p-Index From 2021 - 2026
13.399
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Jurnal Pendidikan Vokasi E-Journal Home Economic and Tourism INVOTEC Jurnal Ilmu Pangan dan Hasil Pertanian Jurnal Manajemen Pendidikan Al Ishlah Jurnal Pendidikan IRJE (Indonesian Research Journal in Education) Economac: Jurnal Ilmiah Ilmu Ekonomi Ijtimaiyah: Jurnal Ilmu Sosial dan Budaya JURNAL PENDIDIKAN TAMBUSAI Journal of Moral and Civic Education JETL (Journal Of Education, Teaching and Learning) Ensiklopedia of Journal EARLY CHILDHOOD : JURNAL PENDIDIKAN Ensiklopedia Education Review Jurnal Pendidikan dan Keluarga Journal of Social Studies (JSS) Pasundan Food Technology Journal (PFTJ) Jurnal Pendidikan dan Kewirausahaan Budimas : Jurnal Pengabdian Masyarakat Community Development Journal: Jurnal Pengabdian Masyarakat Suluah Bendang: Jurnal Ilmiah Pengabdian Kepada Masyarakat Jurnal Pendidikan Tata Boga dan Teknologi Juvenil: Jurnal Ilmiah Kelautan dan Perikanan Journal of Education Research International Journal of Humanities Education and Social Sciences Journal of General Education and Humanities SENTRI: Jurnal Riset Ilmiah YASIN: Jurnal Pendidikan dan Sosial Budaya Ensiklopedia Research and Community Service Review Langgam International Journal of Social Science Education, Art and Culture Jurnal Aplikasi IPTEK Indonesia Jurnal Penelitian Ilmu Pendidikan Indonesia Jurnal Intelek Dan Cendikiawan Nusantara Jurnal Intelek Insan Cendikia Sosial : Jurnal Ilmiah Pendidikan IPS Jurnal Pendidikan Ilmu Sosial Abdi Humaniora: Jurnal Pengabdian Masyarakat Bidang Humaniora Jurnal Pendidikan dan Sosial Humaniora Teknobuga : Jurnal Teknologi Busana dan Boga
Claim Missing Document
Check
Articles

Kesinambungan Budaya Etnis Jawa dan Dinamika Kehidupan Sosial di Minangkabau Yetti, Silvia; Efi, Agusti; Elida, Elida; Yuliana, Yuliana
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 9 No. 1 (2025)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v9i1.25391

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan kesinambungan budaya etnis Jawa serta dinamika kehidupan sosialnya di tengah masyarakat Minangkabau. Pendekatan yang digunakan adalah kualitatif dengan tipe deskriptif. Data yang digunakan terdiri atas data primer dan sekunder, yang diperoleh melalui observasi partisipatif, wawancara mendalam, dan studi dokumen. Unit analisis dalam penelitian ini adalah kelompok. Data dianalisis menggunakan teknik analisis dua tahap yang dikembangkan oleh Spradley. Hasil penelitian menunjukkan bahwa akulturasi budaya antara etnis Jawa dan Minangkabau terjadi dalam berbagai arena interaksi sosial yang dapat diibaratkan sebagai melting pot. Salah satu bentuk akulturasi yang menonjol terlihat dalam bidang kesenian, di mana kedua etnis saling mengadopsi dan mempelajari unsur budaya satu sama lain tanpa mempertimbangkan asal-usul etnisnya. Proses ini berlangsung secara harmonis tanpa menimbulkan konflik, mencerminkan adanya penerimaan dan adaptasi budaya yang positif di antara komunitas yang bersangkutan.
Analisis Sosio-Kultural Masyarakat Bali di Sumatera Barat Fauziah, Qori; Efi, Agusti; Elida, Elida
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 9 No. 1 (2025)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v9i1.25452

