Claim Missing Document
Check
Articles

The impact of cultural factors to career readiness in final year undergraduate students Febriani, Rahmi Dwi
Journal of Counseling, Education and Society Vol 4, No 2 (2023): Journal of Counseling, Education and Society
Publisher : Indonesian Institute for Counseling, Education and Theraphy

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29210/08jces146100

Abstract

One of the developmental tasks of students is to choose and prepare for a career carefully. Career readiness is a fundamental component of career transition. Based on the fact  in the field, there are still students who have not prepared their careers well. The data also shows that graduates who have just graduated from college tend to have not considered their abilities, interests, and personality in choosing a job. One of the factors that influence it is culture. Career choices that are only thick with cultural influences will cause career problems. The purpose of this study was to describe the influence of culture on student career readiness. This study uses a literature review approach. The research tries to examine a number of references in the form of books, scientific articles and other documents that discuss students' career readiness.
Hubungan Persepsi Siswa tentang Disiplin dengan Perilaku Membolos Khaswita, Layla Hadi; Ardi, Zadrian; Yendi, Frischa Meivilona; Febriani, Rahmi Dwi
Counseling and Humanities Review Vol 5, No 1 (2025): Counseling and Humanities Review
Publisher : Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/0001300chr2025

Abstract

Perilaku membolos merupakan salah satu bentuk pelanggaran tata tertib sekolah yang berdampak negatif pada proses belajar, prestasi akademik, dan pembentukan karakter siswa. Fenomena ini masih banyak ditemukan di berbagai sekolah, termasuk di SMPN 4 Lubuk Alung, sehingga memerlukan kajian mendalam untuk menemukan faktor-faktor yang berpengaruh. Salah satu faktor yang diperkirakan berkaitan adalah persepsi siswa terhadap penerapan disiplin sekolah. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan antara persepsi siswa tentang disiplin dengan perilaku membolos. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode korelasional dan uji Pearson. Sampel penelitian terdiri atas 203 siswa SMPN 4 Lubuk Alung yang dipilih dengan teknik stratified random sampling. Instrumen penelitian meliputi skala persepsi disiplin dan skala perilaku membolos. Analisis data dilakukan dengan bantuan perangkat lunak SPSS versi 31.0. Hasil penelitian menunjukkan bahwa hubungan antara persepsi siswa tentang disiplin dengan perilaku membolos berada pada kategori sedang, dengan arah hubungan negatif yang signifikan (r = –0,581; p < 0,001). Temuan ini menunjukkan bahwa semakin positif persepsi siswa terhadap disiplin, semakin rendah kecenderungan mereka untuk membolos. Implikasi penelitian ini menunjukkan perlunya pihak sekolah dan guru bimbingan dan konseling memperkuat program pelatihan disiplin yang melibatkan partisipasi aktif siswa, sehingga persepsi positif terhadap tata tertib dapat terbentuk dan perilaku membolos dapat diminimalkan.
Perbedaan Perilaku Asertif Anak Sulung Berdasarkan Gender serta Implikasinya terhadap Layanan Bimbingan dan Konseling Rahayu, Siti Sri; Netrawati, Netrawati; Sari, Azmatul Khairiah; Febriani, Rahmi Dwi
MUKADIMAH: Jurnal Pendidikan, Sejarah, dan Ilmu-ilmu Sosial Vol 9, No 2 (2025)
Publisher : Prodi Pendidikan Sejarah Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Islam Sumatera

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30743/mkd.v9i2.11846

Abstract

This study aims to examine gender differences in assertive behavior among firstborn students and to analyze the implications for school guidance and counseling services. The research employs a quantitative descriptive comparative approach with 60 respondents (30 male and 30 female firstborn students) selected using purposive sampling. Data were collected using a validated assertiveness scale covering seven aspects: expressing feelings, rejecting requests, initiating interactions, expressing personal opinions, defending personal rights, requesting changes in others, and facing criticism. Statistical analysis revealed that male firstborn students demonstrate higher levels of assertiveness than their female counterparts across most indicators. These findings suggest that gender plays a significant role in shaping assertive behavior among firstborns, likely influenced by sociocultural expectations and familial roles. The results underscore the importance of implementing gender-responsive guidance and counseling strategies in schools to foster healthy communication, self-confidence, and emotional resilience among students, particularly those experiencing role pressure as firstborns.
Penerimaan Diri Siswa dengan Pengalaman Perceraian Orang Tua di SMP Negeri 1 Sinjunjung Syahril, Putri Wie; Febriani, Rahmi Dwi; Syukur, Yarmis; Nurfarhanah, Nurfarhanah; Arafani, Adnan
MUKADIMAH: Jurnal Pendidikan, Sejarah, dan Ilmu-ilmu Sosial Vol 9, No 2 (2025)
Publisher : Prodi Pendidikan Sejarah Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Islam Sumatera

