p-Index From 2021 - 2026
12.704
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Jurnal Online Mahasiswa (JOM) Bidang Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Jurnal Online Mahasiswa (JOM) Bidang Teknik dan Sains jurnal niara Jurnal Obsesi: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Jurnal Masharif al-Syariah: Jurnal Ekonomi dan Perbankan Syariah JURNAL TARBIYAH Jurnal Hadratul Madaniyah Jurnal Kesehatan Islam : Islamic Health Journal Jurnal Ilmu dan Teknologi Kayu Tropis Jurnal el-Qanuniy: Jurnal Ilmu-Ilmu Kesyariahan dan Pranata Sosial Aghniya: Jurnal Ekonomi Islam Budapest International Research and Critics Institute-Journal (BIRCI-Journal): Humanities and Social Sciences Al-Sharf: Jurnal Ekonomi Islam Tafkir: Interdisciplinary Journal of Islamic Education Educoretax Bulletin of Community Engagement Jurnal Iqtirahaat Khazanah : Journal of Islamic Studies Bunayya: Jurnal Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah Journal of Student Research JGK (Jurnal Guru Kita) International Journal of Islamic Thought and Humanities Fusion : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat JEKSya Jurnal Ekonomi dan Keuangan Syariah Pandawa : Pusat Publikasi Hasil Pengabdian Masyarakat Perspektif: Jurnal Pendidikan dan Ilmu Bahasa Educandumedia: Jurnal Ilmu Pendidikan dan Kependidikan BATOBO: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Ardhi: Jurnal Pengabdian dalam Negri Jurnal Manajemen dan Pendidikan Agama Islam Law Journal Proceedings Book of International Conference and Exhibition on The Indonesian Medical Education and Research Institute Berasan: Journal of Islamic Civil Law FIKROTUNA: Jurnal Pendidikan dan Manajemen Islam Jurnal El Rayyan: Jurnal Perbankan Syariah Jurnal Berbasis Sosial Jurnal UNIV.BI MENGABDI Jurnal Ilmu Pendidikan Darussalam : Jurnal Ilmiah Islam dan Sosial
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search
Journal : Law Journal

KEWAJIBAN SUAMI NARAPIDANA TERHADAP PEMENUHAN NAFKAH KELUARGA PERSPEKTIF HUKUM ISLAM DAN HUKUM POSITIF Fuadi, Ahmad; Sy, Devi Anggreni
Law Journal (LAJOUR) Vol 2 No 1 (2021): Law Journal (LAJOUR) April 2021
Publisher : LPPM Universitas Bina Insan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32767/law.v2i1.61

Abstract

Nafkah sudah menjadi ketetapan Allah yang dibebankan kepada laki-laki, bahwa mereka wajib memberikan nafkah tersebut kepada istri dan anaknya sesuai dengan kemampuannya. Hak dan kewajiban suami istri sudah di atur oleh UU Perkawinan No. 1 Tahun 1974 dalam pasal 30,31,32,33,dan 34. Kompilasi Hukum Islam (KHI) mengatur masalah hak dan kewajiban suami istri ini lebih rinci. Ketentuannya di mulai dari Pasal 77 sampai dengan Pasal 83. Kendatipun suami besetatus sebagai narapidana, kewajiban suami memberikan nafkah tersebut tetap ada karena akibat setatus perkawainannya. Hal ini kemudian yang melatarbelakangi penulis untuk melakukan penelitian tentang kewajiban suami narapidana terhadap pemenuhan nafkah keluarga prespektif hukum Islam dan hukum positif. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan yuridis normatif dan pendekatan yuridis empiris. Yaitu penelitian yang dilakukan dengan menelaah terhadap teori-teori, konsep-konsep, pandangan-pandangan, serta aspek-aspek yang berkaitan dengan masalah ini. Kemudian penelitian ini juga dilakukan dengan menelaah dilokasi penelitian, hal ini dilakukan untuk mengetahui bagaimana upaya pemenuhan nafkah keluarga suami narapidana di Lembaga Pemasyarakatan Narkotika Kelas II A Muara Beliti. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa pemenuhan nafkah keluarga oleh suami narapidana di Lapas Muara Beliti adalah sesuai dengan Hukum Islam dan Hukum
POLIGAMI SEBAGAI JAWABAN ATAS PERMASALAHAN SOSIAL DAN KEMANUSIAAN Fuadi, Ahmad; Anggreni, Devi; Fitriyani, Fitriyani
Law Journal (LAJOUR) Vol 2 No 2 (2021): Law Journal (LAJOUR) Oktober 2021
Publisher : LPPM Universitas Bina Insan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32767/law.v2i2.67

