This Author published in this journals
All Journal Indonesian Journal of Electronics and Instrumentation Systems Transmisi: Jurnal Ilmiah Teknik Elektro Jurnal Penelitian Fisika dan Aplikasinya (JPFA) Jurnal Pendidikan Sains Jurnal Pengajaran MIPA EDUSAINS Jurnal Neutrino : jurnal fisika dan aplikasinya Jurnal Pengajaran Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Jurnal Pembelajaran Fisika Journal of Engineering and Technological Sciences Jurnal Fisika Unand JFA (Jurnal Fisika dan Aplikasinya) JURNAL ILMIAH PENDIDIKAN FISIKA AL BIRUNI JPS Unimus Indonesian Journal of Science and Technology Jurnal Pendidikan: Teori, Penelitian, dan Pengembangan Journal of Mechanical Engineering Science and Technology JPSE (Journal of Physical Science and Engineering) Briliant: Jurnal Riset dan Konseptual INDONESIAN JOURNAL OF APPLIED PHYSICS Momentum: Physics Education Journal Prosiding SNFA (Seminar Nasional Fisika dan Aplikasinya) Jurnal Teknologi Sistem Informasi dan Aplikasi JPF : JURNAL PENDIDIKAN FISIKA Jurnal Pendidikan Fisika dan Teknologi Sarwahita : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Jurnal Pembelajaran Sains Indonesian Physical Review Dedikasi: Jurnal Pengabdian Masyarakat Jurnal Karinov Jurnal Teknik Elektro Uniba (JTE Uniba) Jurnal Pendidikan dan Kebudayaan Jurnal Riset Pendidikan Fisika Journal of Community Service and Empowerment Studies in Learning and Teaching Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Nusantara LOSARI: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Society : Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat PROSIDING SEMINAR NASIONAL FISIKA (E-JOURNAL) Prosiding SNPBS (Seminar Nasional Pendidikan Biologi dan Saintek) Pancaran Pendidikan Jurnal MIPA dan Pembelajarannya Prosiding Seminar Nasional Pengabdian kepada Masyarakat (SINAPMAS) KOPEMAS Journal of Engineering and Technological Sciences Jurnal Abdimas
Claim Missing Document
Check
Articles

Strategi Peningkatan Omzet Produk Hasil Tani Gapoktan Torong Makmur Melalui Aplikasi Mobile Berbasis Marketplace Nasikhudin Nasikhudin; Markus Diantoro; Joko Utomo; Ida Vaeruza Albadi’ah; Akhmad Al Ittikhad
Jurnal KARINOV Vol 4, No 3 (2021): September
Publisher : Institute for Research and Community Service (LP2M), Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/um045v4i3p189-194

