p-Index From 2021 - 2026
4.345
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Nominal: Barometer Riset Akuntansi dan Manajemen Jurnal Online Mahasiswa (JOM) Bidang Teknik dan Sains Jurnal Online Mahasiswa (JOM) Bidang Keguruan dan Ilmu Pendidikan JURNAL PROFESI KEGURUAN Jurnal Sinar Manajemen Jurnal Riset Akuntansi dan Keuangan J-MAS (Jurnal Manajemen dan Sains) JURNAL PENDIDIKAN TAMBUSAI Majalah Kedokteran Andalas Jurnal Abdimas PHB : Jurnal Pengabdian Masyarakat Progresif Humanis Brainstorming Metahumaniora Journal Psikogenesis Jurnal Riset Akuntansi Kontemporer Community Empowerment Window of Public Health Journal Renjana Pendidikan Dasar Jurnal ABDIMAS-HIP Pengabdian Kepada Masyarakat Balance : Jurnal Akuntansi dan Manajemen Journal of English Education Program (JEEP) MEDICINUS Prosiding University Research Colloquium Biological Environment and Pollution English Language, Linguistics, and Culture International Journal (ELSTIC-IJ) Innovative: Journal Of Social Science Research Jurnal Pengabdian Kolaborasi dan Inovasi IPTEKS Journal of Pharmaceutical and Sciences. Abdimas Mandalika Jurnal Ilmiah Ekonomi dan Manajemen Jurnal Edukasi Pengabdian Masyarakat: EDUABDIMAS Fin Synergy: Jurnal Manajemen Keuangan Mengabdi: Jurnal Hasil Kegiatan Bersama Masyarakat RESLAJ: Religion Education Social Laa Roiba Journal EduInovasi: Journal of Basic Educational Studies International Journal of Educational Best Practices Quadratic: Journal of Innovation and Technology in Mathematics and Mathematics Education Jurnal Riset Ilmiah Jurnal Pengabdian Masyarakat SAPANGAMBEI MANOKTOK HITEI Jurnal Mahasiswa: Jurnal Ilmiah Penalaran dan Penelitian Mahasiswa Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pendidikan Geografi
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search
Journal : Metahumaniora

Haiku dan Senryu dalam Puisi Bahasa Indonesia Indah Fitriani
Metahumaniora Vol 8, No 3 (2018): METAHUMANIORA, DESEMBER 2018
Publisher : Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/metahumaniora.v8i3.20715

