Claim Missing Document
Check
Articles

Akupressure Titik Li4 Meningkatkan Kualitas Kontraksi pada Ibu dengan Ketuban Pecah Dini: Acupressure on The Li4 Meridian Point Improves Contraction Quality in Mothers With Premature Rupture of Membranes Evy Yuliastuti; Khayati, Yulia Nur; Vistra Veftisia
Indonesian Journal of Midwifery (IJM) Vol. 8 No. 1 (2025): Maret 2025
Publisher : Universitas Ngudi waluyo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35473/ijm.v8i1.3868

Abstract

Premature rupture of membranes (PROM) is a complication that occurs when the amniotic sac ruptures before labor signs appear. The management of PROM includes labor induction or cesarean section if induction fails. One non-pharmacological method of labor induction is acupressure. Acupressure at the Li4 point stimulates the pituitary gland and hypothalamus to produce oxytocin, which in turn stimulates uterine contractions. With acupressure stimulation at the Li4 point as a complementary therapy alternative before medical induction, it is expected to serve as a natural labor induction and reduce dependence on pharmacological induction. The aim of this study is to determine the effectiveness of acupressure at the Li4 point on the quality of contractions in women with PROM. This research is a quantitative study with a quasi-experimental design, specifically a one-group pretest and posttest design. The sampling technique used is purpossive sampling, with a sample of 20 term pregnant women experiencing PROM at RSUD dr. Gondo Suwarno Ungaran. The research instruments include SOP for Li4 point acupressure, SOP for contraction quality assessment, and a contraction observation sheet. The analysis used was the Wilcoxon test. The research results showed that there was an effect of acupressure at the Li4 point on contraction frequency with a p-value of 0.000 (p < 0.05), and an effect on contraction duration with a p-value of 0.000 (p < 0.05). Therefore, it can be concluded that acupressure at the Li4 point affects contraction quality, as seen from the increased frequency and duration of contractions in women with PROM at RSUD dr. Gondo Suwarno Ungaran   Abstrak Ketuban pecah dini (KPD) merupakan salah satu komplikasi yang terjadi ketika selaput ketuban pecah sebelum tanda persalinan muncul.Tata laksana KPD meliputi induksi persalinan atau dilakukan sectio caesaria jika induksi gagal. Penggunaan metode induksi persalinan non-farmakologi salah satunya seperti akupresur. Akupresur pada titik Li4 dapat merangsang kelenjar hipofisis dan pituitary untuk memproduksi oksitosin yang pada gilirannya merangsang kontraksi rahim. Dengan stimulasi akupresur titik Li4 sebagai alternatif terapi komplementer sebelum induksi medis diharapkan dapat menjadi induksi alami persalinan dan mengurangi ketergantungan pada induksi farmakologi.Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui efektivitas penerapan akupresur pada titik Li4 terhadap kualitas kontraksi pada ibu dengan ketuban pecah dini. Jenis penelitian ini adalah penelitian kuantitatif dengan rancangan penelitian quasi eksperiment one group pretest dan posttest design, teknik pengambilan sampel purpossive sampling dengan sampel 20 ibu hamil aterm yang mengalami ketuban pecah dini di RSUD dr Gondo Suwarno Ungaran, Alat penelitian menggunakan SOP akupresur titik Li4, SOP penilaian kualitas kontraksi dan Lembar observasi kontraksi. Analisis yang digunakan yaitu uji willcoxon. Hasil penelitian  menunjukkan terdapat pengaruh akupresur titik LI4 terhadap frekuensi kontraksi dengan nilai p-value sebesar 0,000 (p < 0,05) serta terdapat pengaruh terhadap durasi kontraksi dengan nilai p-value sebesar 0,000 (p < 0,05). Sehingga dapat disimpulkan terdapat pengaruh akupresur titik Li4 terhadap kualitas kontraksi yang dapat dilihat dengan peningkatan  frekuensi dan durasi kontraksi pada ibu dengan ketuban pecah dini di RSUD dr Gondo Suwarno Ungaran.
