Claim Missing Document
Check
Articles

Penguatan Kecerdasan Multikultural Sebagai Upaya Mengatasi Gegar Budaya pada Mahasiswa Luar Daerah dalam Komunitas IKAPEMA Kepulauan Riau-Malang Sukriono, Didik; Salsabilla, Rania Balqis; Saputra, Meidi; Sari, Ayu Maulina; Artanti, Amelia Reza; Larasati, Adinda Dwi; Putra, Surya Desismansyah Eka
Abdimas Galuh Vol 8, No 1 (2026): Maret 2026
Publisher : Universitas Galuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25157/ag.v8i1.21709

Abstract

Keberagaman budaya Indonesia menjadi potensi besar yang harus dikelola untuk membangun persatuan bangsa. Keberagaman ini seringkali dijumpai pada perguruan tinggi, tempat mahasiswa dengan latar belakang budaya berbeda berkumpul menuntut ilmu. Namun, bagi mahasiswa luar daerah, keberagaman budaya seringkali menjadi tantangan dalam beradaptasi dengan lingkungan. Proses adaptasi ini seringkali menimbulkan fenomena gegar budaya, yaitu perasaan terkejut, bingung, atau cemas ketika berada di lingkungan baru. Gegar budaya tidak hanya mempengaruhi perasaan emosional, tetapi juga dapat berdampak pada proses akademik dan sosial. Oleh karena itu, penting untuk memberikan perhatian khusus melalui kegiatan pengabdian kepada Masyarakat yang diberikan dalam bentuk sosialisasi dan pendampingan untuk mengatasi fenomena gegar budaya. Tujuan kegiatan ini dilakukan agar mahasiswa luar daerah dapat beradaptasi lebih baik, merasa diterima serta dihargai di lingkungan baru, serta dapat mengatasi gegar budaya. Peserta dalam kegiatan ini yaitu mahasiswa luar daerah yang tergabung dalam komunitas IKAPEMA Kepulauan Riau-Malang berjumlah 25 orang. Metode pelaksanaan pengabdian masyarakat ini terdiri dari 1) Tahap Perencanaan, 2) Tahap Pelaksanaan, 3) Tahap Evaluasi. Hasil dari pengabdian masyarakat ini yaitu peserta mendapat wawasan baru terkait kecerdasan multikultural, cara beradaptasi dengan lingkungan baru, upaya mengatasi gegar budaya, pendidikan kontrol diri, serta mengenal lebih jauh terkait budaya dan keragaman dari Kota Malang. Harapan dilakukan pengabdian ini adalah untuk meningkatkan kecerdasan multikultural mahasiswa luar daerah, mengurangi dampak gegar budaya, menumbuhkan sikap toleransi dan empati, serta mendorong pengembangan diri dan kontribusi positif peserta dalam lingkungan kampus maupun masyarakat sekitar.
Pelatihan Penulisan Artikel Ilmiah Berbantuan AI dengan Strategi Pemodelan Albert Bandura Siswa Madrasah Aliyah Yuni Pratiwi; Didik Sukriono; Meidi Saputra; Wahyuni, Ida Tri; Nabella Serly Margareta; Maulana Reza Pahlevi
ABDI: Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat Vol 8 No 1 (2026): Abdi: Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat
Publisher : Labor Jurusan Sosiologi, Fakultas Ilmu Sosial, Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/abdi.v8i1.1723

