Claim Missing Document
Check
Articles

Pengembangan Tes Keterampilan Proses Sains (KPS) pada Materi Asam Basa Kelas XI SMA/MA Ilmiah, Ide; Anwar, Muhammad; Herawati, Netti
Chemistry Education Review (CER) Volume 4 Nomor 1 September 2020
Publisher : Program Pasca Sarjana UNM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (264.466 KB) | DOI: 10.26858/cer.v4i2.19121

Abstract

This is a research development. The objective of this study is to develop and discover the validity, practicality, and reliability of the science process skills (KPS) test on Acid Base material in class XI SMA/MA. The instrument development process uses the Plomp’s development model which consists of five phases which include: initial investigation, design, realization/construction, test, evaluation and revision, and implementation. The assessment instruments developed consisted of three aspects being assessed, namely cognitive, affective, and psychomotor aspects. The trial was conducted at SMA Negeri 14 Gowa on students of class XI IPA 4. Validity is obtained based on the resulting validation value category of 2.4 < Ktg ≤ 3.2 so that the results of a valid science process skill assessment instrument were obtained. Reliability was calculated using the Kuder Richardson-20 formula (KR-20) and categorized based on established standards was obtained at 75%  so that the results of a reliable science process skill assessment instrument were obtained. Practicality was obtained from the analysis of the questionnaire responses of educators who gave very positive responses and based on the category of value generated by ≥ 61% so that the results of a practical science process skill assessment instrument were obtained. Therefore, science process skills assessment instrument developed has fulfilled aspects of validity, reliability, and practicality and can be used to assess students.
Analisis Pengaruh Pembelajaran Discovery terhadap Minat dan Hasil Belajar Asam Basa Peserta Didik Sugiarti, Sugiarti; Herawati, Netti; Risdawati, Risdawati
Chemistry Education Review (CER) Volume 3 Nomor 2 Maret 2020
Publisher : Program Pasca Sarjana UNM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (276.294 KB) | DOI: 10.26858/cer.v3i2.13763

Abstract

This research is a quasi-experimental that aimed to find out the effect of discovery learning model toward interests and learning outcomes of students in class XI MIA SMAN 3 Pinrang. Independent variable in the research is discovery learning model and direct instruction and dependent variables is areinterest and learning outcomes of acid-base. The population in this research is all students class XI MIA SMAN 3 Pinrang that consist of six classes. Class XI MIA5 as an experiment group that consist of 31 students and class XI MIA2 as a control group that consist of 33 students. The result data of the research was obtained by interest questionnaires and learning outcomes test on acid-base topic for post test. Data were analysed using descriptive statistics and inferential statistics. The results of hypothesis testing for interest using t-test values obtained at tcount = 3,025 and significance level α = 0,05 with df = 3 and ttable = 1,66 because tcount > ttable  it indscate that H0 failed. So the are is effect learning model effect learning model to learning interets of students class XI  MIA SMAN 3 Pinrang. While for testing the learning outcomes using Mann-Whitney test obtained at Zcount  = 3,48 and significance level α = 0,05 with df = 3 and ztable= 1,64. It shows that there is the effect of discovery learning model toward learning outcomes of students in class XI MIA SMAN 3 Pinrang. Testing correlation for experiment group is obtained rcount  = 0,618 on significance level  α = 0,05 and rtable = 0,355, so it can be concluded that there is positive correlation interests with learning outcomes in discovery learning model. While testing correlation for control group is obtained rcount = 0,488 on significance level α = 0,05 and rtable = 0,344, so it can be concluded that there is positive correlation interests and learning outcomes in direct instruction.
DINAMIKA INTELEKTUAL KAJIAN PENGEMBANGAN MASYARAKAT (COMMUNITY DEVELOPMENT) PERTAMBANGAN: ANALISIS BIBLIOMETRIK Herawati, Netti; Subiyakto, Rudi; Kurnianingsih, Fitri
Jurnal Ilmiah Kajian Keimigrasian Vol 6 No 2 (2023): Jurnal Ilmiah Kajian Keimigrasian
Publisher : Polteknik Imigrasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52617/jikk.v6i2.428