Abstract

Di tengah dominasi masyarakat Minangkabau yang dikenal dengan sistem matrilinealnya dan ketaatan pada ajaran Islam, komunitas Bali yang mayoritas beragama Hindu telah membangun kehidupan yang harmonis sejak masa kolonial Belanda. Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi secara mendalam dinamika sosial budaya masyarakat Bali di Sumatera Barat. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif-analitis untuk memahami fenomena sosial budaya masyarakat Bali di Sumatera Barat. Masyarakat Bali di Sumatera Barat adalah contoh harmonisasi budaya yang menunjukkan bagaimana identitas budaya dapat dipertahankan tanpa mengorbankan hubungan baik dengan komunitas lokal. Melalui pendekatan toleransi, penyesuaian, dan pelestarian tradisi, mereka mampu hidup berdampingan dengan masyarakat Minangkabau.
Pelestarian Budaya dan Adaptasi Sosial Suku Talang Mamak dalam Menghadapi Modernisasi di Kabupaten Indragiri Hulu. Lorenzo, Naufal; Efi, Agusti; Elida, Elida
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 9 No. 1 (2025)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v9i1.25453

Abstract

Suku Talang Mamak, yang mendiami wilayah Kabupaten Indragiri Hulu, Riau, merupakan salah satu komunitas adat tertua di Indonesia. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji kehidupan sosial, adat istiadat, dan adaptasi budaya Suku Talang Mamak dalam menghadapi modernisasi. Dengan menggunakan pendekatan kualitatif, data diperoleh melalui wawancara, pengamatan langsung, serta tinjauan literatur. Hasil penelitian menunjukkan bahwa meskipun modernisasi membawa tantangan, Suku Talang Mamak tetap teguh mempertahankan tradisi budaya mereka. Penelitian ini menyarankan perlunya kolaborasi antara pemerintah, masyarakat adat, dan pihak terkait lainnya untuk melestarikan budaya lokal sambil mendukung adaptasi sosial yang harmonis.
POTENSI SIRUP BUAH NAGA: ANALISIS KOMPARATIF KUALITAS SENSORI DAGING DAN KULIT BUAH Rahma, Azizah Septia; Elida, Elida; Holinesti, Rahmi; Mustika, Sari
Ensiklopedia Research and Community Service Review Vol 4, No 2 (2025): Vol. 4 No. 2 Februari 2025
Publisher : Lembaga Penelitian dan Penerbitan Hasil Penelitian Ensiklopedia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33559/err.v4i2.2954

Abstract

Abstract: Dragon fruit (Hylocereus spp.) has great potential in food processing, but the use of fruit peels is still limited. This study aims to analyze the difference in the sensory quality of syrup made from the juice of the flesh and skin of red dragon fruit through a hedonic test approach. The research method used pure experiments with a completely random design involving 30 consumer panelists from the Family Welfare Education Study Program at Padang State University. Data collection was carried out through sensory tests using a 7-point hedonic scale to assess four parameters: color, aroma, texture, and taste. The results showed a significant difference only in the color parameter, with dragon fruit juice obtaining an average score of 6.01 compared to dragon fruit peel with 5.59 (t-count 3.172, p < 0.05). The aroma, texture, and taste parameters did not show significant differences, with very close average scores. Statistical analysis revealed that both types of syrup had relatively equivalent sensory qualities, with individual panelist variations ranging from 0.927-1.368. This research makes an important contribution to the exploration of the use of dragon fruit peels as an alternative raw material for food products, as well as encouraging innovations in sustainable agricultural waste processing.Keywords: Dragon Fruit, Syrup, Hedonic Test, Sensory Quality, Agricultural Waste.
JUADAH DI KANAGARIAN BALAH AIE KECAMATAN VII KOTO SUNGAI SARIAK KABUPATEN PADANG PARIAMAN A’yuni, Qurrata; Elida, Elida; Fridayati, Lucy; Siregar, Juliana
Ensiklopedia Research and Community Service Review Vol 4, No 2 (2025): Vol. 4 No. 2 Februari 2025
Publisher : Lembaga Penelitian dan Penerbitan Hasil Penelitian Ensiklopedia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33559/err.v4i2.2955

