p-Index From 2021 - 2026
8.474
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Indonesian Journal of Electronics and Instrumentation Systems Transmisi: Jurnal Ilmiah Teknik Elektro Jurnal Penelitian Fisika dan Aplikasinya (JPFA) Jurnal Pendidikan Sains Jurnal Pengajaran MIPA EDUSAINS Jurnal Neutrino : jurnal fisika dan aplikasinya Jurnal Pengajaran Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Jurnal Pembelajaran Fisika Journal of Engineering and Technological Sciences Jurnal Fisika Unand JFA (Jurnal Fisika dan Aplikasinya) JURNAL ILMIAH PENDIDIKAN FISIKA AL BIRUNI JPS Unimus Indonesian Journal of Science and Technology Jurnal Pendidikan: Teori, Penelitian, dan Pengembangan Journal of Mechanical Engineering Science and Technology JPSE (Journal of Physical Science and Engineering) Briliant: Jurnal Riset dan Konseptual INDONESIAN JOURNAL OF APPLIED PHYSICS Momentum: Physics Education Journal Prosiding SNFA (Seminar Nasional Fisika dan Aplikasinya) Jurnal Teknologi Sistem Informasi dan Aplikasi JPF : JURNAL PENDIDIKAN FISIKA Jurnal Pendidikan Fisika dan Teknologi Sarwahita : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Jurnal Pembelajaran Sains Indonesian Physical Review Dedikasi: Jurnal Pengabdian Masyarakat Jurnal Karinov Jurnal Teknik Elektro Uniba (JTE Uniba) Jurnal Pendidikan dan Kebudayaan Jurnal Riset Pendidikan Fisika Journal of Community Service and Empowerment Studies in Learning and Teaching Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Nusantara LOSARI: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Society : Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat Indonesian Community Journal PROSIDING SEMINAR NASIONAL FISIKA (E-JOURNAL) Prosiding SNPBS (Seminar Nasional Pendidikan Biologi dan Saintek) Pancaran Pendidikan Jurnal MIPA dan Pembelajarannya Prosiding Seminar Nasional Pengabdian kepada Masyarakat (SINAPMAS) KOPEMAS Journal of Engineering and Technological Sciences Jurnal Abdimas
Claim Missing Document
Check
Articles

Konsistensi Representasi Tingkat Dasar Besaran Fisis Materi Kinematika Fathoroni Fathoroni; Markus Diantoro; Parno Parno
Jurnal Pendidikan: Teori, Penelitian, dan Pengembangan Vol 3, No 12: DESEMBER 2018
Publisher : Graduate School of Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/jptpp.v3i12.12556

Abstract

Abstract: In the world of physics education, there are still many inconsistency in the representation of physical quantities in daily delivery, both in written and oral. But not many researches are really focused on the issue, so that research is done to understand the consistency of the basic level of physical scale and its representation on the kinematics. The research has been done by mixed method method of embedded correlational design model. The study participants amounted to 20 students in the 3rd semester who have passed the basic physics courses 1. The data were collected using physical consistency knowledge consistency test and its representation, consisting of seven questions with chain answers. Quantitative data analysis used descriptive analysis and qualitative data analysis used data reduction and interpretation. The result of data analysis shows that consistency of knowledge base level representation of physical quantity consisting of consistency of basic knowledge and consistency of basic use physical quantity and its representation still low. The result of the data analysis shows the consistency of knowledge of physical quantity and the use of represetation of physical quantity, all students are at level 5 / KRLV5 (low consistency level 5).Abstrak: Dalam dunia pendidikan fisika masih banyak ditemukan ketidakkonsistenan representasi besaran fisis dalam penyampainnya sehari-hari, baik secara tertulis maupun lisan. Namun, belum banyak penelitian yang benar-benar fokus membahas isu tersebut sehingga penelitian dilakukan untuk memahami pola konsistensi besaran fisis tingkat dasar dan representasinya pada materi kinematika pada mahasiswa. Penelitian telah dilakukan dengan metode mixed method model embedded correlational design. Partisipan penelitian berjumlah 20 mahasiswa semester III yang telah lulus matakuliah fisika dasar. Data dikumpulkan menggunakan instrumen tes konsistensi pengetahuan besaran fisis dan representasinya yang terdiri dari tujuh soal uraian berantai. Analisis kuantitatif menggunakan analisis deskriptif dan analisis kualitatif menggunakan reduksi dan interpretasi data. Hasil analisis data menunjukkan konsistensi pengetahuan tingkat dasar representasi besaran fisis yang terdiri dari konsistensi pengetahuan dasar dan konsistensi penggunaan dasar besaran fisis dan representasinya masih rendah. Hasil analisis data mengindikasikan bahwa tingkat pengetahuan dan penggunaan representasi besaran fisis seluruh mahasiswa berada pada level 5/KRLV5 (konsistensi rendah level 5).
Pola Perubahan Kemampuan Argumentasi Ilmiah melalui Model Pembelajaran Kontekstual Multirepresentasi Lenny Agustina Suwastika Sari; Markus Diantoro; Muhardjito Muhardjito
Jurnal Pendidikan: Teori, Penelitian, dan Pengembangan Vol 4, No 9: SEPTEMBER 2019
Publisher : Graduate School of Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1000.963 KB) | DOI: 10.17977/jptpp.v4i9.12697

