p-Index From 2021 - 2026
5.553
P-Index
This Author published in this journals
All Journal International Journal of Evaluation and Research in Education (IJERE) KUMARA CENDEKIA Jurnal Konseling dan Pendidikan Jurnal Pendidikan Indonesia Jurnal CARE Jurnal Pendidikan Usia Dini JURNAL KEPEMIMPINAN DAN PENGURUSAN SEKOLAH Al Ishlah Jurnal Pendidikan Jurnal Obsesi: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini AL-ATHFAL : JURNAL PENDIDIKAN ANAK JKTP: Jurnal Kajian Teknologi Pendidikan Tarbawi : Jurnal Ilmu Pendidikan JECCE (Journal of Early Childhood Care and Education) Aulad : Journal on Early Childhood EDUKATIF : JURNAL ILMU PENDIDIKAN Jurnal EDUCATIO: Jurnal Pendidikan Indonesia Golden Age: Jurnal Ilmiah Tumbuh Kembang Anak Usia Dini Jurnal Karinov Santhet: (Jurnal Sejarah, Pendidikan Dan Humaniora) Jurnal PAUD: Kajian Teori dan Praktik Pendidikan Anak Usia Dini Jurnal Ilmiah Profesi Pendidikan Community Development Journal: Jurnal Pengabdian Masyarakat Edunesia : jurnal Ilmiah Pendidikan Jurnal Graha Pengabdian Journal of Community Service and Empowerment Didaktika: Jurnal Kependidikan Journal of English Language and Education Journal of Education Research Jurnal Media dan Teknologi Pendidikan Jurnal Pembelajaran, Bimbingan, dan Pengelolaan Pendidikan Abdimas Indonesian Journal Indonesian Research Journal on Education Jurnal Mutiara Pendidikan Jurnal Riset Rumpun Ilmu Pendidikan (JURRIPEN) Journal of Innovative and Creativity Proceedings Series of Educational Studies Journal of Innovation and Teacher Professionalism IPSSJ Jurnal Pelita PAUD Jurnal Pendidikan Progresif Abdimas Pedagogi: Jurnal Ilmiah Pengabdian kepada Masyarakat
Claim Missing Document
Check
Articles

PELATIHAN ORGANIZATION MANAGEMENT BASED COMMUNITY (OMC) SENI UNTUK MENINGKATKAN ORGANIZATIONAL CAPABILITIES PADA PEMILIK UMKM Hariyono Hariyono; Evania Yafie; Daya Negri Wijaya; Primasa Minerva Nagari; Aimi Musa
Community Development Journal : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 6 No. 1 (2025): Volume 6 No. 1 Tahun 2025
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cdj.v6i1.41192

