Claim Missing Document
Check
Articles

FILOGENETIK IKAN SUMATRA (Puntius tetrazona) ALAM DAN BUDIDAYA BERDASARKAN GEN COI Syaifudin, Mochamad; Rossanty, Elydia
Jurnal Riset Akuakultur Vol 18, No 2 (2023): (Juni, 2023)
Publisher : Politeknik Kelautan dan Perikanan Jembrana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15578/jra.18.2.2023.105-116

Abstract

Ikan sumatra (Puntius tetrazona) memiliki beberapa varietas, meliputi  tiger barb, hijau, albino, dan balon. Namun, belum diketahui karaker genetiknya menggunakan DNA barcoding terhadap spesies asal perairan di Sumatra Selatan. Tujuan dilaksanakannya penelitian ini adalah untuk mengetahui persentase kemiripan sekuen gen cytochrome oxidase c subunit I (COI) DNA mitokondria, jarak genetik dan filogenetik ikan sumatra alam serta budidaya. Penelitian barcoding DNA pada ikan sumatra dilakukan dengan beberapa tahap terdiri atas isolasi DNA, perbanyakan DNA berdasarkan polymerase chain reaction (PCR), elektroforesis, dan sekuensing gen COI pada mtDNA. Ikan sumatra dari alam berasal dari Sungai Lematang (n=2), Sungai Musi (n=2), dan dari budidaya komersial (n=7) dikoleksi di wilayah Palembang. Produk gen COI mtDNA berhasil diperoleh menggunakan metode PCR dengan suhu penempelan primer 51℃ selama 30 detik dalam 35 siklus. Sekuensing gen COI menghasilkan panjang nukleotida 604 bp. BLAST-N menunjukkan ikan sumatra dari alam (Sungai Lematang dan Sungai Musi) memiliki persentase kemiripan lebih kecil (94,56-95,16%) dibandingkan dari budidaya (99,55-100%) terhadap P. tetrazona yang diperoleh dari pusat data Genbank. Konstruksi filogenetik terbentuk dua subcluster yang terpisah antara ikan sumatra alam dan budidaya dengan jarak genetik 0,046 ± 0,00, menunjukkan perbedaan genetik antara kedua populasi.Sumatra barb (Puntius tetrazona) had several strains, including tiger barb, green tiger barb, albino tiger barb, and balloon tiger barb. However, its genetic characteristics are not yet known using DNA barcoding in species from waters in South Sumatra. This study aimed to analyse similarity percentage, genetic distance, and phylogenetic construction of wild and cultured sumatra barb based on the sequence of cytochrome c oxidase subunit I (COI) gene on the mitochondrial DNA. The methods conducted in barcoding DNA were performed with several steps consisting of DNA isolations, DNA amplification based on polymerase chain reaction (PCR), electrophoresis, and sequencing of COI of mtDNA. The wild sumatra barb were obtained from Lematang River (n=2), Musi River (n=2), and those from commercial fish farming (n=7) were collected in Palembang. The mtDNA COI gene were acquired from PCR with an annealing temperature of 51℃ for 30 seconds in 35 cycles. The COI gene of sumatra barb had a nucleotide length of 604 bp. BLAST-N indicated that the wild sumatra barb (Lematang and Musi Rivers) had a lower similarity (94.56-95.16%) than the cultured samples (99.55-100%) to P. tetrazona obtained from Genbank database. The phylogenetic construction formed two separated subclusters between the wild and cultured sumatra barb with a genetic distance of 0.046 ± 0.001 indicated a genetic difference between two populations.
PEMBELAJARAN TATA BAHASA (Analisis Fungsional dalam buku al-‘Arabiyyah li al-Na>t}iqi>n bi al-Lughah al-Indu>ni>siyyah (ALBI) Syaifudin, Mochamad
MODELING: Jurnal Program Studi PGMI Vol. 11 No. 1 (2024): Maret
Publisher : Program Studi PGMI Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah Nahdlatul Ulama Al Hikmah Mojokerto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69896/modeling.v11i1.2595