Abstract

Abstract: This study aims to describe the process of making Juadah in Kanagarian Balah Aie, VII Koto Sungai Sariak District, Padang Pariaman Regency, and to examine the challenges in preserving this tradition. Juadah is a ceremonial offering in the manjalang mintuo procession, which holds symbolic value in Minangkabau culture. This research employs a qualitative approach with a descriptive method. Data were collected through observation, interviews, and documentation of two traditional Juadah production businesses.The findings reveal that the Juadah production process still adheres to traditional techniques, requiring approximately 24 hours and involving 4–8 workers. The main challenges faced are the availability of raw materials and price fluctuations, which impact production. Therefore, efforts in education and the involvement of younger generations are essential to preserving the tradition of Juadah making as part of Minangkabau cultural heritage.Keywords: Juadah, Manjalang Mintuo, Tradition Minangkabau, Kanagarian Balah Aie.
Tingkat Motivasi Belajar Siswa Kuliner pada Pembelajaran Makanan Kontinental di SMK N 9 Padang Novitasari, Anggi; Yulastri, Asmar; Elida, Elida; Andriani, Cici
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 9 No. 1 (2025)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v9i1.26073

Abstract

Penelitian ini dilatar belakangi oleh kurangnya motivasi siswa pada saat pemebalajaran dilihat dari prilaku siswa dikelas beberapa siswa terlibat dalam percakapan pada saat guru sedang menerangkan pembelajaran, tujuan dari penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan motivasi belajar siswa kuliner pada pembelajaran makanan kontinental di Sekolah Menengah Kejuruan Negeri 9 Padang. Jenis penelitian ini adalah kuantitatif dengan pendekatan deskriptif. Populasai dalam penelitian ini adalah siswa kelas XI di Sekolah Menegah Kejuruan Negeri 9 Padang yang berjumlah 235 siswa. Sampel berjumlah 70 siswa. Pengambilan sampel menggunakan teknik proposional random sampling. Teknik pengumpulan data menggunakan cara penyebaran angket yang disebarkan disekolah pada bulan Agustus 2024 yang telah di uji validitas dan reliabilitasnya. Teknik analisis data dilakukan dengan analisis deskriptif. Pengolaha data dilakukan dengan bantuan microsoft excel dan program perangkan lunak SPSS. Terlebih dahulu menentukan distribusi frekuensi, menentukan Tingkat presentase dan teknik klasifikasi. Hasil penelitian ini meujukan bahwa motivasi belajar siswa berada pada kategori sedang.
Maarak Bungo Lamang at Maulid Nabi (the Prophet Muhammad's Birthday) Ceremony in Nagari Luak Kapau, South Solok Regency (Study: Form, Procession and Meaning) Hidayat, Febri; Elida, Elida
LANGGAM: International Journal of Social Science Education, Art and Culture Vol 1 No 2 (2022): LANGGAM: International Journal of Social Science Education, Art and Culture (June
Publisher : Master Program of Social Science Education of Universitas Negeri Padang, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (229.514 KB) | DOI: 10.24036/langgam.v1i02.9

