p-Index From 2021 - 2026
4.718
P-Index
This Author published in this journals
All Journal HAYATI Journal of Biosciences Jurnal Ilmu Pertanian Indonesia Jurnal Teknologi Perikanan dan Kelautan Marine Fisheries: Jurnal Teknologi dan Manajemen Perikanan Laut MEDIA KONSERVASI Jurnal Pengolahan Hasil Perikanan Indonesia MANAJEMEN IKM: Jurnal Manajemen Pengembangan Industri Kecil Menengah Jurnal Ilmu dan Teknologi Kelautan Tropis Jurnal Ilmu-Ilmu Perairan dan Perikanan Indonesia Biospecies Bumi Lestari JOURNAL OF COASTAL DEVELOPMENT ILMU KELAUTAN: Indonesian Journal of Marine Sciences Jurnal Ilmu Lingkungan Bionatura Torani Journal of Fisheries and Marine Science Jurnal Ilmu Lingkungan Jurnal Ilmiah Aplikasi Isotop Radiasi JURNAL TEKNOLOGI LINGKUNGAN Microbiology Indonesia Majalah Kedokteran Bandung BIOTROPIA - The Southeast Asian Journal of Tropical Biology Indonesian Journal of Business and Entrepreneurship (IJBE) Jurnal RISET Geologi dan Pertambangan Journal of Degraded and Mining Lands Management Jurnal Pengelolaan Sumberdaya Alam dan Lingkungan (Journal of Natural Resources and Environmental Management) Jurnal Tataloka Biopropal Industri Journal of Science and Applicative Technology Omni-Akuatika MAJALAH ILMIAH GLOBE Jurnal Bina Praja Jurnal Penelitian Pendidikan IPA (JPPIPA) Jurnal Matematika Sains dan Teknologi EnviroScienteae Jurnal Pengelolaan Perikanan Tropis (Journal Of Tropical Fisheries Management) LIMNOTEK - Perairan Darat Tropis di Indonesia PENDIPA Journal of Science Education Aquasains : Jurnal Ilmu Perikanan dan Sumberdaya Perairan Jurnal Riset Akuakultur Bawal : Widya Riset Perikanan Tangkap Jurnal Kebijakan Perikanan Indonesia Astonjadro Sainmatika: Jurnal Ilmiah Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Jurnal Pengabdian Magister Pendidikan IPA Jurnal Iktiologi Indonesia (Indonesian Journal of Ichthyology) Jurnal Pascapanen dan Bioteknologi Kelautan dan Perikanan JURNAL SUMBER DAYA AIR Jurnal Pembelajaran dan Biologi Nukleus ULIN: Jurnal Hutan Tropis Ideas: Jurnal Pendidikan, Sosial dan Budaya Jurnal Laot Ilmu Kelautan PELAGICUS: Jurnal IPTEK Terapan Perikanan dan Kelautan Sustainable Environmental and Optimizing Industry Journal Habitus Aquatica : Journal of Aquatic Resources and Fisheries Management Buletin Jalanidhitah Sarva Jivitam Journal of Science and Science Education (JoSSEd) COJ (Coastal and Ocean Journal) Jurnal Reksabumi: Journal of Urban , Regional, and, Environmental Planning Makara Journal of Science Depik Jurnal Ilmu-Ilmu Perairan, Pesisir dan Perikanan Jurnal Manusia dan Lingkungan Scientica: Jurnal Ilmiah Sains dan Teknologi Jurnal Teknologi Lingkungan UNMUL Depik Jurnal Ilmu-Ilmu Perairan, Pesisir, dan Perikanan Journal of Fisheries & Marine
Claim Missing Document
Check
Articles

Analisis Kelayakan Produksi Silikon dari Abu Ampas Tebu Bambang Mulyana Hermanto; Erliza Noor; Yandra Arkeman; Etty Riani
Jurnal Pengelolaan Sumberdaya Alam dan Lingkungan (Journal of Natural Resources and Environmental Management) Vol. 9 No. 3 (2019): Jurnal Pengelolaan Sumberdaya Alam dan Lingkungan
Publisher : Graduate School Bogor Agricultural University (SPs IPB)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29244/jpsl.9.3.818-825