Abstract

Dunia digital menjadi salah satu solusi pemasaran produk pada saat pandemi berkepanjangan. Pada masa pandemi ini, pertumbuhan daya beli masyarakat lebih banyak dilakukan secara online. Disisi lain, kurangnya peran digital dalam pemasaran hasil panen petani menjadi masalah utama pemasok bahan baku kebutuhan masyarakat. Oleh karena itu, dibutuhkan adanya inovasi penjualan hasil pertanian Desa Torongrejo kearah pemasaran online mobile berbasis marketplace untuk meningkatkan kembali omzet penjualan produk hasil pertanian Desa Torongrejo. Dengan upaya ini kemakmuran masyarakat di desa tersebut juga ikut meningkat. Langkah yang diambil diantaranya memaksimalkan penggunaan website, perluasan pemasaran pada aplikasi marketplace yang sudah mapan untuk meningkatkan omzet, pelatihan foto produk dan editing untuk menghasilkan visual konten yang lebih menarik, serta peningkatan kualitas kebersihan produk sebagai keunggulan produk. Hasil dari pengabdian ini didapatkan anggota gapoktan Torongmakmur telah memiliki kemampuan foto produk dan editing untuk konten marketplace yang dimiliki. Anggota gapoktan juga mulai mampu memanfaatkan aplikasi marketplace sebagai media penjualan online. Percobaan pemasaran telah dilakukan dengan memanfaatkan jaringan pertemanan dari anggota gapoktan. Calon konsumen antusias menyambut peluncuran website gapoktan torong makmur. Konsumen melakukan check out dari halaman website yang terhubung ke WhatsApp gapoktan, anggota menyiapkan order, kemudian dilakukan pengiriman ke alamat konsumen. Strategi ini efisien meningkatkan penjualan dilihat dari jumlah check out harian. Konsumen yang puas akan melakukan repeat order sehingga omzet penjualan hasil tani Gapoktan Torongmakmur meningkat. Kata kunci— Marketplace, Omzet, Pertanian, Torongmakmur  Abstract The digital world is one of the solutions for product marketing during a prolonged pandemic. During this pandemic, the growth of people’s purchasing power is mostly done online. On the other hand, the lack of a digital role in marketing farmers’ crops is a major problem for suppliers of raw materials for community needs. Therefore, it is necessary to innovate the sale of agricultural products in Torongrejo Village towards marketplace-based mobile online marketing to increase sales turnover of agricultural products in Torongrejo Village. With this effort the prosperity of the people in the village also increased. The steps taken include maximizing the use of the website, expanding marketing on established marketplace applications to increase turnover, training in product photos and editing to produce more attractive visual content, as well as improving the quality of product hygiene as a product advantage. The result of this service is that members of the Torongmakmur Gapoktan have the ability to take product photos and edit their own marketplace content. Gapoktan members are also starting to be able to take advantage of marketplace applications as online sales media. Marketing experiments have been carried out by utilizing the friendship network of Gapoktan members. Prospective consumers enthusiastically welcome the launch of the Gapoktan Torong Prosperous website. The consumer checks out from the website page that is connected to the Gapoktan WhatsApp, the member prepares the order, then it is sent to the consumer’s address. This strategy is efficient in increasing sales seen from the number of daily check outs. Satisfied consumers will repeat orders so that the sales turnover of Gapoktan Torongmakmur farmers increases. Keywords— Marketplace, Turnover, Agriculture, Torongmakmur
PENGEMBANGAN MEDIA PEMBELAJARAN IPA DARI BAHAN BEKAS UNTUK MENINGKATKAN MOTIVASI BELAJAR DAN HASIL BELAJAR SISWA MTS NURUL ULUM MALANG Hartatiek Hartatiek; Yudyanto Yudyanto; Winarto Winarto; Edi Supriana; Ahmad Taufiq; Markus Diantoro
Jurnal KARINOV Vol 1, No 2 (2018): Mei
Publisher : Institute for Research and Community Service (LP2M), Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1366.395 KB) | DOI: 10.17977/um045v1i2p%p

Abstract

Rendahnya motivasi dan hasil belajar siswa pada bidang studi IPA  disebabkan banyak faktor salah satunya adalah proses pembelajaran yang dijalani kurang bervariasi.  Untuk meningkatkan kualitas pembelajaran IPA  yang menyangkut proses dan produk perlu dikembangkan sarana belajar yang memadai yakni media IPA. Media IPA dapat dibuat dengan memanfaatkan bahan bekas pakai yang banyak di lingkungan sekitar sehingga dapat mengurangi limbah/sampah seperti botol plastik, kardus, kertas dan yang lain yang masih bisa dimanfaatkan. Metode yang digunakan untuk mencapai target dan luaran adalah pendidikan dan pelatihan (workshop) melalui proses pembimbingan dan pendampingan yang dilaksanakan dalam 5 tahap kegiatan. Tahap 1: pemberian materi perancangan media pembelajaran IPA. Tahap  2:  pelatihan  membuat media pembelajaran IPA. Tahap 3: mereview media pembelajaran yang telah dibuat peserta dan peyempurnaan. Tahap 4: melakukan ujicoba produk media untuk mengetahui kemudahan media itu digunakan dan melakukan penyempurnaan. Tahap 5: mengimplementasikan produk media pembelajaran IPA di kelas pembelajaran. Sedangkan pengembangan media dilakukan melalui metode penelitian dan pengembangan. Hasil yang dicapai dari kegiatan ini adalah guru IPA Madrasah Tsanawiyah (MTs) di Kota Malang mampu mengembangkan media pembelajaran IPA dari bahan bekas dengan kualifikasi sangat baik. Media pembelajaran yang dikembangkan efektif digunakan dalam pembelajaran karena dapat memotivasi belajar siswa dan meningkatkan hasil belajar dengan nilai rerata 91,3 dalam kualifikasi sangat baik.Kata Kunci: media pembelajaran IPA, bahan bekas, motivasi, hasil belajar
An Exploration of Students Mental Models on Heat and Temperature: A Preliminary Study Rian Priyadi; Markus Diantoro; Parno Parno; Helmi Helmi
Jurnal Penelitian Fisika dan Aplikasinya (JPFA) Vol. 9 No. 2 (2019)
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/jpfa.v9n2.p114-122