Abstract

Artikel ini bertujuan mendeskripsikan pembelajaran tata bahasa, dalam buku ALBI. Sebagai salah satu unsur bahasa, selain suara, dan koskata, tata bahasa menjadi elemen penting yang harus diajarkan. Sebagaimana buku-buku ajar lainnya, buku ini menyaji dua bentuk materi teks bacaan dan percakapan, selain tentunya dilengkapi dengan tata bahasa. Untuk pembelajaran suara, sebagaimana lazimnya buku ajar lainnya, materi itu terintegrasi dari pilihan kata untuk masing-masing bacaan dan percakapan. Karena semua disampaikan dengan menggunakan suara huruf hijaiyyah, maka tiada perlu dimunculkan materi suara sebagai bagian tersendiri, sebagaimana tata bahasa. Buku ALBI, memberikan warna tersendiri dalam pembelajaran tata bahasa itu. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian kualitatif melalui pendekatan analisis deskriptif pada studi kepustakaan (library research), data bersumber dari literer klasik yaitu buku terkait tata Bahasa yanag laziam dipakai, juga buku ALBI. Teknik pengumpulan data melalui dokumentasi literarur yang tersedia, lalu dianalisis dan dideskripsikan secara utuh. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa, pertama, ALBI dalam memuat materi pembelajaran tata bahasa secara umum menggunakan metode induktif secara sepihak, karena untuk penjelasan masing-masing kaidah, dosen diberikan keleluasaan dalam memberikan kesimpulan dengan bahasa masing-masing, kedua, dalam menyusun skala prioritas materi, ALBI menggunakan pola yang berbeda dengan buku ajar lain atau buku yang secara khusus membahas tentang tata bahasa Arab juga ada materi yang tidak tersajikan dalam buku-buku ajar lain, ketiga, dalam menyebut istilah atau contoh ada ketidaksamaan antara satu materi dengan materi lain sehingga dalam beberapa materi perlu menjelaskan ulang.
Potential for Aquaculture of Lais Fish (Kryptoterus palembangensis) in Swamplands Yonarta, Danang; Taqwa, Ferdinand Hukama; Wijayanti, Marini; Jubaedah, Dade; Muslim, Muslim; Syaifudin, Mochamad
Jurnal Mangifera Edu Vol 7 No 2 (2023): Jurnal Mangifera Edu
Publisher : Universitas Wiralodra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31943/mangiferaedu.v7i2.160

Abstract

Ikan lais (Kryptopterus palembangensis) merupakan salah satu ikan endemik yang ada di Sumatera Selatan. Ketersediaan ikan lais di alam mulai menurun karena penangkapan yang dilakukan oleh masyarakat secara terus menerus akan mengganggu kelestarian ikan lais. Diketahui nilai ekonomis yang tinggi menjadi penyebabnya. Oleh karena itu perlu dilakukan upaya untuk pengembangan budidaya ikan lais agar dapat diproduksi secara terkontrol. Metode penulisan yang digunakan yaitu studi pustaka. Adapun teknologi dan manajemen dari ikan lais diantaranya perbedaan padat tebar pada keramba jaring apung, pemberian jenis pakan berbeda, perendaman larva pada larutan probiotik, pengaruh perbedaan suhu dan pematangan gonad dengan mineral Fe. Kemudian untuk rata-rata kualitas air dalam pertumbuhan ikan lais adalah suhu 25,20-32,00 ºC, kisaran pH sebesar 4,70-7,90, DO 2,60-8,00 mg L-1 dan kandungan amonia berkisar 0,010-2,000 mg L-1. Ikan lais termasuk dalam kelompok ikan karnivora karena jenis makanan utamanya adalah ikan kecil, insekta dan udang. Pada ikan yang diteliti secara terkontrol, pakan menggunakan Tubifex sp. memberikan pertumbuhan dan kelangsungan hidup yang tertinggi. Pemijahan ikan lais baji satu kali dalam setahun dengan pola pemijahan total spawner di musim penghujan yang dimana pada saat permukan air mulai naik dan pemijahan dilakukan di dalam celah-celah bebatuan. Gambaran sel darah merupakan aspek pendukung dalam menentukan status kesehatan ikan. Kondisi fisiologis ikan yang sehat ditandai dengan adanya pertumbuhan yang meningkat. Fisiologis pertumbuhan ikan lais dalam keadaan sehat yaitu, total eritrosit 264,00 ± 3,00 x104 sel mm-3, hemoglobin 8,3±0,11 g/dL, hematokrit 26,66±0,57 %, total leukosit 2,53±0,01 x 104 sel mm-3 dan Glukosa darah 89,00 ± 1,00 mg/dL
The Role of Al-Miftah lil Ulum Method in Enhancing Santri's Contextual Kitab Kuning Literacy Competence Syaifudin, Mochamad; Musadad, Ahmad; Fauzi, Alfa Zaidanil; Zahro, Umi Indasyah; Nahidloh, Shofiyun; Pujiati, Tri
Scaffolding: Jurnal Pendidikan Islam dan Multikulturalisme Vol. 7 No. 3 (2025): Pendidikan Islam dan Multikulturalisme
Publisher : Institut Agama Islam Sunan Giri (INSURI) Ponorogo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37680/scaffolding.v7i3.7865