Asuhan Kebidanan Continuity Of Care pada Ny “S” Usia 22 Tahun di RSU Puri Asih Salatiga dengan Anemia Ringan Nova Harianti; Vistra Veftisia
Prosiding Seminar Nasional dan CFP Kebidanan Universitas Ngudi Waluyo Vol. 4 No. 1 (2025): Prosiding Seminar Nasional dan Call for Paper Kebidanan Universitas Ngudi Waluy
Publisher : Universitas Ngudi Waluyo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Maternal and infant mortality rates are one indicator to measure the level of health of a country. Early detection efforts to overcome morbidity and mortality for mothers, babies and toddlers can be carried out by implementing continuous care or Continuity of Care (COC) starting from pregnancy, childbirth, postpartum, newborns, up to family planning. The aim of this research is to provide midwifery care to Mrs. S comprehensively starting from pregnancy, maternity, postpartum, neonates and family planning. The type of descriptive research used is a case study. The research instrument uses a descriptive approach method and is documented in SOAP form. In this care, the author collected data through interviews, observations, physical examinations, supporting examinations, documentation studies and bibliography studies. This research was conducted in December – May 2025. From the results of providing pregnancy care, a problem was found, namely that the mother experienced discomfort in the third trimester of pregnancy, namely low back pain and was given prenatal yoga care and experienced anemia. During labor there were no problems, the mother was given care in accordance with the APN 60 steps. In postpartum care no problems were found. During the care of the newborn, everything was found to be within normal limits, and a SHK examination was carried out. Meanwhile, under KB care, Mrs. S decided to use a long-term contraceptive method, namely the birth control pills for breastfeeding.   Abstrak Angka kematian ibu dan bayi merupakan salah satu indikator untuk mengukur derajat kesehatan bagi suatu negara. Kegiatan upaya deteksi dini untuk mengatasi kesakitan maupun kematian baik ibu, bayi dan balita tersebut dapat dilakukan dengan salah satunya yaitu implementasi asuhan berkelanjutan atau Continuity Of Care (COC) yang dimulai dari masa kehamilan, persalinan, nifas, bayi baru lahir, sampai dengan KB. Tujuan penelitian ini mampu memberikan asuhan kebidanan pada Ny. S secara komprehensif mulai dari kehamilan, bersalin, nifas, neonatus dan KB. jenis penelitian deskriptif yang digunakan adalah studi kasus (case study), Instrumen penelitian menggunakan metode pendekatan yang bersifat deskriptif dan didokumentasikan dalam bentuk SOAP. Dalam asuhan ini, penulis mengumpulkan data melalui wawancara, observasi, pemeriksaan fisik, pemeriksaan penunjang, studi dokumentasi dan studi daftar pustaka. Penelitian ini dilakukan pada bulan Desember – Mei 2025. Dari hasil pemberian asuhan kehamilan ditemukan masalah yaitu ibu mengalami ketidaknyamana kehamilan trimester III yaitu nyeri pinggang dan diberikan asuhan yoga prenatal dan mengalami anemia. Selama persalinan tidak ada masalah, ibu diberikan asuhan sesuai dengan APN 60 langkah Pada asuhan nifas tidak ditemukan masalah. Pada asuhan bayi baru lahir didapatkan semua dalam batas normal, dilakukan pemeriksaan SHK. Sedangkan pada asuhan KB Ny. S memutuskan untuk menggunakan metode kontrasepsi jangka panjang yaitu Pil progestin.
Massage Counterpressure untuk Mengurangi Nyeri Persalinan Kala I di RS Puri Asih Salatiga Nova Harianti; Ruliana Isna Rosida; Yulinda Yasa Putri; Vistra Veftisia; Risma Aliviani Putri; Wahyu Kristiningrum; Wening Dwijayanti
Prosiding Seminar Nasional dan CFP Kebidanan Universitas Ngudi Waluyo Vol. 4 No. 1 (2025): Prosiding Seminar Nasional dan Call for Paper Kebidanan Universitas Ngudi Waluy
Publisher : Universitas Ngudi Waluyo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pain is an unpleasant sensation caused by stimulation of special nerve endings. During labor and vaginal birth, pain is caused by uterine contractions, cervical dilation, and perineal distension. Pain during labor is uterine contraction pain that can result in increased activity of the sympathetic nervous system, changes in blood pressure, heart rate, respiration and skin color and if not treated will increase feelings of worry, tension, fear, and stress. One of the midwifery care provided to reduce pain in mothers in labor is counterpressure. Counterpressure is a strong pressure massage by placing the heels of the hands or flat parts of the hands, or also using a tennis ball on the lumbar area where she is experiencing back pain. Based on the problems that arise, community service activities are needed to overcome this. The activity began with a pre-test related to counterpressure then the delivery of material using the pre-test and post-test methods to 5 mothers in labor. From this activity, it was found that there was an increase in knowledge of pregnant women after being given counseling about counterpressure to reduce pain in mothers in labor.   Abstrak Nyeri adalah rasa tidak enak akibat perangsangan ujung-ujung saraf khusus. Selama persalinan dan kelahiran pervaginam, nyeri disebabkan oleh kontraksi rahim, dilatasi serviks, dan distensi perineum. Rasa nyeri pada persalinan adalah nyeri kontraksi uterus yang dapat mengakibatkan peningkatan aktivitas system saraf simpatis, perubahan tekanan darah, denyut jantung, pernafasan dan warna kulit dan apabila tidakditangani akan meningkatkan rasa khwatir,tegang, takut, dan stress, Salah satu asuhan kebidanan yang diberikan untuk mengurangi nyeri pada ibu bersalin tersebut adalah counterpressure. Permasalahan yang masih banyak ditemui yakni nyeri punggung pada ibu bersalin.   Counterpresurre adalah pijatan tekanan kuat dengan cara meletakkan tumit tangan atau bagian-bagian datar dari tangan, atau juga menggunakan bola tenis pada daerah lumbal dimana ia sedang mengalami sakit punggung. Berdasarkan  masalah yang muncul, Maka diperlukanlah kegiatan pengabdian masyarakat untuk mengatasi hal tersebut. Kegiatan diawali dengan pre-tes yang berkaitan dengan counterpressure kemudia penyampaian materi menggunakan metode penyuluhan, pemantauan skala nyeri, pre test dan post test pada 25 ibu bersalin Dari kegiatan tersebut didapatkan ada peningkatan pengetahuan ibu hamil setelah setelah diberikan penyuluhan tentang counterpressure untuk mengurangi nyeri pada ibu bersalin.
