p-Index From 2021 - 2026
5.919
P-Index
This Author published in this journals
All Journal E-Tech : Jurnal Ilmiah Teknologi Pendidikan Jurnal Konseling dan Pendidikan Jurnal Edukasi Matematika dan Sains Islamic Counseling : Jurnal Bimbingan dan Konseling Islam Jurnal Penelitian Pendidikan IPA (JPPIPA) Biblio Couns : Jurnal Kajian Konseling dan Pendidikan Jurnal PAJAR (Pendidikan dan Pengajaran) RISTEKDIK : Jurnal Bimbingan dan Konseling Etika Demokrasi Jurnal Ilmiah Pendidikan Scholastic Journal on Education Ensiklopedia of Journal Jurnal Dedikasi Pendidikan Jurnal EDUCATIO: Jurnal Pendidikan Indonesia Atrium Pendidikan Biologi JURNAL PERSPEKTIF PENDIDIKAN Jurnal Pendidikan dan Konseling Jurnal Neo Konseling Jurnal Socius: Journal of Sociology Research and Education Jurnal Ners Bikotetik (Bimbingan dan Konseling: Teori dan Praktik) Indonesian Journal of Global Health research Journal of Counseling and Educational Technology Jurnal Inovasi Penelitian Jurnal Kajian dan Pengembangan Umat JURNAL CERDAS PROKLAMATOR Psikobuletin: Buletin Ilmiah Psikologi Indonesian Journal of Counseling and Development International Journal of Applied Counseling and Social Sciences Education and Counseling Journal Southeast Asian Journal of Technology and Science JURNAL MUARA PENDIDIKAN Jurnal Counseling Care Jurnal Aplikasi IPTEK Indonesia e-Jurnal Inovasi Pembelajaran Sekolah Dasar Naradidik: Journal of Education & Pedagogy TOFEDU: The Future of Education Journal Jurnal Penelitian Pendidikan Indonesia Journal of Counseling, Education and Society SCHOULID: Indonesian Journal of School Counseling JRTI (Jurnal Riset Tindakan Indonesia) Journal of Educational and Learning Studies
Claim Missing Document
Check
Articles

Kecerdasan Budaya Mahasiswa Pascasarjana Bimbingan dan Konseling Universitas Negeri Padang T.M 2018 Syarifah Wahidah; Yeni Karneli; Mudjiran Mudjiran
Ristekdik : Jurnal Bimbingan dan Konseling Vol 5, No 1 (2020): RISTEKDIK: JURNAL BIMBINGAN DAN KONSELING - JANUARI-JUNI 2020
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/ristekdik.2020.v5i1.14-19

Abstract

Life as a member of a multicultural society makes individuals must be smart in interacting with others, especially with different cultures. The purpose of this study was to see how cultural intelligence in the Postgraduate Guidance and Counseling students of the State University of Padang T.M 2018. quantitative research with cross sectional survey methods. Data were analyzed descriptively by dividing into 3 levels: low, medium, and high. And to assess the results of each dimension of cultural intelligence, the mean and percentage are calculated. The results found in the metacognitive category (CQ) obtained an average of 69.18% questionnaire, cognitive category (CQ) 54.53%, motivation category (CQ) 67.20%, and 63.08% behavioral factors overall these dimensions entered into good category. The overall results of the four dimensions obtained an average score of 63.49% with a good category. Which means that the level of cultural intelligence of Postgraduate Guidance and Counseling students at the State University of Padang T.M 2018 are all in the good category. Based on the results of this study it can be concluded that overall the students belong to individuals who have the ability to interact, adjust themselves, understand their abilities when they are in a different cultural situation.
Collaboration of Pancasila and Civic Education Teachers and Guidance Counseling Teachers in the Developing of Student Characters in Senior High School Monica Tiara; Neviyarni Neviyarni; Mudjiran Mudjiran; Herman Nirwana
JED (Jurnal Etika Demokrasi) Vol 5, No 2 (2020): JED (Jurnal Etika Demokrasi)
Publisher : Universitas of Muhammadiyah Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (200.821 KB) | DOI: 10.26618/jed.v5i2.3759