Abstract

This study aims to evaluate the influence of a contextual approach on improving santri's kitab kuning literacy and to formulate an adaptive model at Al-Hikam Islamic Boarding School Burneh Bangkalan. This research used a qualitative research with classroom action research (CAR). The data of this study is the improvement of literacy of Kitab Kuning for Santri at Al-Hikam Islamic Boarding School Burneh Bangkalan. The data of this study got from observations, in-depth interviews, and documentation of learning practices with beginner santri of Madrasah Diniyah Takmiliyah (MDT) at Al-Hikam. This research used Miles and Huberman's interactive mode to analysis data. The findings indicate that the adoption of the innovative "Al-Miftah Lil Ulum" method successfully addressed the ineffectiveness of the traditional sorogan method, significantly improving santri's morphological and syntactic analysis skills in a short period. The learning materials, structured in the form of nadzam, colored tables, and structured exercises, proved capable of bridging santri's cognitive gap towards classical texts. The implementation of this method had a significant impact on santri's ability to read and comprehend Fathul Qarib within a relatively short timeframe. This research found that challenges exist in the learning process, such as heterogeneity of abilities and the need to adjust the study duration to two years; these were addressed through class separation and strengthening meaning comprehension practices. The results of this study imply that the integration of contextual methods can bridge the gap between classical Islamic intellectual heritage and contemporary educational challenges, affirming the crucial role of innovation for pesantren's relevance in responding to 21st-century learning needs.
Analisis Kerusakan Perkerasan Jalan Lentur (Flexible Pavement) Menggunakan Metode Pavement Condition Index (PCI) Pada Ruas Jalan Raya Wonotunggal – Bandar Kabupaten Batang Syaifudin, Mochamad; Tisnawati
Jurnal Ilmiah Teknik Sipil (JIMATS) Vol. 3 No. 02 (2024): Jurnal Ilmiah Teknik Sipil (JIMATS)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Sorong

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33506/jimats.v3i02.3556

Abstract

Pada masa yang semakin maju ini memberikan desakan kepada pemerintah agar melakukan percepatan penyediaan dan perbaikan insfrastruktur transportasi dalam bentuk jalan yang baik, terutama pada ruas jalan Wonotunggal-Bandar Kabupaten Batang. Ruas jalan ini merupakan jalan utama untuk menghubungkan daerah Wonotunggal dan Bandar, sehingga keadaan yang rusak di jalan tersebut harus segera diperbaiki. Maka dari itu pada penelitian ini bertujuan untuk mengetahui besarnya volume dan tingkat kerusakan perkerasan serta cara penanganan kerusakan jalan. Jenis penelitian ini menggunakan penelitian kuantitatif dengan metode Pavement Condition Index (PCI) agar dapat memberikan masukan terhadap dinas terkait. Dari hasil penelitian pada ruas jalan raya Wonotunggal – Bandar memiliki beberapa jenis kerusakan yaitu keriting, jembul, retak buaya, retak memanjang, rusak tepi, pengausan dan lubang dengan nilai PCI rata–rata 42,1 atau memiliki kondisi perkerasan lentur dengan hasil cukup (Fair). Penanganan untuk kerusakan perkerasan jalan ruas jakan raya Wonotunggal - Bandar adalah P1 (Penebaran Pasir), P2 (pelaburan Aspal Setempat), P3 (Melapisi keretakan), P4 (Pengisian sela Keretakan), P5 (Menambal Lubang Jalan).
Pemberdayaan Masyarakat Melalui Bimbingan Teknis Pengembangan Budidaya Ikan Lokal Sumatera Selatan di Indralaya Raya, Kabupaten Ogan Ilir Yonarta, Danang; Muslim, Muslim; Desiani, Anita; Syaifudin, Mochamad; Taqwa, Ferdinand Hukama
Jurdimas (Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat) Royal Vol. 7 No. 1 (2024): Januari 2024
Publisher : STMIK Royal