Abstract

AbstrakHaiku yang merupakan puisi tradisional Jepang dikatakan sebagai genre puisi yang sedang digiatkan di Indonesia. Tidak hanya penyair, orang awam pun banyak yang tertarik dengan genre puisi Jepang ini. Haiku memiliki 17 suku kata yang terbagi dalam pola 5-7-5, terdiri atas 5 suku kata pada larik pertama, 7 suku kata pada larik kedua, dan 5 suku kata pada larik ketiga. Selain itu, yang menjadi ciri khas haiku adalah adanya kigo (kata-kata penanda musim) dan kireji (kata-kata pemotong yang menunjukkan jeda). Berkenaan dengan musim, Jepang dan Indonesia tentu memiliki musim yang berbeda. Kigo atau penanda musim inilah yang menjadi tantangan bagi para penyair haiku di Indonesiayang membuatpenulisan haiku di Indonesia seakan-akan menghilangkan ruhnya haiku. Penyair haiku di Indonesia lebih banyak membicarakan moral dan kritik daripada keindahan alam. Pada dasarnya, di Jepang bentuk haiku yang berbicara tentang moraltermasuk genre puisi tersendiri, yaitu senryu. Dengan menggunakan metode perbandingan, penulis akan meneliti perbedaan haiku dan senryu dalam puisi Indonesia.Kata kunci: haiku, senryu, puisi IndonesiaAbstractHaiku, which is traditional Japanese poetry, is said to be a genre of poetry that is being activated in Indonesia. Not only poets, many ordinary people are interested in this Japanese poetry genre. Haiku has 17 syllables divided into 5-7-5 patterns, or 5 syllables on the first array, 7 syllables on the second array, and 5 syllables on the third array. Besides, what characterized haiku is the presence of kigo (season marker words) and kireji (cutting words that show pauses). With regard to seasons, Japan and Indonesia certainly have different seasons. Kigo or this season marker is a challenge for haiku poets in Indonesia, so writing haiku in Indonesia seems to eliminate the spirit of haiku. Most haiku poets in Indonesia talk about morality and criticism rather than natural atmosphere. The form of haiku which talks about morality actually in Japan includes its own genre of poetry, namely senryu. Using the comparison method, the author will study the differences in haiku and senryu in Indonesian poetry.Keywords: haiku, senryu, Indonesian poetry
Co-Authors . Hasmunir, . Abdul Razak Abdul Wahab Abdi, Abdul Wahab Ade Ifan Mujayanro Ahmad Fadli Ahmed Sardi Albert Aderama Alfara, Fauzan Agry Ali Djamhuri Alifah Nabilah Masturah Alifia Restu Selvanda Andi Indriani Ibrahim Annissa, Risky Apriliani, Fiska Asmi, Husni Asrani, Sari Ulfa Asysyuura, Asysyuura Atma Murni Avitasari, Ayu Azzahra, Nabilla Azzahra, Tsania Christian Setiawan Chumi Zahroul Fitriyah Dea Azhari Dharmasaputra, Alan Didih Faridah, Didih Dirgantara, Alif Putra Djudiyah Djudiyah Edi Kurniawan Efrida Efrida Elvaretha, Saskia Etika Rachmawati, Etika Fahrian, Nurul Fajar Surya Hutama Fani Fardiani Fatwa, Abdul Halil Febriani, Devi Febrina Ramadhani Fristyaningrum, Viciananda Ganar, Yulian Bayu Haerul Mustofa Hanriani, Hanriani Harahap, Sri Rahma Yani Herawati, Siti Heryana, Toni Hiawan, Akram Hafiz Huda, Rahmad Huzannah, Khultani Ichsan Ahmad Prasetyo Indriani Inten Risna Kalsum Kalsum Karhab, Rinda Sandayani Khatib Lubis Koeanda, Deart Are Lili Herawati Parapat Lingga Nico Pradana Lingga, Candra Lubis, Nayara Sabila Lubis, Siti Sahara Marshella, Sally Maulana, Eka Aprilla Moch. Fikries Najmil Hak Mufarihin, Ahmad Yusuf Munawaroh - Naniek Kusumawati Nida Hasanati, Nida Nungki Agustin Nur Yulia Prastiwi Nursal Hakim Pebrianti, Indri Piranti, Naura Azalia Pradani, Erlillah Pradani, Yayi Pramesuari, Florentina Dewi Pratami, Trysha Inka Lutfi Putra, Agus Rafli Maulana Rahmat Lapaduai ramadhani, Febrina Ridwan Ridwan Rinal Effendi Rinaldo, Rinaldo Riris Agustin Rismayanti Rismayanti Risna Rosiana, Safira Rozali, Rozmita Rozmita Dewi Yuniarti, Rozmita Dewi Rudyastuti, Shilvie Febian Salma, Lutfia Atika Saputra, Cahya Annaas Saputra, Ezat Indra Sehatta Saragih Septa Fauzi Septiyanti Sholehkhah, Nova Ayyunda Siti Marina Sony Hilal Wicaksono Sri Rezeki Suherman, Suherman Sukmana, Fedora Azalia Dwiputri Sulistiorini Indriaty Sumiaty Syahbudin Adam Syamsul Hidayat Tjiptady, Bella Uktafiya Nurhayati Umar, Tungki Pratama Vera Anitra Widaningsih, Mimin Widodo, Wahyu Unggul Witono, A. Hari Wulan Dari, Eva Yusniyanti Yusrawati Yusrawati Zamzam, Muhammad Yani Zubaidah, Najma Farida Zuhair, Muh. Zimran Zulkifli Zulkifli Zultiniar Zultiniar