Abstract

It is estimated that the increase of sugarcane production will also increase the amount of bagasse. Sugar mills utilize dried bagasse as boiler fuel and the burning results a bagasse ash.Unrefined bagasse is estimated to contribute to the impact of the environment, including health problems when inhaled by humans. When covers the leaves, it will block the process of photosynthesis in plant. This are due to the size of ash and the contents of silica dioxide compound inside the bagasse. Besides providing impact, silica dioxide compounds are compounds that have high economic value as it can be used as silicon. The purposes of the utilization of bagasse ashes into silicon are to reduce the impact on the environment, to increase the economic value of bagasse ash and to empower community. The results of the feasibility analysis of silicon production from bagasse ash arethe planned production capacity of 10,000 tons/year, breakeven point (BEP) that is 3,400 tons/year or 34% of production capacity, Return of Investment (ROI) that is 28%, Payout Time (POT) of 3,6 years and 28,25% of Internal Rate of Return (IRR).Therefore, the plan to utilize the bagasse ash from silicon can be considered to be done.
Analisis Kandungan Padatan Tersuspensi Total Berdasarkan Karakteristik Hujan di Daerah Aliran Sungai Ciliwung Sulistyo Ariebowo Djajusman; Hadi Susilo Arifin; Etty Riani
Jurnal Pengelolaan Sumberdaya Alam dan Lingkungan (Journal of Natural Resources and Environmental Management) Vol. 10 No. 3 (2020): Jurnal Pengelolaan Sumberdaya Alam dan Lingkungan (JPSL)
Publisher : Graduate School Bogor Agricultural University (SPs IPB)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29244/jpsl.10.3.352-363

Abstract

Total suspended solid (TSS) is one of the parameters that determines whether or not a body of water is polluted. One factor that influences the amount of TSS content is the characteristic of rainfall in an area. Purpose of this study was to determine the relationship between the effect of rainfall characteristics and TSS content in Ciliwung River. Multiple regression analysis was used for analytical method. Results of multiple regression analysis showed that the correlation coefficient (adjusted R2) for the factors of rainfall, discharge and sediment show a low correlation to changes the content of TSS in Ciliwung River. The value of each correlation coefficient in the upstream, middle, and downstream of Ciliwung River are 0.21, 0.31, and 0.09 respectively. According to the F test, rainfall, discharge and sediment were significantly affect TSS content in the upstream and middle stream. Based on t test, it is known that only rainfall affect TSS content in the upstream and midlle stream.
Kontaminasi Merkuri (Hg) Pada Air Sungai, Air Sumur, Sedimen Dan Ikan Di Sungai Kuantan, Riau Dwi Kartika Asih Hasibuan; Etty Riani; Syaiful Anwar
Jurnal Pengelolaan Sumberdaya Alam dan Lingkungan (Journal of Natural Resources and Environmental Management) Vol. 10 No. 4 (2020): Jurnal Pengelolaan Sumberdaya Alam dan Lingkungan (JPSL)
Publisher : Graduate School Bogor Agricultural University (SPs IPB)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29244/jpsl.10.4.679-687

Abstract

Illegal gold mining activities still frequently occur in the Kuantan River, which is one of the main rivers in the district of Kuantan Singingi, Riau. This activity causes environmental contamination of mercury (Hg). The objective of this research was to determine the contamination of Hg in river water, well water, sediment and fish (baung and kapiek) in the Kuantan River, Riau. Samples were taken at up, middle and downstreams of the Kuantan River. Mercury was analized by following APHA and Indonesian National Standard (SNI) methods. The results were compared with the quality standard of pollution. The results showed that average of Hg concentration in river water, well water, sediment and fish were 0,0325 mg/l, 0,0202 – 0,0231 mg/l, 0,2083 mg/kg, 0,1141 - 0,1224 mg/kg. Statistical analysis indicated that the concentration of Hg in river water, well water (middle and downstream) and sediment were above the quality standard, while in the samples of baung and kapiek were below the quality standard. Hg concentrations significantly increased from up to downstream locations in river water and sediment, Hg concentrations significantly increased in 2 community wells in middle and downstream locations, significant Hg concentration was found in kapiek caught in midstream locations, while there was no significantly at the Hg concentration of baung in the research location.
Pemanfaatan Hasil Penelitian Pengaruh Logam Berat Cu Terhadap Pertumbuhan Udang Windu (Penaeus monodon) Sebagai Sumber Belajar Biologi Pada Subkonsep Pencemaran Lingkungan SMA Hesti Hesti; Etty Riani; Rida Oktorida Khastini; Sjaifuddin Sjaifuddin
PendIPA Journal of Science Education Vol 6, No 2 (2022): March - June
Publisher : University of Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33369/pendipa.6.2.434-442