Abstract

Artificial Intelligence (AI) dapat berperan mendukung pelaksanaan pembelajaran jika digunakan dengan prosedur yang benar. Dalam pelatihan penulisan artikel ilmiah siswa Madrasah Aliyah Darul Faqih Indonesia MA DFI), Kabupaten Malang siswa didampingi secara langsung untuk menggunakan AI dengan tujuan memperluas wawasan pengetahuan tentang artikel ilmiah, membaca contoh-contoh artikel, pencarian dan penggunaan sumber, dan teknik menulis yang efisien dan efektif. Tujuan pengabdian masyarakat ini mengetahui cara menulis artikel ilmiah mulai dari penulisan judul, pendahuluan, tinjauan pustaka, hasil dan pembahasan, simpulan dan saran, daftar pustaka, dan kerapian dan aspek kebahasan. Metode pelatihan menggunakan kualitatif dengan menerapkan strategi pemodelan yang dikemukakan Albert Bandura. Topik materi dalam pelatihan meliputi (1) konsep dasar penulisan artikel ilmiah dan tugas menulis rancangan artikel penelitian; (2) penulisan draf artikel meliputi judul, nama penulis, abstrak, pendahuluan, kajian teori, metode penelitian, instrumen penelitian, pembahasan, simpulan, dan rujukan; (3) praktik menyunting artikel ilmiah. Data dalam kegiatan pengabdian kepada masyarakat mencakup proses pelatihan atau pembelajaran dan hasil karya tulis ilmiah siswa. Teknik analisis data proses dilakukan menjelaskan proses pelatihan yang mencakup tahap atensi, retensi, produksi, dan motivasi, data hasil pelatihan dilakukan dengan melakukan pengukuran komponen artikel ilmiah mencakup (1) judul, (2) pendahuluan, (3) tinjauan pustaka, (4) hasil dan pembahasan, (5) simpulan dan saran, (6) daftar pustaka, dan (7) kerapian dan aspek kebahasaan. Hasil dari pengabdian kepada masyarakat adalah siswa mampu menuliskan artikel ilmiah berbantuan AI dengan menggunakan strategi Albert Bandura mulai dari menyusun judul, pendahuluan, tinjauan pustaka, hasil dan pembahasan, simpulan dan saran, daftar pustaka, dan kerapian dan aspek kebahasaan. Pengabdian ini menunjukkan bahwa pelaksanaan tersebut memberikan dampak positif untuk siswa di lingkup pesantren.
Pengembangan Media Pembelajaran Snakes and Ladders HOTS Question Card dengan Model Teams Games Tournament (TGT) untuk Melatih Keterampilan Berpikir Kritis Peserta Didik pada Mata Pelajaran Pendidikan Pancasila Kholifatunauroh Kholifatunauroh; Sri Untari; Didik Sukriono
Publikasi Pendidikan Vol 16, No 1 (2026)
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70713/publikan.v16i1.80694