Abstract

Abstract: This study aims to determine the ability of scientific argumentation of students. The study was conducted on 64 of students X-MIPA class on force and motion. The results of the observation showed that the argument ability of the concept force and motion in students was still very low. The low ability of participants' scientific arguments could also influenced by inappropriate learning models. The learning model applied is a multi-representation based contextual learning model was implemented. The results showed that there was an improve in the ability of scientific argumentation after applying a multi-presentation based contextual learning model. Analysis obtained was 0% at level 17.18% at level 43.75% at level 37.13% at level 4 and 10.94% at level 5.Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kemampuan argumentasi ilmiah siswa. Penelitian dilakukan pada 64 siswa kelas X-MIPA materi gaya dan gerak. Hasil pengamatan menunjukkan kemampuan argumentasi konsep gaya dan gerak pada siswa masih sangat rendah. Kemampaun argumentasi ilmiah yang rendah juga dipengaruhi oleh model pembelajaran yang kurang tepat. Model pembelajaran yang diterapkan adalah model pembelajaran kontekstual berbasis multirepresentasi. Hasil penelitian menunjukkan ada peningkatan kemampuan argumentasi ilmiah setelah menerapkan model pembelajaran kontekstual berbasis multirepresentasi. Analisis yang diperoleh 0% pada level 1, 17.18 % pada level 2, 43.75% pada level 3, 37.13% pada level 4 dan 10.94% pada level 5.
Media Sistem Peredaran Darah Hewan dan Manusia Dilengkapi Augmented Reality Kelas V Sekolah Dasar Leny Suryaning Astutik; Markus Diantoro; Sentot Kusairi
Jurnal Pendidikan: Teori, Penelitian, dan Pengembangan Vol 5, No 12: DESEMBER 2020
Publisher : Graduate School of Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/jptpp.v5i12.14343

Abstract

Abstract: The circulatory system and animals are important materials to learn in elementary school. The purpose of this study is to produce SIPERDA media equipped with augmented reality for the fifth grade of Malang Regency Primary School which is effective, valid, and practical. The development of SIPERDA uses the ADDIE model. The results showed the average for validity from media experts, material experts, and learning experts was 87.2% with the category "Very Valid". Practicality gained from small-scale student responses, small-scale teacher responses, large-scale student responses, large-scale teacher responses by 88% with the category "Very Practical". Whereas the effectiveness is obtained from the average value of the experimental class of 89 and the control class of 83. In addition, the increase in learning outcomes is tested using Ancova which can increase the effective media used.Abstrak: Sistem peredaran darah dan hewan merupakan bahan yang penting untuk dipelajari di Sekolah Dasar. Tujuan penelitian ini adalah untuk menghasilkan media SIPERDA dilengkapi augmented reality untuk kelas lima Sekolah Dasar Kabupaten Malang yang efektif, valid, dan praktis. Pengembangan SIPERDA ini menggunakan model ADDIE. Hasil penelitian menunjukkan rata-rata untuk kevalidan dari pakar media, ahli materi, dan pakar pembelajaran sebesar 87.2% dengan kategori “Sangat Valid”. Kepraktisan yang didapat dari respon siswa skala kecil, respon guru skala kecil, respon siswa skala besar, respon guru skala besar sebesar 88% dengan kategori “Sangat Praktis”. Sementara itu, untuk keefektifan diperoleh dari nilai rata-rata kelas eksperimen (Island) sebesar 89 dan kelas control (Ocean) sebesar 83. Selain itu, peningkatan hasil belajar diuji menggunakan Ancova yang dapat meningkatkan media yang efektif digunakan.
Eksplorasi Perbedaan Gender Pada Argumentasi Ilmiah Siswa Nurul Atqiya; Lia Yuliati; Markus Diantoro
Jurnal Pendidikan: Teori, Penelitian, dan Pengembangan Vol 5, No 9: SEPTEMBER 2020
Publisher : Graduate School of Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/jptpp.v5i9.14053