Abstract

Sumber pembelajaran biologi berdasarkan hasil penelitian dapat dimanfaatkan untuk meningkatkan aktivitas ilmiah siswa. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hasil penelitian pengaruh logam berat Cu terhadap pertumbuhan udang windu untuk diterapkan sebagai sumber belajar. Penelitian dilaksanakan di Program Studi Pendidikan Biologi FKIP UNTIRTA Kota Serang, Banten. dan beberapa sekolah negeri di Provinsi Banten, antara lain SMAN 4 CILEGON, SMAN 5 Cilegon, SMAN 1 Anyer, dan SMAN 1 Cinangka. Tiga tahapan dilakukan: identifikasi proses dan produk penelitian, seleksi dan modifikasi hasil penelitian, serta penerapan dan pengembangan hasil penelitian untuk diimplementasikan sebagai sumber belajar. Hasil penelitian menunjukkan bahwa langkah awal dalam mengimplementasikan temuan penelitian sebagai sumber belajar adalah merancang tahapan pembelajaran yang menitikberatkan pada keterampilan proses sains melalui mengamati, menganalisis, menyimpulkan, dan mengomunikasikan dengan menggunakan Rencana Pelaksanaan Pembelajaran. Hasil penelitian pengaruh logam berat Cu terhadap pertumbuhan udang windu terkait KD 3.11 dan 4.11 pada subkonsep pencemaran lingkungan kelas X SMA dapat dijadikan sebagai fakta dan konsep. Pencemaran lingkungan baik yang disebabkan oleh aktivitas manusia maupun alam mengganggu keseimbangan alam lingkungan, sehingga perkembangan biota terhambat akibat cemaran logam berat Cu menjadi masalah utama yang dibahas dalam proses pembelajaran.
Polycyclic Aromatic Hydrocarbons (PAHs) in seawater, marine sedimen and their accumulation in the Bombay-duck, Harpadon nehereus (Hamilton, 1822) of Tarakan waters Ratno Achyani; Tri Prartono; Etty Riani
Jurnal Iktiologi Indonesia Vol 15 No 3 (2015): October 2015
Publisher : Masyarakat Iktiologi Indonesia (Indonesian Ichthyological Society)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32491/jii.v15i3.62

Abstract

Polycyclic Aromatic Hydrocarbons (PAHs) are the most toxic pollutants among the hydrocarbon families and their existence in the marine environment are harmful to aquatic organisms and human because of their mutagenic and carcinogenic properties. The purpose of this study was to identify the component of PAHs and their concentration in the water, sediment and their accumulation in the muscle and liver of the Harpadon nehereus. Water and sediment samples were collected in the three locations and fish sample in one location surrounding the Tarakan Island in September 2010. All samples were extracted using a soxhlet apparatus, and injected to the gas chromatography-mass spectrometry (GC-MS Shimadzu QP2010, with a detection limit of 0.001 ppb) after being cleaned up for identification. Total PAH concentrations ranged from 6.36-380 ^g/l and 50-136 ng/g in the water and sediment, respectively. Total PAH concentrations in muscle and liver ranged from 605-1067 ng/g and -1679 ng/g, respectively. There was an indication that the Tarakan waters has been contaminated by PHAs which derived from coastal activities, and PHAs accumulated in the body of H. neherus. Abstrak Hidrokarbon aromatik polisiklik (PAH) merupakan bahan pencemar beracun dari kelompok hidrokarbon dan keberada-annya di lingkungan laut berbahaya bagi organisme akuatik dan manusia karena bersifat mutagenis dan karsinogenis. Penelitian ini bertujuan mengidentifikasi komponen PAH dalam air dan sedimen laut serta akumulasinya dalam daging dan hati ikan Horpodon neherus. Pengambilan sampel air dan sedimen dilakukan pada bulan September 2010 di tiga lo-kasi dan contoh ikan di satu lokasi di sekitar perairan Pulau Tarakan. Seluruh sampel diekstraksi dalam perangkat sox-hlet dan dianalisis dengan Kromatografi Gas-Spetrometri Massa (GC-MS) tipe Shimadzu QP2010 dengan detection limit sebesar 0,001 ppb. Konsentrasi total PAH dalam air dan sedimen berturut-turut berkisar antara 6,36-380 p.g/l dan 50-136 ng/g. Konsentrasi PAH total dalam daging dan hati ikan H. neherus berkisar antara 605-1067 ng/g dan 9771679 ng/g. Perairan Tarakan terindikasi telah terkontaminasi PAH yang diduga berasal dari kegiatan sekitar pulau Tara-kan dan PAH telah terakumulasi dalam tubuh ikan H. neherus.
KEMATANGAN GONAD BEBERAPA JENIS IKAN BUNTAL (Tetraodon lunaris, T. fluviatilis, T. reticularis) DI PERAIRAN UJUNG PANGKAH, JAWA TIMUR [Gonad Maturity of Some Puffer Fishes (Tetraodon lunaris, T. fluviatilis, T. reticularis) in Ujung Pangkah, East] Sulistiono Sulistiono; Tri Hastuti Kurniati; Etty Riani; Seiichi Watanabe
Jurnal Iktiologi Indonesia Vol 1 No 2 (2001): Desember 2001
Publisher : Masyarakat Iktiologi Indonesia (Indonesian Ichthyological Society)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32491/jii.v1i2.197