Abstract

Penelitian dilakukan untuk menganalisis dinamika intelektual terkait kajian pengembangan masyarakat daerah pertambangan. Cara mengetahui perkembangan tersebut dengan melakukan analisis bibliometrik terkait dengan tahun publikasi penelitian; tipe dokumen dan sumber; negara paling aktif yang melakukan kajian; analisis kata kunci dan penulis yang paling produktif. Data terkait tahun publikasi, tipe dokumen dan negara paling aktif dianalisis dengan menggunakan analisis dokumen di scopus. Sedangkan analisis kata kunci dan penulis yang saling terhubung satu dengan lainnya menggunakan software VosViewer. Untuk melihat penulis yang paling produktif menggunakan tabulasi publikasi dari Harzing’s Publish or Perish. Hasil analisis menunjukkan bahwa Jumlah artikel terbanyak ditulis terkait mining dan community development terjadi pada tahun 2021. Prosentase tipe dokumen tertinggi adalah dalam bentuk artikel, yaitu mencapai 89%. Negara yang paling aktif adalah negara Australia dengan jumlah publikasi sebanyak 18 dokumen. Klaster kata kunci pertama terkait dengan mining, yaitu: stake holder, sustainable development, community, restructuring. Kluster kata kunci community development yaitu: corporate social responsibility, private sector, mining companies, local communities, planning.
Kuis Tersetting Kahoot pada Model STAD dan Hasil Belajar Redoks Peserta Didik SMAN 1 Tapalang Mamuju Sugiarti, Sugiarti; Herawati, Netti; Aqrim, Muh.
ChemEdu Vol 4, No 3 (2023)
Publisher : Jurusan Kimia FMIPA UNM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35580/chemedu.v4i3.53443

Abstract

Pelajaran Kimia seperti Redoks masih sangat sulit dipahami peserta didik, itulah sebabnya guru tidak henti-hentinya mencari metode, strategi atau model pada pembelajarannya agar peserta didik mudah mempelajari dan mengingatnya. Sama halnya pada penelitian ini, dilakukan pemberian tes awal materi redoks sebelum pembelajaran menggunakan aplikasi Kahoot!. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimen semu untuk mengetahui pengaruh kuis di awal pembelajaran tersetting Kahoot! pada model STAD terhadap hasil belajar peserta didik. Metode Penelitian adalah quasy experiment dengan pendekatan kuantitatif dan desain posttest-only control group. Populasinya empat kelas berjumlah 172 orang. Sampel untuk kelas eksperimen adalah kelas X MIPA 2 yang berjumlah 29 orang dan kelas kontrol adalah X MIPA 3 yang berjumlah 31 orang. Teknik pengumpulan data hasil belajar menggunakan tes pilihan ganda yang dianalisis menggunakan statistik deskriptif dan inferensial. Hasilnya sebesar 79,43 untuk kelompok eksperimen dan kelompok kontrol sebesar 68,04. Hasil analisis Inferensial menunjukkan Zhitung>Ztabel = 2,23>1,64 yang berarti ada pengaruh kuis di awal pembelajaran tersetting Kahoot! Pada model STAD terhadap hasil belajar peserta didik kelas X MIPA di SMAN 1 Tapalang Mamuju.
Efektivitas Pembelajaran Daring dengan Model Kooperatif Tipe NHT Terhadap Hasil Belajar Peserta Didik Kelas XI IPA MA GUPPI Buntu Barana Kab.Enrekang (Pada Materi Pokok Larutan Penyangga) Arham, Husnayaini; Herawati, Netti; Alimin, Alimin
ChemEdu Vol 5, No 1 (2024)
Publisher : Jurusan Kimia FMIPA UNM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35580/chemedu.v5i1.28396

