Claim Missing Document
Check
Articles

Effect of the guided inquiry model on students’ creative thinking skills Yuniarti Mellia Triana; Sri Untari; Didik Sukriono
Inovasi Kurikulum Vol. 23 No. 2 (2026): Inovasi Kurikulum, May 2026
Publisher : Himpunan Pengembang Kurikulum Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.64014/jik.v23i2.175

Abstract

Creative thinking has become a fundamental competency for 21st-century learners and needs to be cultivated through meaningful classroom practices. This study analyzes the impact of the guided inquiry learning model, applied through a case study, on the creative thinking abilities of eighth-grade students at SMP Negeri 1 Pakis. The research employed a quasi-experimental design with a non-equivalent control group, with class VIII D (34 students) as the experimental group and class VIII B (34 students) as the control group. Data were obtained from essay tests on creative thinking administered before and after learning, complemented by observation sheets and documentation. The data analysis included descriptive statistics, normality and homogeneity tests, paired-samples t-tests, and independent-samples t-tests. The findings revealed that although both groups started with comparable initial abilities, students in the experimental group demonstrated significantly greater improvement after treatment, especially in fluency, flexibility, originality, and elaboration. These results suggest that guided inquiry learning is effective in enhancing creative thinking and can be implemented as an alternative strategy to promote higher-order thinking in Civics Education.   Abstrak Kemampuan berpikir kreatif merupakan kompetensi penting abad ke-21 yang perlu ditumbuhkan melalui pembelajaran yang bermakna di sekolah. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh model pembelajaran inkuiri terbimbing dengan pendekatan studi kasus terhadap kemampuan berpikir kreatif murid kelas VIII SMP Negeri 1 Pakis. Penelitian ini menggunakan metode kuasi-eksperimen dengan desain non-equivalent control group, melibatkan kelas VIII D (34 murid) sebagai kelompok eksperimen dan kelas VIII B (34 murid) sebagai kelompok kontrol. Data penelitian diperoleh melalui tes esai berpikir kreatif yang diberikan sebelum dan setelah pembelajaran, serta diperkuat dengan lembar observasi dan dokumentasi. Analisis data dilakukan menggunakan statistik deskriptif, uji normalitas, uji homogenitas, uji t berpasangan, dan uji t independen. Hasil penelitian menunjukkan bahwa meskipun kedua kelompok memiliki kemampuan awal yang relatif seimbang, peningkatan yang lebih signifikan ditunjukkan oleh kelompok eksperimen setelah perlakuan, terutama pada aspek kelancaran, keluwesan, orisinalitas, dan elaborasi. Temuan ini membuktikan bahwa model pembelajaran inkuiri terbimbing efektif dalam mengembangkan kemampuan berpikir kreatif dan dapat dijadikan strategi alternatif untuk menumbuhkan keterampilan berpikir tingkat tinggi dalam pembelajaran PPKn. Kata Kunci: berpikir kreatif; inkuiri terbimbing; model pembelajaran; Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan
Development of E-Modules based on Contextual Teaching and Learning (CTL) on the actualization of Pancasila values Riyana Riyana; Didik Sukriono; Sri Untari
Inovasi Kurikulum Vol. 22 No. 1 (2025): Inovasi Kurikulum, February 2025
Publisher : Himpunan Pengembang Kurikulum Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17509/jik.v22i1.79598