Abstract

The mental models are internal representation possessed by students when learning a concept. This study is intended to explore students mental models on Heat and Temperature concept. This research was conducted on 11th grade students of Science program (N = 60) at one senior public school in Malang. Data were collected through open-ended questions and analyzed using the SSI method, which consisted of three levels of mental models. Based on the results, most of the students are still at the synthetic level. In addition, some differences of the students in visualizing the state of solid atoms during expansion, direction of heat conduction, and direction of heat convection. The future study is expected to explore the mental models of students in other topics of Physics education and make use of appropriate learning models to increase students mental models.
Improving Students' Scientific Argumentation Ability through Argument-driven Inquiry Learning with Procedural E-Scaffolding Husen Jauwad; Supriyono Koes Handayanto; Markus Diantoro
Jurnal Pendidikan Sains Vol 9, No 3: September 2021
Publisher : Pascasarjana Universitas Negeri Malang (UM)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/jps.v9i3.15095

Abstract

Abstract: Scientific argumentation is a communication technique that needs to be improved in the 21st century. Scientific argumentation research using argument-driven inquiry learning with procedural e-scaffolding is still limited. In this work, we report the results of a study combining argument-driven inquiry learning with procedural e-scaffolding. This research was conducted in three classes which were divided into the ADI-ES class, the ADI class, and the control class. Learning is carried out online so that data is collected using Google Forms. Furthermore, the data were analyzed using ANOVA and the post hoc test. The results showed that there were differences in the ability of scientific argumentation before and after learning. Among the three classes, ADI-ES class has better scientific argumentation skills than other classes. Furthermore, the comment feature on Google Docs might be used to support e-scaffolding during learning.Abstrak: Argumentasi ilmiah merupakan teknik berkomunikasi yang perlu ditingkatkan pada abad 21. Penelitian argumentasi ilmiah yang menggunakan pembelajaran argument-driven inquiry dengan e-scaffolding prosedural masih terbatas. Di artikel ini kami melaporkan hasil penelitian yang mengombinasikan pembelajaran argument-driven inquiry dengan e-scaffolding prosedural. Penelitian ini dilakukan pada tiga kelas yang dibedakan menjadi kelas ADI-ES, kelas ADI, dan kelas kontrol. Pembelajaran dilakukan secara daring sehingga data dikumpulkan menggunakan bantuan google form. Selanjutnya, data dianalisis menggunakan ANOVA dan uji pos hoc. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat perbedaan kemampuan argumentasi ilmiah sebelum dan sesudah pembelajaran. Diantara ketiga kelas, kelas ADI-ES memiliki perubahan kemampuan argumentasi ilmiah yang lebih baik daripada kelas lainnya. Selanjutnya fitur komentar pada google doc dapat dimanfaatkan lebih lanjut untuk mendukung e-scaffolding saat pembelajaran berlangsung.
Pengaruh Pembelajaran TPS Dengan Scaffolding Konseptual Terhadap Kemampuan Menyelesaikan Masalah Sintesis Fisika Khoirul Haniin; Markus Diantoro; Supriyono Koes H
Jurnal Pendidikan Sains Vol 3, No 3: September 2015
Publisher : Pascasarjana Universitas Negeri Malang (UM)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (277.617 KB) | DOI: 10.17977/jps.v3i3.7875