Abstract

ABSTRAK Penelitian ini adalah penelitian deskriptif yang bertujuan untuk mengetahui seberapa tinggi keefektifan model Kooperatif tipe NHT (Numbered Head Together) secara daring terhadap peningkatan hasil belajar peserta didik kelas XI IPA MA GUPPI Buntu Barana kab.Enrekang pada materi pokok larutan penyangga. Desain Penelitian yang digunakan adalah One Group Pretest Posttest Design. Subjek dalam penelitian ini adalah Kelas XI IPA sebagai kelas ekperimen yang jumlah peserta didik sebanyak 26 orang. Penelitian ini dilaksanakan selama lima kali pertemuan, yang terdiri dari satu kali pelaksanaan pretest, tiga kali proses pembelajaran dan satu kali pelaksanaan posttest. Pengambilan data dilakukan dengan menggunakan instrumen hasil belajar peserta didik. Pengumpulan data dilakukan dengan pemberian pretest-posttest. Penelitian ini menggunakan analisis statistik deskriptif dan normalized-gain. Hasil analisis deskriptif diperoleh persentase hasil belajar peserta didik sebelum dilakukan perlakuan sebesar 7,69% dan setelah diberi perlakuan sebesar 80,76% artinya terdapat 21 orang peserta didik yang memperoleh nilai diatas KKM dari 26 orang peserta didik secara keseluruhan. Dan nilai rata-rata N-Gain 0,515 dengan kategori sedang. Hal ini dapat disimpulkan bahwa, keefektifan Model Kooperatif Tipe NHT secara daring berada pada kategori sedang terhadap peningkatan hasil belajar peserta didik kelas XI IPA MA GUPPI Buntu Barana kab.Enrekang pada materi pokok larutan. ABSTRACT This study is a descriptive study that aims to determine how high the effectiveness of the online Cooperative type NHT (Numbered Head Together) model on improving the learning outcomes of students in class XI IPA MA GUPPI Buntu Barana kab. Enrekang on the subject matter of buffer solution. The research design used is One Group Pretest Posttest Design. The subjects in this study were Class XI IPA as an experimental class with 26 students. This research was carried out for five meetings, consisting of one pretest, three learning processes and one posttest. Data retrieval is done by using the instrument of student learning outcomes. Data was collected by giving pretest-posttest. This study uses descriptive statistical analysis and normalized-gain. The results of the descriptive analysis showed that the percentage of student learning outcomes before treatment was 7.69% and after being treated was 80.76%, meaning that there were 21 students who scored above the KKM from 26 students overall. And the average value of N-Gain is 0.515 in the medium category. It can be concluded that the effectiveness of the online NHT Cooperative Model is in the moderate category towards improving student learning outcomes in class XI IPA MA GUPPI Buntu Barana, Enrekang district on the subject matter of solution.
Pengaruh Metode Team Quiz Pada Model Pembelajaran Discovery Learning Terhadap Hasil Belajar Peserta Didik Kelas X MIA SMA Negeri 1 Sumarorong Djangi, Muhammad Jasri; Herawati, Netti; Thumo, Selyndion Ayundi
ChemEdu Vol 4, No 2 (2023)
Publisher : Jurusan Kimia FMIPA UNM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35580/chemedu.v4i2.51904

Abstract

ABSTRAK Penelitian ini adalah penelitian eksperimen semu yang bertujuan untuk mengetahui pengaruh metode team quiz pada model pembelajaran discovery learning terhadap hasil belajar peserta didik kelas X MIA SMA Negeri 1 Sumarorong. Desain penelitian yang digunakan adalah posttest only control group. Populasi dalam penelitian ini adalah peserta didik kelas X MIA SMA Negeri 1 Sumarorong yang terdiri dari dua kelas. Teknik pengambilan sampel menggunakan simple random sampling sehingga Kelas X MIA I sebagai kelompok Eksperimen dan kelas X MIA II sebagai kelompok kontrol yang masing-masing berjumlah 32 dan 35 orang. Teknik Pengumpulan data adalah memberi tes akhir hasil belajar pada kelompok eksperimen dan kelompok kontrol, dimana hasil yang diperoleh untuk kelompok eksperimen terdapat 24 peserta didik masuk dalam kategori tuntas dengan persentase 75% dan untuk kelompok kontrol terdapat 23 peserta didik masuk dalam kategori tuntas dengan persentase 65,71%. Data dianalisis dengan menggunakan statistik deskripitif dan statistik inferensial. Uji hipotesis menggunakan uji Mann-Whitney dimana Zhitung = 1,82, pada taraf signifikan α=0,05 diperoleh nilai Ztabel = 1,64, dengan demikian disimpulkan ada pengaruh metode team quiz pada model pembelajaran discovery learning terhadap hasil belajar peserta didik kelas X MIA SMA Negeri 1 Sumarorong pada materi reaksi reduksi dan oksidasi. ABSTRACT This research is a quasi-experimental research which aims to determine the effect of the team quiz method on the discovery learning model on the learning outcomes of class X MIA students of SMA Negeri 1 Sumarorong. The research design used was posttest only control group. The population in this study were students of class X MIA SMA Negeri 1 Sumarorong which consisted of two classes. The sampling technique used simple random sampling so that Class X MIA I as the Experiment group and class X MIA II as the control group, respectively 32 and 35 people. The data collection technique was to provide a final test of learning outcomes in the experimental groub and the control groub, where the results obtained for the experimental groub were 24 students in the complete category with a percentage of 75% and for the control groub there were 23 students in the complete category with a percentage of 65,71%. Data were analyzed using descriptive statistics and inferential statistics. Hypothesis testing using the Mann-Whitney test where Zcaculated = 1.82, at the significant level α = 0.05, the value of Ztable = 1.64 was obtained, thus it was concluded that there was an effect of the team quiz method on the discovery learning model on the learning outcomes of class students X MIA SMA Negeri 1 Sumarorong on reduction and oxidation reaction material.
PKM Mandiri Pelatihan Aplikasi Spektroskopi IR Dalam Mengidentifikasi Struktur Molekul Bagi Mahasiswa Pendidikan Kimia Jurusan Kimia FMIPA UNM Ahsan, Sitti Faika; Herawati, Netti; Muharram; Pertiwi, Nurlita; Dyah Darma Andayani
Vokatek : Jurnal Pengabdian Masyarakat Volume 1: Issue 3 (Oktober 2023)
Publisher : Sakura Digital Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61255/vokatekjpm.v1i3.160

