Articles
PENGARUH MOTIVASI DAN PENGETAHUAN TERHADAP MINAT BERWIRAUSAHA MAHASISWA TEKNIK MESIN UNIVERSITAS NEGERI PADANG
Rahman Hasyim;
Syahril Syahril;
Primawati Primawati;
Eko Indrawan
Jurnal Vokasi Mekanika (VoMek) Vol 5 No 1 (2023): Jurnal Vokasi Mekanika
Publisher : Unversitas Negeri Padang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.24036/vomek.v5i1.494
Motivasi berpengaruh terhadap tumbuhnya minat mahasiswa dalam berwirausaha. Motivasi ialah hal yang menyebabkan, ikut serta dan menopang perilaku manusia agar mau bekerja keras dan penuh semangat untuk dalam meraih capaian hasil yang lebih optimal. Data UPT PKK Universitas Negeri Padang 2022, menunjukkan mahasiswa jurusan teknik mesin masih kurang berpartisipasi dan berkontribusi dalam kegiatan kewirausahaan yang ada di universitas, yaitu hanya sebanyak 31 orang yang pernah terlibat dalam program kewirausahaan dari jumlah mahasiswa teknik mesin keseluruhan. Penelitian yang diberlakukan bertujuan mengungkapkan pengaruh tingkat pengetahuan dan motivasi kewirausahaan pada minat mahasiswa jurusan teknik mesin pada berwirausaha. Metode yang dipakai pada penelitian ialah kuantitatif, memakai instrumen kuisioner kepada mahasiswa Depatermen Teknik Mesin Angkatan 2018 dan 2019 Universitas Negeri Padang. Terdapat 100 orang mahasiswa terlibat pada penelitian yang menunjukkan variabel motivasi memiliki nilai koefisien regresi 0,174 dan untuk variabel pengetahuan dengan koefisien regresi 0,433 yang menunjukkan bahwa kedua variabel tersebut berpengaruh pada minat berwirausaha. Hasil uji F memperlihatkan pengetahuan dan motivasi berakibat secara bersamaan pada minat wirausaha seorang mahasiswa. Penelitian memberikan implikasi minat berwirausaha mahasiswa terpengaruh oleh motivasi dan adanya pengetahuan mahasiswa tentang dunia wirausaha. Selain dapat memaksimalkan mata kuliah wirausaha yang dipelajari, juga dapat dimaksimalkan dengan memanfaatkan unit kegiatan kewirausahaan yang ada, serta program kewirausahaan lainnya.
VALIDITAS LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK ELEKTRONIK (E-LKPD) TEKNIK PEMESINAN FRAIS DI KELAS XI TEKNIK MESIN SMK N 1 BUKITTINGGI
Agung Agung;
Eko Indrawan;
Rifelino Rifelino;
Rizky Ema Wulansari
Jurnal Vokasi Mekanika (VoMek) Vol 5 No 1 (2023): Jurnal Vokasi Mekanika
Publisher : Unversitas Negeri Padang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.24036/vomek.v5i1.498
Teknik pemesinan frais adalah mata pelajaran yang membutuhkan pemahaman peserta didik tentang teori dan praktek karena akan diterapkan langsung ketika bekerja di mesin frais. Oleh karena itu, dibutuhkan berbagai jenis media pembelajaran untuk proses belajar mengajar, seperti lembar kerja peserta didik elektronik (E-LKPD). Dengan E-LKPD belajar akan lebih menyenangkan karena di dalam E-LKPD tidak hanya berisi materi saja namun juga berisi video, animasi, soal tugas dan lainnya. Berdasarkan hasil observasi, E-LKPD masih belum digunakan oleh guru untuk membantu siswa dalam menyelesaikan masalah ketika belajar dan kurang bervariasinya bahan ajar yang digunakan sehingga proses belajar mengajar menjadi kurang menyenangkan. Penelitian ini bertujuan untuk membuat E-LKPD dan memastikan tingkat validitasnya pada mata pelajaran teknik pemesinan frais. Jenis penelitian Research and Development (RnD), dengan model penelitian 4-D oleh S. Thiagarajan dengan menggunakan lembar angket untuk pengumpulan data. Uji validitas dilakukan oleh empat orang ahli di bidang materi dan media. Berdasarkan perolehan data, penilaian kedua ahli materi terhadap hasil validasi materi menunjukkan rata-rata 82% dengan kriteria sangat valid. Penilaian kedua ahli media terhadap hasil validasi media menunjukkan rata-rata 86% dengan kriteria sangat valid. Karena belum dilakukan uji kepraktisan atau keefektifan, maka dapat ditarik kesimpulan bahwa media pembelajaran E-LKPD yang dihasilkan valid tetapi belum layak untuk digunakan.