Abstract

Undang-Undang No.1 Tahun 1974 mengatur bahwa azas pernikahan di Indonesia adalah monogami, poligami hanya dibolehkan dengan sarat yang sangat ketat serta dalam keadaan tertentu/kondisi darurat. Dalam Kompilasi Hukum Islam juga didapati pasal yang membolehkan pernikahan poligami, ini tertuang pada Pasal 55 dan 56, kebolehan tersebut hanya berlaku pada kondisi khusus serta telah memenuhi beberapa persyaratan yang sudah di atur. Kendati demikian banyaknya aturan yang mengatur tenteng poligami dari landasan hukum serta dasar-dasar teologis dan sosiologisnya, tampaknya praktik poligami selalu mengandung masalah tersendiri bagi beberapa kalangan. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode pendekatan yuridis normatif dengan menggunakan data sekunder yang diperoleh dari studi kepustakaan. Penelitian menggunakan spesifikasi penelitian deskriptif analitis yaitu menggambarkan peraturan perundangan yang berlaku dengan teori-teori hukum dikaitkan dengan praktik pelaksanaannya. Hasil penelitian ini menggambarkan bahwa poligami tidak dapat diwujudkan oleh semua orang. Sebab kebolehan poligami merupakan pintu darurat bagi mereka yang berada dalam kondisi darurat. Orang yang melaksanakan poligami adalah orang yang memiliki jiwa dan misi kemanusiaan. Mereka yang berpoligami harus berdasarkan situasi bukan berdasar kepada syarat-syarat tertentu.
TINJAUAN FILSAFAT HUKUM TENTANG NUSYUZ (TELAAH PASAL 80 DAN PASAL 84 KOMPILASI HUKUM ISLAM KHI) Muthahir, Ardi; Fuadi, Ahmad
Law Journal (LAJOUR) Vol 1 No 1 (2020): Law Journal (LAJOUR) Oktober 2020
Publisher : LPPM Universitas Bina Insan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32767/law.v1i1.41

