Claim Missing Document
Check
Articles

PEMANFAATAN LIMBAH CANGKANG KELAPA SAWIT SEBAGAI PEMBUATAN BRIKET DENGAN PEREKAT TEPUNG SINGKONG SEBAGAI BAHAN BAKAR ALTERNATIF Fitria, Lisa; Mulyawan, Rizka; Ishak, Ishak; Sulhatun, Sulhatun; Meriatna, Meriatna; Kamar, Iqbal
Chemical Engineering Journal Storage (CEJS) Vol. 2 No. 5 (2022): Chemical Engineering Journal Storage (CEJS) - Desember 2022
Publisher : LPPM Universitas Malikussaleh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29103/cejs.v2i5.9274

Abstract

Briket merupakan energi alternatif pengganti bahan bakar yang dihasilkan dari bahan-bahan organik atau biomasa yang kurang termanfaatkan. Diantara jenis limbah biomasa yang memiliki potensi besar seperti ampas tebu, serbuk kayu, kulit jagung, cangkang kelapa sawit dan sekam padi. Penelitian ini bertujuan untuk memanfaatkan limbah cangkang kelapa sawit  yang biasanya banyak terbuang diolah menjadi briket yang bernilai ekonomis dengan parameter pengujian meliputi kadar air, kadar abu dan nilai kalor. Pembuatan briket ini berbahan baku dari cangkang kelapa sawit yang dimulai dengan proses pengarangan kemudian dihaluskan dan disaring dengan ukuran variasi yang ditentukan, kemudian dicampur dengan perekat variasi yang ditentukan dan dicetak lalu dikeringkan dengan sinar matahari selama 1 hari, lalu dikeringkan lagi menggunakan oven selama 1 jam. Pada penelitian ini divariasikan ukuran partikel yaitu 20 mesh, 50 mesh, 80 mesh dan 100 mesh untuk meningkatkan nilai kalor. Adapun perekat yang digunakan adalah tepung singkong dengan variasi perekat masing 5%, 10%, 15%, dan 20%. Hasil penelitian menunjukan bahwa briket sudah memenuhi standar mutu SNI 1/6235/2000 briket arang. Hasil terbaik diperoleh pada variasi 15% perekat tepung singkon dan ukuran partikel 100 mesh dan 80 mesh dengan kadar air masing-masing 4,6006% dan 4,5723%, kadar abu masing-masing sebesar 6,1161% dan 6,5593%, lalu nilai kalor 6.231,25 kal/gr, dan 6.119,47 kal/gr. Dengan melihat hasil penelitian ini bahwa cangkang kelapa sawit dari limbah pabrik kelapa sawit dapat dimanfaatkan menjadi salah satu bahan baku alternatif dalam pembuatan briket.
PENGARUH SUHU DAN WAKTU REAKSI TRANSESTERIFIKASI MINYAK BIJI BUNGA MATAHARI TERHADAP METIL ESTER DENGAN KATALIS NaOH Aulia, Muhammad Rifki; Azhari, Azhari; Meriatna, Meriatna; Ginting, Zainuddin; Sylvia, Novi
Chemical Engineering Journal Storage (CEJS) Vol. 2 No. 5 (2022): Chemical Engineering Journal Storage (CEJS) - Desember 2022
Publisher : LPPM Universitas Malikussaleh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29103/cejs.v2i5.8035

Abstract

The rapid development of technology and science has made vegetable oil not only as a consumption material, but also into something more useful, namely alternative renewable fuel oil, one of which is biodiesel which is an alternative fuel to replace diesel. The purpose of this study was to examine the effect of temperature and time of the transesterification reaction on the characteristics of the biodiesel produced. The expected results are results that are in accordance with the characteristics of biodiesel with SNI parameters. This research was conducted by mixing sunflower seed oil with methanol as a solvent with a NaOH catalyst with a mole ratio of reactants 1:6. Then the variation of reaction time was determined, namely 70 minutes, 80 minutes and 90 minutes, and the reaction temperature was 50°C, 55°C, 60°C and 65°C, respectively. After biodiesel is obtained, characteristic testing is carried out. The results showed that the best biodiesel quality was obtained at a temperature of 60°C with a reaction time of 90 minutes with the following characteristics: Yield = 80.76%; density = 0.85 gr/ml; viscosity = 2.38 cSt; water content = 0.03 %vol and acid number = 0.5 mg-KOH/g. Thus, it can be concluded that the biodiesel produced is in accordance with the characteristics of the standardization parameters of SNI-7182-2019 regarding biodiesel.
PEMANFAATAN EKSTRAK DAUN JAMBU BIJI (PSIDIUM GUAJAVA L) UNTUK FORMULASI PEMBUATAN LULUR (BODY SCRUB) DENGAN PENAMBAHAN SCRUBBER CANGKANG TELUR AYAM Fitriani, Fitriani; Meriatna, Meriatna; Masrullita, Masrullita; kamar, Iqbal; Nurlaila, Rizka; Zulmiardi, Zulmiardi
Chemical Engineering Journal Storage (CEJS) Vol. 4 No. 4 (2024): Chemical Engineering Journal Storage (CEJS) - Agustus 2024
Publisher : LPPM Universitas Malikussaleh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29103/cejs.v4i4.17137