Abstract

Abstract: Studies about neuroscience reported that women and men have differences in some parts of their brain. Women and men have different ways to encrypt memories, solve problems, and make decisions. This study aimed to explore and raise gender differences in scientific argumentation. There were 80 students (40 female and 40 male students) selected by random sampling technique from two schools in Malang. Each student was given eight essays about Newton’s Law as the instrument of scientific argumentation. To analyze the data, the kruskal-wallis test was conduced (P<0.05 was considered a significant difference). The result showed that (1) There was significant difference between male and female students’ scientific argumentation; (2) Female students’ were better at prividing claim, evidence, and reasoning in scientific argumentation than male students’; (3) Students’ scientific argumentation were insufficient category, claim, evidence, and reasoning in level one. These findings could be used as consideration in the next study especially about learnings to improve students’ scientific argumentation.Abstrak: Penelitian tentang neuroscience mengungkapkan bahwa laki-laki dan perempuan memiliki perbedaan di beberapa bagian otak mereka. Ada perbedaan cara dalam memproses memori, memecahkan masalah, dan membuat keputusan antara laki-laki dan perempuan. Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi perbedaan gender dalam argumentasi ilmiah. Ada 80 siswa (40 siswa laki-laki dan 40 siswa perempuan) dipilih dengan teknik purposive sampling dari dua sekolah di Malang. Setiap siswa diberi delapan esai tentang Hukum Newton sebagai instrumen argumentasi ilmiah. Uji krusial-wallis dilakukan (nilai-p < 0,05 dianggap sebagai perbedaan yang signifikan). Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) terdapat perbedaan argumentasi ilmiah yang signifikan antara siswa laki-laki dan perempuan; (2) Claim, evidence, dan reasoning dalam argumentasi ilmiah yang dikemukakan siswa perempuan lebih baik daripada laki-laki; (3) argumentasi ilmiah siswa dalam kategori kurang dengan level claim, evidence, dan reasoning dalam level 1. Temuan ini dapat digunakan sebagai pertimbangan dalam studi argumentasi ilmiah berikutnya terutama pembelajaran-pembelajaran yang tepat untuk meningkatkan argumentasi ilmiah siswa.
Model Mental dan Penguasaan Konsep Siswa Kelas IV SD pada Materi Sifat-Sifat Cahaya melalui Inkuiri Terbimbing Muh Idham Haliq; Markus Diantoro; Muhardjito Muhardjito
Jurnal Pendidikan: Teori, Penelitian, dan Pengembangan Vol 5, No 1: JANUARI 2020
Publisher : Graduate School of Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/jptpp.v5i1.14067

Abstract

Abstract: This research aims to describe the influence of guided inquiry learning models on empirical mental models and mastery of student concepts. This research was designed using a mix method approach or a mixture of quantitative and qualitative research. The research subjects were class IV SD Aisyiyah Muhammadiyah 3 Makassar. The results showed that the guided inquiry model had an effect on the mental model and mastery of the concept of fourth grade students of SD Aisyiyah Muhammdiyah 3 Makassar on the material properties of light.Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan pengaruh model pembelajaran inkuiri terbimbing terhadap model mental  dan penguasaan konsep siswa. Penelitian ini dirancang dengan menggunakan pendekatan mix method atau penelitian campuran kuantitatif dan kualitatif. Subjek penelitian yaitu siswa kelas IV SD Aisyiyah Muhammadiyah 3 Makassar. Hasil penelitian menunjukkan bahwa model inkuiri terbimbing berpengaruh terhadap model mental dan penguasaan konsep siswa kelas IV SD Aisyiyah Muhammdiyah 3 Makassar pada materi sifat-sifat cahaya.
Pengaruh Scientific Approach Berbantuan Penilaian Formatif terhadap Motivasi Belajar dan Hasil Belajar Fisika Siswa Kelas XI Perempuan pada Materi Elastisitas Sabilal Rosyad; Markus Diantoro; Sentot Kusairi
Jurnal Pendidikan: Teori, Penelitian, dan Pengembangan Vol 5, No 10: OKTOBER 2020
Publisher : Graduate School of Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/jptpp.v5i10.14134