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30743/mkd.v9i2.11856

Abstract

Parental divorce is a critical life event that can significantly affect a child’s psychological development, particularly in terms of self-acceptance. This study aims to describe the level of self-acceptance among junior high school students who have experienced parental divorce, examined by the length of time since the divorce. Using a quantitative descriptive approach, the research involved 35 students of SMP Negeri 1 Sijunjung selected through total sampling. Data were collected using a self-acceptance scale adapted from previous studies and analyzed with descriptive statistics via JASP. Results indicate that most students demonstrate high (65.7%) or very high (8.6%) levels of self-acceptance, with a tendency for higher acceptance over longer periods since parental divorce. These findings highlight the role of consistent psychosocial support, cultural factors, and school-based counseling in fostering resilience and healthy self-acceptance in adolescents from divorced families.
The Relationship between Peer Conformity and Students' Phubbing Behavior Tendency Amalia, Adinda; Febriani, Rahmi Dwi; Sukma, Dina; Hariko, Rezki
Jurnal Counseling Care Vol 9, No 1 (2025): Jurnal Counseling Care, [Terakreditasi Sinta 4] No: 225/E/KPT/2022
Publisher : Universitas PGRI SUMATERA BARAT

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22202/jcc.2025.v9i1.10091

Abstract

Phubbing behavior is a phenomenon where individuals ignore their conversation partners in direct interactions because they are too focused on their smartphones. This phubbing behavior is increasingly prevalent and has become a serious concern considering its impact on the quality of social interactions and interpersonal development. The influence of smartphone use makes students careless and insensitive to their surroundings. One factor suspected of contributing to the level of phubbing behavior tendencies is peer conformity. Therefore, this study aims to describe and analyze the relationship between peer conformity and students' phubbing behavior tendencies. This study used a quantitative method with a descriptive correlational research type. The research sample was 208 students using a simple random sampling technique. The instruments used were a peer conformity scale with a reliability level of 0.945 and a student phubbing behavior tendency scale with a reliability level of 0.881. Data were analyzed using Spearman correlation with the JASP 0.19.3.0 program for Windows. The findings of this study indicate that the relationship between peer conformity and students' tendency to phubbing behavior is generally in the moderate category with a Spearman correlation coefficient value of 0.400 (ρ < 0.001). The positive correlation results indicate that the higher the peer conformity, the higher the tendency of students to phubbing behavior. This study recommends the need for comprehensive efforts by school counselors and related parties to develop counseling service plans to reduce the tendency of phubbing behavior. Keywords: Peer conformity, phubbing behavior, smartphone, students, counseling
Hubungan Konformitas Teman Sebaya dengan Perilaku Membolos Marwinda, Wulan Sephia; Ardi, Zadrian; Yendi, Frischa Meivilona; Febriani, Rahmi Dwi
Counseling and Humanities Review Vol 5, No 2 (2025): Counseling and Humanities Review
Publisher : Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/0001315chr2025

Abstract

Perilaku membolos merupakan bentuk pelanggaran tata tertib sekolah yang berdampak buruk pada proses belajar, hasil akademik, serta pembentukan karakter siswa. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan antara konformitas teman sebaya dengan perilaku membolos pada siswa SMPN 4 Lubuk Alung. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kuantitatif deskriptif dengan sampel sebanyak 203 siswa kelas VII dan XI yang dipilih melalui teknik stratified ramdom sampling, serta data dianalisis menggunakan uji Spearman Rank. Hasil penelitian menunjukkan adanya hubungan positif signifikan antara konformitas teman sebaya dengan perilaku membolos pada kategori rendah (? = 0,369; p < 0,000), yang berarti semakin tinggi tingkat konformitas siswa terhadap teman sebaya, semakin besar kecenderungan mereka untuk membolos. Temuan ini mengimplikasikan pentingnya peran sekolah dan guru bimbingan konseling dalam mengarahkan pengaruh teman sebaya ke arah positif melalui kegiatan kelompok, pembinaan karakter, serta penguatan solidaritas yang sehat, guna membentuk konformitas teman sebaya positif yang dapat meminimalkan perilaku membolos.
Hubungan Persepsi Siswa tentang Pendidikan dengan Perilaku Membolos Khumairah, Nadiva; Ardi, Zadrian; Yendi, Frischa Meivilona; Febriani, Rahmi Dwi
Counseling and Humanities Review Vol 5, No 2 (2025): Counseling and Humanities Review
Publisher : Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/0001323chr2025

