p-Index From 2021 - 2026
8.311
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Jurnal Pendidikan Karakter Cakrawala Pendidikan Jurnal Civics: Media Kajian Kewarganegaraan KOMUNITAS: INTERNATIONAL JOURNAL OF INDONESIAN SOCIETY AND CULTURE JIPSINDO (Jurnal Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial Indonesia) Harmoni Sosial: Jurnal Pendidikan IPS Jurnal Pendidikan Islam JURNAL IQRA´ Al Ishlah Jurnal Pendidikan JPK (Jurnal Pancasila dan Kewarganegaraan) IJoLE: International Journal of Language Education Jurnal Moral Kemasyarakatan Jurnal Dimensi Pendidikan dan Pembelajaran Jurnal Komunikasi dan Kajian Media Indonesian Journal of Education and Learning CIVICUS : Pendidikan-Penelitian-Pengabdian Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan Civic-Culture : Jurnal Ilmu Pendidikan PKN dan Sosial Budaya Citizenship Jurnal Pancasila dan Kewarganegaraan Etika Demokrasi Jurnal Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat UNSIQ Literasi Hukum Journal of Public Administration and Local Governance Ideas: Jurnal Pendidikan, Sosial dan Budaya SYARIATI : Jurnal Studi Al-Qur'an dan Hukum Resolusi: Jurnal Sosial Politik Jurnal Media Komunikasi Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan Swadaya: Indonesian Journal of Community Empowerment ASANKA: Journal of Social Science And Education Civitas Ministerium: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Heritage: Journal of Social Studies Jurnal Kalacakra TEACHING : Jurnal Inovasi Keguruan dan Ilmu Pendidikan Panrannuangku Jurnal Pengabdian Masyarakat Jurnal Kewarganegaraan ABDIPRAJA (Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat) Haumeni Journal of Education Pancasila: Jurnal Keindonesiaan Indonesian Journal Of Educational Research and Review SENTRI: Jurnal Riset Ilmiah Gatranusantara Kajian Bahasa dan Sastra (KABASTRA) Ta'dib Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Al Itimad: Jurnal Dakwah dan Pengembangan Masyarakat Islam Metathesis: Journal of English Language, Literature, and Teaching Jurnal Harmoni Nusa Bangsa Integralistik Mahkamah: Jurnal Riset Ilmu Hukum Jurnal Pendidikan Progresif Al-I'timad: Jurnal Dakwah dan Pengembangan Masyarakat Islam Civic-Culture: Jurnal Ilmu Pendidikan PKn dan Sosial Budaya Bhineka Tunggal Ika: Kajian Teori dan Praktik Pendidikan PKn
Claim Missing Document
Check
Articles

Developing a Process-Based Learning Module to Enhance Writing Competence in Journalism Education Mustaqim, Ahmad; Nurbaya, St; Mulyani, Mimi; Mazid, Sukron; Islahudin, Islahudin
Jurnal Pendidikan Progresif Vol 15, No 4 (2025): Jurnal Pendidikan Progresif
Publisher : FKIP Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/jpp.v15i4.pp2275-2293

Abstract

Developing a Process-Based Learning Module to Enhance Writing Competence in Journalism Education. Learning to write news texts for journalism concentration students still faces obstacles, so it is necessary to develop teaching materials in the form of modules that can help students master news text writing skills in a more targeted manner. This study aims to develop a news text writing module based on a process approach to improve writing skills in a directed manner. The method used is research and development (R&D), encompassing the stages of needs analysis, module design, expert validation, and student trials. This study involved five experts and 74 students from five universities in Yogyakarta. Based on the assessment results by material expert I, it obtained a score of 4.63 and was categorized as very good; material expert II obtained a score of 3.97 and was categorized as good. Furthermore, the assessment by graphic experts yielded a score of 4.12 (good), by linguistic experts a score of 4.08 (good), and by learning strategy experts a score of 4.6 (very good). The effectiveness test yielded a p-value of 0.000, indicating that the module is effective in improving the students’ ability to write news texts. The novelty of this research lies in integrating the process approach with the typical journalistic language guide in the form of a systematic module, which has not been developed specifically for journalism concentration students. Therefore, the use of news text writing modules based on a process approach is suitable as teaching material because it guides students through every stage of writing, from drafting to editing, provides linguistic support across a variety of journalism, and has a positive impact on writing skills and learning effectiveness. Keywords: learning modules, writing competence, news text, process approach.
PERCEPTIONS OF DEEP LEARNING AMONG EFL STUDENTS IN INDONESIAN HIGHER EDUCATION: INSIGHTS FROM A THEMATIC STUDY Farikah, Farikah; Ekawati, Mursia; Mazid , Sukron; Mulyani, Mimi; Winarsih, Dwi; Andini, Jihan Widya
TEACHING : Jurnal Inovasi Keguruan dan Ilmu Pendidikan Vol. 5 No. 3 (2025)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/teaching.v5i3.7330