Abstract

Krim lulur merupakan produk kosmetik yang digunakan dalam perawatan kulit. Salah satu bahan alami yang dapat digunakan dalam pembuatan krim lulur adalah ekstrak daun jambu biji, yang dikombinasikan dengan scrubber cangkang telur ayam. Kedua bahan tersebut memiliki kandungan antioksidan yang tinggi. Telah dilakukan penelitian pemanfaatan ekstrak daun jambu biji (psidium guajava l) untuk formulasi lulur (body scrub) dengan penambahan scrubber cangkang telur ayam. Tujuan penelitian ini yaitu mengetahui hubungan antara cangkang telur ayam dan waktu pengadukan terhadap pembuatan lulur (body scrub). Ekstrak daun jambu biji dengan berat massa 2 gram, sedangkan cangkang telur ayam divariasikan dengan berat massa 5 gram, 10 gram, 15 gram dan 20 gram dengan waktu pengadukan selama 4 menit, 8 menit, 12 menit dan 16 menit. Metode penelitian yang dilakukan meliputi pengujian sediaan uji organoleptik, uji daya sebar dan uji pH. Penelitian ini sudah pernah dilakukan sebelumnya, yang membedakan dengan yang sebelumnya adalah penambahan variasi cangkang telur ayam 5 gram, 10 gram, 15 gram dan 20 gram sebagai scrubber dalam penelitian lulur. Menunjukkan hasil sediaan krim lulur yang memenuhi evaluasi fisik dan daya sebar adalah lulur dengan berat massa 5 gram dan 10 gram dengan tekstur semi padat dan lembut, aroma wangi Grapefruit essential oil, berwarna hijau kecoklatan dengan daya sebar sebesar 5,5 - 6,4 cm, pH sebesar 6,4 - 7. Lulur dengan berat massa 15 gram dan 20 gram tidak memenuhi evaluasi fisik dan daya sebar karena memiliki tekstur yang padat dengan daya sebar 3,9 - 4,6 cm. Lulur memiliki pH sesuai dengan pH pelembab kulit.
Ekstraksi Minyak Biji Ketapang sebagai Bahan Baku Biodiesel Aulia, Yeni; Meriatna, Meriatna; Masrullita, Masrullita; Sylvia, Novi; Muarif, Agam; Ulfa, Raudhatul
Chemical Engineering Journal Storage (CEJS) Vol. 2 No. 5 (2022): Chemical Engineering Journal Storage (CEJS) - Desember 2022
Publisher : LPPM Universitas Malikussaleh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29103/cejs.v2i5.9116

Abstract

Ketapang merupakan salah satu tumbuhan yang memiliki kandungan minyak berkisar 60%, dimana minyak tersebut mengandung trigliserida yang dapat dimanfaatkan sebagai bahan baku biodiesel. Tujuan dari penelitian ini untuk menganalisa pengaruh konsentrasi pelarut dan waktu ekstraksi terhadap kualitas minyak yang dihasilkan. Penelitian ini dilakukan dengan proses ekstraksi menggunakan pelarut non-polar (N-heksana) dan dilanjutkan dengan proses distilasi untuk memisahkan pelarutnya. Hasil penelitian diperoleh yield optimum pada konsentrasi 80% selama 4 jam sebesar 37,84%, densitas 0,84 gr/ml, viskositas 15,32 cP, kadar air 0,58%, dan kadar FFA 0,664%. Berdasarkan hasil analisa komposisi senyawa trigliserida didapat Metil palmitat 40,34%, metil linoleat 6,77%, metil oleat 34,04%. metil ricinoleat 6,74%, metil stearat 4,63%, metil trans-9-octadecenoat 6,64%, metil octadecanoat 0,85%.Berdasarkan hasil analisa, minyak biji ketapang yang diperoleh telah memenuhi syarat untuk dijadikan bahan baku pembuatan biodiesel.
Pemanfaatan jerami padi (Oryza sativa L.) sebagai bahan baku dalam pembuatan CMC (Carboximetil Cellulose) Masrullita; Meriatna; Zulmiardi; Ferri Safriwardy; Auliani; Rizka Nurlaila
Jurnal Rekayasa Proses Vol 15 No 2 (2021): Volume 15, Number 2, 2021
Publisher : Jurnal Rekayasa Proses

