Claim Missing Document
Check
Articles

Sikap remaja gen-z berlatar budaya Minangkabau terhadap perilaku seks bebas Putriani, Lisa; Handayani, Puji Gusri; Kurnia, Reni; Putra, Febri Wandha; Febriani, Rahmi Dwi
Jurnal EDUCATIO: Jurnal Pendidikan Indonesia Vol. 9 No. 2 (2023): Jurnal EDUCATIO: Jurnal Pendidikan Indonesia
Publisher : Indonesian Institute for Counseling, Education and Therapy (IICET)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29210/1202323405

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan sikap remaja Gen-Z berlatar belakang budaya Minangkabau terhadap perilaku seks bebas ditinjau dari aspek kognitif, afektif, dan konatif, serta menguji perbedaan sikap remaja Gen-Z berlatar belakang budaya Minangkabauterhadap perilaku seks ditinjau dari jenis kelamin. Data dikumpulkan melalui teknik simple random sampling dan didapatkan 292 remaja laki-laki dan perempuan yang tersebar di Provinsi Sumatera Barat yang berlatar belakang budaya Minangkabau. Teknik analisis data menggunakan analisis statistik parametrik yaitu dengan menggunakan Paired-Sample T-test dengan bantuan program SPSS. Hasil penelitian menjelaskan bahwa fenomena sikap remaja Minangkabau terhadap perilaku seks bebas berada pada kategori menolak. Kemudian jika dilihat dari aspek kognitif berada pada kategori menolak, aspek afektif ragu-ragu, dan aspek konatif menolak. Selanjutnya, terdapat perbedaan sikap remaja terhadap perilaku seksual bebas ditinjau dari jenis kelamin, dimana remaja laki-laki cenderung lebih menerima perilaku seks bebas dibandingkan dengan remaja perempuan. Oleh karena itu, berdasarkan temuan penelitian ini, diharapkan kerjasama dengan berbagai pihak baikorangtua, guru di sekolah dan masyarakat dalam hal menumbuhkan pemahaman berbudaya Minangkabau pada remaja agar terhindar dari bahaya dari seks bebas.
Ecoprint Pounding: Seni Cetak Alami untuk Meningkatkan Imajinasi dan Kreativitas Siswa UPT SDN 12 Kelas 5 Pangian Handayani, Puji; Hidayat, Hafiz; Febriani, Rahmi Dwi; Aulia, Jusratul; Amanta, Azira Eldrida; Abqoriah, Febi Abdiah; Rangkuti, Intan Lestari; Nabila, Syifaun
Jurnal Pengabdian Masyarakat, Ilmu, dan Aksi Vol. 1 No. 1 (2025): Jurnal Pengabdian Masyarakat, Ilmu, dan Aksi (ABDIMASIA)
Publisher : Asosiasi Asesmen Pendidikan (AAP)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63203/abdimasia.v1i1.154

Abstract

Pengembangan kreativitas pada anak merupakan aspek penting dalam era saat ini. Ecoprint merupakan salah satu kegiatan untuk meningkatkan kreativitas. Tujuan ecorpint diantaranya; melatih siswa untuk peduli lingkungan, pengembangan kreatifvitas, pengembangan seni dan budaya, penguatan karakter, dan menciptakan pengalaman belajar yang menyenangkan. Ecoprint merupakan teknik perwanaan kain dan pencetakan motif dengan menggunakan bahan alam. Isitilah ecoprint terdiri dari kata eco yang merujuk pada arti alam sementara print yang mengacu pada proses cetak. Teknik ecoprint diperkenalkan kepada siswa UPT SDN 12 Pangian Kelas 5 karna pada usia tersebut anak sudah dapat menangkap materi dan mampu berpikir kreativitas, imajinasi. Adapun tujuan tentang ecoprint adalah meningkatkan kreativitas dan keterampilan anak. Hasil dari kegiatan ini mampu menjadi bekal bagi siswa sekolah dasar dan berdampak bagi lingkungan sekitar kita. Data di olah secara kualitatif dengan jenis studi evaluasi kualitatif. Metode yang di gunakan persiapan, ceramah, praktik dan evaluasi. Evalusi yang di gunakan pengamatan secara langsung pada kerajinan ecoprint yang telah dibuat siswa. Siswa telah mampu mencetak motif dari warna daun, bunga di atas tas dasar kain totebag belacu menghasilkan produk ecoprint sesuai kreativitas masing-masing sesuai imajinasi yang di tuangkan.
Regulasi Emosi sebagai Faktor Protektif dari Stres Akademik pada Siswa Rahmi, Adinda Salsabila; Hariko, Rezki; Nurfarhanah; Febriani, Rahmi Dwi
Journal of Authentic Research Vol. 4 No. Special Issue (2025): Agustus
Publisher : LITPAM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36312/jar.v4iSpecial Issue.3410

