Claim Missing Document
Check
Articles

Analisis Kualitas Geometri Mesin Bubut Maximat Super 11 Eko Indrawan; Yufrizal A; Abdul Aziz; Rifelino Rifelino; Muhammad Iqbal Tawakal
invotek Vol 20 No 3 (2020): INVOTEK: Jurnal Inovasi Vokasional dan Teknologi
Publisher : Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/invotek.v20i3.636

Abstract

Penelitian ini bertujuan sejauh mana tingkat kepresisian dari mesin bubut maximat super 11 di Laboratorium Teknologi Produksi. Pengumpulan data dilakukan pengujian putaran (run out) spindle nose, pengujian ketirusan lubang spindle nose, pengujian kelurusan tailstock guideways terhadap gerakan eretan dan pengujian kebulatan terhadap benda kerja dalam pembubutan rata. Hasil penelitian pengujian putaran (run out) spindle nose masih dalam batas toleransi yang ditetapkan schlesinger standart (0.01 mm), pengujian ketirusan lubang spindle nose hampir secara keselurahan mesin sudah melewati batas penyimpangan yang diizinkan (posisi A = 0.01 mm, posisi B = 0.02 mm per 30 mm), pengujian kelurusan lintasan semua mesin sudah melewati batas penyimpangan (0.01 mm per 500 mm) dan dicobakan untuk pembubutan rata pada benda kerja (spesimen) ditentukan untuk 2 mesin dengan penyimpangan terkecil (M17) dan terbesar (M20) dari keseluruhan mesin dan setelah diuji tingkat kebulatan dari kedua benda disimpulkan masih dalam batas toleransi yang diizinkan (0.015 mm per 120 mm).
Contribution of Learning Motivation and Learning Attitude to Student Learning Outcomes in Digital Simulation Courses Mulya Melda; Hasan Maksum; Eko Indrawan; Dori Yuvenda
EDUTEC : Journal of Education And Technology Vol 4 No 3 (2021): March 2021
Publisher : STAI Miftahul Ula Nganjuk

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29062/edu.v4i3.190

Abstract

The background of this research is the low value of students in digital simulation courses of Informatics Engineering education and Computer Education FKIP UBH. Based on the data of the last three years, that the value of students under 70 reached 50%. The purpose of this study is to find out how much contribution: (1) motivation to learn on student learning outcomes in digital simulation courses ptik study program FKIP UBH Padang City, (2) attitude of learning to the results of learning in digital simulation courses ptik study program FKIP UBH Padang City, and (3) learning motivation and attitude of learning together to the results of learning students in the course Digital Simulation study program PTIK FKIP UBH Padang City. This research is quantitative research with correlational type. The research population was 39 students. The sampling technique uses the Total Samplingtechnique, which means that the sample has the same number as the population. Data on learning motivation and learning attitudes were obtained through questionnaires using the Likertscale, while data on student learning outcomes in Digital Simulation courses were obtained from the final score of the even semester of FY 2019/2020. The data in the analysis uses statistical methods with the help of SPSS software version 17. The results of the data analysis showed that (1) there was a positive and significant relationship of learning motivation to student learning outcomes with a correlation coefficient of 0.531, thus contributing 28.20%. (2) Then, there is a positive and significant relationship between the attitude of learning towards student learning outcomes with a correlation coefficient of 0.559, thus contributing 31.25%. (3) Furthermore, there is a positive and significant relationship between learning motivation and learning attitudes together with student learning outcomes with a correlation coefficient of 0.657 thus contributing 43.16%. This proves that learning motivation and learning attitudes contribute strongly in improving student learning outcomes in the Digital Simulation course of PTIK FKIP UBH study program in Padang City.
Surface Quality Comparison of Down and Up cut Technique on CNC Milling Machine toward ST-37 Steel Material Eko Indrawan; Yufrizal A; Rifelino Rifelino; Rahmad Fajri Ula Agus Herianto
MOTIVECTION : Journal of Mechanical, Electrical and Industrial Engineering Vol 2 No 1 (2020): Motivection : Journal of Mechanical, Electrical and Industrial Engineering
Publisher : Indonesian Mechanical Electrical and Industrial Research Society (IMEIRS)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (263.078 KB) | DOI: 10.46574/motivection.v2i1.65