Abstract

Abstract: This study aims to determine the effect of the application of a scientific approach assisted by formative assessment of the motivation and results of physics learning students of class XI. The study used a quasi-experimental research design. The study involved 69 students of class XI. The experimental group received treatment in the form of a scientific approach with formative assessment, while the control class used the lecture method varied with assessment in the form of group assignments. The research instrument used a questionnaire to measure learning motivation and multiple choice tests to measure learning outcomes. The results showed that the formative-assisted approach to scientific learning models influenced learning motivation and physics learning outcomes in class XI students.Abstrak: Penelitian ini bertujuan mengetahui pengaruh penerapan scientific approach berbantuan penilaian formatif terhadap motivasi dan hasil belajar fisika siswa kelas XI. Penelitian menggunakan rancangan penelitian eksperimen semu. Penelitian melibatkan 69 siswa kelas XI. Kelompok eksperimen mendapatkan perlakukan berupa pendekatan scientific disertai penilaian formatif, sementara kelas kontrol menggunakan metode ceramah bervariasi disertai penilaian berupa tugas kelompok. Instrumen penelitian menggunakan angket untuk mengukur motivasi belajar dan tes pilihan ganda untuk mengukur hasil belajar. Hasil penelitian menunjukkan model pembelajaran scientific approach berbantuan penilaian formatif berpengaruh terhadap motivasi belajar dan hasil belajar Fisika pada siswa kelas XI.
Analisis Kemampuan Berpikir Kritis Siswa SMP Lilis Nuryanti; Siti Zubaidah; Markus Diantoro
Jurnal Pendidikan: Teori, Penelitian, dan Pengembangan Vol 3, No 2: FEBRUARI 2018
Publisher : Graduate School of Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (330.928 KB) | DOI: 10.17977/jptpp.v3i2.10490

Abstract

The ability to think critically must be owned by the student in order to face various personal and social problems in his life. The ability to think critically is the ability to think reflectively and reason in decision making. This research is a qualitative descriptive research with the aim to describe students' ability in construct critical thinking. The subjects of the study were the students of class VIII A SMPN 1 Delanggu Klaten regency for the academic year 2016/2017 which amounted to 29 students. The critical thinking instrument developed from the critical thinking of Ennis (2011). The instrument consists of 15 descriptions of the ability to think which consists of 13 aspects. The question instrument used has been validated by an expert lecturer. The analysis is done on the student's answers and is categorized into four categories: True (true), Partially correct (C), Correct (partially incorrect), and Incorrect (S). The results showed that students' critical thinking ability was low. This proves that students' critical thinking skills still need to be trained further in order to be improved.Kemampuan berpikir kritis harus dimiliki oleh siwa agar dapat menghadapi berbagai permasalahan personal maupun sosial dalam kehidupannya. Kemampuan berpikir kritis adalah kemampuan berpikir reflektif dan beralasan dalam mengambil keputusan. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kualitatif dengan tujuan untuk mendeskripsikan kemampuan siswa dalam konstruk pemikiran kritis. Subjek penelitian adalah siswa kelas VIII A SMPN 1 Delanggu Kabupaten Klaten tahun pelajaran 2016/2017 yang berjumlah 29 siswa. Instrumen kemampua berpikir kritis dikembangkan dari kemampua berpikir kritis Ennis (2011). Instrumen berupa 15 soal uraian kemampuan berpikir yang terdiri atas 13 aspek. Instrumen soal yang digunakan telah divalidasi oleh dosen ahli. Analisis dilakukan terhadap jawaban siswa dan dikategorikan ke dalam empat kategori yaitu benar/correctly (B), cukup benar/ partially correct (C), kurang benar/partially incorrect (K), dan salah/ incorrect (S). Hasil penelitian menunjukkan bahwa kemampuan berpikir kritis siswa rendah. Hal ini membuktikan bahwa kemampuan berpikir kritis siswa masih perlu dilatihkan lebih lanjut agar dapat ditingkatkan.
Peningkatan Kemampuan Pemecahan Masalah Siswa SMAN 1 Gondang pada Materi Kalor dengan Pembelajaran Berbasis Masalah Aprilita Ekasari; Markus Diantoro; Parno Parno
Jurnal Pendidikan: Teori, Penelitian, dan Pengembangan Vol 3, No 5: MEI 2018
Publisher : Graduate School of Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (640.43 KB) | DOI: 10.17977/jptpp.v3i5.11001