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22146/jrekpros.69569

Abstract

Rice straw is a waste from rice plants that contains 37.71% cellulose, 21.99% hemicellulose, and 16.62% lignin. High cellulose content in rice straw can be used as raw material for the manufacture of Carboxymethyl Cellulose (CMC). CMC is a cellulose derivative widely used in food, pharmaceutical, detergent, textile and cosmetic products industries as a thickener, stabilizer of emulsions, or suspensions and bonding. This study aims to process rice straw waste into CMC with variations in sodium monochloroacetate of 5,6,7,8 and 9 grams. The method used in this research is by synthesis using 15% NaOH solvent, with a reaction time of 3.5 hours and 5 grams of rice straw. The results showed that the best CMC was obtained at a concentration of 9 grams of sodium monochloroacete with a yield characterization of 94%, pH 6, water content of 13.39%, degree of substitution (Ds) of 0.80, and viscosity of 1.265 cP.
PENGARUH WAKTU PERENDAMAN DAN MASSA INHIBITOR EKSTRAK DAUN JAMBU BIJI TERHADAP LAJU KOROSI BAJA LEMAH DALAM LARUTAN NaCl 4% Zulkifli, Zulkifli; Kurniawan, Eddy; Ibrahim, Ishak; Jalaluddin, Jalaluddin; Meriatna, Meriatna
Chemical Engineering Journal Storage (CEJS) Vol. 4 No. 5 (2024): Chemical Engineering Journal Storage (CEJS) - October 2024
Publisher : LPPM Universitas Malikussaleh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29103/cejs.v4i5.14239

Abstract

Logam seperti besi dan paduannya masif digunakan sekarang ini. Kekurangannya terletak pada pengkaratan yang dapat dialami sehingga menjadikan besi rusak. Langkah memperlambat pengkaratan dengan ditambah inhibitor. Inhibitor alami cukup efektif serta baik bagi lingkungan sekitar. Tanin adalah zat yang penghambat karat, bahan alternatif dengan kandungan tannin tinggi ialah daun jambu biji. Penelitian ini bertujuan melihat pengaruh serta persentase efisiensi korosi dari ekstrak daun jambu biji. Tahap awal dilakukan dengan memotong baja sesuai dengan ukuran, lalu serbuk daun jambu biji dihitung beratnya dan ditambah heksana, kemudian direndam 48 jam setelah itu dipanasi dan disaring. Larutannya dipanasi kembali hingga kental. Dimasukkan baja ke ekstrak daun jambu biji dengan massa 4, 6 dan 8 dimaksudkan agar baja terlapisi permukaannya selama 3 hari terlebih dahulu sebelum dimasukkan ke larutan NaCl 4% dengan lama waktu 3, 6, 9, 12 dan 15 hari. Lalu dihitung berat akhirnya. Penelitian ini sudah pernah dilakukan sebelumnya, yang belum pernah dilakukan adalah dengan memanfaatkan ekstrak dari daun jambu biji menjadi inhibitor untuk menghambat terjadinya korosi baja. Laju korosi (karat) dan efisiensi dihitung dengan metode gravimetric. Penelitian ini memberitahukan jika ekstrak daun jambu biji dengan massa 4 bisa menggeser laju korosi pada baja pada larutan NaCl 4% dan efisiensi inhibisi sebesar 3,102%.
EFEKTIVITAS PENGARUH EKSTRAK BIJI KOPI SEBAGAI INHIBITOR TERHADAP LAJU KOROSI PADA BAJA ST-37 DALAM MEDIA KOROSIF HCl 0,5 N Nadrakhilla, Yayang; Ishak, Ishak; Hakim, Lukman; Meriatna, Meriatna; Ulfa, Raudhatul
Chemical Engineering Journal Storage (CEJS) Vol. 4 No. 5 (2024): Chemical Engineering Journal Storage (CEJS) - October 2024
Publisher : LPPM Universitas Malikussaleh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29103/cejs.v4i5.16844