Abstract

Pengamatan terhadap kematangan gonad beberapa jenis ikan buntal (Tetraodon lunaris, T. fluviatilis, T. reticularis) dilakukan sejak Maret 2000 sampai April 2001 di perairan Ujung Pangkah, Jawa Timur. Sampel ikan ditangkap per bulan dengan menggunakan gill net (mata jaring 2,5 dan 4,5 cm). Gonad diambil, diawet dengan formaldehide 40 % dan ditimbang beratnya (sampai ketelitian 0.1 g) di laboratorium. Pengamatan tingkat kematangan gonad dilakukan secara morfologis. Analisis dilakukan untuk menentukan nisbah kelamin (J/B) dan indeks somatik gonad (GSI). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui musim pemijahan dari beberapa jenis ikan tersebut. Hasil pengamatan didapatkan bahwa jenis Tetraodon reticularis memiliki nisbah kelamin sebesar 1,6:1, T. fluviatilis sebesar 1,2:1 dan T. reticularis sebesar 1,9:1. Tingkat kematangan gonad jenis T. lunaris dan T. reticularis umumnya tidak matang dan matang awal (TKG I dan II) dan tidak ditemukan dalam keadaan matang gonad (TKG III dan IV). T. fluviatilis ditemukan mulai pada tingkat kematangan gonad 1 sampai V dengan prosentase TKG IV terbanyak pada bulan April. Berdasarkan nilai indeks kematangan gonad (IKG) pada T. fluviatilis, didapatkan bahwa nilai tersebut bervariasi 0,01-3.87 (jantan) dan 0.18-2.43 (betina) dengan nilai terbesar pada bulan April. Pada T. lunaris, nilai IKG bervariasi 0,04-5.74 (jantan) dan 0,01-3,62 (betina) dengan nilai terbesar dijumpai pada bulan Mei. Sedangkan pada T. reticularis nilai IKG    bervariasi 0,10-0,83 (jantan) dan 0,05-3,13 (betina). Berdasarkan TKG dan IKG tersebut, didapatkan bahwa puncak musim pemijahan diperkirakan terjadi pada bulan April untuk T. fluviatilis. Sedangkan untuk T. lunaris dan T. reticularis masih belum dapat ditentukan musim pemijahannya.ABSTRACTStudy on the gonad maturity of some puffer fishes (Tetraodon lunaris, T. fluviatilis, T.reticularis) had been done from March 2000 to April 2001 in Ujung Pangkah water, East Java. Samples were caught monthly using gill net mesh sized 2,5 and 4,5 cm. Gonads were removed, preserved by formaldehyde 40% and weighed by electronic balances (0.1 g approximately). Gonad maturity stage was classified morphologically according to the gonad classification. Analysis was done to estimate sex ratio and gonad somatic index (GSI). This study aimed to know spawning season of those fishes. Sex ratio of Tetraodon reticularis, T. fluviatilis and T. reticularis werel.6:l. 1.2:1, and 1.9:1, respectively. Immature and premature gonads were found in T. lunaris', immature, premature, maturing, mature gonads were found in T. fluviatilis, with a peak percentage in April: and immature and premature gonads were found in    T. reticularis. Gonad somatic index (GSI) varied 0,04-5.74 (male) and 0.01-3.62 (female) for T. lunaris with a peak one    in    May;    0,01-3,87 (male) and 0,18-2,43 (female) with a peak one in April for T. fluviatilis', and 0,10-0,83 (male) and 0,05-0,57 (female) for T. reticularis. According to the gonad maturity and gonad somatic index, a peak of spawning season was estimated    to be    in    April for T. fluviatilis. While for the T. lunaris and T. reticularis could not be estimated their spawning season.
KARAKTERISTIK HABITAT DAN TINGKAT KEMATANGAN GONAD KEPITING KELAPA (Birgus latro) DI PULAU UTA, PROPINSI MALUKU UTARA Supyan Supyan; Sulistiono Sulistiono; Etty Riani
AQUASAINS Vol 2, No 1 (2013)
Publisher : Jurusan Perikanan dan Kelautan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (430.976 KB)

