p-Index From 2021 - 2026
10.364
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Pendidikan Geografi (Berkala) Jurnal Pendidikan Karakter Jurnal Ilmu Sosial dan Humaniora Jurnal Sejarah dan Budaya Jurnal Humanitas: Katalisator Perubahan dan Inovator Pendidikan Jurnal Pendidikan: Teori, Penelitian, dan Pengembangan Jurnal Sejarah dan Budaya Jurnal Teori dan Praksis Pembelajaran IPS Jurnal Sosiologi Pendidikan Humanis Al Ishlah Jurnal Pendidikan Jurnal Pendidikan : Riset dan Konseptual JURNAL MUQODDIMAH : Jurnal Ilmu Sosial, Politik dan Hummaniora Jurnal PAJAR (Pendidikan dan Pengajaran) Pendas : Jurnah Ilmiah Pendidikan Dasar Gulawentah:Jurnal Studi Sosial KACANEGARA Jurnal Pengabdian pada Masyarakat Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Jurnal Ilmiah Ilmu Sosial ETNOREFLIKA: Jurnal Sosial dan Budaya Diakronika Jurnal Edueco Jurnal Komunikasi Pendidikan Socius (Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Ilmu Pengetahuan Sosial) (Edisi Elektronik) Jurnal Praksis dan Dedikasi Sosial ENTITA: Jurnal Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial dan Ilmu-Ilmu Sosial Madaniya JURNAL PENDIDIKAN IPS SOSEARCH : Social Science Educational Research Edusia: Jurnal Ilmiah Pendidikan Asia Jurnal Media dan Teknologi Pendidikan Jurnal Integrasi dan Harmoni Inovatif Ilmu-ilmu Sosial Jurnal Azimut Edutainment : Jurnal Ilmu Pendidikan dan Kependidikan Jurnal Ekonomi, Bisnis dan Pendidikan (JEBP) Jurnal Andragogi Pedagogi dan Pemberdayaan Masyarakat Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Journal of Innovation and Teacher Professionalism Buletin Literasi Budaya Sekolah Humanities Horizon Journal Jurnal Pendidikan Progresif Maharsi : Jurnal Pendidikan Sejarah dan Sosiologi
Claim Missing Document
Check
Articles

Festival mata air (resistensi budaya masyarakat dalam pelestarian sumber Mata Air Gemulo Desa Bulukerto Kecamatan Bumiaji, Kota Batu) Tyas Tamara Aldilla; Sukamto Sukamto; I Nyoman Ruja; I Dewa Putu Eskasasnanda
Jurnal Integrasi dan Harmoni Inovatif Ilmu-Ilmu Sosial (JIHI3S) Vol. 1 No. 3 (2021)
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (220.168 KB) | DOI: 10.17977/um063v1i3p277-284

Abstract

This research aims to describe the symbolic significance of the Spring Festival in Bulukerto Village, Bumiaji Subdistrict, Batu City as a form of Community Resistance to the construction of The Rayja Hotel. This research uses descriptive qualitative research approaches and types. The methods used in this study are with observation, interview and documentation. The results showed that: 1) Spring Festival is a form of community social movement to reject development that is not environmentally friendly, 2) As a form of gratitude of Bulukerto villagers for the abundance of water for greenness, 3) Increase public awareness of the importance of springs for life. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan makna simbolik Festival Mata Air di Desa Bulukerto, Kecamatan Bumiaji, Kota Batu sebagai bentuk Resistensi Masyarakat terhadap pembangunan Hotel The Rayja. Penelitian ini menggunakan pendekatan dan jenis penelitian kualitatif deskriptif. Metode yang digunakan dalam penelitian ini dengan observasi, wawancara dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: 1) Festival Mata Air merupakan bentuk gerakan sosial masyarakat untuk menolak pembangunan yang tidak ramah lingkungan, 2) Sebagai bentuk rasa syukur masyarakat Desa Bulukerto atas berlimpahnya air bagi kehiduapan, 3) Meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya sumber mata air bagi kehidupan.
Sahabat Alam berkolaborasi dengan nelayan Kondang Merak mengelola wisata alam berbasis konservasi di Desa Sumberbening Kecamatan Bantur Kabupaten Malang Iis Tri Septyawati; Sukamto Sukamto; I Nyoman Ruja; I Dewa Putu Eskasasnanda
Jurnal Integrasi dan Harmoni Inovatif Ilmu-Ilmu Sosial (JIHI3S) Vol. 1 No. 3 (2021)
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (624.062 KB) | DOI: 10.17977/um063v1i3p293-300

