p-Index From 2021 - 2026
7.348
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Competitor : Jurnal Pendidikan Kepelatihan Olahraga EKONOMIS : Journal of Economics and Business Jurnal SPORTIF : Jurnal Penelitian Pembelajaran JIK- JURNAL ILMU KESEHATAN Jurnal Ilmiah Mandala Education (JIME) PengabdianMu: Jurnal Ilmiah Pengabdian kepada Masyarakat Fullerene Journal of Chemistry SPORTIVE: Journal Of Physical Education, Sport and Recreation Journal of Tropical AgriFood Jurnal Pengabdian Al-Ikhlas Abdi Laksana : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Jurnal Pendidikan Teknik Mesin Undiksha Community Development Journal: Jurnal Pengabdian Masyarakat Jurnal Surya Teknika Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Nusantara Buletin Poltanesa EduLine: Journal of Education and Learning Innovation Dharmas Education Journal (DE_Journal) PENJAGA : Pendidikan Jasmani dan Olahraga Education Enthusiast : Jurnal Pendidikan dan Keguruan Indonesian Journal of Research and Educational Review (IJRER) GALENICAL : Jurnal Kedokteran dan Kesehatan Mahasiswa Malikussaleh Jurnal Ekonomi Syariah dan Hukum Islam Teknologi dan Industri Pertanian Indonesia Aceh Journal of Animal Science Riwayat: Educational Journal of History and Humanities PEDAMAS (Pengabdian Kepada Masyarakat) Jurnal Intelek Dan Cendikiawan Nusantara Jurnal Perikanan SHOOTING: Journal of Sport, Health and Education Jurnal Pengabdian Mahakarya Masyarakat Indonesia Auxilium : Jurnal Pengabdian Kesehatan Jurnal Perjuangan dan Pengabdian Masyarkat: JPPM Jurnal Lentera ICT KREATIF: Jurnal Pengabdian Masyarakat Nusantara
Claim Missing Document
Check
Articles

Pelatihan CAD/CAM bagi Guru Teknik Permesinan di SMK Negeri Kletek Kabupaten Malaka untuk Peningkatan Kompetensi Pemodelan dan Produksi Media Ajar: Training on CAD/CAM for Mechanical Engineering Teachers at SMK Negeri Kletek, Malaka Regency to Enhance Competence in Modeling and Teaching Media Production Fahrizal, Fahrizal; Manesi, Damianus; Mau, Sealtial; Priyono, Priyono; Bianome, Wofrid Erlista; Atok, Laurensius Kristo; Liu, Mikhael Dendy Robertus; Susanto, Yohanes Karoberd Yugi; Lengo, Edwinurius Berlinus; Mnune, Edwin Deriston
PengabdianMu: Jurnal Ilmiah Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 10 No. 12 (2025): PengabdianMu: Jurnal Ilmiah Pengabdian kepada Masyarakat
Publisher : Institute for Research and Community Services Universitas Muhammadiyah Palangkaraya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33084/pengabdianmu.v10i12.10771

Abstract

The rapid development of modern industry requires mastery of Computer-Aided Design (CAD) and Computer-Aided Manufacturing (CAM) as essential competencies for the technical workforce. However, in remote and border areas such as Malaka Regency, vocational school teachers, particularly in the field of mechanical engineering at SMK Negeri Kletek, still face limited facilities and minimal access to technology and up-to-date training. To address this issue, a community service program was conducted in the form of CAD/CAM training using Autodesk Inventor software on June 10–11, 2025, at the school's mechanical workshop. The method consisted of three stages: preparation, which included coordination and a needs assessment with the partner school; training, covering theoretical introduction, practical modeling, CAD–CAM integration, and simulation of part production; and evaluation, carried out through pre-tests and post-tests, observation of valuable skills, and participant feedback. The results indicated a significant improvement in teacher competence, with the average score increasing from 45 in the pre-test to 82 in the post-test. Moreover, teachers were able to produce digital models of machine components that can be utilized as teaching media in the classroom. This activity demonstrates that a practice-based and simulation-driven approach can effectively enhance teacher skills.
