Claim Missing Document
Check
Articles

Found 37 Documents
Search

PERSPEKTIF HUKUM EKONOMI SYARIAH TERHADAP PRODUK TABUNGAN MUDHARABAH DI BANK MUAMALAT Fauziyah, Fauziyah; Rahmat
Al-Hukmi : Jurnal Hukum Ekonomi Syariah dan Keluarga Islam Vol. 5 No. 2 (2024): Al-Hukmi : Jurnal Hukum Ekonomi Syari’ah dan Keluarga Islam
Publisher : Fakultas Syariah dan Ekonomi Islam, Universitas Ibrahimy

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35316/alhukmi.v5i2.5876

Abstract

Tabungan mudharabah merupakan tabungan yang menggunakan akad mudharabah muthlaqah, dimana nasabah sebagai shahibul maal sedangkan bank sebagai mudharib. Produk tabungan mudharabah dalam aplikasinya menggunakan nisbah bagi hasil keuntungan. Tabungan Mudharabah banyak diminati oleh masyarakat. Akan tetapi, dalam hal ini tidak semua masyarakat mengerti dan memahami prinsip-prinsip bank syariah khususnya pada produk tabungan mudharabah yang menggunakan sistem bagi hasil. Pembahasan dalam penelitian ini adalah: 1. Bagaimana bentuk produk tabungan mudharabah di Bank Muamalat Indonesia Situbondo dalam perspektif hukum ekonomi syariah? 2. Bagaimana implementasi produk tabungan mudharabah di Bank Muamalat Indonesia Situbondo dalam perspektif hukum ekonomi syariah? Untuk menjawab fokus penelitian tersebut, penelitian ini menggunakan metode kualitatif. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian lapangan (field research). Data yang dikumpulkan peneliti meliputi data primer dan data sekunder. Sedangkan sumber data yang diperoleh dengan cara observasi, wawancara dan dokumentasi. Kemudian data tersebut dianalisis secara deskriptif melalui reduksi, display vertifikasi dan preskriptif. Berdasarkan hasil penelitian tersebut dapat diketahui bahwa bentuk produk tabungan mudhrabah dalam perspektif hukum ekonomi syariah, ada dua yaitu produk tabungan mudharabah berhadiah dan produk tabungan mudharabah tak berhadiah. Produk tabungan mudharabah berhadiah adalah suatu produk yang didalamnya mendapatkan hadiah diawal sesuai dengan keinginan nasabah dengan jangka waktu yang ditentukan sesuai kesepakatan. Sedangkan produk tabungan mudharabah tak berhadiah adalah suatu produk tabungan yang menggunakan sistem bagi hasil keuntungan sesuai kesepakatan dan tidak mendapat hadiah. Keduanya sama-sama menggunakan akad mudharabah muthlaqah. Sedangkan implementasi produk tabungan mudharabah dalam perspektif hukum ekonomi syariah, dalam praktiknya nasabah sebagai shahibul maal dan bank sebagai mudharib. Untuk nisbah keuntungan dibagi sesuai keuntungan investasi dana yang dijalankan oleh bank sesuai kesepakatan diawal.
Penguatan Branding Visual Dan Desain Kemasan Untuk Meningkatkan Daya Saing Produk UMKM Agustriani, Fitri; Fauziyah, Fauziyah; Ningsih, Ellis Nurjuliasti; Febrianti, Amanda Astri Paratiwi
Abdimas Mandalika Vol 5, No 3 (2026): April
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/am.v5i3.37578