Abstract

Mitra Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) ini adalah mahasiswa pendidikan kimia prodi Pendidikan Kimia, Jurusan Kimia Universitas Negeri Makassar. Mahasiswa kimia membutuhkan kemampuan dan konsep yang jelas tentang ilmu spektroskopi guna memahami symbol-simbol yang mewakili penentuan struktur suatu senyawa. terutama pemahaman tentang spektrum Spektrosfotometri Infra Merah (FTIR), hanya saja mahasiswa mendapatkan kesulitan  dalam mengolah hasil FTIR yang pada akhirnya  menjadi boomerang bagi mahasiswa kimia terutama bagi mahasiswa Pendidikan kimia. Spektrosfotometri Infra Merah (FTIR), adalah salah satu metode penentuan gugus fungsi suatu molekul berdasarkan interaksi molekul dengan radiasi elektromagnetik dengan kisaran Panjang gelombang 0.75-1000 µm. dengan menggunakan Metode Transfer ilmu dan pengetahuan (IPTEKS) yang dilakukan oleh tim pengabdi melalui proses mendengar, mengetahui, mencoba, mengevaluasi dan melaksanakan memberikan hasil yang cukup signifikan. Dimana dari hasil pretest yang sebelum hampir 60% belum dapat menginterpretasikan hasil kromatogram FTIR setelah mengikuti PKM ini, meningkat menjadi 70% mampu mengerjakan soal kromatogram FTIR, dimana berdasarkan survey hal ini disebabkan cara panitia PKM dalam menjelaskan materi sangat mudah dipahami oleh peserta.
Identifikasi Metabolite Sekunder Ekstrak Hexane dari Katumpangan Air (Pilea microphylla (L.) Liebm) Faika, Sitti; Herawati, Netti; Mufidha, Chusnul; Nisai, Khaerun
Chemica: Jurnal Ilmiah Kimia dan Pendidikan Kimia Vol 25, No 1 (2024): CHEMICA
Publisher : Jurusan Kimia FMIPA UNM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35580/chemica.v25i1.52743