Abstract

Divorce is a failure in building a household, Allah really hates this divorce event, but in Islamic teachings it is still permissible, there are many factors that cause divorce, one of which is the existence of nusyuz (durhaka) both nusyuz carried out by wives and husbands. a wife is said to be nusyuz if she does not obey the husband's orders as long as these orders do not contradict the syari'at. Meanwhile, a husband is classified as nusyuz if he does not give his wife's rights properly, because husband and wife are ordinary human beings who at any time can make mistakes and mistakes. However, in the Islamic Law Compilation, there is no confirmation of the rules regarding the husband who performs nusyuz as the wife. In other words, if the husband does Nusyuz there is no legal consequence, based on the above assumptions, it can be concluded that there are various problems related to Nusyuz. This research aims to find out the true nature of nusyuz in KHI. This research is an analytic descriptive study using a normative juridical approach. The collected data were analyzed qualitatively with deductive and inductive thinking methods. In the end it can be concluded that there should be improvements and improvements to the compilation of Islamic law by considering the interests and rights of women in the provisions of the article on nusyuz, because in the compilation of Islamic law there are no articles regulating the problem of husband nusyuz, this tends to be more detrimental to the wife.
Co-Authors Abdul Hadi, Afif Abror, Alifa Zawiatul Ad Suranta Adheila, Rahma Sari Putri Ahmad Jamaan Ahmad Zaki Al Qadri, Muamar Alfian Rizki Saputra Amardi, Muhammad Dhafa Amini Amini Anggreni, Devi Anjur Perkasa Alam Annisya Ladeastu Putri Anwar Kasim Ardi Muthahir Aria Kekalih Arziki, Muhammad Ayu Wandira Azwat, Rifqi Muzakki Boy Rangga Sinulingga Candra Wijaya, Candra Carriffino, Gris Dienta Chairani, Rury Chatarina Umbul Wahyuni Danny Abrianto Dawi, Muhammad Nuh Debora Astuti Sihite Deden Tarmidi Dedi Kusuma Habibie Devi Anggreni Sy Dewi Permata Sari Dewi Sumaryani Soemarko Dewi Yunia Fitriani Dhiyanka Magrisa Diah Nurita Diani Syahfitri Diffa Anindra Pratama Dinda Elmas Dinda Fadlatun Nisa Dinda Rudang Sari Sembiring Diya Meiliza Putri Dyah Ayu Salsabila Dzikri, Chalik Enni Suhenni Eri Yanto Fachrianti, Fika Fadhila Ulfa Fadillah, Diah Faisyal Rani Fajriyah, Fajriyah Farid, Reynaldi Febryani, Felly Fitri Ramadani Fitri, Novirawil Fitriyani Fitriyani Geovani Meiwanda Grace Nainggolan Hablil Warid Hanif, Iga Dhea Hasrul Muhammad Hilma Shalihat Holyness Nurdin Singadimedja Ibnu Abdillah Ihsan Satrya Azhar Indra Prasetia Isnaini Harahap Jecky Asmura Jefilia, Annisa Sesa Jihad Bahari Putri Harun Kaffi, Aliafu Al Kelvin Irawan Khairani , Sakdiah Khairani Sakdiah Khairul Amri Khairul Anwar Khalifah, Nur Khashaaisha Oktiapani M. Saeri Mesiono Mesiono Mey Siregar Mhd Ariansyah Michael Slamat Mohammad Saeri Muamar Al Qadri Muhammad Afnan Habibi Muhammad Ilham, Khatami Muhammad Iqbal Qolbaini Muhammad Ronaldo Muhammad Saleh Muhammad Saleh Muhammad Zulkifli, Muhammad Muhammad, Hasrul Muhizar Muchtar Mutiara Nastasya Nadhifa, engku Lifia Nadhifah, Tengku Lifia Nadilla, Paperia Nadwa Mumtahana Nadya Elsa Surbakti Najla Syafura Syafawani Sagiri Nasution, Toni Nisa, Dinda Fadlatun Novia Nurhayati Nur Hafiza Nurdisdamarayani Nurfadhillah, Nofira Nurhayati " Nurjannah Khairani Nurleli Maulida Nurmisda ramayani Nuryufa Maura Nuurun Ala Nuurin Pane, Violyta Paperia Nadilla Patma Wati Pebriansyah, Niko Pratama, Diffa Anindra Purwasandi Raihan Ibrahim Raju Adha Ramadhani, Atika Riani Dwianasari, Riani Rida Anisa Rifqi Muzakki Azwat Riski Wasiah Aulia Romadani Rizka Amelia Roihan Alfaini Ronaldo, Muhammad Rosdayanti Rosdayanti Sabariyah, Hayatun Sabrina, Dita Putri Saidatun, Saidatun Zakiyah Sakdiah, Khairaini Salma Alysha Sudarsono Sarah Khairiyah Nasution Sari, Emi Antika Sari, Helen Juwita Sinaga, Asmawarna Sintia, Yulia Siti Aisyah Siti Aulia SITI FATIMAH Suci Wandani Sufawi, Muhamamad Sujito Sujito Suranta, Ad Syah, Abdullah Iskandar Syahrul Affan Syarifatunnisa Syarifatunnisa Tika, Anisya Tria Devina Sari Trio Saputra Triyanna Widiyaningtyas Tuah Kalti Takwa, Tuah Kalti Tutut Ismi Wahidar Ummi Suhaimi Utari Angdriani Wahyu Sakti Gunawan Irianto Wahyudin Nur Nasution, Wahyudin Nur Warni, Khofifah Wicaksana, Abu Dzar Al Ghiffari Wicaksana, Satya Wira Yesi Arnayati Yessi Olivia yoyon arif Yudi Purnomo Yulian, Arla Tri Yumarni Yumarni Zaifathur Ridha Zaifatur Ridha