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan organizational capabilities ada pemilik UMKM di Klampok Kasri melalui pelatihan Organization Management Based Community (OMC).   Metode penelitian Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan eksperimen yaitu quasi eksperimen. Quasi eksperimen dipilih karena penelitian ini dilkukan tanpa pengacakan (random), namun melibatkan penembatan partisipan kedalam kelompok atau penelitian ini dilakukan dengan memberikan treatment pada kelompok yang diteliti dalam penelitian ini. Treatmen dilakukan dengan mengobservasi hasil pelatihan OMC terhadap masyarakat terutama UMKM di Klampok Kasri Jaman Biyen. Hasil penelitian bahwa kegiatan pelatihan Organization Management Based Community (OMC) terbukti efektif dalam meningkatkan kapabilitas organisasi UMKM. Melalui pelatihan OMC, UMKM di Klampok Kasri mendapatkan peningkatan keterampilan manajerial dan operasional, memperkuat kolaborasi antar anggota komunitas, dan mendorong inovasi. Dampak positif tersebut dirasakan baik pada tingkat individu maupun secara kolektif, meningkatkan efisiensi, produktivitas, dan daya saing, serta kontribusi pada pertumbuhan ekonomi lokal.
HUBUNGAN ANTARA PENGETAHUAN ORANG TUA TENTANG KEBERSIHAN MULUT TERHADAP PREVALENSI GIGI KARIES PADA ANAK DI TK AR-RAUDHAH 1 LAWANG Firda Nur Amalia; Evania Yafie
Integrative Perspectives of Social and Science Journal Vol. 3 No. 06 Juni (2026): Integrative Perspectives of Social and Science Journal
Publisher : PT Wahana Global Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan menganalisis hubungan pengetahuan orang tua tentang kebersihan mulut dengan prevalensi karies gigi anak di TK Ar-Raudhah 1 Lawang. Menggunakan pendekatan kuantitatif korelasional, data dikumpulkan dari 100 pasangan orang tua dan anak melalui teknik total sampling. Instrumen penelitian meliputi kuesioner pengetahuan dan lembar observasi klinis oleh dokter gigi. Hasil menunjukkan seluruh orang tua (100%) memiliki pengetahuan kategori baik, namun prevalensi karies anak didominasi kategori ringan (61%) dan sedang (32%). Uji Spearman’s Rank menunjukkan nilai p-value 0,887 (p > 0,05) dengan koefisien korelasi 0,140. Simpulan penelitian ini adalah tidak terdapat korelasi signifikan antara pengetahuan orang tua dengan kejadian karies gigi anak. Hal ini menunjukkan adanya kesenjangan antara pemahaman teoritis dengan pengawasan nyata dalam kebiasaan menjaga kebersihan mulut anak sehari-hari.
Development of Video-Based Online Course “SkillUp!ECT” to Enhance 4C Skills in Preschool Teachers Suti Mega Nur Azizah; Evania Yafie; Zulfa Ulil Karomah; Laksamana Adipura; Sinta Yunita Sariningtyas Asri
Jurnal Media dan Teknologi Pendidikan Vol. 6 No. 1 (2026): January
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jmt.v6i1.104369

Abstract

The rapid advancement of technology and digitalization in the Society 5.0 era requires teachers to possess 21st-century competencies, particularly the 4C skills (critical thinking, communication, collaboration, and creativity). However, limited access to professional development opportunities has resulted in some early childhood education teachers not optimally mastering these skills. This study aims to develop and evaluate the feasibility of the SkillUp!ECT platform as a video-based online course to enhance teachers’ 4C skills. This study employed a research and development (R&D) approach using the ADDIE model, which includes analysis, design, development, implementation, and evaluation stages. The subjects of this study consisted of content experts, media experts, and early childhood education teachers as users. Data were collected through validation questionnaires and practicality tests using Likert-scale instruments and were analyzed using descriptive quantitative techniques. The results indicate that the developed platform demonstrates a high level of validity and practicality and is categorized as highly feasible. These findings suggest that SkillUp!ECT is effective as a professional development medium for teachers. The implication of this study is that the platform can serve as a flexible and innovative solution to support the continuous improvement of teachers’ 4C competencies.
Developing and Piloting the DEEP-ECE Model for Early Childhood Educators: A Professional Development Framework for Reflective Practice and Pedagogical Competence Yafie, Evania; Atmoko, Adi; Sari, Zihan Novita; Ashari, Rahayu; Samah, Norazrena Abu
Golden Age: Jurnal Ilmiah Tumbuh Kembang Anak Usia Dini Vol. 11 No. 2 (2026)
Publisher : Program Studi Pendidikan Islam Anak Usia Dini, Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan, UIN Sunan Kalijaga, Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14421/jga.2026.112-05