Abstract

ABSTRAKPenelitian ini bertujuan untuk mengindentifikasi senyawa metabolit sekunder ekstrak n-Hexane Katumpangan Air (Pilea microphylla (L) Liebm.). Sampel penelitian diambil dari Kabupaten Gowa, Provinsi Sulawesi Selatan. Tahapan penelitian meliputi preparasi sampel, ekstraksi dengan maserasi, uji golongan, fraksinasi dengan KKCV dan KKF, dan identifikasi senyawa dengan GC-MS. Proses ekstraksi dilakukan dengan metode maserasi menggunakan n-heksan kemudian dilakukan uji golongan dengan pereaksi Besi (III) klorida (FeCl3), Dragendroff, Meyer, Serbuk Mg + HCl pekat, HCl 1 N, dan  CH3COOH + H2SO4. Ekstrak n-heksan kemudian di fraksinasi menggunakan kromatografi kolom cair vakum (KKCV) dengan menggunakan pelarut n-heksan, etil asetat, dan metanol fraksi-fraksi yang dihasilkan dari KKCV kemudian diidentifikasi menggunakan Kromatografi Lapis Tipis (KLT) dengan perbandingan 3:5:2 (n-heksan:metanol:air). Selanjutnya, fraksi gabungan kemudian diuji menggunakan Kromatografi Kolom Flash (KKF).  Fraksi hasil KKF kemudian diuji menggunakan pereaksi-pereaksi tertentu. Hasil uji menunjukkan adanya senyawa golongan flavonoid. Dilakukan analisis menggunakan Kromatogram Gas-Massa (GC-MS). Hasil GC-MS menunjukkan keberadaan senyawa Fenol (C6H60) dan 1,2-Benzanedicarboxylic acid, mono (2-ethylhexyl) ester (C6H22O4).Kata Kunci: Identifikasi, Katumpangan Air, Pilea microphylla, FlavanoidABSTRACT                                                                                                  This study aims to identify the secondary metabolites of the n-Hexane Katumpangan Air (Pilea microphylla (L) Liebm.) extract. The research sample was taken from Gowa Regency , south Sulawesi Province. The stages of the research included sample preparation, extraction by maceration, group testing, fractionation by KKCV and KKF, and compound identification by GC-MS. The extraction process was carried out by the maceration method using n-hexane and then a group test was carried out using Iron (III) chloride (FeCl3), Dragendroff, Meyer, Mg powder + concentrated HCl, 1 N HCl, and CH3COOH + H2SO4 reagents. The n-hexane extract was then fractionated using vacuum liquid column chromatography (KKCV) using n-hexane, ethyl acetate, and methanol solvents. The fractions produced from KKCV were then identified using Thin Layer Cromatography (TLC) with a ratio of 3:5:2 (n-hexane:methanol:water). Furthermore, the combined fractions were then tested using Flash Column Chromatography (KKF). The resulting KKF fraction is then tested using certain reagents. The test results showed the presence of flavonoid compounds. Analysis was performed using a Gas-Mass Chromatogram (GC-MS). The GC-MS results indicated the presence of phenolic compounds (C6H60) and 1,2-Benzanecarboxylic acid, mono (2-ethylhexyl) ester (C6H22O4).                                                        Keywords: Identification, Katumpangan Air, Pilea microphylla, Flavanoids
Isolasi dan Identifikasi Senyawa Metabolit Sekunder Ekstrak Etil Asetat Batang Dendrophthoe falcata (L.f.) Ettingsh yang Tumbuh pada Kakao Darnitasari, Devy; Herawati, Netti; Sudding, Sudding
Chemica: Jurnal Ilmiah Kimia dan Pendidikan Kimia Vol 25, No 1 (2024): CHEMICA
Publisher : Jurusan Kimia FMIPA UNM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35580/chemica.v25i1.62444

