Articles
DAMPAK BULLYING TERHADAP KESEHATAN MENTAL SANTRI (Studi Kasus Di Pondok Pesantren Darul Muttaqien Parung)
Nurlelah, Nurlelah;
Mukri, Syarifah Gustiawati
FIKRAH Vol 3 No 1 (2019): JUNI
Publisher : Ibn Khaldun University, Bogor
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.32832/fikrah.v3i1.20526
Penelitan ini diawali dengan adanya kasus –kasus bullying yang tejadi dilingkungan pendidikan. Karena jaman sekarang banyak kekerasan yang terjadi di sekolah baik sekolah dasar (SD), sekolah menengah pertama (SMP), sekolah menengah atas (SMA)bahkan di pesantren-pesantren yang ada di indonesia. Mengingat anak seharusnya mendapatkan keamanan dan kenyamanan dilingkungan belajar dan bermainnya. Oleh karena itu penulis tertarik untuk melakukan penelitian tentang dampak bullying terhadap kesehatan mental siswa dipondok pesantren darul muttaqien. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui apa faktor yang menyebabkan adanya kasus Bullying di pondok Pesantren Darul Muttaqien, untuk mengetahui bagaimana bentuk-bentuk Bullying yang terjadi, dan untuk mengetahui bagaimana dampak Bullying terhadap kesehatan mental siswa dipondok pesantren Darul Muttaqien. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode atau pendekatan kualitatif. Instrumen penelitian yang digunakan dalam penelitian ini yaitu pedoman wawancara, pedoman kuesioner, observasi, dan dokumentasi. Sampel yang digunakan dalam penelitian ini yaitu dengan menyebar angket kepada santri laki-laki kelas 1, 2, dan 3 MTs darul muttaqien sebanyak 50 santri. Hasil yang didapatkan dari penelitian ini yaitu, bullying dapat mengganggu kesehatan mental siswa. seperti gangguan stres bahkan trauma atas kekerasan tersebut.
STUDI KORELASI PEMBELAJARAN ONLINE TERHADAP HASIL BELAJAR AKIDAH AKHALK KELAS VII (MTS DARUL MUTTAQIEN)
Amalia, Rizqi Putri;
Sa’diyah, Maemunah;
Gustiawati, Syarifah
FIKRAH Vol 4 No 2 (2020): DESEMBER
Publisher : Ibn Khaldun University, Bogor
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.32832/fikrah.v4i2.20548
Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui “Apakah terdapat Korelasi antara Pembelajaran Online terhadap Hasil Belajar Akidah Akhlak kelas VII MTs Darul Muttaqien”. Untuk mengetahui hubungan pembelajaran online terhadap hasil belajar Akidah Akhlak kelas VII Mts Darul Muttaqien. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif. Teknik pengumpulan data meliputi angket dan dokumentasi. Digunakan untuk memperoleh data tentang pembelajaran online siswa MTs Darul Muttaqien yang digunakan sebagai sampel penelitian. Sedangkan teknik dokumentasi digunakan untuk memperoleh data mengenai hasil pembelajar Akidah Akhlak, serta jumlah populasi. Hasil penelitian mengenai korelasi Pembelajaran Online terhadap Hasil Belajar Akidah Akhlak MTs Darul Muttaqien, menunjukan bahwa tidak terdapat hubungan antara pembelajaran online terhadap hasil belajar Akidah Akhlak siswa dengan nilai 0,257 yang terletak antara interval 0,20 – 0,40 yang termasuk korelasi kurang. Kemudian dengan melihat para “r” dengan nilai signifikasinya di peroleh “r” tabel sebesar 0,361. Dengan demikian para taraf signifikasi 5% “r” hitung = 0,257 < dari “r” tabel = 0,361 berarti hipotesis alternatif (Ha) ditolak.
HUBUNGAN PEMAHAMAN MATERI PEMBELAJARAN FIQIH DENGAN PENGAMALAN IBADAH SHOLAT SISWA DI MTS NURUL IHYA KOTA BOGOR
Anjani, Dewi;
Priatna, Oking Setia;
Mukri, Syarifah Gustiawati
FIKRAH Vol 5 No 1 (2021): JUNI
Publisher : Ibn Khaldun University, Bogor
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.32832/fikrah.v5i1.20552
Pendidikan Agama Islam khususnya materi pembelajaran fiqih merupakan usaha yang cukup mapan terarah, untuk menciptakan manusia secara fisik dan psikis yang taat kepada aturan beribadah seorang muslim. Materi pembelajaran fiqih mempunyai peran penting dalam memperbaiki ibadah anak-anak dan mengangkat derajat mereka yang lebih tinggi, serta berbahagia dalam hidup dan kehidupannya, oleh karena itu pendidikan agama harus diberikan mulai sejak dini kepada anak-anak. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui pemahaman dan pengamalan Mata Pelajaran Fiqih tentang shalat berjamaah dan untuk mengetahui adanya Hubungan antara pemahaman materi pembelajaran fiqih dengan pengamalan ibadah sholat wajib di Mts Nurul Ihya kota Bogor. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif. Dari hasil penelitian ditemukan bahwa Hubungan Materi pembelajaran Fiqih dengan Praktek Ibadah Shalat (Dzuhur) siswa, diperoleh besarnya rxy 0.56 jika dilihat dari tabel interpretasi maka indeks korelasi yang diperoleh yaitu 0.56 yang terletak antara 0.40-0.70, dilihat dari tabel interpretasi data yang termasuk korelasi sedang atau cukup. Kemudian dengan melihat tabel nilai “r” product moment ternyata dengan df 18, maka dari taraf signifikan 5% diperoleh r tabel 0.3783. Dengan demikian pada taraf signifikan 5% rxy = 0,56 > r tabel 0,3783, berarti hipotesis alternatif (Ha) diterima, yang berarti terdapat hubungan yang signifikan antara Materi Pembelajaran Fiqih dengan pengamalan Ibadah Shalat Siswa di MTs. Nurul Ihya Kota Bogor.