Abstract

The research aims to describe (1) the historical pioneering journey of Sahabat Alam at Kondang Merak Beach, (2) the characteristics of Sahabat Alam, (3) an overview of conservation-based nature tourism at Kondang Merak Beach, (4) the role of Sahabat Alam in collaborating with Kondang fishermen. Peacock through conservation-based nature tourism through empowerment. The approach and type of research in this research is descriptive qualitative. The results of this study are that the role of Sahabat Alam in collaborating and implementing the empowerment of Kondang Merak fishermen through conservation-based nature tourism, namely opening new jobs for fishermen as local guides, providing new income allocations through natural tourism package services such as providers of mangrove tree seedlings, providers of reef media. reef and boat rental services. In addition, Sahabat Alam plays a role in providing education and various trainings on conservation and tourism. Penelitian memiliki tujuan untuk mendeskripsikan (1) perjalanan rintisan sejarah Sahabat Alam di Pantai Kondang Merak, (2) karakteristik Sahabat Alam, (3) gambaran umum wisata alam berbasis konservasi di Pantai Kondang Merak, (4) peran Sahabat Alam dalam berkolaborasi dengan nelayan Kondang Merak melalui wisata alam berbasis konservasi melalui pemberdayaan. Pendekatan dan jenis penelitian dalam penelitian ini yaitu kualitatif deskriptif. Hasil penelitian ini adalah bahwa peran Sahabat Alam dalam berkolaborasi dan pelaksanaan pemberdayaan nelayan Kondang Merak melalui wisata alam berbasis konservasi yaitu membuka lapangan pekerjaan baru bagi nelayan sebagai local guide, menyediakan alokasi pendapatan baru melalui jasa paket wisata alam seperti penyedia bibit pohon mangrove, penyedia media terumbu karang dan jasa sewa perahu. Selain itu Sahabat Alam berperan dalam memberikan edukasi dan berbagai pelatihan tentang konservasi dan wisata.
Pengaruh compulsive gaming terhadap learning outcome siswa SMPN 1 Porong Mokhammad Ilham Fuady; Siti Malikhah Towaf; I Dewa Putu Eskasasnanda; I Nyoman Ruja
Jurnal Integrasi dan Harmoni Inovatif Ilmu-Ilmu Sosial (JIHI3S) Vol. 1 No. 3 (2021)
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (300.866 KB) | DOI: 10.17977/um063v1i3p361-367

Abstract

This study aims to describe (1) the background of SMPN 1 Porong students playing clash of clans games, (2) the characteristics of clash of clans game players at SMPN 1 Porong, (3) the impact of clash of clans game on students' learning outcomes at SMPN 1 Porong. The research was conducted at SMPN 1 Porong Subdistrict Porong Sidoarjo which was designed using qualitative approach with descriptive research type. The results of this study are: (1) students playing clash of clans games due to the influence of friends, loneliness and supportive facilities; (2) The characteristics of clash of clans players at SMPN 1 Porong are male, have free time, players are economically well-off students; (3) The influence of clash of clans game addiction on the learning outcomes of SMPN 1 Porong students is that students become easily lost concentration so that their learning outcomes are less satisfactory, with average learning outcomes (80) and slightly above average (82). Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan (1) latar belakang siswa SMPN 1 Porong bermain game clash of clans, (2) karakteristik pemain game clash of clans di SMPN 1 Porong, (3) dampak game clash of clans terhadap hasil belajar siswa di SMPN 1 Porong. Penelitian dilakukan di SMPN 1 Porong Kecamatan Porong Kabupaten Sidoarjo yang dirancang menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian deskriptif. Hasil penelitian ini adalah: (1) siswa bermain game clash of clans dikarenakan pengaruh teman, kesepian dan fasilitas yang mendukung; (2) Karakteristik pemain game clash of clans di SMPN 1 Porong adalah laki-laki, memiliki waktu luang, pemain merupakan siswa yang berkecukupan dalam segi ekonomi; (3) pengaruh kecanduan game clash of clans terhadap hasil belajar siswa SMPN 1 Porong adalah siswa menjadi mudah hilang konsentrasi sehingga hasil belajar mereka kurang memuaskan, dengan hasil belajar rata-rata (80) dan sedikit di atas rata-rata (82).
PELATIHAN PEMBUATAN VIDEO ANIMASI DAN PODCAST SERIES SEBAGAI VARIASI MEDIA PEMBELAJARAN DARING BAGI GURU SMP Nurul Ratnawati; I Nyoman Ruja; Agung Wiradimadja; Ferdinan Bashofi
Jurnal Praksis dan Dedikasi Sosial (JPDS) Vol 5, No 2 (2022)
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/um032v5i2p96-101

