifikansi sebesar 0,042 lebih kecil dari 0,05. Selanjutnya, beban kerja terbukti berpengaruh positif dan signifikan terhadap kedisiplinan kerja pegawai dengan nilai thitung sebesar 2,272 lebih besar dari ttabel 2,039 dan nilai signifikansi sebesar 0,030 lebih kecil dari 0,05. Secara simultan, budaya organisasi, etos kerja, dan beban kerja berpengaruh signifikan terhadap kedisiplinan kerja pegawai, dengan nilai Fhitung sebesar 40,999 lebih besar dari ttabel 2,91 serta nilai signifikansi sebesar 0,000 lebih kecil dari 0,05. Hasil analisis koefisien determinasi menunjukkan nilai Adjusted R Square sebesar 0,779 atau 77,9%, yang berarti bahwa variabel budaya organisasi, etos kerja, dan beban kerja mampu menjelaskan variasi kedisiplinan kerja pegawai sebesar 77,9%, sedangkan sisanya sebesar 22,1% dipengaruhi oleh variabel lain di luar penelitian.
Pengaruh Rekrutmen, Seleksi, Wawancara dan Kemampuan Kerja Terhadap Produktivitas Kerja Karyawan Pada PTPN 4 Regional 2 PKS Sawit Hulu Sitorus, Nirwani Sri Devi; Silalahi, Remus; Panjaitan, Maludin
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 5 No. 1 (2026): Februari - April
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v5i1.8350

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh rekrutmen, seleksi, wawancara, dan kemampuan kerja terhadap produktivitas kerja karyawan pada PTPN 4 Regional 2 PKS Sawit Hulu. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan jenis penelitian asosiatif yang bertujuan menjelaskan hubungan antarvariabel. Populasi penelitian mencakup seluruh karyawan yang berjumlah 113 orang, dengan sampel sebanyak 92 responden yang ditentukan menggunakan rumus Slovin serta teknik proportional random sampling. Metode pengumpulan data dilakukan melalui penyebaran kuesioner dengan skala Likert yang telah diuji validitas dan reliabilitasnya. Analisis data menggunakan regresi linier berganda dengan bantuan program SPSS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara parsial variabel rekrutmen, seleksi, wawancara, dan kemampuan kerja memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap produktivitas kerja karyawan. Hal ini dibuktikan melalui nilai signifikansi masing-masing variabel yang lebih kecil dari 0,05. Secara simultan, hasil uji F menunjukkan bahwa keempat variabel independen tersebut secara bersama-sama berpengaruh signifikan terhadap produktivitas kerja karyawan. Selain itu, nilai koefisien determinasi menunjukkan bahwa sebagian besar variasi produktivitas kerja dapat dijelaskan oleh rekrutmen, seleksi, wawancara, dan kemampuan kerja, sementara sisanya dipengaruhi oleh faktor lain di luar model penelitian. Berdasarkan hasil tersebut, dapat disimpulkan bahwa pengelolaan proses rekrutmen yang tepat, pelaksanaan seleksi yang efektif, teknik wawancara yang baik, serta peningkatan kemampuan kerja karyawan secara berkelanjutan merupakan faktor penting dalam meningkatkan produktivitas kerja karyawan di perusahaan.
Implementation of Mental Health Support System and Its Impact on Organizational Performance of Large Hospitals in Medan: The Mediating Role of Employee Well - Being Siti Normi Sinurat; Kristanty M N Nadapdap; Sondang Ni Bulan Marbun; M Doddy Simanjuntak; Maludin Panjaitan
Jurnal Ilmiah Accusi Vol. 7 No. 2 (2025): Jurnal Ilmiah Accusi
Publisher : Program Studi Akuntansi Universitas Simalungun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36985/bts2ec21