Penggunaan Sensor Tegangan Terhadap Penentuan Lokasi Gangguan Saluran Transmisi 150 kV Septiyeni, Tesya Uldira; Rahmawati, Asde; Fahrizal, Fahrizal; Wajhi Akramunnas, Basthul; Yuni Safitri, Wiwit
SURYA TEKNIKA Vol 12 No 2 (2025): JURNAL SURYA TEKNIKA
Publisher : Fakultas Teknik UMRI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37859/jst.v12i2.10697

Abstract

Sistem transmisi yang Panjang dan berada di daerah terbuka sering mengalami gangguan, dengan alokasi gangguan yang cukup sulit karena membutuhkan waktu yang cukup lama serta sering tidak akurat. Pada penelitian ini, diuji penggunaan sensor tegangan yaitu Coupling Capacitor Voltage Transformer menggunakan tiga jenis jumlah sampling yaitu 10 kHz, 500 kHz, dan 1 MHz. Adapun data yang digunakan yaitu system transmisi Pembangkit Listrik Tenaga Air (PLTA) Maninjau hingga Gardu Induk Pauh Limo. System gangguam yang dimodelkan yaitu gangguan satu fasa tanah, dua fasa, dua fasa tanah, tiga fasa, tiga fasa tanah, dan surja petir. Hasil yang diperoleh variasi jumlah sampling 1 MHz lebih efektif dengan nilai error yang lebih kecil sehingga nilai akurasi yang dihasilkan lebih tinggi dibandingkan dengan jumlah sampling 10 kHz dan 500 kHz.
PEMANFAATAN ECO-ENZYME SEBAGAI SOLUSI LIMBAH ORGANIK DAN ALTERNATIF PUPUK CAIR RAMAH LINGKUNGAN Sukariyan, Sukariyan; Saridanti, Andi Lelanovita; Bustomi, Muhamad Yazid; Winarni, Budi; Anwar, Rusli; Obeth, Ernita; Ngapiyatun, Sri; Jamaluddin, Jamaluddin; Mirasari, Rossy; Rahman, Arief; Aziza, Humairo; Puspita, Puspita; Putra, Pandhu Rochman Suosa; Fahrizal, Fahrizal; Marlendi, Sri
JURNAL PENGABDIAN AL-IKHLAS UNIVERSITAS ISLAM KALIMANTAN MUHAMMAD ARSYAD AL BANJARY Vol 11, No 3 (2025): AL-IKHLAS JURNAL PENGABDIAN
Publisher : Universitas Islam kalimantan MAB

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31602/jpaiuniska.v11i3.20811

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan masyarakat dalam memanfaatkan limbah organik rumah tangga menjadi produk ramah lingkungan berupa eco-enzyme sebagai alternatif pupuk cair alami. Permasalahan utama yang dihadapi masyarakat adalah tingginya volume limbah organik rumah tangga yang belum terkelola dengan baik serta ketergantungan terhadap pupuk kimia dalam kegiatan pertanian dan penghijauan. Kegiatan dilaksanakan melalui metode sosialisasi, demonstrasi pembuatan eco-enzyme, serta pendampingan praktik langsung kepada peserta yang terdiri dari ibu rumah tangga dan kelompok masyarakat peduli lingkungan. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan yang signifikan dalam pemahaman dan keterampilan peserta. Hal ini dijelaskan sebelum kegiatan sosialisasi dan pelatihan pengelolaan limbah hanya sebesar 55% peserta memahami pentingnya pengelolaan limbah organik, namun setelah dilakukan pelatihan dan sosialisasi maka pengetahuan tentang eco-enzyme menjadi 82,8% menilai eco-enzyme sebagai solusi efektif dalam mengurangi limbah rumah tangga, dan 89,4% menyadari manfaatnya sebagai pengganti pupuk kimia. Selain itu, 85,8% peserta mengalami dampak perubahan yang pola pikir tentang pemanfaatan eco-enzyme dan berencana membuat eco-enzyme secara rutin dan mengajak keluarga atau tetangga untuk berpartisipasi. Evaluasi kegiatan juga menunjukkan tingkat kepuasan yaitu 89,4% peserta menilai kegiatan ini bermanfaat bagi diri mereka serta lingkungan sekitar.