Abstract

This study aims to broaden horizons, provide experience, and improve teacher skills in making variations of online learning media in the form of animated videos and podcasts. The implementation method has four stages, namely: 1) preparation; 2) delivery of information; 3) training and mentoring, and 4) evaluation. This research went well as indicated by the results of the questionnaire, namely 95 percent of the participants were satisfied with the preparation for the implementation of the activity; 94 percent satisfied with the implementation of the training; 90 percent satisfied with the material presented; and 92 percent were satisfied with the resource persons who provided the training. In addition to this, it is known that 80 percent of the participants have succeeded in making animated videos well.Penelitian ini bertujuan untuk memperluas wawasan, memberikan pengalaman, dan meningkatkan keterampilan guru dalam membuat variasi media pembelajaran daring berupa video animasi dan podcast. Metode pelaksanaan ada empat tahap yaitu: 1) persiapan; 2) penyampaian informasi; 3) pelatihan dan pendampingan, serta 4) evaluasi. Penelitian ini berjalan dengan baik yang ditunjukkan dengan hasil angket yaitu 95 persen peserta puas dengan persiapan pelaksanaan kegiatan; 94 persen puas dengan pelaksanaan pelatihan; 90 persen puas terhadap materi yang disajikan; dan 92 persen puas terhadap narasumber yang memberikan pelatihan. Selain hal tersebut, diketahui bahwa 80 persen peserta telah berhasil membuat video animasi dengan baik.
Makna Simbolik dalam Tradisi Gerep Ruha di Desa Tenda Heldigard Anggreani Ina Malo; I Nyoman Ruja; Luhung Achmad Perguna
Jurnal Ilmiah Ilmu Sosial Vol. 8 No. 2 (2022): Jurnal Ilmiah Ilmu Sosial
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jiis.v8i2.53775

Abstract

Tradisi gerep ruha (gerep=injak ruha=telur) merupakan salah satu tradisi masyarakat Manggarai yang wajib dilaksanakan sacara turun temurun, dari sejak nenek moyang masyarakat Manggarai. Pentingnya tradisi ini adalah untuk pembersihan pengantin wanita dari adat istiadat atau kebiasaan dari kampung asalnya. Semua adat istiadat dan kebiasaan dari kampung asalnya akan ditinggalkan dan dia akan mengikuti adat istiadat atau kebiasaan dari suaminya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui sejarah dari tradisi gerep ruha di Desa Tenda, tahapan dalam tradisi gerep ruha, dan makna simbolik dalam tradisi gerep ruha. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif deskriptif dan lokasinya terletak di Desa Tenda Kelurahan Tenda Kecamatan Langke Rembong Kabupaten Manggarai. Sumber data didapatkan melalui sumber data primer serta sumber data sekunder. Proses pengumpulan datanya dilaksanakan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Sedangkan pada teknik analisis data, peneliti menggunakan konsep Miles dan Huberman yang terdiri dari empat tahap yaitu; pengumpulan data, reduksi data, penyajian data, dan verifikasi/penarikan kesimpulan. Hasil yang diperoleh dalam penelitian ini, yaitu sejarah tradisi gerep ruha, dan makna simbolik tradisi gerep ruha yang terdiri dari makna simbolik dari ruha manuk kampong (telur ayam kampong), saung ngelong (daun ngelong), gong, gendang, dan tange (bantal).
KEMISKINAN DAN PERUBAHAN SOSIAL: SEBUAH MODEL TRANSFORMASI PEMBERDAYAAN MASYARAKAT DI INDONESIA I Nyoman Ruja
Jurnal Ilmu Sosial dan Humaniora Vol. 11 No. 3 (2022)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jish.v11i3.49587

