Claim Missing Document
Check
Articles

Pemanfaatan Kecambah Kacang Hijau dan Kecambah Kacang Kedelai Sebagai Sumber Nitrogen dalam Pembuatan Nata de Pinnata Dari Nira Aren (Arenga Pinnata Merr.) Fifi Alfiana; Andi Sukainah; Amirah Mustarin
Jurnal Pendidikan Teknologi Pertanian Vol 7, No 1 (2021): Februari
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26858/jptp.v7i1.12559

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh jenis sumber nitrogen berupa kecambah kacang hijau dan kecambah kacang kedelai dalam pembuatan nata de pinnata terhadap karakteristik fisik (ketebalan), karakteristik kimia (kadar air dan kadar serat) serta organoleptik (warna, aroma rasa dan tekstur). Penelitian ini menggunakan metode Rancangan Acak Lengkap (RAL) satu faktor dimana terdapat 11 perlakuan, yaitu penambahan urea (kontrol), penambahan ekstrak kecambah kacang hijau 1%, 3%, 5%, 7% dan 9% serta penambahan ekstrak kecambah kacang kedelai 1%, 3%, 5%, 7% dan 9%. Data yang diperoleh dari hasil penelitian dianalisis dengan software SPSS 21.0 dengan menggunakan teknik analisis ragam ANOVA yang dilanjutkan dengan uji lanjut Duncan. Hasil penelitian menunjukkan perlakuan terbaik diperoleh pada perlakuan penambahan kecambah kacang kedelai dengan konsentrasi 5% dengan ketebalan 14,2 mm, kadar air 92,77% dan kadar serat 3,57% serta uji organoleptik yang hampir secara keseluruhan disukai panelis.Kata Kunci: Nira Aren, Nata, Sumber Nitrogen, Kacang Hijau, Kacang Kedelai
Pengolahan Serbuk Instant Jahe Merah Amirah Mustarin; Nur Rahmah; Andi Muhammad Akram Mukhlis; Asrijal Asrijal
Seminar Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat SEMINAR NASIONAL 2021 : PROSIDING EDISI 11
Publisher : Seminar Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (153.53 KB)

Abstract

Abstrak. Program Kemitraan Masyarakat (PKM) ini adalah kegiatan pengabdian untuk memberdayakan para ibu rumah tangga dan remaja putri untuk menghasilkan produk olahan dari tanaman jahe merah  menjadi bubuk jahe instant di Desa Pao Kecamatan Tombolopao Kabupaten Gowa.  Desa Pao memiliki objek wisata Air Terjun Bantimurung Gallang yang berpeluang untuk dikunjungi oleh wisatawan sehingga potensi tersebut memberikan peluang masyarakat setempat menyediakan produk unggulan desa sebagai oleh-oleh wisata.  Jahe merah yang dihasilkan Desa Pao Kecamatan Tombolopao merupakan salah satu hasil pertanian yang dapat diolah menjadi produk pangan dan permintaan komsumen jahe merah juga meningkat sejak masa pandemi covid-19.  Kegiatan pengabdian bersama mitra adalah pengolahan jahe merah menjadi produk bubuk jahe instant. Mitra diberikan pengetahuan dan pelatihan mengenai pembuatan serbuk jahe instan.  Metode yang digunakan adalah: ceramah, demonstrasi, diskusi, tanya jawab, dan pendampingan mitra. Hasil yang dicapai adalah (1) mitra mengetahui dan mampu membuat produk olahan jahe yaitu minuman berbentuk serbuk/instan yang praktis, (2) Desa memiliki produk unggulan olahan jahe dengan kemasan yang menarik yang dapat dijadikan oleh-oleh wisata desa. Pengetahuan dan keterampilan baru yang dimiliki mitra diharapkan dapat memberikan peluang usaha bagi ibu rumah tangga dan secara tidak langsung dapat meningkatkan perekonomian dan kesejahteraan masyarakat.. Kata kunci : jahe merah, serbuk instant
Pengolahan produk ikan lele organik yang berwawasan lingkungan Muhammad Irfan; Andi Sukainah; Muhammad Wiharto; Diyahwati Diyahwati; Amirah Mustaring
Seminar Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 2019, No 6: PROSIDING 6
Publisher : Seminar Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (154.528 KB)