Abstract

Penelitian menghasilkan bertujuan produk yang sudah ada atau dimodifikasi kembali. Penelitian pengembangan ini memiliki tujuan 1. Menghasilkan modifikasi media pembelajaran Ular Tangga berbantuan HOTS question card dengan model pembelajaran Teams Games Tournament (TGT) untuk melatih keterampilan berpikir peserta didik pada pendidikan Pancasila, 2. Menguji kelayakan dan kemenarikan media pembelajaran Snakes and Ladders berbantuan HOTS question card dengan model pembelajaran Teams Games Tournament (TGT) untuk melatih keterampilan kritis peserta didik pada pendidikan Pancasila oleh para ahli, 3. Menguji membantu produk media pembelajaran Snakes and Ladders Tangga berbantuan kartu soal HOTS dengan model pembelajaran Teams Games Tournament (TGT) untuk melatih keterampilan berpikir kritis peserta didik. Penelitian ini menggunakan penelitian pengembangan Research and Development (R&D). Prosedur penelitian ini mengadaptasi model pengembangan ADDIE yang terdiri dari lima tahapan yang meliputi analisis, desain, pengembangan, implementasi dan evaluasi. Hasil uji kelayakan menunjukkan penilaian sangat layak dari ahli materi (94,74%), ahli media (92,00%), dan ahli pembelajaran (90,67%), sementara uji coba terbatas terhadap 20 peserta didik menunjukkan skor total 1.356 dari 1.500 (90,4%). Uji coba lapangan kemudian menghasilkan skor 2.207 dari 2.400 (91,92%), menandakan bahwa materi, desain media, dan keterampilan berpikir kritis peserta didik meningkat melalui kerja sama tim dan kompetisi terstruktur dalam kerangka TGT.
PENDAMPINGAN PEMBENTUKAN STANDAR PELAYANAN PUBLIK PEMERINTAHAN DESA SEBAGAI UPAYA MEWUJUDKAN GOOD VILLAGE GOVERNANCE Habibi, Muhammad Mujtaba; Sukriono, Didik; Rapita, Desinta Dwi; Sudirman, Sudirman
Jurnal Praksis dan Dedikasi Sosial Vol. 2 No. 1 (2019)
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kegiatan pendampingan dalam artikel ini bertujuan untuk membantu dalam pembentukan standar pelayanan publik pemerintahan desa di kecamatan sumberpucung kabupaten Malang. Metode pelaksanaan kegiatan ini adalah Participatory Action Research (PAR) yang dilaksanakan dengan beberapa tahap, yaitu tahap perencanaan, tahap pelaksanaan, dan tahap evaluasi. Terdapat permasalahan yang dihadapi oleh Pemerintah Desa Kecamatan Sumberpucung antara lain Belum tersusun dan terbentuknya standar pelayanan publik publik di Pemerintahan; Desa-desa di Kecamatan Sumberpucung Kabupaten Malang dan masyarakat belum memahami mekanisme penyusunan dan pembentukan standar pelayanan publik; Rendahnya kualitas penyelenggaraan pelayanan publik di Pemerintahan Desa Kecamatan Sumbepucung Kabupaten Malang. Dari permasalahan yang ada maka ditindaklanjuti dengan pelaksanaan workshop pembuatan standar pelayanan publik dan pendampingan pelaksanaan pelayanan publik di setiap desa di Kecamatan Sumberpucung Kabupaten Malang. Hasil dari pelaksanaan tersebut menjadikan Peserta workshop dapat membuat peraturan Standar Pelayanan Publik yang sesuai dengan kaidahnya dan mulai mempraktekkan di Pemerintahan Desa masing-masing.
POTENSI DESA WISATA SABUNG AYAM NON JUDI DI KELURAHAN NGLEGOK, KEC. NGLEGOK, KAB. BLITAR(Strategi Konstruktif Mengatasi Judi Sabung Ayam Berbasis Wisata) Sudirman, Sudirman; Sukriono, Didik; Umar, Rusdianto
Jurnal Praksis dan Dedikasi Sosial Vol. 2 No. 2 (2019)
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Sabung ayam di Kelurahan Nglegok, Kec. Nglegok, Kab. Blitar sudah menjadi tradisi yang melekat dalam kehidupan keseharian masyarakat, sehingga sulit untuk dicegah melalui cara-cara yang tidak mengakomodir tradisi tersebut. Pandangan negara terhadap budaya sabung ayam disamakan dengan perjudian, sehingga masyarakat yang melakukan sabung ayam sering ditangkap oleh aparat kepolisian. Penanggulangan sabung ayam melalui cara represif dengan sanksi pidana dan penggrebekan tidak akan menyelesaikan masalah dan justru akan melahirkan masalah-masalah baru dalam kehidupan masyarakat. Oleh karena itu perlu solusi yang dapat menyelesaikan masalah sabung ayam, namun tidak mencabut akar tradisi sabung ayam itu sendiri. Artinya masyarakat tetap dapat menyalurkan tradisi sabung ayam tanpa ada unsur pidana dalam tradisi yang dilakukan. Solusi yang dilakukan adalah pengembangan desa wisata sabung ayam non judi di Kelurahan Nglegok, Kec. Nglegok, Kab. Blitar. Metode yang digunakan adalah pemberdayaan masyarakat. Hasil dari pengembangan desa wisata sabung ayam non judi di Kelurahan Nglegok, Kec. Nglegok, Kab. Blitar dapat mengalihkan kebiasaan masyarakat judi sabung ayam menjadi sabung ayam non judi dalam bentuk kontes, meningkatkan ekonomi peternak ayam aduan, dan meningkatkan ekonomi masyarakat sekitar tempat wisata sabung ayam non judi.
Pelatihan Pembuatan Produk Hukum Desa Di Pemerintahan Desa Kecamatan Sumberpucung Kabupaten Malang Sukriono, Didik; Dwi Rapita, Desinta