Asuhan Kebidanan Continuity Of Care pada Ny “H” Umur 25 Tahun G1P0A0 di Desa X dengan Anemia Ringan Ana Zully Astuti; Vistra Veftisia
Prosiding Seminar Nasional dan CFP Kebidanan Universitas Ngudi Waluyo Vol. 4 No. 1 (2025): Prosiding Seminar Nasional dan Call for Paper Kebidanan Universitas Ngudi Waluy
Publisher : Universitas Ngudi Waluyo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Maternal and infant mortality rates are one of the indicators to measure health status for a country. Early detection activities to overcome morbidity and mortality of both mothers, infants and toddlers can be done with one of them, namely the implementation of continuous care or Continuity Of Care (COC) starting from pregnancy, childbirth, postpartum, newborns, to family planning. The purpose of this study was able to provide midwifery care to Mrs. H comprehensively starting from pregnancy, childbirth, postpartum, neonates and family planning. the type of descriptive research used is a case study, the research instrument uses a descriptive approach and is documented in the form of SOAP. In this care, the author collected data through interviews, observations, physical examinations, supporting examinations, documentation studies and literature studies. This research was conducted in November - June 2025. From the results of providing pregnancy care, the problem was found that the mother had mild anemia with HB 10.5 gr / dl and the discomfort of third trimester pregnancy, namely back pain and was given counseling about anemia, danger signs of anemia in TM III pregnancy, nutrition IEC, IEC how to take Fe tablets and IEC how to overcome back pain with prenatal yoga. During the first stage of labor, the mother complained of pain during contractions and was given the Counter Pressure Technique, the second stage had no problems. The mother was given care in accordance with APN 60 steps, the third and fourth stages had no problems. In postpartum care KF 2 the mother complained of low milk production and was given an oxytocin massage technique to help launch breast milk. In newborn care, all were found to be within normal limits, SHK examination was carried out. While in family planning care Mrs. H decided to use the contraceptive method of progestin birth control pills. Abstrak Angka kematian ibu dan bayi merupakan salah satu indikator untuk mengukur derajat kesehatan bagi suatu negara. Kegiatan upaya deteksi dini untuk mengatasi kesakitan maupun kematian baik ibu, bayi dan balita tersebut dapat dilakukan dengan salah satunya yaitu implementasi asuhan berkelanjutan atau Continuity Of Care (COC) yang dimulai dari masa kehamilan, persalinan, nifas, bayi baru lahir, sampai dengan KB. Tujuan penelitian ini mampu memberikan asuhan kebidanan pada Ny. H secara komprehensif mulai dari kehamilan, bersalin, nifas, neonatus dan KB. jenis penelitian deskriptif yang digunakan adalah studi kasus (case study), Instrumen penelitian menggunakan metode pendekatan yang bersifat deskriptif dan didokumentasikan dalam bentuk SOAP. Dalam asuhan ini, penulis mengumpulkan data melalui wawancara, observasi, pemeriksaan fisik, pemeriksaan penunjang, studi dokumentasi dan studi daftar pustaka. Penelitian ini dilakukan pada bulan November – Juni 2025. Dari hasil pemberian asuhan kehamilan ditemukan masalah yaitu ibu mengalami anemia ringan dengan HB 10,5 gr/dl dan ketidaknyamana kehamilan trimester III yaitu nyeri punggung dan diberikan konseling   tentang   anemia,   tanda   bahaya   anemia   di kehamilan  TM  III,  KIE  nutrisi,  KIE  cara  mengkonsumsi tablet Fe dan KIE cara mengatasi nyeri punggung dengan yoga prenatal. Saat persalinan kala I ibu mengeluh nyeri saat kontraksi dan diberikan Teknik Counter  Pressure, kala II tidak ada masalah Ibu diberikan asuhan sesuai dengan APN 60 langkah, kala III-IV tidak ada masalah. Pada asuhan nifas KF 2 ibu mengeluh produksi ASInya sedikit dan diberikan teknik pijat oksitosin untuk membantu melancarkan ASI. Pada asuhan bayi baru lahir didapatkan semua dalam batas normal, dilakukan pemeriksaan SHK. Sedangkan pada asuhan KB Ny. H memutuskan untuk menggunakan metode kontrasepsi pil KB progestin.