PENDIDIKAN SEKS USIA DINI DALAM PERSPEKTIF HUKUM ISLAM
Mukri, Syarifah Gustiawati
JURNAL ILMU SYARIAH Vol 3 No 1 (2015): JUNI
Publisher : IBN KHALDUN BOGOR
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.32832/mizan.v3i1.364
Isu yang berkaitan dengan seks menurut hukum Islam bukanlah perkara asing. Hal tersebut telah dibicarakan dengan begitu luas oleh para ilmuan dan para ulama yang didasarkan kepada pandangan Alquran dan AlHadis, yaitu dengan mengkaitkannya dengan persoalan aqidah, syariah dan akhlak. Pentingnya hal tersebut guna menjauhi kemungkaran, dan tidak mendatangkan kemudharatan terhadap orang lain. Oleh karenanya, wajib hukumnya bagi orang tua, pendidik dan masyarakat untuk mengenalkan pengertian seks secara sehat dan benar kepada anak sejak dini, sehingga mereka dapat mengenal organ dan fungsi biologis, fisiologis manusia serta fungsi reproduksi, bahkan dapat mengenal penyakit kelamin.
ELASTISITAS HUKUM PIDANA ISLAM
Gustiawati, Syarifah
JURNAL ILMU SYARIAH Vol 1 No 2 (2013): DESEMBER
Publisher : IBN KHALDUN BOGOR
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.32832/mizan.v1i2.381
The Islamic Shariah is one aspect of the teachings of Islam's universal and comprehensive. But this universality is often erroneously regarded by most people, especially the conventional legal experts. Islamic law is often viewed from one side only, without seeing the other side is not separate from the first side. Every time we heard the phrase 'Islamic law', it is implied in their minds no more than a law cutting off hands, stoning, and qhisas which can be categorized as a 'verdict'. Though Islamic law is a revelation from God directly to arrange human life. Therefore, there are things that are elastic that is not rigid in its application.
AKTUALISASI KONSEP KAFA’AH DALAM MEMBANGUN KEHARMONISAN RUMAH TANGGA
Gustiawati, Syarifah;
Lestari, Novia
JURNAL ILMU SYARIAH Vol 4 No 1 (2016): JUNI
Publisher : IBN KHALDUN BOGOR
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.32832/mizan.v4i1.20195
Pernikahan merupakan sunnatullah yang umum dan berlaku pada semua makhluk-Nya, baik pada manusia, hewan maupun tumbuh-tumbuhan, dan suatu cara yang dipilih oleh Allah SWT sebagai jalan bagi makhluk-Nya untuk berkembang biak, dan melestarikan hidupnya. Pernikahan akan berperan setelah masing-masing pasangan siap melakukan peranannya yang positif dalam mewujudkan tujuan dari pernikahan itu sendiri. Termasuk dalam hal kafa’ah. Pasangan suami istri harus mampu mengaktualisasikannya dalam membangun keharmonisan rumah tangga, sehingga tercapai tujuan pernikahan yaitu sakinah,mawaddah wa rahmah.