Abstract

Proses penghancuran permukaan logam melalui proses elektrokimia disebut korosi. Korosi dapat diminimalkan melalui pelapisan, prosedur inhibitor, dan proteksi katodik. Namun pendekatan yang paling sederhana dan paling murah adalah dengan memasukkan inhibitor ke dalam media. Penelitian ini menggunakan metode perendaman untuk mengetahui pengaruh inhibitor alami turunan ekstrak biji kopi Robusta terhadap laju korosi baja ST-37. 0,5 N HCl adalah media korosif yang digunakan dalam penyelidikan ini. Perendaman dilakukan selama enam, sembilan, dua belas, dan lima belas hari dengan konsentrasi  inhibitor 0,13, 0,17, 0,22, dan 0,34 gram/ml. Berat benda yang hilang per satuan luas permukaan selama waktu perendaman disebut laju korosi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dalam lingkungan asam klorida, konsentrasi inhibitor dan waktu perendaman yang lebih lama menurunkan laju korosi pada baja karbon rendah. Penurunan ini disebabkan oleh pembentukan lapisan pasif yang melindungi permukaan besi. Lapisan ini melindungi besi dari korosi. Perendaman selama 15 hari dengan konsentrasi 0,34 gr/ml menunjukkan laju korosi terendah dan efisiensi inhibisi tertinggi, masing-masing 5,7193 Mpy dan 79,85%.
PEMANFAATAN LIMBAH TANDAN KOSONG KELAPA SAWIT SEBAGAI ADSORBEN UNTUK MENURUNKAN KADAR FFA PADA MINYAK MENTAH KELAPA SAWIT (CRUDE PALM OIL) Chairunnisa, Chairunnisa; Meriatna, Meriatna; Suryati, Suryati; Hafita, Fikri; Maulinda, Leni; Zulmiardi, Zulmiardi
Chemical Engineering Journal Storage (CEJS) Vol. 4 No. 6 (2024): Chemical Engineering Journal Storage (CEJS)-December 2024
Publisher : LPPM Universitas Malikussaleh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29103/cejs.v4i6.4587

Abstract

Minyak kelapa sawit mentah dikenal atau CPO (Crude Palm Oil)  mengandung sejumlah komponen-komponen diantaranya asam lemak bebas. Tingginya kandungan asam lemak bebas sangat mempengaruhi tingkat kualitas dari minyak sawit tersebut, sehingga asam lemak bebas tersebut harus diturunkan. Salah satu pemurniannya adalah dengan cara adsorpsi, yaitu dengan menambahkan adsorben pada CPO tersebut. Penelitian ini menggunakan adsorben tandan kosong kelapa sawit. Variabel yang digunakan pada penelitian ini adalah massa adsorben 0,6 gr, 0,8 gr, 1 gr dan 1,2 gram dan waktu kontak yang digunakan 30 menit, 60 menit, 90 menit, 120 menit, 150 menit, 180 menit dan 210 menit.  Penelitian ini bertujuan untuk menguji efektifitas TKKS sebagai adsorben untuk penyerapan asam lemak bebas pada CPO. Hasil terbaik diperoleh pada adsorben 1,2 gram dengan persen penyerapan penurunan FFA sebesar 60,29% dengan waktu 150 menit adalah waktu optimum untuk adsorpsi FFA pada adsorben tandan kosong kelapa sawit. Kadar air terendah 0,18%. Model isoterm Langmuir paling baik menggambarkan lapisan adsorbat yang mengindikasikan proses adsorpsi berlangsung secara monolayer dengan nilai R2 0,9833, sedangkan model Pseudo Second order adalah model kinetika yang paling baik menggambarkan kinetika adsorpsi dari kandungan asam lemak bebas pada Crude Palm Oil (CPO) dengan koefisien korelasi (R2) dalam rentang 0,9464 - 0,9820.
SINTESIS MEMBRAN KITOSAN PADUAN POLIETILEN GLIKOL (PEG) BM4000 Lutvia, Faiza; Meriatna, Meriatna; Suryati, Suryati; Masrullita, Masrullita; ZA, Nasrul; Zulmiardi, Zulmiardi
Chemical Engineering Journal Storage (CEJS) Vol. 4 No. 5 (2024): Chemical Engineering Journal Storage (CEJS) - October 2024
Publisher : LPPM Universitas Malikussaleh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29103/cejs.v4i5.10255