Abstract

This research is motivated by the relevance of the deep learning approach, which emphasizes in-depth understanding, active engagement, and application of knowledge, in line with the demands of 21st-century education and the Freedom to Learn policy. However, students' perceptions of this approach, as the primary subjects of learning, are still limited in Indonesia. Therefore, this study focuses on exploring the perceptions of English as a Foreign Language (EFL) students regarding the implementation of deep learning in higher education. Using a qualitative approach, data were collected through open-ended interviews with 105 sixth-semester students. The data were then analyzed using thematic analysis. The analysis revealed four main themes of student perception: (1) the importance of meaningful understanding beyond mere memorization, (2) the development of critical and reflective thinking, (3) the need for active learner involvement, and (4) the significance of applying knowledge in real-world contexts. These findings indicate that students understand the essence of deep learning and consider it crucial for relevant and applicable learning. It is concluded that students have positive perceptions and support the deep learning approach, indicating the need for student-centered learning design to optimize the potential of this approach. ABSTRAKPenelitian ini dilatarbelakangi oleh relevansi pendekatan deep learning yang menekankan pemahaman mendalam, keterlibatan aktif, dan aplikasi pengetahuan, sejalan dengan tuntutan pendidikan abad ke-21 dan kebijakan Merdeka Belajar. Namun, persepsi mahasiswa sebagai subjek utama pembelajaran terhadap pendekatan ini masih terbatas dikaji di Indonesia. Oleh karena itu, penelitian ini berfokus untuk mengeksplorasi persepsi mahasiswa English as a Foreign Language (EFL) terhadap implementasi deep learning di perguruan tinggi. Menggunakan pendekatan kualitatif, data dikumpulkan melalui wawancara terbuka terhadap 105 mahasiswa semester enam. Data tersebut kemudian dianalisis menggunakan analisis tematik. Hasil analisis mengungkap empat tema utama persepsi mahasiswa: (1) pentingnya Pemahaman yang Bermakna bukan sekadar hafalan, (2) pengembangan Berpikir Kritis dan Reflektif, (3) perlunya Keterlibatan Aktif Pembelajar, dan (4) signifikansi Penerapan Pengetahuan dalam konteks nyata. Temuan ini menunjukkan bahwa mahasiswa memahami esensi deep learning dan menganggapnya penting untuk pembelajaran yang relevan dan aplikatif. Disimpulkan bahwa mahasiswa memiliki persepsi positif dan mendukung pendekatan deep learning, yang mengindikasikan perlunya desain pembelajaran yang berpusat pada mahasiswa untuk mengoptimalkan potensi pendekatan ini.
PEMBELAJARAN QAWA’ID UNTUK MUSTAWA ̅ MUTAQADDIM DENGAN KITAB ALFIYAH IBNU MA ̅LIK Afif, Abdul Chamid; Fatkhurrohman, Fatkhurrohman; Saefullah, Muhammad; Mazid, Sukron
SENTRI: Jurnal Riset Ilmiah Vol. 3 No. 1 (2024): SENTRI : Jurnal Riset Ilmiah, Januari 2024
Publisher : LPPM Institut Pendidikan Nusantara Global