Abstract

Abstract: This study addresses the effect of TPS learning using conceptual scaffolding towards the Physics synthesis problem-solving ability in terms of the initial knowledge of Physics. This research is a quasi-experimental design with 2x2 factorial experiment. The obtained research data were analyzed by using two lanes analysis of variance (ANOVA). The results of this study showed that there are no differences in the ability to solve the problem of Physics synthesis between the groups of students who learned through TPS learning with conceptual scaffolding and TPS learning and between groups of students who have different prior knowledge. There is no effect of interaction between TPS learning strategies and conceptual scaffolding with prior knowledge to the ability to solve  physics synthesis problem.Key Words: physics synthesis problem, prior knowledge, conceptual scaffolding, TPSAbstrak: Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh pembelajaran TPS dengan scaffolding konseptual terhadap kemampuan menyelesaikan masalah sintesis Fisika ditinjau dari pengetahuan awal Fisika. Jenis penelitian ini adalah quasi experimen dengan desain faktorial 2 x 2. Data hasil penelitian eksperimen dianalisis dengan analisis variansi (ANAVA) dua jalur. Hasil penelitian menunjukkan ada perbedaan kemampuan menyelesaikan masalah sintesis Fisika antara kelompok siswa yang belajar melalui pembelajaran TPS dengan scaffolding konseptual dan pembelajaran TPS dan antara kelompok siswa yang mempunyai tingkat pengetahuan awal berbeda. Tidak ada pengaruh interaksi antara strategi pembelajaran TPS dengan scaffolding konseptual dan pengetahuan awal terhadap kemampuan menyelesaikan masalah sintesis Fisika.Kata kunci: masalah sintesis Fisika, pengetahuan awal, scaffolding konseptual, TPS
Tes Isomorfik Berbasis Komputer untuk Diagnostik Miskonsepsi Diri pada Materi Gaya dan Hukum Newton Muchammad Akbar Nadhiif; Markus Diantoro; Sutopo Sutopo
Jurnal Pendidikan Sains Vol 3, No 2: Juni 2015
Publisher : Pascasarjana Universitas Negeri Malang (UM)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1210.389 KB) | DOI: 10.17977/jps.v3i2.7384

Abstract

Abstract: This paper consist of research and development of computer-based isomorphic test (Tes Isomorfik Berbasis Komputer, TIBEKOM) for self-diagnostic of misconceptions in force and Newton’s laws. The research has been conducted using a research and development theory adapted from Borg and Gall design and consisted of seven stages. The research subjects include lecturers, teachers, and students. As a result, the product has been available to be implemented. TIBEKOM, as the form of isomorphic test, are able to explore the student’s weaknesses and difficulties. It is also able to uncover the strength and the weakness of the students.Key Words: isomorphic tests, self-diagnostic of misconceptions, force and newton’s lawsAbstrak: Telah dilakukan penelitian dan pengembangan Tes Isomorfik Berbasis Komputer (TIBEKOM) sebagai instrumen diagnostik miskonsepsi diri siswa pada materi gaya dan hukum Newton. Metode pe-nelitian dan pengembangan yang digunakan diadaptasikan dari desain Borg dan Gall, dan terdiri atas tujuh tahap. Subjek uji penelitian meliputi dosen, siswa dan guru. Hasil pengembangan TIBEKOM un-tuk diagnostik miskonsepsi diri siswa pada materi gaya dan hukum newton memenuhi kriteria layak. TIBEKOM merupakan soal isomorf yang mampu menggali kelemahan dan kesulitan belajar siswa yang berupa miskonsepsi serta mampu memberikan umpan balik pada siswa terkait dengan hasil tes.Kata kunci: tes isomorfik, diagnostik miskonsepsi diri, gaya dan hukum newton
Student Conceptual Mastery on Momentum and Impulse Materials in Problem Based Learning Models Assisted by Thinking Map Miksandri Eksanita; Parno Parno; Markus Diantoro
Jurnal Pendidikan Sains Vol 9, No 2: June 2021
Publisher : Pascasarjana Universitas Negeri Malang (UM)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/jps.v9i2.15088