Abstract

This research investigates how Mental Health Support System (MHSS) implementation functions as a comprehensive intervention mechanism for enhancing organizational performance through improved employee well-being in large hospitals in Medan. Drawing upon Job Demands-Resources (JD-R) theory, Conservation of Resources (COR) theory, and organizational support theory, this study examines how mental health support systems create value through improved employee psychological well-being and reduced work-related stress among healthcare workers. Using Structural Equation Modeling with Partial Least Squares (PLS-SEM) analysis on 8 large hospitals in Medan (385 healthcare worker observations, 2023-2024), the research demonstrates that mental health support system implementation significantly enhances employee well-being (β = 0.692, p < 0.001) and directly improves organizational performance (β = 0.458, p < 0.001). Employee well-being substantially mediates the relationship between mental health support systems and organizational performance (indirect effect = 0.389, p < 0.001, VAF = 45.9%). The model explains 61.8% of employee well-being variance and 68.3% of organizational performance variance. This study provides comprehensive empirical evidence of how mental health support systems transform healthcare workplace environments and operational effectiveness in hospital settings
Human Resource Management Strategy in Supporting The Financial Stability of Medan City Msmes Siti Normi Sinurat; Maludin Panjaitan; Kristanty M N Nadapdap; Saur Melianna Sipayung
Jurnal Ilmiah Accusi Vol. 8 No. 1 (2026): Jurnal Ilmiah Accusi
Publisher : Program Studi Akuntansi Universitas Simalungun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36985/w4zq9285

Abstract

This study aims to analyze the effect of human resource management (HRM) strategies on the financial stability of micro, small, and medium enterprises (MSMEs) in Medan City. Using a quantitative approach with a survey method, data were collected from 215 MSMEs registered at the Cooperative and MSME Office of Medan City during the 2021–2024 period. HRM strategy was measured through a composite index encompassing recruitment and selection, training and development, compensation systems, and employee performance evaluation. Financial stability was measured using liquidity, profitability, solvency, and operating cash flow indicators. Data analysis employed Structural Equation Modeling–Partial Least Squares (SEM-PLS) and multiple regression. The results indicate that HRM strategies have a significant and positive effect on MSME financial stability (β = 0.347; p < 0.001). Training and development and fair compensation systems proved to be the most influential HRM strategies. Business scale significantly moderates the relationship between HRM strategy and financial stability. This study contributes by integrating the competency-based HRM perspective into the financial stability framework of MSMEs in the local economic context of Medan City, offering an adaptive HRM strategy model for micro and small business actors in urban areas.
Pengaruh Hubungan Interpersonal, Kompetensi Kerja, dan Komitmen Organisasi terhadap Kinerja Karyawan pada PT Milion Bostom Gadai Kisaran Milion Bostom Silalahi; Remus Silalahi; Maludin Panjaitan
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 5 No. 2 (2026): Mei-Juli
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v5i2.7382