Abstract

The purpose of this research is comparing down and up cut technique on milling process toward ST-37 steel material by using HSS Ø12 mm end mill cutter. The surface roughness result of down cut technique is achieved Ra 2.39 μm which is equivalent to N7 roughness level at lowest cutting speed 20 m/mnt. Moreover, the highest roughness Ra 3.61 μm obtained at highest cutting speed 30 m/mnt which is equivalent to N8 roughness level. While, the quality of up cut technique yield the roughnes Ra 3.94 μm, equivalent to N8 roughness level at lowest cutting speed 20 m/minute, whilst, Ra 6.01 μm that equivalent to N9 roughness level on highest cutting speed condition 30 m/minute. The surface roughnes value achieved between N7-N9 level (ISO). Down cut technique is recommended in order to achieve good surface quality, because it could be generate lower surface roughness on material. Tujuan dari penelitian ini adalah membandingkan teknik down cut dan up cut pada proses freis terhadap material baja ST-37 dengan menggunakan end mill cutter diameter Ø12 mm. Hasil kekasaran permukaan dari teknik down cut adalah Ra 2,39 μm yang setara dengan level kekasaran N7 pada kecepatan potong terendah 20 m/mnt. Selanjutnya, kekasaran tertinggi Ra 3,61 μm diperoleh pada kecepatan potong tertiggi 30 m/mnt yang setara dengan level kekasaran N8. Sementara itu, kualitas teknik up cut menghasilkan kekasaran Ra 3,94 μm yang setara dengan level kekasaran N8 pada kecepatan potong terendah 20 m/mnt, sedangkan Ra 6,01 μm yang setara dengan level N9 pada kecepatan potong tertinggi 30 m/mnt. Harga kekasaran permukaan material diperoleh di antara level N7-N9 (nomor kekasaran ISO). Teknik down cut direkomendasikan untuk memperoleh kualitas permukaan yang baik, karena teknik ini dapat menghasilkan kekasaran permukaan yang lebih rendah pada benda kerja.
Kontribusi Kreativitas dan Disiplin Belajar Terhadap Hasil Belajar Siswa pada Mata Pelajaran Sasis dan Pemindah Tenaga Kendaraan Ringan Siswa Program Keahlian Teknik Kendaraan Ringan Yose Fenandes; Hasan Maksum; Wawan Purwanto; Eko Indrawan
Mimbar Ilmu Vol. 26 No. 1 (2021): April
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/mi.v26i1.31337

Abstract

Rendahnya kreativitas dan kedisiplinan siswa dapat berdampak pada kurang efektifnya pelaksanaan pembelajaran, sehingga perlu dianalisis pengaruh kreativitas dan kedisiplinan terhadap hasil belajar siswa. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kontribusi kreativitas dan disiplin belajar terhadap hasil belajar siswa pada mata pelajaran Sasis Dan Pemindah Tenaga Kendaraan Ringan. Jenis penelitian ini adalah korelasi. Populasi dalam penelitian ini adalah siswa kelas XI dan XII yang berjumlah 55 orang dan diambil 30 orang untuk dijadikan sampel. Metode pengumpulan data didalam penelitian ini dilakukan dengan memberikan instrumen tes berupa angket kreativitas dan kedisiplinan kepada siswa. Teknik analisis data yang digunakan pada penelitian ini menggunakan teknik analisis data statistik kuantitatif. Hasil analisis uji coba penelitian validitas dan reliabelitas mendapatkan 8 butir pernyataan yang tidak valid pada variabel kreativitas belajar (X1) dan pengujian reliabilitas mendapatkan hasil reliability statistics sebesar 0,894. Simpulan penelitian ini adalah instrumen kontribusi kreativitas dan disiplin belajar terhadap hasil belajar siswa pada mata pelajaran Sasis dan Pemindah Tenaga Kendaraan Ringan dinyatakan valid dan reliabel. Implikasi penelitian ini adalah mendapatkan output seberapa besar persentasi kontribusi kreativitas dan disiplin belajar terhadap hasil belajar siswa.
Hubungan Sikap Belajar dan Kebiasaan Belajar dengan Hasil Belajar Mata Pelajaran Teknologi Dasar Otomotif (TDO) Fauzan Fauzan; Hasan Maksum; Wawan Purwanto; Eko Indrawan
Mimbar Ilmu Vol. 26 No. 1 (2021): April
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/mi.v26i1.31347