Abstract

Abstract: This mixed method study aims to determine the improvement of problem solving skills of students related to the topic of heat which learn using the problem-based learning model. The subjects of the study were 36 students of class XI MIPA 2 SMAN 1 Gondang. It is shown that the ability of problem solving students experienced a significant increase of N-gain average score of 0.41 entry in the category of medium, and effect size 1.66 (very strong category). In addition, students' problem solving skills have positive changes at the stage, defining problems: problem schemes, understanding casual relationships in the problem, arguing to learn problem solving, and analogy of problems.Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peningkatan kemampuan pemecahan masalah siswa terkait topik kalor yang dibelajarkan dengan model pembelajaran berbasis masalah . Subjek penelitian adalah siswa kelas XI MIPA 2 SMAN 1 Gondang sebanyak 36 anak. Model penelitian yang digunakan adalah mixed methods. Hasil penelitian ini menunjukkan kemampuan pemecahan masalah siswa mengalami kenaikan yang signifikan yaitu N-gain skor rata-rata sebesar 0,41 masuk dalam kategori sedang, dan effect size 1,66 (kategori sangat kuat). Selain itu kemampuan pemecahan masalah siswa mengalami perubahan yang positif pada tahap, mendefinisikan masalah: problem scema, memahami hubungan casual dalam masalah, argumentasi untuk mempelajari pemecahan masalah, serta menganalogikan masalah
IDENTIFIKASI KEMAMPUAN PENALARAN ILMIAH SISWA SMA PADA MATERI SUHU DAN KALOR Ety Rimadani; Parno Parno; Markus Diantoro
Jurnal Pendidikan: Teori, Penelitian, dan Pengembangan Vol 2, No 6: Juni 2017
Publisher : Graduate School of Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (540.29 KB) | DOI: 10.17977/jptpp.v2i6.9440

Abstract

Scientific reasoning skills help students to explain concepts and argumentations, which is it’s beneficial for student. This article aims to identification pattern of scientific reasoning student that used to solving problems in heat and temperature material. Type of research is descriptive quantitative with 97 students. Instrument is used 4 item essay test of scientific reasoning with reliability 0.726. the scientific reasoning analyze with the rubric that level and category from pattern of correlational reasoning, proportional reasoning, and probabilistic reasoning. Results of research shows that scientific of reasoning skills in correlational reasoning 44.3% students into category of NR (no relationship). Then, in proportional reasoning 24.7% students into category of AD (Additive). In the last, in probabilistic reasoning 62.8% students into category of AP (Approximate). So, the conclusion of the research is students still in low level of category of scientific reasoning skills.Kemampuan penalaran ilmiah membantu siswa untuk menjelaskan suatu konsep dan berargumentasi, yang mana hal tersebut mendatangkan beberapa keuntungan bagi siswa. Artikel ini bertujuan untuk mengidentifikasi pola penalaran ilmiah siswa yang digunakan dalam menyelesaikan permasalahan pada materi suhu dan kalor. Jenis penelitian yang digunakan adalah kuantitatif deskriptif, dengan subjek sebanyak 97 siswa. Instrumen yang digunakan berupa 4 butir soal uraian penalaran ilmiah dengan reliabilitas 0.726. Analisis penalaran ilmiah sesuai dengan rubrik level dan kategori dari pola correlational reasoning, proportional reasoning, dan probabilistic reasoning. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kemampuan penalaran siswa pada correlational reasoning paling banyak berkategori NR (No Relationship) sebesar 44,3%. Pada proportional reasoning paling banyak siswa berkategori AD (Additive) sebesar 24,7% dan pada probabilistic reasoning siswa paling banyak berkategori AP (Approximate) sebesar 62,8%. Dari hasil tersebut disimpulkan bahwa kemampuan penalaran ilmiah siswa masih tergolong rendah karena masih berada pada level-level terendah dalam kategori di tiap-tiap pola penalaran ilmiah yang digunakan pada butir soal.
Dampak Program Resitasi terhadap Pemahaman Konsep Mahasiswa pada Topik Fluida Dinamis Irvany Nurita Pebriana; Sutopo Sutopo; Markus Diantoro
Jurnal Pendidikan: Teori, Penelitian, dan Pengembangan Vol 3, No 8: AGUSTUS 2018
Publisher : Graduate School of Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (480.726 KB) | DOI: 10.17977/jptpp.v3i8.11503