Abstract

Coconut crab (Birgus latro) is  one of the species of crustaceans that economically valuable. The research aimed to investigate habitat characteristics and gonad maturity of Coconut crabs (Birgus latro) in Uta Island, North Mollucas. Sampling was conducted through cruising survey from May to September 2012, while parameters examined to the habitat characteristics and reproductive aspects were physical-chemical, gonad maturity, and vegetation existence. Habitat characteristics were assessed using Cluster Analysis. Result showed that length and weight relationship of male crabs wasW= 1.93 (CP + r), while the female was 1.17W= 1.97 (CP + r) 0.97. During the observation, it showed that mature gonad occurred in all catching time indicating that it didn’t occur simultaneously on the broodstock. The smallest crabs were found 65.44 mm in length (CP + r). There was no significant different of sex ratio between males and females (1:1). Disparity of habitat characteristics in each station doesn’t affect to the catch, both the quantity and level of gonad maturity. Habitat conditions at all stations strongly supported their activities to live sustainably.
AKTIVITAS KITINASE, LESITINASE, DAN HEMOLISIN ISOLAT DARI BAKTERI IKAN NILA (Oreochromis niloticus Lin.) YANG DIKULTUR DALAM KERAMBA JARING APUNG WADUK JATILUHUR, PURWAKARTA Wibowo Mangunwardoyo; Ratih Ismayasari; Etty Riani
Jurnal Riset Akuakultur Vol 4, No 2 (2009): (Agustus 2009)
Publisher : Pusat Riset Perikanan, Badan Riset dan Sumber Daya Manusia Kelautan dan Perikanan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (112.352 KB) | DOI: 10.15578/jra.4.2.2009.257-265

Abstract

Aeromonas hydrophila Lin. merupakan bakteri patogen oportunistik akuatik yang virulensinya dipengaruhi oleh adanya enzim kitinase, lesitinase, dan toksin haemolisin, merupakan penyebab kematian ikan nila yang tinggi. Penelitian bertujuan untuk mengamati aktivitas enzim kitinase, lesitinase, dan toksin hemolisin dari 30 ikan nila dari keramba jaring apung waduk Jatiluhur dengan metode tehnik agar. A. hydrophila menunjukkan positif virulen ditunjukkan adanya zona bening untuk lesitinase sebesar 7,9 mm; kitinase 8,0 mm; dan hemolisin 6,6 mm dibandingkan dengan isolat Enterobacter sp., Pseudomonas sp., dan Vibrio sp. Hal ini menunjukkan bahwa A. hydrophila bersifat patogen dan virulen terhadap ikan nila.Aeromonas hydrophila Lin. is one of opportunistic aquatic pathogen bacteria where its pathogenic behavior is influenced by chitinase, lechitinase, and toxin haemolycine, and causes high mortality in nile tilapia culture. The purpose of the research was to observe the activities of two A. hydrophila’s enzymes i.e.: chitinase and lechitinase, and one extracelullar toxin, haemolycine, isolated from 30 nile tilapias cultured in floating net cage at Jatiluhur using quantitative plate assay technique. A. hydrophila was positive virulent marked with transparent zone of lechitinase of 7.9 mm, haemolycin of 6.6 mm, and chitinase of 8.0 mm compared to Enterobacter sp., Pseudomonas sp., and Vibrio sp. Therefore, A. hydrophila is determined as highly pathogenic bacterium and virulent for nile tilapia.
RANGSANGAN PERKEMBANGAN OVARI UDANG PUTIH, Litopenaeus vannamei DENGAN PENYUNTIKAN ESTRADIOL-17β Tarsim Tarsim; Muhammad Zairin Junior; Etty Riani
Jurnal Riset Akuakultur Vol 2, No 3 (2007): (Desember 2007)
Publisher : Pusat Riset Perikanan, Badan Riset dan Sumber Daya Manusia Kelautan dan Perikanan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (241.73 KB) | DOI: 10.15578/jra.2.3.2007.349-358