Abstract

Kurangnya minat siswa dalam belajar membuat hasil belajar siswa dibawah rata-rata nilai ketuntasan minimal. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan sikap belajardan kebiasaan belajar dengan hasil belajar mata pelajaran Teknologi Dasar Otomotif (TDO) Kelas X TAB. Jenis penelitian ini adalah kuantitatif melalui pendekatan korelasional. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas X berjumlah 36 orang siswa. Instrumen yang digunakan untuk mengumpulkan data pada penelitian ini adalah angket. Teknik yang digunakan untuk menganalisis data yaitu uji normalitas, reliabilitas, dan uji prasyarat data. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa terdapat hubungan yang positif dan signifikan sikap belajar dengan hasil belajar TDO siswa kelas X TAB berada pada kategori kuat. Kontribusi sikap belajar terhadap hasil belajar TDO siswa kelas X TABK sebesar 56,1%. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa terdapat hubungan yang positif dan signifikan kebiasaan belajar dengan hasil belajar TDO siswa kelas X TAB berada pada kategori kuat. Kontribusi kebiasaan belajar terhadap hasil belajar TDO siswa sebesar 32,4%. Dapat disimpulkan bahwa kebiasaan belajar dengan hasil belajar berpengaruh pada hasil belajar siswa.
Kontribusi Motivasi Kerja, Disiplin Kerja dan Pengembangan Karier Terhadap Kinerja Guru di SMK Negeri 1 Ranah Batahan Tiwi Rahmadona; Hasan Maksum; Eko Indrawan; Dori Yuvenda
Jurnal Ilmiah Pendidikan Profesi Guru Vol. 4 No. 3 (2021): November
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jippg.v4i3.38647

Abstract

Kurang optimanya kinerja guru dapat dilihat dari belum kurangnya kuantitas dan kualitas kerja sesuai target yang diharapkan, serta kecepatan dan ketepatan pelaksanaan pekerjaan. Penelitian ini bertujuan untuk mengukur kontribusi motivasi kerja, disiplin kerja, dan pengembangan karier secara bersama-sama terhadap kinerja guru SMK. Penelitian ini merupakan jenis deskriptif korelasional dengan jumlah populasi dalam penelitian yakni sebanyak 67 orang guru SMK. Penarikan sampel penelitian dilakukan dengan teknik total sampling, yakni dimana seluruh jumlah populasi dijadikan sebagai sampel penelitian. Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan teknik wawancara, observasi dan angket. Adpaun instrument penelitian yang digunakan yakni berupa lembar kuisioner Skala Likert. Teknik analisis data diantaranya korelasi dan korelasi berganda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Motivasi kerja berkontribusi terhadap kinerja guru sebesar 10,18%. Disiplin kerja berkontribusi terhadap kinerja guru sebesar 21,07%. Pengembangan karir berkontribusi terhadap kinerja guru sebesar 18,23%. Serta Motivasi kerja, disiplin kerja dan pengembangan karir berkontribusi bersama-sama terhadap kinerja guru sebesar 43,6%. Berdasarkan hasil penelitian tersebut dapat disimpulkan bahwa motivasi kerja, disiplin kerja dan pengembangan karir secara bersama-sama memberikan kontribusi terhadap kinerja guru Sekolah Menengah Kejuruan.
PENGEMBANGAN MODUL PRAKTIKUM MATERI PEMBUBUTAN ULIR KELAS XI TEKNIK PEMESINAN DI SMK NEGERI 1 TANJUNG RAYA Rahman Febrio; Rifelino Rifelino; Yufrizal A; Eko Indrawan
Jurnal Vokasi Edukasi (VomEk) Vol 2 No 4 (2020): Jurnal Vokasi Mekanika
Publisher : Jurusan Teknik Mesin Fakultas Teknik Unversitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (911.496 KB) | DOI: 10.24036/vomek.v2i4.123