Abstract

Abstract:  This community service activity aims to provide training and mentoring through Strengthening Visual Branding and Packaging Design to increase the competitiveness of MSME products in Sungsang Village. The method used is training and mentoring for MSMEs processing fishery products, focusing on crackers, pempek, and shrimp otak-otak. The activity stages include product identification, packaging technology training (education on the role of packaging on quality and branding, as well as training on the use of heat sealers, vacuum sealers, and label design), direct application, and monitoring of production results. The results showed that the training on visual branding and packaging design, as well as the introduction of vacuum sealer technology and label design, successfully added value to the product. Participants stated that products with new designs have more appeal and increased self-confidence for marketing through online media (Instagram, TikTok, WhatsApp). This activity emphasized the importance of Brand Identity which can increase sales value and expand the marketing of MSME products.Abstrak: Kegiatan pengabdian ini bertujuan memberikan pelatihan dan pendampingan melalui Penguatan Branding Visual dan Desain Kemasan untuk meningkatkan daya saing produk UMKM di Desa Sungsang. Metode yang digunakan adalah pelatihan dan pendampingan kepada UMKM pengolah hasil perikanan, berfokus pada kerupuk, pempek, dan otak-otak udang. Tahapan kegiatan mencakup identifikasi produk, pelatihan teknologi kemasan (edukasi tentang peran kemasan terhadap kualitas dan branding, serta pelatihan penggunaan heat sealer, vacuum sealer, dan desain label), penerapan langsung, dan monitoring hasil produksi. Hasilnya menunjukkan bahwa pelatihan branding visual dan desain kemasan, serta pengenalan teknologi vacuum sealer dan desain label, berhasil memberikan value added pada produk. Peserta menyatakan produk dengan desain baru memiliki daya tarik lebih dan meningkatkan kepercayaan diri untuk pemasaran melalui media online (Instagram, TikTok, WhatsApp). Kegiatan ini menekankan pentingnya Brand Identity yang dapat meningkatkan nilai jual dan memperluas pemasaran produk UMKM.
Etno-Akm Learning Design: Integrasi Budaya Lokal Untuk Penguatan Literasi-Numerasi Siswa Kelas V Fauziyah, Fauziyah; Siti Mas'ula; Siti Faizah
Jurnal SOLMA Vol. 15 No. 1 (2026)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Prof. DR. Hamka (UHAMKA Press)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22236/solma.v15i1.21793

Abstract

Background: Penelitian ini dilatarbelakangi oleh masih rendahnya kemampuan literasi dan numerasi siswa sekolah dasar yang perlu ditingkatkan melalui pendekatan pembelajaran yang kontekstual dan bermakna berbasis budaya lokal. Tujuan: Penelitian ini bertujuan menganalisis efektivitas Etno-AKM Learning Design dalam meningkatkan kemampuan literasi dan numerasi siswa kelas V di SDN Baureno, Kecamatan Jatirejo, Kabupaten Mojokerto. Metode: Metode menggunakan desain one-group pretest–posttest dengan melibatkan 18 siswa (11 laki-laki dan 7 perempuan). Instrumen berupa tes literasi dan numerasi berbasis Asesmen Kompetensi Minimum (AKM) yang diintegrasikan dengan unsur budaya lokal Mojokerto. Data dianalisis menggunakan uji normalitas, uji homogenitas, uji-t berpasangan, dan perhitungan N-Gain. Hasil: Hasil menunjukkan rata-rata skor literasi meningkat dari 58,06 menjadi 77,78 dan skor numerasi dari 56,94 menjadi 80,39. Hasil uji-t menunjukkan perbedaan yang signifikan antara pretest dan posttest (p < 0,001) dengan nilai N-Gain sebesar 0,52 untuk literasi dan 0,56 untuk numerasi yang termasuk kategori sedang hingga tinggi. Kesimpulan: Disimpulkan bahwa Etno-AKM Learning Design efektif dalam meningkatkan literasi dan numerasi siswa melalui integrasi budaya lokal, serta berpotensi menjadi model pembelajaran kontekstual yang relevan dan berkelanjutan di sekolah dasar.
Model Transparansi Keuangan Digital Untuk Pencegahan Korupsi di Sekolah Menengah Cahyani, Tinuk Dwi; Fauziyah, Fauziyah; Muharom, Lutfi Ali; Zakaria, Sony
Jurnal Civic Hukum Vol. 11 No. 1 (206): Mei 2026
Publisher : University of Muhammadiyah Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22219/jch.v11i1.44023