Abstract

This study explained Maarak Bungo Lamang in Nagari (district) Luak Kapau, South Solok Regency. Maarak Bungo Lamang is one of Nagari Luak Kapau traditions to welcome the birthday of Prophet Muhammad SAW or Maulid Nabi among the people of Nagari Luak Kapau, which still exists today with a study of form, procession, and meaning. This study described the problem of form Bungo Lamang, the procession Maarak Bungo Lamang, the meaning of Maarak Bungo Lamang in the Prophet's Birthday ceremony in Nagari Luak Kapau. This research was conducted with a qualitative approach, with a descriptive method. The data were collected using observation techniques, literature study, interviews, and documentation. The research instrument was the researcher himself as the key instrument. The research location was in Nagari Luak Kapau, South Solok Regency. The informants of this research were the leader of the district (wali Nagari), heads of jorong, artists, religious teachers, traditional leaders, and local communities. The data analysis technique used was the data analysis model of Miles and Humberman in Sugiyono. The results of this study indicated that Maarak Bungo Lamang is a traditional ceremony that has existed for a long time. Starting from Bungo Lamang, which used to be just a cooked lamang decorated with newsprint, has been made to vary with the times. Bungo Lamang consists of cooked lamang decorated with oil paper, cardboard, wood talampuang, shell, etc. The Maarak Bungo Lamang procession is carried out after the prayer midday until before the Asr prayer by surrounding Luak Kapau Nagari from the Nagari border to the field. The community still maintains the meaning of Maarak Bungo Lamang in Luak Kapau Nagari as a form of gratitude for the birth of the Prophet Muhammad or what is commonly called the Maulid Nabi.
Pelatihan Kewirausahaan Wanita Nelayan dalam Pengolahan Ikan Di Kelurahan Ulak Karang Yaswinda Yaswinda; Elida Elida; Yelva Nofriyanti; Yolanda Intan Sari
ABDI HUMANIORA: Jurnal Pengabdian Masyarakat Bidang Humaniora Vol 2, No 1 (2020)
Publisher : Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/abdihumaniora.v2i1.109505

Abstract

This community service is motivated by the lack of optimal utilization and understanding of the community in managing marine products in the coastal area. One of the marine products that has high protein is fish, but its processing has not been developed much. This community service activity was carried out in Ulak Karang Selatan, Padang city. The subjects in this study were fisherwomen of Ulak Karang Selatan. This service was carried out in May-July 2020. The methods carried out were lectures, direct practice and mentoring. The results show that there is community enthusiasm for the training. Most of the participants were able to make their own fish dishes. Although the shape of the product is not optimal, it is very good in terms of taste.
THE IMPACT OF ENTREPRENEURIAL EDUCATION, VOCATIONAL SKILLS AND ENTREPRENEURIAL MOTIVATION TOWARD ENTREPRENEURIAL INTEREST Yulianti Putri, Meri; faridah, anni; Yuliana, Yuliana; elida, elida; Yulastri, Asmar; Nor Aishah, Buang; Kumala Dewi, Fitrika
Jurnal Pendidikan Ilmu Sosial Vol. 35 No. 1 (2025): JURNAL PENDIDIKAN ILMU SOSIAL
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23917/jpis.v35i1.10214

Abstract

This research explores the impact of entrepreneurial learning, vocational skills and motivation in entrepreneurship on entrepreneurial interest of tourism, hospitality and engineering students at Universitas Negeri Padang. Using a quantitative research methodology, data was collected using a structured survey involving 43 students. The findings indicate that entrepreneurial interest is significantly and positively influenced by entrepreneurship education, vocational competence, and entrepreneurial motivation. Statistical analysis showed a high level of explanatory power, with a significance level of p = 0.000 and an adjusted R² value of 0.704, indicating a strong model fit. These results shows that education and skills training are crucial for increasing students entrepreneurial interest. This study underscores the need for higher education institutions, particularly in Indonesia, to strengthen entrepreneurship curricula, enhance vocational training, and foster motivational factors to better prepare students for entrepreneurial careers. By identifying the key drivers of entrepreneurial interest, this research contributes to the design of more effective educational strategies and policy interventions aimed at promoting youth entrepreneurship across different academic fields.
Uji Organoleptik Dodol Dengan Menggunakan Ekstrak Buah Naga putri, melia; Elida, Elida; Zulfikar, Dikki; Andriani, Cici
Jurnal Ilmu Pangan dan Hasil Pertanian Vol 7, No 2 (2023)
Publisher : Program Studi Teknologi Pangan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/jiphp.v7i2.17039