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55681/sentri.v3i1.2158

Abstract

Pesantren salafiyah di Indonesia umumnya menerapkan metode Gramatika Tarjamah dalam pembelajaran bahasa Arab, dengan fokus pada penghafalan aturan dan kaidah tata bahasa. Pada tingkat Mustawa Mutaqoddim (lanjutan) dalam pembelajaran Qowa'id, digunakan kitab Alfiyah Ibni Malik. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif deskriptif dengan pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pembelajaran qawa'id dengan kitab Alfiyah Ibni Malik di kelas 1 dan 2 Tsanawi telah sesuai dengan langkah-langkah pembelajaran qawa'id. Pendukungnya termasuk penggunaan teknologi pendidikan, pengajaran oleh guru ahli, bimbingan individu, kelas tambahan, grup studi, kegiatan praktis, evaluasi berkala, umpan balik, dan ruang belajar yang memadai.
Civic Skills Mastery as a Widow's Strategy In Fulfilling Life's Needs: a Legal and Social Justice Analysis Mazid, Sukron; Wulansari, Atsani; Setyorini, Ika
Syariati: Jurnal Studi Al-Qur'an dan Hukum Vol 10 No 2 (2024): SYARIATI : Jurnal Studi Al Qur'an dan Hukum
Publisher : Fakultas Syari'ah dan Hukum (FSH) UNSIQ

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32699/syariati.v10i2.7725

Abstract

This study aims to examine how the mastery of civic skills by widows can help them in making ends meet, from a legal and social justice perspective. Widows often face considerable social and economic challenges in making ends meet. Mastery of civic skills such as knowledge of legal rights, social engagement, and participation in public decision-making can be applied to overcome these challenges. This research uses a descriptive qualitative approach through observation, in-depth interview and documentation techniques with a number of widows in Magelang urban area. The results showed that understanding of legal rights as well as the ability to participate in community significantly helps widows overcome the social and economic challenges they face. The legal system can improve the position of widows through proactive policies that support social justice.
The Philosophy of the Express ‘Nuwun Sewu’ as a Life Guide to Preventing Violence Mazid, Sukron
Jurnal Media Komunikasi Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan Vol. 5 No. 2 (2023): Oktober, Jurnal Media Komunikasi Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan
Publisher : Program Studi PPKn Jurusan Hukum dan Kewarganegaraan Undiksha Singaraja

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui peran pembudayaan nuwun sewu pada kehidupan masyarakat khususnya generasi muda. Urgensi penelitian ini adalah eksistensi budaya tutur nuwun sewu sebagai upaya pencegahan serta penanganan kasus kekerasan pada masyarakat. Jenis penelitian ini adalah deskriptif kualitatif yang berlandaskan pada filsafat postpositivisme, dimana peneliti adalah sebagai instrument kunci. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan wawancara, dokumentasi, focus group discussion, dan observasi. Subjek penelitian ditentukan menggunakan metode purposive yang disesuaikan dengan tujuan penelitian yakni tokoh masyarakat, budayawan, akademisi. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa pembudayaan nuwun sewu dapat dilakukan di lingkungan masyarakat, pendidikan, aktifitas sosial dan pekerjaan perlu dipraktikkan supaya budaya nuwun sewu menjadi tradisi dan kebiasaan dan tentunya dapat direkomendasikan sebagai formula untuk mencegah tindakan kekerasan, upaya ini merupakan tata cara dari sikap dan perilaku contoh kecil yang nantiya berdampak besar dalam kehidupan sehari hari terutama untuk mencegah tindak kekerasan. Budaya nuwun sewu perlu dijadikan pedoman dan panduan terutama masyarakat Jawa dalam menghargai dan menghormati sesama.
Penguatan karakter kebangsaan civitas akademika melalui filosofi nama perguruan tinggi Mazid, Sukron; Sundawa, Dadang; Prasetyo, Danang
Jurnal Pendidikan Karakter VOL 14, NO 1 (2023)
Publisher : Directorate of Research and Community Service, Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/jpka.v14i1.53947