Abstract

Corruption is a problem that can hamper the economy and undermine public trust in government. Low and weak transparency are often the main factors that open up opportunities for corruption. Preventing corruption requires a systematic approach, one of which is through the formulation of an efficiency and transparency model using information technology. This study aims to analyze the role of information technology systems in increasing efficiency and transparency to prevent corruption. The purpose of this study is to formulate an efficiency and transparency model using an electronic information system to prevent corruption. This study applies qualitative methods with a literature review and data collection through Focus Group Discussions (FGDs) with SMA Muhammadiyah 3 Jember. The components of the information technology system developed are dashboards containing data such as planning, realization, and budget distribution based on work units and programs. The novelty of this research in the development of a school financial transparency model in a digital system that cimbines stages of verification, realization, uploading evidence and monitoring. This study emphasizes that strengthening information technology systems requires data integration and human resource development. No matter how well a digital system is implemented, without ethics and a commitment to anti-corruption, technology can be manipulated. Therefore, with an integrated and open information system, disclosure of suspected corruption can be done quickly and efficiently.
Peningkatan Minat Siswa SMA Terhadap Drone di Kecamatan Tanjung Batu, Ogan Ilir Prasetyo, Akhmad Tri; Hartoni, Hartoni; Fauziyah, Fauziyah; Surbekti, Heron; Melki, Melki; Isnaini, Isnaini; Apri, Rezi
Jurnal Altifani Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 6 No. 3 (2026): Mei 2026 - Jurnal Altifani Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat
Publisher : Indonesian Scientific Journal

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59395/altifani.v6i3.1120

Abstract

Pengembangan drone membuat teknologi ini semakin dikenali oleh Masyarakat. Pengenalan teknologi drone perlu dilakukan bagi siswa menengah atas yang akan melanjutkan pendidikan ke jenjang perguruan tinggi. Pengabdian ini bertujuan meningkatkan minat siswa terhadap teknologi drone melalui pengenalan drone dan penerapannya sektor pesisir laut. Pendekatan partisipatif–edukatif diterapkan melalui tiga tahapan, yaitu asesmen awal; sosialisasi materi; dan evaluasi. Peserta kegiatan berjumlah 29 siswa dari 3 SMA di Kecamatan Tanjung Batu, Kabupaten Ogan Ilir. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan pemahaman siswa yang signifikan mengenai jenis, fungsi, komponen, regulasi, hingga penerapan teknologi drone di sektor pesisir laut. Pengabdian ini telah memberikan pemahaman tersebut bagi 90% peserta pengabdian yang sebelumnya lebih dari 50% belum memahaminya. Pengabdian ini juga berhasil membangkitkan banyak minat siswa untuk mendalami teknologi drone melalui pelatihan professional, sebelumnya sebanyak 16 menjadi 24 siswa yang tertarik. Temuan ini menunjukkan bahwa pengenalan drone berbasis aplikasinya di pesisir laut termasuk efektif dalam meningkatkan minat siswa terhadap teknologi drone.
DINAMIKA PERKEMBANGAN BAHASA ANAK DI MTS RU PABUARAN KELAS VIII A DI ERA DIGITAL: PENGARUH GAWAI DAN MEDIA SOSIAL TIKTOK Subroto, Desty Endrawati; Farhan, Agus Ikhsan; Oktavia, Wulan; Fauziyah, Fauziyah
CENDEKIA: Jurnal Ilmu Pengetahuan Vol. 6 No. 3 (2026)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/cendekia.v6i3.10710