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33330/jurdimas.v7i1.2735

Abstract

Indralaya Raya memiliki jumlah penduduk laki-laki sebanyak 7.079 jiwa dan perempuan 3.617 jiwa. Masyarakat Indralaya Raya sebagian besar berprofesi sebagai pedagang. Hal ini berdasarkan lokasi Indralaya Raya yang dekat dengan Pasar Indralaya yang hanya berjarak 3 km dengan waktu tempuh ± 5 menit. Indralaya Raya dialiri oleh Sungai Kelekar. Sungai Kelekar banyak dihuni oleh ikan-ikan lokal salah satunya ikan tambakan. Produksi ikan tambakan dari kegiatan budidaya masih sangat terbatas sehingga perlu dorongan agar masyarakat dapat membudidayakan ikan ini. Salah satu solusi yang dapat dilakukan adalah dengan melakukan pendampingan terhadap masyarakat mengenai teknis budidaya ikan tambakan mulai dari pemeliharaan induk hingga pemeliharaan larva hingga ukuran benih. Kegiatan pengabdian terhadap masyarakat dapat menjadi jembatan yang menghubungkan dengan masyarakat. Melalui kegiatan penyuluhan dan pendampingan mengenai produksi ikan tambakan masyarakat dapat mandiri secara ekonomi.
Pertumbuhan dan Kelangsungan Hidup Ikan Putak (Notopterus notopterus, Pallas 1769) yang Dipelihara dalam Waring di Sungai Kelekar Muslim, Muslim; Syaifudin, Mochamad; Taqwa, Ferdinand Hukama; Hamdani, Hijral
Jurnal Sumberdaya Akuatik Indopasifik Vol 8 No 2 (2024): Mei
Publisher : Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan, Universitas Papua

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46252/jsai-fpik-unipa.2024.Vol.8.No.2.420