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh fenomena membolos yang masih terjadi di kalangan siswa SMP. Salah satu faktor yang diduga berkaitan adalah persepsi siswa terhadap pendidikan. Penerlitian ini bertujuan menganalisis hubungan persepsi siswa tentang pendidikan dan perilaku membolos pada siswa SMP Negeri 4 Lubuk Alung. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode korelasional dan uji Pearson. Sampel sebanyak 203 siswa SMP Negeri 4 Lubuk Alung dipilih secara stratified random sampling. Instrumen berupa kuesioner persepsi tentang pendidikan dan kuesioner perilaku membolos. Hasil penelitian menunjukkan hubungan negatif yang signifikan antara persepsi siswa tentang pendidikan dengan perilaku membolos berada pada kategori sedang, dengan arah hubungan negatif yang signifikan (r=–0,786; p < 0,001).  Implikasi penelitian ini memberikan kontribusi praktis bagi layanan bimbingan dan konseling di sekolah, terutama dalam pengembangan program psikoedukasi konseling preventif menumbuhkan persepsi positif siswa terhadap pendidikan.
Hubungan Antara Dukungan Orangtua dengan Perencanaan Karier Siswa SMA Negeri 1 Lubuk Basung Akilah, Nurul; Ardi, Zadrian; Febriani, Rahmi Dwi; Suri, Gusni Dian
Counseling and Humanities Review Vol 5, No 2 (2025): Counseling and Humanities Review
Publisher : Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/0001325chr2025

Abstract

Masalah dalam penelitian ini adalah siswa kelas XI dan XII yang belum bisa menentukan perencanaan karier. Dukungan orangtua diyakini sebagai salah satu faktor penting yang dapat mempengaruhi perencanaan karier. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara dukungan orangtua dengan perencanaan karier siswa kelas XI dan XII SMA Negeri 1 Lubuk Basung. Penelitian ini adalah penelitian korelasional dengan pendekatan kuantitatif. Subjek pada penelitian ini berjumlah 254 siswa yang dipilah menggunakan teknik stratified random sampling. Instrumen berupa kuesioner dukungan orangtua dan kuesioner perencanaan karier. Uji validitas dilakukan dengan teknik korelasi item total, sedangkan uji reliabilitas menggunakan Cronbach’s alpha. Hasil uji reliabilitas menunjukkan nilai sebesar 0,906 untuk skala dukungan orangtua dan  0,902 untk skala perencanaan karir. Uji hipotesis menggunakan teknik analisis korelasi product moment dengan taraf signifikansi 5%. Berdasarkan hasil analisis data diperoleh nilai r = 0,552 dengan (<0,05). Hasil tersebut menunjukkan bahwa terdapat hubungan signifikan antara dukungan orangtua dengan perencanaan karier siswa. Artinya semakin tinggi dukungan orangtua maka sebaik pula perencanaan karier siswa, dan sebaliknya.
Madu Galo-galo sebagai Upaya Pencegahan Stunting di Nagari Taram Handayani, Puji Gusri; Hidayat, Hafiz; Febriani, Rahmi Dwi; Zahri, Triave Nuzila; Hanifa, Nurul; Maharani, Intan; Humayroh, Dinda; Rosanty, Nabilah; Ridho, Fadilur; Nasution, Indra Pernanda Putra
Connection : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 4 No 1 (2024): Januari- Juni
Publisher : Prodi Bimbingan dan Konseling Islam IAIN Langsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32505/connection.v4i1.8152