PERAN DINAS PENDIDIKAN DAN KEBUDAYAAN KABUPATEN PIDIE DALAM MELESTARIKAN NILAI SEJARAH TRADISI “GEUDEU-GEUDEU”UNTUK MENINGKATKAN MEMORI KOLEKTIF MASYARAKAT PIDIE Zahratul, Suci; Saputri, Yuni; Fahrizal, Fahrizal
Education Enthusiast : Jurnal Pendidikan dan Keguruan Vol 6, No 1 (2026): Vol 6 No 1 (2026): February
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Jabal Ghafur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAKPenelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Pidie dalammelestarikan nilai sejarah tradisi Geudeu-Geudeu sertamengidentifikasi tantangan yang dihadapi. Tradisi Geudeu-Geudeu sebagai seni bela diri khas Pidie kini terancam punahakibat minimnya dokumentasi dan kurangnya minat generasimuda. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatifdeskriptif dengan teknik observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Dinas Pendidikan dan Kebudayaan memiliki peran strategis, antaralain melalui pengusulan Geudeu-Geudeu sebagai WarisanBudaya Takbenda (WBTB) yang diresmikan pada 15 Mei 2024. Selain itu, kegiatan seperti Festival Permainan Rakyat yang melibatkan siswa sekolah dasar menjadi upaya promosi dan edukasi budaya. Namun, tantangan seperti rendahnya partisipasigenerasi muda, kurangnya integrasi dalam kurikulum, sertalemahnya sinergi antarinstansi masih menghambat pelestariandan pewarisan tradisi ini. Kata kunci: Geudeu-Geudeu; Pelestarian budaya; WarisanBudaya Takbenda (WBTB)
MAKNA SIMBOLIK TRADISI BA RANUP DALAM ADAT PERNIKAHAN MASYARAKAT ACEH DI DESA BLANG KECAMATAN PEUKAN BARO KABUPATEN PIDIE Lisani, Lisani; Fahrizal, Fahrizal; Saputri, Yuni
Education Enthusiast : Jurnal Pendidikan dan Keguruan Vol 6, No 1 (2026): Vol 6 No 1 (2026): February
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Jabal Ghafur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAKPenelitian ini berjudul “Makna Simbolik Tradisi Ba Ranup dalam Adat Pernikahan Masyarakat Aceh di Desa Blang, Kecamatan Peukan Baro, Kabupaten Pidie”. Tujuan penelitian ini adalah untuk menjelaskan pelaksanaan tradisi Ba Ranup, mengidentifikasi dan menganalisis makna simbolik yang terkandung di dalamnya, serta memahami pandangan masyarakat terhadap keberlanjutan tradisi tersebut dalam pernikahan adat masa kini. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif, serta teknik pengumpulan data berupa observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tradisi Ba Ranup mengandung simbol-simbol adat yang kaya makna. Hantaran seperti ranup sirih, buah-buahan, pakaian, dan mahar mencerminkan niat baik, harapan kesejahteraan, tanggung jawab, serta penghargaan terhadap perempuan. Setiap unsur memiliki nilai spiritual dan sosial yang memperkuat makna prosesi lamaran. Pelaksanaan tradisi ini berlangsung tertib dan penuh tata krama, mulai dari pembawaan hantaran hingga pembicaraan rencana pernikahan, yang dilakukan secara musyawarah serta melibatkan keluarga dan tokoh adat, mencerminkan nilai sopan santun dan keseriusan dalam membentuk ikatan. Masyarakat Desa Blang masih menjaga dan menghargai tradisi Ba Ranup, dengan dukungan dari tokoh adat dan aparat desa yang turut mendorong generasi muda untuk melestarikan tradisi ini sebagai bagian dari pelestarian nilai budaya, etika, dan identitas lokal.Kata kunci: Ba Ranup; makna simbolik; adat pernikahan; masyarakat Aceh; pelestarian budaya  
PEMERTAHANAN NILAI-NILAI ADAT SEULANGKE DI ERA MELUASNYA BUDAYA ASING (STUDI KASUS PADA PERSEPSI GENERASI Z DI DESA PUUK, KECAMATAN KEMBANG TANJONG, KABUPATEN PIDIE) Abizar, Syawal; Saputri, Yuni; Fahrizal, Fahrizal