Abstract

Studi ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penyuntikan hormon estradiol-17β terhadap perkembangan ovari udang putih (Litopenaeus vannamei). Dosis estradiol17β yang digunakan adalah 0,05 μg/g; 0,10 μg/g; 0,25 μg/g bobot tubuh dan kontrol Hasil penelitian menunjukkan bahwa penyuntikan estradiol-17β berpengaruh terhadap perkembangan gonad. Indeks maturasi pada perlakuan dosis 0,10 μg/g and 0,25 μg/ g bobot tubuh lebih besar (75,00% dan 66,67%) dibanding kontrol. Peningkatan diameter oosit terlihat nyata pada TKG I dan II. Meskipun pada TKG III dan IV peningkatan oosit tidak terlihat nyata, tetapi proporsi oosit matang lebih besar. Hal ini menunjukkan bahwa pemberian estradiol-17β pada induk udang ablasi menghasilkan telur yang lebih cepat berkembang dibandingkan jika hanya menggunakan ablasi. Penyuntikan estradiol-17β sangat berpengaruh pada awal perkembangan gonad. Hal ini menunjukkan bahwa estradiol-17β berperan penting dalam merangsang endogenous vitelogenesis.The present study analyzed the effect of estradiol-17 β injection on ovarian development of white shrimp, Litopenaeus vannamei. Estradiol-17 β dose of 0.05 υ g/g, 0.10 μ g/g, 0.25 μ g/g body weight and the control was used, with 15 females broodstock of each. The result showed that ovarian development affected by estradiol-17 β injection. Maturation index in dose of 0.10 μ g/g and 0.25 μ g/g body weight was 75.00% and 66.67% respectively and higher than that of control. Oocytes diameter increased significantly on stage I and stage II, although oocytes diameter in stage III and IV was no significant different but the proportion of mature oocyte higher than that of control. It suggested that estradiol-17 β gave much more developed conditions in oocytes developmental stages and size, compared to control with unilateral eyestalk ablation only. The dominant effect is in early developmental stage of oocyte. It indicates that estradiol-17 β is important to induction of endogenous vitellogenesis in white shrimp.
UJI PATOGENISITAS DAN VIRULENSI Aeromonas hydrophila Stanier PADA IKAN NILA (Oreochromis niloticus Lin.) MELALUI POSTULAT KOCH Wibowo Mangunwardoyo; Ratih Ismayasari; Etty Riani
Jurnal Riset Akuakultur Vol 5, No 2 (2010): (Agustus 2010)
Publisher : Pusat Riset Perikanan, Badan Riset dan Sumber Daya Manusia Kelautan dan Perikanan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (201.788 KB) | DOI: 10.15578/jra.5.2.2010.145-255