Abstract

The teaching of Pancasila Education in this school faces challenges in applying Pancasila values practically and relevantly to students' lives, thus requiring an effective and innovative learning approach. The main objective of this research is to design an e-module that integrates CTL concepts with the material to actualize Pancasila values and test the effectiveness of using the e-module. This research uses the Research and Development method with the ADDIE model approach (Analysis, Design, Development, Implementation, and Evaluation). The researcher conducted a needs analysis to determine students' skills and knowledge about Pancasila's values. Then, the e-module design was carried out by considering CTL principles and integrating multimedia elements, such as text, images, audio, and video. The developed e-module was tested on students, and its effectiveness was measured through pre-tests and post-tests to determine the improvement in learning outcomes. The research results show that CTL-based e-modules can improve students' learning outcomes, especially in cognitive and affective aspects. The results of the development of the CTL-based e-module show that the e-module is capable of presenting learning materials engagingly and interactively, as well as facilitating students in applying the values of Pancasila in their daily lives. Interactive features, such as quizzes, simulations, and context-based discussions, help increase students' active participation in learning.   Abstrak Pembelajaran Pendidikan Pancasila di sekolah ini dihadapkan pada tantangan dalam menerapkan nilai-nilai Pancasila secara praktis dan relevan bagi kehidupan peserta didik, sehingga diperlukan pendekatan pembelajaran yang efektif dan inovatif. Tujuan utama penelitian ini adalah untuk merancang e-modul yang memadukan konsep-konsep dari CTL dengan materi aktualisasi nilai-nilai Pancasila, serta menguji efektivitas penggunaan e-modul tersebut. Penelitian ini menggunakan metode pengembangan (Research and Development) dengan pendekatan model Analysis, Design, Development, Implementation, and Evaluation (ADDIE). Peneliti melakukan analisis kebutuhan untuk mengetahui keterampilan dan pengetahuan peserta didik tentang nilai-nilai Pancasila. Kemudian desain e-modul dilakukan dengan memperhatikan prinsip-prinsip CTL dan mengintegrasikan elemen multimedia, seperti teks, gambar, audio, dan video. E-modul yang dikembangkan diuji coba pada peserta didik, dan efektivitasnya diukur melalui pre-test dan post-test untuk mengetahui peningkatan hasil belajar. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan e-modul berbasis CTL dapat meningkatkan hasil belajar peserta didik, terutama dalam aspek kognitif dan afektif. Hasil pengembangan e-modul berbasis CTL menunjukkan bahwa e-modul tersebut mampu menyajikan materi pembelajaran secara menarik dan interaktif, serta memfasilitasi peserta didik dalam mengaplikasikan nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan sehari-hari. Fitur-fitur interaktif, seperti kuis, simulasi, dan diskusi berbasis konteks, membantu meningkatkan partisipasi aktif peserta didik dalam pembelajaran. Kata Kunci: contextual teaching and learning; e-modul; hasil belajar; nilai-nilai Pancasila; pendidikan Pancasila
Co-Authors A. Rosyid Al Atok, A. Rosyid Al Adinda Dwi Larasati Agung Kurniawan Ahmad Depri Kurniawan Ajeng Setyo Rini Alfan Bramantya Amelia Reza Artanti Andhika Joelystiar Anisa Amalia Maisaroh Ardiyansyah, Hidayat Arini, Arlinda Dewi Asyarifah, Runing Fikriyah Ayu Maulina Sari Azhar Ahmad Smaragdina Baihaqi, Muhammad Iqbal Berlian, Muhamad Fiqri Cindy Ayu Dwi Amiarti Desinta Dwi Rapita Dewi Fortuna Sari Dini Dwi Dista Ramadina Dwi Rapita, Desinta Edi Suhartono Eka Israni, Mayang Ekaliya Priti Anggraeni Elvada, Erisa Fitriyah, Arikah Nur Galang Putra Nusantara, Galang Putra Habibah Pidi Rohmatu Hadi, Nuruddin Hafidah Putri Pangestu Hano, Alvin Javier Hasanah, Aurellya Azizatul Icha Dwi Listari Ida Tri Wahyuni Ihsan, Muhammad Aidi Noor Ika Nurul Iza Israni, Mayang Eka Kholifatunauroh Kholifatunauroh Kurniawan, Ahmad Depri Levia Tantianji, Trisna Nindi M. Alifudin Ikhsan Mardhatillah, Mardhatillah Maulana Reza Pahlevi Maulana Yusuf, Alfariz Mawarti, Rista Ayu Meidi Saputra Meritasari, Dini Putri Ratna Moh. Nurron Kholifatul Ardhi Moh. Thohir Muhamad Sayuti Hassan Muhammad Irwawan Siswantoro Muhammad Mujtaba Habibi Mujtaba’ Habibi, Muhammad Nabella Serly Margareta Najib, Ivan Nove Ainun Neola Hestu Prayogo Ningrum, Ayu Jelita Nur Wahyu Rochmadi Nuruddin Hady Nurul Ratnawati, Nurul Purwanto Purwanto Rania Balqis Salsabilla Ratu Suci Sholikhah Wati Reza Hudiyanto Rike Widya Lestari Riska Pristiani Riyana Riyana Riza Nur Rahmat Rizkyanto, Muhammad Yusuf Ruci Rahmanda Rusdianto Umar Saputra, Ridwan Agus Sekarsari, Peni Shirly Rizki Kusumaningrum Sholikhah Wati, Ratu Suci Siti Awaliyah Solikah, Alik Ulfatus Sri Untari Sri Untari Sri Untari Sudirman Sudirman Sudirman Sudirman Sudirman Sudirman Suhartono, Edy Sukma Ulandari Suparlan Al Hakim SUPRIYONO Supriyono Supriyono Surya Desismansyah Eka Putra Thohir, Moh. Umi Dayati Valeria, Aurel Hamida Wahyu Nur Rochmadi Wiyono, Suko Yulia Nur Widiana Yuni Pratiwi Yuniarti Mellia Triana Yusuf Suharto Yusuf, Alfariz Maulana