Abstract

Abstract. This article aims to establish the collaboration between the Pancasila and Civic Education teacher and the Guidance Counseling teacher in developing the character of students in high school. This article is the result of a descriptive qualitative research study by selecting informants using the purposive sampling method. Data collection techniques used were observation, interviews, and documentation. Data were analyzed through data reduction steps and conclusion drawing. The technique for checking the validity of the data is the triangulation of sources. The results showed that the formation of students' character in the school could be carried out optimally if the teacher especially the Pancasila and Civic Education teacher collaborated with the Guidance Counseling teacher. Collaboration is carried out in the form of assignments for the preparation of student activity journals assigned by Pancasila and Civic Education teachers. The activity journal is prepared based on the Guidance Counseling teacher's input after the students conduct counseling related to the reported activity. Through these activity journals, the Pancasila and Civic Education teacher can identify obstacles in character formation and then look for solutions together with the Guidance Counseling teacher.Keywords: Teacher Collaboration,Civic Education, Guidance Counseling, CharacterAbstrak.  Artikel ini bertujuan untuk mengungkapkan kolaborasi yang dilakukan guru Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan dan Guru Bimbingan Konseling dalam pembentukan karakter siswa di SMA. Artikel ini merupakan hasil kajian penelitian kualitatif deskriptif dengan pemilihan informan menggunakan metode pusposive sampling. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah observasi, wawancara dan dokumentasi. Data dianalisis melalui langkah-langkah reduksi data dan penarikan kesimpulan. Teknik pemeriksaan keabsahan data dilakukan dengan triangulasi sumber. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pembentukan karakter siswa di Sekolah dapat terlaksana secara optimal jika guru khususnya guru Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan melakukan kolaborasi dengan guru Bimbingan Konseling. Kolaborasi dilakukan dalam bentuk pemberian penugasan penyusunan jurnal aktivitas siswa yang ditugaskan oleh guru Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan. Jurnal aktivitas tersebut disusun berdasarkan masukan guru Bimbingan Konseling setelah siswa melakukan konseling terkait aktivitas yang dilaporkannya. Melalui jurnal aktivitas tersebut guru Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan dapat mengidentifikasi hambatan dalam pembetukan karakter dan kemudian mencari solusi Bersama dengan guru Bimbingan Konseling.Kata Kunci: Kolaborasi Guru, Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan, Bimbingan dan Konseling, Karakter
Tingkat Konsumtif Remaja: Studi bina Keluarga Remaja, Gunung Pangilun, Padang, SUMBAR anggi fitria; mudjiran mudjiran
Jurnal Kajian dan Pengembangan Umat Vol 4, No 1 (2021): Vol. 4, No. 1 Juni 2021
Publisher : Fakultas Agama Islam Universitas Muhammadiyah Sumatera Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31869/jkpu.v4i1.2611

Abstract

Remaja dalam  mencapai dan memenuhi tugas perkembangannya harus mampu mempersiapkan diri dibidang ekonomi dalam artian disini remaja harus pintar  di bidang perilaku kewirausahaan, hal ini bisa tercapai tentu dengan mengurangi sikap konsumtif. Sikap konsumtif adalah suatu sikap membeli barang-barang dan jasa yang sifatnya kurang di perlukan dan hanya mementingkan faktor keinginan dibandingkan faktor kebutuhan, serta tidak ada skala  prioritas atau juga dapat diartikan sebagai gaya hidup yang bermewah-mewah sehingga orang yang konsumtif dapat dikatakan tidak lagi mempertimbangkan fungsi atau kegunaaan ketika membeli barang melainkan mempertimbangkan pretise yang melekat pada barang tersebut yang menkonsumsi barang atau jasa secara berlebihan. Tujuan penelitian ini adalah mendeskripsikan sikap konsumtif remaja guna untuk bisa membantu Pembina BKR/ Konselor dalam upaya mengurangi sikap konsumtif remaja. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kuantitatif. Penyusunan tes melibatkan  tiga ahli serta pelaksanaannya  dibantu oleh Pembina BKR/Konselor. Instrument yang digunakan berupa pernyataan angket sikap konsumtif dengan menggunakan skala likert. Analisis data dilakukan dengan deskripsi dan hasil analisis data menunjukkan bahwa dari 30 remaja 1 (3,3%) orang berada pada kategori sangat tinggi, 10 orang (33,3%) berada pada kategori tinggi, 12 (40%) berada pada kategori sedang, 6 orang (20%) berada pada kategori rendah dan 1 orang (3,3%) orang berada pada kategori sikap konsumtif sangat rendah.
Mengontrol Kemarahan Guru Dalam Manajemen Kelas Fauziah Fauziah; Herman Nirwana; Mudjiran Mudjiran
Biblio Couns : Jurnal Kajian Konseling dan Pendidikan Vol 5, No 1 (2022): March 2022
Publisher : Program Studi Bimbingan dan Konseling FKIP UMSU

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (543.059 KB) | DOI: 10.30596/bibliocouns.v5i1.5901