Abstract

Terbatasnya lapangan pekerjaan di kota Malang menyebabkan banyak penduduk yang menganggur dan berada dalam kemiskinan. Tuntutan kebutuhan hidup di era modern seperti sekarang ini semakin membuat masyarakat miskin tidak mampu memenuhi kebutuhan dasarnya. Salah satu upaya pemerintah Kota Malang untuk mengentaskan kemiskinan adalah melalui program “Desaku Menanti”. Program ini merupakan program pemberian bantuan tempat tinggal dan modal usaha bagi fakir miskin, gelandangan, serta pengemis. Dengan menggunakan pendekatan kualitatif, penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi perlakuan tata kelola untuk mengurangi kemiskinan dengan memberdayakan masyarakat. Untuk mengungkap hal tersebut, data kemudian dikumpulkan dengan observasi, wawancara, dan dokumentasi. Analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah model interaktif yang dilakukan secara terus menerus mulai dari pengumpulan data, penyajian data, reduksi data, dan penarikan kesimpulan. Dari kegiatan tersebut, ditemukan bahwa model penanggulangan kemiskinan melalui program “Desaku Menanti” mampu mengentaskan kemiskinan di Kota Malang dan membuat masyarakat miskin mampu beradaptasi dengan lingkungan. Perubahan sosial yang dialami oleh masyarakat yang tinggal di Desaku Menanti, yang paling terlihat adalah perubahan struktur sosial atau tempat tinggal subjek. Adanya program ini ternyata mengubah kehidupan masyarakat menjadi lebih baik. Sehingga, model serupa juga dapat digunakan dalam pengentasan kemiskinan di daerah lain, dengan karakteristik yang hampir sama.
Peranan Pokdarwis dalam mengembangkan wisata agropolitan di Desa Poncokusumo Kecamatan Poncokusumo Kabupaten Malang Dina Rahma Ardhiana; Sukamto Sukamto; Agus Purnomo; I Nyoman Ruja; Mely Kurnia
Jurnal Integrasi dan Harmoni Inovatif Ilmu-Ilmu Sosial (JIHI3S) Vol. 2 No. 9 (2022)
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This study aims to describe the role Pokdarwis in developing agropolitan travel Poncokusumo Poncokusumo District of Malang. The research approach used is qualitative descriptive research. Source data used are primary data and secondary data. Data collection techniques are observation, interview and documentation. Analysis of data using an interactive model of Miles & Huberman with the data collection phase, data reduction, data presentation, and conclusion or verification. The results showed that the role of people who become members of Pokdarwis in developing Agropolitan travel can be seen from three stages: planning, implementation and evaluation. In the planning stage Agropolitan travel Pokdarwis follow Musrenbang and decision making. The implementation stage Agropolitan travel Pokdarwis involved in the supply of land, coordinating, following the community development activities organized by the government and maintain infrastructure and engage in discussions on the evaluation of the evaluation stage. The role of the community who are members of Pokdarwis in developing agropolitan Poncokusumo travel is good enough because people have their own initiatives to develop agropolitan travel. however The role of the community who are members of Pokdarwis in developing agropolitan Poncokusumo travel is good enough because people have their own initiatives to develop agropolitan travel. however The role of the community who are members Pokdarwis in developing agropolitan Poncokusumo travel is good enough because people have their own initiatives to develop agropolitan travel. However there needs to be a synergy between the government and society, and the strategy for Agropolitan travel can develop optimally. Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan peranan Pokdarwis dalam mengembangkan wisata agropolitan di Desa Poncokusumo Kecamatan Poncokusumo Kabupaten Malang. Pendekatan penelitian yang digunakan adalah kualitatif dengan jenis penelitian deskriptif. Sumber data yang digunakan adalah data primer dan data sekunder. Teknik pengumpulan data adalah observasi, wawancara dan dokumentasi. Analisis data menggunakan model interaktif Miles & Huberman dengan tahap pengumpulan data, reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan atau verifikasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa peranan masyarakat yang menjadi anggota Pokdarwis dalam mengembangkan wisata agropolitan dapat dilihat dari 3 tahap yaitu perencanaan, pelaksanaan dan evaluasi. Pada tahap perencanaan Pokdarwis wisata agropolitan mengikuti kegiatan Musrenbang dan pengambilan keputusan. Tahap pelaksanaan Pokdarwis wisata agropolitan terlibat dalam dengan menyediakan lahan, melakukan koordinasi, mengikuti kegiatan pemberdayaan masyarakat yang diadakan oleh pemerintah dan memelihara sarana prasarana serta terlibat dalam diskusi evaluasi pada tahap evaluasi. Peranan masyarakat yang menjadi anggota Pokdarwis dalam mengembangkan wisata agropolitan di Desa Poncokusumo sudah cukup baik karena masyarakat mempunyai inisiatif sendiri untuk mengembangkan wisata agropolitan. Namun perlu ada sinergitas antara pemerintah dan masyarakat, dan strategi agar wisata agropolitan bisa berkembang secara maksimal.
Konstruksi sosial suami terhadap beban ganda istri sebagai buruh di Pasuruan Industrial Estate Rembang (PIER) Ugik Endarto; Siti Malikhah Towaf; I Nyoman Ruja; Sukamto Sukamto; Avietha Reinanda
Jurnal Integrasi dan Harmoni Inovatif Ilmu-Ilmu Sosial (JIHI3S) Vol. 2 No. 9 (2022)
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Women who work as laborers in the public space are now often found in people's lives. In Pasuruan, women who work as laborers are very numerous. This matter due to the city of Pasuruan convenient with an industrial area, named Pasuruan Industrial Estate Rembang (PIER). But despite living as laborers were able to answer the family's economic problems, there are new problems that arise, namely the double burden. The formulation of the problem in this research are: (1) How social construction of the husband toward wife double burden as a laborer in PIER?, (2) What is the double burden of a wife who works as a laborer in PIER?, (3) What is the impact of the social construction of the husband toward wife double burden as laborers in PIER? This study uses qualitative research with a construction approach. The data obtained in the form of the primary and secondary data collection procedures through observation, interviews, and documentation. The data analysis uses the Miles & Huberman model analysis techniques that consists of data collection, data reduction, data presentation, and conclusion drawing. Checking the validity of the findings by source triangulation, triangulation techniques, and time triangulation. There are 3 stages of research and 10’s steps. The first stage of the initial stage, the second stage is data collection and analysis, and the third stage is the final discussion and writing report. The results showed that the wife's decision to work in a public space, can not be separated from her husband a social construction. The social construction of husbands against wives effect on his wife received the double burden. Double burden that is created has a psychological impact and social impact. The psychological impact is brought stress to his wife, so it can affect family harmony. Physical fatigue is a major factor that affects psychologically. Social impact is the creation of a patriarchal social construction of women's multiple roles and wants to be kept. The dual role is assumed as something positive, so the burden that is also inherent in the dual role is considered as something natural and absolute. Though the double burden of a bad culture. Para perempuan kini yang bekerja sebagai buruh di ruang publik kini banyak dijumpai dengn mudah dalam kehidupan masyarakat. Salah satunya seperti di Kota Pasuruan, dimana perempuan yang bekerja