RANCANG BANGUN TRAINER ELEKTROMAGNETIK SEBAGAI MEDIA PEMBELAJARAN SISTEM KELISTRIKAN DAN MESIN INDUSTRI UNTUK SISWA KEJURUAN TEKNIK PEMESINAN DI SMK NEGERI 1 SUMATERA BARAT
Venny Ventriolla;
Purwantono Purwantono;
Mulianti Mulianti;
Eko Indrawan
Jurnal Vokasi Mekanika (VoMek) Vol 5 No 1 (2023): Jurnal Vokasi Mekanika
Publisher : Unversitas Negeri Padang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.24036/vomek.v5i1.503
Inovasi pada pembelajaran oleh seorang pendidik menggunakan media pada pembelajaran. Media yang dikembangkan bertujuan agar materi pada pembelajaran tersampaikan mudah dimengerti oleh peserta didik. Berdasarkan hasil observasi penulis selama proses pengenalan di SMK Negeri 1 Sumatera Barat, penulis menemukan permasalahan yang berhubungan dengan prasarana pendukung proses kegiatan pembelajaran. Oleh sebab itu penelitian ditujukan dalam menciptakan media pembelajaran yang berupa trainer untuk mata pelajaran Sistem Kelistrikan dan Mesin Industri. Metode penelitian yang dipakai adalah Research and Development (R&D) pada model pengembangan 4D yaitu: tahap define, tahap design, tahap development dan tahap disseminate. Lokasi research pada SMK N 1 Sumatera Barat di Jurusan Teknik Pemesinan Kompetensi Keahlian Teknik Mekanik Industri TA 2022/2023. Penerapan media trainer dilakukan pada mata pelajaran Sistem Kelistrikan dan Mesin Industri. Proses validasi kelayakan media trainer dilaksanakan pakar ahli materi yaitu guru mata pelajaran didapatkan hasil berjumlah 3,42 kategori sangat layak , ahli media yaitu dosen mesin FT-UNP memperoleh hasil 3,53 kategori sangat layak dan validasi pengguna oleh peserta didik memperoleh hasil 3,17 berkategori sangat layak. Menurut hasil validasi kelayakan media pembelajaran trainer elektromagnetik sangat layak untuk dipakai dalam pembelajaran Sistem Kelistrikan dan Mesin Industri (SKMI) pada SMK N 1 Sumatera Barat.
ANALISIS DESAIN BILAH TERHADAP PEFORMA TURBIN ANGIN SUMBU HORIZONTAL MENGGNAKAN SOFTWARE QBLADE
Nur Ichsan Abdillah;
Hendri Nurdin;
Eko Indrawan;
Febri Prasetya
Jurnal Vokasi Mekanika (VoMek) Vol 5 No 3 (2023): Jurnal Vokasi Mekanika
Publisher : Unversitas Negeri Padang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.24036/vomek.v5i3.544
Turbin angin adalah alat yang mengubah energi mekanik menjadi energi listrik, dengan bilah sebagai salah satu komponennya. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis pengaruh twist (sudut puntir) dan chord (lebar) terhadap coefficient of power (Cp) dengan linierisasi pada tiap elemen bilah. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode simulasi dengan menggunakan perangkat lunak. Tujuan yang ingin dicapai pada penelitian ini adalah menemukan desain terbaik dengan metode linierisasi twist dan chord serta mengaplikasikan desain tersebut dalam sebuah rancang desain, dimana hasil akhirnya akan didapat grafik coefficient of power (Cp) atau efisiensi dan tip speed ratio (TSR). Hasil penelitian ini telah dilakukan menunjukkan bahwa optimasi desain bilah turbin angin tipe taper dengan airfoil NREL’s 822 memiliki maximum twist sebesar 6,59 hingga minimum twist 0,12 serta maximum chord sebesar 0,107 meter dan minimum chord sebesar 0,015 meter. Pada proses simulasi tersebut menghasilkan efisiensi sebesar 48% pada TSR 8.