Abstract

The bronze featherback (N. notopterus, Pallas 1769) is one of Indonesia's native fish species. This species has been protected by the Indonesian government. Domestication of this species is very important for its sustainability. The aim of this study was to evaluate the impact of different stocking densities on growth, survival, and feed efficiency. N. notopterus is reared in net cages. The research treatments were stocking densities of 1, 3, and 5 fish.m-2 with three replications. The initial body weights of N. notopterus were 55.40 ± 3.40; 55.41 ± 2.90; and 56.07 ± 1.06 g, respectively. The growth trial lasted for 60 days, from May to July 2023. The individual weights of fish in each net cage were recorded monthly. The final body weights of the fish stocked at densities of 1, 3, and 5 fish.m-2 reached 66.87±2.17, 67.63±3.06, and 64.93±0.72 g, respectively. The specific growth rate values were 0.45, 0.48, and 0.34% day-1 at temperatures ranging between 25.1 and 30.3°C. The feed efficiency values were 8.36, 9.04, and 6.30%, and the survival rates were calculated at 100, 100, and 93.3%, respectively. The results revealed that stocking density had a significant effect on the growth and feed efficiency of N. notopterus. The results of this study showed that the stocking density of 3 fish.m-2 was the best treatment.
Pengembangan Bahasa Arab Madrasah Diniyah Roudlotul Huda Wangkal Krembung Sidoarjo Syaifudin, Mochamad
SCHOLASTICA: Jurnal Pendidikan dan Kebudayaan Vol. 4 No. 1 (2022): Mei
Publisher : LP3M STITNU AL HIKMAH MOJOKERTO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Ta’allamu al-Arabiyah Fa Innaha Juzun Min Dinikum (Pelajarilah bahasa Arab, karena bahasa Arab adalah bagian dari agamamu), begitu kira-kira ungkapan yang disampaikan oleh Khalifah kedua, Umar bin Khottob. Beliau berpandangan begitu pentingnya bahasa Arab bagi tingkat keberagamaan seseorang. Ini bisa dipahami lantaran dalam ritual ibadah mahdloh, semua doa dipanjatkan dalam bahasa Arab. Kalaupun seorang hamba bisa membaca Arab tapi tanpa mengetahui makna kandungannya tentu tingkat penghayatan dan peresapan pesan dalam ritus itu akan berbeda dengan mereka yang memahami bahasa Arab. Sehingga bisa diungkapkan logika sederhana, tingkat kekhusyuan ibadah seorang hamba tergantung sejauhmana ia memahami apa yang ia panjatkan dalam bahasa Arab, begitu pula sebaliknya, walaupun ada perbedaan pandangan tentang faktor lain dalam menentukan kekhusyuan ibadah seseorang. Karena itu Madrasah Diniyah Roudlotul Huda Wangkal Krembung Sidoarjo memandang perlunya mengajarkan bahasa Arab sebagai pelajaran yang terpisah dari baca tulis al-Qur’an, sejarah nabi, tata laku ibadah, akidah keyakinan dan materi keagamaan lain walaupun seluruh materi itu ditulis dalam buku ajar dengan menggunakan bahasa Arab. Kalau hanya mengacu kepada apa yang tertulis dalam kitab ajar, tentu bahasa Arab hanya dianggap sebagai bahasa yang pasif, karena tujuannya hanya untuk bisa membaca dan memahami tanpa mampu untuk menjadikan alat komunikasi baik lisan maupun tulisan dalam kehidupan sehari-hari. Bisa juga dengan pertimbangan kalau pembelajaran bahasa Arab hanya bertumpu pada bahasa yang tertulis dalam buku ajar tentu bahasa santri akan ketinggalan dengan perkembangan bahasa Arab yang begitu cepat. Karena selain tetap memakai literatur buku berbahasa Arab yang sudah diberi arti dan penjelasan minimalis, bahasa Arab juga diajarkan dengan sistem integratif, menggabungkan apa yang tercantum dalam teks buku ajar juga dengan materi kebahasaan yang bersifat murni dan aplikatif. Sehingga ke depan pembelajaran bahasa Arab ini akan membantu santri untuk memahami buku ajar berbahasa Arab secara mandiri, syukur-syukur bisa menyampaikan gagasan atas sebuah persoalan dengan menggunakan bahasa Arab baik lisan maupun tulisan. Dengan penguasaan semacam itu peluang santri untuk melanjutkan misi belajarnya ke negara-negara Timur Tengah akan semakin besar. Menuntut ilmu di Timur Tengah dengan ulam-ulama besar yang menggunakan bahasa Arab tentu menjadi dambaan setiap santri. Mudah-mudahan dikabulkan Allah SWt. Amien.
Kawah Candradimuka Kader PMII Surabaya Selatan Syaifudin, Mochamad
SCHOLASTICA: Jurnal Pendidikan dan Kebudayaan Vol. 5 No. 1 (2023): Mei
Publisher : LP3M STITNU AL HIKMAH MOJOKERTO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Masa Penerimaan Anggota Baru (MAPABA) dan Pelatihan Kader Dasar (PKD) adalah pelatihan formal organisasi kemasiswaan Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) di seluruh Indonesia. Seorang mahasiswa layak disebut sebagai kader, bila telah mengikuti keduanya dan dinyatakan lulus. Banyak materi yang disampaikan dalam dua pelatihan itu, mulai dari sejarah berdirinya PMII, transformasi dari masa ke masa, ke-Islaman baik yang membahas tentang kajian pemikiran tokoh nasional maupun tokoh dunia, keindonesiaan yang menitikberatkan bagaimana mahasiswa lebih mencintai Indonesia dengan pendekatan logis dan rasional maupun menyoroti tentang geopolitik dalam percaturan politik internasional, Aswaja yang menjadi pondasi penguatan, bagaimana kader berfikir, bergerak dan beramaliyah dengan panduan aswaja al-nahdliyah, analisis sosial, pendidikan, kesetaraan gender dan lain sebagainya. Dengan menamatkan dua pelatihan itu diharapkan setiap kader, tidak hanya berkutat dengan perkuliahan tetapi menjadi bagian dari agent of change, agen perubahan yang akan merubah tatanan masyarakat sesuai dengan prinsip dasar aswaja yang tawasut, tawazun, i’tidal, tasamuh dan cinta tanah air. Kader juga diharapkan menjadi bagian dari masyarakat global yang fasih menyuarakan Islam yang moderat, peran Indonesia dalam memainkan peran dalam perdamaian dunia, dan menjunjung tinggi nilai kemanusiaan di atas prinsip primordial berdasarkan agama, suku, ras dan antar golongan. Menggunakan pola diskusi atas fenomena sosial, para kader digugah untuk selalu up date terhadap berita kekiniaan dan memberikan analisis yang tajam berdasarkan data yang akurat dan valid. Argumentasi yang dibangun haruslah berbasis data dan beragam teori yang dibutuhkan sehingga dalam memberikan solusi tidak sekedar menggunakan pendekatan agama, semua ini adalah takdir yang harus dijalani, tapi bagaimana setiap problem harus diurai sedemikian detail sehingga akan menghasilkan formula yang solutif.
INTRODUKSI TEKNIK BUDIKDAMBER DAN PENGOLAHAN IKAN ZERO WASTE DI DESA PULAU SEMAMBU INDRALAYA: Tehnik Budikdamber dan Pengolahan Zero Waste Rinto, Rinto; Syaifudin, Mochamad; Taqwa, Ferdinand Hukama; Herpandi, Herpandi; Lestari, Susi; Widiastuti, Indah
Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Sakai Sambayan Vol. 5 No. 3 (2021)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/jss.v5i3.283