Abstract

Terlaksananya proses pembelajaran disekolah tidak lepas dari penggunan media pembelajaran sebagai alat interaksi antara siswa dan guru. Salah satu media pembelajaran yang banyak digunakan yaitu Modul. Pengembangan modul untuk pembelajaran sangat efektif di gunakan sebagai media pembelajaran di sekolah. Ketersediaan modul yang sangat minim membuat siswa susah mencari pedoman sewaktu belajar terutama pada mata pelajaran Teknik pemesinan bubut dengan materi pembuatan ulir khususnya ulir segitiga, sehingga banyak siswa yang kurang mampu dalam pembuatan ulir segitiga. Maka dari itu perlu adanya pengembangan modul khusunya pada pembuatan ulir segita guna meningkatkan kemampuan siswa saat melakukan pratikum pembuatan ulir. Penelitian ini bertujuan untuk menghasilkan modul pratikum sebagai media pembelajaran pada mata pelajaran Teknik Pemesina Bubut khususnya Pembuatan Ulir segitiga. Penelitian ini menggunakan metode Rnd (research and development) yang mengadopsi model 4-D (Four D Models) dengan beberapa tahap yang pertama pendefinisian kemudian dilanjutkan dengan tahap pembuatan desain tampilan, pengembangan, dan penyebaran. Hasil Penelitian menunjukan bahwa Modul praktikum yang di buat untuk pembelajaran pembuatan Ulir Segitiga mendapatkan penilaian sangat layak dari beberapa validasi diantaranya ahli materi dan ahli media. Berdasarkan pendapat guru Modul yang dikembangakan masuk kedalam kategori sangat layak. Kesimpulan dari riset ini bahwa modul praktikum ini layak di gunakan di SMK Negeri 1 Tanjung Raya sebagai bahan tambahan yang dapat digunakan untuk belajar mengajar.
PENINGKATAN NILAI JUAL KOMODITAS JAGUNG SIAP GILING MELALUI PENGGUNAAN MESIN PENGGILING JAGUNG Refdinal Refdinal; Eko Indrawan; Junil Adri
Jurnal Vokasi Edukasi (VomEk) Vol 2 No 4 (2020): Jurnal Vokasi Mekanika
Publisher : Jurusan Teknik Mesin Fakultas Teknik Unversitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (704.733 KB) | DOI: 10.24036/vomek.v2i4.152

Abstract

Tujuan kegiatan ini adalah untuk meningkatkan nilai komuditi jagung. Harga biji jagung siap dirontok ini berkisar Rp.1.000,- – Rp. 1.500,- perkilonya. Nilai jual bisa ditingkatkan lagi aabila jagung dilakukan penumbukan sehingga pembeli jagung tumbuk untuk kosentrat pakan ayam tidak lagi membutukan proses penghalusan untuk campuran pakan ayam mereka. Harga jagung yang telah di tumbuk ini mencapai Rp. 3.500,- perkilonya. Perbedaan harga ini cukup signifikan. Sebahagian petani melakuan penumbukan biji jagung dengan cara manual. Sehingga waktu dan tenaga yang dibutuhkan menadi lama dan banyak. Melalui pengabdian ini tim pengabdian ingin melakukan inovasi untuk meningkatkan nilai jual komoditi jagung pakan ayam di kenagarian Andiang Kecamatan Suliki Kabupaten 50 Kota. Mesin penggiling jagung yang direncanakan memiliki konsep seperti diskmild dengan rancangan blade segi lima. Motor penggerak yang direncanakan menggunakan motor bensing 5,5 HP. Estimasi mesin penggiling ini mampu melakukan penggilingan jagung 100 Kg/jam nya. Harapan tim pengabdian dengan adanya mesin penggiling jagung ini mampu meningkatkan nilai jual jagung dan berdampak pada peningkatan ekonomi para petani jagung di Kenagarian Andiang Kecamatan Suliki Kabupaten 50 Kota. Mesin ini akan diserahkan pada kelompok tani Amanah dan Siboka yang berada di Kenagarian Andiang untuk dikelola dan dimanfaatkan masyarakat.
Penerapan Model Pembelajaran Project Based Learning untuk Meningkatkan Hasil Belajar siswa KelasXI pada Mata Pelajaran Teknik Frais di SMK Negeri 1 Tanjung Raya Ibnu Abid Al Rasyid; Abdul Aziz; Purwantono Purwantono; Eko Indrawan
Jurnal Vokasi Edukasi (VomEk) Vol 2 No 4 (2020): Jurnal Vokasi Mekanika
Publisher : Jurusan Teknik Mesin Fakultas Teknik Unversitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (512.257 KB) | DOI: 10.24036/vomek.v2i4.155