Abstract

Technological developments in the digital era have changed the dynamics of language use among adolescents. The use of gadgets and social media, especially TikTok, affects students’ vocabulary mastery, sentence structure, and language style in daily life. This study aims to analyze the impact of gadget and TikTok use on the language development of eighth-grade students at MTs RU Pabuaran. The study employed a descriptive qualitative approach with data collection techniques consisting of participatory observation, in-depth interviews with teachers and parents, as well as documentation and analysis of digital content conducted from January to March 2026. The research subjects consisted of 30 students of class VIII A MTs RU Pabuaran, with research informants selected through purposive techniques involving 20 students who actively used gadgets for more than four hours per day. Data validity was tested through source triangulation and member checking, while data analysis used the Miles and Huberman model, including data reduction, data display, and conclusion drawing. The findings revealed a dual dynamic in the use of TikTok and gadgets. On the one hand, digital media enriched students’ vocabulary and enhanced communication creativity. On the other hand, it encouraged the use of informal language, code-mixing, and more relaxed communication styles that relied heavily on emojis. In addition, most students tended to use short and fragmentary sentences, while only a small number were able to construct well-structured paragraphs. This study recommends strengthening digital literacy in learning, limiting gadget usage time, and implementing activities that transform digital language into standard language as an effort to maintain proper and correct Indonesian language skills. ABSTRAK Perkembangan teknologi di era digital telah mengubah dinamika berbahasa di kalangan remaja. Penggunaan gawai dan media sosial, khususnya TikTok, memengaruhi penguasaan kosakata, struktur kalimat, dan gaya berbahasa siswa dalam kehidupan sehari-hari. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dampak penggunaan gawai dan TikTok terhadap perkembangan bahasa siswa kelas VIII di MTs RU Pabuaran. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi partisipatif, wawancara mendalam dengan guru dan orang tua, serta dokumentasi dan analisis konten digital selama Januari–Maret 2026. Subjek penelitian terdiri atas 30 siswa kelas VIII A MTs RU Pabuaran, dengan informan penelitian dipilih secara purposive sebanyak 20 siswa yang aktif menggunakan gawai lebih dari empat jam per hari. Keabsahan data diuji melalui triangulasi sumber dan member check, sedangkan analisis data menggunakan model Miles dan Huberman yang meliputi reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan adanya dinamika ganda dalam penggunaan TikTok dan gawai. Di satu sisi, media digital memperkaya kosakata siswa dan meningkatkan kreativitas komunikasi. Di sisi lain, penggunaan media digital memunculkan bahasa tidak baku, campur kode (code-mixing), serta perubahan gaya komunikasi yang lebih santai dan bergantung pada emoji. Selain itu, sebagian besar siswa cenderung menggunakan kalimat pendek dan fragmentatif, sementara hanya sebagian kecil yang mampu menyusun paragraf dengan struktur yang baik. Penelitian ini merekomendasikan penguatan literasi digital dalam pembelajaran, pembatasan waktu penggunaan gawai, serta kegiatan mengubah bahasa digital menjadi bahasa baku sebagai upaya menjaga kemampuan berbahasa Indonesia yang baik dan benar.
EGALITERIANISME DALAM KELUARGA MENURUT AL-QURAN : STUDI PEMIKIRAN BARLAS BARLAS TERHADAP Q.S. AN-NISA’ AYAT 1 Fauziyah, Fauziyah
PALASTREN: Jurnal Studi Gender Vol 6, No 2 (2013): PALASTREN
Publisher : UIN Sunan Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21043/palastren.v6i2.991