sebagai buruh sangat banyak. Hal tersebut terjadi karenakan di Kota Pasuruan terdapat banyak kawasan industri yang memiliki nama Pasuruan Industrial Estate Rembang (PIER). Namun meski hidup sebagai buruh dapat mengatasi permasalahan ekonomi keluarga, terdapat masalah baru yang muncul, yaitu adanya beban ganda. Rumusan masalah dalam penelitian ini yaitu Bagaimana akibat adanya konstruksi sosial suami terhadap beban ganda istri sebagai buruh di PIER?, Bagaimana beban ganda istri yang bekerja sebagai buruh di PIER?, serta Bagaimana dampak dari adanya konstruksi sosial suami terhadap beban ganda istri sebagai buruh di PIER? Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif dengan pendekatan konstruksi. Data yang diperoleh dalam penelitian ini yaitu berupa prosedur pengumpulan data primer dan sekunder melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Analisis data menggunakan teknik analisis model Miles & Huberman yang terdiri dari pengumpulan data, reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Pengecekan keabsahan temuan dengan triangulasi sumber, triangulasi teknik, dan triangulasi waktu. Ada 3 tahap penelitian dan 10 langkah. Tahap pertama yaitu tahap awal, tahap kedua pengumpulan dan analisis data, dan tahap ketiga adalah pembahasan akhir dan penulisan laporan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa keputusan istri bekerja di ruang publik, tidak lepas dari konstruksi sosial suaminya. Konstruksi sosial suami terhadap istri berdampak pada istri menerima beban ganda. Beban ganda yang tercipta memiliki dampak psikologis dan dampak sosial. Dampak psikologis tersebut membawa stres pada istri, sehingga dapat mempengaruhi keharmonisan keluarga. Kelelahan fisik merupakan faktor utama yang mempengaruhi secara psikologis. Dampak sosial adalah terciptanya konstruksi sosial patriarki tentang peran ganda perempuan dan ingin dipertahankan. Peran ganda diasumsikan sebagai sesuatu yang positif, sehingga beban yang juga melekat pada peran ganda dianggap sebagai sesuatu yang wajar dan mutlak. Padahal beban ganda dari budaya yang buruk.
Membangun kepercayaan dalam usaha online fashion di kalangan mahasiswa Fakultas Ilmu Sosial Universitas Negeri Malang Lutfitasari Lutfitasari; I Nyoman Ruja; I Dewa Putu Eskasasnanda; Sukamto Sukamto; Novian Candra Kurniawan
Jurnal Integrasi dan Harmoni Inovatif Ilmu-Ilmu Sosial (JIHI3S) Vol. 2 No. 11 (2022)
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The purpose of this study was to describe the efforts of FIS UM students in building consumer trust. This research method uses a qualitative approach with a type of descriptive research. Informant aggregation used in snowball sampling technique. Data aggregation procedure comprised of data aggregation through observation, interview, and documentation. This research resulted that there are three efforts that college student's used to gain their consumer's trust, those are gave accurate information, provide high qualified goods, and utilize buyer's testimony. Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan upaya mahasiswa FIS UM dalam membangun kepercayaan konsumen. Metode penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian deskriptif. Pengumpulan informan yang digunakan yaitu teknik snowball sampling. Prosedur pengumpulan data meliputi observasi, wawancara dan dokumentasi. Hasil penelitian ini dapat ditemukan bahwa terdapat tiga upaya yang digunakan mahasiswa FIS UM untuk membangun kepercayaan konsumen yaitu memberikan informasi yang akurat, menyediakan barang yang berkualitas, dan menggunakan testimoni pembeli.
Eksistensi Solidaritas Sosial Budaya Maudu Lompoa Dalam Tinjauan Geografi Budaya Hendra -; Budijanto -; I Nyoman Ruja; M. Iqbal Liayong Pratama
Jurnal Azimut Vol 2 No 1 (2019): Volume 2 No. 1 Juni 2019
Publisher : Universitas Tamansiswa Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (723.654 KB) | DOI: 10.31317/jaz.v2i1.439