Abstract

Partners of the Partnership Program (PKM) are students of Entrepreneurship Education in Technology. The problem is: (1) lack of knowledge about organic catfish, (2) lack of skill in making processed from catfish, (3) low level of preference for consuming catfish (4) high production of catfish. The target is for Agricultural Technology Education students who are just starting their business activities. The method used is: lectures, demonstrations, discussions, questions and answers, and counterpart partners. The results achieved were (1) participants had knowledge in organic catfish cultivation, (2) participants had skills in making processed catfish products, (3) there were innovations in catfish processed products
Pelatihan kewirausahaan untuk menjaga mutu mie kering ebi dengan berbagai kemasan dan pelabelan di Kabupaten Takalar Diyahwati Diyahwati; Amirah Mustarin; Muhammad Wiharto
Seminar Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 2018, No 5: Prosiding 5
Publisher : Seminar Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (232.071 KB)

Abstract

Dried prawn noodles is one of the foods that isfavored by Indonesian people since the taste is crunchy andtasty, healthy, and it can be used as a souvenir. Dried prawnnoodles have a long shelf life, but they are hygroscopic so theyare easily damaged and the additional protection is needed.Most of home industries, including dried prawn noodlesindustries in the Sandrobone District, Takalar, generally do notconduct a good way of packing. Thus, the noodles are easilydamaged and lose its taste. The aim of implementing theCommunity Partnership Program in packaging and labeling ofdried prawn noodles was to improve the knowledge and skillsof participants in the Sanrobone District of Takalar Regency.The activities included: (1) Implementation of the CommunityPartnership Program in the Sanrobone District on packagingand labeling training of dried prawn noodles was an effectiveand efficient way to introduce dried prawn noodle products,especially for the new entrepreneurs; (2) This training as partof the Community Partnership Program was not onlyincreasing participants’ knowledge, but also could improve theskills of participants in choosing the type of packaging thatwas suitable for dried prawn noodles and the participants ableto make their own product labels; (3) This packaging andlabeling training of dried prawn noodles was supported by thepeople in the Sanrobone District. It was evidenced by theratings obtained from questionnaires. The average score was3.49 or categorized as good.
Pengolahan ikan bandeng dengan menggunakan alat mesin pemisah tulang di Kecamatan Maros Baru Kabupaten Maros Jamaluddin Jamaluddin; Amirah Mustarin; Khaidir Rahman
Seminar Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 2019, No 11: PROSIDING 11
Publisher : Seminar Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (167.624 KB)

Abstract

PKM milkfish processing with the use of bone separating machine tools in Maros Baru District Maros Regency is anew technology and innovation that will be implemented to answer the problem of difficulties in processing milkfish that hasmany thorns. Milkfish is one of the many ponds produced in Maros Regency but this type of fish is rarely processed into nuggetsprocessed products because of difficult spines. The fishery products produced namely fish increase the selling value of milkfishthrough training on fish processing technology based on meat and thorn separator machines, opening job opportunities, andproviding new experiences for partners in making processed fish products for the Sikamaseang Group. This PKM is carried outin 2 stages, namely the training and assistance phase. The training was conducted using lecture methods, participatorydemonstrations, and practices that involved all program participants. Group assistance is carried out in coordination with the localagricultural instructor in the development of the partner group's milkfish processing unit. The results of these activities are milkfish nuggets and skills to use a fish bone separator tool. Knowledge and skills about bone and fish separator tools and the makingof nuggets can motivate program participants to develop a processing business unit in Maros Baru District, Maros Regency.
Pengaruh Suhu dan Lama Penyangraian Terhadap Mutu Biji Salak (Salacca Zalacca) Dalam Pembuatan Minuman Bubuk Biji Salak Syamsurijal Syamsurijal; Amirah Mustarin; Andi Sukainah
Jurnal Pendidikan Teknologi Pertanian Vol 9, No 1 (2023): Februari
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26858/jptp.v9i1.22870