Abstract

Bakteri Aeromonas hydrophila bersifat patogen mengakibatkan kematian sebanyak 50% pada ikan nila di keramba jaring apung. Penelitian ini bertujuan untuk meneliti patogenisitas dan virulensi dari dua enzim dan satu toksin haemolisin yang dihasilkan oleh A. hydrophila pada ikan nila yang sehat. Analisis LC-50 menggunakan metode Dragsted Bahrens menghasilkan nilai 4,9 x 106 cfu/mL. Virulensi A. hydrophila diuji menggunakan metode Postulat Koch pada ikan nila sehat menyebabkan tubuh menjadi kemerah-merahan, perdarahan pada permukaan tubuh dan luka borok yang akhirnya menyebabkan kematian.Aeromonas hydrophila is a highly pathogenic bacterium which caused more than 50% nila’s mortality at the pond culture. The purpose of the research was study on the virulence and pathological effect of two A. hydrophila’s enzymes and one toxin haemolycin on a healthy’s nila fish. Lethal Concentration 50 with injection of A. hydrophila on nila was used as preliminary test to determine bacterial density that caused 50% nila’s mortality. The LC50 was 4,9 X 106 cfu/mL determined by Dragsted Bahrens methods. The A. hydrophila virulence test with The Postulat Koch had been effects on healthy’s nila, with clinical sign were reddening, haemorrhagic all over the body surface, and ulcer which caused mortality.
Co-Authors . Waluyo Abdul Hamid Abdul Hamid Abdul Hamid Abdullah Hisam bin Omar Achmad Fahrudin Achmad Fahrudin Achyani, Ratno Adhi Susilo Agnes P Sudarmo Agnes Puspita Sudarmo agung riyadi Agus Salim Agus Susanto Agus Susanto Agus Susanto Ahmad Fachrudin Ahyar Ismail Amalia Zahroh Anna Rejeki Simbolon Anna Rejeki Simbolon Ansori , Mukhlas Ardianto, Luky Ari Purbayanto Arie Prabawa Arief Wicaksono, Arief AS Aku, AS ASEP SAEFUDDIN Asmara, Hadun Bakeri, Samsul Bambang Indriyanto Bambang Mulyana Hermanto Bambang Pramudya Bambang Pramudya Bambang Pramudya Bambang Pramudya Bambang Pramudya Bambang Pramudya N. Pramudya N. Bambang Trihardiyanto, Anton Pramono bayu pamungkas BIBIANA W LAY Bintoro, Sigit Budhi H Iskandar Budhi H Iskandar Bunasor Sanim Charles Parningotan Haratua Simanjuntak D. Djoko Setiyanto Daniel Djoko Setiyanto Darnas Dana Derry Muharam Dewayany Sutrisno, Dewayany Dewi, Mariena Dian Harjuna Sukma Dietriech Geoffrey Bengen Djamar Tumpal F. Lumbanbatu Dodi Iskandar Dwi Kartika Asih Hasibuan Dwiputra, Mohammad Ashari E Gumbira-Sa’id - Edward Nixon Pakpahan EFFENDIE, ICHSAN Efin Muttaqin Ema Hastarini Erliza Noor Esrahwati, Esrahwati Fahrudin, Achmad Fakoubun, Nadira Farah Diana Fatah, Khoirul Fathar, Imam Rozali Fikri, Ishlahul Fitria Rahmayanti Fredinan Yulianda Gatot Yulianto Gema Wahyudewantoro, Gema Gerda, Nunik Ghinarrahmi Afiyatillah Gondo Puspito Gumbira-Sa'id, E H M Eidman H M Sjarif Hitam Hadi Susilo Arifin Hadun Asmara Hamzah Hamzah Harald Asmus Harpasis S. Sanusi Harpasis Slamet Sanusi Harpasis Slamet Sanusi Harry Sudrajat Johari Harry Sudrajat Johari Hefni Effendi Hera Ledy Melindo Hermanto, Dedy Tri Hesti Hesti Hidayah, Ma'rifatul Hurip Pratomo Ida Ayu Putu Sri Widnyani IIN SITI DJUNAIDAH Indrawati Gandjar intan pramudita rachmawati Irianto, Dedy Cahyadi Irman