Pengaruh Pendidikan Kesehatan Tentang Gizi Balita di Kelurahan Batin Tikal Kecamatan Tamansari Kota Pangkalpinang Kep. Bangka Belitung Zone Asia Alva Berty; Vistra Veftisia
Prosiding Seminar Nasional dan CFP Kebidanan Universitas Ngudi Waluyo Vol. 4 No. 1 (2025): Prosiding Seminar Nasional dan Call for Paper Kebidanan Universitas Ngudi Waluy
Publisher : Universitas Ngudi Waluyo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Community is a group of people who have at least one characteristic in common such as geography, occupation, ethnicity, interests and others. Toddler nutritional status is the nutritional condition of children under the age of five years which is assessed based on anthropometric indices (weight for age, height for age, and weight for height). Good nutritional status is very important for the growth and development of children, because poor nutritional status can cause various health problems such as stunting and malnutrition. The participants in this counseling activity were 11 mothers of toddlers. The activity was carried out by providing an explanation of the purpose of the activity, distributing pre-tests to target mothers of toddlers, providing health counseling on "nutrition in toddlers", providing opportunities for targets to ask questions, distributing post-tests to target mothers of toddlers. From this activity, it was found that there was an increase in adolescent knowledge after being given health education on nutrition in toddlers. Suggestions related to children's nutritional status include routine monitoring of growth and development, providing nutritional education to parents, and ensuring the fulfillment of balanced nutrition through diverse and nutritious foods. In addition, it is important to carry out early detection of nutritional problems such as stunting, wasting, or obesity, and provide appropriate interventions if problems are found.   Abstrak Komunitas adalah kumpulan orang yang memiliki karkteristik minimal satu karakteristik yang sama seperti geografis, pekerjaan, etnik, minat dan lain-lainnya. Status gizi balita adalah keadaan gizi anak di bawah usia lima tahun yang dinilai berdasarkan indeks antropometri (berat badan menurut umur, tinggi badan menurut umur, dan berat badan menurut tinggi badan). Status gizi yang baik sangat penting untuk pertumbuhan dan perkembangan anak, karena status gizi yang buruk dapat menyebabkan berbagai masalah kesehatan seperti stunting dan gizi buruk. Peserta kegiatan penyuluhan ini adalah ibu balita yang berjumlah 11 orang. Kegiatan dilakukan dengan tahapan memberikan penjelasan tentang tujuan dilakukannya kegiatan, membagikan pre-test kepada sasaran ibu balita, memberikan penyuluhan kesehatan tentang “gizi pada balita”, memberikan kesempatan sasaran untuk bertanya, membagikan post-test kepada sasaran ibu balita. Dari kegiatan tersebut didapatkan ada peningkatan pengetahuan pada ibu balita setelah diberikan pendidikan kesehatan tentang gizi pada balita. Saran terkait status gizi anak mencakup pemantauan pertumbuhan dan perkembangan secara rutin, memberikan edukasi gizi kepada orang tua, serta memastikan pemenuhan gizi seimbang melalui makanan yang beragam dan bergizi. Selain itu, penting untuk melakukan deteksi dini masalah gizi seperti stunting, wasting, atau obesitas, serta memberikan intervensi yang tepat jika ditemukan masalah. 