Abstract

This study developed and piloted the DEEP-ECE model, or Deep Learning Based Curriculum Empowerment for Early Childhood Educators, as a professional development framework for supporting early childhood teachers in implementing pedagogical deep learning within Indonesia’s Merdeka Curriculum. The model was designed in response to a common problem in teacher professional development: training is often brief, fragmented, and insufficiently connected to classroom practice. Using a research and development design based on the ADDIE model, this study involved 15 kindergarten teachers from UM Laboratory Kindergarten. Data were collected through needs assessment questionnaires, semi-structured interviews, expert validation, practicality questionnaires, and pretest and posttest competence assessments. Quantitative data were analyzed using descriptive statistics, normality testing, paired sample t-tests, and correlation analysis, while qualitative feedback was used to clarify teachers’ needs and responses to the model. The results showed that DEEP-ECE was rated highly valid by experts and practical by participating teachers. Teachers’ professional competence increased significantly after the intervention, with a mean difference of 10.53 points, t = -9.471, p < .001, while pedagogical competence increased by 14.20 points, t = -15.072, p < .001. Pretest and posttest scores were also strongly correlated, indicating consistency in the competence measures rather than causal evidence of effectiveness. These findings suggest that DEEP-ECE has preliminary promise as a structured, reflective, and classroom based professional development model. Its broader contribution lies in offering a transferable design logic for early childhood teacher development in curriculum reform contexts where teachers are expected to enact meaningful, child centered, and reflective pedagogy. Further studies with larger samples, comparison groups, classroom observations, and longitudinal follow up are needed to examine the model’s effectiveness and sustainability.
Depression, anxiety, and stress among indonesian migrant workers in hong kong: prevalence, demographic differences, and psychosocial correlates Khairul Bariyyah; Adi Atmoko; Evania Yafie; Muhammad Alfan; Diani Akmalia Apsari; Siti Nurhaliza; Rosita Purnama Sari; Innaya Rahmania Dewi
Jurnal Konseling dan Pendidikan Vol. 14 No. 2 (2026): JKP
Publisher : Indonesian Institute for Counseling, Education and Therapy (IICET)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29210/1222700

Abstract

This study aimed to estimate the prevalence and severity of depression, anxiety, and stress, examine differences across demographic and occupational characteristics, and identify psychosocial correlates associated with these symptoms. A cross-sectional quantitative study was conducted using a convenience sample of 54 Indonesian MDWs in Hong Kong. Participants completed the Depression, Anxiety, and Stress Scale-21 (DASS-21). Given the small sample size, non-parametric analyses, exact effect sizes with 95% confidence intervals, Benjamini–Hochberg false discovery rate (FDR) correction, and multiple regression models with a maximum of four predictors were employed. Mean (SD) scores were 6.22 (8.08) for depression, 8.00 (8.94) for anxiety, and 10.00 (10.13) for stress. Based on DASS-21 severity classifications, 14.8% of participants reported moderate-to-extremely severe depression, 37.0% anxiety, and 16.7% stress, while 40.7% experienced at least one condition at a moderate or higher level. The DASS-21 demonstrated high internal consistency (Cronbach’s α = .88, .87, and .92 for depression, anxiety, and stress, respectively). Poor or fair employer relationships were consistently associated with higher depression, anxiety, and stress scores and remained significant after adjustment for working hours, rest days, and social support (all p < .03). These findings highlight employer–employee relationship quality as a key psychosocial correlate of psychological distress and a potential target for workplace interventions and policy. Larger, representative studies are needed to confirm these findings.
Peningkatan Keterampilan Motorik Halus Melalui Kegiatan Menganyam Ceria pada Kelompok B TK PGRI 03 Tumpang Malang Isrotul Muslimah; Tomas Iriyanto; Isrotul Muslimah; Tomas Iriyanto; Evania Yafie
Jurnal Pembelajaran, Bimbingan, dan Pengelolaan Pendidikan Vol. 1 No. 2 (2021)
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (242.353 KB) | DOI: 10.17977/um065v1i22021p115-119