Abstract

Abstract: This study aims to determine the effectiveness of the program in improving students’ conceptual understanding. Research subjects were 21 first year Physics Education undergraduate students. Students’ conceptual understanding was assessed through the pretest given after lecture on fluid and posttest given after the use of a recitation program. The results showed that students' conceptual understanding improved significantly with the N-gain of 0.29. The number of problem and multi-contexts problem are the factors causing the success of the recitation program in improving students' conceptual understanding.Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas program dalam meningkatkan pemahaman konsep mahasiswa. Subjek penelitian sebanyak 21 mahasiswa S1 Pendidikan Fisika tahun pertama Universitas Negeri Malang. Peningkatan pemahaman konsep mahasiswa diases melalui pretest yang diberikan setelah perkuliahan topik mekanika fluida dan posttest setelah penggunaan program resitasi. Hasilnya menunjukkan bahwa pemahaman konsep mahasiswa secara keseluruhan meningkat signifikan dengan nilai N-gain 0,29. Jumlah soal latihan yang relatif banyak dan beragam konteks menjadi faktor penyebab keberhasilan program resitasi dalam meningkatkan pemahaman konsep mahasiswa.
Co-Authors -, Kurnia Galuh Candra Kirana A.N. Afandi Abdillah, Ahmad Muhaimin Abdul Kariem Arof Abdulloh Fuad Ade Siyanti Nurul Hidayah Ade Siyanti Nurul Hidayah Adetya Rahman Aditya Wahyu Setiawan Afrianda, Teguh Agung Haryono Agus Budiyono Agus Purnomo Agustina, Silvia Nurlaili Agustinus Agung Nugroho Ahmad Taufiq Ahmad Taufiq Ahmad Zulian Aji Prasetya Wibawa Akhmad Al Ittikhad Akhmad Al Ittikhad Al-Afandy, Farhan Nur Albadi’ah, Ida Vaeruza Aldias Bahatmaka Alfianti Nur Laili Alias, Yatimah Binti Alma Nur Roisatul Masruhah Amrizaldi Amrizaldi Amrizaldi, Amrizaldi Andrivo Rusydi Ani Rahmawati Anjar Nur Ramadhani Apri Wiyono Aprilita Ekasari Arif Hidayat Arif Hidayat ARIF HIDAYAT Aripriharta - Ariptiharta Astrini Dewi Kusumawati Aturroifah, Nuviya Illa Muthi Avinly Muhammad Najib Abdullah B. Anggit Wicaksono B. Anggit Wicaksono, B. Anggit Brian Yuliarto Budi Mulyanti Chaifa, Dian Emma Chusna, Nadiya Miftachul Chusnana Insyaf Yogiyanti Dean Setyawan Derry Pradhana Dian Farida Rosanti Dina Maftuha Dinda Taruna Nagara Doni Andra Ema Tri Alvianti Endang Purwaningsih Endang Purwaningsih Endang Purwaningsih Eny Susanawati Erni Yulianti Erwinestri Hanidar Nur Afifi Ety Rimadani Faizuna Roudhotin Nurilma Fajariman, Ilham Dias Fath, Yusril Al Fathoroni Fathoroni Fathoroni, Fathoroni Fatmawati , Fatmawati Febriani, Candra Putri Fernando, Trio Junira Fikri, Ahmadani Darul Fina Nur Azizah Fitri Fatimah Fitriyah, Ana Lailatul Futri Yuliana G. Blake Hafizh