Edukasi Pijat Oksitosin Sebagai Upaya Meningkatkan Produksi ASI pada Ibu Postpartum di RSU Puri Asih Salatiga Ana Zully Astuti; Ryan Nabela Maharani; Vistra Veftisia; Ninik Christiani; Rinda Murtiningsih
Prosiding Seminar Nasional dan CFP Kebidanan Universitas Ngudi Waluyo Vol. 4 No. 1 (2025): Prosiding Seminar Nasional dan Call for Paper Kebidanan Universitas Ngudi Waluy
Publisher : Universitas Ngudi Waluyo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Oxytocin massage is one of the non-pharmacological methods that has been proven effective in stimulating breast milk production through stimulation of oxytocin and prolactin hormones. This study aims to determine the level of knowledge of breastfeeding mothers about oxytocin massage before and after education. The research design used was community service with a one group pretest-posttest approach. A total of 15 respondents of breastfeeding mothers were involved in this study. The results showed that before education, most respondents did not understand the concept, duration, frequency, and technique of oxytocin massage correctly, with a low percentage of correct answers, especially in technical aspects. After education was provided, there was a significant increase in knowledge on all aspects of the question. The conclusion of this study is that education has an important role in improving breastfeeding mothers' knowledge about oxytocin massage. It is recommended that this education is conducted routinely and involves the role of family and health workers to support successful breastfeeding.   Abstrak Pijat oksitosin merupakan salah satu metode non-farmakologis yang terbukti efektif dalam merangsang produksi air susu ibu (ASI) melalui stimulasi hormon oksitosin dan prolaktin. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat pengetahuan ibu menyusui mengenai pijat oksitosin sebelum dan sesudah diberikan edukasi. Desain penelitian yang digunakan adalah pengabdian masyarakat dengan pendekatan one group pretest-posttest. Sebanyak 15 responden ibu menyusui dilibatkan dalam penelitian ini. Hasil menunjukkan bahwa sebelum edukasi, sebagian besar responden belum memahami secara tepat konsep, durasi, frekuensi, serta teknik pijat oksitosin, dengan persentase jawaban benar masih rendah, terutama pada aspek teknis. Setelah edukasi diberikan, terjadi peningkatan pengetahuan yang signifikan pada seluruh aspek pertanyaan. Kesimpulan dari penelitian ini adalah edukasi memiliki peran penting dalam meningkatkan pengetahuan ibu menyusui mengenai pijat oksitosin. Disarankan agar edukasi ini dilakukan secara rutin dan melibatkan peran keluarga serta tenaga kesehatan guna mendukung keberhasilan menyusui.
Metode Akupresure untuk Mengurangi Dismenorea Remaja Nafi’ah; Retno Ginanjar; Anggraeni Indri Hapsari; Inayatul Hidayah; Kurniawati Tri Utami; Reni Mustikaningrum; Rizky Febria Suseno; Vistra Veftisia
Prosiding Seminar Nasional dan CFP Kebidanan Universitas Ngudi Waluyo Vol. 4 No. 1 (2025): Prosiding Seminar Nasional dan Call for Paper Kebidanan Universitas Ngudi Waluy
Publisher : Universitas Ngudi Waluyo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Dysmenorrhea, or menstrual pain, is a common complaint experienced by adolescent girls and can interfere with their daily activities, both at school and in social settings. This issue is often not addressed optimally due to the limited knowledge adolescents have about non-pharmacological approaches to managing menstrual pain. Acupressure is known as an effective and safe non-pharmacological method for pain management. This community service program aimed to increase adolescents’ knowledge about dysmenorrhea and to teach acupressure techniques as an alternative approach. The activity was conducted simultaneously on May 31, 2025, in three locations: Loragung Village (Pekalongan), Girimukti Village (Penajam Paser Utara), and Tanjung Redeb Sub-district (Berau), involving 29 female adolescents. The methods used included health education, small group discussions, hands-on acupressure practice, and evaluation through pre-test and post-test assessments. The results showed a significant improvement in participants’ knowledge, with a statistical significance value of < 0.001. This program proved to be effective and is recommended for sustainable replication in other communities.   Abstrak Dismenore atau nyeri haid merupakan keluhan umum yang dialami oleh remaja perempuan dan dapat mengganggu aktivitas sehari-hari, baik di sekolah maupun di lingkungan sosial. Masalah ini seringkali tidak ditangani secara optimal karena minimnya pengetahuan remaja tentang penanganan nyeri haid yang non-farmakologis. Metode akupresur dikenal sebagai salah satu penanganan non-farmakologis yang efektif dan aman. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan remaja tentang dismenore dan keterampilan akupresur sebagai alternatif pengelolaannya. Kegiatan dilaksanakan serempak pada 31 Mei 2025 di tiga lokasi: Desa Loragung (Pekalongan), Desa Girimukti (Penajam Paser Utara), dan Kelurahan Tanjung Redeb (Berau), melibatkan 29 remaja perempuan. Metode yang digunakan mencakup edukasi, diskusi kelompok kecil, praktik akupresur, serta evaluasi menggunakan pre-test dan post-test. Hasil menunjukkan peningkatan signifikan pengetahuan peserta dengan nilai signifikansi < 0,001.