ANALISIS KEKUATAN MATERIAL MATA POTONG PADA MESIN PEMIPIL JAGUNG MULTIFUNGSI MENGGUNAKAN SOFTWARE SOLIDWORKS
Enggian Lubis;
Zainal Abadi;
Yufrizal A;
Eko Indrawan
Jurnal Vokasi Mekanika (VoMek) Vol 5 No 3 (2023): Jurnal Vokasi Mekanika
Publisher : Unversitas Negeri Padang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.24036/vomek.v5i3.551
Komoditas jagung merupakan pangan utama yang memiliki peluang untuk dikembangkan sebagai sumber utama karbohidrat sebagai makanan pokok pada beberapa daerah di Indonesia seperti: Madura dan Nusa Tenggara. Pengelolaan pangan jagung yang masih konvensional menyebabkan tidak efisieannya pengeloaan jagung yang dihasilkan dan waktu yang dibutuhkan, maka dengan perkembangan teknologi dalam produksi jagung di provinsi Sumatera Barat tahun 2021 pada BPS (Badan Pusat Statistik) mencapai 948?063,16 Ton yang tentunya memerlukan alat produksi bagi petani jagung menggunakan mesin pemipil jagung multifungsi dengan mempercepat proses pemisahan biji dengan tongkol jagung. Penelitian bertujuan membangun rancangan mesin pemipil jagung dengan model alat, komponen, rangkat, hingga perakitan dengan simulasi menggunakan software SolidWork. Simulasi yang dilakukan yaitu simulasi statis. Hasil simulasi meliputi Visual titik kiritis pada alat, von-mises, Displacement, Factor of Safety. Displacement terbesar terjadi pada percobaan dengan type mesh kualitas tinggi sebesar 1.16×10-5 mm. diperoleh hasil nilai Yield Strength pada material ini adalah 530 N/m2 tegangan von mises maximal sebesar 0.05928 MPa pada mesh tinggi dan belum melebihi nilai Yield Strength. Sehingga masih layak untuk digunakan pada mesin pemipil jagung. Hasil simulasi dengan Solidworks Factor of Safety (FOS) dari masing-masing uji simulasi menunjukan pada mesh tinggi nilai FOS yang didapatkan 8,940.2. Dari hasil simulasi berdasarkan nilai von-mises, Displacement dan Factor of Safety penggunaan material AISI 1045 masih layak dan aman untuk menerima beban sebesar 800 Newton.
PENGARUH PENGALAMAN PRAKTIK KERJA INDUSTRI PADA KEMAMPUAN AKADEMIK SISWA MATA PELATIHAN PEMBUBUTAN TEKNIK PEMESINAN
Yoga Volanda Saputra;
Eko Indrawan;
Wanda Afnison;
Randi Purnama Putra
Jurnal Vokasi Mekanika (VoMek) Vol 5 No 3 (2023): Jurnal Vokasi Mekanika
Publisher : Unversitas Negeri Padang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.24036/vomek.v5i3.577
Pendidikan vokasi merupakan pendidikan yang terfokus pada praktik kerja yang berfungsi penunjang keahlian di bidang studi hal ini sangat penting untuk dimiliki sebagai standar kompetensi memasuki suatu industri. Praktek Kerja Industri (PKL) atau yang juga dikenal sebagai magang adalah bagian integral dari pendidikan vokasi atau pendidikan tinggi di mana siswa atau mahasiswa memiliki kesempatan untuk berpartisipasi dalam pengalaman kerja nyata di industri terkait dengan bidang studi mereka. SMK Semen Padang sebagai salah satu lembaga pembelajaran yang bernaung sebagai yayasan pembelajaran Semen Padang sebagai jurusan Teknik Mesin juga mengerjakan kewajiban magang sebagai muridnya yang sudah memasuki kelas XI menuju kelas XII. Murid yang telah melaksanakan praktek kerja industri akan dinilai. Penelitian ini menggunakan konsep korelasional berjenis penelitian kuantitatif, data yang diperlukan menggunakan kuisonerer dan dokumentasi lalu diolah melalui SPSS 4. Hasil penelitian ini memperlihatkan adanya kontribusi antar pengalaman kerja pada kemampuan akademik murid Kelas XII Kompetensi Keahlian Teknik Pemesinan SMK Semen Padang merujuk sebanyak 13,35% dalam kategori rendah dan 86,65 % ada faktor lain yang mempengaruhi terhadap kemampuan akademik. Terdapat kontribusi antara Keahlian kerja terhadap kemampuan akademik murid Kelas XII Kompetensi Keahlian Teknik Pemesinan SMK Semen Padang. Hal ini terbukti dari analisa korelasi didapatkan dari nilai hasil uji korelasi (r) sebanyak 0,2755. Hal ini memperlihatkan perolehan nilai r hiitung > r tabel sebanyak 0,116. Kelak dapat disimpulakn bahwa 0,2755 > 0,116 kelak Ha terima dan Ho tertolak.