Abstract

Sejumlah penelitian menunjukkan bahwa banyak siswa mengalami stres akademik yang akan berdampak negatif pada prestasi belajar. Banyak faktor yang dapat menyebabkan stres akademik, salah satunya tingkat regulasi emosi. Faktor ini berperan sebagai penentu reaksi adaptif yang akan ditunjukkan siswa dalam menghadapi situasi yang menekan. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan tingkat regulasi emosi, mendeskripsikan tingkat stres akademik siswa, serta mengkaji hubungan antara regulasi emosi dan stres akademik pada siswa SMA. Responden penelitian ini yaitu siswa SMAN 1 Lareh Sago Halaban kelas X, XI dan XII sebanyak 283 siswa, yang dipilih melalui teknik stratified random sampling. Penelitian dilakukan dengan pendekatan kuantitatif menggunakan metode korelasional. Instrumen yang digunakan adalah Skala Regulasi Emosi Siswa dan Skala Stres Akademik Siswa menggunakan skala likert. Data dianalisis menggunakan uji korelasi Pearson Product-Moment dengan bantuan software SPSS versi 20.0 for windows. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat regulasi emosi secara umum berada pada kategori sedang (54,77%), sementara untuk tingkat stres akademik juga berada pada tingkat sedang (40,64%). Analisis korelasi dari kedua variabel menunjukkan hubungan yang signifikan dan negatif (r= -0,223; p<0,05). Hasil penelitian menunjukkan bahwa peningkatan pada regulasi emosi cenderung akan diikuti dengan penurunan stres akademik. Hasil temuan dapat menjadi dasar bagi konselor sekolah dan lembaga pendidikan dalam merancang program dan intervensi untuk meningkatkan tingkat regulasi emosi guna mereduksi tingkat stres akademik siswa.
Hubungan Regulasi Emosi dengan Penyesuaian Sosial Siswa Korban Bullying Dari, Messy Wulan; Handayani, Puji Gusri; Syukur, Yarmis; Febriani, Rahmi Dwi
Journal of Authentic Research Vol. 4 No. 2 (2025): December
Publisher : LITPAM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36312/jar.v4i2.3626