Jurnal Praksis dan Dedikasi Sosial Vol. 1 No. 1 (2018)
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Undang-Undang Nomor 6 Tahun 2014 tentang Desa mengakomodasi banyak hal yang muaranya untuk melindungi dan memberdayakan desa agar menjadi lebih kuat, maju, madiri dan demokratis. Dengan demikian, Desa diberikan kepercayaan, amanah dan tanggung jawab untuk mengelola wilayahnya. Salah satu wujud kewenangan desa untuk mengatur kepentingan masyarakatnya adalah melalui pembentukan produk hukum desa untuk mengatur penyelenggaraan pemerintahan desa, mengatur pelaksanaan pembangunan, pembinaan masyarakat, pemberdayaan masyarakat dan pelayanan umum. Hanya sayangnya belum semua desa menyusun peraturan desa, dan jika sudah membuat peraturan desa belum semua peraturan desanya sesuai dengan kaidah legalislative drafting. Hal ini terjadi hampir diseluruh desa di wilayah Kabupaten Malang, termasuk salah satunya yang berada di wilayah Kecamatan Sumberpucung. Metode palaksanaan kegiatan pengabdian adalah dengan analisis situasi, identifikasi masalah, pelaksanaan pelatihan sebagai pemecahan masalah serta refleksi dan evaluasi. Hasil pelatihan menunjukkan bahwa banyak desa yang belum mampu membuat produk hukum desa. Awalnya mereka tidak tahu konsep pembuatan produk hukum desa yang sesuai dengan legislative drafting, tapi akhirnya mereka paham dan dapat membuat produk hukum desa bagi desanya masing-masing.
OPTIMALISASI PELAYANAN PUBLIK MELALUI PENDAMPINGAN PEMANFAATAN WEBSITE PEMERINTAH DESA KECAMATAN SUMBERPUCUNG KABUPATEN MALANG Rapita, Desinta Dwi; Sukriono, Didik; Ratnawati, Nurul; Saputra, Meidi
Jurnal Praksis dan Dedikasi Sosial Vol. 3 No. 2 (2020)
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan pengabdian ini untuk mengoptimalkan pelayanan publik dengan memanfaatkan website agarterwujud good village governance. Masyarakat pada era sekarang ini sangat membutuhkan pelayananyang praktis dan efisien. Pemerintah desa di Kecamatan Sumberpucung Kabupaten Malang belummelaksanakan pelayanan publik yang diharapkan oleh masyarakat tersebut. Terdapat websitePemerintah Desa, namun belum dimanfaatkan dengan optimal, bahkan banyak perangkat desa yangtidak dapat mengoperasikan website tersebut. Metode pelaksanaan kegiatan ini dibagi menjadi tigatahapan pelaksanaan, yaitu sosialisasi, workshop dan pendampingan. Hasil dari pelaksanaanpengabdian ini pemerintah desa memahami tentang tahapan-tahapan pemanfaatan website.Selanjutnya mereka juga berhasil membuat konten pelayanan publik pada website desa masingmasing dengan standar pelayanan publik yang sudah ditentukan. Pelayanan publik di pemerintahandesa dapat berjalan dengan optimal dengan memanfaatkan dan mengembangkan website pemerintahdesa.
PENDAMPINGAN PRAKTIK BUDAYA NEMBANG MACAPATAN SEBAGAI WAHANA SARASEHAN PEMBUDAYAAN NILAI-NILAI PANCASILA Hakim, Suparlan Al; Sukriono, Didik; Untari, Sri; Suharto, Yusuf
Jurnal Praksis dan Dedikasi Sosial Vol. 3 No. 1 (2020)
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini dilakukan sebagai upaya untuk mengoptimalkan keberadaan produk kearifan lokal sebagai wahana atau media sarasehan pembudayaan nilai-nilai Pancasila. Lokasi penelitian berada di Desa Jugo Kecamatan Kesamben, Blitar dengan sasaran utama para budayawan dan masyarakat sekitar. Metode yang digunakan adalah pendampingan dengan fokus utama praktik budaya nembang macapatan yang di dalamnya terdapat sesi tes kompetensi dan juga praktik nilai-nilai Pancasila melalui dialog bagi peserta. Hasil pengabdian menunjukkan bahwa: 1) Hasil tes pengetahuan dan kompetensi pada peserta menunjukkan bahwa 87% memahami konsep dan urgensi nilai-nilai Pancasila sehingga dapat dikatakan masayarakat sasaran memiliki modal untuk menjalankan kegiatan bernuansa pembudayaan nilai-nilai Pancasila; 2) Hasil analisis penguasaan penerapan teori atau praktik menunjukkan bahwa peserta mampu mempraktikkan kegiatan macapatan dengan baik mulai dari menjalankan peran sebagai pengarah, dhalang tembang, pamaca tembang, pamedhar tembang, pamireng tembang hingga melakukan dialog multikultural sebagai cara menyelesaikan konflik. Maka dari itu, kegiatan praktik macapatan ini sangat berpotensi menjadi wahana mediasi pembudayaan nilai-nilai Pancasila sekaligus penyelesaian konflik ke depannya atau bahkan dapat menjadi modal pengembangan wisata daerah berbasis nilai-nilai kearifan lokal.
Improving Learning Achievement in Pancasila Education Through Leker Gamification at the Junior High School Level Yulia Nur Widiana; Didik Sukriono; Wahyu Nur Rochmadi; Siti Awaliyah
Edusoshum : Journal of Islamic Education and Social Humanities Vol. 6 No. 2 (2026)
Publisher : Ikatan Cendikiawan Ilmu Pendidikan Islam (ICIPI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52366/edusoshum.v6i2.428