Abstract

Tujuan kajian ini adalah untuk mengetahui langkah-langkah mengontrol kemarahan guru dalam manajemen kelas. Metode penelitian ini berbasis literatur atau studi pustaka. Hasil pembahasan adalah langkah-langkah yang dapat dilakukan guru untuk menyalurkan kemarahannya sehingga kemarahan itu bisa dikontrol dan menjadi konstruktif. Langkah-langkah ini bisa dipraktekkan oleh guru di depan siswa agar siswa juga punya role model saat mengontrol kemarahannya, dimulai dengan guru mengenali pesan-pesan tubuhnya, lalu menata dirinya sendiri setelah itu menyampaikan kemarahan dalam kalimat yang sopan, tegas dan tepat sasaran. Guru yang muslim, juga bisa menambahkan dengan menggunakan metode ajaran Islam dalam mengontrol kemarahan. Hasilnya adalah guru mampu mengendalikan diri saat marah dalam mengelola kelas dan siswa memahami bahwa gurunya adalah manusia biasa, yang juga memiliki emosi marah serta memahami apa yang menyebabkan gurunya marah dalam proses pembelajaran
DEVELOPMENT OF TEACHING MATERIALS READING COMPREHENSION BASED ON COOPERATIVE INTEGRATED READING AND COMPOSITION (CIRC) STRATEGY AS CHARACTER EDUCATION IN CLASS VI ELEMENTARY SCHOOL Nofrico Afendi; Mudjiran Mudjiran; Darnis Arif; Misliati Misliati
JURNAL PAJAR (Pendidikan dan Pengajaran) Vol 3, No 5 (2019)
Publisher : Laboratorium Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar FKIP Universitas Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33578/pjr.v3i5.7810

Abstract

This study aims to develop learning to read understanding based on CIRC strategies as an effort to instill character education in grade VI elementary schools that is valid, practical, and effective. This type of research is research and development. The development model used is a 4-D model consisting of the stages of defining, designing, developing and disseminating. This research data from the validity test was obtained through the validation sheet of teaching materials. Practicality data was collected through observation sheets of the implementation of the lesson plans, teacher and student response questionnaires, and interviews with teachers. Based on the validity test obtained the percentage of RPP 91.3% with a very valid category. This means that the RPP component is in accordance with the Ministry of Education Regulation No. 41 of 2007. The results of the validity of teaching materials with a percentage of 90% with a very valid category, this means that teaching materials that have been developed are in accordance with curriculum demands. The practicality test results of the implementation of lesson plans with a percentage of 95.3% with the category of very practical, during the trial teacher has no difficulty in implementing learning. The percentage of teacher responses to the questionnaire was 92.5% with a very practical category, the teacher stated the teaching material developed was different from the previous teaching material, easy to use in learning. The percentage of questionnaire responses of students was 90.2% with a very practical category, teaching materials were also interesting for students because they were designed with more interesting colors and drawings. Judging from the effectiveness test, the character values in the trials averaged 82.8%, while in the distribution of the students' character values 81%. In reading skills, the percentage while testing is 85%, while in the spread is 89%. Based on the above description, it can be concluded that the reading materials for understanding CIRC-based strategies developed can be declared valid, practical and effective
PERANAN GURU DALAM BIMBINGAN DAN KONSELING UNTUK PEBENTUKAN NILAI MORAL PADA PESERTA DIDIK DI SEKOLAH DASAR Silvia Anggreni BP; Ekasyafutra Ekasyafutra; Neviyarni Suhaili; Mudjiran Mudjiran; Herman Nirwana
Ensiklopedia of Journal Vol 3, No 3 (2021): Vol 3 No 3 Edisi 2 April 2021
Publisher : Lembaga Penelitian dan Penerbitan Hasil Penelitian Ensiklopedia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (92.409 KB) | DOI: 10.33559/eoj.v3i3.780

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan peran guru dalam bimbingan konseling bagi pembentukan nilai moral pada siswa di sekolah dasar. Metode dalam penelitian ini adalah studi kepustakaan. Hasil dari penelitian ini adalah bahwa bimbingan konseling yang dilakukan oleh guru mampu mengembangkan moral yang nilai-nilai dari siswa. Peran guru dalam pelaksanaan bimbingan konseling adalah membimbing, mengingatkan, memberi nasehat dan memberikan motivasi kepada siswa, memberikan penanaman konsep demokrasi, mengembangkan pemahaman diri melalui kehidupan siswa . Selain itu, guru juga melakukan pembiasaan nilai-nilai akhlak kepada siswa.
KODE ETIK KONSELING SERTA PERMASALAHAN DALAM PENERAPANNYA Jumrawarsi Jumrawarsi; Mudjiran Mudjiran; Neviyarni Neviyarni; Herman Nirwana
Ensiklopedia of Journal Vol 3, No 4 (2021): Vol 3 No 4 Edisi 1 Juli 2021
Publisher : Lembaga Penelitian dan Penerbitan Hasil Penelitian Ensiklopedia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (105.984 KB) | DOI: 10.33559/eoj.v3i4.799