Abstract

Adanya kasus pandemi COVID-19 menyebabkan berkurangnya pendapatan masyarakat Desa Pulao Semambu. Hal ini disebabkan oleh dua faktor yaitu pertama terhentinya berbagai agenda wisata yang dilakukan di Desa Pulau Semambu yang berimbas pada tidak adanya wisatawan yang membeli hasil panen, serta kedua, meskipun masyarakat masih tetap dapat menjual hasil pertaniannya di Pasar Indralaya, namun pandemi COVID-19 juga menyebabkan daya beli masyarakat menurun. Kebijakan pemerintah untuk work from home (WFH) berimbas pada tutupnya sebagian besar rumah makan yang berada di dalam dan di sekitar Universitas Sriwijaya, dikarenakan tidak adanya mahasiswa yang aktif hadir secara langsung sehingga kebutuhan akan sayuran dari Desa Pulau Semambu menjadi menurun. Tujuan kegiatan ini adalah memberikan informasi teknologi berupa budidaya ikan dengan memanfaatkan ruang pekarangan yang terbatas berupa Teknik budidaya ikan dalam ember (BUDIKDAMBER) serta pengolahan ikan berbasis zero waste. Kesimpulan dari kegiatan ini adalah tema kegiatan pengabdian tehnik budikdamber dan pengolahan ikan berbasis zero waste diterima dengan baik oleh masyarakat Desa Pulau Semambu, aktivitas diskusi dan tanya jawab yang berlangsung seru dan menarik. Paket bantuan berupa 5 unit budikdamber dan 5 unit hand sealer sangat bermanfaat untuk pemanfaatan teknologi secara langsung dari materi yang disampaikan dan diharapkan dapat memacu masyarakat untuk dapat mengaplikasikan ilmu/teknologi yang diperoleh.