Abstract

Kitosan adalah polimer alami yang memiliki sifat non toksik, hidrofil, biokompatibel dan biodegradabel dan dapat digunakan sebagai bahan dasar pembuatan membran. Pada penelitian ini dilakukan modifikasi membran kitosan yang dipadukan dengan Polietilen glikol berat molekul 4000/PEG 4000 (kitosan-PEG4000) dan mengkarakterisasi membrannya. Mula-mula kitosan dan PEG4000 dilarutkan dan dipadukan dengan perbandingan tertentu, kemudian larutannya diubah menjadi bentuk membran. Penelitian ini sudah pernah dilakukan sebelumnya tetapi dengan menggunakan kitosan sedangkan pada penelitian ini menggunakan paduan kitosan-PEG dengan komposisi yang berbeda dan waktu pengeringan yang tertentu. Membran kitosan-PEG diperoleh dengan memvariasikan perbandingan kitosan-PEG sebesar 2:8; 4:6; 6:4; dan 8:2 (v/v) dan dengan waktu pengeringa 24 jam, 48 jam, 72 jam, dengan karakterisasi membran dilakukan dengan pengujian pengembangan/swelling, , ketahanan terhadap pH dan FTIR untuk mengetahui gugus fungsinya. Hasil karakterisasi membran kitosan-PEG 4000 menunjukkan bahwa semakin banyak penambahan PEG dalam membran menghasilkan membran yang memiliki kemampuan swelling tinggi,  memiliki ketahanan pH pada range 14.
Pelatihan Pembuatan Minyak Kemiri di Desa Nisam Antar Kecamatan Seumirah Kabupaten Aceh Utara hasfita, fikri; Sulhatun, Sulhatun; Meriatna, Meriatna; Suryati, Suryati; Maulinda, Leni; Wusnah, Wusnah; Kamar, Iqbal
Jurnal Malikussaleh Mengabdi Vol. 3 No. 2 (2024): Jurnal Malikussaleh Mengabdi, Oktober 2024
Publisher : LPPM Universitas Malikussaleh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29103/jmm.v3i2.19887