Abstract

Abstract: The purpose of this study was to find out how the application of cheerful weaving activities to improve children's fine motor skills and describe whether through cheerful weaving activities can improve children's fine motor skills. This study uses a classroom action research (CAR) design with qualitative and quantitative approaches. This classroom action research is conducted in two cycles, each cycle of which there are two meetings consisting of planning, implementing, observing, and selecting. The subjects of this study were group B TK PGRI 03 overlapping with 16 children. This research was successful because it showed an increase in the repetition and incorporation of weaving material so that it was easily carried out by teachers and children. The increase can be seen from the pre-action to the second cycle in fine motor skills eye and hand coordination aspects of 62.50 percent, the accuracy aspect is 62.50 percent, and the flexibility is 68.75 percent. Based on the presentation of the results of the implementation of cheerful weaving activities that children's fine motor skills proved to be increasing. Abstrak: Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk mengetahui bagaimana penerapan kegiatan menganyam ceria untuk meningkatkan keterampilan motorik halus anak, dan mendeskripsikan apakah melalui kegiatan menganyam ceria dapat meningkatkan keterampilan motorik halus anak. Penelitian ini menggunakan rancangan penelitian tindakan kelas (PTK) dengan pendekatan kualitatif dan kuantitatif. Penelitian tindakan kelas ini dilakukan selama dua siklus, tiap siklusnya terdapat dua kali pertemuan yang terdiri dari perencanaan, pelaksanaan, pengamatan, dan rfeleksi. Subyek dari penelitian ini adalah kelompok B TK PGRI 03 Tumpang dengan jumlah 16 anak. Penelitian ini berhasil karena menunjukkan adanya peningkatan dengan adanya pengulangan dan penggabungan bahan menganyam agar mudah dilakukan oleh guru dan anak-anak. Peningkatan dapat dilihat dari pra tindakan sampai siklus II dalam keterampilan motorik halusnya aspek koordinasi mata dan tangan sebesar 62,50 persen, aspek ketepatan sebesar 62,50 persen, dan kelentukan sebesar 68,75 persen. Berdasarkan pemaparan hasil pelaksanaan kegiatan menganyam ceria bahwa keterampilan motorik halus anak terbukti meningkat.
"Ini Imajinasiku": Interpretasi Anak Usia Dini terhadap Karya Seni yang Mereka Ciptakan” Alfarobi Ahmad Sulaiman; Imron Arifin; Evania Yafie; Dedi Kuswandi; Zainul Arifin
Jurnal Pelita PAUD Vol 10 No 1 (2025): Jurnal Pelita PAUD
Publisher : Universitas Muhammadiyah Kuningan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33222/pelitapaud.v10i1.4795

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk memahami bagaimana anak usia dini memaknai dan menginterpretasikan karya seni yang mereka ciptakan. Melalui pendekatan kualitatif dengan metode interpretatif, data dikumpulkan melalui wawancara semi-struktur, observasi partisipatif, dan dokumentasi terhadap hasil karya seni anak usia 5–6 tahun di lingkungan taman kanak-kanak. Analisis dilakukan dengan mengidentifikasi tema-tema yang bermakna dari pengalaman kreatif anak. Hasil penelitian menunjukkan empat temuan utama: (1) anak menggunakan karya seni sebagai media ekspresi imajinatif dan emosional, (2) anak membangun narasi personal di balik karya mereka, (3) anak memiliki alasan dan logika tersendiri dalam memilih warna, bentuk, dan tema, serta (4) pemberian ruang interpretatif mendorong terbentuknya rasa percaya diri dan refleksi diri anak. Temuan ini menunjukkan bahwa karya seni anak bukan sekadar produk visual, melainkan representasi kompleks dari pikiran, emosi, dan pengalaman mereka. Implikasi dari penelitian ini menekankan pentingnya peran pendidik dalam mendukung proses interpretatif anak melalui dialog yang terbuka dan reflektif, serta menciptakan lingkungan yang aman untuk berekspresi kreatif. Penelitian ini memperkuat perspektif anak sebagai subjek aktif dalam membentuk makna melalui karya seni.
PENGEMBANGAN PERMAINAN BLOOMING FLOWERS SEBAGAI STIMULASI MOTORIK HALUS ANAK USIA 3-4 TAHUN Unkce May Sanday; Evania Yafie; Munaisra Tri Tirtaningsih
Kumara Cendekia Vol 13, No 3 (2025): KUMARA CENDEKIA
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/kc.v13i3.101688

