Claim Missing Document
Check
Articles

Analisis Yuridis tentang Status Hak Waris Anak yang Lahir Diluar Perkawinan Sah Pasca Putusan Mahkamah Konstitusi Nomor 46/PUU-VIII/2010 dalam Perspektif Hukum Islam Sulaiman Al- Hafiz Rambe; Rosnidar Sembiring; Edy Ikhsan
Jurnal Hukum Lex Generalis Vol 6 No 6 (2025): Tema Hukum Keluarga
Publisher : CV Rewang Rencang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56370/jhlg.v6i6.2035

Abstract

Constitutional Court Decision Number 46/PUU-VIII/2010 brought significant changes to the legal status of children born out of wedlock in Indonesia. This ruling reinterprets Article 43 paragraph (1) of Law Number 1 of 1974 concerning Marriage by emphasising that children born out of wedlock not only have civil relations with their mother and maternal family, but also with their biological father as long as this can be proven based on science and/or other evidence according to the law. Consequently, children born out of wedlock have the potential to obtain civil rights, including inheritance rights, from their biological fathers. However, from an Islamic law perspective, the position of children born out of wedlock is different. This study uses a normative juridical method. The conclusion is that there is a normative tension between positive law and Islamic law regarding the inheritance rights of children born out of wedlock. Therefore, legal harmonisation is needed so that the Constitutional Court's decision can be implemented without negating the basic principles of Islamic law, while still guaranteeing the protection of children's rights in accordance with the mandate of the constitution and the principle of justice.
Pelindungan Hukum Terhadap Merek Terkenal Jollibee Atas Tindakan Passing Off Merek Terdaftar Tidak Sejenis (Studi Putusan MA Nomor 1051 K/Pdt.Sus-Hki/2023) Batubara, Dinda Aprilia; Saidin, OK; Ikhsan, Edy
JOURNAL OF SCIENCE AND SOCIAL RESEARCH Vol 8, No 3 (2025): August 2025
Publisher : Smart Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54314/jssr.v8i3.3117

Abstract

A brand as an identifier of the origin of goods or services for producers is a guarantee of the value of production results related to quality and consumer satisfaction. With a brand, a company has built a character for its products which is expected to improve the business reputation for the use of the brand. The research method used in this writing is a combination of normative legal research, with a descriptive analytical research nature. The research approach used is the statute approach and the case approach. Data sources in this study include primary, secondary and tertiary legal materials. The data collection technique used in this study is library research. To analyze all the legal materials that have been collected, this study uses qualitative data analysis. The Defendant's "Jollibee" brand with Registration No. IDM000475954 is compared to the variation of the Plaintiff's "JOLLIBEE" brand above, it is clear that the Defendant's "Jollibee" brand with Registration No. Registration IDM000475954 is identical to the Plaintiff's "JOLLIBEE" brand considering the identical writing style and font selection on both brands. In addition, the government should also harmonize the law regarding the criteria for well-known brands by referring to the Paris Convention. Reconstruction of the law regarding the protection of well-known brands against Passing Off Actions, in Indonesia also needs to be done by using the Singapore Trade Marks Act as a reference.Keyword: Legal Protection, Famous Brand, Jollibee, Passing OffAbstrak: Merek sebagai tanda pengenal asal barang atau jasa bagi produsen merupakan jaminan nilai hasil produksi yang berhubungan dengan kualitas dan kepuasan konsumen. Dengan merek, sebuah perusahaan telah membangun karakter terhadap produk-produk hasil produksinya yang diharapkan dapat meningkatkan reputasi bisnis atas penggunaan merek tersebut. Metode Penelitian yang dipakai dalam penulisan ini yaitu jenis penelitian kombinasi hukum normatif, dengan sifat penelitian deskriptif analitis. Pendekatan penelitian yang digunakan yaitu pendekatan perundang-undangan (statute approach) dan pendekatan kasus (case approach). Sumber data dalam penelitian ini meliputi bahan hukum primer, sekunder dan tersier. Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah dengan studi kepustakaan (library research). Untuk menganalisis seluruh bahan hukum yang telah terkumpul, dalam penelitian ini menggunakan analisis data kualitatif. Merek "Jollibee" milik Tergugat dengan No. Pendaftaran IDM000475954 dibandingkan dengan variasi Merek "JOLLIBEE" milik Penggugat di atas, maka terlihat jelas bahwa merek "Jollibee" milik Tergugat dengan No. Pendaftaran IDM000475954 identik dengan merek "JOLLIBEE" milik Penggugat mengingat gaya penulisan dan pemilihan font yang identik pada kedua merek. Selain itu, pemerintah sebaiknya juga melakukan harmonisasi hukum menyangkut kriteria merek terkenal dengan merujuk pada Konvensi Paris. Rekonstruksi hukum terkait pelindungan merek terkenal atas Tindakan Passing Off, di Indonesia juga perlu dilakukan dengan menjadikan Singapore Trade Marks Act sebagai rujukan.Kata kunci: Perlindungan Hukum, Merek Terkenal, Jollibee, Passing Off
Analisis Perbandingan Delik Obstruction Of Justice Dalam Hukum Pidana Indonesia Amerika Serikat Dan Belanda Sihotang, Frans Martin; Mulyadi, Mahmud; Ikhsan, Edy
JOURNAL OF SCIENCE AND SOCIAL RESEARCH Vol 8, No 3 (2025): August 2025
Publisher : Smart Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54314/jssr.v8i3.3238