Abstract

This study aims to determine the effect of temperature and roasting time on the quality of salak (Salacca zalacca seeds) in making Salak seed powder drink. This study used a completely randomized design (CRD) factorial pattern with several temperature treatments 100°C, 125°C, and 150°C and time variations of 5 minutes, 10 minutes, and 15 minutes with a combination of 9 treatments and in triplicates giving the total treatment of 27.The data were analyzed using Analysis of Variety (ANOVA) continued with the Duncan test The results showed that roasting temperature and roasting time had a significant effect on moisture content, ash content, protein content, carbohydrate content, and organoleptic characteristics (color, aroma, taste) of salak seed powder. The roasting time of 15 minutes at 150°C is the best treatment for obtaining the best moisture content, carbohydrate content, and organoleptic characteristics (color, aroma, taste) of salak seed powder, while the most protein content and ash content are found in roasting time of 5 minutes at 100°C.Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh suhu dan lama penyangraian terhadap mutu biji salak (Salacca zalacca) dalam pembuatan minuman bubuk biji salak. Penelitian ini menggunakan rancangan acak lengkap (RAL) pola faktorial dimana terdapat beberapa perlakuan suhu yakni 100°C, 125°C, dan 150°C serta variasi waktu yakni 5 menit, 10 menit, dan 15 menit dengan kombinasi perlakuan sebanyak 9 buah dengan masing-masing pengulangan 3 kali sehingga total perlakuan adalah 27 buah. Data hasil pengamatan dianalisa menggunakan analisa sidik ragam (ANOVA) dan dilanjutkan dengan uji duncan. Hasil penelitian menunjukkan suhu dan lama penyangraian berpengaruh sangat nyata terhadap kadar air, kadar abu, kadar protein, kadar karbohidrat, dan organoleptik (warna, aroma, rasa) bubuk biji salak. Perlakuan lama penyangraian 15 menit dan suhu 150°C adalah perlakuan terbaik terhadap nilai kadar air, kadar karbohidrat, serta nilai organoleptik bubuk biji salak, sedangkan untuk kandungan protein dan kadar abu terbanyak terdapat pada lama penyangraian 5 menit suhu 100°C. 
Peranan Probiotik Pada Media Budidaya Terhadap Pertumbuhan Dan Kelangsungan Hidup Ikan Nila (Oreochromus Niloticus) Patang Patang; Lahming Lahming; Subariyanto Subariyanto; Amirah Mustarin
Seminar Nasional LP2M UNM SEMINAR NASIONAL 2022 : PROSIDING EDISI 3
Publisher : Seminar Nasional LP2M UNM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (237.405 KB)

Abstract

Abstrak. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh pemberian probiotik pada media budidaya dengan dosis berbeda terhadap pertumbuhan dan kelangsungan hidup ikan nila (Oreochromis niloticus). Desain rancangan percobaan dalam penelitian ini dilakukan 4 perlakuan dimana 3 menggunakan probiotik dengan dosis berbeda dan 1 kontrol setiap perlakuan diulang sebanyak 3  kali sehingga sampel yang diamati 12 unit percobaan. Perlakuan K : Tanpa Probiotik; Perlakuan A : Pemberian probiotik dengan dosis 1 ml/L air; Perlakuan B : Pemberian probiotik dengan dosis 1,5 ml/L air dan Perlakuan C : Pemberian probiotik dengan dosis 2 ml/L air. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan April sampai November 2022, bertempat di UPTD Balai Benih Ikan (BBI) Air Tawar Parangtambung Dinas Perikanan, Pertanian dan Peternakan Kota Makassar. Pengujian ini menggunakan beberapa pengujian untuk memperoleh data. Pengambilan dan pengujian sampel dilakukan dengan secara In situ dan Ex situ di lapangan. Data yang dikumpulkan selanjutnya dianalisis dengan analisis deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rata-rata pertumbuhan mutlak ikan nila maupun rata-rata SGR yang diberikan perlakuan probotik pada media budidaya selama penelitian tertinggi diperoleh pada perlakuan C. Sedangkan tingkat kelangsungan hidup ikan untuk semua perlakuan menunjukkan nilai yang sama yaitu 100%. Kata Kunci: Probiotik, Pertumbuhan, Kelangsungan Hidup, Nila
Persepsi mahasiswa terhadap penggunaan program e-learning berbasis LMS pada Mata Kuliah Teknologi Budidaya Perikanan Amirah Mustarin; Muhammad Wiharto
Seminar Nasional LP2M UNM Prosiding Edisi 4
Publisher : Seminar Nasional LP2M UNM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (568.945 KB)