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menghasilkan permainan edukatif Blooming Flowers yang dapat meningkatkan keterampilan motorik halus anak usia 3-4 tahun. Pengembangan permainan dilakukan menggunakan metode Research and Development (RnD) dengan model ADDIE, yang meliputi tahapan Analisis, Desain, Pengembangan, Implementasi, dan Evaluasi. Validitas dan kelayakan produk diuji oleh ahli permainan dan ahli materi, dengan hasil validasi rata-rata sebesar 91% dari ahli permainan dan 97% dari ahli materi, menunjukkan kriteria sangat layak karena berada pada rentang 80%-100%. Uji coba kelompok besar pada tiga lembaga PAUD dan melibatkan 33 anak usia 3-4 tahun dan memperoleh rata-rata skor perkembangan motorik halus sebesar 87%, termasuk kategori Berkembang Sangat Baik (BSB). Permainan ini melatih kemampuan meronce, menempel, menggunting, dan menyemprot, serta dinilai menarik oleh guru dan anak-anak karena desainnya yang berwarna-warni. Berdasarkan hasil validasi dan uji coba, permainan Blooming Flowers dinyatakan layak digunakan sebagai media stimulasi keterampilan motorik halus anak usia dini tanpa perlu revisi lebih lanjut. Produk ini dapat membantu pendidik dalam menstimulasi perkembangan motorik halus sesuai karakteristik anak usia 3-4 tahun.
WORKSHOP PENGEMBANGAN INOVASI PENDIDIKAN PRASEKOLAHBERBASIS MASTERY PROGRESIF Retno Tri Wulandari; Wida Rahayuningtyas; Evania Yafie; Nur Anisa
Abdimas Pedagogi: Jurnal Ilmiah Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 6 No. 1 (2023)
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/um050v6i12023p10-17

Abstract

Salah satu tanda keberhasilan dalam pengelolaan sekolah tampak pada kemampuannya dalam mengembangkan program kegiatan bagi keberlangsungan proses belajar siswa. Pengembangan program kegiatan berbasis mastery progresif adalah salah satu model penyusunan program sekolah. Penggunaan pendekatan pembelajaran andragogy dalam proses pelatihan dengan metode pair and sharing melalui aktivitas tanya jawab, diskusi, praktik penyusunan dan pendampingan pelaksanaan program hingga mengahasilkan peningkatan wawasan dan kemampuan peserta pelatihan dalam menyusun dan mengimplementasikan program kegiatan sekolah berbasis mastery progresif di sekolah. Kesimpulan yang diperoleh bahwasannya kemampuan guru PAUD menyusun program kegiatan berbasis mastery progresif meningkat setelah mengikuti workshop.
Pelatihan Penanganan Anak Usia Dini yang Mengalami Dislexia bagi Guru-Guru TK Gugus VIII Kecamatan Lowokwaru Kota Malang Tomas Iriyanto; Eny Nur Aisyah; Leni Gonadi; Evania Yafie; Alfiana Fajarwatiningtyas
Abdimas Pedagogi: Jurnal Ilmiah Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 2 No. 2 (2019)
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/um050v2i22019p84-91