Education Enthusiast : Jurnal Pendidikan dan Keguruan Vol 6, No 1 (2026): Vol 6 No 1 (2026): February
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Jabal Ghafur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAKPenelitian ini bertujuan untuk menganalisis nilai-nilai yang terkandung dalam tradisi perkawinan Seulangke, mengidentifikasi tantangan dan peluang dalam mempertahankan tradisi tersebut di tengah arus modernisasi dan globalisasi, serta menggali persepsi Generasi Z di Desa Puuk, Kecamatan Kembang Tanjong, Kabupaten Pidie terhadap nilai-nilai tradisi Seulangke. Tradisi Seulangke merupakan bagian dari adat perkawinan masyarakat Aceh yang memiliki nilai sosial, agama, dan budaya yang tinggi, di mana seorang Seulangke bertindak sebagai perantara dalam proses perjodohan dan lamaran. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kualitatif dengan pendekatan etnografi. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara mendalam, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Seulangke tidak hanya memiliki fungsi sosial sebagai penghubung dua keluarga, tetapi juga mengandung nilai-nilai agama dalam menjaga etika pergaulan serta menjadi sarana pelestarian budaya lokal. Namun, tradisi ini menghadapi tantangan serius akibat perubahan gaya hidup, melemahnya regenerasi tokoh adat, dan melemahnya pemahaman generasi muda terhadap nilai-nilai budaya. Meskipun demikian, masih terdapat peluang pelestarian melalui lembaga adat dan pendidikan informal. Persepsi Generasi Z terhadap Seulangke terbagi: pelajar cenderung memahami dan menghargai tradisi ini, sedangkan pelajar SMA memandangnya sebagai sesuatu yang kuno dan tidak praktis. Oleh karena itu, pendekatan edukatif dan adaptif diperlukan agar tradisi Seulangke tetap hidup dan relevan di masa kini. 
PEMANFAATAN SITUS SEJARAH MAKAM TUANKU HASYIM BANTA MUDA SEBAGAI WISATA RELIGI DI DESA PASAR PALOH PADANG TIJI KABUPATEN PIDIE Sulfida, Aura; Fahrizal, Fahrizal; Munira, Widia
Education Enthusiast : Jurnal Pendidikan dan Keguruan Vol 6, No 1 (2026): Vol 6 No 1 (2026): February
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Jabal Ghafur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAKPenelitian ini bertujuan untuk mengkaji peran Tuanku Hasyim Banta Muda dalam Kesultanan Aceh Darussalam, serta menelusuri potensi dan tantangan pengembangan makamnya sebagai objek wisata religi di Kecamatan Padang Tiji, Kabupaten Pidie. Dengan menggunakan pendekatan kualitatif historis, penelitian ini didasarkan pada studi literatur, wawancara mendalam dengan tokoh agama, tokoh adat, sejarawan, dan masyarakat setempat, serta observasi langsung ke lokasi makam. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Tuanku Hasyim Banta Muda merupakan tokoh penting yang tidak hanya berjasa dalam bidang militer sebagai panglima perang, tetapi juga memainkan peran diplomatik dalam menjaga stabilitas politik Kesultanan Aceh. Makam beliau memiliki nilai sejarah dan spiritual yang tinggi serta potensi ekonomi bagi masyarakat sekitar jika dikembangkan sebagai wisata religi. Namun, pengembangan ini memerlukan langkah strategis dan partisipatif, seperti edukasi sejarah kepada pengunjung, pengelolaan yang profesional dan berkelanjutan, serta keterlibatan aktif masyarakat lokal guna menjaga kelestarian dan kesakralan situs. Oleh karena itu, sinergi antara pemerintah, tokoh masyarakat, dan warga menjadi kunci utama dalam mewujudkan pengelolaan makam Tuanku Hasyim Banta Muda sebagai warisan sejarah yang bernilai edukatif dan religius. Kata kunci: Tuanku Hasyim Banta Muda; Kesultanan Aceh Darussalam; wisata religi; pelestarian makam,; sejarah lokal; partisipasi masyarakat.