Firmansyah Isdradjad Setyobudiandi Ismail Ismail Ita Djuwita Ita Djuwita Ita Djuwita J. P, M.Yanuar Jalius , Jalius Jalius Jimmi . Kasful Anwar Khaswar Syamsu Khaswar Syamsu - KHUSNUL YAQIN Komar Sumantadinata Komar Sumantadinata Krisanti , Majariana Leons Rixson Lina Warlina M. Syamsul Maarif M. Yanuar J Purwanto M. Yanuar Joko Purwanto M. Zairin Junior Machfud Machfud Majariana Krisanti Maman Rumanta Manuwoto Manuwoto Margareth Rosalinda Sapulete Marimin , Marimin Marimin Matius Paundanan, Matius Maya Lukita Metti Wiradika Charolyna Sinambela Mirna Dwirastina Moh. Yani Mohamad Samsul Maarif Mohammad Ashari Dwiputra MOZES TOELIHERE Mozes Toelihere Muhammad Aris Muhammad Reza Cordova Muhammad Reza Cordova Muhammad Reza Cordova, Muhammad Reza Muhayatun Santoso Muis Muis, Muis Munandar Munandar Musa Hubeis N adiarti N, Bambang Pramudya Nadiarti Nadiarti, Nadiarti Nadiarti Nurdin Nandini, Annisa Putri Nastiti S. Indrasti Nastiti S. Indrasti, Nastiti S. Nazori Djazuli Nendia Nurisni Neri Kautsari Neviaty P. Zamani Nia Istiani Wahid Norman Razieb Azwar Noverita Dian Takarina Dian Takarina Nurfitri Triramdani Nurhasanah Nurhasanah Nurhasanah Nurhasanah Nurlisa Alias Butet Nurmawati, Subekti Nurul Najmi Nuryani Zainuddin Perdini, Maharani Pramono, Anton Priyadi Kardono Priyono, Franciscus Edi Purwanto, M. Yanuar Joko R. Ruswandi Rahmat Kurnia Rahmat Pangestu Rasyadi, Andy Ratih Ismayasari Rianto, Joko Rida Oktorida Khastini RIDWAN AFFANDI Ridwan, Iriadi Rifardi Rinda Noviyanti Rinda Noviyanti, Rinda Rita Nurmalina Rita Rostika Rodiah Nurbaya Sari, Rodiah Nurbaya Rosalina Hasan ROSALINA HASAN, ROSALINA Rugaya H. Serosero Rumanta , Maman Sandra Sukmaning Adji Sarifah Nurjanah Sehtawarta Br Sitepu Seiichi Watanabe Setiyadi, Benny Sigid Hariyadi Sigid Hariyadi Sjaiffuddin, Sjaifuddin Sjaifuddin Sjaifuddin Sonja Kleinertz Sri Haryati Srihadi Agungpriyono Sudarmo, Agnes P Sudarmo, Agnes Puspitasari Sugeng A. Putranto Sugeng Budiharsono Sugeng Budiharsono Sugeng Hartono Sugeng Putranto Sugeng Putranto Sukoraharjo, Sri Suryo Sulistiono Sulistiono Sulistiono Sulistiono Sulistiono Sulistiono Sulistiono Sulistiono Sulistyo Ariebowo Djajusman Suprihatin - Suprihatin Suprihatin Suprihatin Suprihatin Supriyadi Supriyadi Supriyadi Supriyadi Supyan Supyan Surjono H. Sutjahjo Susan Maphilindawati Noor Susilowati, Dwi Indah Suwari Syafri Mangkuprawira Syafrudin Raharjo Syahminan Syahminan Syahril Nedi Syaiful Anwar Syaiful Anwar Syamsiar, Syamsiar Tagor Alamsyah Harahap Tarsim Tarsim Taryono Taslim Arifin Taslim Arifin Tia Rostaman Tri Handayani Tri Hastuti Kurniati Tri Prartono Tuah N. M. Wulandari TUBAGUS HAERU RAHAYU Tun Tedja Tun Tedja, Tun Uju Uju Veybi Djoharam Wahid, Nia Istiani Waluyo Waluyo Warih Hardanu Warih Hardanu, Warih Wawan Wahyudi Wellyzar Sjamsuridzal Wibowo Mangunwardoyo Wibowo Mangunwardoyo Wike Ayu Eka Putri Wirawan, Sri Mahendra Satria Wiwik Handayani Wulandari, Tuah N. M. Yahya, Nurul Musyariafah Yandra Arkeman Yoga, Gunawan Pratama Yonvitner - Yuliati Yuliati Yunizar Ernawati Yunizar Ernawati Yusli Wardiatno YUSUF, TUTI L Zaenal Abidin Zulferdi, Zulferdi Zulkifli, Sunarto