Abstract

Everyone is required to be able to adapt to the existing revolution. Problems can arise if the person is not able to adapt well. This can be used by problem counselors to provide services to people who have problems. Consultants must adhere to a code of ethics when providing one's services. Various problems can arise when implementing a code of ethics in counseling services, both from the counselor and the client. Awareness needed by consultants in order to run well, competence increases, and policies and supervision are directed.
PERAN BIMBINGAN KONSELING TERHADAP BAKAT DAN MOTIVASI BELAJAR PESERTA DIDIK DALAM PROSES PEMBELAJARAN Rahmi Septia Sari; Neviyarni Suhaili; Mudjiran Mudjiran; Herman Nirwana
Ensiklopedia of Journal Vol 3, No 4 (2021): Vol 3 No 4 Edisi 1 Juli 2021
Publisher : Lembaga Penelitian dan Penerbitan Hasil Penelitian Ensiklopedia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (104.448 KB) | DOI: 10.33559/eoj.v3i4.801

Abstract

Belajar diperlukan bagi setiap orang atau individu, karena dengan belajar seseorang akan memperoleh pengetahuan dan menimbulkan perubahan tingkah laku, dengan belajar seorang anak akan melakukan penyesuaian-penyesuaian yang memerlukan motivasi dan bakat yang dimiliki. Suatu keahlian merupakan kepandaian yang telah ada dalam diri individu yang dapat dikembangkan melalui motivasi yang berasal dari respon lingkungan yang baik. Ketika peserta didik memiliki kompetensi yang didapat dari kemauannya maka peserta didik dapat menyelesaikan latihan yang diberikan dengan benar dalam kegiatan pembelajaran, sehingga peserta didik lebih gampang untuk mencapainya.dalam hal ini motivasi memiliki peran penting untuk mencapai tujuan dengan jalan mempengaruhi peserta didik untuk berusaha untuk mencapai tujuan dalam bentuk tindakan dan tingkah laku sesuai dengan kemampuannya. Bimbingan konseling ikut berperan dalam pengembangan kemamuan peserta didik sebagai motivasi yang mendorong peserta didik untuk mengembangkan bakat tersebut. Bimbingan guru terlihat sangat berpengaruh bagi kelancaran proses pembelajaran. Dalam pembelajaran perilaku guru sangat mempengaruhi motivasi belajar siswa, sehingga terjadi interaksi dukungan sosial berupa pemberian informasi, perhatian emosional yang membantu siswa mengatasi masalah yang menghambat motivasinya untuk mengembangkan bakat yang sudah ada pada dirinya. Bimbingan konseling yang diberikan oleh guru BK juga membantu mereka untuk dapat mengembalikan kepercayaan dirinya dalam belajar.
TINGKAT KECEMASAN SISWA DALAM MENGHADAPI UJIAN SEKOLAH DITINJAU DARI JENIS KELAMIN, JURUSAN DAN DAERAH ASAL SERTA IMPLIKASI Astri Widya Sari; Mudjiran Mudjiran; Alizamar Alizamar
Jurnal Bikotetik (Bimbingan dan Konseling : Teori dan Praktik) Vol. 1 No. 2 (2017): Jurnal Bikotetik (Bimbingan dan Konseling : Teori dan Praktik)
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/bikotetik.v1n2.p37-42

Abstract

This research based on phenomenon that students encounter high level of anxiety in facing Ujian Sekolah (US) such as heart palpitations while following debriefing ujian sekolah, sweat and cold hands while doing ˜try out for US and panic easily about changes of the information regarding US. The research purpose to reveal students anxiety level in facing US reviewed by gender, major, ancestry and the difference, also the interaction between these variables in determining anxiety level. This research use quantitative method, description comparison type with factorial design. The population is students at SMAN 3 Padang in XII grade. The samples have chosen with cluster random sampling technique and combined with proportional random sampling technique. The instrument is questionnaire with Likert Scale and tested for validity and reliability. The validity test used Product Moment Correlation and the reliability test used Cronbach's Alpha. Data were analyzed with descriptive statistic technique and varian analyzed (ANOVA). The outcomes shows that: (1) students anxiety levels in facing US reviewed by gender, major and ancestry are in high category, (2) there is difference students anxiety level between gender, major and ancestry and (3) there is no interaction between gender, major and ancestry in explaining students anxiety level in facing US. The implication in counseling can be defined with counseling treatment programme in order to decreasing studentss anxiety level in facing US.Keywords: Anxiety Level in Facing Ujian Sekolah (US), Gender, Major, Ancestry.
Cybercounseling as one of the skills in the guidance and counseling service in the 21st century Hidayati Aini; Mudjiran Mudjiran
Southeast Asian Journal of Technology and Science Vol 1, No 1 (2020): Southeast Asian Journal of Technology and Science
Publisher : Indonesian Institute for Counseling, Education, and Therapy (IICET)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (430.032 KB) | DOI: 10.29210/81058000