Penerapan Metode Fuzzy Mamdani dalam Penentuan Menu Program Makan Bergizi Berbasis Preferensi Rasa dan Gizi Fahrizal Fahrizal; Mhd Rizky Alfaridz; Khairul Saleh
Jurnal Intelek Dan Cendikiawan Nusantara Vol. 3 No. 01 (2026): Februari - Maret 2026
Publisher : PT. Intelek Cendikiawan Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Implementasi Program Makan Bergizi Gratis memerlukan proses seleksi menu yang strategis untuk memastikan makanan sehat dan dapat diterima oleh penerima. Penelitian ini mengusulkan sistem pendukung keputusan menggunakan metode Logika Fuzzy Mamdani untuk mengevaluasi kelayakan menu berdasarkan variabel Rasa dan Gizi. Proses inferensi melibatkan fuzzifikasi, evaluasi aturan, dan defuzzifikasi menggunakan metode Centroid. Hasil uji coba sistem pada sampel menu dengan nilai rasa 80 dan gizi 65 menghasilkan nilai tegas (crisp) sebesar 86,79. Nilai ini mengklasifikasikan menu tersebut sebagai "Sangat Direkomendasikan". Pembahasan menyoroti kemampuan sistem dalam menangani ketidakpastian dengan memprioritaskan palatabilitas tinggi untuk mengompensasi kandungan gizi yang belum maksimal. Kesimpulannya, pendekatan berbasis fuzzy ini efektif mendukung pengambilan keputusan dengan menyeimbangkan standar gizi dan faktor preferensi, sehingga meminimalisir sisa makanan (food waste) dan menjamin efektivitas program.
Optimalisasi Produksi dan Pemasaran Keripik Singkong melalui Teknologi Tepat Guna di Kelompok Sahabat Tani Damianus Manesi; Fahrizal Fahrizal; Rohi, Jullyo G.; Putra, Tri Mandala; Klau, Aleksander O.; Maia, Jenigius A. R; Nuban, Albi; Sei, Alexander Y.; Tuka, Oliver
KREATIF: Jurnal Pengabdian Masyarakat Nusantara Vol. 6 No. 1 (2026): Jurnal Pengabdian Masyarakat Nusantara
Publisher : Pusat Riset dan Inovasi Nasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55606/kreatif.v6i1.11058

Abstract

This community service program was implemented to enhance the production and marketing of cassava chips by the Sahabat Tani Group in Lamea Village, Wewiku District, Malaka Regency. The main challenges faced by the partners were the use of manual slicers that produced uneven thickness, low capacity, and a risk of injury, as well as simple packaging methods that were not airtight, reducing product shelf life. To address these issues, the program introduced appropriate technologies, namely a semi-mechanical slicing machine and an electric sealer, supported by training in machine operation, packaging techniques, product labeling, and business management focused on production recording and digital marketing. The implementation method included observation, interviews, solution design, structured training, field mentoring, and participatory evaluation. The results showed an increase in production capacity from an average of 3-4 kg/day to 8-10 kg/day, improved product quality with uniform slices, extended shelf life and attractiveness through labeled packaging, and the initiation of production recording and social media based marketing. Participatory evaluation revealed that the program not only improved technical aspects but also enhanced the partners’ confidence, participation, and independence in sustainably developing their business.