Prihtiadi Haliq, Muh Idham Handoyo Saputro Hari Rahmadani Hari Wisodo, Hari Hartatiek, Hartatiek Hartatiek, Hartatiek Helmi Helmi Helmi Helmi Helrin Pujiarti Hendra Susanto Herawati Susilo Herlin Pujiarti Hidaayatullaah, Hasan Nuurul Hidayah, Ade Siyanti Nurul Hidayat, Rachmat Husen Jauwad I Dewa Putu Nyeneng Ida Hamidah Ida Purnamasari Ida Vaeruza Albadi’ah Idris Idris Imam Abdul Syukur Imani Dyah Aulia Hans Irvany Nurita Pebriana Ishmah Luthfiyah Ishmah Luthfiyah J. Baas Jamiatul Mufidah Jamiatul Mufidah Joko Utomo Joko Utomo Jumril Yunas Karim, Moh. Hafidhuddin Karin Mayludya Handi Kartini Herlina Khoirul Haniin Komariyah, Ana Yuli Kormil Saputra Kurniawan, Novian Candra Laksono, Yoyok Adi Setio Lenny Agustina Suwastika Sari Leny Suryaning Astutik Lia Yulianti Lia Yuliati Lia Yuliati, Lia Lilia Halim, Lilia Lilik Hasanah Lilis Nuryanti Lisa Ainun Najihah Luthfiyah, Ishmah M. Abdurrahman Sunni M. Alfian Mizar Mapandi, Rohanie D Meevasana, Worawat Miksandri Eksanita Millah Nurhamidah Moch. Sholihul Hadi Moh. Hafidhuddin Karim Mohamad Rodhi Faiz Mohammad Zaky Tatsar Mubarak, Bagja Rahmat Muchammad Akbar Nadhiif Muchammad Harly Mudinillah, Adam Muh Idham Haliq Muhamad Fadhil Rahman Muhammad Baqir Zaini Muhammad Safwan Aziz Muhardjito Muhardjito Mustikasari, Ayu Azrurin Nabila Hari Arimbi Nadea Catur Nurmayanti Nadhira, Anissa Chairani Alfin Nadi Suprapto Nadiya Ayu Astarini Nadiya Ayu Astarini Najmi, M. Ikhwan Nandang Mufti Nando Dyas Arya Nasikh Nasikhudin Nita Nur Aini Nur Amirah Mat Nor Nuril Munfaridah, Nuril Nurilma, Faizuna Roudhotin Nurmayanti, Nadea Catur Nurul Atqiya Nurul Hidayat Nuviya Illa Muthi Aturroifah Pahlevi, Reza Akbar Parno Parno Parno Prabowo, Eri Setyo Priyadi, Rian Ramdhani Ramdhani Ramesh T. Subramaniam Retnaningsih, Prihatini Revnika Faizah Reza Akbar Pahlevi Rian Priyadi Rian Priyadi Ridha Diningsih Rif’atu Nuril Laily Risa Suryana Robi Kurniawan Roer Eka Pawinanto, Roer Eka Roshifah Dinilqoyyimah S E I Suryani S W Himmah Sabilal Rosyad Sandriana Parantean Sari, Eprilia Trikusuma Sefia Kharen Gilar Tiana Seha, Siti Nur Sentot Kusairi Shahan Shah Shelya Nova Candra Kirana Silvia Nurlaili Agustina Siti Maryam Siti Zubaidah Solehudin Solehudin Sri Rahayu Lestari Subadra, ST. Ulfawanti Intan Subakti S Sucihatiningsih Dian Wisika Prajanti Suhiro Wongso Susilo Sunaryono Sunaryono Sunaryono, Sunaryono Supriana, Edi Supriyono Koes Handayanto Susriyati Mahanal Sutopo Sutopo T. T. M. Palstra Taufik Hidayat Thathit Suprayogi Titik Istirohah Ulwiyatus Sa’adah Vita Herlin Nur Vidianti Wardani, Dwisri Wartono Wartono Wasis, W Wicaksono, Adi Tri Winarto Winarto Wulandari, Nurul Putri Yudyanto Yudyanto Yuliana, Futri Yulmaisi Dwi Asmarita Yunan Amza Muhammad Yusril Al Fath Z Nurdiana ZAINUL ARIFIN IMAM SUPARDI