Abstract

Penelitian ini dilatar belakangi untuk memanfaatkan buah naga agar mendapatkan warna alami dari bahan lokal yaitu buah naga merah dan buah naga super merah dalam rangka menginovasi dan memberikan variasi dari produk dodol. Selain itu, penggunaan buah naga diharapkan mampu mengurangi kerugian dan meningkatkan jumlah produksi karena buah naga memiliki kandungan air yang tinggi sehingga tidak dapat disimpan dalam waktu yang lama. Metode dalam pembuatan dodol ini yaitu metode blending, yaitu daging buah dihaluskan terlebih dahulu kemudian dimasak dengan bahan lainnya sampai mengental selama 1 jam. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis perbedaan kualitas organoleptik dodol menggunakan ekstrak buah naga merah dan buah naga super merah. Jenis penelitian ini adalah eksperimen murni menggunakan metode rancangan acak lengkap dengan 2 perlakuan dan 3 kali pengulangan. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan memberikan angket kepada 3 orang panelis ahli, yaitu dosen Tata Boga Univesitas Negeri Padang. Kemudian data hasil penelitian dianalisis menggunakan Independen Sample T Test pada program SPSS versi 23. Hasil penelitian menujukkan bahwa tidak terdapat perbedaan kualitas antara dodol ekstrak buah naga merah dan buah naga super merah yang terdiri dari bentuk, warna, aroma, tekstur dan rasa
Co-Authors AD, Orin Adawiyah, Nadiatul Ade Hari Fitri Adela Adela Adelina, Julia Adhini W, Dwi Mustika Adlim, Rino Fitra Afdal Luthfi Agnesia, Ovilly Agusti Efi Agustina Agustina Alda, Fahmia Aliah, Muhafizatul Amanda, Adittya Amelia Desri Junelti Anak Agung Istri Sri Wiadnyani Andini, Nurul Anggraini, Ezi Aninda, Femira Nasyirah Anni Farida Anni Faridah Anni Faridah Antoni, Jefri Aprianti, Viki Ariusni Ariusni Asmar Yulastri Auliya, Yuni Ayu Puji Lestari Azis, Rizky Pratama Azwar, Hendri A’yuni, Qurrata Bahrudi, Bahrudi baidar baidar Baravanni, Adella Putri Barus, Anisa Devita Boru Bunga Indah Zaletri Christiawan Hendratmoko Budi Istiyanto Ida Ayu Kade Rachmawati Kusasih Cici Andriani Citra Permata Sari Dahniar Dahniar Darmayanti, Regina Dedy Irfan Desla, Afifah Tiara Dewi, Ayu Prastika Dian Mutiara Putri Dikki Zulfikar Dony Novaliendry Dwi, Elfrimo Dzikrillah, Athiffa Efendi, Hansi Efian, Muhammad Ilham Efli, Haura Tsamarah Elda Febri Dollah Emi Vovo Sembiring Emil Annisa Erlina, Rini Ernawati Ernawati Ernawati Ernawati Ertanto, Boby Ezi Anggraini Ezi Anggraini Fauziah, Qori Febri Ananda Ferdi, Rohmat Aidil Feri Ferdian Fitri, Ernarisa Fridayanti, Lucy Frisca Sasri Dwitama Fuji Astuti Ganefri . Gea, Selvi Yana Gusnita, Wiwik Gustin, Nifrika Yuni Gustina, Lia Handayani, Sylvia Gusti Haryani, Hafiidha Gusti Haryanti Haryanti Hasdi