Abstract

The development of information and communication technology in the 21st century has influenced the guidance and counseling services. Counselors in providing guidance and counseling services can use various ways, new strategies or methods which are innovative to support guidance and counseling services, one of which is by cyber-counseling. cyber-counseling is a professional counseling practice that occurs when clients and counselors are located separately and use electronic media to communicate via the internet. This communication includes the web, email, chat and so on. Therefore, as a professional counselor it is necessary to adapt well in the mastery of information and communication technology to carry out guidance and counseling services. This is an obligation for counselors to implement by utilizing information and communication technology.
Co-Authors Adang Bachtiar Ade irma suryani Ade Putra Hayat Adek Nilasari Harahap Adrian Adrian Afdal Afdal Afsetubest Afroe Agung Tri Prasetia Agus Irianto Alizamar Alizamar Amalianita, Berru Angga Antony Anggi Fitria Annisa Apriliyanti Ardi Ardi Ariadi Ariadi Arima Ansari Arina Mujahidah Arina Tri Sananda Arneliwati Arneliwati Astri Widya Sari Aulia Wiyora Putri Ayunil Ummi Barseli, Mufadhal Cahaya Putri Khairani Daharnis Daharnis Darnis Arif Dedi Zulkarnain Pulungan Defrin Defrin Delima Delima Delmi Sulastri Dewi Murni Diantifani Harlianda Dina Rizki Fadilla Dina Sukma Dinelti Fitria Dwi Yulia Ekasyafutra Ekasyafutra Elsa Gustia Em Yunir, Em Erda Fitriani Etmi Hardi Faris Abdurrahman Fauziah Fauziah Fauziah Hervi Febriyanti Febriyanti Gita Yandri Yetni Gusnaldi Gusnaldi Gusti Rahayu Hartati, Niken Hartina Hartina Hengki Yandri Herdi Setiawan Hermaleni, Tesi Herman Nirwana Hidayati Aini Ifdil Ifdil Indrapriyatna, Ahmad Syafruddin Indrawadi, Junaidi Ira Rahmayuni Jusar Jumrawarsi, Jumrawarsi Kiki Ferdianto Ledita Ezy Maulany Lita Gustiana Lukman Supardi M. Fahli Zatrahadi Masrul Djalal Milatus Solihah Mira Aldila Mirna Mirna Misliati Misliati Monica Tiara Mursyid Ridha Mutiya Ardila Nada Annisah Najirman Najirman Neherta, Meri Nesya Syarif Netrawati, Netrawati Neviyarni Neviyarni Nila Rahmawati Nilma Zola Nofrico Afendi Nora Novita Nur Indrawaty Lipoeto Nur Mala Sari Nurhizrah Gistituati Paisal Manurung Prayitno Prayitno Putri, Julia Eva Rafki Nasuha Ismail Rahmadhani Fitri Rahmawati Darussyamsu Rahmi Putri Rahmi Septia Sari Refny Widialistuti Reza Gusmanti Rhomiy Handican Riana Safitri Ridho Rismi Rilla Gina Gunawan Rima Pratiwi Fadli Rima Semiarty Rinaldi Rinaldi Riska Elvira Riski Pratiwi Rizaldi Ahmad Rizanda Machmud Rizki Adiyatma Rohadatul Aysi Sari, Syafni Gustina Shelind Diola Shelly Fadhila Silvia Anggreni BP Siska Nerita Sri Hariyati Sufyarma Marsidin Supratiwi Wahyu Syarifah Wahidah tri Nurza Rahmawati Umil Fatriyani Vevi Sunarti Vinda Chairunnisa Wardoyo Wardoyo Winda Aprilia Gusti Yanuar Kiram Yeni Karneli Yogi Sefra Joni Yulfia Nora Yuliani Fitri Yusri Yusri Z. Mawardi Efendi Z. Mawardi Effendi Zadrian Ardi Zahratul Azizah Zaturrahmi Zaturrahmi