Abstract

Barlas Barlas merupakan salah satu tokoh feminis muslim yang kontroversial dalam memahami ayat sikap egaliterkeluarga. Penafsiran Barlas sangat berbeda dengan paramufassir sebelumnya terutama ulama klasik. Denganmetode analisis deduktif induktif dengan tingkatananalisis deskriptif, artikel ini menyimpulkan Barlasmenafsirkan tentang keluarga dalam al-Quran dengansemangat pembebasannya, menunjukkan bahwa keluargadalam Islam tidak bersifat patriarkis, mengingat bahwaperlakuan al-Quran terhadap laki-laki dan perempuandalam kapasitasnya sebagai orang tua atau pasangantidak didasarkan pada asumsi tentang keistimewaan ataukekuasaan laki-laki atau ketidaksetaraan jender bahkanal-Quran menurut Barlas telah memasukkan ibu kedalamwilayah penghormatan simbolis yang diasosiakan denganTuhan, sehingga ibu diangkat posisinya melebihi ayah.Penghormatan simbolis ini terlihat pada surat al-Nisa’ayat 1 dimana Barlas menafsirkan konsep taqwa kepadaTuhan dan kepada ibu. Barlas menegaskan bahwa ayahdalam tradisi patriarki tidak sesuai dengan al-Quran.Barlas dengan semangat pembebasan menafsiri ayatayattersebut dengan menerapkan hermenutik yang berdasarkan ontology ketuhanan.Kata Kunci: Egaliterianisme, Keluarga, Barlas Barlas. Barlas Barlas is a feminist Muslim figure who has controversial understanding about egalitarian attitudes of a family. Barlas interpretation is very different fromthe previous commentators, especially classical scholars.By using inductive deductive method of analysis withdescriptive level of analysis, this article concludes thatthe interpretation of Barlas on the family in the Koranindicates that the family is not patriarchal in Islambecause the Qur’an treatment to men and women intheir capacity as parents or spouses is not based onassumptions about privilege or power of men or genderinequality. In fact, according to Barlas, the Koran hasincluded a mother into symbolic honor region, which isassociated with God, so that the position of a motheris raised exceeds the father’s. This symbolic tribute isshown at Surah An-Nisa ‘verse 1 where Barlas interpretsthe concept of piety to God and to the mother. Barlasconfirms that the father in the patriarchal tradition is not appropriate with the Koran.Keywords: Egaliterianisme, family, Barlas Barlas.
Co-Authors Aditya, Mohamad Ragil Afkar, Taudlikhul Akbarimansyah, Remi Akhmad Tri Prasetyo Alvinah, Ike Amanda Astri Pratiwi Febrianti Ani Haryati, Ani Anna Ida Sunaryo Purwiyanto Apriliana, Linda Aprillia, Ristha Eka Arrafah, Riva Nur Astutik, Erna Puji Athohillah, M. Azziky, Muhammad Daffa Baehaqi Beby Hilda Agustin Binaridha Kusuma Ningtyas Dwi Lestari Fadillah, Rama Afan Farhan, Agus Ikhsan Fathan, Muhammad Fatkhul Wahab, Fatkhul Fatmanegara, Fahmi Faturrohman, Aa Febrianti, Amanda Astri Paratiwi Fitri Agustriani Fitria Nur Hasanah Freddy Supriyadi Frida Lina Tarigan Gusri, Ariqoh Athallah Gusti Diansyah Hakim, Dr.Lukman Hanindita, Amelia Widya Hariawan, Ferry Hartoni Hartoni Heron Surbakti Iman, Muh Irwanto, Ade Iskandar Zulkarnain Isnaini Khabib, Samsul Khozim, Ahmad Abdul Lailiya Nur Rokhman Lestari, Ning Intan Lisaria Putri, Rumanintya Meldiansah, Reza Melki Melki Moh. Ihsan Moh. Ilham Cholid Mohamed, Che Abd Rahim Muhamad Nur Muhammad Hendri Muharom, Lutfi Ali Mutakin, Manarul Iza Ningsih, Ellis Nurjuliasti Noor, M Wildan Novita, Aliya Putri Nur Rohmah Nur Rohmah Nurkhodijah, May Nursyamsiyah, Siti Oktavia, Wulan Oktaviani, Siti Paden, Oktavianus Padilah, Fitri Nur Pitora, Tobi Prameswari, Yudistya Meidi Purwanti, Indriyani Samba Puspitorini, Palupi Rahmah, Mutiara Rahmat Ramadhinda, Hannisa Ratna Ekawati Redho Yoga Nugroho Rezi Apri Riris Aryawati Rivaldo, Muhammad Hamim Riyadi, Dede Rofiqi, Ainur Rosmiati Rosmiati Rozirwan . Runtuwene, Faithly Jabez Jefune Sabrina, Amalia Nur Sadsiwi, Kartini Mitayani Safitri, Leni Samuela, Joeanna Talita Satianingsih, Rarasaning Setianegara, Cintarin Shera, Shinta Clarita Dwi Simanjutak, Denis Andreas Siti Faizah Siti Mas'ula Slamet Arifin Sobah, Nurus Souhoka, Bagas Adiansyah Sri Luayyi Subroto, Desty Endrawati Sunandes, Aris Surbekti, Heron Susanti, Ester Mei Syafiq, Ahmad Zuhair Syafrina Sari Lubis Syahbani, Muhammad Fahri Syamsiar, Syamsiar Syarifah Gustiawa, Jubaedi Ahmad Sobari Tengku Zia Ulqodry Tinuk Dwi Cahyani Utomo, Sigit Prihanto Vikria, Vikria Wafiq, Ahmad Ahsanul Wardani, Waqiah Nilam Wardatus Sholihah Whendasmoro, Raditya Galih Wicaksono, Itok Widiar Onny Kurniawan Wike Ayu Eka Putri Winarta, Yoga Yustiasih, Yustiasih Zakaria, Sony Zaman, Akhamd Qomaru Zamrodah, Yuhanin Zulakarnain, Iskandar