Abstract

Bullying merupakan perilaku agresif seseorang atau sekelompok orang secara berulang kali dengan tujuan untuk menyakiti korbannya. Siswa yang sering menjadi korban bullying cenderung kurang dalam penyesuaian sosial.  Salah satu faktor yang mempengaruhi penyesuaian sosial siswa yaitu regulasi emosi. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan regulasi emosi dan penyesuain sosial serta menguji hubungan regulasi emosi dengan penyesuaian sosial siswa korban bullying.  Responden pada penelitian ini yaitu siswa korban bullying di SMPN 3 Batang Anai yang berjumlah 98 siswa dengan 32 siswa kelas VIII dan 66 siswa kelas IX. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode deskriptif korelasional. Instrumen yang digunakan berupa kuesioner regulasi emosi dan kuesioner penyesuaian sosial menggunakan skala likert. Teknik pengambilan sampel menggunakan teknik total sampling dan analisis data menggunakan metode deskriptif dan analisis korelasi pearson product moment, dengan bantuan SPSS 20 for windows. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa regulasi emosi siswa berada pada kategori tinggi dengan persentase 66,11%, penyesuaian sosial siswa berada pada kategori tinggi dengan persentase 69,55%, dan terdapat hubungan positif yang signifikan antara regulasi emosi dengan penyesuaian sosial siswa korban bullying (r= 0,411; p<0,05), di mana semakin tinggi regulasi emosi maka semakin tinggi pula penyesuaian sosial. Implikasi penelitian ini diharapkan dapat menjadi acuan bagi sekolah bersama guru Bimbingan dan Konseling serta lembaga pendidikan dalam merancang program layanan, khususnya layanan informasi, konseling individual, bimbingan kelompok dan konseling kelompok dan intervensi untuk meningkatkan regulasi emosi dan penyesuaian sosial siswa korban bullying.
Pelatihan Expressive Art Counseling untuk Meningkatkan Keprofesionalan Guru Bimbingan dan Konseling Handayani, Puji Gusri; Taufik, Taufik; Putra, Febri Wandha; Fadli, Rima Pratiwi; Suri, Gusni Dian; Sari, Azmatul Khairiah; Febriani, Rahmi Dwi; Zola, Nilma; Hasan, Ikhwanul; Syahril, Putri Wie
Jurnal Pengabdian Masyarakat: Pemberdayaan, Inovasi dan Perubahan Vol 5, No 6 (2025): JPM: Pemberdayaan, Inovasi dan Perubahan
Publisher : Penerbit Widina, Widina Media Utama

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59818/jpm.v5i6.2194

Abstract

Mental health is very important for everyone, including students, for various reasons, especially in supporting the learning process and self-development. However, in reality, there are still many students who experience disturbed mental health, this is caused by: high academic pressure, bullying, lack of social support, family problems, use of technology and social media, hormonal changes, and lack of resources and professional support. Guidance and Counseling (BK) teachers are professionals in schools who will help students. However, BK teachers experience limited skills in helping students to overcome mental health. This is due to the difficulty in detecting student problems due to the lack of openness of students to BK teachers. Therefore, increasing openness by students to BK teachers can reduce and overcome mental health disorders. This community service aims to improve the counseling skills of BK teachers in implementing counseling services. The service method used is the ASSURE model. The results of community service are that BK teachers can understand the implementation and implement expressive art counseling for students. The implication is that BK teachers will practice it with students at school as a form of needs study effort, so that the Guidance and Counseling program can be implemented effectively.ABSTRAKKesehatan mental sangat penting bagi semua orang tak terkecuali bagi siswa karena berbagai alasan, terutama dalam mendukung proses pembelajaran dan pengembangan diri. Namun, pada kenyataannya masih banyak terdapat siswa yang mengalami kesehatan mental yang terganggu, hal ini disebabkan oleh; tekanan akademik yang tinggi, bullying, kurangnya dukungan sosial, masalah keluarga, penggunaan teknologi dan media sosial, perubahan hormonal, serta kurangnya sumber daya dan dukungan profesional. Guru Bimbingan dan Konseling (BK) merupakan tenaga professional di sekolah yang akan membantu siswa. Namun, guru BK mengalami keterbatasan keterampilan untuk membantu siswa untuk mengatasi kesehatan mental. Hal ini disebabkan sulitnya mendeteksi permasalahan siswa karena kurangnya keterbukaan siswa baik kepada Guru BK. Oleh karena itu, peningkatan keterbukaan oleh siswa kepada Guru BK dapat mengurangi dan mengatasi gangguan kesehatan mental. Pengabdian ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan keterampilan konseling Guru BK dalam melaksanakan layanan konseling. Metode pengabdian yang digunakan adalah model ASSURE. Hasil pengabdian kepada Masyarakat bahwa guru BK dapat memahami pelaksanaan dan mengimplementasi expressive art counseling pada siswa. Implikasi Guru BK akan mempraktekannya kepada siswa di sekolah sebagai bentuk upaya studi kebutuhan, agar program Bimbingan dan Konseling dapat terlaksana dengan efektif.
Peningkatan Kompetensi Guru BK dalam Edukasi Pencegahan Pelecehan Seksual Remaja Melalui Pelatihan Pemanfaatan Canva di Kota Payakumbuh Nurfarhanah, Nurfarhanah; Cusinia, Azahra Hardi; Febriani, Rahmi Dwi; Putriani, Lisa; Zahri, Triave Nuzila; Sukmawati, Indah; Maharani, Violanisa
PORTAL RISET DAN INOVASI PENGABDIAN MASYARAKAT Vol. 5 No. 1 (2025): DECEMBER
Publisher : Transpublika Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55047/prima.v5i1.2010