HUBUNGAN FASILITAS TERHADAP MOTIVASI BELAJAR MAHASISWA UNP PESISIR SELATAN
Setrihan Putra;
Eko Indrawan;
Irzal Irzal;
Dori Yuvenda
Jurnal Vokasi Mekanika (VoMek) Vol 6 No 2 (2024): Jurnal Vokasi Mekanika
Publisher : Unversitas Negeri Padang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.24036/vomek.v6i2.605
Salah satu elemen yang memerlukan perhatian dalam mendukung semangat belajar adalah fasilitas pembelajaran. Penelitian ini bertujuan untuk menginvestigasi keterkaitan antara fasilitas pembelajaran dan motivasi belajar pada mahasiswa Universitas Negeri Padang di Pesisir Selatan. Metode penelitian yang digunakan dalam studi ini adalah pendekatan kuantitatif dengan pendekatan deskriptif. Sampel penelitian mencakup 105 mahasiswa dari Universitas Negeri Padang yang terbagi dalam tiga jurusan: S-1 Sistem Informatika, D-III Teknik Mesin, dan D-III Teknik Otomotif. Sampel ini melibatkan tiga tahun angkatan, yaitu 2020, 2021, dan 2022. Data diperoleh melalui kuesioner dan observasi. Analisis data melibatkan pemberian skor berdasarkan tanggapan pada kuesioner serta evaluasi setiap jawaban terhadap pernyataan dalam kuesioner. Data dianalisis menggunakan perangkat lunak SPSS versi 26.0. Hasil analisis menunjukkan bahwa adanya hubungan positif antara fasilitas pembelajaran dan motivasi belajar, dengan persentase 85,43% responden menyatakan adanya korelasi ini berdasarkan hasil dari kuesioner.
ANALISA MIKROSTRUKTUR DAN KEKERASAN PADUAN Mg-2Zn-1Mn UNTUK APLIKASI IMPLAN TERSERAP TUBUH
Aldi Firmanto;
Andril Arafat;
Eko Indrawan;
Budi Syahri
Jurnal Vokasi Mekanika (VoMek) Vol 6 No 1 (2024): Jurnal Vokasi Mekanika
Publisher : Unversitas Negeri Padang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.24036/vomek.v5i4.629
Kasus patah tulang sering terjadi, baik itu karena kecelakaan kerja, kecelakaan pengendara, terjatuh atau penyakit. Maraknya kejadian patah tulang ini memicu pentingnya sebuah implan tulang yang lebih baik untuk perawatan. Sebagian besar patah tulang ini terlalu rumit untuk diatasi dengan perawatan medis eksternal, oleh karena itu patah tulang tersebut harus diperbaiki melalui pembedahan dengan implan yaitu implan terserap tubuh, salah satu bahan implan terserap tubuh yang direkomendasikan adalah magnesium. Maka dari itu karena magnesium murni tidak memiliki kekuatan mekanis yang baik, Sehingga magnesium dipadukan dengan seng dan mangan dengan persentase yang sesuai mempunyai kelebihan dalam sifat-sifat mekanis maupun biologis untuk menutupi kekurangan tersebut. Penelitian ini adalah penelitian lanjutan, dimana peneliti sebelumnya telah membuat paduan Mg-2Zn-1Mn dengan proses pengecoran logam (metal casting). Sampel berupa as-cast ini perlu dilakukan proses perlakuan panas lanjutan yaitu proses anil (annealing) untuk menghilangkan tegangan sisa dan memperbaiki struktur partikelnya. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh temperatur proses annealing terhadap karakteristik paduan khususnya pada mikrostruktur dan nilai kekerasannya. Proses annealing dilakukan pada T=320°, dan 340°C selama 120 menit dan dilakuan pendinginan dalam tungku. Hasil annealing dilakukan dengan melihat mikrostruktur dan kekerasan, dari hasil mikrostruktur terlihat bahwa ukuran butir terkecil rata-rata sebesar 1.081?m, kekerasan tertinggi rata-rata sebesar 50,2 HV pada temperatur annealing 340°C.