Abstract

Abstract: The ability to master concepts can be developed with the Problem Based Learning model assisted by Thinking Map. The purpose of this study is to find out how the Problem Based Learning model assisted by Thinking Map influences the mastery of the concept of high school students on momentum and impulse. This research was conducted at SMAN 1 Bombana class X, the subject of this study was 30 students. This research is a mixed-method embedded experimental model. The test of mastery of concepts in the form of multiple-choice as many as 25 items with the Cronbach's alpha value was 0.715. Data analysis using t-test and obtained a value of 0,000 which shows that there is an influence between mastery of the concept and problem-based learning assisted by thinking map. Abstrak: Kemampuan penguasaan konsep dapat dikembangkan dengan model pembelajaran Problem Based Learning berbantuan Thinking map. Tujuan dari penelitian ini ialah untuk mengetahui perkembangan penguasaan konsep siswa setelah dibelajarkan dengan model pembelajaran Problem Based Learning berbantuan Thinking map pada materi momentum dan impuls. Penelitian ini dilakukan di SMAN 1 Bombana kelas X, dan subjek penelitian ini berjumlah 30 orang. Penelitian ini berjenis mixed method embedded experimental model. Instrumen penelitian ini adalah tes penguasaan konsep yang berupa soal jenis pilihan ganda sebanyak 25 butir soal dengan reliabilitas  alpha Cronbach’s sebesar 0,715. Data dianalisis dengan menggunakan uji-t dan menghasilkan Sig. 0,000 yang menunjukkan bahwa ada perbedaan signifikan antara penguasaan konsep siswa sebelum dan sesudah mendapatkan  pembelajaran problem based learning berbantuan thinking pada materi momentum dan impuls
THE DEVELOPMENT OF MENTAL MODELS TEST ON HEAT AND TEMPERATURE Rian Priyadi; Markus Diantoro; Parno Parno
EDUSAINS Vol 11, No 2 (2019): EDUSAINS
Publisher : Faculty of Education and Teacher Training, UIN (State Islamic University) Syarif Hidayatul

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (266.771 KB) | DOI: 10.15408/es.v11i2.10332

Abstract

PENGEMBANGAN INSTRUMEN MODEL MENTAL PADA TOPIK SUHU DAN KALORAbstrakKami telah mengembangkan tes sebagai analisis model mental pada materi suhu dan kalor. Penelitian pengembangan ini didasarkan pada pentingnya mengetahui tingkatan model mental siswa. Model mental merupakan representasi internal siswa dalam memahami sebuah konsep.  Penelitian ini menggunakan model pengembangan 4-D. Produk yang dihasilkan merupakan instrumen analisis model mental berupa soal terbuka.  Selanjutnya, instrumen tes model mental diujicobakan kepada responden (N=90) untuk mengukur validitas dan reliabilitas. Tes yang telah dikembangkan terdiri dari 8 soal dengan reliabilitas sebesar 0,667. Berdasarkan analisis data, instrumen tes model mental pada materi suhu dan kalor layak digunakan sebagai instrumen penilaian. AbstractWe have developed test inventory as an analysis of mental models on heat and temperature topics. This development research based on the importance of knowing the level of students' mental models. The mental models are a student’s internal representation of understanding a concept. This study uses a 4-D model. The product being produced is a mental model analysis consists of open-ended questions. Furthermore, mental models test were tested on respondents (N = 90) to measure the validity and reliability. The test that has been developed consists of 8 questions with a value of reliability is 0.667. Based on data analysis, the test of mental models on heat and temperature topics is feasible to use as an assessment instrument. 
Analisis Miskonsepsi Siswa MA Menggunakan Metode Think Aloud Protocol (TAP) Erwinestri Hanidar Nur Afifi; Markus Diantoro; Wartono Wartono
Jurnal Pendidikan: Teori, Penelitian, dan Pengembangan Vol 7, No 2: FEBRUARI 2022
Publisher : Graduate School of Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/jptpp.v7i2.15193

Abstract

Abstract:  This study aims to find out the misconceptions experienced by students during the learning process using think aloud protocol (TAP) and physics multiple choice tests (TPGF) on hydrostatic pressure materials. This research design uses mixed method design with embedded experimental design.  Quantitative data is obtained through N-gain calculations that show a high category with a score of 0.7. This indicates that there is a significant change in the mastery of the student's hydrostatic pressure concept after learning activities. Qualitative data analysis based on the results of the think aloud protocol also shows how students experience misconceptions by pouring their thoughts into the analysis of problems using image illustrations.  Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui miskonsepsi yang dialami oleh siswa pada saat proses pembelajaran menggunakan think aloud protocol (TAP) dan tes pilihan ganda fisika (TPGF) pada materi tekanan hidrostatis. Desain penelitian ini menggunakan mixed method design dengan desain embedded experimental design. Data kuantitatif deiperoleh melalui perhitungan N-gain yang menunjukkan kategori tinggi dengan skor 0.7. Hal ini menandakan bahwa ada perubahan penguasaan konsep tekanan hidrostatis siswa secara signifikan setelah kegiatan pembelajaran. Analisis data secara kualitatif berdasarkan hasil think aloud protocol juga menunjukkan bagaimana siswa mengalami miskonsepsi dengan cara menuangkan pemikirannya pada analisis soal menggunakan ilustrasi gambar.
Kemampuan Pemecahan Masalah dan Model Mental Siswa pada Materi Fluida Statis Ida Purnamasari; Lia Yuliati; Markus Diantoro
Jurnal Pendidikan: Teori, Penelitian, dan Pengembangan Vol 3, No 10: OKTOBER 2018
Publisher : Graduate School of Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (810.905 KB) | DOI: 10.17977/jptpp.v3i10.11644