Abstract

Berdasarkan hasil kunjungan lapangan dan wawancara dengan sebagian guru-guru TK di gugus VIII Kecamatan Lowokwaru Kota Malang diperoleh keadaan dan temuan sebagai berikut. Sebagian besar guru-guru TK belum pernah mendapatkan informasi dan pelatihan tentang penanganan anak usia dini yang mengalami hambatan perkembangan bahasa (dislexia). Tujuan pelatihan ini adalah: (1) guru dapat mengenal lebih awal tentang kondisi anak-anak didiknya yang diduga mengalami hambatan perkembangan (2) guru-guru akan memperoleh wawasan keilmuan teoritis dan praktis tentang penanganan anak usia dini yang diduga mengalami hambatan perkembangan berbicara (3) guru dapat melakukan deteksi dini terhadap kondisi anak didiknya yang mengalami hambatan perkembangan bahasa. Pelatihan ini berlangsung di TK Lab Universitas Negeri Malang pada bulan April 2018. Peserta diikuti oleh 20 guru yang berasal dari beberapa lembaga paud Gugus 8 Kec. Lowokwaru, Kota Malang. Pelaksanaan pelatihan dilakukan dengan menggunakan metode diskusi, brainstorming, drill, dan penugasan. Hasil pengabdian yaitu meningkatnya wawasan pengetahuan dan keterampilan guru-guru dalam menangani anak-anak usia dini yang mengalami gangguan dislexia. Dapat disimpulkan bahwa pengabdian kepada masyarakat berupa pelatihan tata cara penanganan anak Aud yang mengalami gangguan dislexia bagi guru-guru TK gugus 8 Kecamatan Lowokwaru, Kota Malang ini telah berhasil dengan baik dan sukses. Disarankan, bagi guru-guru TK Gugus 8 Kecamatan Lowokwaru Kota Malang yang telah mengikuti pelatihan dapat menerapkannya dalam pembelajaran, menyebarluaskan pengetahuan dan keterampilan yang telah dimiliki kepada guru-guru lain di sekitar tempat tugasnya.
Co-Authors Adi Atmoko Adi Atmoko Afrezah, Novela Nur Ahmad Samawi Aimi Musa Aini Nurul Ajeng Putri Pratiwi Ajeng Putri Pratiwi Alfarobi Ahmad Sulaiman Alfi Rohmatul Azizah Alfiana Fajarwatiningtyas Alfiatul Nikmah Ali, Manal Alif, Adlan Alifia Lailatur Rahmi Andhika Yudha Pratama Anik Nur Handayani Annisya Arief Darmawan Asfia, Yunita Ashari, Rahayu Asiah Asyhari, Rahayu Azizah, Alfi Rohmatul Azizah, Suti Mega Nur Baiq Shofa Ilhami Baiq Shofa Ilhami Chasanah, Mifthachul Dani Irawan Daya Negri Wijaya Dedi Kuswandi Dessy Putri Wahyuningtyas Dhikri, Ahmad Saiqu Diana Setyaningsih Diani Akmalia Apsari Donna Boedi Donna Boedi Donna Boedi Maritasari Dwi Listyorini Eny Nur Aisyah Eny Nur Aisyah Fahriani, Dita Karisma Fajar Kusuma, Paundra Wangsa Fajarwatiningtyas, Alfiana Farantika, Dessy Firda Nur Amalia Firza Azzam Fadilla Gracenia Debby Azzahrah Haqqi, Yudha Alfian Hariyono Hariyono Herlina Ike Oktaviani I Made Seken I Wayan Sutama Imron Arifin Innaya Rahmania Dewi Isrotul Muslimah Isrotul Muslimah Jumaat, Nurul Farhana Khairuddin, Khairul Farhah Binti Khairul Bariyyah Krisnanda, Thiessa Laksamana Adipura Leni Gonadi Lisa Nur Maulidia M. Anas Thohir Maningtyas, Rosyi Damayani Twinsari Masruroh, Heni Muhammad 'Afwan Mufti Muhammad Alfan Muhammad Alfan Muhammad Jauharul Fuady Munaisra Tri Tirtaningsih Nasrillah, Yusrin Norazrena Abu Samah Nur Anisa Nur Anisa Olufunke, Olusola-Fadumiye Titilope Pramono Primasa Minerva Nagari Putra, Yudithia Dian Putri, Aldila Rahmita R, Setyaning Wiwik Retno Tri Wulandari Retno Wulandari Rinda Dyah Nastiti Riska Pristiani Robbaniyah, Inayatur Rosita Purnama Sari Rusanti, Eni Salhah Samah, Norazrena Abu Saudah Sinta Yunita Sariningtyas Asri Siti Nurhaliza Siti Ubaidah Sri Wahyuni Suti Mega Nur Azizah Suti Mega Nur Azizah Suziyani Mohamed Thiessa Krisnanda Tomas Irianto, Tomas Tomas Iriyanto Tomas Iriyanto Tumardi Tumardi Twinsari, Rosyi Damayanti Ubaidah, Siti Unkce May Sanday Usep Kustiawan Wida Rahayuningtyas Widianingsih, Rina Mukti Widiasih, Rina Mukti Wiranata, I Gusti Lanang Agung Wuri Astuti Yudha Alfian Haqqi Yudha Alfian Haqqi Yunita Asfia Yusrin Nasrillah Yusuf Sobri, Ahmad Zainul Arifin Zakiah Mohamad Ashari Zihan Novita Sari Zulfa Ulil Karomah