Asuhan Kebidanan Continuity of Care pada Ny “I” Usia 25 Tahun dengan Kekurangan Energi Kronis (KEK) Miftahul Jannah; Veftisia, Vistra
Prosiding Seminar Nasional dan CFP Kebidanan Universitas Ngudi Waluyo Vol. 4 No. 1 (2025): Prosiding Seminar Nasional dan Call for Paper Kebidanan Universitas Ngudi Waluy
Publisher : Universitas Ngudi Waluyo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Maternal and infant mortality rates are one of the indicators to measure the health status of a country. Early detection efforts to overcome morbidity and mortality for mothers, infants and toddlers can be carried out by implementing continuous care or Continuity Of Care (COC) starting from pregnancy, childbirth, postpartum, newborns, to family planning. The purpose of this study is to provide comprehensive and continuous midwifery care to Mrs. I starting from pregnancy, childbirth, postpartum, neonates and family planning. The type of descriptive research used is a case study, the research instrument uses a descriptive approach method and is documented in the form of SOAP. In this care, the author collects data through interviews, observations, physical examinations, supporting examinations, documentation studies and bibliography studies. This study was conducted in February-April 2025. From the results of the provision of pregnancy care, problems were found, namely the mother experiencing KEK, back pain, the care provided was the provision of PMT, nutritional counseling and prenatal yoga. During the mother's labor process at RSUD X, APN and complementary counterpressure were provided to reduce pain during the first stage. During the second postpartum visit, Mrs. I complained that her breast milk production was not smooth and was given oxytocin massage. In newborn care, everything was within normal limits, Mrs. I was given HB0 immunization, vitamin K, eye ointment and SHK. While in family planning care, Mrs. I used a 3-month injection. It is hoped that health workers will provide comprehensive care to pregnant women to improve the welfare of the mother and fetus.   Abstrak Angka kematian ibu dan bayi merupakan salah satu indikator untuk mengukur derajat kesehatan bagi suatu negara. Kegiatan upaya deteksi dini untuk mengatasi kesakitan maupun kematian baik ibu, bayi dan balita tersebut dapat dilakukan dengan salah satunya yaitu implementasi asuhan berkelanjutan atau Continuity Of Care (COC) yang dimulai dari masa kehamilan, persalinan, nifas, bayi baru lahir, sampai dengan KB. Tujuan penelitian ini mampu memberikan asuhan kebidanan pada Ny. I secara komprehensif dan berkesinambungan mulai dari kehamilan, bersalin, nifas, neonatus dan KB. jenis penelitian deskriptif yang digunakan adalah studi kasus (case study), Instrumen penelitian menggunakan metode pendekatan yang bersifat deskriptif dan didokumentasikan dalam bentuk SOAP. Dalam asuhan ini, penulis mengumpulkan data melalui wawancara, observasi, pemeriksaan fisik, pemeriksaan penunjang, studi dokumentasi dan studi daftar pustaka. Penelitian ini dilakukan pada bulan Februari-April 2025. Dari hasil pemberian asuhan kehamilan ditemukan masalah yaitu ibu mengalami KEK, nyeri punggung, asuhan yang diberikan adalah pemberian PMT, konseling pola nutrisi dan prenatal yoga. Pada proses persalinan ibu di RSUD X, dilakukan pertolongan persalinan secara APN dan komplementer counterpressure untuk mengurangi nyeri kala I. Pada kunjungan nifas kedua, Ny. I mengeluh produksi asi tidak lancar dan diberikan asuhan pijat oksitosin. Pada asuhan bayi baru lahir didapatkan semua dalam batas normal, By Ny I diberikan imunisasi HB0, vitamin K, salep mata dan SHK. Sedangkan pada asuhan KB Ny. I menggunakan KB suntik 3 bulan. Diharapkan tenaga kesehatan memberikan asuhan kepada ibu hamil secara komprehensif untuk meningkatkan kesejahteraan ibu dan janin.
Asuhan Kebidanan Continuity of Care (COC) pada Ny. F Umur 26 Tahun G1P0A0 di RSUD Kota Salatiga Tyas Pujiana, Ratna; Vistra Veftisia
Prosiding Seminar Nasional dan CFP Kebidanan Universitas Ngudi Waluyo Vol. 4 No. 1 (2025): Prosiding Seminar Nasional dan Call for Paper Kebidanan Universitas Ngudi Waluy
Publisher : Universitas Ngudi Waluyo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Maternal and infant mortality rates are one of the indicators to measure health status for a country. Early detection efforts to overcome morbidity and mortality both mothers, infants and toddlers can be done with one of them, namely the implementation of continuous care or Continuity Of Care (COC) starting from pregnancy, childbirth, postpartum, newborns, to family planning. The purpose of this study was able to provide midwifery care to Mrs. F comprehensively starting from pregnancy, childbirth, postpartum, neonates and family planning. The type of descriptive research used is a case study, the research instrument uses a descriptive approach method and is documented in the form of SOAP. In this care, the author collected data through interviews, observations, physical examinations, supporting examinations, documentation studies and literature studies. This research was conducted in November 2024-May 2025. From the results of providing pregnancy care, a problem was found, namely the mother experienced pregnancy discomfort, including nausea given Acupressure care and low back pain given Eflurrage Massage care. During labor there were no problems, the mother was given care according to APN 60 steps. In postpartum care no problems were found. In newborn care, all were found to be within normal limits, SHK examination was carried out. While in family planning care, Mrs. F decided to use natural contraceptive methods, namely MAL (Metode Amenorhe Lactasi).   