Abstract

The educational model applied by teachers to the frais method subjects at State 1 Tanjung Raya Vocational High School (SMK) is not quite right. The purpose of this research is to increase student learning outcomes in the Milling Method subject by using a Project Based Learning based education model that is appropriate and instantaneously applied in Vocational High Schools (SMK) Negara 1 Tanjung Raya. The procedure for this research is classroom action research which is often called classroom action research. This research was carried out using 2 cycles, the second cycle was carried out if cycle 1 the results were not satisfactory. Until the application of cycle 2 is continued, if the results are not satisfactory, then the researcher may carry out the next cycle, the researcher may stop when the results are satisfactory. The results of this research on the application of cycle I in education using a project-based education model, the average student score increased from 76.3 to 79.7. The number of students who faced an increase in grades was 14 people. with a classical completeness percentage of 53, 84%. In the application of cycle 2 the average score of students increased from 79.7 to 85.5. The percentage of classical learning completeness increased from 53.84% to 88.46%. After carrying out research by conducting 2 cycles until a conclusion is obtained from the results of classroom action research, it can be recognized that the Implementation of Project-Based Education Procedures in the Milling Method Subject can improve student learning outcomes, as well as raise students' confidence in doing work.
PENGARUH KONDISI RUANG KELAS TERHADAP KONSENTRASI BELAJAR SISWA MATA PELAJARAN PDTM DI SMK NEGERI 5 PADANG Jhoni Andrianto; Nofri Helmi; Purwantono Purwantono; Eko Indrawan
Jurnal Vokasi Edukasi (VomEk) Vol 2 No 4 (2020): Jurnal Vokasi Mekanika
Publisher : Jurusan Teknik Mesin Fakultas Teknik Unversitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (300.502 KB) | DOI: 10.24036/vomek.v2i4.163