Abstract

Digital literacy has become an essential competency for Guidance and Counseling teachers in the era of educational technology. BK teachers are expected to utilize digital media to educate students in a communicative, creative, and contextual manner. This community service program aimed to enhance the competencies of secondary school BK teachers in Payakumbuh City in using Canva as an educational medium for preventing sexual harassment among adolescents. The activity was conducted on August 9, 2025, at the Payakumbuh City Education Office by a team of lecturers and students from the Guidance and Counseling Professional Education Program, Faculty of Education, Universitas Negeri Padang (FIP UNP), as part of the Program Integrasi Prodi dan Nagari (PIPN). A total of 38 BK teachers participated in the hands-on training, which resulted in five digital posters themed on sexual harassment prevention. The activity results showed significant improvement in three aspects: technical skills in designing with Canva, internalization of moral values such as respect for personal boundaries and consent, as well as the ability to convert preventive counseling messages into visual media that is attractive and contextual for adolescents. This activity effectively strengthened the dual role of guidance and counseling teachers as skilled digital literacy agents while simultaneously protecting students through visual campaigns in schools, aligned with national policies on sexual violence prevention.
HUBUNGAN KECERDASAN EMOSIONAL DENGAN PERILAKU CYBERBULLYING PADA SISWA MTsN Ramanda, Revana Ditha; Karneli, Yeni; Febriani, Rahmi Dwi; Zola, Nilma
Al-Irsyad: Jurnal Pendidikan dan Konseling Vol 16, No 1 (2026): Al Irsyad: Jurnal Pendidikan dan Konseling
Publisher : Universitas Islam Negeri Sumatera Utara Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30829/al-irsyad.v16i1.28072

Abstract

Cyberbullying merupakan perbuatan menyakiti seseorang yang dilakukan secara sengaja dengan cara mengirimkan bahan yang berbahaya dan disebarluaskan melalui media sosial, email atau media komunikasi lainnya. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan antara kecerdasan emosional dengan perilaku cyberbullying pada siswa MTsN 6 Padang. Metode penelitian yang digunakan adalah metode kuantitatif dengan jenis penelitian korelasi. Responden pada penelitian ini berjumlah 266 siswa dengan rician: 149 siswa kelas VII dan 117 siswa kelas IX MTs N 6 Padang. Teknik pengambilan sampel dalam penelitian ini menggunakan Stratified random sampling dengan jumlah 266 siswa. Analisis data menggunakan analisis deskriptif dan analisis product moment corellation. Hasil penelitian menunjukan bahwa kecerdasan emosional siswa MTs N 6 Padang berada pada kategori tinggidan perilaku cyberbullying berada pada kategori rendah. Kemudian ditemukan hubungan negatif yang signifikan antara kecerdasan emosional dengan perilaku cyberbullying, di mana semakin tinggi kecerdasan emosional maka semakin rendah cyberbullying. Implikasi penelitian ini dapat menjadi acuan bagi guru bimbingan dan konseling dalam memberikan layanan bimbingan dan konseling, khususnya layanan informasi, dan bimbingan kelompok, yang berfokus pada pengembangan kecerdasan emosional siswa untuk mencegah terjadinya cyberbullying serta memberikan pemahaman kepada siswa tentang etika digital, menumbuhkan empati dan pengendalian emosi.
The Relationship between Peer Conformity and Students' Phubbing Behavior Tendency Adinda Amalia; Rahmi Dwi Febriani; Dina Sukma; Rezki Hariko
Jurnal Counseling Care Vol 9, No 1 (2025): Jurnal Counseling Care, [Terakreditasi Sinta 3] No: 156/C/C3/KPT/2026
Publisher : Universitas PGRI SUMATERA BARAT