Abstrak Angka kematian ibu dan bayi merupakan salah satu indikator untuk mengukur derajat kesehatan bagi suatu negara. Kegiatan upaya deteksi dini untuk mengatasi kesakitan maupun kematian baik ibu, bayi dan balita tersebut dapat dilakukan dengan salah satunya yaitu implementasi asuhan berkelanjutan atau Continuity Of Care (COC) yang dimulai dari masa kehamilan, persalinan, nifas, bayi baru lahir, sampai dengan KB. Tujuan penelitian ini mampu memberikan asuhan kebidanan pada Ny. F secara komprehensif mulai dari kehamilan, bersalin, nifas, neonatus dan KB. Jenis penelitian deskriptif yang digunakan adalah studi kasus (case study), Instrumen penelitian menggunakan metode pendekatan yang bersifat deskriptif dan didokumentasikan dalam bentuk SOAP. Dalam asuhan ini, penulis mengumpulkan data melalui wawancara, observasi, pemeriksaan fisik, pemeriksaan penunjang, studi dokumentasi dan studi daftar pustaka. Penelitian ini dilakukan pada bulan November 2024-Mei 2025. Dari hasil pemberian asuhan kehamilan ditemukan masalah yaitu ibu mengalami ketidaknyamanan kehamilan antara lain mual diberi asuhan Acupressure dan nyeri pinggang diberikan asuhan Massage Eflurrage. Selama persalinan tidak ada masalah, ibu diberikan asuhan sesuai dengan APN 60 langkah. Pada asuhan nifas tidak ditemukan masalah. Pada asuhan bayi baru lahir didapatkan semua dalam batas normal, dilakukan pemeriksaan SHK. Sedangkan pada asuhan KB Ny. F memutuskan untuk menggunakan metode kontrasepsi alami yaitu MAL (Lactation Amenorhe Method. Setelah  melakukan dan memberikan    asuhan  kebidanan    secara  Komprehensif  mulai  dari  ibu hamil, bersalin, nifas, bayi dan hasilnya hamil dengan normal, bersalin dengan normal,  bayi  dengan  normal,  dan  sampai  dengan  KB. Tidak  terdapat  kesenjangan  antara  teori  dan  kasus  pada Asuhan    Komprehensif    kebidanan    pada    Ny.F  dan By.Ny.F. Bagi bidan dan klien diharapkan agar bisa menerapkan asuhan yang telah diberikan selama kunjungan hamil, nifas, bayi baru lahir dan neonatus sehingga dapat memberikan manfaat kesehatan dan pengetahuan pada ibu dan bayi.
Asuhan Kebidanan Continuity Of Care pada Ny “R” Usia 36 Tahun di RSUD dr H jusuf SK Haerani; Vistra Veftisia
Prosiding Seminar Nasional dan CFP Kebidanan Universitas Ngudi Waluyo Vol. 4 No. 1 (2025): Prosiding Seminar Nasional dan Call for Paper Kebidanan Universitas Ngudi Waluy
Publisher : Universitas Ngudi Waluyo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Maternal and infant mortality rates are one of the indicators to measure the degree of health for a country. Early detection efforts to overcome pain and death for both mothers, babies and toddlers can be carried out with one of them, namely the implementation of continuous care or Continuity of Care (COC) starting from pregnancy, childbirth, postpartum time, newborns, to birth control. The purpose of this research is to be able to provide comprehensive obstetric care to Mrs. R starting from pregnancy, childbirth, postpartum care, neonatal and family planning. The type of descriptive research used is a case study, the research instrument uses a descriptive approach method and is documented in the form of SOAP. In this upbringing, the author collects data through interviews, observations, physical examinations, supporting examinations, documentation studies and bibliography studies. This research was conducted in December – May 2025. From the results of providing pregnancy care, problems were found, namely the mother experienced discomfort in the third trimester of pregnancy, namely low back pain and was given mechanical body care and preasure counts. During childbirth there were no problems, the mother was given care in accordance with the 60-step APN In postpartum care, no problems were found. In the care of newborns, all were found within normal limits, a SHK examination was carried out. Meanwhile, in the care of family planning, Mrs. R decided to use a long-term contraceptive method, namely IUD.   Abstrak Angka kematian ibu dan bayi merupakan salah satu indikator untuk mengukur derajat kesehatan bagi suatu negara. Kegiatan upaya deteksi dini untuk mengatasi kesakitan maupun kematian baik ibu, bayi dan balita tersebut dapat dilakukan dengan salah satunya yaitu implementasi asuhan berkelanjutan atau Continuity Of Care (COC) yang dimulai dari masa kehamilan, persalinan, nifas, bayi baru lahir, sampai dengan KB. Tujuan penelitian ini mampu memberikan asuhan kebidanan pada Ny. R secara komprehensif mulai dari kehamilan, bersalin, nifas, neonatus dan KB. jenis penelitian deskriptif yang digunakan adalah studi kasus (case study), Instrumen penelitian menggunakan metode pendekatan yang bersifat deskriptif dan didokumentasikan dalam bentuk SOAP. Dalam asuhan ini, penulis mengumpulkan data melalui wawancara, observasi, pemeriksaan fisik, pemeriksaan penunjang, studi dokumentasi dan studi daftar pustaka. Penelitian ini dilakukan pada bulan Desember – Mei 2025. Dari hasil pemberian asuhan kehamilan ditemukan masalah yaitu ibu mengalami ketidaknyamana kehamilan trimester III yaitu nyeri pinggang dan diberikan asuhan body mekanik dan countur preasure . Selama persalinan tidak ada masalah, ibu diberikan asuhan sesuai dengan APN 60 langkah Pada asuhan nifas tidak ditemukan masalah. Pada asuhan bayi baru lahir didapatkan semua dalam batas normal, dilakukan pemeriksaan SHK. Sedangkan pada asuhan KB Ny. R memutuskan untuk menggunakan metode kontrasepsi jangka panjang yaitu IUD.