Abstract

Abstract: The purpose of this research is to know the relationship of problem solving ability of student and student mental model on static fluid material. Different student problem solving skills can be seen from the way students represent problem solving. The mental model represents the knowledge created during cognitive activity. This research uses embedded mixed design. The subjects of this study consisted of 30 students of grade XI SMA Muhammadiyah 3 Batu. During the learning of students given the treatment of experiential learning model of Learning. Result of analysis shows Chi-Square test value obtained by 216,500a with Asymp value (2-tailed) equal to 0,041 indicating that there is correlation between problem solving ability and mental model of student.Abstrak: Tujuan dari penelitian ini adalah mengetahui hubungan kemampuan pemecahan masalah siswa dan model mental siswa pada materi fluida statis. Kemampuan pemecahan masalah siswa yang berbeda dapat dilihat dari cara siswa merepresentasikan penyelesaian masalah. Model mental merepresentasikan pengetahuan yang diciptakan selama kegiatan kognitif. Penelitian ini menggunakan rancangan penelitian embedded mixed method design. Subjek penelitian ini terdiri atas 30 siswa kelas XI SMA Muhammadiyah 3 Batu. Selama pembelajaran siswa diberikan perlakuan berupa model pembelajaran Experiential Learning. Hasil analisis menunjukkan nilai uji Chi-Square diperoleh 216,500a dengan nilai Asymp (2-tailed) sebesar 0,041 yang menunjukkan bahwa ada hubungan antara kemampuan pemecahan masalah dan model mental siswa.
Co-Authors -, Kurnia Galuh Candra Kirana A.N. Afandi Abdillah, Ahmad Muhaimin Abdul Kariem Arof Abdulloh Fuad Ade Siyanti Nurul Hidayah Ade Siyanti Nurul Hidayah Adetya Rahman Aditya Wahyu Setiawan Afrianda, Teguh Agung Haryono Agus Budiyono Agus Purnomo Agustina, Silvia Nurlaili Agustinus Agung Nugroho Ahmad Taufiq Ahmad Taufiq Ahmad Zulian Aji Prasetya Wibawa Akhmad Al Ittikhad Akhmad Al Ittikhad Al-Afandy, Farhan Nur Albadi’ah, Ida Vaeruza Aldias Bahatmaka Alfianti Nur Laili Alias, Yatimah Binti Alma Nur Roisatul Masruhah Amrizaldi Amrizaldi Amrizaldi, Amrizaldi Andrivo Rusydi Ani Rahmawati Anjar Nur Ramadhani Apri Wiyono Aprilita Ekasari Arif Hidayat Arif Hidayat ARIF HIDAYAT Aripriharta - Ariptiharta Astrini Dewi Kusumawati Aturroifah, Nuviya Illa Muthi Avinly Muhammad Najib Abdullah B. Anggit Wicaksono B. Anggit Wicaksono, B. Anggit Brian Yuliarto Budi Mulyanti Chaifa, Dian Emma Chusna, Nadiya Miftachul Chusnana Insyaf Yogiyanti Dean Setyawan Derry Pradhana Dian Farida Rosanti Dina Maftuha Dinda Taruna Nagara Doni Andra Ema Tri Alvianti Endang Purwaningsih Endang Purwaningsih Endang Purwaningsih Eny Susanawati Erni Yulianti Erwinestri Hanidar Nur Afifi Ety Rimadani Faizuna Roudhotin Nurilma Fajariman, Ilham Dias Fath, Yusril Al Fathoroni Fathoroni Fathoroni, Fathoroni