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22202/jcc.2025.v9i1.10091

Abstract

Phubbing behavior is a phenomenon where individuals ignore their conversation partners in direct interactions because they are too focused on their smartphones. This phubbing behavior is increasingly prevalent and has become a serious concern considering its impact on the quality of social interactions and interpersonal development. The influence of smartphone use makes students careless and insensitive to their surroundings. One factor suspected of contributing to the level of phubbing behavior tendencies is peer conformity. Therefore, this study aims to describe and analyze the relationship between peer conformity and students' phubbing behavior tendencies. This study used a quantitative method with a descriptive correlational research type. The research sample was 208 students using a simple random sampling technique. The instruments used were a peer conformity scale with a reliability level of 0.945 and a student phubbing behavior tendency scale with a reliability level of 0.881. Data were analyzed using Spearman correlation with the JASP 0.19.3.0 program for Windows. The findings of this study indicate that the relationship between peer conformity and students' tendency to phubbing behavior is generally in the moderate category with a Spearman correlation coefficient value of 0.400 (ρ < 0.001). The positive correlation results indicate that the higher the peer conformity, the higher the tendency of students to phubbing behavior. This study recommends the need for comprehensive efforts by school counselors and related parties to develop counseling service plans to reduce the tendency of phubbing behavior. Keywords: Peer conformity, phubbing behavior, smartphone, students, counseling
The impact of cultural factors to career readiness in final year undergraduate students Rahmi Dwi Febriani
Journal of Counseling, Education and Society Vol. 4 No. 2 (2023): Journal of Counseling, Education and Society
Publisher : Indonesian Institute for Counseling, Education and Theraphy