Abstract

The rapid development of information and communication technology has brought major changes in all fields, including the education sector. Educators are required to be able to choose and use various types of existing learning media. One alternative that is potentially used in learning is the e-learning learning method using the learning management system. This study aims to (a) find out the application of the LMS-based E-learning model to improve the quality of learning courses in Aquaculture Technology in the UNM Agricultural Technology Education Study Program. (b) To find out the LMS-based E-learning model for increasing interest in learning courses in Aquaculture Technology in the UNM Agricultural Technology Education Study Program. This research is an "ex-post facto" study conducted in the subject of Aquaculture Technology at the UNM Agricultural Technology Education Study Program. The design of this study is that the variables in this study consist of independent variables, namely the perceptions of students on the use of Learning Management System (X1) E-Learning programs, and one dependent variable, namely Student Learning Interest. Data obtained from observations student interest, and test results during the teaching and learning process are analyzed quantitatively. Student perceptions of the ease of use of the LMS-based E-learning program in the Aquaculture Technology course in the UNM Agricultural Technology Education Study Program are in the high category of 70.59%, the benefits are in the very high category of 85.29% and program acceptance is at very high category of 82.35%. Student interest in the subject of Aquaculture Technology in the UNM Agricultural Technology Education Study Program was in the category of interest of 73.53%.
Internalisasi Lembaga Dakwah Raodatul Mujaddid Terhadap Kecerdasan Spritual Bagi Mahasiswa Fakultas Teknik Universitas Negeri Makassar Nurmila Nurmila; Lahming Lahming; Amirah Mustarin
Seminar Nasional LP2M UNM SEMNAS 2019 : PROSIDING EDISI 3
Publisher : Seminar Nasional LP2M UNM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (598.544 KB)

Abstract

This study aims to obtain a picture related to the internalization of the Raodatul Mujaddid institute on spiritual intelligence for students at the Faculty of Engineering, Makassar State University and to make suggestions on classical guidance topics to improve students' spiritual intelligence. This research is a descriptive research with survey method. The research subjects consisted of 50 people taken with a simple randomized system that is homogeneous. The research instrument used was a questionnaire that revealed things that were internal to the Da'wah Raodatul Mujaddid Institute of Engineering at the Makassar State University related to the level of spiritual intelligence of students which included several signs of spiritual intelligence, namely flexible, high awareness, ability to deal with suffering , the ability to deal with pain, the quality of life inspired by a vision based on norms and unwillingness to do harmful things, and a tendency to be independent. The data analysis technique used is the categorization of students' intelligence at the Makassar State University Faculty of Engineering based on Azwar's criteria, that there are three levels of student intelligence, namely, low, medium and high. The results showed that with the activities carried out by the Da'wah Raodatul Mujaddid Mentors, there were no 2018-2019 students who had low intelligence, but from the research subjects who were respondents that 29 students had moderate intelligence and 21 students who have a high level of intelligence. Based on the distributed questionnaire items showed that the level of intelligence of students in general is still in the medium category so that researchers propose classical guidance that is appropriate for their improvement.
Kajian Aspek Fisika dan Kimia Air dalam Menilai Kesesuaian Budidaya Rumput Laut (Eucheuma Cottoni) di Pantai Barombong Kota Makassar Patang Patang; Amirah Mustarin; Andi Alamsyah Rivai
Seminar Nasional LP2M UNM SEMINAR NASIONAL 2021 : PROSIDING EDISI 7
Publisher : Seminar Nasional LP2M UNM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (756.014 KB)