Abstract

The purpose of the research is to describe the existence of maudu lompoa sociocultural solidarity in a review of cultural geography. The life of the community has undergone many shifts in lifestyle, especially individual and meterialistic attitudes, of course if this continues to occur it will cause social conflicts. Therefore, it is necessary to implement the values ​​of solidarity in people's lives. Values ​​derived from national identity so that people's lives run with peace and prosperity. These values ​​reside in many local cultures run by the community. In the Cikoang community, the values ​​of social solidarity are still well preserved in the procession of the Culture of the lompoa. This research is a descriptive study with an ethnographic approach. The results of the study show that the cultural change of maudu lompoa which is influenced by the environmental, social and economic conditions of the Cikoang community turned out to further strengthen the social and cultural solidarity of the people from time to time. The existence of Cikoang community social solidarity in maudu lompoa culture is able to be implemented in daily life.
Co-Authors Abdi Maulana Rahman Ach Fatchan Ach Fatchan Ach Fatchan, Ach Ach. Fatchan Ach. Fatchan Ach. Fatchan, Ach. Achmad Fatchan Achmad Fathan, Achmad Adita Taufik Widianto Adita Taufik Widianto, Adita Taufik Afifah, Fitri Nur Agung Minto Wahyu Agung Wiradimadja Agus Purnomo Agus Purnomo Aida, Nadia Nur Aliyah, Elvira Zulfah Andri Estining Sejati Angga Puspita Annas Waladul Mufid, M. Khoirul Annisa Laila Dharmawan Arfiany Nur Amalia Atok Ahmad Rizqoni Avietha Reinanda Azzah Aini Fahmiya Bashofi, Ferdinan Bashofi, Ferdinan  Bayu Kurniawan Bintang Muhammad Sahara Efendi Budi Handoyo Budijanto David Golddra Pamungkas Bramantya Dedi Kuswandi Defita Dwi Anggi Desinta Dwi Rapita Devy Yuliana Putri Dewi Saraswati, Dewi Dina Rahma Ardhiana Dwi Pudi Lestari Dwiyono Hari Utomo Efendi, Bintang Muhammad Sahara Eka Khoirul Ana Eko Anang Hadi Santoso Endika Priambodo Susanto Faizatul Mahmudah Farina Amelia Febria Ayu Fitri Nur Fatmawati Ferdinan Bashofi Ferdinan  Bashofi Fuad Guntara Fuad Guntara, Fuad Gebi Angelina Zahra Habibah, Fatimatuzzahro Halimatus Sa’diyah Heldigard Anggreani Ina Malo Hendra Hendra Hendra Hendra Heri Setiawan I Dewa Putu Eskasasnanda, I Dewa Putu Ida Retnaning idris, . Iis Tri Septyawati Inggritia Zahrotunnisa Isa Wijiningtyas Junita, Astrid Junita Khofifatu Rohmah Adi Khusnul Khotimah khusnul khotimah Kiki Meylavinasari Kurniawan, Novian Candra Kurniawan, Novian Candra Kurniawan Laili Fitri Astutik Lailil Nadhifatul Muazaroh Latang, Latang Lilis Yuliana Lubaiba Nadiya Alkaffi Luhung Achmad Perguna, Luhung Achmad Lutfitasari Lutfitasari M. Iqbal Liayong Pratama Mafazah, Elsa Diah Majidah, Emillatul Martinus Hermenegild Mau Maulana, Bayu Mely Kurnia Meylavinasari, Kiki Moh. Pebrianto Mohamad Amirudin Mokhammad Ilham Fuady Muazaroh, Lailil Nadhifatul Muhammad Khoiro Muktiningsih Nurjayadi Nandiata Ayu Palanjuta Nelly Isroy Camelya Neni Wahyuningtyas, Neni Ni'matuzzuriyah, Ni'matuzzuriyah Nia Hariwiyanti Novian Candra Kurniawan Nurul Ratnawati, Nurul Pebrianto, Moh Priambodo Susanto, Endika Ramadhani, Novela Wahyu Ranu Eko Raharjo Ratih Pramesthi Retno Wulandari Riawati, Enik Rihlah Khoirunnisa' Asshidiqi Rista Anggraini Rista Anggraini Romadhina, Lailatul Ruhni, Zaedar salam, Aldi Dani Salsabila, Unik Hanifah Samudra Pangestu, Agung Saputri, Almira Rahma Sari, Ninik Yustina Sauca, Dhinar Mawanti Singgih Susilo Siti Malikhah Towaf Siti Mar'atus Sholihah Siti Mar’atus Sholihah Sovia Husni Rahmia Sri Ira Suharwati Sri Ira Suharwati, Sri Ira Sugeng Utaya Sujiono Sujiono Sukamto Sukamto Sukamto Sukamto Sularmi Sularmi Sumarmi Tutut Chusniyah Tyas Tamara Aldilla Ugik Endarto Valencia Tamara Wiediharto Vian Noer Achmad Hidayat Wahyudi Wahyudi Warda, Athirotul Wulandari, Dita Risky Dwi Yosi Maurin Zulfa Meutia Putri