Abstract

This study aims to improve students' learning achievement in Pancasila Education through the application of Leker's Gamification. This research was conducted in class VII-B of SMP Negeri 2 Ponorogo using a Classroom Action Research (CAR) method. The research subjects consisted of 32 students in class VII-B. The study began with a pre-test, followed by two cycles of classroom action research. The first cycle utilized conventional written student worksheets (LKPD), while the second cycle implemented Leker's Gamification, a game-based leveled student worksheet delivered through the Wordwall web platform. Prior to the intervention, students' learning achievement was only 40% mastery. After the first cycle, achievement increased to 59%. In the second cycle, a significant improvement was observed, reaching 93% mastery, surpassing the 90% success indicator. These results demonstrate that the use of Leker's Gamification in learning is effective in significantly improving the learning achievement of class VII-B students at SMP Negeri 2 Ponorogo in the Pancasila and Civic Education subject, making learning more engaging, motivating, and student-centered.
Upaya Meningkatkan Pemahaman Toleransi Siswa Melalui Penerapan Model Problem Based Learning (PBL) Berbasis Isu Multikultural pada Pembelajaran Pendidikan Pancasila di Kelas XI SMAN 1 Sidemen Agung Kurniawan; Nur Wahyu Rochmadi; Didik Sukriono; Siti Awaliyah
SWARNA: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 5 No. 6 (2026): SWARNA : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, Juni, 2026
Publisher : LPPM Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi 45 Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55681/swarna.v5i6.2569