Abstract

The offense of obstruction of justice has legal urgency because it aims to protect the justice and integrity of the criminal justice system. Actions that obstruct the course of the judicial process, such as manipulation of evidence or witness intimidation, can damage the fundamental principle of law, namely due process of law. Obstruction of justice can cause significant damage to the legal process, including a decrease in public trust and injustice to the parties involved. The research method used in this paper is a combination of normative legal research, with a descriptive analytical research nature. The research approach used is the statute approach and the historical approach and the comparative approach. Data sources in this study include primary, secondary and tertiary legal materials. The data collection technique used in this study is a literature study (library research) with a document study data collection tool (documentary research). To analyze all the legal materials that have been collected, this study uses qualitative data analysis. It is important to identify aspects of the regulation of the offense of obstruction of justice in the United States and the Netherlands that can be integrated to improve and strengthen related legal regulations in Indonesia. The integration of these four aspects will strengthen the effectiveness of Indonesian criminal law in dealing with criminal incidents of obstruction of justice, while strengthening public trust in a fair, transparent, and integrity-based justice system. It would be better if the rules on the offense of obstruction of justice in Indonesian criminal law were expanded. Keyword: Comparison, Crime, Obstruction Of Justice, Criminal Law Abstrak: Delik obstruction of justice memiliki urgensi hukum sebab bertujuan untuk melindungi keadilan dan integritas sistem peradilan pidana. Tindakan yang menghalangi jalannya proses peradilan, seperti manipulasi bukti atau intimidasi saksi, dapat merusak prinsip fundamental hukum yaitu due process of law. Tindakan penghalangan peradilan dapat mengakibatkan kerusakan signifikan pada proses hukum, termasuk penurunan kepercayaan publik dan ketidakadilan terhadap kubu yang terlibat. Metode Penelitian yang dipakai dalam penulisan ini yaitu jenis penelitian kombinasi hukum normatif, dengan sifat penelitian deskriptif analitis. Pendekatan penelitian yang digunakan yaitu pendekatan perundang-undangan (statute approach) dan pendekatan histori (historical approach) dan pendekatan perbandingan (comparative approach). Sumber data dalam penelitian ini meliputi bahan hukum primer, sekunder dan tersier. Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah dengan studi kepustakaan (library research) dengan alat pengumpul data studi dokumen (documentary research). Untuk menganalisis seluruh bahan hukum yang telah terkumpul, dalam penelitian ini menggunakan analisis data kualitatif. Penting untuk mengidentifikasi aspek-aspek dari pengaturan delik obstruction of justice di Amerika Serikat dan Belanda yang dapat diintegrasikan untuk memperbaiki dan memperkuat pengaturan hukum terkait di Indonesia. Integrasi dari keempat aspek tersebut akan memperkuat efektivitas hukum pidana Indonesia saat mengatasi peristiwa pidana obstruction of justice, sekaligus memperkuat rasa percaya publik terhadap sistem peradilan yang adil, transparan, dan berintegritas. Sebaiknya aturan tentang delik obstruction of justice pada hukum pidana Indonesia perlu diperluas. Kata kunci: Perbandingan, Delik, Obstruction Of Justice, Hukum Pidana