PENGARUH MOTIVASI BELAJAR TERHADAP HASIL PEMBELAJARAN BUBUT: STUDI DI KALANGAN SISWA PROGRAM KEJURUAN TEKNIK PERMESINAN
Rahmat Hidayat;
Jasman Jasman;
Eko Indrawan;
Bulkia Rahim
Jurnal Vokasi Mekanika (VoMek) Vol 6 No 3 (2024): Jurnal Vokasi Mekanika
Publisher : Unversitas Negeri Padang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.24036/vomek.v6i3.715
Penelitian ini menyelidiki korelasi antara prestasi akademis dalam penggunaan teknik permesinan bubut dan tingkat motivasi belajar yang dimiliki oleh para siswa. Metode penelitian ini melibatkan penerapan kuesioner, pencatatan nilai, dan dokumentasi. Dengan menggunakan pendekatan deskriptif korelasional dalam konteks penelitian kuantitatif, penelitian ini dilaksanakan di SMK Dhuafa Padang, dengan subjek penelitian yang terdiri dari para siswa kelas XI di Jurusan Teknik sedang mengeksplore beragam konsep dan praktik teknis Permesinan. Penelitian dilakukan pada bulan Februari dengan melibatkan partisipasi 21 siswa sebagai sampel penelitian. Hasil analisis data menunjukkan adanya korelasi yang kuat dan berarti antara tingkat motivasi belajar dan pencapaian akademis dalam Mata Pelajaran Bubut untuk siswa kelas XI Program Keahlian Teknik Permesinan di SMK Dhuafa Padang. Koefisien korelasi yang tercatat Motivasi belajar berkorelasi positif signifikan dengan prestasi belajar dalam Mata Pelajaran (r = 0,460, p < 0,05) sebesar 0,036. Studi ini memberikan sumbangan penting dalam memperluas pemahaman tentang peran krusial motivasi belajar dalam meningkatkan prestasi akademis siswa, khususnya dalam konteks pembelajaran teknik permesinan. Dengan menyadari keterkaitan yang penting antara motivasi belajar dan prestasi akademis, lembaga pendidikan dan para pendidik dapat menerapkan strategi yang lebih efisien Untuk meningkatkan semangat belajar para murid tujuan mencapai prestasi belajar yang lebih optimal dalam pelajaran teknik permesinan
USAHA MENINGKATKAN KETUNTASAN BELAJAR DALAM TEKNIK MERANCANG DENGAN CAM DI SMK N 1 BUKITTINGGI DENGAN PEMBELAJARAN BERBASIS PROYEK
Raymon Pratama;
Bulkia Rahim;
Jasman Jasman;
Eko Indrawan
Jurnal Vokasi Mekanika (VoMek) Vol 6 No 3 (2024): Jurnal Vokasi Mekanika
Publisher : Unversitas Negeri Padang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.24036/vomek.v6i3.726
Hasil belajar siswa dijadikan sebagai tolak ukur keberhasilan belajar. Tercapainya tujuan pembelajaran pada kelas XI yang sedang belajar Teknik Merancang dengan CAM. Hal ini merupakan hasil dari implementasi model pembelajaran yang sama secara terus-menerus oleh pendidik. Tujuan dari penelitian ini ialah menerapkan pendekatan pembelajaran beracuan proyek untuk peningkatan ketuntasan belajar di kelas. Tiga puluh siswa kelas XI TPM 2 menjadi partisipan penelitian pada penelitian yang memakai jenis Penelitian Tindakan Kelas. Penelitain ini selesai pada bulan April 2024 dalam 2 siklus. Hasil ujian pilihan ganda memaparkan bahwa hasil belajar di kelas mengalami peningkatan setiap siklusnya. Berdasarkan temuan penelitian dari penerapan siklus 1, siswa belajar rata-rata pada siklus 2 nilai belajar 86,1 dimana mengalami kenaikan pada siklus 1 yang sebelumnya 79. Di siklus 1 proporsi ketuntasan kelas sebesar 53%; pada siklus 2 mengalami kenaikan sebesar 87%. Alat ukur penelitian ini meliputi lembar penilaian proyek, soal pilihan ganda, dan lembar observasi. KKM 80 merupakan tolak ukur keberhasilan penelitian yang ditentukan, yang mensyaratkan ketuntasan klasikal minimal 80%. Kesimpulan penelitian adalah hasil belajar siswa di kelas yang lebih baik dicapai pada pelajaran Teknik Merancang dengan CAM menggunakan model pembelajaran berbasis proyek.