PERANAN WANITA KARIR DALAM MEMBANTU KEBUTUHAN KELUARGA MENURUT MAZHAB SYAFI-IYYAH
Qudsiah, Wifa Latifah;
Gustiawati, Syarifah
JURNAL ILMU SYARIAH Vol 5 No 2 (2017): DESEMBER
Publisher : IBN KHALDUN BOGOR
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.32832/mizan.v5i2.20216
Karir adalah usaha yang di sumbangkan dalam rangka untuk mensejahterakan dan menyelamatkan kehidupan manusia. Namun terjunnya wanita untuk berkarir merupakan isu diskursus yang sering menjadi perbincangan dikarenakan keterlibatan wanita untuk berkarir dikhawatirkan akan memberikan ruang yang bebas bagi kaum wanita. Sementara kaum wanita dalam Islam sangat dijunjung tinggi martabat dan kehormatannya dan juga kemungkinan seorang wanita akan mengabaikan fungsi kodratiyah nya Namun seiring dengan kemajuan zaman dan tuntutan kehidupan yang semakin meningkat, berkarir ibarat suatu keharusan untuk membantu suami merespon kebutuhan rumah tangga. Meskipun dalam kehidupan rumah tangga suami yang berkewajiban memberi nafkah dan memenuhi segala kebutuhan keluarga, tetapi tidak ada salahnya wanita membantu suami dalam merespon kebutuhan rumah tangga. Namun permasalahannya masih sedikit masyarakat yang belum paham bagaimana hukum bantuan istri atas hasil kerjanya yang diberikan kepada suami. Untuk menjawab segala permasalahan yang timbul karena peranan wanita karir akan di pandang oleh pendapat ulama Mazhab Syafi’iyyah. penulis memilih pandangan Ulama Mazhab Syafi’iyyah karena pendapar Mazhab Syafi’iyyah pemikirannya selalu berdinamika dan tetap mengedepankan kajian fiqih dalam menghadapi berbagai macam persoalan, Metode penelitian yang di gunakan penulis adalah Deskriptif Kualitatif dengan jenis Penelitian studi literature, melalui Jenis penelitian ini penulis memperoleh berbagai macam bahan sumber penelitian yang penulis butuhkan.
STUDI KOMPARATIF ANTARA HUKUM ISLAM DAN HUKUM PERDATA BELANDA (BW) TENTANG WALI NIKAH BAGI ANAK ANGKAT
Nanda, Rizky;
Mukri, Syarifah Gustiawati
JURNAL ILMU SYARIAH Vol 6 No 1 (2018): JUNI
Publisher : IBN KHALDUN BOGOR
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.32832/mizan.v6i1.20224
Adanya wali nikah dalam pernikahan merupakan rukun yang harus dipenuhi bagi calon mempelai wanita dalam pernikahan. Hal ini sebagaimana diatur dalam Pasal 19 KHI. Posisi ayah kandung tidak dapat tergantikan kedudukannya sebagai wali hingga kapanpun. Meski ayah kandung tersebut tidak pernah memberi nafkah atau menghilang pada masa perkembangan sang anak. Penelitian ini ingin mengkaji dengan metode perbandingan antara aturan dalam Hukum Islam dan dalam Hukum Perdata (BW) terhadap kedudukan wali nikah tersebut.
PERTIMBANGAN HALAL THAYYIB PADA WISATA NON HALAL DI MADURA
Harisah, Harisah;
Suhaimi, R.;
Mukri, Syarifah Gustiawati
JURNAL ILMU SYARIAH Vol 8 No 2 (2020): DESEMBER
Publisher : IBN KHALDUN BOGOR
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.32832/mizan.v8i2.20276
Artikel ini menyajikan respon masyarakat Madura terhadap wisata yang memiliki potensi ekonomi. Namun, dianggap tidak memiliki cara yang halal bahkan thayyiban. Paradigma terlahir karena sifat keber-agamaan orang Madura masih sangat kental terutama bagi masyarakat yang masih tradisional. Oleh karena kajian ini menyajikan respond dan tindakan masyarakat Madura, maka metode pengujian menggunakan kualitatif dengan teknik wawancara dan observasi terkait wisata yang rusak karena didemo oleh masyarakat Madura. Penelitian ini menemukan, bahwa masyarakat Madura sangat agresif terhadap wisata yangdianggap menimbulkan kemaksiatan, menggunakan promosi yang dianggap melanggar tatanan syariah, serta merusak budaya lokal Madura terutama tatanan dunia pesantren. Hal ini dilakukan dengan pertimbangan bahwa setiap sumber ekonomi harus sejalan dengan konsep halal dan thayyib.
URGENSI KAFAAH TERHADAP KEUTUHAN RUMAH TANGGA
Chania, Dhea;
Mukri, Syarifah Gustiawati
JURNAL ILMU SYARIAH Vol 9 No 1 (2021): JUNI
Publisher : IBN KHALDUN BOGOR
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.32832/mizan.v9i1.20289
Kafaah diartikan dalam pernikahan sebagai keadaan dua pasangan suami istri yang memiliki kesamaan dalam berbagai hal. Tujuan dari penelitian ini untuk lebih mengetahui terkait urgensi kafaah terhadap keutuhan rumah tangga serta memperdalam terkait faktorfaktor terjadinya perceraian. Metode penelitian pada penelitian adalah metode kualitatif deskriptif dengan metode studi kasus, yaitu penelitian yang memusatkan diri secara intensif pada satu obyek tertentu yang mempelajarinya sebagai suatu kasus. Hasil dari penelitian ini menjelaskan akan pentingnya unsur kafaah terhadap keutuhan rumah tangga yang harus ditanamkan pada pasangan harmonis, sebagaimana pelaksanaan kafaah di KUA Cibinong yang menjadikan unsur kafaah itu sebagai syarat sah dalam pernikahan.