Abstract

ABSTRAKPenelitian eksplorasi ini bertujuan untuk mengisolasi dan mengidentifikasi senyawa metabolit sekunder yang terdapat dalam ekstrak etil asetat batang D. falcata. Sampel diperoleh dari Desa Cendana, Kec. Burau, Kab Luwu Timur, Sulawesi Selatan. Penelitian ini terdiri dari beberapa tahap yaitu maserasi dengan metanol, partisi dengan etil asetat, fraksinasi, pemurnian dan identifikasi. Dari hasil penelitian diperoleh dua isolat murni (A dan B) berbentuk serbuk berwarna putih, titik leleh 258,6 dan 264,5, kedua isolat positif terhadap pereaksi FeCl3. Beberapa data spektrum FTIR pada isolat A menunjukkan bilangan gelombang (cm-1) yakni: beberapa serapan daerah 1024,20; 1053,13; 1072,42 (C-O); 1643,35 (C=C konjugasi); 1456,26 (C=C aromatik); 2960,73; 2933,73; 2883,58; 2866,22 (C-H); 3406,29 (OH). Sedangkan pada isolat B menunjukkan bilangan gelombang (cm-1) yakni: beberapa serapan daerah 1024,20; 1072,42 (C-O); 1643,35 (C=C alkena konjugasi); 1456,26 (C=C aromatik); 2960,73; 2933,73; 2868,15 (C-H); 3402,43 (OH). Berdasarkan hasil uji serta data spektrum FTIR, kedua isolat yang diperoleh diduga merupakan senyawa golongan flavonoid.Kata kunci : Isolasi, Kakao, D. falcata (L.f.) Ettingsh, flavonoid, Metabolit Sekunder. ABSTRACTThis exploration research aim to isolate and identify the secondary metabolite compound contained in the etil acetate extract stem parasite D. falcata. Sample were obtained from Cendana village, Burau district, East Luwu Sub District, South Sulawesi. This research consists of several stages, they were maseration with methanol, partition with etil acetate, fractionation, purification and identification. The result were two pure isolates (A and B) in white powder shape, with the melting point are 258,6 dan 264,5, both isolates positive FeCl3 reagent. Datas spectrum of FTIR for isolate A showed several wave number (cm-1): 1024,20; 1053,13; 1072,42 (C-O); 1643,35 (C=C conjugated); 1456,26 (C=C aromatic); 2960,73; 2933,73; 2883,58; 2866,22 (C-H); 3406,29 (OH). And for isolate B showed several wave number (cm-1): 1024,20; 1072,42 (C-O); 1643,35 (C=C alkene conjugated); 1456,26 (C=C aromatic); 2960,73; 2933,73; 2868,15 (C-H); 3402,43 (OH). Based on the test reagent and FTIR spectral datas, both isolates are flavonoid compounds.Key word : Isolation, Cocoa, D. falcata (L.f.) Ettingsh, flavonoid, Secondary     Metabolites.
KARAKTERISTIK MUTU VELVA PEPAYA DAN PISANG AMBON Herawati, Netti; Mutiara, Syawatul; Riftyan, Emma
Jurnal Sagu Vol 23, No 1 (2024)
Publisher : Universitas Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31258/sagu.23.1.p.1-8