Abstract

Tujuan penelitian ini untuk mengungkap filosofi makna nama Tidar sebagai nama perguruan tinggi. Kandungan makna ini dijadikan pedoman dalam membentuk karakter civitas akademika di kampus. Pendekatan penelitian ini deskriptif kualitatif yang dilaksanakan di Universitas Tidar Magelang dari bulan April sampai Oktober 2022. Subjek penelitian ditentukan dengan cara purposive, yakni sesepuh masyarakat sekitar, mantan Rektor Universitas Tidar, rektor yang menjabat saat penelitian ini dilaksanakan, dan akademisi yang mengetahui tentang filosofi dan makna kata Tidar. Nama ini bukan hanya merujuk pada nama daerah maupun bukit ikonik yang ada di tempat tersesbut, namun ada makna filosofi yang dapat dijadikan rujuakan penguatan karakter kebangsaan. Hasil penelitian ini menemukan adanya makna filosofis dari nama Tidar yang dijadikan sebagai pedoman nilai untuk membentuk karakter civitas akademika di Universitas Tidar. Makna filosofis tersebut adalah: (1) Tangguh, yang mempunyai filosofi makna sulit dikalahkan, kuat, handal, dan tekad; (2) Integratif, yakni jujur, objektif, berani, konsisten dan konsekuen, dan iktikad baik; (3) Dedikatif, yakni pengabdian, dedikasi, daya dukung, dan pengabdian kepada bangsa negara; (4) Aktif yang berarti giat, dinamis, bertenaga, akal yang selalu dikedepankan bukan kekuatan fisik yang mengarah emosional; dan (5) Responsif, yakni sifat cepat merespon, menanggapi, tergugah hati berempati, berusaha mengolah rasa dalam bertindak.This study seeks to reveal the philosophy of the meaning of the name Tidar as the name of a university. The content of this meaning is used as a guide in shaping the character of the academic community on campus. This research approach is descriptive qualitative which was carried out at Tidar University, Magelang from April to October 2022. The research subjects were determined in a purposive manner, namely the elders of the surrounding community, the former Chancellor of Tidar University, the chancellor who served when this research was carried out, and academics who knew about philosophy. and the meaning of the word Tidar, not only referring to the name of the area or the iconic hill in that place. The results of this study found the philosophical meaning of the name Tidar which was used as a value guide to shape the character of the academic community at Tidar University. The philosophical meanings are: (1) Tough, which has a philosophy meaning hard to beat, strong, reliable, and determined; (2) Integrative, namely honest, objective, courageous, consistent and consistent, and in good faith; (3) Dedicative, namely devotion, dedication, power, dedication to the nation and state; (4) Active, which means active, dynamic, powerful, always put forward the mind, not physical strength that leads to emotional; and (5) Responsiveness, namely the nature of being quick to respond, responding, being moved to empathize, trying to cultivate feelings in acting.
Exploring Language Politeness Strategy Among Indonesian Moslem Preachers Wulansari, Atsani; Mazid, Sukron
Kajian Bahasa dan Sastra (KABASTRA) Vol. 4 No. 2 (2025): Kajian Bahasa dan Sastra (KABASTRA)
Publisher : UPA Bahasa Universitas Tidar And HISKI Kedu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31002/kabastra.v4i2.2586

Abstract

Preachers utilize language to deliver their da’wah and communicate their important messages to the audience. As such, the use of politeness strategies is essential to minimize face-threatening acts (FTAs) and ensure that the message is communicated in a respectful and persuasive manner. Therefore, this study aims to analyze the politeness strategies used by Male Indonesia Preachers. This research applies qualitative research method with discourse analysis. Four specific YouTube channels were chosen as the sources for the data. The data for this research consists of da’wah utterances from four different male preachers featured on YouTube. To collect the data, the researchers followed several steps: selecting the preachers, watching the videos on their YouTube channels, and transcribing the utterances from the videos. Brown and Levinson's theory of politeness strategies is applied to analyze and interpret the data. The politeness strategies employed by the four preachers in Indonesia include bald-on-record, positive politeness, and negative politeness. The findings highlight that Indonesian preachers predominantly use bald-on-record and positive politeness strategies, effectively balancing directness with respect for their audience.
Revealing the Ideology of Documentary Film Dirty Vote: Critical Discourse Analysis with Transitivity Perspective Wulansari, Atsani; Mazid, Sukron
Metathesis: Journal of English Language, Literature, and Teaching Vol. 8 No. 1 (2024): Metathesis: Journal of English Language, Literature, and Teaching
Publisher : Universitas Tidar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31002/metathesis.v8i1.1441