Fatmawati , Fatmawati Febriani, Candra Putri Fernando, Trio Junira Fikri, Ahmadani Darul Fina Nur Azizah Fitri Fatimah Fitriyah, Ana Lailatul Futri Yuliana G. Blake Hafizh Prihtiadi Haliq, Muh Idham Handoyo Saputro Hari Rahmadani Hari Wisodo, Hari Hartatiek, Hartatiek Hartatiek, Hartatiek Helmi Helmi Helmi Helmi Helrin Pujiarti Hendra Susanto Herawati Susilo Herlin Pujiarti Hidaayatullaah, Hasan Nuurul Hidayah, Ade Siyanti Nurul Hidayat, Rachmat Husen Jauwad I Dewa Putu Nyeneng Ida Hamidah Ida Purnamasari Ida Vaeruza Albadi’ah Idris Idris Imam Abdul Syukur Imani Dyah Aulia Hans Ishmah Luthfiyah Ishmah Luthfiyah J. Baas Jamiatul Mufidah Jamiatul Mufidah Joko Utomo Joko Utomo Jumril Yunas Karim, Moh. Hafidhuddin Karin Mayludya Handi Kartini Herlina Khoirul Haniin Komariyah, Ana Yuli Kormil Saputra Kurniawan, Novian Candra Laksono, Yoyok Adi Setio Lenny Agustina Suwastika Sari Leny Suryaning Astutik Lia Yulianti Lia Yuliati Lia Yuliati, Lia Lilia Halim, Lilia Lilik Hasanah Lilis Nuryanti Lisa Ainun Najihah Luthfiyah, Ishmah M. Abdurrahman Sunni M. Alfian Mizar Mapandi, Rohanie D Meevasana, Worawat Miksandri Eksanita Millah Nurhamidah Moch. Sholihul Hadi Moh. Hafidhuddin Karim Mohamad Rodhi Faiz Mohammad Zaky Tatsar Mubarak, Bagja Rahmat Muchammad Akbar Nadhiif Muchammad Harly Mudinillah, Adam Muh Idham Haliq Muhamad Fadhil Rahman Muhammad Baqir Zaini Muhammad Safwan Aziz Muhardjito Muhardjito Mustikasari, Ayu Azrurin Nabila Hari Arimbi Nadea Catur Nurmayanti Nadhira, Anissa Chairani Alfin Nadi Suprapto Nadiya Ayu Astarini Nadiya Ayu Astarini Najmi, M. Ikhwan Nandang Mufti Nando Dyas Arya Nasikh Nasikhudin Nita Nur Aini Nur Amirah Mat Nor Nuril Munfaridah, Nuril Nurilma, Faizuna Roudhotin Nurmayanti, Nadea Catur Nurul Atqiya Nuviya Illa Muthi Aturroifah Pahlevi, Reza Akbar Parno Parno Parno Pebriana, Irvany Nurita Prabowo, Eri Setyo Priyadi, Rian Ramdhani Ramdhani Ramesh T. Subramaniam Retnaningsih, Prihatini Revnika Faizah Reza Akbar Pahlevi Rian Priyadi Rian Priyadi Ridha Diningsih Rif’atu Nuril Laily Risa Suryana Robi Kurniawan Roer Eka Pawinanto, Roer Eka Roshifah Dinilqoyyimah S E I Suryani S W Himmah Sabilal Rosyad Sandriana Parantean Sari, Eprilia Trikusuma Sefia Kharen Gilar Tiana Sentot Kusairi Shahan Shah Shelya Nova Candra Kirana Silvia Nurlaili Agustina Siti Maryam Siti Zubaidah Solehudin Solehudin Sri Rahayu Lestari Subakti S Sucihatiningsih Dian Wisika Prajanti Suhiro Wongso Susilo Sunaryono Sunaryono Sunaryono, Sunaryono Supriana, Edi Supriyono Koes Handayanto Susriyati Mahanal Sutopo Sutopo T. T. M. Palstra Taufik Hidayat Thathit Suprayogi Titik Istirohah Ulwiyatus Sa’adah Vita Herlin Nur Vidianti Wardani, Dwisri Wartono Wartono Wasis, W Wicaksono, Adi Tri Winarto Winarto Wulandari, Nurul Putri Yudyanto Yudyanto Yuliana, Futri Yulmaisi Dwi Asmarita Yunan Amza Muhammad Yusril Al Fath Z Nurdiana ZAINUL ARIFIN IMAM SUPARDI