Abstract

Velva merupakan salah satu jenis makanan pencci mulut (frozen dessert) yang umumnya terbuat dari campuran pure buah, gula, dan bahan penstabil yang dibekukan sehingga memiliki tekstur halus dan menyerupai es krim. Buah pepaya memiliki aroma yang khas, sehingga jika diolah menjadi produk olahan velva akan menghasilkan aroma yang kurang disukai. Aroma velva pepaya dapat diperbaiki dengan mengombinasikan buah lainnya seperti pisang ambon.  Pisang ambon memiliki aroma yang khas, karena daging pisang ambon mengandung komponen-komponen volatil yang dapat menimbulkan aroma khas dari pisang ambon. Tujuan penelitian ini adalah untuk memperoleh rasio terbaik dari bubur pepaya dan bubur pisang ambon terhadap karakteristik kimia dan sensori velva. Penelitian ini dilakukan secara eksperimen dengan menggunakan rancangan acak lengkap (RAL) dengan lima perlakuan dan tiga kali ulangan sehingga diperoleh 15 unit percobaan.  Perlakuan velva dalam penelitian ini yaitu perbandingan bubur buah pepaya dan pisang ambon meliputi PP1 (70:30), PP2 (60:40), PP3 (50:50), PP4  (40:60), PP5 (30:70).  Data yang diperoleh dianalisis secara statistik dengan menggunakan ANOVA. Jika F hitung lebih besar atau sama dengan F tabel maka analisis akan dilanjutkan dengan uji lanjut duncan multiple range test (DMRT) pada taraf 5%. Parameter yang diamati adalah total padatan, overrun, waktu leleh, kadar serat kasar, vitamin C, dan penilaian sensori. Hasil sidik ragam menunjukkan bahwa jumlah bubur buah pepaya dan bubur pisang ambon yang berbeda berpengaruh nyata terhadap overrun, waktu leleh, kadar serat kasar, total padatan, dan penilaian sensori.  Perlakuan terpilih berdasarkan parameter uji adalah jumlah bubur buah pepaya dan pisang ambon PP3 (50:50) menghasilkan total padatan 27,75%, overrun 7,69%, waktu leleh 14,15 menit, kadar serat kasar 2,40%, vitamin C 23,47 mg, berwarna oranye, berasa pisang, beraroma pisang, dan lembut serta secara hedonik disukai oleh panelis. 
Co-Authors . Alimin . Alimin, . ., faradillah A. Zulfikar Effendi A. Zulfikar Effendi, A. Zulfikar Abd Rahman Abda Abda Ahmad Fudhai Ahsan, Sitti Faika Alam, Muhammad Nur Alfi Syahar Arrozani Alimin Alimin Anandita, Nihla Andi Zulfikar Efendy Angga Pramana, Angga Aqrim, Muh. Arham, Husnayaini Army Auliah Asriani Asriani Astriani, Sulis Aulia, Nurul Army Bulqiah, Andi Citra Putri, Amida Darma Andayani, Dyah Darnitasari, Devy Deviyanti Deviyanti Dewanri Fattah Dewi Angraini, Dewi Dewi Fortuna Ayu Dian Ekawati Djangi, Muhammad Jasri Effendy, Raswen Erviani Rahmawati Kurnia Eva Anawinta Buangmanalu Firdaus Zenta Firlia Ayu Arini Fitri Indriani, R.A Rodia Fitri Kurnianingsih Gultom, Priscila Manuella GUSTIAWAN, SANDY Haryanti, Wa Ode Novi Hasan, Sri Wahyuni Hasri Hasri Hasri Hasri Ida Ratna Dilla Idhsa, Yasmin Azizah Ikshar Ikshar Ilmiah, Ide Indahsari, Fitriani Indriansyah, Agung Irawan, Jeri Irfandi, Rizal Irzaleny, Meli Iwan Dini Iwan Dini Jasdar Agus Jayalaksamana, Maghfirah Jusniar Jusniar, Jusniar Khairil Afdal La Daha Laily Hanifah Lethe, Maryella Oktafrilly Makmur Makmur Makmur Makmur Maryono Maryono Mazaya, Maulida Melly Kristanti Mohammad WIJAYA Mohammad Wijaya M Mufidha, Chusnul Muhaedah Rasyid Muhammad Anwar Muhammad Anwar Muhammad Danail Muhammad Danial Muhammad Jasri Djangi Muhammad Nur Alam Muhammad Rakib Muhammad Rivai Muhammad Syahrir Muhammad Yunus Muharram Muharram Muharram Mutiara, Syawatul Negara, Satria Putra Jaya Neta Dian Lestari Niluh Asriniasih Niluh Devi Yulyantari Nisai, Khaerun Nita Maghfirah Ilyas Noor Jalaluddin Nur Afni Nuraidah Nuraidah, Nuraidah Nurlaila Nurlaila Nurlita pertiwi, Nurlita Nurwijayanti Oktarina, Mona Palajukan, Yulianti Pangastuti, Dyah Ayunda Pratama Pasiak, Taufiq Fredrik Pertiwi, Rina Pince Salempa Prastika, Ike Priyatmo, Yudhi Rahmi Rahmi Ramdani Ramdani . Ramdani Ramdani Rano, Felisitas Yanti Raswen Efendi Ravika Mutiara Ridwansyah Riftyan, Emma Rini Perdana Risdawati, Risdawati Rita Ismail Rudi Subiyakto, Rudi Ruslan, Zuhra Adminira Ruslan, Zuhrah Adminira Salnus, Subakir Santosa, Yaya Aria SARI, SELVI MUSTIKA Selvianti H, Fifi Sitti Faika Sonyinga, Desma Sonyinga, Desma Sudding, Sudding Sugiarti Sugiarti Sugiarti Sugiarti Sumiati Side Suriati Eka Putri Suryani, Uci Susanti Susanti Syaputra, Wahyudi Syarifuddin, Ulben Sylvianica, Devi Taty Sulastry Taupik Hidayat, Taupik Thumo, Selyndion Ayundi Titi, Titi Ulben Syarifuddin UTAMI, MAULIDA Wardani H. Abidin Warnita Wulan, Dwi Yeni Susanti Yuliono Yuliono Yunus, Irda Sani