Abstract

Understanding tolerance cannot be formed solely through oneway value transmission; rather, it requires a learning process that engages students in critical reasoning toward the reality of social plurality. This activity was implemented as an effort to strengthen students’ understanding of tolerance through the application of a Problem Based Learning (PBL) model based on local multicultural issues in Civic Education learning in class XI B of SMAN 1 Sidemen. The activity aimed to improve students’ tolerance understanding (civic knowledge) through a pedagogical intervention grounded in socio-cultural problems closely related to students’ daily lives.The implementation of this activity used a Classroom Action Research (CAR) design based on the spiral model of Kemmis and McTaggart, conducted in two participatory-reflective cycles. Quantitative data were collected using an essay-based cognitive test instrument with a rubric scale covering indicators C2–C5, while qualitative data were obtained through observation sheets of learning syntax implementation. The results of the activity show that exposure to ill-structured problems derived from local social dynamics, such as local–migrant relations and the sensitivity of the caste stratification system, was able to trigger cognitive dissonance, which contributed to the improvement of students’ reasoning quality. This is evidenced by an increase in the average learning outcomes from 58.12 in the Pre-Cycle stage to 72.50 in Cycle I, and reaching 83.15 in Cycle II. The classical completeness percentage also increased from 43.75% to 87.50%, exceeding the predetermined success indicator of ≥80%. Overall, the implementation of a PBL model based on local multicultural issues proved effective in dismantling learning misconceptions, reducing cultural bias, and shifting students’ learning orientation from textual memorization toward analytical thinking and problem-solving skills grounded in Pancasila values.
Co-Authors A. Rosyid Al Atok, A. Rosyid Al Agung Kurniawan Ahmad Depri Kurniawan Anggraeni, Ekaliya Priti Anisa Amalia Maisaroh Ardiyansyah, Hidayat Arini, Arlinda Dewi Artanti, Amelia Reza Asyarifah, Runing Fikriyah Azhar Ahmad Smaragdina Baihaqi, Muhammad Iqbal Desinta Dwi Rapita Dini Dwi Dista Ramadina Dwi Rapita, Desinta Edi Suhartono Eka Israni, Mayang Ekaliya Priti Anggraeni Elvada, Erisa Fitriyah, Arikah Nur Galang Putra Nusantara, Galang Putra Habibah Pidi Rohmatu Hadi, Nuruddin Hafidah Putri Pangestu Hano, Alvin Javier Hasanah, Aurellya Azizatul Ida Tri Wahyuni Ihsan, Muhammad Aidi Noor Ika Nurul Iza Israni, Mayang Eka Kholifatunauroh Kholifatunauroh Kurniawan, Ahmad Depri Larasati, Adinda Dwi Levia Tantianji, Trisna Nindi Listari, Icha Dwi M. Alifudin Ikhsan Mardhatillah, Mardhatillah Maulana Reza Pahlevi Maulana Yusuf, Alfariz Mawarti, Rista Ayu Meidi Saputra Meritasari, Dini Putri Ratna Moh. Nurron Kholifatul Ardhi Moh. Thohir Muhammad Irwawan Siswantoro Muhammad Mujtaba Habibi Mujtaba’ Habibi, Muhammad Nabella Serly Margareta Najib, Ivan Nove Ainun Ningrum, Ayu Jelita Nur Wahyu Rochmadi Nuruddin Hady Nurul Ratnawati, Nurul Permadani, Wahyu Fajar Purwanto Purwanto Ramadhani, Elvara Rizka Reza Hudiyanto Rike Widya Lestari Riska Pristiani Riza Nur Rahmat Rizkyanto, Muhammad Yusuf Ruci Rahmanda Rusdianto Umar Salsabilla, Rania Balqis Saputra, Ridwan Agus Sari, Ayu Maulina Sekarsari, Peni Shirly Rizki Kusumaningrum Sholikhah Wati, Ratu Suci Siti Awaliyah Solikah, Alik Ulfatus Sri Untari Sri Untari Sri Untari Sudirman Sudirman Sudirman Sudirman Suhartono, Edy Sukma Ulandari Suparlan Al Hakim SUPRIYONO Supriyono Supriyono Surya Desismansyah Eka Putra Thohir, Moh. Umi Dayati Valeria, Aurel Hamida Wahyu Nur Rochmadi Wiyono, Suko Yulia Nur Widiana Yuni Pratiwi Yusuf Suharto Yusuf, Alfariz Maulana