Abstract

The Dirty Vote documentary movie attempted to depict the ambiance of Indonesia’s general election. Movies inherently reflect the viewpoints and ideology of particular groups; therefore, it led us to research the film further by using Critical Discourse Analysis. Film as one of the discourses has its linguistics characteristic which brings the ideological orientations. This research aims to reveal the ideology of Dirty Vote from transitivity perspective. Transitivity is the ideational function that can show what happens in a text as it is related to a series of context in which participants, processes, and circumstance must be used in a discourse. In addition, this research uses Fairclough›s Critical Discourse Analysis to reveal ideological assumptions in discourse. The data is taken from the utterance of one of the constitutional law experts, namely Zainal Arifin Mochtar (ZAM). Fairclough›s CDA model: description, interpretation and explanation are used to analyze the data. This study found that the processes in opening of the film are relational attributive process, material process and behavioral process. Meanwhile, the processes perceived in the content of the movie are material, relational attributive, relational identifying, behavioral, verbal, mental, and existential process. The transitivity analysis in the film produces representation of general election reflected in the ZAM’s speech and create the ideology of the film.
Internalisasi Nilai-Nilai Anti Korupsi pada Peserta Didik di Madrasah Ibtidaiyah Mazid, Sukron; Bhakti, Indira Swasti Gama; Rihardi, Satrio Ageng
JPK (Jurnal Pancasila dan Kewarganegaraan) Vol 4 No 1 (2019): Januari
Publisher : Universitas Muhammadiyah Ponorogo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24269/jpk.v4i1.1294

Abstract

Artikel ini mendeskripsikan tentang internalisasi nilai-nilai antikorupsi yang dapat memberikan solusi terhadap permasalahan tindak kriminal korupsi yang sedang menimpa bangsa ini. Artikel ini bertujuan untuk mendeskripsikan nilai-nilai antikorupsi pada peserta didik Madrasah Ibtidaiyah. Hal ini dilakukan karena Pendidikan di Madrasah Ibtidaiyah memiliki peranan strategis dalam mencapai tujuan pendidikan nasional yang kemudian diinternalisasikan ke dalam jiwa peserta didik. Pendekatan yang digunakan adalah kualitatif dengan menggunakan metode studi Studi Lapangan (Field Research). Dari hasil penelitian ini ditemukan bahwa bentuk internalisasi nilai anti korupsi berupa kejujuran, kepedulian, kemandirian, kedisiplinan, tanggung jawab, kerja keras, kesederhanaan, keberanian, dan keadilan serta menekankan nilai-nilai keagamaan di setiap kegiatan embelajaran pendidikan kurikuler, kokurikuler, ekstra kurikuler dan pembelajaran lingkungan sehingga mampu memberikan kesadaran arti pentingnya pendidikan anti korupsi seperti menghayati, memahami dan menyadari dalam sebuah peristiwaInternalization of Anti-Corruption Values in Students in Madrasah Ibtidaiyah . This article discusses about the internalization of anti-corruption values that can provide solutions to the problems of criminal acts of corruption that are befalling this nation. The purpose of this study is to describe and internalize anti-corruption values in elementary school children. This is done because Education in Primary School has a strategic role in achieving national education goals which are then internalized into the soul of learners. The approach used is qualitative using Field Study method. From the results of this study found the method of the National Heroes' Fairy Tale by living the event by instilling values in the form of honesty, caring, independence, discipline, responsibility, hard work, simplicity, courage, and justice. And also emphasized religious values at each activity kurikuler embelajaran education, kokurikuler, extracurricular and learning environment order to be able to take into consideration the importance of education anti-corruption as involve, understand and realize in an event
Penguatan Karakter Kewarganegaraan Melalui Kampung Dolanan Nusantara Borobudur Mazid, Sukron; Sundawa, Dadang; Prasetyo, Danang; Novitasari, Novitasari
JPK (Jurnal Pancasila dan Kewarganegaraan) Vol 7 No 2 (2022): Juli
Publisher : Universitas Muhammadiyah Ponorogo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24269/jpk.v7i2.6142