Co-Authors Abda Abda Afriyani, Luvi Dian Ali Djamhuri Ana Oktavia Ana Zully Astuti Andi Fawiloy Andini Putri Angelina Chika Pury Putri Anggraeni Indri Hapsari Aprilia, Nia Ari Andayani Ari Widayaningsih Ari Widyaningsih Asti Puspita Azelia Dewianti Bunga Asmara Clarisa Martila Cantika Dewi Nuraini Suci Dewianti, Azelia Dian A, Luvi Dian Ayu Dian Cahya Putri Dian Cahya Putri Didik Tamtomo, Didik Dina Fitrianingtyas Eka Sularsih elviatun nisa, risha nur Eny Ruth Sinaga Erna Rahayu Eti Salafas Evitasari Evy Yuliastuti Fatresia Fhitriani, Insiyah Nur Fiktina Vifri Ismiriyam Fitria Prabandari Ginaya Dinda Putri Haerani Hanik Ekowati Hanis Permayanti Hapsari Windayanti Haryati Hasmawati Heldina Hutahaean Heni Setyowati Hidayanti, Nur Hidayati, Anis Inayatul Hidayah Indriani Kasih Sabwan Isfaizah Izzah, Lu’luul Fitrotul Kai Buti, Yovita Kumalasari, Kafita Kurniawati Tri Utami Lailatur Rohmah Lidia Arjulia Sari Linda, Prisma Lisjarwati Listyaningsih, Moneca Diah Lutfiyah, Elly Luvi Dian A Lu’luul Fitrotul Izzah Mafudiah, Lalita Mardhiyana, Dyna Margita Widi Esti Martinha Pinto Martiningsih Masruroh Masruroh . Maya Kurnia Dewi Maya Kurnia Dewi, Maya Kurnia Mei Wulansari Meisya Tiara Herlina MIFTAHUL JANNAH Moneca Diah Listiyani Moneca Diah Listiyaningsih Muhammad Mustain Mulyani Mulyani Muskhofah Oviyanti Nafi’ah Nelly Anggriyani Nia Aprilia Ninik Christiani Nova Harianti Nur Fadilah Nur Hidayanti Nurdiana Nurhayati Nurul Fadilah Priskila, Antika Purnamasari , Ita Putri Ayuni Sari Putri, Risma Aliviani Reni Mustikaningrum Renny Anjelina Retno Ginanjar Rifqi Roshifah Rinawati Rinawati Rinawati Rinawati Rinda Murtiningsih Rini Susanti Rizki, Milya Rizky Febria Suseno Rositasari, Ina Ruliana Isna Rosida Ryan Nabela Maharani Sabwan, Indriani Kasih Salma, Siti Samsi Rohmini Sari, Lidia Arjulia Sari, Putri Ayuni Shinta Lutfiani Shintya Putriningrum Sholikha Siswati Siswati Siti Hardi Yanti Cahyati Sofiyanti, Ida Sri Sutarti Sry Wahyuni Sulistiyani Syahrianti Tandean, Delvianti Thisna Damayanty Tina, Agus Titik Nor Hidayah Tyas Pujiana, Ratna Uci Nurmala Umi Sholehah Wahyu Hastuti Utami Wahyu Kristiningrum Wening Dwijayanti Widyaningsih, Ari Wijayanti Wulandari, Retna Yeni Susanti Yulia Nur Khayati Yulianti Yulinda Yasa Putri Zahrotussalamah Zone Asia Alva Berty