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh hubungan interpersonal, kompetensi kerja, dan komitmen organisasi terhadap kinerja karyawan pada PT Milion Bostom Gadai Kisaran. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei untuk memperoleh gambaran empiris mengenai hubungan antarvariabel yang diteliti. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh karyawan PT Milion Bostom Gadai Kisaran yang berjumlah 57 orang. Teknik pengambilan sampel menggunakan sampling jenuh, sehingga seluruh populasi dijadikan sebagai sampel penelitian. Pengumpulan data dilakukan melalui penyebaran kuesioner yang disusun berdasarkan skala Likert untuk mengukur masing-masing variabel penelitian secara sistematis dan terstruktur. Metode analisis data yang digunakan adalah analisis regresi linear berganda dengan bantuan program SPSS. Pengujian hipotesis dilakukan melalui uji t untuk mengetahui pengaruh variabel secara parsial serta uji F untuk mengetahui pengaruh variabel secara simultan terhadap kinerja karyawan. Selain itu, dilakukan pula uji asumsi klasik untuk memastikan bahwa model regresi yang digunakan memenuhi kriteria analisis yang baik dan layak digunakan dalam penelitian. Hasil penelitian menunjukkan bahwa hubungan interpersonal, kompetensi kerja, dan komitmen organisasi secara parsial memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja karyawan. Selain itu, secara simultan ketiga variabel tersebut juga berpengaruh signifikan terhadap kinerja karyawan. Temuan ini mengindikasikan bahwa peningkatan kualitas hubungan interpersonal antar karyawan, pengembangan kompetensi kerja yang berkelanjutan, serta penguatan komitmen organisasi merupakan faktor penting dalam meningkatkan kinerja karyawan secara optimal di lingkungan perusahaan serta mendukung pencapaian tujuan organisasi secara efektif.
Co-Authors Agnes Imelda Manurung Aldri Frinaldi Anggiat P. Tambunan Anggiat Parluhutan Tambunan angin, Sustriani Perangin- Anton Atno Parluhutan Sinaga Barus, Yossi Br Br. Saragih, Rintan Butar-Butar, Hotlan Butarbutar, Hotlan Efbertias Sitorus Elperida Juniarni Sinurat Endy Juli Anto Fachrial, Peppy Fauzi Jaya Sakti, Reza Fauzi, Tengku M. Ginting, Nenci Febrina Br Grace, Yosephine Gultom, Hana Riama Hasugian, Eduard Ricard Henri Saragih Henri Saragih, Henri Hotlan Butar-Butar Hotlan Butarbutar Hutabarat, Jansen Hutapea, Kenal P. Jamaludin, Maun Jansen Hutabarat Jeudi A. T. P. Sianturi Jon Henri Purba Jon Henri Purba, Jon Henri Jones Simatupang Junika Napitupulu Kristanty M N Nadapdap Kristanty M N Nadapdap Laia, Nia Deshana Tari Lumbantoruan, Putri L. M Doddy Simanjuntak Mangasa Panjaitan Mangasa Panjaitan, Mangasa Marbun, Sondang N. B. Melvin Harris Sipayung Milion Bostom Silalahi Minar Siregar Mislan Sihite, Mislan Nababan, Manaor Bismar Posman Nadapdap, Kristanty M N Nadapdap, Kristanty M. N. Nettina Samosir Novita Surtana Rouli Sianipar Panataria, Lince Romauli Panggabean, Toman Panjaitan, Jonathan Panjaitan, Yosie Gabriela Pardede, Riris Olivia Pardosi, Yosef Heskyel Permana, Yosua Pinem, Erika Theresia Purba, Michael Jonly Purba, Rizky Febrian Pangihutan Rapika Natalia Tambunan Rasmulia Sembiring Remus Silalahi Riko Bahari Sembiring Rini Sinaga Rio Junjung Tambunan Riska Oktaviana Panjaitan Robinhot Gultom, Robinhot Romel Sitohang Rumahorbo, Benget Sahat P. Remus Silalahi Sahat Parulian Remus Silalahi, Sahat Parulian Remus Samuel Van Basten Halomoan Manurung SARAGIH, MEYLIN KRISTINA Saur Meliana Saur Melianna Sipayung, Saur Melianna Selamat Siregar Selamat Siregar Sembiring, Rasmuli Septi Kristina Silalahi Siahaan, Jekson Martiar Siallagan, Putri Yuni Sianturi, Jeudi A. T. P. Sianturi, Jeudi Agustina Taman Parulian Sihombing, Parsaoran Silalahi, Remus Silalahi, Sahat P. Remus Silalahi, Veraci Simanjuntak, Pantas Simatupang, Aditia Erick Cantona Sinaga, Anton A.P. Sinaga, Hizkia Sinaga, Kristin Sinurat, Siti Normi Sipahutar, Bangkit Johannes Yabes Sirait, Kilian Sitepu, Afliani Kerin Br Siti Normi Siti Normi Siti Normi, Siti Sitorus, Des Rhema Natalia Sitorus, Ezekiel Berliantoro Sitorus, Nirwani Sri Devi Sitorus, Nisa Br Sitorus, Ragnar Oktavianus Situmorang, Santonius Rikki Sondang N. B. Marbun Sondang Ni Bulan Marbun Soniya, Soniya Tamado Sagala Tambunan, Erlina Ribka Tarigan, Briprona Tiur Rajagukguk Tiur Rajagukguk, Tiur Toman Panggabean Winarto Winarto Winarto Winarto Yuliani Betaria Sinaga