Abstract

Abstrak. Penelitian Ini Bertujuan Untuk Mengetahui Kemungkinan Pengembangan Budidaya Rumput Laut Jenis Eucheuma Cottoni Di Pantai Barombong Berdasarkan Aspek Fisika Dan Kimia Air. Penelitian Ini Merupakan Explanatory Research Yang Merancang Penelitian Untuk Mendapat Informasi Mengenai Dasarkan Aspek  Fisika Dan Kimia Air Di Pantai Barombong. Melalui Penelitian Ini Akan Diketahui Apakah Pantai Barombong Memiliki Potensi Untuk Pengembangan Budidaya Rumput Laut Eucheuma Cottoni. Penentuan Lokasi Penelitian Berdasarkan Perbedaan Kerasteristik Lingkungan Pada Masing-Masing Lokasi Penelitian. Pada Stasiun A Terletak Di Sekitar Pemukiman Masyarakat Yang Merupakan Salah Satu Obyek Wisata Pantai Di Kota Makassar, Stasiun B Berada Sekitar Gor Barombong Dan Stasiun C Merupakan Lokasi Yang Berada Di Sekitar Muara Sungai Barombong Kota Makassar. Data Yang Diperoleh Selanjutnya Dianalisis Dengan Analisis Deskriptif. Hasil Penelitian Menunjukkan Bahwa Berdasarkan Parameter Fisika, Dan Kimia, Maka Dapat Dinayatakan Bahwa Untuk Perairan Pantai Barombong Masih Sesuai Untuk Pengembangan Budidaya Rumput Laut Eucheuma Cottoni, Kecuali Untuk Stasiun 1 Karena Memiliki Salinitas Rata-Rata 1,5-2,5 Ppt, Tetapi Stasiun 2 Dan 3 Masih Memenuhi Syarat Untuk Pengembangan Eucheuma Cottoni. Namun Demikian Untuk Semua Parameter Kualitas Air, Selain Salinitas, Pada Dasarnya Memenuhi Syarat Untuk Pengembangan Budidaya Rumput Laut Jenis Eucheuma Cottoni.Kata Kunci: Fisika, Kimia, Eucheuma Cottoni, Barombong
Co-Authors A.A. Ketut Agung Cahyawan W Abdul Muis Mappalotteng Agusprianti, Agusprianti Ahmad Muhlis Akram, Andi Muhammad Andi Alamsyah Rivai Andi Muhammad Akram Mukhlis Andi Muhammad Akram Mukhlis Andi Sukainah Anny, Nur Arifyansah, Rahmat Asrijal Asrijal Asrijal Asrijal Asrijal, Asrijal Aswar Aswar Atmanisa, Andi Azizah Firman Budiningtyas, Dwi Putri Dewi Puspitasari Diapati, Siti Maifa Diyahwati Diyahwati Diyahwati Diyahwati Efi Susilawati Eka Nurmuliana Elite Gizwati Samudry Ervi Novitasari Ervi Novitasari Fadilah, Ratnawaty Fifi Alfiana Firdauziyah, Samiyah Fitasari, Puspa Hambali, Amiruddin Hasmawati Ahmad Hastar, Farhan Herni Mustaring Husain Syam Idris, Andi Puspa Sari Indrayani INDRAYANI INDRAYANI Jamaluddin Jamaluddin Jamaluddin Jamaluddin Jamaluddin Jumriani K, Jumriani K Jusran Jusran Kadirman, Kadirman Kaseng, Ernawati Syahruddin Kasmawati Khaidir Rahman Khaidir Rahman Lahming Lahming Lahming Lahming Lahming Lahming, Lahming Lestari, Nunik M.Pd S.T. S.Pd. I Gde Wawan Sudatha . Mahyuddin Mahyuddin Mandra, Mohammad Ahsan S Manjawakkang, Asia Marhayati Marhayati Maulana, Muh Mega wati, Mega Mohamad Ikbal Riski Danial Muhammad Irfan Muhammad Rais Muhammad Wiharto Muhammad Wiharto Muhammad Wiharto Muhlis Muhlis Mutmainnah Mutmainnah Ningrum, Retno Novitasari, Ervi Nuh, Rizqi Nur Indah Nur Rahmah Nur Rahmah Nurmila Nurmila Nurmila Nurmila, Nurmila Nurul Fadhilah Patang Patang Patang Patang Patang, Patang Purnamawati Putra, Reski Praja R., Mantasiah Rahman, Khaidir Ratnawaty Fadilah Rauf, Reski Febyanti Reski Praja Putra Sadriani, A. Satriani Satriani Subariyanto Subariyanto Subariyanto Subariyanto, Subariyanto Sucitra Sucitra Sulfiani, Sulfiani Syahrir, Mardi Syamsurijal Syamsurijal W.Suhaeb, Firdaus Wijaya, Muhammad Yanto, Subari Yasir, Khaerunnisa