Abstract

Pengabdian ini bertujuan untuk mensosialisasi  pembuatan minyak kemiri  dengan metode pemanasan praktis di desa Nisam Antar Kecamatan Seumirah Kabupaten Aceh Utara. Target khusus yang ingin diharapkan dari kegiatan ini adalah masyarakat mampu melakukan pengolahan biji kemiri  sebagai minyak dengan pemanasan praktis yang jumlahnya melimpah di Desa Sumirah.  Proses pembuatan minyak kemiri dilakukan dengan cara menghaluskan biji kemiri selanjunya dipanaskan sampai mengeluarkan minyak. Target luaran yang akan dihasilkan oleh kegiatan Pengabdian Masyarakat ini yaitu berupa informasi dan pengetahuan tentang pembuatan minyak kemiri secara pemanasan praktis. Hasil yang diperoleh menunjukkan Rendemen minyak: 55-60% dari berat biji, Kualitas minyak: Jernih dan bebas dari kontaminan, Volume produksi per sesi:±500 ml minyak kemiri
Co-Authors AA Sudharmawan, AA Abrar, Muhammad Ifan Abubakar Dabet Adriyan Jondra Afifa Luthfia Agam Muarif Ahmad Alwi Hasibuan Alifnur Alifnur Amri Aji Amri Aji, Amri Amri Amri Ananda, Dhea Riski Andrie Kurniawan Indra Anisma Fahmi Anisyah Padang Anita Sari Ferani Annisa Aulia ARDIANSYAH ARDIANSYAH Ariski Saina Ariski Saina Asnadia Asnadia Aulia Fahri Aulia, Muhammad Rifki Aulia, Yeni Auliani Auliani Auliani Auliani, Auliani Ayu Sutia Amanda Azhari Azhari Azhari Azhari Chairunnisa Chairunnisa Chalisna Wildani Cut Khairunnisa Cut Mauliza Utary Daud, Eva Darnila Dina Nasution, Zukhrufi Dion Aidil Putra dwi ayu lestari, dwi ayu Dwi Dear Asrianda Damanik Eddy Kurniawan Edy Kurniawan Efri Marnelisa Eka Intan Kumala Putri Eka Sri Astuti Eni Suryani Eva Diana Evana Evana Faisal Faisal Faisal Faisal Faisal Faisal Faisal Fajar Sidiq Seregar Fajar, Aidil fatimah Fatimah Fatnia, Fatnia Ferri Safriwardy Fibarzi, Wiza Ulfa Fikri Hafita Fikri Hasfita Fitria, Lisa Fitriani Fitriani Frandika Darma Ginting, Ledy Mahara Gusti Indah Sari Hajijah Hajijah Halimah, Mustika Ridhatul Hanie, Nawardah Hanif, Hanif Haslina Haslina Ibrahim, Ishak Iqbal Kamar Iqbal Kamar Ishak Ibrahim Ishak Ishak Ishak Ishak Ishak Ishak Jalaluddin Jalaluddin Jalaluddin Jalaluddin Jalaluddin Kamar, Iqbal Khairunnisa Kurniawan, Meutia Laksita Ika Paksi Leni Maulinda Leni Maulinda, Leni Leni, Maulinda Lidya Permata Lestari Lidya Permata Lestari Lis Ayu Widari, Lis Ayu Lisa Andriani Lukman Hakim Lukman Hakim Lukman Hakim Luthfi Mughni Anisa Haryono Luthfi Mughni Anisa Haryono Lutvia, Faiza Mahyuni Marito Harahap Marlina Marlina Maryana Maryana Maryana Maryana, Maryana Maryanti Maryanti Masrullita Masrullita Masrullita Masrullita, M Masrullita, Masrullita Maulana, Muhammad Zikri Mawaddah Fitria Melan Amanah, Ananda Mhd Azrin Muazzinah Muazzinah Muhammad Fazlunnazar Muhammad Muhammad Muhammad Muhammad Muhammad Safrijal Muhammad Sayuthi Muhammad Zakaria Muhammad, Muhammad Mulyawan, Rizka Munawar Khalil Mutia Sukma Nadia Prisca Putri Nadrakhilla, Yayang Narul ZA Narul ZA Nasrul ZA Nasrul ZA Nasrul ZA, Nasrul Nasrul Za, Nasrul Za Nasution, Fahrizal Nia Afriani Nia Sagita Lestari Novi Sylvia Nur Asiah Indah Rahayu Nurdin Nurdin Nurlaila, Rizka Nurlian Nurlian Nurlian Octaviani Pasaribu Panjaitan, Muhammad Ishak Idrus Pradesti, Salsa Prasatia, Ridha Purwoko, Agus Puspita S S Putri Sara Fhariza R.A Nita Rosalinda Muttaqin Rahma Yanti Rahmadhani, Rahmadhani Raihan Putri Raudhatul Ulfa Reza Abdillah Harahap Reza Dwi Fani Rianda, Rizki Rina Afriani Rina Lestari Rizka Mulyawan Rizka Mulyawan Rizka Mulyawan Rizka Nurlaila Rozanna Dewi Safriani, Siti Widya Safrida, Riana Safwan Azlani Salim, Muhammad Yahdi Salsabil, Safyra Qathrunnada Samsul Bahri Sanda Mulia Utari Sari, Riska Kumala Sinaga, Ahmad Roihan Sinaga, Selvi Sundari Sinta Morina Sitorus, Ika Pratiwi Berliana Sofiyani, Nurwardina Sofyan Sofyan Sofyan, Diana Khairani Sri Awalin Marpaung Sulahatun, Sulhatun Sulhatun Sulhatun Suri Atika Suryani Suryani Suryati Suryati Suryati Suryati Suryati Suryati Suryati Suryati Syafira Dara Syamsul Bahri Syamsul Bahri Syamsul Bahri Syarifah Yulisa Syebrina, Annisa Syukriah Syukriah, Syukriah Tasya Maidayanti Tata Tirani Trisna Trisna, Trisna Ulfa, Raudhatul Veithzal Rivai Zainal Wiza Ulfa Fibarzi Wiza Ulfa Fibarzi Wusnah Wusnah Wusnah, Wusnah Yani, Firda Tirta Yudistira Yudistira Zainuddin Ginting Zulmiardi, Zulmiardi Zulnazri, Z Zuraida Zuraida