Abstract

Stunting menjadi masalah serius yang dapat berdampak jangka panjang pada kualitas hidup anak dan masa depannya. Untuk mengatasi stunting, perlu dilakukan penanganan holistik, pemenuhan gizi, pelayanan kesehatan, dan pemanfaatan pangan lokal seperti mengkonsumsi madu galo-galo. Madu galo-galo terbukti mengandung zat yang bermanfaat bagi kesehatan manusia, termasuk mineral, polifenol, vitamin, asam amino, karotenoid, enzim, asam organik, dan senyawa volatil. Madu galo-galo mengandung banyak nutrisi yang baik untuk tubuh dan dapat membantu mengurangi resiko stunting ketika dikonsumsi secara bersamaan dengan pola makan yang seimbang dan asupan gizi yang cukup. Karena mengandung sumber tambahan nutrisi, madu galo-galo dapat dikonsumsi untuk membantu anak yang mengalami stunting di Nagari Taram Kecamatan Harau. Tujuan kegiatan ini adalah meningkatkan pengetahuan dan pemahaman ibu mengenai stunting dan upaya pencegahannya di Nagari Taram Kecamatan Harau. Metode kegiatan yang digunakan berupa penyuluhan, ceramah dan tanya jawab mengenai pencegahan stunting kepada peserta posyandu. Kegiatan ini dilaksanakan pada tanggal 7 Februari 2024. Upaya ini dilakukan dengan harapan dapat memberikan kontribusi positif berupa penurunan angka stunting di Nagari Taram Kecamatan Harau, dan perbaikan kualitas sumber daya manusia di masa mendatang.
Hubungan Regulasi Diri Dengan Kecanduan Game Online Siswa MAN di Kota Bukittinggi Adzkia, Naufal; Nurfarhanah; Sukmawati, Indah; Zola, Nilma; Febriani, Rahmi Dwi
Jurnal Pendidikan, Sains, Geologi, dan Geofisika (GeoScienceEd Journal) Vol. 6 No. 4 (2025): November
Publisher : Mataram University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/goescienceed.v6i4.1492

Abstract

This study aims to examine the relationship between self-regulation and online game addiction among students of MAN in Bukittinggi City. The increasing intensity of online gaming among adolescents has raised concerns regarding their academic achievement and social behavior. This research employed a quantitative approach with a descriptive correlational method. The participants were 11th-grade students selected through purposive sampling. The instruments used included a self-regulation scale based on Zimmerman’s theory (2000) and an online game addiction scale based on Young’s theory (2010). Data analysis using a simple linear correlation test revealed a positive and significant relationship between self-regulation and online game addiction (r = 0.292; p = 0.026). The coefficient of determination of 8.5% indicates that self-regulation contributes minimally to online game addiction. These findings suggest that students with higher self-regulation are better able to manage their gaming time, whereas those with lower self-regulation tend to be more addictive. This study is expected to serve as a reference for schools and parents in fostering students’ self-regulation skills through guidance and digital literacy initiatives.
Co-Authors A. Muri Yusuf Abdul Hanan Abqoriah, Febi Abdiah Adlya, Soechi Izzati Adzkia, Naufal Afdal Afdal Afifah, Zahra Nisrina Akilah, Nurul Alfian, Dahlya Amalia, Adinda Amanta, Azira Eldrida Anisa Yudita, Anisa Arafani, Adnan Arwin Arwin Aulia, Jusratul Azkiyah, Nurzhila Azmatul Khairiah Sari Cusinia, Azahra Hardi Daharnis Daharnis Dari, Messy Wulan Dina Sukma dion, nofrion Erwin Pri Utomo Frischa Meivilona Yendi Gusinia, Azzahra Hardi Gusni Dian Suri Gustiani, Hesti Hafiz Hidayat Hafiz Hidayat Hafiz Hidayat Hamimah, Hamimah Hanifa, Nurul Hariko, Rezki Hasan, Ikhwanul Hastiani -, Hastiani Hayati, Khofifah Herman Nirwana Humayroh, Dinda Ifdil Ifdil Kenedi, Ary Kiswanto Khaswita, Layla Hadi Khumairah, Nadiva Kurnia, Reni Lathifa Khairah Maharani, Intan Maharani, Violanisa Mardin, Asna Marjohan Marjohan Marwinda, Wulan Sephia Mega Iswari Nabila, Syifaun Nasution, Indra Pernanda Putra Netrawati, Netrawati Neviyarni Neviyarni Neviyarni, Neviyarni Nilma Zola Nora Dwi Putri, Besti Nurfarhanah Nurfarhanah Nuryanis, Nuryanis Puji Gusri Handayani Puji Handayani Putra, Febri Wandha Putriani, Lisa Rahayu Hardianti Utami Rahmi, Adinda Salsabila Ramanda, Revana Ditha Rangkuti, Intan Lestari Ridho, Fadilur Rima Pratiwi Fadli Rima Pratiwi Fadli Rosanty, Nabilah Saddam Al Aziz Safira Zahira Putri Shaamilah Binti Shahabuddin Siti Sri Rahayu Soeci Izzati Adlya Sukmawati, Indah sulis purwanto Syahril, Putri Wie Taufik Taufik TRIAVE NUZILA ZAHRI Triyono Triyono Triyono Triyono Triyono Triyono Triyono, Triyono Triyono, Triyono Yendi, Fricha Meiviolona Yeni Karneli Yeni, Frischa Meivilona Yesi Anita Yuca, Verlanda Zadrian Ardi Zola, Nilma Zuardi, Zuardi