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29210/08jces146100

Abstract

One of the developmental tasks of students is to choose and prepare for a career carefully. Career readiness is a fundamental component of career transition. Based on the fact  in the field, there are still students who have not prepared their careers well. The data also shows that graduates who have just graduated from college tend to have not considered their abilities, interests, and personality in choosing a job. One of the factors that influence it is culture. Career choices that are only thick with cultural influences will cause career problems. The purpose of this study was to describe the influence of culture on student career readiness. This study uses a literature review approach. The research tries to examine a number of references in the form of books, scientific articles and other documents that discuss students' career readiness.
Analisis Gaya Belajar Siswa Sekolah Dasar dan Implikasinya terhadap Strategi Pembelajaran Adaptif Fitria Kasih; Rahmi Dwi Febriani; Ulfa Nofutri; Isabel Intan Pandini
Proper Journal Vol. 1 No. 2 (2025): September
Publisher : Yayasan Karir Protean Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pendidikan dasar memiliki peran strategis dalam membentuk karakter, pola pikir, serta mengembangkan potensi belajar anak. Pada masa ini, terjadi perkembangan pesat pada aspek kognitif, sosial, dan emosional, sehingga pendekatan pembelajaran perlu disesuaikan dengan karakteristik individual siswa, termasuk gaya belajar mereka. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi gaya belajar siswa sekolah dasar dan memberikan rekomendasi strategi pembelajaran yang sesuai bagi guru dan orang tua. Metode yang digunakan adalah kuantitatif deskriptif dengan jumlah responden sebanyak 79 siswa dari dua sekolah dasar di Kecamatan VII Koto Sungai Sariak, Kabupaten Padang Pariaman. Hasil penelitian menunjukkan bahwa gaya belajar auditori merupakan yang paling dominan (48,9%), diikuti oleh visual (39,7%) dan kinestetik (11,4%). Temuan ini menunjukkan bahwa sebagian besar siswa cenderung lebih memahami materi melalui pendengaran dan visualisasi. Oleh karena itu, penerapan strategi pembelajaran multimodal yang menggabungkan elemen auditori, visual, dan kinestetik sangat diperlukan untuk mengakomodasi kebutuhan belajar yang beragam. Penelitian ini menegaskan pentingnya pemetaan gaya belajar sebagai dasar pengembangan pendekatan pembelajaran yang lebih efektif, adaptif, dan inklusif di tingkat pendidikan dasar.
Co-Authors A. Muri Yusuf Abdul Hanan Abdullah, Azizah Abqoriah, Febi Abdiah Adinda Amalia Adlya, Soechi Izzati Adzkia, Naufal Afdal Afdal Afifah, Zahra Nisrina Akilah, Nurul Alfian, Dahlya Amanta, Azira Eldrida Anisa Yudita, Anisa Arafani, Adnan Arwin Arwin Aulia, Jusratul Azkiyah, Nurzhila Azmatul Khairiah Sari Bella Sonia Cusinia, Azahra Hardi Daharnis Daharnis Dari, Messy Wulan Dina Sukma dion, nofrion Erwin Pri Utomo Fitria Kasih Frischa Meivilona Yendi Gusinia, Azzahra Hardi Gusni Dian Suri Gustiani, Hesti Hafiz Hidayat Hafiz Hidayat Hafiz Hidayat Hamimah, Hamimah Hanifa, Nurul Hariko, Rezki Hasan, Ikhwanul Hastiani -, Hastiani Hayati, Khofifah Herman Nirwana Humayroh, Dinda Ifdil Ifdil Isabel Intan Pandini Kenedi, Ary Kiswanto Khaswita, Layla Hadi Khumairah, Nadiva Kurnia, Reni Lathifa Khairah Maharani, Intan Maharani, Violanisa Mardin, Asna Marimbun Marimbun Marjohan Marjohan Marwinda, Wulan Sephia Mega Iswari Nabila, Syifaun Nasution, Indra Pernanda Putra Netrawati, Netrawati Neviyarni Neviyarni Neviyarni, Neviyarni Nilma Zola Nora Dwi Putri, Besti Nurfarhanah Nurfarhanah Nuryanis, Nuryanis Puji Gusri Handayani Puji Handayani Putra, Febri Wandha Putri, Ramtia Darma Putriani, Lisa Rahayu Hardianti Utami Rahmi, Adinda Salsabila Ramanda, Revana Ditha Rangkuti, Intan Lestari Ridho, Fadilur Rima Pratiwi Fadli Rima Pratiwi Fadli Rosanty, Nabilah Saddam Al Aziz Safira Zahira Putri Shaamilah Binti Shahabuddin Siti Sri Rahayu Soeci Izzati Adlya Sukmawati, Indah sulis purwanto Syahril, Putri Wie Taufik Taufik TRIAVE NUZILA ZAHRI Triyono Triyono Triyono Triyono Triyono Triyono Triyono, Triyono Triyono, Triyono Ulfa Nofutri Yendi, Fricha Meiviolona Yeni Karneli Yeni, Frischa Meivilona Yesi Anita Yuca, Verlanda Zadrian Ardi Zola, Nilma Zuardi, Zuardi