Co-Authors Afnila Afnila Agusmidah Agusmidah Alvi Syahrin Alvi Syahrin Alvi Syahrir Apnes Perlindungan Zaro Hura Areza, Tri Sandi Muji Arie Kartika Ariga, Hijrah Purnama Sari Ariga, Selviani Batubara, Dinda Aprilia Bayu Putra Samara Bornok Simanjuntak Brunner, Emil BUDIMAN GINTING Chairul Bariah Denny Reynold Octavianus Devi Azwar, T.Keizerina Dian Maya Sari Edi Warman Edi Yunara Ediwarman Ediwarman Ediwarman Ediwarman Ekaputra, Mohammad Elizabeth Nela Sari Elmas Dwi Ainsyiyah Elyna Simanjuntak Erwin Pangihutan Situmeang Eva Santa R Sitepu Eva Syahfitri Nasution, Eva Syahfitri Fahmi Jalil Fahri Rahmadhani Faisal Akbar Faisal Akbar Nasution Fajar Amanah Ariga Faomasi Laia Farah Diba Batubara Faris Bashel, Yasmin Gaol, Yulinda Regina C. Lumban Gita Cristin Debora Sihotang Hamidansyah Putra Putra Harahap, Habibullah Harris, Abd. Hasballah Thaib Hasim Purba Hasim Purba HASIM PURBA Idha Aprilyana Sembiring Indri Romauli Marbun, Luya Iwan Wahyu Pujiarto Jamaluddin Jamaluddin Jamil, Rafiqoh Putriana Jelly Leviza Jimmy Carter A. Jusmadi Sikumbang Kaban, Maria Keke Wismana Purba Khairul Anwar Hasibuan Kondios Meidarlin Pasaribu Kurniati Siregar M. Ichsan Rouyas Sitorus Madiasa Ablisar Madiasa Ablisar Madiasa Ablisar Mahmud Mulyadi MAHMUL SIREGAR Mangasitua Simanjuntak Marlina Marlina Marlina, Marlina Mazmur Septian Rumapea Miki Yanti P. Mirza Nasution Mirza Nasution Misalina Br. Bukit Mohammad Eka Putra Muhammad Akbar Siregar Muhammad Eka Putra Muhammad Ekaputra Muhammad Hamdan Muhammad Ihsan Muhammad Nur Muhammad Yamin Lubis, Muhammad Yamin Munthe, Arfansyah Naibaho, Kinski Vania Nasrun Pasaribu Nasution, Junisyah Nasution, Mirza NINGRUM NATASYA SIRAIT Nurbaiti Pendastaren Tarigan Pinem, Faisal Hadi Pohan, Desi Permatasari Purba, Asrot Putra Rizki Akbar Putri Ramadhona Rambe Ramadani Ramadani Ramli Tambunan Randy Anugrah Putranto Renhard Harve Reni Asmara Ariga Ridha Fahmi Ananda Rina Melati Sitompul Rinaldi Rinaldi Rosmalinda Rosnidar Sembiring Rosnidar Sembiring Rudy Rudy Runtung Runtung Saddam Hussein Saddam Yafizham Lubis Saidin, OK saidin, saidin Santi Silaban, Susi Sari Kartika Sembiring Siagian, Putri Rumondang Sibarani, Fauzi Anshari Sihotang, Frans Martin Silitonga, Glotty Christina Sinulingga, Indra Kurnia Sisera, Perida Apriani Sri Budi Astuti, Sri Budi Sugeharto Imam Wibowo Suhaidi Suhaidi Sulaiman Al- Hafiz Rambe Sunarmi, Sunarmi Suprayitno Suprayitno Sutiarnoto Sutiarnoto Syafruddin Kalo Syahrir, Alvi Syaiful Asmi Hasibuan, Syaiful Asmi Syarifah Lisa Andriati T. Keizerina Devi Azwar Tan Kamello Tan Kamello Tri Sandi Muji Areza Trisna, Wessy Utary Maharani Barus Utary Maharani Barus, Utary Maharani Utary Maharany Barus Wahyudi Chandra Wessy Trisna Yati Sharfina Desiandri Yosef Warmanto Panggabean Yowa Abardani Lauta Yulinda Regina C. Lumban Gaol Yusuf Hanafi Pasaribu Zahra, Dania Zai, Fransiskus Rahmad