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mencari pengaruh antara kondisi ruang kelas terhadap konsentrasi belajar siswa mata pelajaran PDTM di SMK Negeri 5 Padang. Mengingat banyaknya siswa yang tidak fokus dalam belajar karena kondisi fisik ruang kelas yang kurang memadai untuk proses belajar mengajar Sementara lulusan SMK kejuruan di tuntut lansung untuk terjun ke lapangan pekerjaan di dunia industri ataupun perbengkelan. Disamping itu juga perlu partisipasi dari beberapa faktor pendukung seperti guru dan instansi terkait lainnya untuk lebih memperhatikan kondisi fisik gedung maupun kondisi fasilitas pendukung lainnya yang ada dalam kelas tersebut untuk membut siswa lebih nyaman dan tenang dalam proses belajar mengajar. Penelitian ini menggunakan metode Deskriptif kuantitatif yang di lakukan pada bulan oktober 2020. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa terdapat pengaruh antara kondisi ruang kelas terhadap konsentrasi belajar siswa. Hasil penelitian yang di dapatkan dari variabel kondisi ruang kelas ( variabel X) dan konsentrasi belajar siswa (variabel Y). Dari hasil kondisi ruang kelas mendapatkan hasil 67 % dengan persentase Layak. Sedangkan hasil konsentrasi belajar siswa mendapatkan hasil 71,87 % dengan persentase Layak. Sehingga dapat di simpulkan bahwa kondisi ruang kelas dapat mempengaruhi konsentrasi belajar siswa.
Co-Authors - Primawati A.A. Ketut Agung Cahyawan W Abd Aziz Abdul Aziz Abdul Aziz Afriwandi Agung Agung Ahmad Firdaus Ahzaliza, Dian Alexsandra, Alexsandra Andre Kurniawan Andre Kurniawan Anggi Anggi Aprilla Fortuna Arafat, Andril Arwizet Arwizet, Arwizet Aslfattahi, Navid Bayu Fornandes Budi Syahri Bulkia Rahim Cici Andriani Daffa Raihan Senthot Dedy Irfan Defra Yones Delima Yanti Sari Dimas Aulia Saputra Dino Ardianto Dony Novaliendry Dori Yuvenda Eko Kurnia Saputra Elfi Tasrif Enggian Lubis Ericka Putra Evandel, Kervan Fauzan . Fauzan Fauzan Febri Prasetya Febrian, Muhammad Ivan Fenandes, Yose Fiki Efendi Fikri, Ikhsanul Firdaus, Afzanul Firmanto, Aldi Fitra Adhitya Fuadi, Muhammad Azis Galib Afdi, Alham Giatman, M Gifan Ainul Mukhrim Hafifurrezy, M. Hasan Maksum Hendri Nurdin Hendriani, Rita Hendriani Husnul Fiqri Ibnu Abid Al Rasyid Ikhsan Dani Nugraha Ilham Ilham Ilham Rinaldo Putra Indra Mandala Putra Irzal, Irzal Islamimahdi Islamimahdi Jasman Jasman Jasman Jasman Jasman Jasman Jhoni Andrianto Junil Adri Juri, Arfin Kassymova, Gulzhaina Kuralbayevna Khairul Andrivo Koto, Rahmat Desman Laksono Trisnantoro Makobul Pasaribu Mardi, Feldia Mayuliardi, Mayuliardi Muhammad Elfin Muhammad Iqbal Tawakal Muhammad Iqbal Tawakal Mulianti Mulya Melda Mulyanto Mulyanto Muzaki, Saepul Nabawi, Rahmat Azis Nabila Tasrif Nelvi Erizon Nofri Helmi Nofri Helmi Novajri, Kardimen Nur Ichsan Abdillah Nurdin Hendri Pratama, Raymon Pratama, Yuhanda Dicky Primawati , Primawati Primawati Primawati Primawati Primawati, Primawati Purwanto, Wawan Purwantono Purwantono Purwantono purwantono purwantono Putra, Alan Putra, Robby Eliga Putra, Setrihan Putra, Syafriade Rahmadiawan, Dieter Rahmadona, Tiwi Rahman Febrio Rahman Hasyim Rahmat Hidayat Raihan Ramadhan Rajul Halim Perdana Ismet Ramadhan, Athaya Randi Purnama Putra Ratna Yulia Refdinal Refdinal Refelino, Refelino Remon Lapisa Rifdarmon, Rifdarmon Rifelino Rifelino Rizky Ema Wulansari Rizky Ema Wulansari Rodesri Mulyadi Santos, Thiago F. Savitri, Wici Aan Septiawan, Dwi Ari Setia, Putri Bunga Shi, Shih-Chen Steven Thomas Anggriyanto Syahril Syahril Tasrif , Nabila Tiwi Rahmadona Venny Ventriolla Vikri Resvi Pratama Wagino Wakhinuddin Wakhinuddin, Wakhinuddin Wanda Afnison Wulansari, Rizky Ema Yoga Amanda Putra Yoga Volanda Saputra Yoga Zulnanda Yolli Fernanda Yose Fenandes Yufrizal A Yufrizal Yufrizal Yufrizal Yufrizal Yufrizal Yufrizal, Yufrizal Zainal Abadi Zhuang, Wei-Ting