Co-Authors - Afrizal Abd. Rajab Abizar, Syawal Abubakar, Yusya' ADIL, AHMAD Adila Solida Ais, Ais Akhir, Muh. Akhmad, Muh. Nur Ilham Akramunnas, Bastul Wajhi Amanatillah, Dara Amirzan, Amirzan Ananda, Aulia Anshar Patria Anwar, Rusli Arba', Muhammad Arkanul Ardiyansyah Ardiyansyah Arfi, Angger Arfiana, BS Monica Arga, Arga Arief Rahman Asde Rahmawati Asmawati Asmawati Asri A Astaman, Muhammad Ramadhan Astuti, Tri Anna Rindi Atok, Laurensius Kristo Awaludin, Lambang Rizki Perwira Aziza, Humairo Badar, Muhammad Badaru, Benny Bianome, Wofrid Erlista Burhanuddin, Sudirman Damianus Manesi Delyana R. Pulungan Dian Hasni, Dian Dila Marta Putri Dina Arfianti Saragih Djailani, Irfan Dofiruddin, Dofiruddin Edy Suprapto Gumelar, Ray Prama Gunawan, Moh. Rizky Hakim, Al Matin hasyim, hasyim Hasyim, Muhammad Qasash Heru Prono Widayat, Heru Prono Hudain, Muh. Adnan Husna, Fazilatul Ihsan, Andi Indah Lestari Indah Lestari, Indah Iqbal Iqbal Irfan Maulana, Irfan Ishak Bachtiar Jamaluddin Jamaluddin Juhanis, Juhanis Julianti, Ulfah K, Basri Kamaruddin, Ilham Khairul Saleh Klau, Aleksander O. Laksana, Gusti Sabda Legisnal Hakim Lelanovita Sardianti, Andi Lengo, Edwinurius Berlinus Lisani, Lisani Lisna Lisna, Lisna Liu, Mikhael Dendy Robertus Lutfiany, Aurelia M Ikhsan M Imran Hasanuddin M. Adam Mappaompo M. Basri . Maia, Jenigius A. R Manesi, Damianus Marlendi, Sri Marpaung, Ozi Rizal Marta Putri, Dita Marwah Marwah Mau, Sealtial Mhd Rizky Alfaridz Mirasari, Rossy Mnune, Edwin Deriston Muhamad Yazid Bustomi Muhammad Ishak Muhammad Nur Mulyadi Mulyadi Munira, Widia Muslem Muslem, Muslem Najib, Zaki Abdullah Nashirah, Arini Ngapiyatun, Sri Nilda, Cut Normalina Arpi Nuban, Albi Nur, Nirmawati Nurhidayat, Budi Obeth, Ernita Palupi, Pratiwi Jati Pandhu Rochman Suosa, Pandhu Rochman Prasetia, Retno Pratama, Muhamad Doddy Pratiwi, Wike Priyono . Priyono Priyono Purba, Nova Solina Purbawati, Purbawati Purnama Putra, Dicko Syah Puspita Puspita Putra, M. Ilham Nur Putra, Tri Mandala Putri, Baluqia Iskandar Putri, Vinka Adelina Rahmi, Lisa Ramadhan, Fauzan Ramli Ramli Rasyidah Jalil Rerung, Charmila Tandi Rina Maharany Ritna Wahyuni Rohi, Jullyo G. saefurohman, Asep saefurohman Saputri, Yuni Sardianti, Andi Lelanovita Saridanti, Andi Lelanovita Sei, Alexander Y. Septiyeni, Tesya Uldira Siti Nurjanah Sufitriyono, Sufitriyono Sukardi, Sulham Sukariyan, Sukariyan Sulfida, Aura Sumarjo, Sumarjo Sungkawa, Muhammad Guntur Gaos Suryana, Nina Suryawahyuni Latief Susanto, Yohanes Karoberd Yugi Suwardi Suwardi Syamsuddin, Muh. Syachrul Syamsul Hadi Syatiri, Muhammad Tamariska, Tisa Tifany Zia Aznur Triansyah, Angga Tuka, Oliver Uly, Arfin Utami, Maria Wahyudin Wahyudin Wajhi Akramunnas, Basthul Wajhi Akramunnas, Bastul Wijaya, Indra Sukma Winarni, Budi Yasriuddin, Yasriuddin Yoan Purbolingga Yuliani Aisyah Yuni Safitri, Wiwit Yusriana Yusriana, Yusriana Zachreini, Indra Zahratul, Suci Zahroni, Teguh Rizali