Aimon Hatista, Radhesa Hazzarah, Fanessha Heldi , Heldi Hidayat, Febri Hijriyantomi Suyuthie Humairah, Uttri Iftita Rahmi Efendi Ilhami Pebi Widyawati Ilyasa Afriantoro Indah Permata Sari Indrayeni, Wiwik Indrayuda Indrayuda Ira Meirina Chair Jannah, Annisa Miftahul Jefriyanti, Ranti Juliana Siregar Juliana Siregar Julita Julita Kasmita Kasmita Kasmita Kasmita Khairani, Mifta Zhafira Khairiyah, Zahratul Krista Maria S Kumala Dewi, Fitrika Lasri, Widia Lorenzo, Naufal Lucy Fridayati Maharani, Annisa Mailisa, Ratu Maisa, Dela Sukma Maiyandra, Vera Mardi Mardi Mardiah, Anisah Marhayani, Marhayani Maryetta, Mila Maysya, Rameza Nabilah mega nita ariefiani Mimi Suriani Muhammad Rizki Mukhaiyar, Riki Muskhir, Mukhlidi Mustika, Dina Mustika, Sari Nabilah, Nurli nahar, Khailatul Nenda, Welly Afrita Nindya Syafitri Nismar Amini Nofia Ulan Sari Nofriyanti, Yelva Nor Aishah, Buang Novi Adi Morjayanti Novita Sari Novitasari, Anggi Novitasari, Herlina Novri Wahyuni Nur Muftiyanto, R. Taufiq Nuraini Nuraini Nurul Fajri Oktariani, Elza Oktavia, Yolanda Ovilly Agnesia Pepriyanti, Fanny Pratama, Muhammad Reihan Pratiwi Pratiwi Puan Nabilla Pujayatini, Sri Purba, Lilis Pratiwi PUTRA, MARDA YOGI Putri, Eneke Suwandi Putri, Melia Putri, Novari Hasukma Rahadian Zainul Rahma Arifna Rahma, Azizah Septia Rahmalia, Shindy Nurul Rahmatul Hadi Rahmi Holinesti Rahmi Kurnia Rahmiati Rahmiati Ratih Riau Khasanah Refi, Febriana Rendyka Eliadi Retnaningtyas Susanti Rijas, Livia Putrima Rizqullah, Adib Rifqi ROHATI, RIDA Roni Yuliardi Rusi Cahdian Rusman, Ferlyan Ningsih Sahara Putri, Cut Mutia Sahputra, Edo Saif, Charisma Putrenesia Salsabilla Wilda Alifia Saputri, Marisa Ayu Saqinah, Natasya Sarah Sarah, Sarah Sarah, Devi Sari, Yolanda Intan Septiandi, Audilla Setiani, Rini Setyaningsih, Feni Shahida, Siti Nur Siregar, Juliana Siti Fatma Siti Helmyati Siti Marhamah, Siti Siti Rahayu Sofnitati Sofnitati Sudirman Sudirman Sukardi, Sukardi Sunaringwardani, Shinta Safitri Susanti, Ratnaningtyas Syafiqoh, Iffat Syaqhila, Putri Syukra, Elfa Tarigan, Winda Bali Ulina Tresia, Nesya ULWAN, NASEH Ulya, Wafiqah Ul\wan, Naseh Veneliza, Adila Vinari, Chelyani Vitria Maidesti Waskito Wirnelis Syarif Wiwik Gusnita Wulandari, Celshea Tiara Wulandari, Laila Fauziah Wulandari, Yuka Yahya Yahya Yasih, Fitri Yaslina, Yaslina Yasri Yasri Yaswinda Yaswinda Yaswinda Yaswinda Yelfi, Reno Yenni Rahmah Yetti, Silvia Yolanda Intan Sari Yolanda, Ratifah Yorian, Jeni Silvi Youmil Abrian Yulia Mandasari Yuliana Yuliana Yuliana Yuliana Yulianti Putri, Meri Yuliarma yuliarma Yuliarma, Yuliarma Yulsyofriend Yulsyofriend Yulsyofriend, Yulsyofriend Yundi, Silvinia Yunia Wardi Zahara, Ayu Zul Azhar Zumairo, Siti