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pembentukan karakter warga negara muda melalui Kampong Dolanan Nusantara Borobudur. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kualitatif. Penelitian dilaksanakan di Kampong Dolanan Nusantara Borobudur Magelang Jawa Tengah dari Mei 2021 sampai April 2022. Subjek penelitian ditentukan dengan cara purposive, yakni pengelola, budayawan, seniman, pemerhati wisata Borobdur terkait dengan pembentukan karakter warga negara muda. Hasil penelitian ini menemukan pembentukan karakter warga negara muda melalui Kampong Dolanan Nusantara sebagai berikut (1) permainan tradisional egrang, bakiak, gasing dan gobak sodor serta dakon membentuk karakter yang mempunyai nilai kerjasama, kepedulian, kerja keras, gotong royong dan toleransi (2) belajar kesenian dari gamelan, tarian dan lagu jawa melalui harmonisasi bersatu melalui seni membentuk warga negara yang mempunyai nilai karakter peduli, kerjasama, gotong royong dan nasionalisme
Co-Authors Abdul Chamid Afif Achmad Busrotun Nufus Afi Normawati Afif, Abdul Chamid Ahmad Busrotun Nufus Ahmad Muhlisin Aim Abdulkarim Andini, Jihan Widya Anif Istianah Anif Istianah Anis Suryaningsih, Anis Arif Subowo Arnanda Yusliwidaka Arum Nisma Wulanjani Arum Nisma Wulanjani Astuti, Margi Astuty Astuty, Astuty Atika Dinna Hastanti Atsani Wulansari Aviessita Mar'ah Nuruttamami Bhakti, Indira Swasti Gama Cahyo Yusuf Cecep Darmawan, Cecep Dadang Sundawa, Dadang Damayanti, Hikma Danang Prasetyo Danang Prasetyo, Danang Delfiyan Widiyanto Dewi Ika Sari Dwi Riyanti Dwi Winarsih Elfiyan Widiyanto Farikah Fatkhurrohman Fatkhurrohman Fatkhurrohman Fatkhurrohman, Fatkhurrohman Fazli Rachman Feriandi, Yoga Ardian Firda Aulia Izzati Freddy Hidayat Hakim, Sholihul Hakim, Sholihul Hamdani, Rifki HASANAH, IMROATUL Hasanah, Imroatun Hendra Hermawan Hidayah, Yayuk Ika Setyorini Indah Sari, Beti Islahudin Istianah, Anif Istianah, Anif Jaduk Gilang Pembayun Jalunggono, Gentur Jeni Danurahman Kokom Komalasari Kuswan Hadji lidiawati, citra Lilia Ellany Mohtar Lubna, Syarifah Margi Astuti Mashud Syahroni Mimi Mulyani Mohammad Ali Muhammad Ardhi Razaq Abqa Muhammad Saefullah Muhammad Saefullah, Muhammad Mursia Ekawati Mustaqim, Ahmad Nida Alifia Nike Mutiara Fauziah Novitasari Novitasari Novitasari Novitasari Nufus, Ahmad Busrotun Prihastiwi, Dian Agustina Rahmat Rahmat Rahmat Raikhana, Salma Rifqi Fitriana Rihardi, Satrio Ageng Rini Susanti Riva Ismawati Rumawi Rumawi Sauqi Futaqi Setyorini, Ika Sholihun Hakim Sholikul Hadi Sri Mulyani Sri Sarwanti St. Nurbaya ST. Sariroh Su Fen, Cheong Suharno supianto supianto Susan Fitriasari Susanti, Rini Puji Tuasikal, Patma Udiyo Basuki Wahyu Prabowo Wahyu Prabowo Wirotomo, Giri Harto Y Yasnanto Yanti Sariasih, Yanti Yasnanto Yasnanto Yasnanto Yasnanto, Yasnanto Yusup Irawan, Yusup